Layani Pelanggan di Jatim, IOH Luncurkan 3Kiosk

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka menyediakan pelayanan berkualitas yang mampu menjangkau sampai ke pedesaaan (rural), Indosat Ooredoo Hutchison/IOH melalui brand Tri meluncurkan Mini 3Store atau ‘3Kiosk’ di sejumlah kecamatan di Jawa Timur/Jatim. Sebagai informasi, 3Kiosk merupakan pusat distribusi dan layanan resmi Tri, berkolaborasi dengan local partner distributor, yang akan berfokus memberikan pelayanan bagi pelanggan dan retailer yang berdomisili di daerah pedesaan (rural).

Layaknya 3Store yang berada di kota-kota besar, 3Kiosk menyediakan penjualan produk Tri ke pelanggan serta menangani permintaan, pertanyaan, keluhan, hingga kritik dan saran dari pelanggan. Adapun bentuk layanan yang diberikan di 3Kiosk mulai dari, ganti kartu, upgrade kartu ke 4G, ganti nomor ponsel, pilih nomor ponsel, registrasi prabayar, beli paket spesial, hingga aktivasi kartu turis.

Tak hanya itu, 3Kiosk juga melayani distribusi untuk memenuhi kebutuhan retailer yang berperan sebagai penyedia produk dan perpanjangan tangan untuk program Tri. Sebagai langkah awal, 3Kiosk sudah diluncurkan di lima kecamatan di Jawa Timur/Jatim, yaitu di Kecamatan Ngimbang-Lamongan, Kecamatan Sugihwaras-Bojonegoro, Kecamatan Winongan-Pasuruan, Kecamatan Padangan-Bojonegoro, dan Kecamatan Bancar-Tuban.

Ke depan, IOH akan memperluas jangkauan 3Kiosk di sejumlah titik strategis lainnya di Jawa Timur, terutama kecamatan dengan populasi dan site IOH terbanyak. Di sepanjang kuartal I 2023, IOH menargetkan pembukaan 17 3Kiosk di Jatim, dari total 73 di tahun 2023.

Tidak hanya itu, IOH juga mencanangkan target pembukaan 3Kiosk sebanyak 173 untuk wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur pada tahun ini. District Operation Head East Java, Jember, & Bali Nusra, Vega Sumampouw, mengatakan, 3Kiosk merupakan upaya kami untuk berada lebih dekat dengan pelanggan dan retailer di daerah pedesaan, sebagai bentuk rasa terima kasih dan apresiasi kepada pelanggan setia Tri.

‘’Lima kecamatan di Jatim yang menjadi area pertama peluncuran 3Kiosk dipilih dengan pertimbangan populasi dan site terbanyak,’’ kata Vega Sumampouw, di Surabaya Kamis (19/1). Dengan adanya 3Kiosk, kami berharap pelanggan di daerah pedesaan dapat dengan mudah merasakan pelayanan dengan kualitas yang sama baiknya seperti di kota-kota besar di seluruh Indonesia.

Pembukaan 3Kiosk juga menjadi salah satu upaya IOH untuk senantiasa memberdayakan masyarakat lokal dan UMKM di Indonesia. Dimana local partner distributor yang akan menjadi mitra harus merupakan putra atau putri daerah tersebut. (bw)

Pertama di Indonesia, Pelukis Banyuwangi Berkolaborasi dengan Musisi Nasional Tembus Pasar Digital

0

Banyuwangi (pawartajatim)- Inovasi para pelukis Banyuwangi mulai naik kelas. Mereka merambah pasar digital untuk memasarkan karya seninya. Istimewanya, pemasaran ini berkolaborasi dengan sejumlah musisi papan atas nasional. Diantaranya, Sania, Once dan Yuni Shara.

Pasar digital ini memanfaatkan teknologi blockchain dalam bentuk aset digital non fungible token (NFT). Sebanyak 11 pelukis papan atas Banyuwangi memanfaatkan teknologi ini untuk mendongkrak pemasaran. Terutama menembus pasar dunia. Mereka tergabung dalam komunitas seni lukis “ArtOs Nusantara” yang pernah sukses menggelar pameran seni berskala nasional. Dari belasan seniman itu, terdapat 14 karya lukis yang ditawarkan menggunakan teknologi NFT. Seluruhnya dikolaborasikan dengan lagu-lagu hits yang dinyanyikan para musisi ternama itu. ” Ini adalah kolaborasi pertama di Indonesia. Pelukis Banyuwangi bersama musisi nasional berkolaborasi dalam pemasaran karya seni menggunakan platform NFT,” kata Founder ArtOs Nusantara, Imam Maskun usai peluncuran NFT di Banyuwangi, Kamis (19/1/203) siang.

Dalam pemasaran digital ini, pihaknya bekerjasama dengab sejumlah perusahaan entertainment dan teknologi digital. Salah satunya, sudah merambah ke 86 negara.

Melalui teknologi NFT ini, pembeli lagu-lagu musisi nasional akan mendapatkan bonus foto lukisan pelukis Banyuwangi. Tema lukisan disesuaikan dengan lirik lagunya.

Dicontohkan, pembeli lagu ” Tanda Tanda” yang dinyanyikan Yuni Shara akan mendapatkan lukisan NFT bertajuk ” Bunga Asmara” karya pelukis Banyuwangi, Suryantara.

