Kehangatan Bukber Bareng Keluarga di Hotel Bisanta Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai hotel bintang 3 yang berada di pusat kota, Hotel Bisanta Bidakara Surabaya mengedepankan layanan terbaik dengan menghadirkan inovasi dan promo menarik. Termasuk, saat menyambut datangnya bulan Ramadhan 1444 Hijriyah.

Mengusung konsep “Bedug Bisanta”, Hotel Bisanta Bidakara Surabaya memanjakan penikmat kuliner, khususnya umat muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa dengan menghadirkan kehangatan buka bersama (Bukber) bareng keluarga, sahabat maupun relasi.

GM Hotel Bisanta Bidakara Surabaya, Slamet Sudiharto, mengatakan, bulan ramadhan adalah momen yang paling ditunggu seluruh umat muslim. Dimana, momen ini menjadi ajang untuk memperbanyak amalan ibadah dan berburu pahala.

Sekaligus, ajang mempererat silaturahmi melalui buka bersama. “Demi mempererat sekaligus menghangatkan suasana ramadhan, kami ingin menghadirkan menu menu istimewa bercitarasa nusantara khas ramadhan. Agar, saat menikmati berbuka puasa semakin berselera,” kata Slamet saat melaunching Iftar Package “Bedug Bisanta” di Anggrek Restaurant, Kamis, (16/3) lalu.

Menurut Slamet, akan banyak menu spesial nusantara yang dihidangkan secara buffet. Dimana, setiap hari mulai takjil, soup, main course hingga makanan tradisional akan berganti ganti. Sehingga, pengunjung bisa terus menikmati beraneka macam menu yang disajikan dan tidak cepat merasa bosan.

Sedangkan, harga Iftar Package yang ditawarkan juga sangat terjangkau yaitu IDR 114.444 nett/pax. Dimana, pengunjung sudah bisa menikmati kelezatan dan keseruan menu buka puasa sepuasnya. Asst Senior Sales Manager Hotel Bisanta Bidakara, Reihan Taufik, menambahkan, semua menu paket Bedug Bisanta, akan diolah dan dimasak secara sehat dan hygienis oleh chef Hotel Bisanta Bidakara.

Sehingga, bisa menyajikan menu menu bercitarasa yang menggugah selera. Menu yang disajikan ada 70 item diantaranya takjil (kurma, kolak, pisang goteng, kue lumpur, ote ote,nagasari hingga anek pastry), Soup (soto ayam, soup jagung kepiting dan sup ikan), Main Course (nasi goreng, bakmie goreng, tumis panjang, ayam goreng hingga ikan bandeng rica rica) hingga makanan tradisional (nasi uduk, dadar gulung, urap urap, ayam bumbu rujak, gudeg yogya hinggaopor ayam) dan masih banyak menu lainnya.

“Serunya lagi, kita akan menghadirkan makanan aneka penyetan yang dimana sambalnya kita bikin dengan ulekan untuk menambah aroma yang bikin lidah semakin bergoyang saat bersantap bersama keluarga, sahabat atau pasangan tercinta, terangnya. (bw)

PENS Dukung Kemandirian Industri Transportasi Listrik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) menyatakan kesiapan mendukung kemandirian industri transportasi listrik. PENS telah mengembangkan sejumlah sarana transportasi berbasis listrik.

Direktur PENS, Aliridho Barakbah, mengatakan pihaknya telah mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung teknologi kekinian, termasuk pengembangan teknologi transportasi listrik. Jadi, berbagai pengembangan telah dilakukan, baik itu melalui pusat dan grup riset yang ada di PENS maupun melalui tugas akhir mahasiswa kami.

‘’Intinya, untuk SDM dan riset pengembangan mobil listrik logistik kami siap,” kata Aliridho, Rabu (29/3). Kali ini, PENS melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan PT Great Asia Link (GRAIN), sebagai produsen mobil listrik.

