Safari Ramadan, Wali Kota Eri bersama Baznas Galakkan Zakat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya terus menggalakan gerakan zakat. Bahkan, para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) terlebih dahulu telah mencontohkan pelaksanaan gerakan zakat untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.

Karenanya, Wali Kota Eri, Baznas, dan jajaran Pemkot Surabaya melakukan Safari Ramadan di Masjid Al-Amin, Jalan Simorejo Sari B VIII No. 8 dan Masjid Al-Hidayah, Jalan Darmo Indah Barat V No. 3 Karangpoh Kota Surabaya, Senin (27/3) malam.

Mengawali Safari Ramadan 2023 ini, selain menggalakan gerakan zakat, Wali Kota Eri bersama Baznas Surabaya juga membagikan total 20 kursi roda, 6 rombong usaha, serta 200 paket sembako kepada warga.

“Bulan Ramadan ini menunjukkan gotong-royong sesuai dengan ideologi Pancasila. Maka, melalui zakat inilah bisa menjadi modal bagi warga yang membutuhkan untuk mendapatkan penghasilan, serta menjadi upaya kita dalam mengentaskan kemiskinan,” kata Wali Kota Eri.

Ia menjelaskan, Pemkot Surabaya telah mengantongi data warga miskin dan pra miskin yang ada di Kota Pahlawan. “Jadi dikumpulkan zakat dari masjid, digabung dengan zakat dari Baznas, dan digabung dengan zakat dari Pemkot. Nanti kita lihat, siapa yang membutuhkan bantuan, kita berikan modal usaha,” jelasnya.

Sebab, menurut dia, sinergi dan kolaborasi yang dilakukan oleh Pemkot Surabaya bersama Baznas Surabaya, merupakan salah satu upaya dalam pengentasan kemiskinan, yakni melalui pemberian modal usaha.

Karenanya, diharapkan masyarakat di Kota Pahlawan bisa berdaya dan mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan. “Pemkot dengan Baznas bergerak dengan memberikan modal. Karena saya ingin kemiskinan sudah berakhir di tahun 2024,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Baznas Surabaya, H Moch Hamzah menyampaikan, mengacu pada rencana anggaran tahun 2023, terdapat dua kegiatan yang bersifat rutin. Diantaranya adalah pengajuan bantuan rutin yang masuk melalui kantor Baznas, serta bantuan khusus untuk Safari Ramadan.

“Untuk Ramadan, kita siapkan di semua kecamatan ada 10 kursi roda, 100 sembako, 3 rombong UMKM, dan beberapa marbot yang diajukan (penerima bantuan). Artinya, di 31 kecamatan kita berikan total 310 kursi roda, 93 rombong usaha, serta 100 paket sembako di tiap kecamatan. Angka itu diluar pengajuan rutin, itu khusus untuk Safari Ramadan,” kata Hamzah.

Meski begitu, ia mengapresiasi para ASN dilingkungan Pemkot Surabaya yang ikut mengentaskan kemiskinan di Kota Pahlawan, yakni melalui pemberian zakat yang dilakukan secara rutin setiap bulannya. “Surabaya ini gotong-royongnya sangat kuat dan terjaga, bahkan semakin meningkat,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap seluruh masyarakat di Kota Pahlawan bisa menggalakkan kegiatan berbagi melalui sedekah, zakat, maupun infaq pada lembaga amil zakat yang sudah terdaftar di Kementerian Agama RI. “Karena mereka memiliki izin untuk menerima pengelolaan zakat, infaq, dan sedekah. Sehingga kemanfaatnya lebih jelas dan terarah,” katanya.

Ditemui di lokasi yang sama, Mislan (57) warga Jalan Simo Pomahan Baru menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota Eri dan jajaran Pemkot Surabaya yang telah memberikan bantuan kursi roda dan paket sembako.

