Terungkap, Asal-usul Sabu 6,1 Kilogram yang Diamankan di Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Polisi mulai menemui titik terang asal-usul sabu 6,1 kilogram yang diamankan di Banyuwangi. Hasil penyidikan, ternyata barang haram itu dikirim dari wilayah Situbondo.

Modusnya, diranjau di jalan raya Situbondo-Bondowoso. Polisi masih memburu pemasok jaringan sindikat ini. Awalnya, sabu tersebut diambil terduga pelaku AAS (23), pada November 2023.

Lalu, berturut-turut hingga Januari 2024. Totalnya sebanyak 7 paket, beratnya 7 kilogram. Begitu mendapat barang, AAS memecahnya menjadi paket hemat. Dia menjualnya dengan sistem ranjau. Dari transaksi gelap ini, AAS mendapatkan upah senilai Rp 57 juta.

Merasa bisnisnya lancar, AAS makin ketagihan. Dia kembali menjual paket sabu hingga 3 kali. Total sebanyak 10 paket hemat. Transaksi ini menghasilkan Rp1,2 juta. Sialnya, bisnis haram ini terendus polisi.

Berawal dari ditangkapnya terduga KDS (20), lalu MTS (27), polisi menemukan penimbunan sabu milik AAS. “Sabu yang tersisa 6,1 kilogram ini disembunyikan di almari kamar, dibungkus seperti teh,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Nanang Haryono, Jumat (5/4/2024).

Pihaknya belum bisa memastikan jaringan luar negeri atau lokal sindikat sabu ini. Namun, dari catatan polisi, terdugaa AAS adalah residivis. Pemuda ini pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi dalam kasus narkoba. Dia divonis penjara 5 tahun di Pengadilan Negeri Banyuwangi tahun 2022.

Kala itu, dia terbukti memiliki narkoba jenis sabu seberat 1,69 gram. “Terduga AAS ini pernah ditangkap Polresta Banyuwangi dalam kasus sabu,” tegas Kapolresta. Sebelumnya, sindikat peredaran narkoba kelas kakap berhasil dibongkar Satnarkoba Polresta Banyuwangi. Sebanyak tiga terduga pelaku terlibat dalam jaringan ini.

Masing-masing berinisial KDS (20), MTS (27) dan AAS  (23), seluruhnya warga Kalipuro, Banyuwangi. Terbongkarnya kasus ini berawal dari tertangkapnya KDS. Remaja ini kedapatan membawa sabu seberat 0,2 gram.

Dia diamankan ketika menunggu pembeli sabu di sebuah warung dekat Pelabuhan Ketapang. Begitu tertangkap, KDS langsung bernyanyi. Dia mengaku mendapatkan barang dari terduga MTS. Polisi kemudian memburu MTS di rumahnya.

Pemuda ini menyerah setelah ditemukan 5 paket sabu di kamarnya. Ternyata, barang bukti sabu didapat dari terduga AAS. Begitu digeledah di rumahnya, polisi menemukan 13 paket sabu yang dikemas dalam bungkus teh. (udi)

Terduga Sindikat Sabu 6,1 Kilogram di Banyuwangi Terancam Hukuman Mati

0

Banyuwangi(pawartajatim.com) – Satu dari tiga terduga sindikat sabu seberat 6,1 kilogram di Banyuwangi terancam hukuman mati. Penyidik Polresta Banyuwangi menerapkan pasal berlapis kepada para terduga pelaku. Salah satu yang memberatkan adalah banyaknya barang bukti yang ditemukan.

Hasil penyidikan, ketiga terduga pelaku saling terkait. Dua diantaranya berperan sebagai pengedar. Satu lagi sebagai bandar besar. Penyidik menjeratnya dengan pasal 114 dan 112 ayat (2) Undang-Undang No.35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya minimal hukuman 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati atau penjara seumur hidup,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Nanang Haryono didampingi didampingi Kasat Narkoba Kompol M Khoirul Hidayat, Jumat (5/4/2024).