Dalam lima tahun ke depan, GRAIN akan berkolaborasi bersama PENS untuk pengembangan mobil logistik. Direktur Utama GRAIN, Ferry A Sangeroki, mengakui, pihaknya ingin melakukan peningkatan kerja sama. Sebab, sebelumnya, GRAIN juga sudah beberapa kali melakukan kerja sama dengan PENS.

“Jika sebelumnya kami hanya mengirimkan mobilnya ke PENS untuk dipelajari sistemnya dan dikembangkan, setelah ini kami akan membuat teaching factory,” ujar Ferry. Pembuatan mobil ini, lanjut Ferry, menjadi lebih terintegrasi dengan mendekatkan RD (Research & Development) di satu area dengan pabrik.

Tidak lagi terpisah seperti sebelumnya. Secara otomatis, hasil penelitian dan pengembangan RD dapat langsung diterapkan ke dalam sistem yang dibuat oleh manufaktur mobil di pabrik. Nantinya, mahasiswa dan dosen yang terlibat dalam pengembangan ini, dapat langsung melihat aplikasi dari riset yang telah dilakukan.

“Jadi, bukan hanya hasil belajar berupa nilai akademik yang bagus. Namun, lebih ke pengalaman dan keilmuan yang telah diterapkan di industri, yang membawa manfaat untuk pengembangan kemampuan dan skill atau lebih ke kualitas dalam bekerja dan berkarya lebih lanjut,” terangnya.

Pada bagian lain, Ketua Tim Pengembangan Mobil Listrik, Dr Era Purwanto, menyebut kerja sama ini mencakup rencana awal pengembangan mobil logistik dengan empat roda. Mobil ini akan digunakan di daerah-daerah ‘susah bensin’ yang relatif sulit dijangkau.

Mobil ini nantinya akan dikembangkan secara massif. Salah satunya, memakai daya listrik dari solar cell. Saat ini, sudah ada permintaan pasar sekitar 3.000 unit di Indonesia. Dan, ini membutuhkan persiapan.

‘’Dari PENS sudah siap, dan ke depan kami juga telah merencanakan untuk plotting mahasiswa di teaching factory GRAIN selama enam bulan hingga satu tahun untuk melakukan riset dan pengambangan di lokasi. Jadi, sudah embedded semuanya,” pungkasnya. (red)

Universitas Muhammadiyah Surabaya Buka Fakultas Kedokteran Gigi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Muhammadiyah Surabaya/UM Surabaya resmi membuka program studi/prodi baru Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Kedokteran Gigi. Pembukaan prodi baru tersebut ditandai dengan Surat Keputusan (SK) Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nomor 302/E/O/2023 tentang izin pembukaan Program Studi Kedokteran Gigi.

SK tersebut diserahkan langsung Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kemendikbudristek, Prof Ir Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D kepada Rektor UM Surabaya, Sukadiono di Jakarta, Rabu (29/3).

Melalui SK tersebut, UM Surabaya menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang menerima SK Kedokteran Gigi se-Indonesia. Dalam sambutannya, Nizam, menegaskan, pendidikan dokter bukan hanya untuk kelompok elit saja.

Namun, ia menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan dokter agar lulusan tetap kompeten dan melakukan tindakan secara tepat. “Pendidikan kesehatan ini menyangkut hajat hidup orang banyak, maka kualitasnya harus dijaga,”ujarnya.

Disisi lain, Rektor UM Surabaya, Sukadiono, mengatakan turunnya SK Fakultas Kedokteran Gigi tepat di bulan suci Ramadan ini merupakan suatu keberkahan bagi UM Surabaya. Sebab, berdasarkan informasi yang diberikan Kemendikbudristek, UM Surabaya adalah satu-satunya yang menerima SK Kedokteran berdasarkan rekapitulasi usulan prodi Kedokteran Gigi.

“Diserahkannya SK Prodi Kedokteran Gigi ini membuat UM Surabaya menjadi salah satu perguruan tinggi dengan prodi kesehatan terlengkap. Mengingat, sebelumnya sudah ada beberapa prodi. Antara lain, Prodi Kedokteran, Farmasi, Teknik Laboratorium Medik, Kebidanan, Keperawatan dan Fisioterapi,” jelas Suko.