“Saya senang sekali, terima kasih atas bantuanya Bapak Eri Cahyadi. Dengan bantuan kursi roda ini bisa membantu dan mempermudah saya untuk beraktifitas dalam kegiatan sehari-hari,” pungkasnya. (ko)

Selamat ! 1.835 Camaba Jalur SNBP Diterima di Unair

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menerima 1.835 calon mahasiswa baru (camaba) pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dalam Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2023. Sebanyak 507 diantaranya adalah camaba penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar)-Kuliah.

Rektor Unair, Prof Dr Mohammad Nasih, mengatakan, pada SNBP tahun ini ada sekitar 20.000-an calon mahasiswa yang mendaftar di Unair, dari 34 provinsi di Indonesia dan mayoritas dari Jawa Timur/Jatim.

“Daya tampung kita ada 1.760 peserta. Namun, yang kami terima 1.835 peserta atau ada tambahan sekitar empat persen,” kata Nasih, di Gedung Rektorat Kampus C Unair, Selasa (28/3). Dari data tersebut, terdapat 507 peserta KIP (Kartu Indonesia Pintar)-Kuliah yang diterima di Unair.

Atau ada sekitar 27,63 persen penerimaan dari KIP-Kuliah. Sedangkan, program studi dengan ketetatan tertinggi ada lima program studi yang menjadi favorit peserta. Yakni, S1 Kedokteran, Psikologi, Farmasi, Keperawatan, dan Ilmu Komunikasi.

“Kita menerima calon penerima KIP-Kuliah hingga 503. Pada tahun-tahun sebelumnya, hanya di angka 200 sampai 300-an calon mahasiswa baru. Ini artinya, ada 27,63 persen komposisi dari calon mahasiswa baru yang dinyatakan lolos pada jalur ini,” jelasnya.

Angka tersebut, lanjut Nasih, sangat tinggi. Sehingga, pihaknya akan melakukan verifikasi. “Memang ada 1 atau 2 yang gagal karena tidak masuk dalam spesifikasi bidik misi. Sepanjang yang bersangkutan benar-benar miskin dan masuk kategori KIP Kuliah Unair akan jamin penerimaan,” ujarnya.

Kepada para peserta yang sudah dinyatakan lolos pada jalur SNBP ini diminta untuk segera mendaftar ulang melalui website Unair mulai 30 Maret hingga 5 April 2023. Sebab, jika tidak daftar ulang, Unair akan melakukan blacklist peserta tersebut tidak bisa ikut kembali dalam seleksi nasional penerimaan mahasiswa baru selama dua tahun.

“Selain itu, alokasi sekolah untuk PMB-PTN akan dikurangi penerimaannya. Sebab, tahun lalu ada sebanyak 16 sekolah yang menjadi catatan Unair, karena siswanya tidak melakukan daftar ulang,” pungkasnya. (red)

Jarah Hutan Jati Milik Perhutani, Empat Warga Diamankan Polisi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Aparat Polsek Purwoharjo, Banyuwangi mengamankan empat pelaku pembalakan liar. Mereka berurusan dengan polisi setelah tepergok menjarah lahan milik Perhutani Banyuwangi Selatan. Dari keempat pelaku diamankan 88 batang kayu jati hasil pembalakan.

Empat pelaku masing-masing berinisial JM (51), SHN (42), YG (21) dan YK (19). Seluruhnya warga Desa Sumberasril Kecamatan Purwoharjo. Polisi menciduk para pelaku setelah mendapatkan laporan dari petugas penjaga hutan. Awalnya, petugas Perhutani curiga dengan tumpukan kayu yang tak lazim di salah satu rumah salah satu pelaku, JM.

Berbekal laporan ini, aparat Polsek Purwoharjo melakukan penyelidikan. Ternyata benar. Polisi mendapati kayu gelondongan tertutup terpal. Bersama personel Perhutani, polisi melakukan penggerebekan. Begitu didatangi polisi, pelaku JM tak berkutik. Pria ini hanya bisa pasrah. Dia juga bernyanyi. Aksi pencurian kayu jati itu dilakukan bersama ketiga temannya. “ Dari pengakuan JM, tiga pelaku lainnya berhasil kita amankan,” kata Kapolsek Purwoharjo, AKP Budi Hermawan, Selasa (28/3/2023) siang.

