Berkolaborasi dengan SRPB Jatim, SMPN 2 Bangil Gelar SPAB

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pasuruan menggelar pelatihan pengurangan risiko bencana. Mereka menggandeng Sekretariat Bersama Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur sebagai fasilitatornya, Senin (22/5).

Kegiatan ini berdasarkan Perka BNPB Nomor 17 Tahun 2011 tentang Pedoman Relawan Penanggulangan Bencana dan Permendikbud Nomor 33 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB).

Acara yang berlangsung Senin dan Selasa (22-23/5) ini dibuka Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pasuruan Ridwan Harris. Menurut dia, Pemkab Pasuruan sangat serius dalam melaksanakan program-program yang diamanatkan sesuai undang-undang.

“Kabupaten Pasuruan memiliki banyak potensi kebencanaan yang bisa terjadi kapan saja dan dimana saja. Untuk itu, upaya yang dilakukan termasuk memberikan edukasi pengurangan risiko bencana dengan membentuk satuan-satuan pendidikan di setiap sekolah di Pasuruan,” jelasnya.

Berkolaborasi dengan SRPB Jatim, SMPN 2 Bangil gelar SPAB. (foto/ist)

Ke depan, pihaknya selaku stakeholder yang membidangi kegiatan ini akan semakin sering untuk menyosialisasikan kepada sekolah-sekolah. Pasalnya, tingkat kerentanan risiko bencana ini berada pada usia anak-anak sekolah.

Dalam acara pembukaan tersebut turut hadir Kepala Seksi Kurikulum Pendidikan Dasar Disdikbud Kabupaten Pasuruan Umi Laila, Kepala SMPN 2 Bangil Tirtosari, Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih, para guru, dan komite sekolah.

Acara semakin semarak saat memasuki sesi materi utama. Dipandu langsung oleh 2 fasilitator SPAB Dian Harmuningsih (SRPB) Jatim dan Nina (BPBD Pasuruan).Mereka dibantu oleh Erfan Alif Pujiyono yang biasa dipanggil  Erick dari Indonesian Survivor dan Agung Hariyanto dari Indonesia Green. Keduanya merupakan organisasi mitra SRPB Jatim.

Salah satu tujuan pelatihan ini adalah membentukTim Siaga Bencana Sekolah (TSBS). Sedangkan di hari kedua, Selasa (23/5), diberikan materi praktik lapangan. “Di antaranya penentuan titik kumpul (assembly point), pembuatan tandu darurat, pertolongan pertama, prosedur keselamatan dan evakuasi korban. Pokoknya lebih seru acaranya,” kata Erick.

Sedangkan, Agung Hariyanto dari Indonesia Green bertugas membantu checking lokasi, menyiapkan alat peraga, pembuatan dokumentasi, dan publikasi kegiatan. (rizki)

445 Calon Jamaah Haji Kloter 1 Masuk Asrama Haji Surabaya, 174 Lansia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 445 calon jemaah haji yang tergabung dalam Kloter 1 asal Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur/Jatim, masuk Asrama Haji Embarkasi Surabaya. 174 di antaranya, kategori calon jemaah haji lansia (lanjut usia).

Selain mendapat pembekalan dan uang saku dari petugas haji serta menginap semalam di asrama haji, seluruh calon jemaah haji juga wajib menjalani pemeriksaan kesehatan. Tiba di Asrama Haji Embarkasi Surabaya menggunakan 10 bus, sebanyak 445 calon jemaah haji ditambah 5 petugas kloter 1 asal Kabupaten Bangkalan, langsung dikumpulkan di Gedung Hall Mina Asrama Haji Embarkasi Surabaya.

Seluruh calon jemaah haji langsung didata, diberi pembekalan, pembagian dokumen paspor dan visa, pemberian living cost, hingga pemeriksaan kesehatan. Kakanwil Kemenag Jatim, Husnul Maram, mengatakan, pemeriksaan kesehatan ulang di Asrama Haji dilakukan untuk mengetahui jenis penyakit yang diderita masing-masing Jemaah haji.

“Termasuk calon jemaah haji yang sedang hamil. Sehingga, petugas bisa melihat sekaligus membagi gelang sesuai dengan jenis penyakit yang diderita masing-masing jemaah haji,” kata Husnul Maram, ditemui usai menerima calon jemaah haji Kloter 1 di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, Selasa (23/5).

