Serahkan Food Truck, SIG Dukung Pemberdayaan Disabilitas

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dukungan pemerintah untuk mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu destinasi wisata unggulan terus digulirkan. Khususnya melalui berbagai program yang diadakan di lokasi setempat. Selain menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah, promosi wisata Danau Toba juga diharapkan mendorong pemberdayaan masyarakat untuk peningkatan dan pemerataan ekonomi daerah.

Partisipasi SIG sebagai perusahaan BUMN dalam ajang F1 Powerboat 2023 Danau Toba, memberi peluang untuk berkontribusi mendukung upaya pemerintah tersebut melalui penyerahan bantuan food truck kepada penyandang aadisabilitas di Panti Karya Hephata, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Bantuan yang merupakan hasil kerja sama antara SIG dengan PTPN IV diserahkan oleh GM Corporate Social Responsibility (CSR) SIG, Edy Saraya kepada Kepala Panti Karya Hephata, Pdt. Binsar Nababan di kantor HKBP, Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Jumat pekan lalu.

Penyerahan bantuan juga dihadiri oleh Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga dan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Martin Manurung. Berdiri sejak 3 Desember 1923, Panti Karya Hephata melakukan proses rehabilitasi bagi penyandang disabilitas melalui dua pendekatan, yaitu rehabilitasi berbasis panti dan berbasis masyarakat.

Kini, Panti Karya Hephata telah menjadi rumah bagi 68 penyandang disabilitas yang berasal dari seluruh wilayah di Indonesia, serta melayani dan mendampingi 803 para penyandang disabilitas yang tersebar di tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara.

Seluruhnya mendapatkan beragam layanan, diantaranya adalah layanan terapi dan pelatihan keterampilan untuk mewujudkan penyandang disabilitas yang berdaya secara holistik, mandiri dan inklusif.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan bantuan ini sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan poin kelima, yakni kepedulian terhadap disabilitas. ”Kami ingin turut hadir dan membantu peningkatan produktivitas penyandang disabilitas, serta mendukung pengembangan ekonomi kreatif sebagai upaya percepatan peningkatan perekonomian di daerah Sumatra Utara, khususnya Danau Toba yang menjadi destinasi wisata prioritas yang ditetapkan pemerintah. Bantuan ini juga selaras dengan arahan Kementerian BUMN untuk penyaluran program bantuan tepat sasaran berdasarkan pemetaan kebutuhan dan kepentingan,” kata Vita, Kamis (2/3).

Kepala Panti Karya Hephata, Pdt. Binsar Nababan menjelaskan, Hephata berasal dari bahasa Yunani yang berarti terbuka. Karena itu, ia berharap karya Panti Hephata membantu cara pandang masyarakat terhadap penyandang disabilitas, sekaligus terbuka untuk seluruh karya penyandang disabilitas.

Saat ini, ada 23 penyandang disabilitas yang telah diasuh dan dibina Panti Karya Hephata telah  menghasilkan berbagai macam produk kreatif, antara lain Kopi Racikan Mertua, Kukis kopi, kerupuk olahan ikan, bubuk jahe merah, lilin, dan pernak-pernik gantungan kunci.

Anak-anak (penyandang disabilitas) di sini memiliki beragam keterampilan. Karena itu kita adakan beragam kegiatan yang sesuai dengan minat mereka. Coba bayangkan, kita punya produk lilin yang pelatihnya itu Tunarungu dan wicara dan yang membuatnya Tunagrahita.

Produk lilin kita ini boleh diadu. Kalau kondisi normal tidak ada angin, lilinnya tidak meleleh. Ada juga anak kita Tunagrahita yang bisa buat manik-manik untuk gantungan kunci. Food truck ini kan mobilitasnya tinggi. Jadi selain kopi dan kuliner, apapun kontribusi anak-anak, itulah yang nanti kita sediakan di food truck ini.

‘’Jadi kemanapun kami keliling, karya anak-anak ada di situ. Jadi bantuan food truck dari SIG ini sangat berguna sekali untuk membantu pemasaran produk,” jelas Pdt. Binsar Nababan. Salah satu anak asuh Panti Karya Hephata, Bicardo Siburian dengan dibantu oleh seorang penerjemah, menyampaikan terima kasih kepada SIG atas bantuan food truck.

Dia mengaku senang karena bantuan ini akan memudahkannya menjual kopi. Selain memiliki kemampuan dalam menyajikan kopi Barista, pria berusia 29 tahun ini juga terampil membuat kerajinan manik-manik untuk dijadikan gantungan kunci, serta kerajinan dari akrilik.