Kepada penyidik, keempat pelaku mengakui perbuatannya. Mereka nekad menjarah hutan jati milik Perhutani lantaran tergiur uang. Kayu jati jarahan itu rencananya akan dijual ke salah satu penadah. Selain tumpukan kayu jati, polisi menyita sejumlah barang bukti lain dari tangan pelaku. Diantaranya, satu unit sepeda motor dan satu unit gergaji tangan. “ Total kayu jati yang dijarah mencapai 4,42 meter kubik,” jelas Kapolsek.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat pelaku diamankan di Polsek Purwoharjo. Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini. Terutama, memburu jaringan penadah kayu curian tersebut. (udi)

Inovatif, Ibu-ibu di Banyuwangi Dilatih Mengolah Nira jadi Gula Semut

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kelompok ibu-ibu di Banyuwangi yang tergabung dalam Perkumpulan Perempuan Wirausaha Indonesia (Perwira) menemukan cara unik mendongkrak harga gula merah. Mereka mengolah nira menjadi gula serbuk. Biasanya lebih dikenal dengan gula semut. Pelatihan membuat gula semut digelar di Desa Rogojampi, Banyuwangi, 14-15 Februari 2023.

Dipilihnya jenis olahan ini bukan tanpa alasan. Selama ini, nira banyak diproduksi di Banyuwangi. Minuman ini menjadi bahan utama pembuatan gula merah. Namun, harga komoditi ini cenderung murah. Bahkan, sering kali jauh dari biaya produksi. Namun, jika diolah menjadi gula semut, harganya bisa berlipat. Jauh lebih mahal.

Proses membuat gula semut sama persis dengan membuat gula biasa. Bedanya, nira yang dipakai harus berkualitas. Jika tidak, gula semut tidak akan jadi. Justru, akan mengental. Prosesi diawali dengan memanaskan air nira selama 1 jam. Dengan pelatih handal pengusaha gula semut, ibu-ibu mengaduk cairan nira. Semakin lama, cairan ini mengental dan mengering. Lalu, diaduk hingga halus. Setelah itu, diayak menggunakan saringan lembut. Gula semut kemudian dijemur hingga kering.

Selain berbahan nira, gula semut bisa menggunakan gula merah jadi. Namun, gula merah ini harus bebas dari bahan kimia. Murni alami. Jika mengandung kimia, gula tidak bisa diproses. Justru akan menjadi lengket ketika dihaluskan. “ Pelatihan ini untuk memanfaatkan potensi lokal yang melimpah menjadi bernilai tinggi,” kata Ketua DPC Perwira Banyuwangi, Ratih Nurhayati.

Pelatihan ini menggandeng Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan KB Kabupaten Banyuwangi. Harapannya, ibu-ibu yang mendapatkan pelatihan bisa melanjutkan produksi di rumah. Apalagi, pasar gula semut ini sangat terbuka lebar. Harganya juga menggiurkan. Jauh dibandingkan gula merah biasa. “ Setelah dilatih, ibu-ibu ini diperbolehkan produksi di rumah. Hasilnya, sudah ada anggota kami yang siap menampung,” tutupnya. (udi)

Memprihatinkan, Setahun 4.000 lebih Siswa di Banyuwangi Putus Sekolah

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Dunia pendidikan di Banyuwangi mendapat sorotan miring. Sepanjang tahun 2022, sebanyak 4.834 siswa di kabupaten ini mengalami putus sekolah. Data ini mendapat perhatian khusus dari DPRD setempat.

