Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jatim ikut turun tangan mengamankan pemudik Lebaran. Sedikitnya dua kapal dikerahkan mengawasi aktivitas penyeberangan di Selat Bali. Dua armada ini membantu armada Satpolair Polresta Banyuwangi.
Penyeberangan Jawa – Bali ini mendapat atensi khusus lantaran menjadi jalur padat arus mudik. “Kami terjunkan 2 kapal dari Ditpolairud, ditambah juga kapal BKO dari Mabes Polri,” kata Dirpolairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, disela memimpin pengamanan di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (7/4/2024).
Menurutnya, kapal yang diterjunkan fokus mengamankan aktivitas pelayaran kapal ferry yang membawa pemudik. Baik dari Bali maupun dari Jawa. “Jangan sampai ada laka laut. Jadi, kita pantau dengan patroli,” jelas mantan Kapolresta Banyuwangi ini.
Patroli juga mengantisipasi kemungkinan kapal pembawa pemudik terjadi masalah. Personel Polair dengan kapalnya akan menjadi pemandu. Sehingga, pemudik di atas kapal tidak mengalami kepanikan.
Memasuki H-4 Lebaran, pergerakan kapal di Selat Bali makin sibuk. Hal ini seiring meningkatnya arus pemudik yang pulang dari Bali. Atau, wisatawan dari Jawa yang akan menyeberang ke Bali.
“Data tiga hari terakhir, penumpang yang menyeberang dari Bali sudah tembus 44.609 orang, roda dua 7.357 unit dan roda empat 3.809 unit,” jelas Arman. Selain penyeberangan Ketapang – Gilimanuk, pihaknya juga menerjunkan kapal pengamanan di Pelabuhan Jangkar, Situbondo.
Wilayah ini menjadi atensi pengamanan karena jalur favorit pemudik ke sejumlah wilayah. Salah satunya ke Kepulauan Madura. “Selain Jangkar dan Ketapang, kami juga fokus pengamanan di perairan Tanjungperak,” tegas Arman. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Memasuki puncak arus mudik, Pelabuhan Ketapang dan Gilimanuk sama-sama dipadati kendaraan, Minggu (7/4/2024). Di Ketapang, kendaraan roda empat yang akan menyeberang ke Bali melonjak tajam. Mereka kebanyakan wisatawan domestik yang akan berlibur Lebaran ke Bali.
Sedangkan dari Gilimanuk, didominasi roda dua. Kepadatan roda empat di Pelabuhan Ketapang mulai terjadi sejak pagi. Mereka didominasi kendaraan berplat nomor sejumlah kota besar. Seperti Jakarta, Surabaya dan Malang.
Meski padat, kendaraan tak butuh waktu lama untuk bisa masuk kapal. Rata-rata tak sampai 1 jam mengantre. “Kondisinya memang padat, tapi lancar masuk kapal, hanya 30 menit,” kata Wili, salah satu wisatawan asal Surabaya.
Pria ini setiap tahun memilih Bali untuk liburan Lebaran. Alasanya, lokasinya tidak terlalu jauh. Lalu, banyak pilihan tempat untuk dikunjungi. “Tadi dari Surabaya berangkat dini hari. Sekarang sudah mau masuk kapal,” ujarnya.
Data dari Posko Pelabuhan Ketapang, penumpang yang menyeberang ke Bali pada Sabtu (6/4/2024) hingga Minggu (7/4/2024) dini hari mencapai 29.056 orang. Kendaraan roda dua sebanyak 550 unit, sedangkan roda empat tembus 4.868 unit.
Sementara, dari Pelabuhan Gilimanuk, jumlah pemudik yang menyeberang ke Banyuwangi mencapai 71.280 orang. Kendaraan roda tembus 13.359 unit. Selanjutnya, kendaraan roda empat sebanyak 6.072 unit. Sesuai prediksi, Sabtu dan Minggu menjadi puncak arus mudik dari Jawa ke Bali. (udi)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) Jawa Timur yang kurang beberapa bulan, terus menghangat. Tak hanya siapa yang akan menantang petahana gubernur, tetapi juga siapa saja yang akan maju mencalonkan diri dan dicalonkan untuk maju menjadi calon wakil gubernur (cawagub) Jawa Timur.