Penerapan ancaman hukuman maksimal ini membuktikan  Polresta Banyuwangi serius memerangi peredaran narkoba. Apalagi, nilainya fantastis. Jika dihitung, sabu yang disita ini bisa menyelamatkan hingga 6.000 orang lebih.

Diduga, sabu ini akan diedarkan di wilayah Banyuwangi. “Ini yang masih kami dalami, kemana jaringannya,” tegas Kapolresta. Selain sabu seberat 6,1 kilogram, polisi mengamankan sejumlah barang bukti.

Diantaranya, uang tunai hasil penjualan sabu senilai Rp29 juta, dua timbangan digital, dua buah telepon selular (ponsel), lima bendel plastik dan sebuah sepeda motor. Ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolresta Banyuwangi. Penyidik terus memburu jaringan dari sindikat kelas kakap tersebut.

“Jaringan ini bisa lokal, nasional atau bahkan internasional. Masih terus didalami,” tegas Kapolresta. Sebelumnya, sindikat peredaran narkoba kelas kakap berhasil dibongkar Satnarkoba Polresta Banyuwangi. Sebanyak tiga terduga pelaku terlibat dalam jaringan ini.

Masing-masing berinisial KDS (20), MTS (27) dan AAS  (23), seluruhnya warga Kalipuro, Banyuwangi. Terbongkarnya kasus ini berawal dari tertangkapnya KDS. Remaja ini kedapatan membawa satu paket hemat sabu.

Beratnya 0,2 gram. Dia diamankan ketika menunggu pembeli sabu di sebuah warung dekat Pelabuhan Ketapang. Begitu tertangkap, KDS langsung bernyanyi. Dia mengaku mendapatkan barang dari terduga MTS. Polisi kemudian memburu MTS di rumahnya.

Pemuda ini  menyerah setelah ditemukan 5 paket sabu di kamarnya. Ternyata, barang bukti sabu didapat dari terduga AAS. Begitu digeledah di rumahnya, polisi menemukan 13 paket sabu yang dikemas dalam bungkus teh. (udi)

Inovasi Imigrasi Tanjung Perak Bagi Pemohon Paspor Hilang dan Rusak, Ora Dowo Pemeriksaanne

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kantor Imigrasi (Kanim) Tanjung Perak sebagai Unit Pelaksana Teknis yang telah meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), memiliki berbagai inovasi layanan yang tujuannya mempermudah pemohon dalam hal layanan Keimigrasian.

Salah satunya adalah ODP (Ora Dowo Pemeriksaane) yang merupakan inovasi yang diinisiasi oleh Kanim Tanjung Perak dalam hal layanan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Paspor Hilang dan Rusak.

“Kami memberikan kepastian waktu penyelesaian layanan BAP Paspor Hilang dan Rusak dimana Keputusan persetujuan Kepala Kantor selesai pada hari yang sama,” kata Kepala Kantor Imigrasi Tanjung Perak, Verico Sandi, di Surabaya Kamis (4/4).

Pemohon dapat merasakan kemudahan yang dihadirkan Kanim Tanjung Perak ini, bagi pemohon paspor hilang hanya tinggal membawa e-KTP, KK, Akte Lahir/Ijazah dan Surat Keterangan Kehilangan Kepolisian, serta membawa paspor lama yang rusak bagi pemohon paspor rusak, baik dokumen asli maupun fotokopi.

Begitu semua dokumen lengkap, pemohon dapat datang ke Kantor Imigrasi Tanjung Perak dan langsung diproses melalui layanan ODP dengan catatan tidak ada perbedaan data di antara dokumen-dokumen tersebut.