Dibukanya prodi baru Kedokteran Gigi di UM Surabaya ini, lanjut Suko, merupakan bagian dari rencana pengembangan dan komitmen universitas untuk terus memberikan dan menghadirkan pelayanan akademik yang optimal, serta disesuaikan dengan perkembangan dunia kedokteran gigi.

Kedepan kebutuhan dan aksesibilitas masyarakat terhadap kesehatan gigi akan semakin meningkat. Prodi Kedokteran Gigi, UM Surabaya, akan dibuka pada tahun ajaran 2023/2024. Tentu mengenai sumber daya, kami telah menyiapkan sumber daya manusia yang unggul, lengkap dan berkualitas.

‘’Kesiapan sarana prasarana juga telah dipersiapkan secara matang untuk proses pembelajaran,” tambahnya. Dengan berdirinya beberapa prodi baru di UM Surabaya pada tahun ini, UM Surabaya optimis semakin siap menuju kampus unggul tahun 2024 mendatang. (red)

ITS Terima 1.331 Camaba Jalur SNBP 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) menerima 1.331 calon mahasiswa baru/Camaba jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi/SNBP 2023. Jumlah ini mengalami penurunan jika dibandingkan dengan penerimaan jalur SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) di tahun sebelumnya.

Meski mengalami penurunan peminat, hal tersebut dinilai tidak menjadi masalah besar. Sebab tingkat penurunannya tidak signifikan. “Penurunannya tidak terlalu signifikan hanya satu persen,” kata Kepala Subdirektorat Admisi Direktorat Pendidikan ITS, Dr Unggul Wasiwitono, di Surabaya Rabu (29/3).

Kuota 1.331 kursi yang disediakan ITS tersebut, lanjut Unggul, diperebutkan sebanyak 11.994 peminat. Jumlah kuota untuk jalur SNBP sendiri mengambil porsi 20 persen dari total kuota penerimaan mahasiswa baru ITS 2023.

Ia merinci, jumlah calon mahasiswa yang diterima lewat jalur SNBP sebanyak 28,5 persen calon mahasiswa penerima Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K) dan 71,5 persen calon mahasiswa reguler. Adapun sebaran pendaftar SNBP ITS didominasi siswa asal Jawa Timur/Jatim.

Departemen Teknik Informatika menduduki peringkat pertama peminat terbanyak, yakni 1.449 peminat. Disusul Departemen Teknik dan Sistem Industri dengan 627 peminat, lalu Departemen Sistem Informasi sebanyak 563 peminat.

Unggul menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan lolos agar segera melakukan ulang. Meskipun tidak ada sistem blacklist, kegagalan dalam menyelesaikan tahap ini akan tetap berdampak pada sekolah asal pendaftar.

“Kuota penerimaan mahasiswa baru asal sekolah bersangkutan akan dikurangi untuk periode tahun depan,” pungkasnya. (red)

Tekan Laka Kerja Lewat P3K dan Resusitasi Jantung Paru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Upaya penyelamatan atau penanganan pertama pada kecelakaan kerja (P3K), terutama saat kondisi darurat pada karyawan yang terkena serangan jantung paru, sangat penting dilakukan. Salah satunya, dengan bekal pelatihan P3K dan resusitasi jantung paru.

Sehingga, dapat menggugah kesadaran dari rekan kerja lainnya untuk membantu memberikan penanganan pertama dan meminimalisir risiko timbulnya korban jiwa. Untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya upaya penyelamatan atau penanganan pertama pada kecelakaan kerja, terutama pada kondisi darurat saat ada karyawan terkena serangan jantung paru, PT Teknindo Geosistem Unggul Surabaya, sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang konstruksi spesialis perbaikan tanah di Surabaya, memberikan Refreshment Training Pelatihan Penyelamatan atau Penanganan Pertama pada Kecelakaan Kerja (P3K) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) kepada para karyawannya.