Seperti diketahui, partai-partai kini masih mencoba untuk menyodorkan nama-nama kader partai, sehingga kans para ketua DPD partai-partai di Jatim terus menguat. Akhir-akhir ini muncul nama Muhaimin Iskandar atau Cak Imin Ketua Umum PKB, Tri Rismaharini kader PDIP yang saat ini menjabat Menteri Sosial.
Juga Ketua DPD Gerindra Jatim Anwar Sadad, Ketua Golkar Jatim, M Sarmuji, Bupati Sumenep Achmad Fauzi dan lainnya. Lalu, apakah masih ada dan perlu munculnya nama-nama di luar kader partai?
Surokim Abdus Salam pengamat politik yang juga peneliti Senior Surabaya Survey Center (SSC) menyampaikan, dinamika politik Jatim masih memungkinkan untuk memajukan kandidat non kader partai sebagai penguat bagi munculnya calon-calon berkualitas, seperti dari perguruan tinggi, ormas, LSM atau pegiat sosial kemasyarakatan yang lain.
“Demikian juga dengan munculnya nama Lutfil Hakim Ketua PWI Jawa Timur, yang selama ini sudah banyak orang tahu kualitasnya,” kata Surokim, yang juga dosen Universitas Trunojoyo Madura, Minggu (7/5/2024).
Menurut Surokim, semua ini perlu diikhtiarkan agar politik kita kian dinamis dan bisa muncul para kandidat potensial yang akan membuka peluang munculnya kandidat-kandidat berkualitas. “Sehingga bisa lebih kompetitif,” ujarnya.
Munculnya nama-nama diluar partai, seperti Lutfil Hakim Ketua PWI Jatim ini, menurut Surokim, sekaligus menjadi penantang, sosok-sosok baru kandidat para pemimpin yang akan ikut kontes.
“Adanya stok calon yang melimpah akan membuat kompetisi pilkada jauh lebih menarik dan kompetisi bisa berlangsung lebih demokratis,” ujar Surokim. Peta ini juga akan membuat Pilkada jauh lebih terhormat dan bermartabat, yang diyakini akan bisa menghasilkan para pemimpin berkualitas dan berintegritas.
Serta memungkinkan munculnya tokoh-tokoh kejutan untuk Jatim. Diakui Surokim, memang jalannya tidak mudah, tetapi munculnya para pemimpin daerah dari nonkader partai biasanya lebih komunikatif dan lebih cepat adaptif dan akomodatif.
“Yang pasti lebih leluasa bergerak melakukan berbagai terobosan dan perubahan baru, karena biasanya jauh lebih independen,” tambah Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Budaya (FISIB) ini. (bw)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Indahnya kawasan Pantai Utara Surabaya dilihat dari pusat kota. Surabaya adalah kota besar di Indonesia, bersama Jakarta, Bandung, Bekasi, Semarang, Medan, Palembang, Tangerang, Makassar, Batam. Walau termasuk kota besar, namun, kalau di;ihat dari sudut luas wilayah, Surabaya hanya menduduki peringkat ke-23 di Indonesia.
Jauh dibawah Palangkaraya, Dumai, dan Tidore Kepulauan yang berada di urutan satu, dua, dan tiga. Secara administrasi Surabaya dibagi lima wilayah. Yaitu, pusat, utara, barat, selatan, dan timur. Daerah timur dan utara memiliki wilayah pantai dengan garis pantai yang cukup Panjang.
Sedangkan wilayah pusat, selatan, dan barat adalah daerah perkotaan yang memiliki fungsi perkantoran, permukiman, pusat perbelanjaan, dan perhotelan. Dari sekian banyak hotel yang ada di pusat kota Surabaya, ada satu hotel yang memiliki keistimewaan dan keunikan tersendiri.
Yaitu, Leedon Hotel & Suites. Selain letaknya yang berada di dekat kantor Pemerintah Kota Surabaya, Masjid Muhajirin, Komplek Sekolah SMA Negeri, Mall Grand City, Markas Garnisun, Gedung Cak Durasim, Pusat oleh – oleh Genteng, Gedung Siola, dan masih banyak lagi.