Dari 25 kecamatan di Banyuwangi, Kecamatan Muncar yang angka putus sekolahnya paling tinggi. Tembus 459 siswa. Lalu, Kecamatan Genteng sebanyak 408 siswa dan Kecamatan Wongsorejo mencapai 372 siswa. Terakhir, Kecamatan Kalibaru sebanyak 263 siswa. “ Sisanya masih di bawah ini,” kata Sekretaris Komisi IV DPRD Banyuwangi, Khusnan Abadi, Selasa (28/3/2023) siang.

Tingginya angka putus sekolah ini membuat wakil rakyat Banyuwangi heran. Sebab, anggaran yang digelontor untuk pendidikan sudah sangat tinggi. Lalu, banyak program yang sudah dijalankan.

Sebut saja program Siswa Asuh Sebaya (SAS). Program ini dirintis sejak era Bupati Abdullah Azwar Anas. Lalu, program Gerakan Daerah Angkat Anak Muda Putus Sekolah (Garda Ampuh). “Anehnya, upaya  seperti itu, bahkan mendapat penghargaan. Tapi, fakta di lapangan angka putus sekolah masih sangat tinggi,” sesal politisi PKB ini.

Pihaknya sudah melakukan klarifikasi ke Dinas Pendidikan. Namun, jawabannya kurang memuaskan. Apalagi, jawabannya tidak bisa detail. “Kepala Dinas tidak bisa menjawab detail. Katanya, akan dikoordinasikan dengan stakeholder lain,” jelasnya.

Tak hanya di sekolah negeri, kasus putus sekolah ini juga melanda sekolah swasta. Pihaknya mendesak Bupati dan jajaran lebih serius mendorong laju sektor pendidikan. Harapannya, kasus putus sekolah ini bisa segera diturunkan. “ Harus ada evaluasi besar-besaran. Angka putus sekolah harus turun seiring anggaran yang disepakati dan banyaknya penghargaan yang diterima,” tutup Sekretaris DPC PKB Banyuwangi ini. (udi)

Langka, Warga Kota Banyuwangi Tadarus dengan Al-Qur’an Raksasa Selama Ramadan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Selain kuliner, Banyuwangi memiliki tradisi unik selama bulan Ramadan. Salah satunya, tadarus menggunakan Al-Qur’an raksasa di Masjid Agung Baiturrahman, kota Banyuwangi. Selama bulan puasa, warga membaca Al-Qur’an seberat 4 kwintal itu.

Tadarus dengan Al-Qur’an raksasa ini mulai muncul sejak tahun 2010. Ukurannya 1,5 x 2 meter.

Kitab suci ini dihibahkan oleh seorang donatur. Tahun ini, yang ke-13 kalinya warga menggelar tadarus dengan Al-Qur’an raksasa. Karena ukurannya yang besar, tak semua orang diperbolehkan membacanya. Sebab, dibutuhkan tenaga ekstra untuk membuka setiap halamannya. Warga hanya diperbolehkan menyimak.

Selama tadarus, dilantukan oleh 7 Qori .Salah satunya seorang kufat atau hafidz Al-Qur’an. “ Jadi dari 7 qori Al-Qur’an raksasa ini, 1 qori ngaji, 2 qori penggeblat atau bagian membalikkan halaman Al-Qur’an supaya tidak robek dan qori sisanya nyimak dengan tenang,” kata Sekretaris Umum Yayasan Masjid Agung Baiturrahman Banyuwangi, Iwan Aziez Siswanto, Senin (27/3/2023) malam.

Sama seperti masjid lain, prosesi tadarus digelar setelah sholat tarawih. Setiap malam, para Qori ini bisa menyelesaikan bacaan hingga 3 juz. Bahkan tidak sampai tengah malam. Selama Ramadan,mereka biasanya mengkhatamkan Al-Qur’an tersebut hingga 2 kali.