Manager Sisman & QHSE PT Teknindo Geosistem Unggul, Fery Firmana Santoso, mengatakan, resusitasi jantung paru menjadi salah satu hal yang penting, mengingat ke depan sebagai persiapan proyek, apabila ada salah satu risiko yang bisa menyebabkan orang terkena serangan jantung.

Sehingga, rekan kerja lainnya akan siap melakukan penanganan pertama pada orang yang terkena serangan jantung. “Bekal pelatihan P3K dan RJP ini diharapkan bisa berguna untuk keadaan darurat. Baik di kantor, di lapangan, maupun dalam kehidupan sehari-hari. Terutama bagi sejumlah karyawan yang merupakan petugas P3K yang sudah tersertifikasi oleh Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker),” kata Fery, usai membuka acara Refreshment Training (P3K) dan Resusitasi Jantung Paru (RJP) di Surabaya, Rabu (29/3).

Sementara itu, Fatmawati, salah satu karyawan peserta pelatihan, mengaku banyak hal yang bisa dipelajari pada pelatihan P3K ini. Salah satunya, bagaimana menolong orang dengan luka gores, luka bakar, maupun patah tulang.

Sehingga, nantinya bisa diterapkan di lingkungan sekitar, serta bermanfaat bagi semua orang. “Yang pasti saya senang bisa mengikuti pelatihan ini. Saya berharap pelatihan seperti ini bisa digelar secara rutin. Karena, menurut saya, ilmu yang didapatkan, selain bisa berguna bagi saya, juga bisa bermanfaat bagi orang lain,” ungkapnya.

Seperti diketahui, banyak kasus terjadi seperti Tragedi Kanjuruhan, di mana banyak korban tidak tertolong akibat terlambat atau salah penanganan. Sebab, mereka yang terkena serangan jantung hanya membutuhkan waktu kurang dari 10 menit untuk mendapat pertolongan pertama sebelum dibawa ke rumah sakit. (red)

Berburu Pakai Senpi Rakitan, Dua Warga Lereng Raung Diciduk

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Dua pemburu liar di kawasan lereng Gunung Raung, Banyuwangi diamankan polisi. Keduanya diciduk setelah kedapatan memiliki senjata api (senpi) rakitan untuk berburu. Ngerinya lagi, dua pelaku menggunakan peluru tajam berkaliber 5,5.

Kedua pelaku diamankan terpisah di rumah masing-masing. Keduanya, AA (27) dan SW (36), warga Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Dari kedua pelaku, polisi mengamankan senpi rakitan laras panjang,lengkap dengan amunisi tajam. “ Jadi, senjata ini sangat berbahaya. Selain senpi, juga menggunakan peluru tajam organik,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombespol Deddy Foury Millewa, Rabu (29/3/2023) siang.

Terungkapnya kasus ini berawal dari laporan warga. Berbekal laporan ini, polisi melakukan penyelidikan. Setelah cukup bukti, polisi mendatangi rumah pelaku. Awalnya, polisi mendatangi rumah AA. Sempat mengelak, pria ini akhirnya memilih pasrah. Senpi rakitan miliknya disembunyikan di kursi dapur. “ Setelah diperiksa, senpi tersebut tak dilengkapi izin. Senjata ini dibeli dari Lampung, Sumatera secara ilegal,” jelas Kapolresta.

Hampir bersamaan, polisi juga mengamankan SW. Pria ini diciduk di warungnya di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru. Dari pelaku diamankan satu pucuk senpi rakitan paras panjang. Senjata ini juga dilengkapi amunisi organik. Senjata berbahaya ini dibeli dari seseorang di Jember, Jawa Timur. Bersama barang bukti, pelaku akhirnya digiring ke Polresta Banyuwangi.