Dari kolam renang kawasan Suramadu terlihat jelas. (foto/ist)
Hotel ini memiliki gedung yang tinggi dengan pemandangan menarik menghadap ke pusat kota di selatan dan menghadap ke arah utara hingga terlihat jelas keindahan pantai Suramadu.
‘’Ini ada kelebihan di hotel kami. Sehingga menjadi sensasi tersendiri bagi tamu-tamu yang menginap disini’’ kata General Manager Leedon Hotel & Suites, Tatok Hariyanto, kepada pawartajatim.com, Sabtu (6/4/2024).
Banyak tamu yang menginap dan memanfaatkan sensasi nan langka yang ditawarkan hotel baru di kota Pahlawan ini. Mereka betul-betul menikmati semua fasilitas yang tersedia seperti kemudahan akses ke berbagai lokasi, kamar bersih, bagus, modern yang dilengkapi WiFi AC, kamar mandi nyaman. Dan fasilitas lain seperti restauran, kolam renang, gym, spa.
“Hotel kami juga memiliki meeting room dan ball room sesuai kebutuhan acara,” ujar Senior Sales Manager Leedon Hotel & Suites, Indah Prestiwati, saat mendampingi Tatok Hariyanto.
Gedung Leedon Hotel & Suites terlihat gagah menjulang tinggi. (foto/ist)
Sebagai hotel yang menyediakan dan menjual produk serta layanan seperti kamar, ruang pertemuan, kolam renang, spa, makanan dan minuman, hotel ini mempersiapkan segala sesuatunya secara profesional.
Contohnya program paket Ramadhan Insight atau Ramadhan Ceria yang sudah berjalan dua tahun ini selalu ramai dan penuh pesanan, hampir setiap hari lima fasilitas tempat yang digunakan sebagai tempat Iftar di hotel tersebut selalu ramai, sehingga tempat parkir menjadi penuh, dan kendaraan bermotor roda empat dan roda dua sampai meluber di jalan.
“Kami menyiapkan Iftar Ramadhan Insight secara profesional, mulai perencanaan, tema, SDM, menu hingga promosi. Hasilnya betul-betul sesuai harapan,” timpal Marketing & Event Leedon Hotel & Suites, Adi.
Sebagai General Manager yang bertanggung jawab penuh atas penyelenggaraan hotel, Tatok Hariyanto selalu memberikan motivasi kepada para staffnya. Tak jarang manager senior di Surabaya ini turun langsung memberikan arahan.
Termasuk meninjau langsung pelaksanaan Iftar Ramadhan Insight, mulai dari memeriksa ketersediaan menu makanan, piring kotor di meja, hingga memberikan arahan kepada pembawa acara.
Seakan- akan pria ini ingin memastikan bahwa tidak ada auto pilot, semua harus dipastikan secara secara detail pelaksanaan di lapangan. (nanang)
Gresik, (pawartajatim.com) – Menjelang berakhirnya bulan Ramadhan dokter ini melakukan kegiatan berbagai. Direktur Rumah Sakit/RS Wates Husada dr Titin Ekowati menggelar kegiatan santunan anak yatim piatu.
Perempuan yang jadi incaran banyak parpol menjelang Pilkada Gresik 2024 ini rutin menggelar kegiatan santunan setiap menjelang lebaran. Kegiatan dilaksanakan di area rumah sakit di Desa Wates Balongpanggang, Sabtu (6/4).
Penerima santunan total ada 300 anak yatim. Mereka berasal dari sejumlah wilayah di Kabupaten Gresik, Mojokerti dan Lamongan yang mendapatkan santunan. Mereka mendapatkan uang tunai, perlengkapan sholat, perlengkapan sekolah serta bermacam nutrisi.
“Kegiatan sosial santunan ini rutin tahunan setiap bulan Ramadan. Ini sebagai bentuk kepedulian RS Wates Husada Balongpanggang terhadap sesama dan lingkungan, serta diharapkan dapat memberi manfaat dan keberkahan,” kata Direktur Utama RSWH dr Titin Ekowati.