“Pemohon akan melalui proses BAP melalui ODP, dilanjutkan proses foto, biometrik dan wawancara, kemudian dapat langsung melakukan pembayaran denda Paspor Hilang sesuai PNBP sebesar Rp 1 juta, ditambah biaya PNBP buku paspor sebesar Rp 350.000 (paspor biasa non elektronik) atau Rp 650.000 (paspor biasa elektronik) ke bank persepsi, e commerce yang ditunjuk atau Kantor Pos,” jelas Verico. (bw)

OJK Cabut Izin BPR Bali Artha Anugrah, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menyiapkan proses pembayaran klaim penjaminan simpanan dan pelaksanaan likuidasi PT BPR Bali Artha Anugrah, Denpasar, Provinsi Bali. Proses pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah dan pelaksanaan likuidasi bank dilakukan setelah izin PT BPR Bali Artha Anugrah, dicabut oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhitung sejak 4 April 2024.

 Untuk melaksanakan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Bali Artha Anugrah, LPS akan memastikan simpanan nasabah dapat dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, LPS pun akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya untuk menetapkan simpanan yang akan dibayar, rekonsiliasi dan verifikasi dimaksud akan diselesaikan LPS paling lama 90 hari kerja, atau sampai dengan 26 Agustus 2024.

Nasabah dapat melihat status simpanannya di kantor PT BPR Bali Artha Anugrah atau melalui website LPS (www.lps.go.id) setelah LPS mengumumkan pembayaran klaim penjaminan simpanan nasabah PT BPR Bali Artha Anugrah.

Bagi debitur bank, tetap dapat melakukan pembayaran cicilan atau pelunasan pinjaman di kantor PT BPR Bali Artha Anugrah dengan menghubungi Tim Likuidasi LPS. Sekretaris Lembaga LPS, Dimas Yuliharto menghimbau agar nasabah PT BPR Bali Artha Anugrah tetap tenang dan tidak terpancing atau terprovokasi untuk melakukan hal-hal yang dapat menghambat proses pembayaran klaim penjaminan dan likuidasi bank.

Serta tidak mempercayai pihak-pihak yang mengaku dapat membantu pengurusan pembayaran klaim penjaminan simpanan dengan sejumlah imbalan atau biaya yang dibebankan kepada nasabah.

Selanjutnya, penting diketahui oleh nasabah bahwasanya masih banyak BPR/BPRS atau bank umum lainnya yang masih beroperasi, sehingga nantinya jika simpanan nasabah PT BPR Bali Artha Anugrah dibayarkan LPS, maka bisa mengalihkan simpanannya ke bank lain terdekat yang dapat dijangkau oleh nasabah.

‘’Nasabah tidak perlu ragu untuk kembali menyimpan uangnya di perbankan karena simpanan di semua bank yang beroperasi di Indonesia dijamin oleh LPS,” ujar Dimas Yuliharto, yang arek Suroboyo ini.

“Agar simpanan nasabah dijamin LPS, nasabah dihimbau untuk memenuhi syarat 3T LPS. Adapun syarat 3T tersebut adalah Tercatat dalam pembukuan bank, tingkat bunga simpanan yang diterima nasabah tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, tidak melakukan pidana yang merugikan bank,” tambah Dimas.

Apabila nasabah membutuhkan informasi lebih lanjut terkait dengan pelaksanaan penjaminan simpanan dan likuidasi PT BPR Bali Artha Anugrah, nasabah dapat menghubungi Pusat Layanan Informasi (Puslinfo) LPS di 154. (bw)

Jelang Lebaran, KAI Commuter Operasikan 60 Perjalanan Tiap Hari

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pada masa Angkutan Lebaran 2024, KAI Commuter wilayah 8 Surabaya mengoperasikan sebanyak 60 perjalanan Commuter Line setiap hari dengan mengoperasikan sarana kereta sebanyak tiga trainset Kereta Rel Diesel (KRD) dan sembilan rangkaian kereta ekonomi.

Corporate Secretary KAI Commuter, Anne Purba mengatakan, tiga trainset KRD dan sembilan rangkaian kereta ekonomi yang dioperasikan tersebut untuk tujuan Surabaya, Malang, Blitar, Kertosono, Cepu, Sidoarjo dan sekitarnya.

