Elmer Chocolate dan Palmia Kolaborasi Baking Demo

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mengawali 2023, Elmer Chocolate dan Palmia melakukan kolaborasi baking demo. Acara ini dihadiri 150 peserta yang terdiri dari pecinta baking, UMKM, pemilik toko bahan kue, dan perwakilan industri dibidang cake, bakery dan pastry.

Peserta hadir sejak pukul 08.00 WIB walaupun acara baru dimulai pada pukul 10.00 WIB. ‘’Hal ini menunjukkan antusias dan semangat para peserta dalam berinteraksi dan berkreasi. Ada enam kreasi spesial yang didemokan,’’ kata Sales Manager Indonesia Timur PT Federal Food, Fonny Herlina kosasih didampingi Digital Marketing, Isma dan Assistant Product Manager Palmia PT Salim Ivomas Pratama, Bertha Wahyuni Santoso, disela Baking Demo di Hotel Mercure Surabaya Kamis (12/1).

Keenam kreasi itu, mulai dari Kopyor Pudding Chocolate Cake, Sushi Chokoreto Cookies, Triple African Cake, Nutty Brown Cake, Apple Cinnamon Cookies, dan Chocolate Almond Cake. Menurut Fonny, kolaborasi ini dilakukan untuk meningkatkan kerjasama antara PT Federal Food Internusa dan PT Salim Ivomas Pratama, induk perusahaan Elmer Chocolate dan Palmia, dalam memberikan inspirasi kepada pecinta baking dan pelaku usaha dalam membangun dan mengembangkan bisnis di tahun 2023.

Sales Manager Indonesia Timur PT Federal Food, Fonny Herlina kosasih (kiri) didampingi Assistant Product Manager Palmia PT Salim Ivomas Pratama, Bertha Wahyuni Santoso (kanan). (foto/ist)

Inspirasi-inspirasinya tertuang dalam enam resep spesial berbahan baku produk berkualitas seperti Royal Palmia Butter Margarine, Elmer Compound Dark Classic, Elmer Cocoa Powder, dan Elmer Chocochip.

Baking demo Elmer x Palmia menghadirkan Chef Lukman, Chef Jeffry, dan Chef Mulyani serta dipandu oleh MC kondang Surabaya, Mas Mumun. Selama acara berlangsung, para peserta aktif bertanya, baik tentang teknik baking, tips baking, maupun detail resep.

Baking demo ini pun tidak hanya fokus pada demo resep dan pengenalan produk Elmer Chocolate dan Palmia industri, melainkan ada games berhadiah, menari bersama, dan doorprize sehingga acara berlangsung dengan ceria.

Peserta baking demo foto bersama. (foto/ist)

Peserta tidak hanya dimanjakan dengan pemberian inspirasi dan canda tawa, tetapi ada pembagian icip-icip dari menu yang didemokan. Hal ini bertujuan agar peserta dapat merasakan langsung resepnya dan meningkatkan semangatnya untuk melakukan rebake.

Dengan hadirnya peserta se-Jawa Timur/Jatim, acara ini pun menjadi sarana untuk mengenalkan dan meningkatkan brand awareness sehingga para peserta menyadari kehadiran produk cokelat yang variatif dan margarine industri yang dapat memenuhi kebutuhan bisnis cake, bakery dan pastry.

Hal ini sejalan dengan visi PT Federal Food Internusa yang berkomitmen menjadi one stop solutions company. Begitu juga dengan PT Salim Ivomas Pratama yang menjadi solusi margarine & shortening di Indonesia yang memiliki kualitas tinggi.

Peserta dapat langsung membeli produk Elmer dan Palmia di stand penjualan baking demo dengan harga spesial. Selain itu, pelanggan dapat mencari dan membeli produk Elmer dan Palmia dengan mudah di toko bahan kue dan toko online official. (bw)

Penjaga Billiar di Banyuwangi Ditemukan Tewas di Kamar, Penyebabnya Misterius

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Seorang penjaga tempat biliar di Desa Kebaman, Kecamatan Srono, Banyuwangi ditemukan tewas di kamarnya, Kamis (12/1/2023) pagi. Penyebab kematian korban berinisial EK ini masih misterius. Diduga, penyakit korban kambuh.

Jasad korban asal Jember, Jawa Timur ini ditemukan warga yang hendak bermain biliar, sekitar pukul 07.00 WIB. Pintu ruko biliar itu masih terkunci rapat. Awalnya, korban yang berusia paruh baya itu dipanggil. Namun, tak ada jawaban. Bahkan, saat ditelepon tetap tidak menjawab. Merasa curiga, warga tersebut memanggil temannya. Keduanya kemudian membuka paksa kunci ruko.