Berkat kecerdasan dan keterampilannya tersebut, lulusan D3 Komputer ini difasilitasi untuk mengikuti pelatihan barista untuk disabilitas yang diadakan oleh Pusat Rehabilitasi YAKKUM, Yogyakarta, selama 2 bulan pada 2022 lalu. (dra)

Percantik Kota, PWI Gresik Tanam Pohon Tabebuya

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Organisasi insan media ini peduli terhadap lingkungan. Khususnya wajah kota. Persatuan Wartawan Indonesia/PWI Gresik menanam 250 pohon Tabebuya di Desa Pandanan, Kecamatan Duduk Sampean, kabupaten setempat.

Acara tanam pohon ini dalam rangkaian Hari Pers Nasional/HPN dan HUT PWI ke-77. Kegiatan ini digelar untuk menjaga lingkungan Gresik sebagai kota industri. Ketua PWI Gresik Ashadi Ikhsan, mengatakan, gerakan memanam pohon ini sebagai langkah untuk membantu, menjaga kualitas udara di Gresik.

Mengingat dampak dari tanam pohon ini sangat positif. “Berdasarkan penelitian yang saya baca, 1 pohon mampu mengolah karbon dioksida menjadi 1,2 kilogram oksigen. Padahal, kebutuhan manusia 0,5 kilogram oksigen per-harinya. Artinya 1 pohon bisa menghidupi 2 orang setiap hari. Jika ini menjadi gerakan massif, dampaknya sangat luar biasa,” papar Ashadi, disela-sela acara tanam pohon Tabebuya di Pandanan Gresik, Rabu (1/3).

Rencananya, lanjut Ashadi, 250 pohon Tabebuya itu akan ditanam di sejumlah spot-spot di Kecamatan Duduk Sampeyan. Salah satunya, di jalan yang terkena dampak pelebaran jalan. Dari dampak itu, banyak pohon ditebang untuk proyek tersebut.

Pria asli Duduk Sampean Gresik ini juga mengapresiasi semua pihak yang turut membantu berkontribusi dalam kegiatan yang mengusung tema “Menanam Pohoh Menjaga Kehidupan” itu. Khususnya kepada PT Wilmar Nabati Indonesia, PT Petrokimia Gresik dan PT Indospring Tbk.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberi pengarahan sebelum kegiatan tanam pohon Tabebuya dimulai. (foto/dra)

“Tak lupa kami menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Gresik, Asosiasi Kepala Desa (AKD) Duduk Sampeyan dan seluruh jajaran yang ikut membantu mensukseskan kegiatan ini,” tandasnya. Sementara itu, Ketua DPRD Gresik, M. Abdul Qodir, memberi acungan jempol terhadap penyelenggaraan kegiatan ini.

Dia berharap, kegiatan ini bermanfaat bagi masyrakat. Mengingat Gresik merupakan kawasan industry. Sehingga pengelolaan lingkungan perlu dilakukan. Salah satunya dengan kegiatan penghijauan ini.

“Gerakan menanam pohon ini bisa memperbaiki mutu udara kita. Selain itu, peningkatan mutu air dan pengelolaan sampah juga terus kita maksimalkan,” tandas Qodir. Senada dengan Ketua DPRD, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, mengapresiasi kegiatan yang digagas PWI ini.

Menurut dia, menanam pohon ini sejalan dengan visi dan misi Nawakarsa Pemkab Gresik Lestari. “Semoga PWI dan Pemkab Gresik, khususnya Dinas LH bisa terus berkolaborasi agar kegiatan  ini dapat menjadi gerakan massal,” katanya.

Gus Yani, mengatakan, gerakan menanam pohon dan menjaga lingkungan terus digalakkan Pemkab Gresik. Pihaknya berkomitmen untuk bisa meraih penghargaan Adipura tahun depan. “Selain penghijauan, pengelolaan sampah menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk meraih penghargaan tersebut,” tandasnya.

Terkait pengelolaan sampah, lanjut bupati Milenial ini, pihaknya masih merampungkan TPA Belahan Rejo, Kedamean. “Insya Allah sebelum akhir tahun sudah rampung,” tegasnya. Orang nomor satu di Gresik itu menyatakan, rela mengeluarkan dana pribadi untuk membeli ratusan bibit pohon.

Pohon itu rencananya akan ditanam di median jalan di kawasan Desa Palebon Kec. Duduk Sampean yang seringkali dijadikan parkir truk liar. “Saya berpesan, menanamlah apapun walaupun besok kiamat. Nanti hasil menanam akan kita petik hasilnya. Sekali lagi, semoga kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat,” pungkasnya. (dra)

Tren Digitalisasi Wajib Diimbangi Pemahaman Risiko Serangan Siber

0

Solo, (pawartajatim.com) – Masyarakat diminta tidak mudah tergoda dengan berbagai modus kejahatan siber. Sebagai contoh, masyarakat harus menyadari bahwa informasi data pribadi yang digunakan dalam bertransaksi baik melalui platform digital ataupun e-commerce harus dijaga dengan baik.

