Arus Peti Kemas Pelindo Tumbuh 1,08 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perusahaan operator terminal PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) mencatat arus peti kemas sepanjang tahun 2022 sebanyak 11,16 juta teus. Jumlah tersebut tumbuh sekitar 1,08 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 yang tercatat sebanyak 11,04 juta teus. Capaian arus peti kemas tahun 2022 sedikit dibawah target yang telah ditetapkan perusahaan sebanyak 11,65 juta teus.

Corporate Secretary PT Pelindo Terminal Petikemas, Widyaswendra, mengatakan banyak faktor yang mempengaruhi tidak tercapainya target arus peti kemas perusahaan. Salah satunya adalah berkaitan dengan peti kemas luar negeri yang masih dipengaruhi oleh konflik Rusia dan Ukraina.

Selain itu, masalah penutupan pelabuhan akibat kebijakan lockdown di sejumlah kota di Tiongkok juga mempengaruhi arus ekspor dan impor di sejumlah terminal peti kemas di Indonesia. “Peti kemas dalam negeri juga turun, hal ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor salah satunya cuaca buruk di beberapa wilayah di Indonesia,” kata Widyaswendra, Senin (16/1).

Menurut dia, arus peti kemas luar negeri tahun 2022 tercatat sebanyak 3,48 juta teus atau tercapai 94,28 persen dari target sebanyak 3,66 juta teus. Jumlah tersebut naik 2,04 persen dari tahun 2021 sebanyak 3,41 juta teus.

Sementara, untuk peti kemas dalam negeri sepanjang tahun 2022 tercatat sebanyak 7,67 juta teus atau tercapai 96,1 persen dari target sebanyak 7,98 juta teus. Arus peti kemas dalam negeri tumbuh 0,65 persen dari tahun 2021 yang tercatat sebanyak 7,62 juta teus.

“Prediksi kami pada tahun 2022 kemarin akan ada kenaikan sekitar 5-7 persen dari tahun 2021. Namun realisasinya naik sekitar 1,08 persen. Untuk tahun 2023 ini target kami kurang lebih sebanyak 11,53 juta teus,” urainya.

Widyaswendra menyebutkan transformasi operasional terminal peti kemas masih menjadi program utama perseroan di tahun 2023. Sejumlah terminal peti kemas akan dipoles untuk meningkatkan produktivitas yang diharapkan dapat mengurangi waktu singgah kapal (port stay).

Terminal peti kemas dimaksud meliputi TPK Jayapura, TPK Pantoloan, TPK Kupang, TPK Tarakan, TPK Kendari, dan TPK Bitung. Program lain yang akan dijalankan oleh PT Pelindo Terminal Petikemas yakni digitalisasi dan sistemasi operasi terminal peti kemas, optimalisasi aset, pengembangan pelabuhan melalui mitra strategis dan beberapa program kerja lainnya.

Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, menyebut upaya kontainerisasi muatan dapat menjadi salah satu upaya PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) untuk meningkatkan pertumbuhan arus peti kemas.

Tak hanya itu, untuk mendukung upaya kontainerisasi SPTP perlu melakukan pembenahan di sejumlah pelabuhan yang ada di wilayah timur Indonesia agar mampu digunakan untuk kegiatan peti kemas.

“Potensi muatan peti kemas di wilayah Timur Indonesia masih cukup tinggi, utamanya berkaitan dengan hasil tangkapan laut atau perikanan, namun kita juga perlu perhatikan apakah pelabuhan yang ada di daerah sudah dapat mendukung bongkar muat peti kemas ataupun fasilitas berpendingin,” kata Siswanto.

Disisi lain, upaya untuk meningkatkan arus peti kemas luar negeri dapat dilakukan dengan penyediaan terminal yang berfungsi sebagai transshipment hub. Namun demikian, Siswanto menilai perlu dilakukan kajian yang menyeluruh bersama semua pihak termasuk pemerintah.

Keberadaan ekosistem yang kuat mulai dari kemudahan bunker, lokasi berlabuh, sistem keuangan dan pembayaran, pemanduan dan penundaan kapal, dan hal lainnya sangat dibutuhkan dalam mewujudkan transhipment hub internasional yang dimimpikan.

“Pertarungan di sektor tersebut akan sangat berat, kita ketahui ada negara tetangga yang sudah menguasai pasar, sehingga kita perlu memperkuat diri terlebih dahulu untuk siap bersaing langsung dengan mereka di selat Malaka,” ungkapnya.

Siswanto menambahkan, bila konsolidasi TPK Koja dan JICT kelak tuntas dilakukan, kinerja SPTP akan makin kinclong. Pasalnya, terminal tersebut, khususnya JICT, merupakan terminal terbesar dan tersibuk di Indonesia.