Betapa terkejutnya. Begitu masuk ke kamar, korban terlihat sudah kaku. Posisinya telentang di kamar. Kejadian ini akhirnya dilaporkan ke perangkat dusun setempat. Lalu, diteruskan ke Polsek Srono. Tak berselang lama, Polisi tiba di lokasi. Tim medis juga didatangkan. Hasil pemeriksaan medis, ternyata korban sudah meninggal.

Korban akhirnya dievakuasi ke RSUD Genteng. Hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda mencurigakan di kamar korban. Dugaanya, korban meninggal akibat sakit. “ Berdasarkan informasi, sebelum ditemukan meninggal korban diketahui sedang sakit,” kata Kapolsek Srono AKP Junaidi usai memimpin olah TKP.

Pihaknya langsung menghubungi keluara korban di Jember. Pihaknya keluarga menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah. Usai diperiksa medis, jenazah korban dipulangkan ke kampung halaman di Desa Mlokorejo, Kecamatan Puger, Jember. (udi)

The Palace X Bakerzin, Kolaborasi Jewelry dan F & B Pertama di Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – The Palace Jeweler, yang merupakan retail perhiasan dibawah naungan Central Mega Kencana/CMK, yang memiliki slogan National Jeweler, membuka gerai terbarunya diawal 2023 di Living World Alam Sutera, Tangerang Selatan.

Gerai ke-45 dari The Palace Jeweler ini memperkenalkan konsep baru lifestyle jewelry & cafe yang menawarkan konsep berbelanja perhiasan yang berbeda dengan menggandeng merk retail F&B ternama di Indonesia: Bakerzin.

The Palace Jeweler – Cafe by Bakerzin ini akan berlokasi di area Ground Floor, Living World, Alam Sutera, bersama dengan tenant-tenant F&B favorit pengunjung, sehingga memberikan kenyamanan dan aksesibilitas yang mudah bagi para pengunjung.

Pemilihan lokasi yang dirasa berbeda dan strategis bagi sebuah gerai perhiasan ini seakan mengabsahkan eksistensi The Palace Jeweler sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari masyarakat Indonesia, terutama di Tangerang Selatan, yang dewasa ini tengah menjadi salah satu kawasan residensial dan gaya hidup pilihan warga Jabodetabek.

Gerai ini juga menambah gerai The Palace Jeweler yang kini resmi memiliki empat gerai di wilayah Tangerang dan lebih dari 40 gerai di seluruh Indonesia. Kehadiran gerai baru dengan konsep yang berbeda di pusat perbelanjaan dan gaya hidup kenamaan Kota Tangerang Selatan ini juga membuktikan kiprah The Palace Jeweler sebagai brand perhiasan yang selalu mengedepankan konsep 3T “Therlengkap, Therjangkau, Therjamin” untuk semakin terdepan dalam memberikan pelayanan dan pengalaman paling berharga bagi masyarakat Indonesia.

General Manager/GM The Palace Jeweler, Jelita Setifa, mengatakan, dewasa ini, masyarakat tengah berada pada derasnya arus ekonomi kreatif global serta Nasional yang mendorong tiap-tiap pelaku industri ritel untuk mengeksplorasi kreativitas dan kolaborasi tanpa batas.

Salah satunya tentunya kami, The Palace Jeweler, yang melalui gebrakan ini, ingin mengatakan kepada publik bahwa brand tidak hanya konsisten menyediakan perhiasan emas dan perhiasan berlian berkualitas di gerai-gerainya.

Namun, juga menyajikan customer experience yang selalu berkembang.” Yohanes De Brito Titus Haridjati, Direktur Komunikasi Pemasaran Kemenparekraf / Baparekraf RI mendukung adanya inisiatif-inisiatif yang dilakukan The Palace Jeweler, sebagai salah satu mitra co-branding Wonderful Indonesia.

Indonesia merupakan negara yang dikaruniai berbagai potensi pariwisata dan ekonomi kreatif termasuk keragaman kriya. Kualitas kriya Indonesia dapat dilihat melalui brand seperti The Palace Jeweler yang selalu konsisten dengan prinsip 3T-nya, serta selalu berinovasi menghadirkan pengalaman-pengalaman baru bagi masyarakat Indonesia.

Hal ini tentunya menjadi nilai tambah bukan hanya bagi kriya Indonesia sebagai salah satu dari 17 subsektor ekraf, namun juga bagi pariwisata Indonesia. Megastore Perhiasan dengan Layanan Terbaik Untuk memberikan pengalaman berbelanja yang unik dan berbeda, The Palace Jeweler mengusung konsep megastore perhiasan.