Tak hanya itu, pada 22 April mendatang dirinya juga akan mengadakan kegiatan donor darah yang bekerjasama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Gresik. “Terbuka untuk umum. Untuk pegawai RSWH juga ikut serta. Donor darah ini juga menjadi agenda rutin bagi kami,” ungkap dokter wanita ini yang juga koordinator Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI) wilayah Pantura.
Kemudian untuk memberikan layanan yang terbaik bagi masyarakat, RSWH saat ini dalam proses naik kelas dari Rumah Sakit tipe D ke tipe C. Sehingga berbagai upaya dilakukan, selain pemberian layanan yang terbaik juga menambah beberapa fasilitas seperti penambahan bed (tempat tidur pasien).
“RSWH dalam proses naik kelas tipe C dalam tahun ini. Karena itu, sarana dan prasarana (sarpras) serta sumber Daya Manusia (SDM) pun telah kami siapkan dengan matang,” papar wanita alumni Universitas Erlangga ini.
“Kami juga sudah siapkan 65 bed bagi pasien, juga dokter- dokter spesialis,” imbuh dr Titin Ekowati. (dra)
Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pada penghujung bulan penuh berkah organisasi dibidang hukum ini berbagi dengan sesama. Memasuki malam 27 Ramadhan, DPC Ikadin (Ikatan Advokat Indonesia) Sidoarjo berbagi dengan puluhan anak yatim.
Ketua dan pengurus Ikadin ini mendatangi Panti Asuhan Yatim Piatu Amanah Bina Insani, Dusun Gebang, Desa Gisik Cemandi, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (6/4). Kegiatan sosial dengan tema ‘Berbagi berkah Ramadhan 1445 H’ tersebut sebagai bentuk kepedulian organisasi advokat kepada mereka yang membutuhkan.
Kehadiran Ketua DPC Ikadin Sidoarjo Andry Ermawan SH, ke panti asuhan yang berada di pesisir tersebut didampingi oleh para pengurus, termasuk Dewan Penasehat DPC Ikadin Sidoarjo Agung Silo Widodo Basuki SH MH.
Bahkan, kedatangan para advokat ini sepertinya sudah ditunggu-tunggu oleh anak-anak yatim. Mereka langsung disambut hangat oleh pimpinan panti asuhan, Ustad H Asmo beserta Nyai, dan puluhan anak-anak yatim yang selama ini tinggal di dalam panti asuhan.
Ketua DPC Ikadin Sidoarjo, Andry Ermawan SH mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan rutin yang dilakukan oleh organisasinya setiap tahun. Yaitu, silaturahmi dan berbagi berkah Ramadhan kepada anak-anak yatim piatu yang berada di panti asuhan.
Namun kali ini, tidak hanya memberikan santunan berupa uang saja, melainkan juga bingkisan lebaran dan makanan untuk mereka berbuka puasa. “Ini adalah kegiatan rutin DPC Ikadin Sidoarjo, yang kami lakukan setiap tahun.
Alhamdulillah kami ada rejeki dan menyisihkan sedikit untuk adik-adik kami untuk lebaran dan berbuka puasa,” tutur Andry asli putra Kepulauan Riau ini. Praktisi hukum alumnus FH-UII (Fakultas Hukum-Universitas Islam Indonesia) ini juga berharap agar kegiatan sosial tersebut nantinya dapat berjalan setiap tahun.
“Semoga Allah memberikan rejeki kepada kita semua, sehingga kegiatan ini dapat berjalan lancar setiap tahun,” papar alumnus SMAN 6 Pekanbaru ini. Sementara itu, Pimpinan Panti Asuhan Amanah Bina Insani, Ustad H Asmi, menyampaikan rasa terimakasih kepada DPC Ikadin Sidoarjo yang peduli terhadap anak-anak yatim.
“Alhamdulillah, kami menyampaikan banyak terimakasih atas kepedulian IKADIN Sidoarjo kepada anak-anak kami yang berada di pesisir ini. Semoga bapak-bapak yang peduli ini diberikan keberkahan. Berkah rejekinya dan berkah keluarganya, amiin,” pungkas Ustad H Asmo.