“Dari sisi kinerja, tentulah hal tersebut akan makin mengangkat bobot perusahaan SPTP. Dan ini penting sebagai modal masuk ke padar modal kelak,” pungkasnya. (bw)

SIG Dukung Perayaan Natal Bersama Kementerian BUMN

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kementerian BUMN menyelenggarakan perayaan Natal bersama dengan jajarannya. Perayaan dilaksanakan di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang dan diikuti secara hybrid di delapan lokasi lainnya yakni, Medan, Pekanbaru, Surabaya, Balikpapan, Ambon, Labuan Bajo, Manado dan Timika.

PT Semen Indonesia Tbk (SIG) bersama Petrokimia Gresik sebagai penanggung jawab penyelenggaran regional Surabaya, menyelenggarakan perayaan Natal Bersama di Hotel JW Marriott Surabaya.

‘’Indonesia yang merupakan bagian dari keberagaman suku dan agamanya. Itulah kenapa kalau kita lihat hari ini, kita menjadi bagian daripada kebersamaan yang patut  terus kita  jaga,” kata Menteri BUMN Erick Thohir, ketika menyampaikan pesan Natal dalam acara perayaan bersama dari Jakarta, Sabtu (14/1).

Erick Thohir mengatakan, transformasi BUMN menjadi fokus utamanya sejak awal memimpin BUMN. “Kalau kita mau sukses mentransformasikan BUMN adalah yang terpenting mentransformasi kultur dan AKHLAK-nya. Di dalam AKHLAK ada Harmoni, tidak mungkin transformasi terjadi kalau tidak terjadi transformasi daripada manusianya,” tambahnya.

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) memberikan sambutan pada perayaan “Natal Bersama Kementerian BUMN” yang diselenggarakan di BSD, Tangerang. (foto/dra)

Menurut dia, harmoni di antara pegawai BUMN dan Kementerian BUMN sangat berpengaruh dengan transformasi yang dilakukan di BUMN. Erick juga berpesan agar kerja sama yang harmoni dari semua pihak tidak selesai sampai di sini.

Dengan adanya isu resesi yang dihadapi dunia, Indonesia masih menghadapi tekanan dalam hal penanganan ekonomi, lapangan pekerjaan yang terbatas, dan stabilisasi harga bahan pokok.

“Saya berharap BUMN, para keluarga BUMN yang hadir disini kembali dengan segala kerendahan hati, kita harus bersatu lagi, bersatu dalam penanganan ekonomi. Maka, ini merupakan momen bagi  kita untuk tetap bersatu menghadapi tantangan tahun 2023. Ayo kita solid, bersatu untuk Indonesia yang kita cintai,” harap Erick Thohir.

Sementara itu, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko SIG, Andriano Hosny Panangian mengatakan merupakan suatu kehormatan bagi SIG untuk mengemban amanat sebagai koordinator penyelenggara perayaan Natal Bersama keluarga besar BUMN di Surabaya, Jawa Timur.

“Hari penuh sukacita ini menjadi momen yang membahagiakan, karena kita semua, baik manajemen, karyawan dan keluarga besar BUMN dapat bersatu dalam ibadah dan perayaan Natal bersama-sama. Semoga, kita dapat terus mempererat tali persaudaraan, menumbuhkan semangat dalam setiap karya dan pekerjaan, serta tetap berjalan bersama dalam tuntunan Tuhan untuk mewujudkan transformasi BUMN,” papar Andriano Hosny Panangian.

Selain perayaan yang diikuti umat Kristiani dari 32 BUMN dan Anak Usaha BUMN yang berada di Surabaya dan sekitarnya pada rangkaian Natal Bersama, SIG dan Petrokimia Gresik melalui Program CSR menyalurkan bantuan untuk pembangunan dan renovasi Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW), Mojowarno, Kabupaten Jombang dan Gereja Katolik Stasi Landungsari Kapel St. Bonifasius, Kabupaten Malang, serta donasi kepada Panti Asuhan Santa Anna, Bojonegoro. (dra)

Kyai Muda Jatim Pendukung Ganjar Gelar Pelatihan Digital Marketing di Ponorogo

0

Ponorogo, (pawartajatim.com) – Jaringan Kiai Muda se-Jawa Timur pendukung Ganjar Pranowo bekerja sama dengan digital marketer salah satu bank swasta menghelat “Workshop Pengembangan Digital Marketing Pesantren”, di Pondok Pesantren Hudatul Muna, Desa Brotonegaran, Kecamatan Ponorogo, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur/Jatim, Minggu (15/1).

Kegiatan ini mengembangkan geliat ekonomi pesantren di era digital. Kegiatan pelatihan kali ini dihadiri ratusan santri maupun masyarakat sekitar. Workshop digital marketing dimentori Gus Fadhil, selaku digital marketer dari salah satu bank swasta.