KAI Commuter memprediksi, selama masa Angkutan Lebaran 2024, volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya sebanyak 930.853 orang atau meningkat 13 persen dari total volume pengguna pada masa Angkutan Lebaran 2023, yaitu sebanyak 827.345 orang.

“KAI Commuter juga memprediksi puncak volume pengguna Commuter Line Wilayah 8 Surabaya diperkirakan pada Minggu, 14 April 2024 atau H+3 Lebaran yaitu mencapai 45.087 orang,” kata Anne di Surabaya, Kamis (4/4/2024).

Anne menjelaskan, untuk pelayanan dan keamanan selama masa Angkutan Lebaran ini, KAI Commuter juga menyiagakan 204 petugas pengamanan stasiun dan 93 petugas pengamanan di dalam perjalanan Commuter Line.

“Sedangkan, untuk layanan pemesanan atau pembelian tiket, KAI Commuter menyiapkan 85 petugas,” jelasnya. KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya juga memberlakukan kebijakan pelayanan, yaitu kursi prioritas sebanyak empat tempat duduk per kereta yang disediakan di ujung-ujung kereta atau dekat boardes.

“Tempat duduk prioritas tersebut dikhususkan kepada pengguna Prioritas. Seperti pengguna disabilitas, lansia, dan membawa balita selama perjalanan Commuter Line,” ungkapnya. Selain itu, KAI Commuter wilayah 8 Surabaya juga memberlakukan okupansi pengguna maksimal pada setiap perjalanan Commuter Line.

Jika jarak tempuh Commuter Line kurang dari 100 kilometer, diberlakukan okupansi sebanyak 150 persen, atau 159 pengguna tiap kereta. “Sedangkan, jika jarak tempuh Commuter Line lebih dari 100 kilometer diberlakukan okupansi sebesar 120 persen dari total tempat kapasitas tempat duduk atau sebanyak 128 orang tiap kereta,” terangnya.

Para pemudik yang menggunakan Commuter Line di wilayah Surabaya dan sekitarnya, diimbau agar sejak awal memesan tiket melalui aplikasi Access by KAI. Pemesanan melalui aplikasi tersebut sudah bisa dilakukan mulai tujuh hari sebelum jadwal keberangkatan.

“Sebelum keberangkatan, pengguna juga harus melakukan boarding di stasiun keberangkatan, siapkan kartu identitasnya untuk mempercepat proses boarding,” pungkas Anne. (red)

Riset Jamu, Dosen ITS Raih Penghargaan Internasional di Jerman

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berkat pengembangan riset kimia bahan alam yang dijadikan jamu, dosen dari Departemen Kimia, Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Sri Fatmawati SSi MSc PhD, meraih Female Science Talents Intensive Tracks 2024 di Jerman.

Fatma menjelaskan, risetnya tersebut mempelajari berbagai hal terkait peningkatan kualitas bahan, bioaktivitas teknologi pembuatan jamu, pemberdayaan sumber daya petani, hingga kolaborasi industri.

Menurut dia, melalui riset jamu ini, ia menemukan banyak fakta menarik yang menepis stigma bahwa jamu hanya sekadar minuman tradisional yang kuno. Salah satu produk jamu yang dikembangkannya adalah jamu MeniTemu.

Produk yang menjadi unggulan dari ITS Djamoe ini merupakan gabungan tanaman meniran dan temulawak. “Dengan kandungan filantin serta xantorizol dari kombinasi dua tanaman tersebut, MeniTemu mampu meningkatkan imunitas tubuh serta menjaga fungsi hati dari penikmatnya,” ujar Fatma, Kamis (4/4/2024).

Dalam perjalanan ini, perempuan asal Madura peraih lebih dari 30 penghargaan dan anugerah kehormatan itu mengakui tak jarang menemui berbagai tantangan, termasuk infrastruktur fundamental riset yang belum memadai.