Al-Qur’an raksasa ini ditulis tangan oleh Abdul Karim, warga  Dusun Kebunrejo, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi. Dia seorang pensiunan guru Agama Islam di salah satu SMA. Pembuatan Al- Qur’an ini didasari kecintaannya menulis seni kaligrafi. Kitab ini menghabiskan 32 dus spidol dan 40 dus tinta. Kertasnya didatangkan khusus dari Jepang. Proses pengerjaannya selama 6 bulan. Menghabiskan biaya Rp183 juta lebih. Karya fenomenal ini dihibahkan ke Masjid Agung Baiturrahman pada 5 Sepetmber 2010. Sejak itulah, selama Ramadan, warga membacanya untuk tadarus. (udi)

Kadivpas Jatim Razia Lapas Banyuwangi, Temukan Kompor di Dalam Sel

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi mendapat sweeping mendadak dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Jatim, Selasa (28/3/2023) dini hari. Hasilnya, petugas mendapati sejumlah barang terlarang di dalam sel. Salah satunya, kompor portabel.

Sweeping kali ini berlangsung tertutup. Bahkan, tak satupun pimpinan Lapas Banyuwangi yang tahu. Begitu tiba, tim yang dikomandoi langsung Kadiv Pemasyarakatan, Teguh Wibowo langsung merangsek masuk. Menggeledah setiap blok tahanan. Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto baru dikabari setelah razia selesai.

Hampir satu jam melakukan sweeping, petugas menemukan benda-benda tak lazim masuk ke dalam sel. Diantaranya, korek api, pisau cukur, gunting hingga kompor jinjing. Seluruhnya langsung disita. Sebab, benda-benda ini berpotensi memicu gangguan keamanan. “ Sidak ini untuk memastikan bahwa Lapas dalam kondisi steril. Tidak ada benda-benda terlarang yang masuk ke dalam sel,” kata Kadiv Pemasyarakatan Kanwil Hukum dan HAM Jatim Teguh Wibowo usai memimpin sidak.

Selama razia, pihaknya melibatkan dokter dan perawat. Mereka mengambil urine secara acak para warga binaan. Targetnya, kemungkinan penggunaan narkoba di kalangan penghuni lapas. Namun, hasilnya nihil. Seluruhnya negatif.

Pihaknya juga memberikan motivasi kepada jajaran Lapas Banyuwangi. Mereka diingatkan bersikap netral kepada seluruh warga binaan. Tak kalah penting, seluruh petugas lapas tetap menerapkan hidup pola sederhana. “Jangan sampai terpecah belah oleh perilaku warga binaan. Apalagi memiliki kedekatan,” tegasnya.

Menjelang Pemilu, Lapas Banyuwangi diminta mempercepat pemuktahiran data NIK warga binaan. Sehingga, seluruh warga binaan bisa menyalurkan hak pilih pada Pemilu 2024 mendatang. (udi)

BKKBN Jatim Himbau Remaja Peduli Isu Stunting

0

Madiun, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota Madiun mengadakan pembinaan bagi Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Hal itu untuk mewujudkan tujuan progam Bangga Kencana lewat pengembangan pendidikan kependudukan melalui jalur pendidikan formal sekaligus upaya penguatan Materi Kependudukan dan Keluarga Berencana di lingkungan sekolah di Kota Madiun.

Sudah ada 11 sekolah yang melaksanakan program SSK dan hari ini akan bertambah 2 lagi dilaunching SSK di SMPN 4 dan SMPN 8 Kota Madiun, total 13 sekolah. Pembentukan SSK kali ini dilaunching langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Madiun ibu Wali Kota Madiun, Hj Yuni Setyawati Maidi, S.Pd. M.Pd.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur/Jatim, Dra. Maria Ernawati, MM. hadir memenuhi undangan untuk memberikan arahan dan pembinaan program SSK Kota Madiun. Juga Nampak, Kepala Dinas Pendidikan, Kemenag dan Kepala Dinas Kesehatan PPKB Kota Madiun.

Yuni Setyawati Maidi, menyampaikan, Kota Madiun saat ini sedang mengalami bonus demografi dengan perbandingan 2 banding 1 sehingga diperlukan penguatan pengetahuan kependudukan terutama kepada remaja sebagai generasi penerus di era bonus demografi ini.