Dari 445 jemaah haji Kloter 1 ini, tercatat 174 di antaranya kategori jemaah haji lansia (lanjut usia). Jemaah haji lansia tersebut tercatat berusia mulai 60 tahun ke atas. Namun, sebagian besar jemaah haji kloter 1 ini kondisinya masih sehat dan prima.

“Meski demikian, petugas kesehatan haji tetap memberikan pendampingan khusus bagi haji lansia, sesuai dengan petunjuk dari Kementerian Agama mengenai Haji Ramah Lansia,” ungkapnya.

Pada musim haji tahun 2023 ini, Embarkasi Surabaya akan memberangkatkan total sebanyak 39.927 calon jemaah haji yang berasal dari 38 Kota dan Kabupaten se-Jatim, ditambah calon jemaah haji asal Bali dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sebanyak 35.152 calon Jemaah haji di antaranya berasal dari Jatim. Kloter 1 akan menginap semalam di Asrama Haji dan berangkat ke Tanah Suci Makkah pada Rabu (24/5). (red)

Kembalikan Poros Maritim, ANRI Buru Peta Harta Karun Nusantara

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Poros maritim Nusantara ternyata tak sekadar dongeng. Kejayaan kelautan masa lalu ini banyak tersimpan di dalam  arsip sejarah. Sayangnya, banyak yang dikuasai negara bekas penjajah. Ada juga yang tersimpan di lontar-lontar kuno kerajaan.

Terbaru, arsip-arsip tentang kemaritiman ini sedang dikumpulkan secara massal. Harapannya, dengan arsip sejarah kelautan ini bisa mengembalikan kejayaan poros maritime Nusantara. Apalagi, berdasarkan arsip yang ada, bangsa Nusantara dikenal hebat menaklukan laut. Bahkan, jauh sebelum kolonial masuk. “ Keseriusan dalam membangkitkan poros maritim ini, Arsip Nasional RI (ANRI) membentuk departeman untuk urusan maritim. Kami bersama Pusejarah TNI terus mencari arsip-arsip kejayaan maritim Nusantara,” kata Dewan Penasehat ANRI Bidang Kemaritiman Connie Rahakundini usai Pembahasan Keasrsipan Tematik di Banyuwangi, Selasa (23/5/2023) siang.

Salah satu arsip kuno kemaritiman Nusantara tersimpan di Portugal. Arsip ini menyimpan peta kekayaan rempah dan harta karun lain di Indonesia. Sehingga, arsip ini sangat penting untuk melihat bagaimana poros maritim Nusantara benar-benar unggul kala itu. Bahkan, dari arsip yang ada, penakluk maritim yang terhebat berasal dari kawasan Indonesia Timur. Seperti NTT dan Papua.

Sayangnya, begitu VOC masuk, kaum penjajah mengurangi kehebatan maritim Nusantara. Justru, mereka mengarahkan ke daratan. Seperti, perkebunan, pertanian dan pertambangan. Padahal, potensi maritim Nusantara begitu besar. “ Saat ini, strategi perang itu proxy atau hybrid. Karena itu, arsip apa yang punya harus kita pegang. Intinya, kami keliling ke seluruh dunia mencari arsip sejarah maritim ini,” jelasnya.

Pihaknya mendorong lontar dan arsip kemaritiman lain yang disimpan di kerajaan atau pedesaan bisa diarsipkan secara Nasional. Sebab, ini menjadi amunisi membangkitkan poros maritime.

Meredupnya kemaritiman Nusantara dimulai sejak VOC masuk ke Nusantara, sekitar 1602 – 1799. Kala itu, masih ada kegiatan pelayaran antar kerajaan. Namun, begitu Hindia – Belanda menggantikan VOC, kemaritiman benar-benar dimatikan. “ Periode 1800-1945, Hindia – Belanda fokus ke daratan. “ Fokusnya tidak lagi ke Indonesia timur, tapi ke Batavia. Ini yang kami dorong untuk mengarsipkan poros maritim ini sebagai peluru membangkitkan kejayaan maritime,” tegas Kepala ANRI Imam Gunarto. (udi)

Bermodus Bujuk Rayu, Guru SD di Banyuwangi Perkosa Siswinya hingga Hamil

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Pemerkosaan guru kepada muridnya terjadi lagi di Banyuwangi. Kali ini dialami siswi berinisial Bunga (12), asal Purwoharjo, Banyuwangi. Korban diperkosa gurunya sendiri berinsial AM (33), hingga hamil. Pelaku sudah diamankan ke Polsek Purwoharjo.