Penegasan itu dikemukakan Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan/LPS Didik Madiyono, di Solo Rabu (1/3). Hal tersebut, menurut dia, sangat penting, terlebih disaat pembayaran digital yang terus meningkat seiring inovasi sistem pembayaran nasional, dan pertumbuhan ekonomi digital termasuk di dalamnya bank digital. Dominasi cash juga mulai berkurang, tergantikan oleh pembayaran cashless.

“Disamping perkembangan digitalisasi yang pesat, kita juga perlu menyadari beberapa risiko atas tren digitalisasi tersebut seperti risiko serangan siber, kebocoran data sensitif, serta bentuk-bentuk risiko operasional lainnya yang terkait dengan sistem informasi dan teknologi,” ujar Didik, di acara Jateng Digital Conference di Solo Rabu (1/3).

Berdasarkan data transaksi uang elektronik, selama tahun 2022 terjadi transaksi uang elektronik di Indonesia sebanyak 6,9 miliar kali transaksi dengan nilai transaksi mencapai Rp 408 triliun. Tren kenaikan tersebut juga secara konsisten masih terjadi pada hingga pertengahan tahun 2022 baik secara volume maupun nilai.

“Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat semakin nyaman untuk menggunakan transaksi secara digital yang dianggap lebih praktis, mudah, dan aman,” tambahnya. Penting diketahui, perbedaan utama bank digital dan bank non-digital hanya pada delivery channel.

Namun, dalam hal regulasi dan peran penjaminan simpanan LPS, tidak terdapat perbedaan perlakuan antara bank digital dengan bank non-digital. “Sehingga, LPS sesuai amanat undang-undang tetap akan menjamin simpanan nasabah pada bank digital, dengan tetap melihat kriteria 3T,” jelasnya.

Sebagai informasi, kriteria penjaminan simpanan 3T LPS terdiri dari, pertama: Tercatat pada pembukuan bank, kedua: Tingkat bunga simpanan yang diterima nasabah tidak melebihi bunga penjaminan, ketiga: Tidak terindikasi melakukan fraud dan/atau terbukti melakukan fraud (tindak pidana di bidang perbankan).

Selanjutnya, jenis serangan siber yang banyak terjadi di masyarakat baru-baru ini adalah dengan mengirimkan sebuah tautan maupun file yang telah disusupi malware yang jika dibuka targetnya, akan memungkinkan pelaku untuk dapat mengakses berbagai hal dari perangkat yang digunakan targetnya secara tidak kasat mata.

Untuk itulah menurutnya, edukasi dan sosialisasi merupakan salah satu poin penting yang perlu dilakukan, khususnya yang dapat meningkatkan awareness masyarakat terhadap ancaman siber dan berbagai modus penipuan online.

“Meskipun digitalisasi keuangan tersebut memiliki banyak keunggulan, namun masyarakat  juga perlu selalu waspada dan perlu mengetahui risiko-risiko dari adanya perkembangan keuangan digital tersebut,” tutupnya. (bw)

BKKBN Jatim Gelar Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting

0

Jember, (pawartajatim.com) – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jawa Timur/Jatim menyelenggarakan kegiatan Peningkatan Kapasitas Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting Bagi Kader COE Tingkat Jatim Selasa (28/2). Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, MM di Ballroom Hotel Dafam Fortuna Jember.

Hadir Bupati Jember yang diwakili oleh Kepala DP5AKB Jember, Drs. Suprihandoko, MM, dan Kepala Balai Diklat KKB Jember, Ronald Stefen Rigo,SE. Kegiatan ditujukan untuk meningkatkan kualitas dan kompetensi pengetahuan pengelola Program Pembangunan Keluarga tentang program percepatan penurunan stunting khususnya Pengelola Kelompok Kegiatan COE (COE BKB, BKR, BKL, dan UPPKA) di Provinsi Jatim.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan motivasi pengelola Program Pembangunan Keluarga dalam upaya pelaksanaan kegiatan program percepatan penurunan stunting di Jatim, serta membangun Jejaring dan kemitraan dalam rangka menjalankan Program Pembangunan Keluarga.