Hal ini pun berlaku pada gerai baru di Living World, Alam Sutera. Demi menghadirkan layanan terbaik bagi para pelanggan, gerai didesain agar menjadi “one stop shopping destination”. Dengan begitu, konsumen tidak perlu berpindah-pindah tempat untuk mencari perhiasan incarannya. Melengkapi layanan tersebut, The Palace Jeweler juga menawarkan perhiasan berkualitas, mulai dari diamond jewelry, gold jewelry, hingga precious stone. Semuanya tersedia dengan grade terbaik sesuai standar quality control (QC) dari CMK. Koleksi Perhiasan Therlengkap, Therjangkau, Therjamin Kini Lebih Dekat dengan Pelanggan Merek perhiasan dengan slogan “National Jeweler” ini memiliki tagline utama 3T atau “Therlengkap, Therjangkau, dan Therjamin”.

Tagline tersebut menjelaskan bagaimana kualitas produk dan layanan yang ditawarkan The Palace Jeweler secara garis besar. Therlengkap karena The Palace Jeweler menghadirkan beraneka ragam koleksi perhiasan, mulai dari berlian, emas, hingga batu mulia.

Kemudian, Therjamin karena seluruh piece perhiasan yang ditawarkan The Palace Jeweler terjamin kualitasnya dan telah sesuai dengan standar. Terakhir ada Therjangkau yang berarti The Palace Jeweler menawarkan perhiasan dengan harga yang terjangkau oleh pencinta perhiasan, bahkan oleh mereka yang baru mulai mengoleksi perhiasan.

Siap dengan Perhiasan Terbaru Moela Collection Terkenal sebagai merek perhiasan yang Therjangkau, gerai The Palace Jeweler di Living World, Alam Sutera menghadirkan exclusive diamond jewelry melalui Moela Collection.

Koleksi perhiasan tersebut ditawarkan mulai dari harga Rp888 ribu, sehingga cocok bagi konsumen yang ingin mulai mengoleksi perhiasan berlian atau perhiasan emas. Selain Therjangkau, koleksi ini pun telah Therjamin kualitasnya.

Tiap berlian yang tersemat dalam piece perhiasan dari Moela Collection memiliki kualitas H-VS, sedangkan kadar emasnya adalah 18K/75 persen. Koleksi perhiasan ala Korean style ini hadir dalam lima seri yang berbeda, yaitu Bermoela, Kamoela, Trimoela, Lovela, dan Modela. Grand opening gerai baru The Palace Jeweler Living World, Alam Sutera diselenggarakan pada Selasa (11/1/2023).  (bw)

Nyai dan Ning HISNU se-Jatim Dukung Ganjar Presiden 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Relawan Himpunan Santri Nusantara (Hisnu) pendukung Ganjar Pranowo melakukan ekspansi untuk menyatukan visi dan pandangan membawa Indonesia lebih maju dan sejahtera.

Kali ini, Hisnu menggaet para nyai dan ning yang berasal dari 38 kota/kabupaten se-Jawa Timur/Jatim dalam kegiatan bertajuk ‘Silaturrahmi dan Doa Bersama’. Kegiatan keagamaan tersebut dihelat di Premiere Ballroom Hotel Mercure Grand Mirama, DR Soetomo, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya Jatim Rabu (11/1).

Nyai adalah sebutan untuk istri kiai, pemangku pondok pesantren yang memiliki keilmuan dan mengajar disana. Sementara ning merupakan anak perempuan dari seorang kiai. Dalam agenda itu, ada sebanyak 280 orang nyai dan ning yang hadir dan menyatakan sepakat bergabung ke wadah sukarelawan ‘Nyai dan Ning Hisnu Jatim’.

Masing-masing koordinator daerah Nyai dan Ning Hisnu Jatim turut dilantik. “Nyai dan ning ini punya kekuatan besar majelis pengajian, majelis di komunitasnya, dan jejaring pertemanan yang luar biasa. Sehingga itulah yang menjadi kekuatan besar, energi baru Hisnu dalam menggalang kekuatan,” kata Koordinator Nasional Hisnu Gus Yusuf Hidayat.

Nyai dan Ning HISNU se-Jatim dukung Ganjar Presiden 2024. (foto/ist)

Ia berharap, lahirnya Nyai dan Ning Hisnu Jawa Timur ini dapat terus menjaring aspirasi masyarakat dalam menebar kebermanfaatan bagi sesama. Disisi lain, nyai dan ning mampu berperan aktif dalam mengonsolidasikan Ganjar Presiden 2024.