Dia menjelaskan, sejumlah materi dasar digital marketing seperti pengenalan, keunggulan dan kelemahan, jenis dan aplikasi digital marketing, langkah-langkah memulai digital marketing, serta manfaatnya.

“Digital marketing ini multi efek. Banyak manfaat yang akan didapatkan terutama untuk saat ini kami mengalami era digitalisasi pemasaran lewat digital, marketingnya, pengembangannya juga lewat digital,” kata Koordinator Wilayah Kyai Muda Jatim, Gus Ali Baidlowi.

Kyai Muda Jatim pendukung Ganjar gelar pelatihan digital marketing di Ponorogo Minggu (15/1). (foto/ist)

Agenda dari Kyai Muda ini membuat para santri dan masyarakat sekitar semakin yakin dan termotivasi untuk berwirausaha melalui pemasaran digital atau digital marketing. “Mungkin kami punya produk khusus anak-anak santri, produk UMKM itu bisa dipasarkan lewat digital kalau mereka sudah di bekali tentang digital marketing,” jelas Gus Ali.

Komitmen Kyai Muda sebagai wadah silaturahmi dan kolaborasi demi mendorong kesejahteraan masyarakat dan pesantren, bakal terus menggelar aksi nyata melalui berbagai kegiatan positif hingga ke pelosok Jatim.

“Kami mempunyai beberapa planning. Pengobatan ruqyah, kita gali potensi. Insyaallah ke depan kerja sama dengan jamiah ruqyah kyai muda Jatim menjangkau masyarakat,” ucap Gus Ali.

Salah satu peserta yang juga santri di ponpes Hudatul Muna, Febiadi Mekarsari (21) merespons positif kegiatan digital marketing untuk pondok pesantren dan para santri. Menurut dia, beragam manfaat digital marketing untuk menambah soft skill para santri dalam memasarkan sebuah produk, baik masih di dalam pesantren maupun ketika lulus dari pesantren dan menjadi enterpreneur.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan baru para santri terhadap dunia digital marketing. Untuk ke depannya (semoga Kiai Muda) bisa membuat lagi ide-ide baru untuk kemajuan ponpes dan kami bersama,” terang Febi.

Pada kegiatan itu, Kyai Muda Jatim juga mendistribusikan bantuan semen 30 karung, lima sak semen acian, dua buah kipas angin, lima kubik hebel, empat buah jam dinding, dan satu buah gerobak arco.

Penyerahan bantuan tersebut dalam rangka mendukung pembangunan Masjid Besar Jenes yang berada di lingkungan Ponpes Hudatul Muna, Ponorogo. (rid)

Tak Tahan KDRT, Ibu 64 Tahun Laporkan Suaminya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebuah kesabaran tentu ada batasnya. Mungkin pepatah ini terjadi pada diri seorang yang bernama Lenny Jahya.  Ibu rumah tangga berusia 64 tahun ini, sudah merasa benar-benar tak tahan dengan perlakuan kasar suaminya, Samuel Suryadi.

Hingga akhirnya dia melaporkan suaminya itu ke Polrestabes Surabaya. Lenny yang pernah dua kali diceraikan oleh Samuel itu, selama ini lebih memilih mempertahankan rumah tangganya, demi anaknya.

Sehingga, gugatan cerai yang pernah diajukan Samuel selalu gagal lantaran dilawan dengan upaya banding. Namun, rumah tangga Lenny dalam 4 tahun terakhir ini kembali goyah. Pasalnya, Samuel yang dahulu dikenalnya lembut terhadap dirinya kembali menunjukan sikap kasar.

Bahkan, menurut Lenny, Samuel kerap marah-marah tanpa alasan jelas. Lenny pun dibuat bingung dengan perubahan sikap suaminya itu. “Tidak apa-apa cari masalah. Saya pernah diusir dari rumah, dicekik, hingga pernah dilempar dari sofa,” kata Lenny, Sabtu (14/1).

Meski kerap mendapat perlakuan kasar dan tak selayaknya, Lenny tetap berusaha sabar. Lenny tak ingin merusak nama baik suaminya sebagai seorang pebisnis. “Saya tidak mau dia (Samuel) dipandang jelek,” tutur Lenny.

Dua tahun lalu Lenny, sempat digugat cerai oleh Samuel. Namun, gugatan itu akhirnya dicabut. Sayangnya, rujuknya mereka hanya ‘seumur jagung’. Pasalnya, enam bulan kemudian Samuel kembali mengajukan gugatan cerai untuk kedua kalinya di Pengadilan Negeri/PN Surabaya.

“Sudah diputus cerai. Tapi, klien saya mengajukan banding. Bu Lenny masih ingin mempertahankan rumah tangganya,” jelas Billy Handiwiyanto SH MH, pengacara Lenny. Meski demikian, niat baik Lenny dalam mempertahankan rumah tangga tak mendapat respon positif dari Samuel.