Kegiatan ini akan berlangsung selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 28 Feruari hingga 3 Maret 2023 dan bertempat di Hotel Dafam Fortuna dan Hotel Royal Kabupaten Jember. Peserta kegiatan berjumlah 222 orang yang terdiri dari Kader COE BKB, Kader COE BKR, Kader COE BKL, Kader COE UPPKA, PKB Pembina COE BKL, PKB Pembina UPPKA, dan GenRe yang berasal dari 38 Kabupaten/Kota se-Jatim.

Handoko menyampaikan perasaan bangga Pemkab Jember karena ditunjuk sebagai tuan rumah kegiatan ini. Handoko juga menyampaikan bahwa Stunting menjadi hal yang sangat penting dalam pembangunan bangsa karena stunting sangat berkaitan erat dengan kualitas Sumber Daya Manusia.

Karena itu, pertemuan pelaksana program bagi para kader COE adalah pertemuan yang penting karena diharap dapat meningkatkan pengetahuan dan kompetensi dalam pembangunan keluarga, khususnya percepatan penurunan stunting.

“Diharapkan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik dari awal hingga akhir,” kata Handoko. Sebelum membuka kegiatan secara resmi, Erna menyampaikan terimakasih kepada seluruh peserta karena atas kerja cerdas, ikhlas, tanngap, dan cepatnya seluruh pelaksana program yang hadir.

Angka prevalensi stunting di Jatim turun 4,3 persen di tahun 2022 dibandingkan 2021. Target 14 persen di tahun 2024 harus tetap diusahakan sebagaimana amanah nasional. Selain itu, Erna juga memberikan arahan kepada seluruh peserta bahwa kita para Pelaksana Program Percepatan Penurunan Stunting telah berkomitmen untuk melakukan pencegahan stunting dari hulu.

Karena itu, COE BKR dengan dibersamai COE yang lain, perlu mengambil peranan penting untuk menjadi influencer bagi orang tua remaja, salah satunya untuk mengubah mindset tentang perempuan cantik.

“Sekarang, remaja yang dianggap cantik adalah yang putih, tinggi, dan kurus. Hal ini perlu kita luruskan bahwa remaja yang cantik adalah remaja yang sehat sehingga tidak ada lagi bayi terlahir stunting,” ujar Erna.

Erna juga menyampaikan bahwa masih ada 13 persen remaja yang menikah di usia muda. Kalau dilihat dari berbagai survey, hampir 60 persen sampai 70 persen karena hamil diluar menikah. Hal ini menunjukkan tidak adanya perencanaan. Dibutuhkan peran kader yang luar biasa untuk mendampingi keluarga dalam hal ini.

Selama kegiatan ini peserta akan dibagi menjadi 4 (empat) kelas dengan peserta dan materi yang berbeda-beda. Tiga kelas bertempat di Hotel Dafam Fortuna dan satu kelas di Hotel Royal.

Peserta kelas pertama adalah kader COE BKB yang akan menerima materi tentang Sekolah Orang Tua Hebat Tahan Dua. Sementara peserta kelas kedua adalah Kader COE BKL dan PKB Pembina COE BKL yang akan menerima materi tentang Selantang Standar Dua.

Kelas ketiga akan berisi tindak lanjut kegiatan lokakarya dan pelatihan fasilitator edukasi gizi dan pencegahan anemia pada remaja dengan sasaran Kader COE BKR. Kelas terakhir akan berisi materi Optimalisasi UPPKA dengan sasaran Kader COE UPPKA beserta PKB Pembina UPPKA.

Melalui semua materi yang disampaikan, seluruh peserta menjadi lebih siap dan semangat untuk melaksanakan Program Percepatan Penurunan Stunting di wilayah kerja masing-masing dengan harapan Jatim bisa mencapai angka prevalensi stunting sebesar 14 persen di tahun 2024. (bw)

IOH dan Huawei Tingkatkan Inovasi Bersama SRv6, Dorong Transformasi Digital Indonesia

0

Barcelona, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan penyedia solusi TIK global Huawei tentang inovasi bersama SRv6 di ajang Mobile World Congress (MWC) 2023. Berdasarkan perjanjian tersebut, kedua pihak akan bersama-sama melakukan penelitian dan verifikasi SRv6, sambil juga mempromosikan komersialisasi SRv6 skala besar untuk mempercepat transformasi ke arsitektur jaringan otomatis dan cerdas.

MoU tersebut ditandatangani oleh Desmond Cheung, Chief Technology Officer IOH, dan Daniel Wu, Director of Huawei Indonesia IOH Account. Acara penandatanganan ini juga dihadiri, Vikram Sinha, President Director and CEO IOH, Gary Lu, President of Huawei’s Network Marketing and Solution Sales Department, Linda Cui, President of Hutchison Global Key Account Dept, dan Long, CEO of Huawei Indonesia Tech Investment.