“Harapan Hisnu adalah mampu melakukan gerakan-gerakan door to door ke masyarakat lebih luas lagi khususnya kepada para jamiah-jamiah,” ujar Gus Yusuf. Koordinator Wilayah Nyai dan Ning Hisnu Jatim, Nyai Nururrohmah Bardam, menjelaskan nyai dan ning dapat menjadi garda terdepan untuk lebih menyosialisasikan pemimpin terbaik bagi Indonesia.

“Kami yang sebagai notabene pengasuh pondok pesantren bu nyai, dan ning se-Jawa Timur ini, mempunyai harapan supaya santri kami, alumni kami, jamaah kami semuanya tidak memilih orang (pemimpin) secara sembarangan,” kata Nyai Nur.

Menurut Nyai Nur, figur pemimpin yang diidam-idamkan para nyai dan ning antara lain dekat dengan santri, ulama, religius, kharismatik, tegas anti korupsi, nasionalis, dan merakyat. Nyai Nur menegaskan, Ganjar Pranowo-lah salah satu dari sederet tokoh pemimpin nasional yang sesuai dengan kriteria dan mampu memimpin Indonesia.

Ganjar sebagai cucu mantu dari (alm) KH. Hisyam Abdul Karim, tokoh ulama di Jawa Tengah itu selalu merespons aspirasi masyarakat. “Beliau punya wawasan yang tidak gampang marah, tidak gampang menyalahkan orang sehingga membuat Indonesia ini nantinya menjadi negara yang lebih damai,” ujar Nyai Nur. (rid)

Hendak ke Bali, Satu Kapal Gagal Berlayar Akibat Rusak Mesin

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Akibat kerusakan mesin, satu kapal gagal berlayar dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi ke Bali, Kamis (12/1/2023) pagi. Kapal dengan muatan ini terpaksa digandeng kapal lain kembali ke dermaga Ketapang.

Untungnya, saat kejadian kondisi cuaca sangat bersahabat. Meski harus digandeng, kapal berhasil sandar dengan selamat. Tak ada korban jiwa. Peristiwa yang menimpa KMP Nusa Dua ini terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Kala itu, kapal nahas ini berlayar dari Pelabuhan Ketapang menuju Gilimanuk, Bali. Apesnya, baru berlayar sekitar 1 mil, satu mesin kapal mengalami gangguan. Lalu, mati. “ Karena membahayakan, kapal ini akhirnya diminta kembali ke dermaga awal,” kata Koordinator Satpel Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Ketapang, Rocky Surentu.

Upaya penyelamatan dilakukan dengan mengerahkan KMP Trima Jaya 9. Kapal ini menggandeng KMP Nusa Dua hingga bersandar ke dermaga Ketapang. Begitu tiba di pelabuhan, seluruh penumpang diturunkan. Lalu, dipindahkan ke KMP Jambo IX. “ Seluruhnya bisa diangkut kembali dengan selamat,” tegas Rocky.

Akibat kejadian ini, KMP Nusa Dua langsung diistirahatkan beroperasi. Pengelola diminta melakukan perbaikan mesin. Setelah perbaikan, kapal akan dilakukan pemeriksaan secara ketat oleh inspector Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungwangi, Banyuwangi. Jika dinyatakan laik, kapal ini akan kembali beroperasi di lintasan Jawa- Bali.

Penumpang yang dilimpahkan dari KMP Nusa Dua diarahkan ke KMP Jambo IX yang saat itu sedang muat di dermaga MB 1. Seluruh penumpang diarahkan ke dermaga ini untuk diangkut menuju Pelabuhan Gilimanuk. “ Jadi, KMP Nusa Dua itu di dermaga MB 3, kami di MB1. Akhirnya, penumpangnya diarahkan ke kapal kami,: kata operator KMP Jambo IX, Gusti Putu Astawa. (udi)

Ancam Tetangga dengan Celurit, Dua Pemuda di Banyuwangi Dicokok Polisi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Dua pemuda asal Dusun Sumberberingin, Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, harus berurusan dengan polisi. Keduanya diamankan ke Polsek Kalibaru setelah melakukan pengeroyokan dan pengancaman.

Dua pelaku masing-masing, Hendrik dan Rizkyanto. Mereka diciduk polisi setelah dilaporkan mengeroyok Ponari Astaman (27), yang juga tetangga pelaku. Pemicu pengeroyokan ini masih misterius. Polisi masih melakukan penyelidikan. “ Aksi pengeroyokan ini terjadi, Selasa (10/1/2023) sore. Pelaku menghadang korban, lalu mengeroyoknya,” kata Kapolsek Kalibaru Iptu Yaman Adinata, Kamis (12/1/2023) siang.