Dikatakan Lenny, suaminya itu masih saja bersikap kasar terhadap dirinya. Bahkan, kata Lenny, suaminya itu pernah membongkar paksa pintu dapur untuk mengambil piano kesayangannya. Juga, tiga mesin cuci dari rumah yang mereka diami berdua.

“Saya jadi ketakutan, karena saya sendirian di Surabaya, tidak ada siapa-siapa. Anak satu-satunya kini tinggal di Amerika,” papar Lenny dengan mata berkaca-kaca. Akibat sikap Samuel yang kerap kasar, Lenny pun akhirnya tak tahan.

Dia terpaksa melaporkan suami yang sudah hidup bersamanya 42 tahun itu ke Polrestabes Surabaya. Bahkan, kini status Samuel meningkat menjadi tersangka atas dugaan penelantaran dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga/KDRT.

“Laporan ini dibuat dengan faktor terpaksa. Bu Lenny berharap suaminya sadar dan bisa hidup bersama dia lagi,” tambah Billy. Kini ketahui bahwa Samuel tidak lagi tinggal bersama Lenny. Sementara, pengacara Samuel, Yafet Kurniawan, mengaku keberatan atas penetapan status tersangka terhadap Samuel.

Dia menyebut, jika penetapan itu prosesnya tak sesuai prosedur. “Disebut menelantarkan, padahal selama ini Pak Samuel selalu mencukupi kebutuhan istri,” bantah Yafet. Bahkan, menurut Yafet, klienya itu sempat memberikan uang sekitar Rp 900 juta kepada Lenny, sebelum dilaporkan ke polisi.

Samuel juga lanjut Yafet, selama ini mencukupi kebutuhan rumah, seperti membayar listrik dan air. Dan dengan penetapan tersangka itu, kini Samuel diharuskan wajib lapor dua kali dalam seminggu. “Kasihan, kami butuh kepastian hukum. Kalau tidak cukup bukti kan seharusnya perkara dihentikan,” pungkas Yafet. (dra)

Srikandi Ganjar Jatim Gelar Pelatihan dan Praktek Jadi Tour Guide di Bromo

0

Malang, (pawartajatim.com) – Relawan pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Srikandi Ganjar Jawa Timur/Jatim menggelar pelatihan bahasa Inggris dan praktek menjadi tour guide. Para peserta merupakan puluhan perempuan milenial potensial yang berminat di bidang kebahasaan dan pariwisata.

Awalnya, pelatihan bahasa Inggris bertajuk ‘Fun and Effective English Learning’ digelar Srikandi Ganjar Jatim mulai Senin (9/1) hingga Jumat (13/1) di Desa Kunci Wrininganom, Puncokusumo, Kabupaten Malang, Jatim. Dalam pelatihan tersebut, Srikandi Ganjar Jatim bekerja sama dengan Komunitas Pelaku Wisata Desa Wringinanom.

Kemudian pada Sabtu (14/1), peserta pelatihan terpilih melakukan praktek lapangan dengan menjadi tour guide untuk wisatawan mancanegara yang tengah berwisata di Taman Nasional Bromo Tenggoro Semeru, Kabupaten Malang, Jatim.

“Lima hari kami latihan secara ekslusif di Srikandi Ganjar Jatim, langsung hari keenamnya, turun ke lapangan untuk praktek langsung kepada turis asingnya,” kata Koordinator Wilayah Srikandi Ganjar Jatim, Cindy Maghriza dalam keterangannya.

Chindy mengatakan, pelatihan bahasa inggris dan praktek menjadi tour guide dilakukan untuk menggali potensi sumber daya manusia dari perempuan milenial Desa Kunci Wrininganom.

Pasalnya, Chindy menyebut desa ini kerap disinggahi wisatawan mancanegara yang ingin berwisata ke Taman Nasional Bromo Tenggoro Semeru. “Karena ini adalah bagian dari upaya membuka lapangan kerja baru, terutama milenial yang ada di Desa Wringin Anom.

Srikandi Ganjar Jatim gelar pelatihan bahasa Inggris Sabtu (14/1). (foto/ist)

Mereka nanti bisa menjadi tour guide kepada tamu mancanegara yang datang. Jadi itu menjadi lapangan pekerjaan ke depannya,” katanya. Chindy mengatakan, para peserta sangat antusias dengan rangkaian kegiatan yang digelar Srikandi Ganjar Jatim ini.

Chindy berharap, makin banyak milenial di Desa Wringinamon yang berdaya dan memajukan daerahnya. “Peserta sangat antusias, terutama bagi mereka yang hobi di bidang tour guide. Kita fokuskan ke orang-orang yang mau belajar di bidang ini, mau niat dan mau konsisten. Para milenial yang ada di Desa Wringinamon, dengan hobi mereka, passion mereka, bisa menjadi tour guide,” tuturnya.