Chief Technology Officer IOH, Desmond Cheung, mengatakan, kerja sama antara IOH dan Huawei akan sangat mendorong perkembangan industri telekomunikasi di Indonesia. Pihaknya, akan bekerja sama untuk menyediakan layanan jaringan berkualitas lebih tinggi dengan pengalaman pelanggan yang lebih baik melalui konvergensi jaringan IP, konvergensi arsitektur jaringan, dan pengoptimalan arsitektur jaringan.

‘’Ini akan membantu IOH memelopori transformasi digital cerdas dan menetapkan tolok ukur untuk ekonomi digital global,” katanya. Sementara itu, Gary Lu dari Huawei menekankan bahwa pemimpin teknologi global itu akan terus berinovasi dan mendorong batas.

Dengan teknologi terdepan dalam transportasi konvergensi IP cerdas dan pengalaman luas dalam komersialisasi, Huawei akan membantu IOH membuat terobosan dalam aplikasi SRv6 dan memberikan layanan komunikasi yang lebih beragam bagi pengguna lokal.

Pengembangan berbasis informasi mengarah pada pertumbuhan eksplosif aplikasi Internet di seluruh dunia. Dengan meningkatnya skala jaringan dan munculnya era cloud, semakin banyak layanan jaringan yang muncul.

Pada gilirannya, layanan ini memberlakukan lebih banyak persyaratan pada jaringan. SRv6, sebagai protokol transport IP generasi berikutnya, terikat untuk memimpin pengembangan industri.

Huawei berharap dapat bekerja sama dengan mitra industri dan memanfaatkan keunggulannya dalam inovasi teknologi SRv6 dan pengalaman penerapan SRv6 untuk memberdayakan berbagai industri dan memfasilitasi pengembangan ekonomi digital.

Huawei siap mendukung IOH mengejar tujuannya untuk menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia dengan mempercepat transformasi digital bangsa. Dengan visinya untuk menjadi perusahaan telekomunikasi digital yang paling disukai di Indonesia, IOH terus mendorong pertumbuhan baik di industri telekomunikasi maupun ekonomi digital Indonesia melalui kinerjanya yang solid pada tahun 2022, tahun pertama sejak merger.

IOH telah bekerja dengan Huawei di berbagai bidang sejak 2005 dan mulai membangun jaringan transportasi konvergensi 5G-ready berbasis SRv6 pertama di kawasan Asia-Pasifik bersama dengan Huawei pada 2020.

MWC Barcelona 2023 berlangsung dari 27 Februari hingga 2 Maret di Barcelona, Spanyol. Huawei memamerkan produk dan solusinya di stand 1H50 di Fira Gran Via Hall 1. Bersama dengan operator global, profesional industri, dan pemimpin opini, Huawei menyelami topik-topik seperti kesuksesan bisnis 5G, peluang 5,5G, pengembangan hijau, transformasi digital, dan visinya menggunakan cetak biru bisnis GUIDE untuk meletakkan dasar bagi 5,5G dan membangun kesuksesan 5G untuk kemakmuran yang lebih besar. (bw)

Horee…., IOH Luncurkan Mini 3Store “3Kiosk” di Dua Kota

0

Jember, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison/IOH melalui brand Tri memperluas layanannya ke sejumlah kabupaten dan kecamatan di Jawa Timur/Jatim dengan menghadirkan “3Kiosk”. Setelah sukses meluncurkan 3Kiosk pertama Januari lalu, kini menyusul Kecamatan Besuki, Situbondo, dan Bondowoso yang siap merasakan pelayanan berkualitas dari IOH.

3Kiosk merupakan pusat distribusi dan layanan resmi Tri, berkolaborasi dengan local partner distributor, yang akan berfokus memberikan pelayanan bagi pelanggan dan retailer yang berdomisili di daerah pedesaan (rural). Layaknya 3Store yang berada di kota-kota besar.

3Kiosk menyediakan penjualan produk Tri ke pelanggan serta menangani permintaan, pertanyaan, keluhan, hingga kritik dan saran dari pelanggan. Adapun bentuk layanan yang diberikan di 3Kiosk mulai dari, ganti kartu, upgrade kartu ke 4G, ganti nomor ponsel, pilih nomor ponsel, registrasi prabayar, beli paket spesial, hingga aktivasi kartu turis.

Tak hanya itu, 3Kiosk juga melayani distribusi untuk memenuhi kebutuhan retailer yang berperan sebagai penyedia produk dan perpanjangan tangan untuk program Tri. Ke depan, IOH akan terus memperluas jangkauan 3Kiosk di sejumlah titik strategis lainnya di Jatim.