Aksi pengeroyokan ini berawal saat korban mengendarai motor dengan membonceng temannya, Hosim. Ketika melintas, dua pelaku mendadak menghadang korban. Tanpa basa-basi, dua pelaku mengeroyok korban. Karena kaget, korban tak sempat melawan. Dia akhirnya berteriak minta tolong.

Teriakan korban menarik perhatian warga. Warga pun berdatangan, lalu melerai pelaku. Kedua pelaku kemudian ngacir pergi. Ternyata, dua pelaku belum puas mengeroyok korban. Dalam kondisi emosi, keduanya mendatangi rumah korban. Mereka membawa celurit sambil mengancam korban. Pelaku juga merusak kaca rumah korban. Karena ketakutan, korban melapor ke Polsek Kalibaru. Berbekal laporan korban, polisi bergerak memburu kedua pelaku. Kedua pelaku berhasil diamankan polisi tanpa perlawanan. “ Kedua pelaku sudah diamankan di Polsek. Saat ini masih proses penyidikan,” kata Kapolsek. (udi)

Dua Pengedar dan Ratusan Ribu Pil Koplo Diamankan Polisi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dua pria pengedar sabu dan obat keras berlogo ‘Y’ atau koplo di Kota Probolinggo ditangkap tim buser dari Sat Narkoba Polrestabes Surabaya. Sebanyak 79 poket sabu, serta 128.000 butir pil koplo siap edar turut disita.

Pemilik sabu dan ribuan pil koplo itu yakni, PUR (38) mereka merupakan warga Dusun Kertosari Desa. Gombolirang Kecamatan, Kabat Kabupaten, Banyuwangi dan AND (26) warga Dusun Kemangsen Desa. Kemangsen Kecamatan Balongbendo Kabupaten Sidoarjo.

Keduanya ditangkap oleh petugas Satnarkoba Polrestabes Surabaya, saat melakukan transaksi di rumah Jalan Gubernur Suryo Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Kanigaran Kota Probolinggo.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, melalui Kasat Narkoba AKBP Daniel, mengatakan, puluhan sabu serta ribuan pil koplo ini disimpan PUR dalam kemasan 128 botol plastik warna putih.

Barang bukti ribuan pil koplo. (foto/rid)

Ribuan pil ini ditemukan saat dilakukan penggeledahan di rumah tersangka. “Kedua tersangka kita amankan karena sengaja mengedarkan sabu serta pil Y, dengan barang bukti sebanyak 79 poket sabu dan 128.000 ribu butir pil Y,” kata Daniel kepada wartawan, Selasa (10/1).

Selain itu kata Daniel, dua kardus besar warna coklat, satu plastik klip ukuran sedang, dua plastik klip ukuran kecil, satu kotak kardus warna hitam bekas lampu, tiga ATM BCA dan satu handphone.

“Dari hasil keterangan tersangka PUR bahwa ia mendapatkan barang berupa narkotika jenis sabu tersebut, dari seseorang berinisial JP (DPO),” kata Daniel. Ia mengatakan, saat diinterogasi kedua tersangka mengaku, dengan cara barter dengan 224 botol plastik berisi 224.000 butir pil warna putih ber logo “Y” tersebut.

“Namun pada saat itu tersangka PUR menyuruh seseorang yang panggilannya Koplo (DPO) untuk mengambil ranjau sabu tersebut, pada Kamis (17/10/2022) sekira pukul 01.00 Wib, di wilayah Madiun,” jelas Daniel.

Dia menambahkan, tersangka PUR juga memberikan perintah pada Koplo dan AND untuk membagi menjadi beberapa poket plastik klip dengan per poket beratnya 1 gram. Setelah kita dalami tersangka PUR membeli pil ber logo “Y” dari seorang bandar bernama RIJAL (DPO) sebanyak 128 botol yang berisi 1.000 butir dengan harga Rp 51.200.000.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) subs pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang narkotika dan pasal 196 subs pasal 197 UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan ancaman hukuman 10 sampai 15 tahun penjara. (rid)

Miris, Puluhan Karyawan Pengalengan Ikan Dirumahkan Akibat Pailit

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Sebanyak 81 karyawan pabrik pengalengan di Desa Kedungrejo, Kecamatan Muncar, Banyuwangi, meradang. Mereka harus dirumahkan akibat perusahaannya pailit. Para pekerja ini hanya bisa pasrah.