Sementara itu, salah satu wisatawan mancanegara asal Inggris bernama Lewish Cornish mengapresiasi tour guide dari Srikandi Ganjar Jatim. Lewish mengaku sangat nyaman ketika perjalanan wisatanya dipandu oleh perempuan milenial tersebut.

“Tour guide ini memberikan banyak informasi kepada saya. Jadi saya sangat tertarik di sini tentang informasi-informasinya. Saya merasakan tour guide hari ini sangat bersahabat, membuat saya merasakan disambut dengan hangat,” katanya.

Lewish mengatakan, ini adalah kali pertama kunjungannya ke Taman Nasional Bromo Tenggoro Semeru. Setelah pengalaman wisatanya dipandu oleh peserta pelatihan bahasa inggris Srikandi Ganjar Jatim, Lewish jadi ingin berwisata ke Bromo lagi.

“Yaaa…, ini adalah hari yang sangat menyenangkan. Untuk yang pertama kalinya, saya mengunjungi Bromo dan dipandu oleh tour guide yang menjelaskan soal sejarah dan acara-acara kepada saya. Saya sangat tertarik dan akan berkunjung lagi ke sini,” katanya. (rid)

Madiun Jadi Percontohan Pelayanan KBPP Internasional

0

Madiun, (pawartajatim.com) – Salah satu provinsi unggulan atau Center of Excellence International Knowledge Hub (CoE IKH) program pelatihan internasional dengan inovasi pelayanan KB Pasca Persalinan (KBPP). Wisata KB yang dikembangkan oleh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Madiun memberikan ciri yang berbeda dan menjadi salah satu lokus wilayah yang menarik untuk sharing best practices program Bangga Kencana kepada mitra internasional dan negara-negara sahabat.

Karena itu, Deputi Bidang Lalitbang Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional/BKKBN, Prof. drh. M. Rizal M Damanik, MRep.Sc, PhD ditemani Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur, Dra Maria Ernawati, MM. dan Kepala Pusat Penelitian dan Kerjasama Internasional BKKBN beserta jajaran melakukan kunjungan dan diskusi dengan Walikota Madiun Drs. H. Maidi, S.H., M.M., M.Pd dan jajarannya untuk persiapan kunjungan CoE IKH Jumat (13/1).

Prof Damanik, sapaan akrab Deputi Bidang Lalitbang BKKBN mencertitakan selain  mempererat tali silahturahmi antara BKKBN dan Pemerintah Kota Madiun, kunjungan rombongan BKKBN ke Kota Madiun ini juga untuk mempersiapkan CoE IKH pada tahun 2023 ini.

“Berdasarkan data yang kami miliki, Kota Madiun ini sangat cocok menjadi lokus sharing best practice kepada dunia internasional khususnya memperkenalkan Pelayanan KB Pasca Persalinan. Apalagi melihat penghargaan-penghargaan terkait KBPP yang sudah diperoleh oleh RSUD Kota Madiun,” kata Prof Damanik.

Negara-negara yang bermitra dengan Indonesia dalam bidang Kependudukan merupakan negara-negara yang tergabung dalam konferensi Asia-Afrika sejak tahun 1990. Mengingat tahun 2022 lalu, setelah perjuangan 33 tahun, Indonesia kembali memperoleh penghargaan tertinggi bidang kependudukan the 2022 United Nation Population Award, menjadikan Indonesia destinasi ramah negara-negara mitra untuk melakukan kunjungan dan melakukan pembelajaran pengelolaan kependudukan, khususnya KBPP.

“Sudah banyak negara Asia-Afrika yang ingin berkunjung ke Indonesia dan saat ini, negara Kenya yang sudah berkomitmen untuk melakukan kunjungan ke Indonesia untuk melihat pengelolaan Pelayanan KB Pasca Persalinan dan harapan kami bisa kami arahkan ke Kota Madiun ini,” tambah Prof Damanik.

Setali tiga uang, Pak Maidi siap menerima kunjungan kenegaraan tersebut dan selain mengunjungi RSUD Kota Madiun, Beliau juga akan menyiapkan beberapa destinasi Wisata yang ada di Madiun.

“Pada dasarnya kami siap menerima kunjungan ini, memang pembangunan Kota Madiun kami persiapkan untuk menerima kunjungan baik bersifat edukasi maupun wisata,” tegas Maidi.

Nantinya kunjungan kenegaraan dari Delegasi negara Kenya akan difokuskan pada program CoE IKH yaitu KB pasca persalinan yang ada di RSUD Kota Madiun pada Mei. (bw)

Dukung Implementasi Digitalisasi Pertambangan, XL Business Solutions Sediakan Private Network

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions sebagai penyedia layanan ICT terintegrasi mendukung PT VALE Indonesia menuju industri 4.0 dengan melakukan implementasi intelligent mining berbasis private network dan teknologi IoT di lokasi tambang. Penerapan industri 4.0 yang memerlukan otomasi di seluruh lini dan inter-connectedness memerlukan infrastruktur jaringan yang mumpuni.