Terutama kecamatan dengan populasi dan site (pemancar jaringan) IOH terbanyak. Sepanjang tahun 2023, IOH menargetkan pembukaan 73 3Kiosk di Jatim, sementara untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur total 173 target pembukaan pada tahun ini.

District Operation Head East Java, Jember, & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, Vega Sumampouw, Selasa (28/2) mengatakan, “3Kiosk merupakan upaya kami untuk berada lebih dekat dengan pelanggan dan retailer di daerah pedesaan, sebagai bentuk rasa terima kasih dan apresiasi kepada pelanggan setia Tri.

Total hingga saat ini sudah ada sekitar 11 3Kiosk yang tersebar di Kecamatan di Jatim. Kami memilih dengan pertimbangan populasi dan site terbanyak yang memang kebutuhan pelanggannya cukup tinggi.

Pembukaan 3Kiosk juga menjadi salah satu upaya IOH untuk senantiasa memberdayakan masyarakat lokal dan UMKM di Indonesia, di mana local partner distributor yang akan menjadi mitra harus merupakan putra atau putri daerah tersebut.

Dengan adanya 3Kiosk, kami berharap pelanggan di daerah pedesaan dapat dengan mudah merasakan pelayanan dengan kualitas yang sama baiknya seperti di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Harapannya 1.000 pelanggan dapat dilayani setiap bulannya di setiap 3Kiosk. (bw)

Banyuwangi Anggarkan Rp 170 Miliar untuk Perbaikan Jalan Jelang Lebaran

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Menjelang datangnya Lebaran, jalanan di Banyuwangi mendapatkan perhatian khusus. Sedikitnya anggaran Rp170 miliar disiapkan untuk memperbaiki jalan rusak.

Pengerjaan jalan raya ini ditargetkan rampung sebelum Lebaran mendatang. Fokusnya penanganan jalan rusak yang menghubungkan antarkecamatan. “ Pengerjaan jalan ini akan dimulai sebelum Lebaran,” kata Plt. Kadis Pekerjaan Umum Cipta Karya, Perumahan dan Permukiman (DPU CKPP) Banyuwangi, Danang Hartanto, Rabu (1/3/2023) siang.

Dari miliaran anggaran yang disiapkan ini diperuntukkan membangun ruas jalan hingga 200 kilometer. Sejumlah ruas jalan yang tidak sempat dibangun tahun 2022 akan menjadi prioritas. Termasuk, tambahan ruas jalan yang masuk prioritas tahun 2023.  “ Tahun 2022, kami fokus pembangunan jalan lingkungan. Tahun ini, akan fokus pada jalan poros,” tegasnya.

Selain jalan poros antarkecamatan, perbaikan jalan juga menyasar jalan menuju kawasan wisata. Terutama yang akses jalannya rusak parah. Perbaikan dan pemeliharaan ruas jalan ini diharapkan memperlancar mobilitas warga. Apalagi, ketika Lebaran nanti. Sehingga, akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi. “ Kualitas pengerjaan ini akan diawasi ketat. Jenisnya pakai aspal dingin produk dalam negeri,” tutup Danang. (udi)

Sinergi Bidang Hukum,TPS Gandeng Kejari Tanjung Perak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya (Kejari Perak) Selasa, (28/2). Penandatanganan dilakukan Plt Direktur Utama TPS, Bambang Hasbullah bersama Kepala Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Aji Kalbu Pribadi, SH, MH.

Acara tersebut disaksikan Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, beserta instansi terkait di wilayah Pelabuhan Tanjung Perak. Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang merupakan induk dari TPS juga turut hadir dalam ceremony penandatangan MoU tersebut.

Bambang manyampaikan bahwa MoU ini sebagai landasan kerja sama sebagai salah satu pelaksanaan komitmen TPS terhadap tata kelola perusahaan yang baik serta kepatuhan terhadap hukum dalam mengelola terminal peti kemas TPS yang diamanahkan oleh SPTP.

“Harapan kami, kerjasama ini dapat lebih menguatkan terjaganya lingkungan usaha yang kondusif di wilayah Pelabuhan Utama Tanjung Perak Surabaya dari waktu ke waktu, terlebih dengan peran TPS sebagai pelaksana layanan public,” ungkap Bambang.

Pada kesempatan yang sama, Aji juga menyampaikan bahwa Kejaksaan Negeri Tanjung Perak hadir untuk bersama-sama TPS serta instansi serta pelaku usaha lain di wilayah kerja Kejaksaan Negeri Tanjung Perak dalam mengawal serta terus menerus meningkatkan kepatuhan terhadap hukum dalam berbagai bentuk.