Pailitnya pabrik pengalengan ikan yang cukup tua ini ditetapkan oleh Pengadilan Tata Usaha Niaga Surabaya, November 2022 lalu. Akibatnya, perusahaan tak lagi beroperasi. Seluruh karyawannya dirumahkan. “ Yang dinyatakan pailit ini PT Blambangan Food Packers Indonesia. Seluruh karyawannya terpaksa di putus hubungan kerja (PHK),” kata Kasi Pengembangan Hubungan Industrial Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Banyuwangi, Muhammad Rusdi, Rabu (11/1/2023) siang.

Pabrik yang pernah berjaya puluhan tahun itu dinyatakan pailit setelah kesulitan melunasi tanggugan hutang. Akibat putusan pailit ini, pengadilan telah menunjuk curator untuk mengurus dan menyelesaikan harta pailit pabrik tersebut. Begitu dinyatakan pailit, perusahaan akan kehilangan hak menguasai dan mengurus kekayaannya. Termasuk, harta pailit. Namun, hak para karyawan yang di-PHK sudah diselesaikan pihak curator. “ Laporannya sudah kami terima akhir tahun 2022. Pihak curator mengajukan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) untuk buruh yang mengalami pemutusan hubungan kerja,” jelasnya.

PHK puluhan karyawan ini menambah daftar kasus serupa di Banyuwangi. Sepanjang tahun 2022, sebanyak 159 pekerja terkena PHK. Mereka berasal dari 14 perusahaan yang beroperasi di Banyuwangi. Mayoritas, PHK dipicu kondisi perusahaan yang mengalami kendala hubungan industrial. “ Kalau kami data, PHK terbanyak dari pabrik pengalengan ikan ini,” tutupnya. (udi)

Relawan Gus-Gus Pendukung Ganjar Gandeng Santri Alumni, Rehabilitasi Asrama Ponpes di Tulungagung

0

Tulungagung, (pawartajatim.com) – Sejumlah gus pendukung Ganjar Pranowo berjejaring dalam relawan Gus-Gus Nusantara (GGN) terus menyebarkan perhatiannya terhadap lingkungan pesantren. Teranyar, GGN menyerahkan bantuan dalam mendorong rehabilitasi asrama santri di Ponpes Hidayatul Falah, Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, Tulungagung, Jawa Timur/Jatim.

GGN yang berlatar belakang putra para kiai mempunyai niat baik meningkatkan kualitas pendidikan pesantren. Salah satu di antaranya melalui perbaikan asrama pondok pesantren bagi para santri demi menambah kenyamanan tempat tinggal dan beraktivitas.

“Ini saya rasa sangat perlu untuk mempercepat kenyamanan bagi kaum santri dalam mengemban tugas belajar ilmu agama untuk pesantren tersebut. Dari GGN memberikan bantuan berupa pasir, batu-bata, dan pemasangan plafon dan gypsum,” ucap Koordinator Wilayah GGN Jatim, Gus Alwy Hasan di Tulungagung, Selasa (10/1).

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis dalam agenda ‘Doa Bersama demi Keselamatan NKRI’ dan diterima langsung oleh Gus Mukhlisin selaku pengurus Ponpes Hidayatul Falah.

Gus Alwy menyebut Hidayatul Falah merupakan satu dari empat ponpes di bawah naungan Yayasan Gunajaya. Sementara ketiga ponpes lainnya adalah Al Falah Putra Trenceng, Al Falah Putri Trenceng, dan An-Najah.

Pada proses pengerjaan, GGN menggaet para santri dan alumni Pondok Pesantren/Ponpes Al Falah Trenceng untuk memugar satu asrama santri tersebut. Nantinya, asrama dengan luas 6×7 meter tersebut bakal dihuni kurang lebih 30 santri.

“Kami di ponpes dibiasakan ro’an (kerja bakti). Jadi, pelaksanaan renovasi asrama ini nanti kami kerja sama dengan santri dan para alumni Ponpes Al-Falah,” kata Gus Alwy. Ia menegaskan dalam rangka menebar kebaikan dan kebermanfaatan kepada sesama, GGN berkomitmen menjaring aspirasi masyarakat.

Salah satu diantaranya adalah masyarakat pesantren yang berada di Jatim. “Dimana pendidikan pesantren ini dirasa cukup lama berhasil dalam mendidik akhlak bangsa di NKRI. Sehingga perlu menurut kami memperdulikan dan memperhatikan finansial bangunan-bangunan dari pondok yang kami jangkau,” jelas Gus Alwy.