Usai memberikan santunan, para pengurus DPC Ikadin Sidoarjo langsung melaksanakan buka puasa bersama di RM Tempo Doeloe. (dra)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Polresta Banyuwangi bertindak tegas terhadap aksi sound horek yang diduga akan digelar di malam takbiran. Satu rombongan sound horek dipulangkan dari jalan raya Kalibaru, Banyuwangi, Sabtu (6/4/2024) pagi. Mereka terjaring razia penyekatan jalur di perbatasan Banyuwangi-Jember itu.
Rombongan sound horek ini diangkut menggunakan truk fuso bernopol P 9816 VG. Polisi yang bertugas di Pos Pengamanan Kalibaru mendapati truk berwarna orange ini melintas. Begitu diperiksa ternyata membawa tumpukan sound. Rencananya, akan dikirim ke Desa Sumbersewu, Muncar.
Selam aini, desa ini dikenal dengan atraksi battle sound ketika momen takbiran. “Pengemudi truk diberikan imbauan, lalu diminta putar balik ke daerah asal,” kata Kapolsek Kalibaru Iptu Yaman Adinata.
Dipulangkannya rombongan sound ini menyusul seruan Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Nanang Haryono terkait aktivitas berlebihina di malam takbiran. Diantaranya, membakar petasan, konvoi sepeda motor brong dan takbiran dengan suara pengeras berlebihan.
“Kegiatan ini berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat,” kata Kapolresta. Tak hanya sound horek, pihaknya mengimbau warga menjauhi narkoba dan minuman keras di malam takbiran. Warga yang merasa terancam dari gangguan keamanan bisa melapor ke call center 110 yang disiapkan Polresta Banyuwangi.
Larangan penggunaan sound horek ini sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Banyuwangi. Lembaga ini mengharamkan kegiatan takbir dengan membawa sound berlebihan atau sound horek. Selain menganggu kenyamanan, kegiatan itu tak mencerminkan hari kemenangan sebagaimana makna Idul Fitri.
“Kami tidak saja melarang, tapi haram (takbiran pakai sound berlebihan),” kata Ketua MUI Kabupaten Banyuwangi, KH. M. Yamien. (udi)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebagai preferred dealer mobil Toyota di Indonesia, Auto2000 siap menemani mobilitas mudik dan libur Lebaran 2024 yang terbilang panjang. Karena itu, diperkirakan akan banyak AutoFamily yang berkendara ke luar kota bersama keluarga tercinta.
Beroperasi antara 4–15 April 2024, terdapat sekitar 9 Posko Siaga Auto2000 dan 115 Bengkel Siaga Auto2000 di sepanjang jalur mudik Lebaran tahun ini. Auto2000 berkomitmen untuk mengawal perjalanan mudik Lebaran dengan mengoperasikan 9 Posko Siaga Auto2000 di jalur utama mudik untuk memberikan rasa tenang kepada AutoFamily.
‘’Upaya kami memberikan kemudahan dan kenyamanan, diperkuat dengan beroperasinya 115 Bengkel Siaga di berbagai wilayah di masa libur Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama, sehingga kebutuhan perawatan dan perbaikan mobil Toyota AutoFamily tetap dapat dilayani dengan baik dan tanpa kendala,” kata Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, Kamis (4/4/2024). (bw)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Berbagi kebahagiaan di Ramadan yang penuh berkah. Di bulan yang suci yang penuh. Berkah dan ampunan ini, banyak institusi, lembaga, organisasi, maupun perorangan melakukan kebaikan dan berbagi kebahagiaan terhadap sesama.
Dengan mengusung tema ‘Indahnya Kebersamaan’, Hotel Majapahit Surabaya MGallery yang terletak di Jalan Tunjungan No 65 mengajak empat puluh lima anak yatim-piatu dan dhuafa dari Yayasan Darul Rahim untuk ngabuburit dan buka puasa bersama.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis (4/4) di Balai Adika Hotel Majapahit Surabaya MGallery. Berbeda dari yang lain, acara ngabuburit dan buka puasa kali ini dimulai dengan hotel tour yang bertujuan untuk mengedukasi sekaligus mengingatkan kembali sejarah perjalanan kemerdekaan negara Indonesia, diantaranya adalah tragedi perobekan bendera yang pernah terjadi di Hotel Majapahit pada 17 September 1945.