“Jangan sampai di kota Madiun ini ada pernikahan dini, maka dari itu Bapak Walikota Madiun getol sekali mengajak Dinkes, Kemenag dan Dinas Pendidikan untuk mempersiapkan anak-anak dan remaja melalui SSK agar para remaja ini paham dan bisa mempersiapkan kehidupan berumahtangga dan tidak menjadi catin yang gagal,” tegas Yuni Maidi, di Madiun Senin (27/3).

Diharapkan sinergitas program penambahan wawasan kependudukan melalui pendidikan jalur formal SSK dengan menggandeng Kemenag dan Dinas Pendidikan bisa memberikan pendampingan kepada anak-anak tentang pentingnya wawasan kependudukan untuk menghindari pernikahan dini di Kota Madiun.

“Saya paham anak-anak ini, rasa ingin tau, rasa ingin mencoba sedang tinggi-tingginya. Oleh karena itu semua pihak bisa mendampingi, memberikan sosialisasi dan pemahaman agar jangan sampai di Kota Madiun ini ada anak yang menikah dini karena masa Pubertas,” himbau Yuni Maidi.

Erna, sapaan akrab Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, menyebut, institusi pendidikan merupakan mitra strategis dalam mewujudkan tujuan program Bangga Kencana. Semakin banyak SSK yang terbentuk di Kota Madiun maka semakin banyak remaja yang memahami tentang isu-isu kependudukan dan stunting.

Apalagi hari ini telah bertambah 2 SSK sehingga total menjadi 13 SKK di Kota Madiun. Salah satu peran dari program SSK adalah Pelajar Penting, yaitu Pelajar Peduli Stunting. Tujuannya adalah agar remaja bisa menjadi generasi yang sehat, cerdas dan ceria mengenali isu kependudukan dan stunting menyebarluaskan informasi tersebut ke keluarga, teman dan lingkungan terdekat; serta memahami betul literasi digital agar tidak termakan hoax.

“Kita berharap lingkungan sekolah ini, baik guru dan murid bisa memahami isu-isu kependudukan karena perubahan perilaku itu susah sekali. Nah kalau bisa diintegrasikan melalui SSK dan Pelajar Penting, bukan tidak mungkin kita bisa mewujudkan cita-cita bersama yaitu mewujudkan generasi emas,” ungkap Erna. (bw)

Buka Puasa di Hotel Dafam Pacific Caesar, Berhadiah Logam Mulia dan Sepeda Lipat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – ‘BUKAVAGANZA’ All You Can Eat, Live Cooking, Live Music, dan Angkringan Corner dengan lebih 50 variasi menu tradisional “TASTE of TRADITION” merupakan konsep dasar Canting Restaurant dan tambahan menu spesial lainnya. Hanya dengan Rp 135.000,-net/org (reservasi 10 free 1 orang), penikmat kuliner bisa menikmati menu-menu tradisional khas berbuka puasa bersama keluarga, sahabat, dan kolega Anda diringi alunan live music.

Dapatkan door-prize logam mulia, lemari es, sepeda lipat, mesin cuci, dan televisi yang akan diundi pada setiap minggunya. Food & Beverage Supervisor Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya, Andry Bagus Prasetyo, menjelaskan, ada sajian menu makanan dan konsep berbuka puasa bersama yang berbeda dalam ‘BUKAVAGANZA’.

‘Momen spesial ramadhan penuh berkah bisa berkumpul dan berbagi dengan penuh syukur dan bahagia serta tidak terlupakan bersama keluarga, sahabat, kolega, mitra kerja, dan handai taulan tercinta.

General Manager/GM Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya, Hogi Budiarto (kanan). (foto/bw)

“Kami menawarkan promo kamar selama bulan puasa, paket RAMADHAN KAREEM hanya dengan R 450.000,- net/kamar/malam sudah termasuk menginap di kamar Deluxe, bersantap sahur atau makan pagi prasmanan untuk 2 orang,’’ kata Andry Bags Prasetyo, disela buka puasa bersama Senin (27/3).