Penerapan intelligent mining berbasis private network dan teknologi IoT untuk PT VALE Indonesia berlokasi di Sorowako, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. PT VALE Indonesia menjadi salah satu perusahan tambang pertama di Asia Tenggara dalam penerapan teknologi Private LTE dengan industrial-grade yang dapat mendukung efektifitas pertambangan.

Dukungan ini selaras dengan upaya XL Axiata untuk mewujudkan visi menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia, termasuk dalam menjadi digitalization enabler bagi korporasi dan masyarakat, “XL Axiata Ada Untuk Indonesia”.

Chief Enterprise and SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto mengatakan, private network  merupakan konektifitas yang memiliki karakteristik yang tidak dimiliki banyak infrastruktur jaringan pada umumnya.

Private network  memiliki tingkat reliabilitas dan tingkat keamanan yang tinggi, memiliki kecepatan tinggi dan sangat sesuai untuk aplikasi yg membutuhkan latensi yang rendah, teknologi ini melingkupi area yang sangat luas dan bisa mendukung perpindahan data antar area jaringan.

Dengan demikian, Private network  akan sangat cocok untuk digunakan untuk industri pertambangan dimana perusahaan dituntut untuk meningkatkan tingkat produktifitas melalui otomasi, menurunkan biaya dengan adanya fleet management dengan teknologi IoT dan juga meningkatkan tingkat keamanan karyawan karena karyawan tidak perlu pergi ke daerah-daerah yang berbahaya”.

Ia menambahkan, Private network memungkinkan perusahaan mining untuk mengimplementasikan autonomous vehicle, 360 situational awareness, geo tracking, fleet management, predictive maintenance dan juga mission critical communication.

Keseluruhan use cases ini tidak akan bisa dijalankan dengan optimal tanpa adanya private network . ‘’Hal ini sejalan dengan tujuan PT VALE Indonesia yang sedang menuju industry 4.0 dan XL Business Solutions untuk menjadi mitra ICT dengan layanan terintegrasi,’’ kata Feby Sallyanto, di Jakarta Jumat (13/1).

Suatu kebanggaan bagi kami di XL Axiata Business Solutions bisa mendukung perjalanan industri 4.0 di perusahaan sebesar PT VALE Indonesia. Dibawah pimpinan Febriany Eddy yang juga merupakan CEO wanita pertama dibidang pertambangan.

‘’Kami melihat langkah digitalisasi PT VALE Indonesia selaras dengan trend digitalisasi yang juga terus berkembang di industri pertambangan di seluruh dunia. Beliau sangat concern dengan perkembangan teknologi digital terutama pemanfaatannya untuk industri tambang. Kami akan siap mendukung upaya digitalisasi yang dilaksanakan PT VALE Indonesia tersebut dengan teknologi dan layanan terbaik,” lanjut Feby Sallyanto.

Dukungan senada juga disampaikan oleh Nokia. Mr Jonathan Goh Nokia Head of Enterprise Sales untuk ASEAN mengatakan, dengan dimulainya Industry 4.0, konektiviti menjadi landasan dari digitalisasi di sector pertambangan. Nokia bersama dengan XL dengan bangga telah menyediakan teknologi Private Wireless Network untuk PT Vale sebagai landasan untuk mengembangkan Digital Mine yang penting untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi perusahaan.

Selain itu Private Wireless Network PT Vale juga berperan penting dalam meningkatkan keselamatan karyawan dengan teknologi voice dan video communication dalam menjalankan operasi pertambangan. Dengan adanya Private Wireless Network, PT Vale kini telah mempunyai landasan yang kuat untuk melanjutkan dan mengembangkan Digital Mine dari Pit to Plant to Port.

Hal ini selaras dengan keinginan pemerintah Indonesia dalam menerapkan Industry 4.0 di pertambangan. Selain meningkatkan produktifitas, efisiensi dan juga tingkat keselamatan karyawan, PT VALE Indonesia juga bisa menggunakan Private network untuk mendukung sustainable environment dengan meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi emisi di seluruh aktivitas melalui predictive analysis dan fleet management.

Saat ini, XL Axiata telah mengimplementasikan sebanyak 7 site untuk PT VALE Indonesia yang mencakup luas sebesar 70.566 hektar di Sulawesi Selatan. Selain itu, hingga akhir 2022 implementasi teknologi masih terus dikembangkan hingga monitoring stok dan pendokumentasian data produksi harian. (bw)

Nenek Stroke di Sidoarjo Sentuh Pengacara Billy Handiwiyanto Beri Bantuan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peduli terhadap sesama merupakan langkah yang mulia. Apalagi yang sedang dibantu itu memang benar memerlukan uluran tangan. Seperti yang dilakukan pengacara muda ini patut diapresiasi dengan membantu seorang nenek yang belum tersentuh bantuan dari pemerintah.