Didampingi oleh beberapa karyawan dari Hotel Majapahit, anak-anak Yayasan Darul Rahim mengikuti dan mendengarkan cerita sejarah hotel legendaris dan menjadi simbol perjuangan Arek-Arek Suroboyo ini dengan penuh semangat dan antusias.
“Kami ingin menanamkan nilai-nilai kepahlawanan dan rasa cinta tanah air,” kata General Manager/GM Hotel Majapahit Surabaya MGallery, Kahar Salamun, kepada pawartajatim.com, Kamis (4/4/2024).
Setelah puas mengelilingi dan menikmati sejarah dan keindahan Hotel Majapahit. Semua peserta diajak untuk memasuki area ballroom untuk mendengarkan sambutan dari Kahar Salamun selaku General Manager Hotel Majapahit Surabaya MGallery, dan dilanjutkan dengan tauziah oleh Ustadz H. Achmad Fadli dan pembacaan doa oleh Ustadz Abdul Ghoni.
Untuk memeriahkan acara ini, anak-anak Yayasan Darul Rahim juga mempersembahkan penampilan seni Al Banjari yang menambah kemeriahan. Kemudian diikuti dengan pemberian santunan dari manajemen Hotel Majapahit Surabaya MGallery kepada Yayasan Darul Rahim.
“Alhamdulillah, kami bisa berbagi kepada anak-anak yatim piatu yang membutuhkan,’’ jelas General Manager senior ini. Acara ditutup dengan foto bersama, kemudian dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama.
Keceriaan dan kegembiraan tampak di wajah mereka, bahkan senyum mereka terlihat mengembang saat merasakan nikmatnya masakan yang dihidangkan oleh Chef Arry yang merupakan Executive Chef di Hotel Majapahit Surabaya MGallery.
“Anak anak tadi sangat senang dan menikmati hidangan yang ada,” tambah Marketing & Communications Executive Hotel Majapahit Surabaya MGallery, Essa Adelina. (nanang)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Fakta mengejutkan terungkap dari kasus sabu 6,1 kilogram yang dibongkar Polresta Banyuwangi. Ternyata, ketiga tersangka yang berinisial KDS (20), MTS (27) dan AAS (23), masih satu keluarga. Bahkan, KDS dan MTS tinggal satu rumah di kawasan Kalipuro, Banyuwangi.
Namun, dari catatan polisi, KDS dan MTS terbilang pemain baru. Keduanya belum pernah berurusan dengan hukum terkait narkoba. Sebaliknya, tersangka AAS adalah residivis. Pria ini pernah mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi dalam kasus narkoba. Dia baru keluar dari Lapas sekitar akhir tahun 2023.
Diduga, karena menganggur, tersangka AAS kembali tergiur bisnis sabu. Dia diduga mengajak kerabatnya, KDS dan MTS untuk bergabung dalam jaringan gelap itu. “Terduga AAS ini memang residivis,” kata Kasat Narkoba Polresta Banyuwangi Kompol M. Khoirul Hidayat, Jumat (5/4/2024).
Kuasa hukum ketiga tersangka sabu ini berharap ada keringanan hukuman bagi kliennya. Alasannya, ketiga kliennya sangat kooperatif menjalani pemeriksaan. Bahkan, mereka mau blak-blakan memberikan keterangan.
“Harapannya, ada keringanan hukuman. Mereka ini sangat kooperatif dengan penyidik dan membongkar semuanya,” kata Eris Utomo, kuasa hukum ketiga tersangka. Sindikat peredaran narkoba kelas kakap berhasil dibongkar Satnarkoba Polresta Banyuwangi.
Dari tangan pelaku diamankan sabu seberat 6,1 kilogram. Terungkapnya kasus ini berawal dari penangkapan tersangka KDS yang membawa 0,2 gram sabu. Setelah diperiksa, serbuk sabu didapat dari tersangka MTS.
Di rumah pria ini ditemukan 5 paket sabu. Ternyata, seluruh sabu itu dipasok oleh tersangka AAS. Polisi kemudian menggeledah rumah AAS dan menemukan barang bukti sabu dalam jumlah besar. Selain sabu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti lain. (udi)