Kepada penyidik, kedua pelaku berdalih menggunakan senpi rakitan untuk memudahkan berburu. Mereka biasanya memburu rusa di kawasan lereng Gunung Raung. Dengan senpi rakitan, keduanya bisa mendapatkan binatang buruan dengan mudah. Sebab, sekali tembak, binatang rusa akan langsung tumbang. Penyidik menjerat kedua pelaku dengan pasal 1 ayat (1) Undang-Undang Darurat No. 12 tahun 1951. Ancamanya, pidana penjara selama 20 tahun.

Penangkapan dua pemburu liar ini serangkaian operasi yang digelar tim khusus bentukan Polresta Banyuwangi. Targetnya, kasus pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Tiga minggu melakukan operasi, polisi berhasil mengungkap 97 kasus. Dari jumlah ini, sebanyak 10 pelaku diamankan. Polisi juga menyita 8 motor dan sejumlah telepon genggam hasil kejahatan. (udi)

Keren, Anak Muda di Desa Banyuwangi Sulap Sampah Sungai jadi Pupuk Organik

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Aksi yang dilakukan sekelompok pemuda di Desa Siliragung, Kecamatan Siliragung, Banyuwangi benar-benar kreatif. Mereka mengolah sampah sungai menjadi pupuk organik. Dampaknya, mendatangkan ekonomi. Sungai juga bebas sampah.

Berawal dari rasa kesal dengan banyaknya sampah ketika memancing di sungai, para pemuda ini membuat ide kreatif. Mereka masing-masing, Dirga, Sundariyanto, Kacung, Kamdan, Ari, dan Taukhid. Sehari, mereka bisa mengolah sampah hingga setengah ton. Tak hanya dari sungai, mereka juga memanfaatkan sampah organik dari sisa warung, penjual buah dan sisa hajatan warga.

Beragam sampah ini dimanfaatkan untuk budidaya maggot. Jenis insekta ini sangat menyukai sampah sebagai makanan. Binatang ini juga bernilai tinggi. Harganya tembus Rp7.000 per kilogram. Jika dikeringkan, harganya bisa naik 10 kali lipat. “ Jadi, sampah-sampah ini yang awalnya tidak berguna, kami olah menjadi bernilai,” kata Sundariyanto, belum lama ini.

Permintaan maggot terbilang tinggi. Terutama yang kering. Pihaknya rutin memasok ke Bali dan Bandung. Usaha mengolah sampah ini dimulai tahun 2018. Kebetulan, lokasi pengolahannya berdekatan dengan sungai. “ Kami semua ini hobi memancing. Setiap memancing selalu banyak sampah. Akhirnya, muncul ide untuk mengolahnya,” jelasnya.

Seiring waktu, aksi mengolah sampah ini mulai melibatkan warga. Mereka diajak memilah sampah sejak dari rumah. Kini, warga di dua desa, Desa Pesanggaran dan Siliragung sudah kompak ikut memilah sampah. Organik dan nonorganik dibedakan dalam kantong berbeda.

Tak hanya maggot, pengolahan sampah ini sudah merambah produksi pupuk organik. Salah satunya, pupuk organic cair (POC), pupuk organik padat (POP), dan insektisida pengusir lalat buah. Pupuk dari budidaya maggot ini cukup digandrungi petani. Sebulan, mereka bisa melayani pesanan petani hingga 100 liter. “ Untuk pemasaran pupuk organic kami utamakan petani lokal,”tutupnya. (udi)

Beraksi di 29 TKP, Komplotan Spesialis Pembobol Brankas Dibekuk Polisi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kasus pembobolan brankas di sebuah gudang di Desa Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, Januari 2023, akhirnya terungkap. Sempat buron, tiga pelaku berhasil diamankan. Satu pelaku dinyatakan buron.

Para pelaku ternyata komplotan spesialis pembobol brankas dan tembok gudang. Tiga pelaku yang diamankan masing-masing, DAS (43), WJ (47) dan SM (52), ketiganya warga Rogojampi dan Blimbingsari. Sedangkan satu pelaku yang buron berinisial RN (33). Pria ini keburu kabur ketika hendak disergap di rumahnya.