Terutama dalam bentuk-bentuk dan kegiatan-kegiatan yang positif, termasuk memberikan pemahaman terhadap hukum yang dalam hal tertentu, sangat dinamis perubahannya, melalui penyuluhan hukum maupun legal sharing session. (bw)

LPS Sesuaikan TBP, Jaga Stabilitas Sistem Perbankan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dalam Rapat Dewan Komisioner/RDK Lembaga Penjamin Simpanan/LPS pada 27 Februari, lembaga ini melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan/TBP bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan BPR. Serta simpanan dalam bentuk valuta asing/valas di bank umum.

LPS menetapkan TBP simpanan Rupiah di bank umum dan BPR naik masing-masing sebesar 25 bps yakni menjadi 4,25 persen pada bank umum dan 6,75 persen pada Bank Perekonomian Rakyat/BPR. Sedangkan untuk TBP simpanan valas pada bank umum ditetapkan naik menjadi 2.25 persen.

Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku untuk periode untuk periode 1 Maret sampai 31 Mei 2023. Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal antara lain, Sinergi kebijakan program penjaminan simpanan dengan kebijakan moneter dan ekspektasi kenaikan suku bunga acuan Fed Fund Rate yang masih berlanjut.

“Serta antisipasi masih tingginya volatilitas pasar keuangan global dengan tetap menjaga stabilitas sistem perbankan domestik,” ujarnya dalam konferensi pers penetapan TBP periode Februari 2023, Selasa (28/2).

Ia menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu, kinerja industri perbankan yang tetap stabil di awal tahun 2023, baik dari sisi permodalan, likuiditas dan intermediasi keuangan. sebagaimana ditunjukkan dengan rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 25,93 persen pada periode Januari 2023.

Sementara itu, tingkat likuiditas juga relatif memadai dengan rasio AL/NCD di level 129,64 persen dan AL/DPK sebesar 29,13 persen. Sementara itu, kinerja intermediasi perbankan terus meningkat. Pada Januari 2023, secara yoy kredit perbankan tumbuh sebesar 10,53 persen diikuti dengan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 8,03 persen secara yoy.

Kredit perbankan ini tumbuh secara konsisten di atas 10 persen sejalan dengan tren pemulihan ekonomi yang semakin kuat. Pemulihan kinerja intermediasi saat ini juga diikuti dengan terjaganya aspek pengelolaan risiko kredit.

Rasio Gross Non Performing Loan (NPL) pada periode Januari 2023 berada pada level yang terkendali sebesar 2,59 persen. Hal tersebut diikuti dengan rasio loan at risk yang terus menurun ke level 14,52 persen.

Purbaya menekankan, LPS terus memantau pergerakan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing. Berdasarkan data pergerakan suku bunga secara nasional, perkembangan Suku Bunga Pasar simpanan (SBP) untuk simpanan rupiah terpantau naik sebesar 17 bps menjadi 3,12 persen pada periode 24 Januari hingga 20 Februari.

“Hal ini menunjukkan bahwa perbankan secara bertahap terus merespon kenaikan suku bunga acuan bank sentral (BI7DRR). Meskipun demikian, respon antar kelompok bank cenderung bervariasi dipengaruhi faktor likuiditas dan kecepatan ekspansi kredit,” jelasnya.

Selanjutnya, SBP simpanan valas di periode observasi yang sama terpantau naik sebesar 10 bps menjadi sebesar 1,58 persen jika dibandingkan periode Januari 2023. “Kenaikan SBP valas ini terus berlanjut sejalan dengan arah kebijakan suku bunga The Fed yang masih meningkat meski dengan laju kenaikan akan cenderung lebih kecil,” tambahnya.

Dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank tetap memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana.

“Dan dalam menjalankan operasional, bank juga diharapkan tetap mematuhi pengaturan dan pengawasan oleh Otoritas Jasa Keuangan/OJK serta ketentuan pengelolaan likuiditas oleh Bank Indonesia,” tutup Purbaya. (bw)

Berlimpah Manfaat, AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Mandiri Secure CritiCare

0

Jakarta, (pawartajatim.com) — PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) meluncurkan Asuransi Mandiri Secure CritiCare, Senin (27/2). Solusi terbaru AXA Mandiri ini memberikan manfaat perlindungan kepada nasabahnya dari kanker, serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal mulai stadium awal hingga akhir.