Kiprah pengacara muda Billy Handiwiyanto, SH., MH., terbilang berbeda dengan yang lain. Tak hanya memberikan pembelaan hukum terhadap masyarakat yang membutuhkan, tetapi dia juga peduli terhadap sesama.

Pengacara berusia 26 tahun yang pernah mengunggah sebuah lagu bertemakan penegakan hukum di Indonesia melalui kanal Youtube-nya itu, kali ini terlihat mendatangi rumah warga di Dusun Sekelor Utara RT 02 RW 06, Desa Watu Tulis Kecamatan Prambon  Sidoarjo, Jatim.

Namun, kedatangan Billy bukan untuk melakukan pembelaan hukum layaknya seorang pengacara. Melainkan memberikan bantuan kepada warga terkena stroke, yang diketahui bernama Rusminah. Rusminah merupakan warga yang tergolong kurang mampu, yang tinggal dan lama menetap di Sidoarjo.

Pengacara muda Billy Handiwiyanto SH, MH (tengah) saat mengunjungi rumah nenek Rusminah di Desa Watu Tulis Prambon Sidoarjo. (foto/dra)

Namun, sayang hingga kini Rusminah belum tercatat di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) Dinas Sosial Kabupaten Sidoarjo. Padahal, DTKS merupakan pintu awal untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Aksi peduli Billy kali ini tentunya menarik perhatian warga setempat. Karena dia tiba-tiba mengunjungi rumah Rusminah dengan menyerahkan bantuan 2 kipas angin, 2 kasur spring bed, 1 buah tv 40 inchi dan kursi roda.

Ketika berada di dalam kamar Rusminah pun Billy terlihat cukup prihatin. Sambil menyalami tangan Rusminah, yang tergeletak di atas kasur karena penyakit stroke, Billy juga berjanji akan memperbaiki plafon rumah Rusminah yang kerap bocor saat musim hujan tiba.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami bersama tim Bonek Nafastua kepada masyarakat Sidoarjo. Semoga sedikit pemberian dari kami ini bisa bermanfaat untuk ibu Rusminah dan keluarga,” papar Billy.

Tak hanya itu, putra dari pengacara kondang Dr George Handiwiyanto SH MH itu juga memberikan bantuan sembako kepada keluarga Rusminah. Bantuan sembako itu diterima langsung oleh anak Rusminah, yaitu Heriyati.

Dengan mata berkaca-kaca, Heriyati yang menerima bantuan itu tak henti-hentinya mengucapkan banyak terimakasih kepada Billy. “Terima kasih bapak atas semua bantuannya. Semoga bapak dan keluarganya selalu diberikan kesuksesan dan kebahagiaan,” jelas Heriyati hingga meneteskan air mata.

Diketahui, Rusminah adalah warga miskin yang tinggal di Desa Watu Tulis RT 02 RW 06 Kecamatan Prambon Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim. Di tengah kondisi ekonomi yang menghimpitnya, Rusminah mengalami penyakit stroke bertahun-tahun.

Namun sayangnya, dalam kondisi memprihatinkan itu Rusminah tak mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo. Pasalnya, Rusminah tidak mempunyai identitas diri (KTP).

Berkat laporan warga, Wakil Bupati H Subandi dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) sempat melakukan sidak ke rumah Rusminah. Saat itu juga, Dispendukcapil melakukan perekaman E KTP di rumah Rusminah.

Dari identitas itu, Subandi meminta kepada Dinsos untuk memasukkan Rusminah di data DTKS agar mendapat bantuan sosial dari pemerintah. (dra)

Pemuda di Banyuwangi Lempar Bom Molotov ke Rumah Kekasihnya, Motifnya Sakit Hati

0

Banyuwangi (pawartajatim.com- Diduga dibakar cemburu, membuat SP (27), pemuda asal Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi, kalap. Dia nekad melempar bom Molotov ke rumah kekasihnya, NA (39) di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Nahasnya, aksi ini dipergoki korban.

Pelaku berhasil ditangkap polisi hanya berselang beberapa jam setelah kejadian. Akibat aksi pelaku, parobot kursi di teras rumah korban hangus terbakar. Beruntung, api tak sampai menjalar ke atap rumah. “ Aksi pelemparan bom molotov ini dilakukan Kamis (12/1/2023) dini hari. Motifnya diduga sakit hati,” kata Kapolsek Srono, AKP Achmad Junaedi, Jumat (13/1/2023) siang.