Terungkapnya para pelaku berawal dari banyaknya kasus pembobolan tembok gudang dan brankas. Hasil pemeriksaan polisi, para pelaku sudah beraksi sedikitnya di 29 lokasi. Terakhir, mereka membobol sebuah gudang toko, 19 Februari kemarin.  Sebelumnya, mereka menggasak sebuah brankas gudang distrubutor. Para pelaku berhasil menguras uang tunai di dalam brankas sebanyak Rp70 juta. ” Ketika beraksi, para pelaku menggunakan mesin las. Mereka memang spesialis pembobol gudang,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Deddy Foury Millewa dalam rilis di Mapolresta Banyuwangi, Rabu (29/3/2023) siang.

Aksi para pelaku terungkap mulai 3 September 2022. Mereka selalu mengincar gudang toko atau kantor yang memiliki brankas. Selain uang, para pelaku mengincar barang – barang dalam gudang. Seperti rokok dan aneka barang dagangan. Saat digerebek, polisi mendapati tumpukan rokok berbagai merek hasil curian. ” Yang paling banyak diincar adalah rokok. Kami temukan banyak tumpukan rokok hasil curian,” kata Kapolresta didampingi Kasat Reskrim Kompol Agus Sobarnapraja.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, ketiga pelaku diamankan ke Polresta Banyuwangi. Selain hasil curian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti dari para pelaku. Diantaranya, motor yang digunakan beraksi dan sejumlah peralatan untuk melakukan pembobolan. Kepada polisi, para pelaku mengakui perbuatannya. Uang hasil membobol brankas dihabiskan untuk berfoya-foya. “ Uangnya habis untuk hidup. Kami masih memburu satu lagi pelaku,” tutup Kapolresta. (udi)

Garap Potensi Lokal, Ibu-ibu di Banyuwangi Olah Rempah jadi Serbuk Herbal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kiprah jajaran Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) Banyuwangi menyasar ke pedesaan. Sasarannya, kaum perempuan yang terdampak pandemi. Mereka diajarkan membuat makanan olahan siap jual. Diantaranya, minuman serbuk rempah, sambal dan abon ikan.

Pelatihan kerjasama dengan Dinas Sosial Banyuwangi ini digelar di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu, 21-23 Februari 2023.  Pelatihnya juga bergengsi. Didatangkan dari Balai Latihan Kerja (BLK) Banyuwangi. Makanan olahan yang dipilih berbahan rempah. Ada juga jenis sambal dan abon ikan tuna. Selain murah, bahan bakunya banyak ditemui di Banyuwangi. Makanan olahan ini juga banyak digandrungi. Penjualannya sangat mudah. “ Ibu-ibu di pedesaan kami berikan pelatihan makanan olahan. Harapannya, bisa produksi dan mendapatkan penghasilan,” kata Ketua DPC Perwira Banyuwangi, Ratih Nurhayati,Rabu (29/3/2023) siang.

Selama mengikuti pelatihan, ibu-ibu diajak praktik langsung membuat makanan siap jual. Termasuk, pengemasan yang menarik. Sehingga, bisa langsung dipasarkan. Selain sambal dan abon tuna, ibu-ibu diajari membuat makanan bakso goreng (basreng) dan minuman serbuk. Minuman ini murni menggunakan bahan rempah yang murah. Seluruhnya juga siap jual.“ Pelatihan ini bagian dari ikut mendongkrak ekonomi pedesaan pasca-pandemi,” kata Ratih.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memuji kreativitas kaum perempuan ini. Menurutnya, pasca-pandemi, kaum ibu harus bisa ikut mendorong tumbuhnya ekonomi. Caranya, belajar menjadi wirausaha. Seperti, membuka produk UMKM untuk dipasarkan. “ Harapannya, setelah pelatihan, ibu-ibu bisa melanjutkan produksi di rumah. Sehingga, bisa membantu ekonomi keluarga,” tegasnya didampingi Kadis Sosial dan KB, Henik Setyorini. (udi)

Ini Upaya Surabaya Jaga Kesehatan Mental Anak Pasca Pandemi Covid-19

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjadi narasumber dalam kegiatan diskusi “The 10th Asia – Pasifik Forum for Sustainable Development”. Dalam forum internasional ini,  diskusi antar generasi Child Friendly Cities in Asia and Pacific digelar oleh Kantor Regional UNICEF untuk Asia Timur dan Wilayah Asia Pasifik (East Asia and Pacific Regional Office) Bangkok, yang dilaksanakan secara daring, Selasa (28/3).