Aksi bejat pelaku dilakukan 22 November 2022.  Modusnya, pelaku meminta korban membantu membereskan berkas di dalam kelas. Kala itu, situasi sedang sepi. Seluruh siswa sudah pulang. Kesempatan itu dimanfaatkan pelaku untuk menggagahi korban. Pelaku memaksa korban membuka bajunya. Korban yang ketakutan hanya bisa pasrah. Korban akhirnya disetubuhi pelaku. Usai melampiaskan nafsunya, pelaku meminta korban pulang.

Perbuatan tak senonoh itu terbongkar setelah keluarga curiga dengan perubahan tubuh korban. Korban makin gemuk, mirip wanita hamil. Merasa aneh, keluarga menginterogasi korban. Awalnya, korban mengelak. Bahkan, menutup-nutupi. Korban tak berkutik ketika keluarga memeriksa perut korban yang semakin buncit. Ternyata, korban hamil.

Merasa terpojok, korban akhirnya mengaku. Dia menceritakan kejadian pemerkosaan yang dilakukan oknum guru. Bak disambar petir, darah keluarga korban mendidih. Tak terima dengan kejadian ini, keluarga melapor ke Polsek Purwoharjo.

Berbekal laporan korban, polisi bergerak. Tak butuh waktu lama untuk mengamankan pelaku. Guru cabul ini diamankan di rumahnya tanpa perlawanan. “ Pelaku sudah mengakui perbuatannya. Sekarang diamankan di Polsek,” kata Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan, Selasa (23/5/2023) pagi.

Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 76 huruf  D dan pasal 76 huruf E junto pasal 81 ayat (2 ) Undang-Undang RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 01 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang – Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. “ Penyidikan masih berlanjut. Penyidik terus menggali kasus ini,” tegas Kapolsek. (udi)

Sukses Raih Emas Sea Games, Kapten Timnas Rizky Ridho, dapat Bonus dari UM Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kapten Timnas U-22, Rizky Ridho Ramadhani, mendapat apresiasi dan bonus khusus dari kampusnya, Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) setelah berhasil membawa timnya meraih emas di ajang Sea Games 2023 di Kamboja, beberapa waktu lalu. Banjir bonus yang didapatkan tersebut, rencananya akan digunakan untuk membahagiakan kedua orang tuanya.

Yakni, membangun rumah dan memberangkatkan kedua orangtuanya ke Tanah Suci untuk umrah. Tiba di kampusnya, UM Surabaya, Rizky Ridho Ramadhani, langsung disambut Rektor UM Surabaya, Prof Sukadiono, di ruang kerjanya.

Mahasiswa semester dua ini menerima sertifikat atas capaian Timnas mendapatkan medali emas cabang olahraga sepakbola dalam Sea Games 2023 di Kamboja, beberapa waktu lalu. Dalam kesempatan ini, Ridho juga memberikan jersey Timnas miliknya lengkap dengan tanda tangan yang baru dibubuhkannya kepada Rektor UM Surabaya.

Ridho mengaku jika ia menerima bonus berupa penghargaan dan uang pembinaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta UM Surabaya sebagai tempatnya meneruskan pendidikan.

Banjir bonus yang didapatkan pemuda asli Surabaya ini akan digunakan untuk membahagiakan kedua orang tuanya. ”Saat ini saya sedang membangun rumah untuk kedua orang tua saya. Saya juga berencana akan memberangkatkan kedua orang tua ke Tanah Suci untuk umrah. Selain itu, saya juga berencana untuk membuka bisnis dari bonus-bonus yang didapatkan. Salah satunya, usaha gilingan daging bakso di pasar,” ungkap Ridho ditemui di kampus UM Surabaya, Senin (22/5).

Rektor UM Surabaya, Prof Sukadiono, mengatakan penghargaan yang diberikan ini adalah bagian dari apresiasi dari seluruh civitas akademika kepada Ridho yang telah membanggakan kampus dan negara Indonesia.

Ia bangga atas capaian prestasi Timnas U-22 ini, mengingat selama 32 tahun penantian Indonesia kembali mendapatkan emas di ajang Sea Games. “Sebagai kampus para atlet, UM Surabaya juga telah memberikan kemudahan bagi para atlet agar tetap bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Dengan adanya penghargaan ini, UM Surabaya berharap dapat memotivasi mahasiswa lain dalam meraih prestasi,” tegasnya. Saat ini, mantan pemain Persebaya Surabaya ini tengah menjalani liburannya setelah pertandingan Sea Games 2023 di Kamboja.