Meski demikian, dengan tekad yang kuat dan kolaborasi dengan berbagai pihak, Fatma dapat terus melanjutkan riset dan menghadirkan beragam terobosan baru. “Termasuk bantuan dari ITS lewat Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) ITS,” jelas perempuan yang juga pernah dinobatkan sebagai salah satu peneliti wanita terbaik di dunia pada 2016 lalu tersebut.

Untuk diketahui, Female Science Talents Intensive Track merupakan penghargaan yang diberikan oleh yayasan asal Jerman, The Falling Walls Foundation, kepada 20 perempuan berbakat lulusan doktor dari seluruh dunia di berbagai disiplin ilmu.

Melalui penghargaan ini, para pemenang diberikan pendampingan karier, kesempatan berpartisipasi dalam acara tingkat tinggi di Berlin, Jerman, serta perluasan relasi di taraf internasional dan meningkatkan pengakuan global.

Pada edisi kali ini, Fatma berhasil menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia di antara 20 pemenang yang datang dari 15 negara berbeda, sekaligus menjadi ilmuwan perempuan Indonesia pertama yang berhasil meraih gelar prestisius tersebut. (red)

Astra Siaga Lebaran, 299 Bengkel dan 805 Teknisi Disiapkan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menghadapi mudik Lebaran 2024, Astra Group Surabaya menyiapkan sedikitnya 299 bengkel siaga dan 805 teknisi di sepanjang jalur Pulau Jawa, Bali, hingga Sumatra. Program bertajuk Astra Siaga Lebaran (ASL) 2024 tersebut akan dimulai pada 5-14 April 2024.

Korwil Astra Group Surabaya, Jimmy Irawan, mengatakan, program ASL 2024 disiapkan untuk menemani pelanggan setianya agar aman, lancar, dan nyaman selama mudik Lebaran. Hal itu sesuai dengan tema yang kami angkat, yakni ‘Mudik Aman, Lancar, dan Nyaman dengan Siap Melayani Pelanggan Setia.

‘’Harapannya, Group Astra Surabaya ingin memberikan layanan terbaik kepada pelanggan setia kami,” kata Jimmy di Surabaya, Kamis (4/4/2024). Branch Manager Asuransi Astra Surabaya, Andi Victory Bangun, mengatakan, selama 24 jam, pihaknya akan memberikan layanan untuk pemudik.

“Pada lebaran tahun ini, Astra Group Surabaya sudah mendirikan beberapa titik posko mudik Astra,” ungkapnya. Dalam kesempatan yang sama, Public Relations Astra Group, Imanuel Arnold Sudjati mengatakan, selama 24 jam nanti Astra akan memberikan pelayanan kendaraan saat mudik dengan mendirikan posko mudik lima brand Astra.

Petugas dari Asuransi Astra Surabaya melayani salah satu pelanggan di kantornya, Jalan Diponegoro Surabaya. (foto/ist)

“Posko Astra kami siapkan, di antaranya ada di Jombang, Paiton, Probolinggo,” terangnya. Tak hanya Jatim, lanjut Arnold, Astra juga menyediakan pos-pos siaga yang tersebar di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa, Bali hingga Sumatra dengan 600 teknisi roda empat dan 205 mekanik roda dua yang bersiaga.

Mulai dari Tebing Tinggi, Palembang, Lampung, Merak, Cikampek, Purbaleunyi, Cipali, Palikanci, Brebes, Salatiga, Jombang, Probolinggo, hingga Tabanan, Bali. Pada tahun ini, Astra Siaga Lebaran 2024 turut menambah 130 bengkel siaga Astra untuk roda empat, dan 169 untuk roda dua yang tersebar di seluruh Indonesia.

“Mereka akan tetap beroperasi dalam jam kerja normal pada hari libur cuti Lebaran agar kendaraan para pemudik tetap mendapatkan perawatan terbaik selama liburan mudik Lebaran,” jelas Arnold. Selain itu, 61 Garda Siaga 24 jam dan 66 Emergency Roadside Assistance akan turut serta memberikan bantuan darurat kepada para pemudik.