Paket RAMADHAN MUBAROK dengan harga Rp 675.000, – net/kamar/malam sudah termasuk menginap di kamar Deluxe, bersantap sahur atau makan pagi untuk 2 orang, dan berbuka puasa atau makan malam prasmanan All You Can Eat untuk 2 orang,” tambah General Manager/GM Hotel Dafam Pacific Caesar Surabaya, Hogi Budiarto. (bw)

Bukber Ala Abusias di Hotel Swiss-Belinn Airport Juanda

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Abusias mengusung sajian kuliner dalam 1001 Kuliner Ramadhan dengan menyiapkan menu kuliner lezat yang berbeda-beda disetiap harinya. Selama di Restoran BaReLo, Abusias beserta rekan-rekannya akan selalu siap sedia menemani dan melayani santap berbuka puasa, menyuguhkan minuman hangat dan aneka takjil.

“Kami menyiapkan program bukber tahun ini sedemikian rupa dengan cerita Abunawas yang kami plesetkan menjadi Abusias, Sias singkatan dari Swiss-Belinn Airport Surabaya. Selain menyiapkan menu kuliner yang pastinya semua lezat, pengunjung juga bisa berfoto diarea photobooth yang sudah kami siapkan dengan tema dekorasi timur tengah,” kata Food & Beverage Manager, Andrian Wahyu Rimawan, di Sidoarjo (26/3).

Secara komplit menu berbuka puasa disajikan diatas meja-meja dan memenuhi sudut restoran dimulai dengan Tajil Corner yang menyediakan aneka menu seperti minuman hangat dan dingin, minuman herbal, sari kurma, aneka rebusan ubi, bubur, kolak pisang.

Menu Tajil disiapkan terpisah dalam 1 gubug yang berisi penuh aneka gorengan ote-ote sayur, pisang goreng, tape goreng, dadar jagung, ubi goreng dan tahu isi. Arabic corner menyediakan menu khas timur tengah seperti nasi kebuli, roti jala, humus, babaganocs, umm ali,beef kofta, shawarma, kebab, chicken curry yang semuanya mempunyai cita rasa yang begitu khas.

Alunan musik menemani santapan berbuka puasa dengan lagu-lagu bernuansa islami dan lagu kekinian hingga pengunjungpun bisa menyumbangkan suaranya untuk bernyanyi bersama secara langsung yang diiringi oleh grup musik Derry’s & Friends.

Menu makanan utama bisa dinikmati di area tengah yang menyajikan menu seperti nasi goreng, sayur lodeh, olahan ikan dengan, olahan ayam seperti ayam bakar madu, ayam lada hitam,ayam betutu dan masih banyak lagi yang akan selalu ganti setap harinya.

Agar nutrisi tubuh tetap terjaga jangan lupa ambil menu sayuran seperti cap cay goreng, buncis sechuan,cauly flower mushroom serta olahan sayur lainnya. “Saya suka semuanya, menu makanannya enak-enak, ini bukan kali pertama saya kesini untuk berbuka puasa, tahun lalu juga kesini dan besok pun akan kesini lagi. Saya sudah reservasi tapi dengan personil yang berbeda sebanyak 9 orang hehehe,” ujar Ibu Chacha, salah satu tamu yang tengah menikmati bukber.

Serta jangan lewatkan menu stall mie yang dimasak secara langsung dengan aneka isian sayur atau toping sesuai keinginan. Atau bisa menikmati menu bakso yang disajikan dalam sebuah gerobak lengkap dengan aneka isian baso, tahu, goreng dan sayuran. Martabak telor gurih pun dimasak secara langsung mulai dari menyiapkan adonan hingga digoreng dan disajikan dalam keadaan masih panas.

Santapan berbuka puasa bisa ditutup dengan mencicipi menu dessert seperti puding aneka rasa, irisan buah segar, jajanan pasar, potongan kue manis, dan popcorn. (bw)