Setelah itu, secepatnya akan bergabung ke klub barunya, Persija Jakarta, untuk mengikuti latihan dan mempersiapkan diri pada kompetisi Liga1 musim 2023/2024. (red)

Kabar Gembira…!! Arsip Sejarah Penjajahan Indonesia segera Dikembalikan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kabar gembira dari dunia kearsipan sejarah. Dalam waktu dekat, arsip sejarah yang banyak dibawa bangsa penjajah akan segera dikembalikan. Hal ini menyusul perjanjian dengan negara bekas penjajah terkait pengembalian arsip sejarah yang dilakukan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

“ Kita punya perjanjian dengan negara bekas penjajah. Arsip yang dibawa secara digital sudah dikembalikan ke Indonesia. Selanjutnya, akan menyusul arsip berharga lainnya,” kata Kepala ANRI Imam Gunarto usai pembukaan Hari Kearsipan Nasional ke-52 di Banyuwangi, Senin (22/5/2023) siang.

Selama ini arsip era kolonial itu banyak disimpan negara-negara bekas penjajah Indonesia. Diantaranya, Portugis dan Belanda. “ Ada arsip pembahasan BPUPKI yang disimpan tokoh-tokoh kala itu. Namun, ada juga yang disimpan  Belanda. Ini akan segera ditarik untuk pelengkap informasi,” jelasnya.

Ada juga, arsip tentang Kemerdekaan Indonesia tahun 1945. Namun, Belanda baru mengakui tahun 1946. Dokumen asli dari arsip ini yang dimiliki Sekretaris negeri Belanda ternyata tersimpan di Australia. Namun, sudah dibawa ke Belanda. Pihaknya sudah meminta kopi arsipnya ke Belanda. “ Kalau arsip yang paling berharga adalah teks Proklamasi yang ditulis tangan oleh Soekarno. Kita punya teknologi manual dan digital untuk arsip-arsip berharga ini,” jelasnya lagi.

Terbaru, ANRI akan menerima penyerahan dokumen arsip yang cukup tua di masa penjajahan. Yaitu, arsip kegiatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda yang dilaporkan ke Ratu Belanda setiap bulan. Selama ini, arsip tersebut dimiliki Belanda. Namun, arsip kegiatan selama menjajah masih tersimpan di ANRI. “ Jadi, kita perlu mendapatkan kopi digitalnya. Apakah sesuai kondisi aslinya, atau hanya laporan yang menyenangkan Ratu Belanda,” tuturnya.

Dari sekian arsip yang dimiliki ANRI, yang paling kuno adalah arsip tahun 1602. Arsip ini mengisahkan kedatangan VOC pertama kali. Mereka membuat buku harian selama masuk ke Nusantara. Ada juga, arsip yang jauh sebelum VOC, sekitar tahun 1509. Periode ini ketika Portugis masuk ke Nusantara. Arsip kuno ini dikopi langsung dari Portugal. “ Kalau arsip kuno yang lebih tua banyak tersimpan di keratin-keraton. Yang paling tua prasasti Yupa abad 4-5 Masehi di Kutai Kertanegara,” tutupnya. (udi)

Tim SAR Sisir Perairan Grajagan, Korban Tabrakan Kapal Ikan Belum Ditemukan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Pencarian hari kedua korban hilang akibat tabrakan kapal ikan di perairan Grajagan, Banyuwangi, Senin  (22/5/2023) siang, belum membuah hasil. Tim SAR gabungan yang melakukan penyisiran di perairan dan pantai tak menemukan korban. Pencarian rencananya dilanjutkan kembali, Selasa (23/5/2023) pagi.

Tim SAR gabungan dari SAR Ketapang, Satpolair, Polsek dan TNI AL menyisir sejumlah titik sejak pagi. Menggunakan perahu kareta dibantu perahu nelayan, tim SAR menyusuri sekitar perairan tempat hilangnya korban. Tim juga memperluas pencarian hingga ke tengah. Namun, hingga sore hari, tubuh korban masih misterius. “ Pencarian kita hentikan pada sore hari. Akan dilanjutkan Selasa pagi,” kata Kepala Pos SAR Ketapang, Banyuwangi, Wahyu Setia Budi.