Astra Siaga Lebaran tahun ini turut menyiapkan armada layanan darurat di jalan untuk pemudik, yang diperkuat dengan Armada Garda Siaga dari Asuransi Astra, serta Armada Emergency Roadside Assistance AstraWorld untuk kendaraan roda empat.

Terdapat 16 Pos Siaga roda empat Astra di sepanjang jalur mudik Pulau Jawa, Bali, dan Sumatra. “Di Pos Siaga Astra para pemudik dapat singgah untuk melakukan pemeriksaan kendaraan berupa servis ringan dan menggunakan fasilitas yang tersedia di Pos Rehat Astra. Seperti, makanan dan minuman ringan, serta penggunaan jaringan wifi gratis,” pungkas Arnold. (red)

Sindikat Narkoba Dibongkar Polresta Banyuwangi, 6,1 Kilogram Sabu Disita

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Satnarkoba Polresta Banyuwangi mendapat tangkapan istimewa. Sindikat peredaran narkoba kelas kakap berhasil dibongkar. Dari para terduga pelaku disita barang bukti sabu hingga 6 kikogram lebih.

Sebanyak tiga terduga pelaku terlibat dalam jaringan ini. Masing-masing berinisial KDS (20), MTS (27) dan AAS  (23), seluruhnya warga Kalipuro, Banyuwangi. Terbongkarnya kasus ini berawal dari tertangkapnya terduga pelaku KDS. Remaja ini kedapatan membawa satu paket hemat sabu.

Beratnya 0,2 gram. Dia diamankan ketika menunggu pembeli sabu di sebuah warung dekat Pelabuhan Ketapang. Begitu tertangkap, KDS langsung bernyanyi. Dia mengaku mendapatkan barang dari terduga MTS.

Polisi kemudian memburu MTS di rumahnya. Pemuda ini  menyerah setelah ditemukan 5 paket sabu di kamarnya. Tak berhenti di sini, polisi terus mengembangkan temuan itu. Hasilnya,  MTS memilih buka mulut. Dia menyebut nama AAS sebagai pemasok sabu.

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk memburu AAS. Pemuda ini diciduk polisi tanpa perlawanan. Ketika rumahnya digeledah, polisi menemukan bungkusan mencurigakan. Setelah diperiksa, isinya kristal putih, persis sabu.

Benda itu dibungkus dalam 13 paket. Saat ditimbang, total mencapai 6.435 gram atau lebih dari 6 kilogram. “Ketiga terduga pelaku diamankan hampir bersamaan. Ini barang  bukti terbesar di Banyuwangi,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Nanang Haryono didampingi Kasat Narkoba Kompol M. Khoirul Hidayat, Jumat (5/4/2024).

Jika dihitung, sabu yang diamankan nilainya mencapai Rp 7,2 miliar. Polisi masih mengembangkan asal – usul sabu tersebut. Apalagi, nilainya cukup banyak. Dugaan sementara, sabu itu dikirim melalui jaringan internasional.

“Ini yang masih kita telusuri. Siapa pemasoknya, termasuk jaringannya. Bisa nasional atau internasional,” jelas Kapolresta. Bersama barang bukti, para terduga pelaku diamankan ke Polresta Banyuwangi. Ketiganya masih terus menjalani pemeriksaan maraton.

Sementara, barang bukti sabu 6 kilogram langsung dimusnahkan di Polda Jatim bersama Kejaksaan. (udi)

Ribuan Nakes di Banyuwangi Diterjunkan Ikut Amankan Arus Mudik

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sedikitnya, 1.071 tenaga kesehatan (nakes) di Banyuwangi ikut diterjunkan mengamankan arus mudik dan balik. Mereka di tempatkan di pos-pos pelayanan kesehatan (posyankes) di jalur mudik dan destinasi wisata.

Sisanya, para nakes bersiaga di sejumlah puskesmas dan rumah sakit selama 24 jam. Para nakes ini ditugaskan memberikan layanan kepada pemudik dan pengunjung wisata yang membutuhkan penanganan medis.