Tak hanya Wali Kota Eri, perwakilan anak Surabaya yang tergabung dalam Forum Anak Surabaya (FAS), Neezara Syarifah Alfarizi dan Achmad Hilmy Syarifudin juga turut berprisipasi dalam kegiatan tersebut.

Apalagi dengan inisiatif Surabaya mendaftarkan diri menjadi Child Friendly City Initiative (CFCI) atau bagian dari inisiatif Kota Layak Anak tingkat dunia, akan membantu Surabaya dan kota-kota lain seperti Petaling Jaya, Shenzen, Naga City dan kota-kota di Asia Pasifik untuk menekan ketidaksetaraan dan membuka akses pelayanan dan perlindungan untuk semua anak.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Eri menjawab berbagai pertanyaan dari perwakilan anak yang berasal dari Negara Filipina dan Vietnam. Wali Kota Eri memaparkan berbagai program dan kebijakan yang melibatkan partisipasi anak-anak. Serta, upaya dalam menjaga kesehatan mental anak pasca pandemi Covid-19.

“Pemkot Surabaya berkomitmen menuju Kota Layak Anak Tingkat Dunia, maka kita fokus pada ketahanan keluarga. Apalagi, pemkot memiliki program Sinau dan Ngaji Bareng melalui Balai RW. Sehingga nanti akan kita jadikan Pusat Kegiatan Anak,” kata Wali Kota Eri di ruang kerjanya seusai menjadi narasumber diskusi.

Ia mengaku, bahwa Pemkot Surabaya kini tengah fokus membidik ketahanan keluarga. Sebab, ketika ketahanan keluarga semakin diperkuat, maka diharapkan tidak ada kenakalan remaja. “Karena ada program pemkot yang mengakomodasi keinginan anak, sehingga anak-anak bisa mengeksplore kemampuannya. Maka kita wujudkan nanti di Balai RW, agar mereka bisa lebih mudah dalam berkomunikasi atau berinteraksi,” ungkapnya.

Selain itu, Wali Kota Eri menjelaskan, saat ini Pemkot Surabaya tengah melakukan perbaikan di seluruh Balai RW se-Surabaya, yang ditargetkan akan selesai pada Mei hingga Juni 2023. Kedepannya, seusai perbaikan selesai, maka OPD di lingkungan Pemkot Surabaya akan mendampingi beberapa RW di Kota Pahlawan.

“Karena OPD bukan hanya memiliki program yang berjalan sesuai tupoksinya. Tapi pemkot dan OPD harus mempunyai tanggung jawab terkait jiwa sosial untuk menggerakkan perkampungan,” jelasnya. Sebab, menurutnya, dengan fokus membidik ketahanan keluarga dari segala sisi, Pemkot Surabaya akan lebih mudah dalam memberikan berbagai pendampingan di Balai RW.

“Kita akan hadir di Balai RW pada bidang kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Karena ketahanan keluarga adalah komitmen kita. Jika ada wilayah yang tidak memiliki Balai RW, maka kita akan diskusi dengan masyarakat disana untuk mencari lokasi yang tepat,” tambahnya.

Seperti diketahui, adapun para panelis yang hadir selain Wali Kota Eri, diantaranya adalah Ms. Liu Lei, President of The Women’s Federation of Shenzhen dan Mr. Elmer Baldemoro, Council of City Government of Naga. Serta diskusi dan tanya jawab dengan anak-anak dari China, Malaysia, Indonesia, Filipina dan Vietnam. (ko)