Pencarian korban hilang bernama Ladi (45) ini dimulai sekitar pukl 07.00 WIB. Tim terbagi dalam beberapa regu dan menyisir terpisah. Namun, hingga berjam-jam melakukan penyisiran, korban belum juga ditemukan. Rencananya, pencarian akan terus diperluas.

Sebelumnya, korban asal Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar, Banyuwangi ini hilang sejak Minggu (20/5/2023) pagi. Peristiwa ini bermula ketika kapal ikan yang ditumpanginya bertabrakan dengan kapal ikan lain. Kedua kapal jenis ijo-ijo ini sedianya sandar ke dermaga usai melaut. Nahas, ketika melintas di peraiwan plawangan Grajagan, ombak besar menerjang. Alhasil, dua kapal dengan 23 anak buah kapal (ABK) ini saling bertabrakan. Saking kerasnya, korban terpental ke laut. Tubuhnya menghilang. Sementara, 22 ABK lainnya berhasil diselamatkan.

Tabrakan terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Kronologisnya, kapal Mekar Jaya yang dinakhodai Ladi (45) asal Desa Kedungringin, Muncar Banyuwangi melaju lebih dulu. Di belakangnya, kapal Brazil yang dinakhodai Pandik asal Desa Grajagan, Banyuwangi ikut melaju kencang. Kedua kapal tak berkutik ketika ombak menghajarnya bertubi-tubi. Perairan lokasi tabrakan ini memang dikenal ganas. Selain ombak besar, lokasi perairan ini juga sempit dan bersinggungan langsung dengan Samudera Indonesia. (udi)

Dorong Digitalisasi, Komunitas Kearsipan se-Indonesia Kopi Darat di Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kabupaten Banyuwangi kedatangan tamu istimewa, Senin (22/3/2023) siang. Ratusan pegiat kearsipan dari berbagai lembaga dan individu se-Indonesia berkumpul di kabupaten ini. Kegiatan itu serangkaian Hari Kearsipan Nasional ke-52.

Dipilihnya Banyuwangi bukan tanpa alasan. Wilayah ujung timur Jawa ini memiliki spirit yang kuat dalam kearsipan. Sehingga, layak dicontoh dan disebarluaskan ke daerah lain. Alasan lainnya, perkembangan Banyuwangi yang sangat pesat tidak lepas dari semangat kearsipan yang baik. “ Perkembangan Banyuwangi ini sangat bagus. Ini sangat tepat untuk dipilih berkumpulnya komunitas kearsipan dan mencontoh spirit yang pernah ada,” kata Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Imam Gunarto.

Menurutnya, arsip menjadi media pembelajaran masa lalu. Harapannya, arsip menjadi spion sebuah peristiwa berbahaya yang pernah terjadi. Sehingga, arsip yang menjadi memori kolektif bangsa yang bisa dijadikan penyemangat generasi mendatang. “ Jadi, arsip itu untuk pembelajaran peristiwa di masa lalu,” tutupnya.

Digitalisasi arsip menjadi salah satu program yang didorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dengan digitalisasi, memori kolektif bangsa bisa dijadikan spirit dalam membangun negara. “ Hari Kearsipan ini bukan sekadar bagaimana mengelola arsip, tapi menjadikan memori kolektif bangsa menjadi spirit membangun. Contoh Korea yang bisa menyalip Jepang dengan memori kolektif bangsanya,” kata Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas usai membuka Hari Kearsipan Nasional ke-52 di Banyuwangi.

Terkait digitalisasi arsip, menurutnya, menjadi program reformasi birokrasi. Dengan digitalisasi, dokumentasi akan lebih cepat dan transparan. Misalnya, ranah publik yang menggunakan digitalisasi KTP. Pun dengan arsip digital. Dengan kearsipan digital, tidak perlu banyak gedung untuk menyimpan.

Berbagai kegiatan digelar serangkaian Hari Kearsipan Nasional ke-52 ini. Diantaranya, pameran One Stop Service ANRI, pameran arsip statis “Memori Kolektif Bangsa dan Lintasan Sejarah Banyuwangi”  dan pameran UMKM. Yang paling bergengsi adalah Anugerah Kearsipan Tahun 2023. Puluhan para pegiat kearsipan, baik lembaga maupun individu mendapatkan penghargaan dari ANRI atas dedikasinya mengelola arsip. (udi)

Dua Kapal Ikan Tabrakan di Perairan Grajagan, Satu Nelayan Hilang

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Tabrakan kapal ikan terjadi di perairan Grajagan, Banyuwangi. Dua kapal yang hendak bersandar terlibat saling tabrak setelah diterjang ombak. Akibat peristiwa ini, satu nelayan dinyatakan hilang. Hanyut ditelan ombak.