Ali Imron (21) salah satu santri mengapresiasi bantuan pemugaran asrama santri yang disalurkan oleh sukarelawan GGN. Dia berharap, adanya bantuan ini dapat meningkatkan semangat para santri dalam menimba ilmu.

“Terima kasih kepada GGN. Alhamdulillah, bantuan ini sangat dibutuhkan sekali oleh santri dan pesantren. Sehubungan bantuan ini, bangunan-bangunan yang kurang layak bisa diperbaiki,” jelas Ali. Sebelumnya pada Senin (9/1), Relawan GGN telah memberikan bantuan perbaikan empat unit tempat mandi cuci kakus (MCK) bagi Ponpes Al-Falah, Tulungagung.

Bantuan tersebut diharapkan dapat menjaga kebersihan dan kesehatan para santri di lingkungan pesantren. (rid)

Dua Jembatan Baru ini Jadi Pendongkrak Ekonomi di Pacitan

0

Pacitan, (pawartajatim.com) –  Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa meresmikan Jembatan Kembang di Desa Kembang Kec. Pacitan dan Jembatan Gandu di Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirejo Kabupaten Pacitan, Selasa (10/1).

Kedua jembatan yang sempat putus akibat terjangan banjir tersebut diresmikan secara simbolis dengan pemotongan tumpeng dan pengguntingan untaian melati oleh Gubernur Khofifah didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji, Kepala Dinas PU Bina Marga Prov Jatim Edy Tambeng Widjaja, Kepala Desa Kembang dan Kepala Desa Gandu.

Gubernur Khofifah, mengatakan, dibangunnya kembali kedua jembatan tersebut merupakan upaya untuk memperkuat konektivitas dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Diantaranya memperkuat aktivitas pendidikan, ekonomi, sosial dan budaya masyarakat.

“Jembatan putus masuk dalam prioritas penanganan. Jembatan ini bukan hanya memiliki fungsi fisik saja, melainkan juga memiliki fungsi menghubungkannekonomi, pendidikan, layanan kesehatan juga menyambungkan seduluran (persaudaraan),” ungkapnya.

Peresmian jembatan ini juga menjadi pendukung maksimalisasi aktivitas masyarakat pasca PPKM resmi dicabut Pemerintah Pusat. Maksimalisasi pemulihan sektor ekonomi, sosial budaya, pendidikan dan kerukunan antar wilayah bersambung yang kemudian mempererat kekerabatan.

‘’Kepada masyarakat saya sampaikan bahwa jembatan ini sudah bisa dinikmati dan semoga memberikan manfaat barokah. Tolong dijaga dan dirawat ya,” jelasnya. Sebelumnya, Kedua jembatan tersebut sempat terputus akibat banjir dan longsor di Kabupaten Pacitan Oktober 2022 lalu.

Diketahui, Jembatan Kembang dan Jembatan Gandu merupakan jalan penghubung utama masyarakat setempat. Karenanya, kerusakan kedua jembatan itu sempat melumpuhkan perekonomian, layanan kesehatan dan pendidikan masyarakat Pacitan.

Baik Jembatan Kembang maupun Gandu, dibangun dengan kontruksi jembatan bailey. Kedua jembatan tersebut dibangun dengan sumber pendanaan dari Dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jatim senilai Rp 6,03 miliar untuk Jembatan Kembang dan Rp 3,08 miliar untuk Jembatan Gandu.

Sebagai informasi, Jembatan Kembang membentang sepanjang 39 meter dengan lebar 4,8 meter menghubungkan Desa Kembang dan Desa Sirnoboyo. Sedangkan Jembatan Gandu dibangun di atas Sungai Gandu menghubungkan Desa Wonodadi Kulon dan Desa Sembowo dengan panjang 27 meter dan lebar 4,2 meter

Kemudian, Mantan Menteri Sosial RI ini juga mengatakan bahwa Pacitan merupakan daerah kedua yang memiliki prosentase Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) terendah di Jatim. “Artinya, ini menjadi potensi yang besar bahwa masyarakat Pacitan adalah masyarakat yang pekerja keras,” sebutnya

Maka, melihat potensi besar tersebut Khofifah memberikan tantangan bagi Bupati Pacitan untuk menyiapkan santri-santrinya untuk bisa mengakses kuota beasiswa pendidikan di Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir.

“Ini karena ketika saya berkunjung ke Al Azhar bulan Nopember 2022  saya diberi tahu   jika alumni pertama dari  Indonesia yang belajar di  Universitas Al-Azhar ternyata  dari Pacitan,” katanya.

Dirinya kemudian juga menceritakan bagaimana berlangsungnya misi dagang antara saat di Alexandria dan Arab Saudi yang memamerkan manuskrip atau turots karya ulama asal Indonesia khususnya Jatim.