Sedikitnya terdapat 10 posyankes, 45 puskesmas, 13 rumah sakit, dan 62 klinik yang disiagakan selama libur Lebaran. Layanan dibuka setiap hari, mulai 4 – 16 April. “Meski banyak nakes disiagakan, para pemudik harus tetap berhati-hati. Jika lelah, segera istirahat,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (4/4/2024).

Dari sekian posyankes yang disiagkan, 8 diantaranya bergabung dengan pos pengamanan mudik Kepolisian. Lokasinya tersebar mulai Wongsorejo hingga Kalibaru. Seluruhnya buka selama 24 jam.

Setiap posyankes dilengkapi tenaga dokter, paramedis dan mobil ambulans. “Nakes kita datangkan dari RS, puskesmas atau klinik,” kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, Amir Hidayat.

Posyankes melayani penanganan kesehatan ringan. Misalnya, mabuk perjalanan, diare atau stabilisasi pasien kegawatdaruratan sebelum ke rumah sakit. Ada juga posyankes khusus di Stasiun Ketapang dan Bandara Banyuwangi.

Selain pos kesehatan, pemkab juga menyiagakan 28 puskesmas selama libur lebaran. Ada 18 puskesmas rawat inap yang  buka selama 24 jam. (udi)

NSA – YPPI Bagikan Takjil dan Buka Puasa Bersama di Bulan Ramadhan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Di Bulan Suci Ramadhan 1445 H yang penuh berkah ini, NSA – YPPI melakukan rangkaian kegiatan mulai dari berbagi takjil, berbagi kasih dan buka puasa bersama. Kegiatan berbagi takjil dilakukan oleh siswa-siswi NSA dengan didampingi guru dan staf NSA mulai dari jenjang SD, SMP, SMA NSA dilakukan dengan penuh antusias dan sukacita.

Hal itu dikemukakan Kepala Divisi Operasional Yayasan Pendidikan dan Pengajaran Indonesia (YPPI), Pujiati, SM, di Surabaya Kamis (4/4). Ia menyatakan, sekolah YPPI juga mengagendakan acara berbagi takjil yang dilakukan oleh siswa/siswi.

‘’Tujuan dari kegiatan ini untuk mengajarkan anak dengan terjun langsung dan berbagi kepada sesama tanpa harus membeda-bedakan. Kegiatan yang penuh berkah juga dilakukan oleh Parets NSA dari TK, SD, SMP dan SMA NSA melalui berbagi kasih untuk cleaning service, security, gardener, driver dan tukang,’’ kata Puji.

YPPI buka puasa bersama dengan media. (foto/ist)

Dalam semangat kebersamaan dan persaudaraan, Keluarga Besar YPPI dari Sekolah NSA, Sekolah YPPI dan Universitas Uwika juga melakukan buka puasa bersama untuk mempererat tali silahturami dan persaudaraan antara guru, staf & dosen YPPI yang diadakan di Sekolah NSA Jl. Dharmahusada Indah Barat VI No. 1.

Buka puasa bersama keluarga besar YPPI terdiri dari guru, staf & dosen ini dilakukan secara rutin setiap tahunnya. Kegiatan ini untuk mempererat kebersamaan dengan sesama guru, staf dan dosen dibawah naungan YPPI.

Selain kegiatan diatas kami juga mengadakan acara buka puasa bersama dengan media yang diadakan di Hotel Harris Gubeng, Jl. Bangka No 8-18 Surabaya. ‘’Ini sebagai wujud rasa terima kasih kami atas supportnya dan hubungan kerjasama yang telah terjalin dengan baik dengan NSA dan YPPI selama ini dan untuk mempererat tali silahturami kami dengan para rekan media. Buka puasa bersama dengan media ini adalah pertama kali yang kami adakah dengan puluhan rekan media yang hadir,’’ ujarnya. (bw)