Laka laut ini melibatkan dua kapal jenis ijo-ijo,masing-masing Kapal Brazil dan Kapal Mekar Jaya. Kedua kapal ini bersamaan melaju ke arah dermaga usai melaut. Nahas, ketika melintas di perairan plawangan, ombak besar menerjang. Alhasil, kedua kapal ini saling bertubrukan. Saking kerasnya, satu  anak buah kapal (ABK) terpental ke laut dan hilang. “ Kejadiannya Minggu (20/5/20203) pagi. Begitu mendapat laporan, kami terjunkan tim pencarian ke lokasi,” kata Kepala Pos SAR Ketapang, Banyuwangi Wahyu Setia Budi, Senin (22/5/2023) pagi.

Tim SAR menerjunkan sejumlah personel untuk menyisir sekitar lokasi kejadian. Tim juga melakukan pencarian di sekitar pantai. Tim SAR juga dibantu aparat Satpolair, jajaran TNI dan nelayan setempat. “ Kita kerahkan pencarian di perairan dan menyisir pantai,” kata Wahyu.

Tabrakan kapal terjadi sekitar pukul 05.00 WIB. Kronologisnya, kapal Mekar Jaya yang dinakhodai Ladi (45) asal Desa Kedungringin, Muncar Banyuwangi melaju lebih dulu. Di belakangnya, kapal Brazil yang dinakhodai Pandik asal Desa Grajagan, Banyuwangi ikut melaju kencang. Apesnya, ombak besar mendorong kapal Mekar Jaya. Saking kencangnya, kapal ini menghantam moncong belakang kapal Brazil. Kerasnya benturan membuat kedua kapal hilang ditelan ombak. Seluruh ABK ikut hanyut. Untungnya, nelayan dibantu jajaran TNI dan Polisi bergerak cepat memberikan pertolongan. “ Kami bersama Tim SAR masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi,” kata Kapolsek Purwoharjo AKP Budi Hermawan. (udi)

Ayooo…., Nongkrong Menikmati Menu dari UMKM di Yello Hotel Jemursari Surabaya

0
Surabaya, (pawartajatim.com)Surabaya memiliki tempat nongkrong yang nyaman untuk para milenial. Apalagi, sempat viral n ala Café di daerah Jemursari, Wok n Tok Dine Out milik Yello Hotel Jemursari. Kehadirannya, tentu saja sangat spesial guna menyambut Hari Jadi Kota Surabaya ke-730 akhir Mei ini. Konsep yang disuguhkan lebih fresh. Dengan meyulap area parkiran outdoor menjadi café kekinian dengan hiasan lampu-lampu dan live musik yang membuat para tamu hotel maupun yang dari luar bisa lebih aman dan nyaman menikmati akhir pekan di Yello Hotel Jemursari Surabaya.
Yang berbeda, kali ini menggandeng beberapa UMKM binaan Pemkot Surabaya melalui  Dinas Koperasi Kota Surabaya siap menyajikan aneka makanan dan camilan khas Kota Surabaya langsung di Yello Hotel Jemursari Surabaya.
Tak hanya menjual makanan dan minuman, Wok n Tok Dine Out juga menyediakan Merchandise Corner yaitu oleh-oleh khas Surabaya seperti pernak-pernik, kain batik khas Surabaya, tas hasil daur ulang.
Sehingga para pengunjung yang datang bisa menikmati berbagai macam produk yang dijual dari berbagai UMKM yang tergabung dalam acara tersebut. Wok n Tok Dine Out buka mulai hari Kamis 18 Mei – 21 Mei 2023 mulai pukul 16.00 – 21.00 WIB.
“Semoga event ini bisa menjadi kado kecil untuk Kota Surabaya, dan terus berlanjut hubungan baik pelaku usaha perhotelan dengan para UMKM binaan Pemkot Surabaya,’’ kata Marcomm Manager Yello Hotel Jemursari Surabaya, Elgar Gumilang, di Surabaya Minggu (21/5). (bw)