Selain itu, Asuransi Mandiri Secure CritiCare yang merupakan solusi perlindungan dwiguna (endowment) ini, juga berlimpah manfaat. Seperti, manfaat penyakit terminal, manfaat meninggal dunia hingga 250 persen uang pertanggungan (UP), manfaat tunai dijamin hingga 38 persen dari premi tahunan, manfaat akhir masa asuransi hingga 106 persen total premi yang dibayarkan dan kenaikan UP meninggal dunia sebesar 3 persen setiap tahun, tanpa penambahan premi sesuai dengan ketentuan polis.

“Dengan hadirnya Asuransi Mandiri Secure CritiCare ini, nasabah kami dapat terlindungi dari risiko kesehatan dan keuangan di masa depan, terutama dari risiko penyakit kritis. Kami yakin hadirnya solusi ini bisa memberikan ketenangan pikiran atau peace of mind kepada nasabah kami dalam aktivitas keseharian mereka,” kata Presiden Direktur AXA Mandiri Handojo G. Kusuma.

Hal tersebut senada dengan catatan dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan BPJS Kesehatan. Pasalnya, jantung adalah penyakit yang memiliki klaim paling besar. Sepanjang 2019-2021, BPJS Kesehatan telah membiayai pengobatan penyakit jantung hingga Rp 30,32 triliun diikuti dengan kanker sebesar Rp 11,21 trilun, stroke Rp 7,75 triliun dan gagal ginjal Rp 6,72 trilun.

Biaya pengobatan jumbo tersebut mendorong AXA Mandiri meluncurkan produk penyakit kritis di tahun ini. Sementara, hasil penelitian Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia menyebutkan dari total kasus kanker di Indonesia pada tahun 2020 yang mencapai angka 2.294.114 kasus, 75 persen pasien dengan kanker mengalami kesulitan keuangan sebagai akibat dari pengobatan dan perawatan kanker dalam satu tahun setelah terdiagnosis.

Biaya rata-rata yang dikeluarkan pasien penyakit kanker yaitu sebesar Rp 102-106 juta. Sementara biaya rata-rata yang dikeluarkan pasien penyakit kardiovaskular atau jantung yaitu sebesar Rp 203,7 – Rp 404 juta.

”Kami melihat fakta bahwa pengobatan penyakit kritis menelan biaya yang cukup besar. Dengan manfaat seperti jaminan perlindungan penyakit kritis, jaminan kenaikan uang pertanggungan, jaminan cashback, jaminan pengembalian premi, jaminan keleluasaan memilih masa pembayaran. Maka Asuransi Mandiri Secure CritiCare menjadi perlindungan berlimpah jaminan bagi nasabah AXA Mandiri,” tambah Direktur AXA Mandiri Rudi Nugraha.

Dr. Vito A. Damay, SpJP(K), MKes, AIFO-K, FIHA, FICA, FAsCC dari Siloam Hospitals Lippo Village menekankan, pencegahan penyakit kritis masih mungkin dilakukan dengan pemilihan dan pengolahan makanan sehat, olahraga yang rutin dan medical check up.

“Pola hidup yang sehat dan teratur, dengan deteksi dini menurunkan risiko komplikasi penyakit kritis dan meningkatkan harapan kesembuhan apabila lebih awal terdiagnosis. Tentu lebih baik mengetahui adanya masalah di stadium awal daripada stadium akhir. Kepemilikan perlindungan asuransi dan BPJS kesehatan adalah antisipasi bila hal yang tidak diinginkan terjadi,” tutur dokter spesialis jantung dan pembuluh darah ini.

Selain memperkenalkan produk terbarunya, pada kesempatan yang sama AXA Mandiri juga mengajak nasabah untuk membantu penderita kanker yang kurang mampu. Lewat inisiatif AXA Mandiri for Hope sebagian hasil penjualan produk Asuransi Mandiri Secure CritiCare akan didonasikan kepada Yayasan Dunia Kasih Harapan (Hope).

Sebagai tanda terima kasih kepada 200 pembeli pertama selama periode 13-28 Februari 2023, AXA Mandiri akan memberikan Gelang Harapan yang dirancang khusus oleh Ghea Panggabean. Inisiatif ini sekaligus untuk memperingati Hari Kanker Sedunia yang jatuh pada bulan Februari.

Fokus pertama dari adanya kerja sama ini adalah untuk memberikan dukungan terhadap para penderita maupun penyintas kanker yang kurang mampu dan belum memiliki perlindungan, dilanjutkan dengan berbagai aksi dan program sosial lainnya di beberapa kota guna meningkatkan kesadaran masyarakat tentang penyakit kanker.

‘’Saya berharap kedepannya masyarakat mulai sadar akan pentingnya pengetahuan dan perlindungan terhadap penyakit kritis seperti kanker,” tutur salah satu pendiri Yayasan Dunia Kasih Harapan, Wulan Guritno. (bw)