Disana, Khofifah mengatakan bahwa ada peneliti dari  Lembaga Kearsipan  Saudi Arabia Al Dara  mengungkap bahwa buku karya Syekh Mahfudz At-Tarmasi menjadi kurikulum di King Saud University Ryad.

“Saya ingin menyampaikan kepada warga Pacitan  bahwa trah  keilmuan masyarakat Pacitan ini sangat luar biasa. Dengan semangat dan kerja keras  sesungguhnya masa depan Pacitan juga luar biasa ,” ungkap Khofifah.

Hal tersebut juga menjadi harapan tersendiri bagi Khofifah. Sebab jika pengembangan sains dan teknologi di Pacitan ini tumbuh pesat, maka dirinya optimis para investor akan banyak yang hadir di Pacitan.

“Sebab Pacitan ini memiliki banyak pantai yang  eksotis. Keindahan pantai dan alamnya luar biasa . Jika ini berseiring dengan masuknya investasi dan teknologi yang tinggi maka aksesibilitas juga akan meningkat, pertumbuhan ekonomi meningkat dan perkembangan Pacitan juga meningkat,” ucapnya

“Akhirnya dengan mengucap  Bismillahhirrohmanirrahim marika kita resmikan Jembatan Kembang dan Jembatan Gandu di Kab. Pacitan. Semoga memberikan manfaat dan barokah bagi masyarakat luas. Amin,” pungkasnya

Mantan Menteri Sosial RI ini turut menyerahkan bantuan bagi masyarakat terdampak benca banjir di Desa Kembang dan Desa Wonodadi Kulon Kec. Pacitan yang secara simbolis diterima oleh 10 warga dari masing-masing desa.

Berdasarkan Data Penanganan Darurat Kerusakan Jembatan Dinas PU Bina Marga Prov Jatim, selain Jembatan Kembang dan Gandu, masih ada 2 jembatan lagi di Kab Pacitan yang dibangun dengan Dana BTT Pemprov Jatim, yakni Jembatan Cangkring di Desa Cangkring, Kecamatan Ngadirojo dan Jembatan Dembo di Desa Wonodadi Kulon, Kecamatan Ngadirojo.

Keduanya dilakukan proses penanganan darurat dengan Bronjong (penahan pondasi) dengan nilai kontrak konstruksi sebesar Rp 803 juta untuk Jembatan Cangkring dan Rp 655 juta untuk Jembatan Dembo.

Sementara itu, Bupati Pacitan, Indrata Nur Bayuaji, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian dan pelayanan intensif bagi masyarakat Pacitan yang diwujudkan dengan terselesaikannya perbaikan kedua jembatan ini.

“Ini menjadi motivasi dan semangat bagi kami untuk memberikan pelayanan yang sat set wat wet bagi masyarakat. Matur nuwun Ibu Gubernur atas rawuhnya dan percepatan pembangunan jembatan ini,” katanya

Dirinya juga menyampaikan bahwa Pacitan merupakan salah satu daerah di Jatim yang dalam 1 tahun selalu siaga bencana. Hal tersebut dikarenakan jika memasuki musim kemarau, maka Pacitana akan rawan kekeringan. Jika masuk musim penghujan maka Pacitan memiliki ancaman bencana tanah longsor dan banjir.

“Hal ini dibuktikan dengan adanya kejadian tanah retak yang mengakibatkan 16 rumah terdampak. Mudah-mudahan komunikasi antara BPBD Pacitan dan Pemprov Jatim bisa terbangun dengan baik agar penanganan cepat tanggap bisa segera hadir. Insyaallah rencananya Januari ini akan dilakukan relokasi,” jelasnya

“Namun, hal tersebut menjadi kendala karena masyarakat memiliki memori berharga dengan tempat tinggalnya semula. Ini yang akan kami berikan pemahaman-pemahaman bagi masyarakat. Sekali lagi, matur nuwun atas kehadiran Ibu Gubernur,” tandasnya.

Sugiarti (43), seorang penjual Warung makan  yang merupakan warga Desa Kembang itu mengaku bahagia atas diresmikannya Jembatan Kembang yang lokasinya tak jauh dari tempat tinggalnya.

“Saya sangat senang dengan telah terselesaikannya jembatan kembang. Ini sangat membantu kami warga Desa Kembang yang sehari-hari tersambung  dengan Desa Sirnoboyo. Terima kasih Ibu Gubernur dan Pak Bupati atas percepatan perbaikan jembatan ini,” ucapnya. (dra)