Korban dan pelaku sejatinya memiliki hubungan asmara. Entah bagaimana, hubungan ini mendadak retak. Kondisi ini membuat pelaku muntab. Lantaran tak bisa mengendalikan emosi, muncul niat jahat pelaku. Pemuda ini akhirnya membuat teror menggunakan bom Molotov. Bahannya, sebuah botol anggur merah dan minuman energi. Benda ini akhirnya dilemparkan ke rumah korban. Targetnya, agar rumah korban terbakar. “ Pelaku menggunakan bahan bakar yang diambil dari tanki motor, lalu ditutup dengan kapas. Setelah disulut, bom molotov dilempar,” jelas Kapolsek.

Bom membuat api berkobar di teras. Melihat api menyala, korban terbangun. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Srono. Polisi kemudian mendatangi lokasi dan menggelar olah TKP, termasuk meminta keterangan sejumlah saksi. Hasilnya, polisi mengantongi ciri-ciri pelaku. Berbekal identitas pelaku, polisi langsung melakukan penggerebekan. “ Pelaku diamankan di rumahnya tanpa perlawanan,”  jelasnya lagi.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, botol yang digunakan bom molotov dan kursi yang terbakar. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku diamankan di Polsek Srono. Penyidik masih terus mendalami motif teror dengan bom molotov tersebut.(udi)

Menikmati Eksotisme Sentono Gentong Pacitan

0

Pacitan, (pawartajatim.com)Keindahan Kabupaten Pacitan dari ketinggian Sentono Gentong di Desa Dadapan, Kecamatan Pringkuku, tak perlu diragukan lagi. Setidaknya, hal itu ditunjukkan Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa Selasa (10/1).

Khofifah didampingi Bupati Pacitan Indrata Nur Bayuaji dan Forkopimda Pacitan  mengungkapkan tidak heran jika Sentono Gentong menjadi salah satu destinasi “ngehits” di Pacitan. Menurut Khofifah, Sentono Gentong seperti orkestra semesta alam karena memiliki keindahan alam lengkap yang berpadu dengan sejarah dan spritual.

Di sini, kata dia, masyarakat bisa menikmati pemandangan laut dan pantai, perkotaan, perbukitan, pegunungan hingga goa-goa. Tak cuma menyajikan wisata alam, Sentono Gentong juga merupakan spot paralayang.

Jatim ini banyak sekali tempat yang menyuguhkan keindahan bagi penikmat wisata alam, religi, kuliner, hingga tantangan bagi para penikmat dan atlet paralayang yang di Sentono Gentong  dibuka biasanya sekitar bulan Maret menyesuaikan arah angin.

‘’Sentono Gentong ini wisata yang memiliki sejarah yang kuat. Ini bisa dibilang wisata alam ya alam, religi ya religi, olahraga ya olahraga,” ujarnya. “Kalau mau melihat harmonious partnership disinilah salah satu contohnya. Kalau kita mau melihat wisata alam dan atlet paralayang sekaligus napak tilas religi, di sini salah satunya,” tambahnya.

Sebagai wisata religi, Sentono Gentong merupakan kawasan petilasan. Di dalamnya terdapat gentong berisi tulang-tulang yang dibawa oleh Syekh Subakir dari Persia untuk menangkal roh jahat di Pulau Jawa agar Agama Islam dapat berkembang.

“Tempat ini kental dengan cerita tentang Syeikh Subakir. Dulu kabarnya banyak jin yang mengganggu proses pembangunan dan perkembangan agama Islam di Nusantara. Kisah Syekh Subakir seperti dalam Babad Tanah Jawi ini tertanam sangat kuat sekali, dan juga mencontohkan harmonious partnership,” jelasnya.

Menurut dia, kerajinan tangan dari desa-desa wisata yang sudah sampai ke kancah internasional pun juga patut mendapat sorotan lebih. Desa wisata di pacitan juga keren-keren. Industri kreatifnya juga tidak mengenal musim.

‘’Saya pernah mendatangi pengrajin batu di mana pengrajinnya telah didatangi oleh pelanggan dari  berbagai daerah bahkan luar negeri. Para pengrajin di Pacitan terus menghasilkan produk yang menarik tak peduli musim atau tidak,” kata Khofifah.

Khofifah lantas menekankan bahwa konektivitas ke Kabupaten Pacitan dan daerah Mataraman lain memerlukan perhatian  khusus. Dengan itu, keindahan Pacitan bisa lebih dipromosikan, sehingga wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, bisa menikmati indahnya pesona wisata Pacitan.

Goa-goa di Pacitan cukup banyak. Mulai dari wisata alam, religi, kuliner, olahraga, banyak sekali yang bisa dijual oleh Pacitan. Terutama yang terpenting adalah pembangunan infrastruktur dan menarik investor yang tepat.

‘’Dengan begitu, semua wisatawan dapat makin menikmati keindahan Pacitan, baik wisatawan lokal atau internasional,” tutupnya. (dra)