Ada lagi, lukisan NFT ” Kasmaran” karya pelukis Sugiono sebagai bonus pembeli lagu  “Cintai Aku Lagi” milik penyanyi Sania. Lukisan NFT ini dikhususkan bagi 50 pembeli lagu pertama.  ” Inovasi ini memiliki banyak manfaat bagi pelukis Banyuwangi dan penyanyi. Wadah baru ini memungkinkan pembagian royalti yang jelas, sehingga membantu pelaku seni, ” kata Imam.

Diharapkan, inovasi baru ini bisa memotivasi pelukis dan seniman untuk berkarya. Lalu, mengajak para seniman mulai melek teknologi. “ Yang lebih penting, dengan pemasaran digital ini bisa mendongkrak ekonomi. Lalu, meningkatkan nilai penjualan karya seni,” tegasnya.

Peluncuran NFT di Banyuwangi dihadiri penyanyi Sania. Ada juga, penyanyi Once Mekel dan Yauni Shara yang hadir secara virtual. Mereka mengaku sangat beruntung bisa berkolaborasi dengan pelukis Banyuwangi dengan teknologi NFT ini. (udi)

Produksi Perikanan Tangkap dan Ekspor Perikanan Jatim Tertinggi

0

Bogor, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, optimis upaya peningkatan kemandirian pangan kembali tercapai di tahun 2023. Hal ini selaras dengan produksi komoditas pangan yang melejit di berbagai sektor. Tak terkecuali produksi perikanan tangkap  sekaligus ekspor perikanan  Jatim  tercatat tertinggi di Indonesia pada tahun 2022.

Peningkatan kemandirian pangan sendiri merupakan salah satu program prioritas pembangunan Jatim di tahun 2023 yang juga diiringi dengan peningkatan pengelolaan sumber daya energi.

Untuk diketahui, berdasarkan data Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPMHP) ekspor komoditas perikanan Jawa Timur ke mancanegara tahun 2022  tertinggi secara nasional yang mencapai 381.477 ton dengan nilai ekspor  2.602.492. 056 USD.

Setelah Jawa Timur, adalah DKI Jakarta dengan jumlah total ekspor 303.037 ton, kemudian Sulawesi Selatan 190.753 ton, selanjutnya Jawa Tengah 59.216 ton, dan Sumatera Utara dengan total ekspor 49.889 ton.

“Berdasarkan data BKIPMHP untuk komoditas ekspor perikanan Jawa Timur tertinggi secara nasional. Dengan komoditas unggulan ekspor yaitu udang mencapai total 84.582,49 ton, dan ikan Tuna dengan total ekspor 54.195,79 ton,” kata Gubernur Khofifah  usai menghadiri pelantikan Rektor IPB, Bogor Selasa (18/1).

Menurut Khofifah, berdasarkan data Statistik Perikanan Tangkap Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur total produksi perikanan tangkap di Jatim tahun 2022 mencapai 598.317 ton.

Dan ini merupakan tertinggi secara nasional melebihi wilayah di Indonesia Timur. Seperti Maluku dengan capaian 551.846,2 ton, Sulawesi Selatan 417.700,72 ton, Sulawesi Utara 366.738,21 ton, dan Maluku Utara 361.499,65 ton.

Masih berdasarkan data Diskanla Prov. Jatim, komoditas unggulan perikanan tangkap di Jatim ada dua. Yaitu, ikan tongkol dengan hasil produksi mencapai 64.947,80 ton dan ikan lemuru dengan hasil produksi mencapai 70.284,83 ton.

Tak hanya produksi perikanan tangkap yang mencapai hasil memuaskan, berdasarkan data Statistik Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jatim, produksi perikanan budidaya di Jatim juga tertinggi ketiga nasional pada tahun 2022.

Total produksi perikanan budidaya mencapai 1.313.745,14 ton.  Di pulau Jawa sendiri, Jawa Timur menjadi produsen perikanan budidaya tertinggi. “Kalau produksi perikanan budidaya, kita berada di peringkat ketiga. Di bawah Sulawesi Selatan dengan total produksi mencapai 3.077.497,40 ton dan Nusa Tenggara Timur dengan total produksi 1.403.093,35 ton,” imbuhnya.

Terdapat tiga jenis komoditas unggulan perikanan budidaya di Jawa Timur yang mencapai hasil produksi paling tinggi. Ketiga komoditas tersebut ialah bandeng dengan capaian produksi sebesar 170.319 ton, lele dengan capaian produksi sebesar 136.435,89 ton, dan udang vannamei dengan capaian produksi sebesar 103.949,74 ton.

Atas pencapaian itu, Gubernur Khofifah mengapresiasi seluruh stakeholder yang telah berperan aktif sehingga produksi perikanan Jatim terus mengalami kemajuan dan peningkatan. Tak terkecuali para nelayan dan petani tambak yang menjadi garda terdepan penguatan komoditas pangan sektor perikanan.

Pencapaian ini menurutnya akan menjadi awal yang baik bagi momentum pemulihan perekonomian masyarakat Jatim pasca Pandemi Covid-19. Sekaligus menjadi modal utama bagi realisasi program prioritas peningkatan kemandirian pangan di 2023 ini.

“Terima kasih kepada semua pihak yang berperan aktif sehingga produksi perikanan di Jatim terus mengalami peningkatan. Saya berharap capaian produksi perikanan ini bisa berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat. Khususnya masyarakat pesisir dan petani tambak di Jawa Timur,” ungkap orang nomor satu di Jatim ini.

Mantan Menteri Sosial RI ini juga mengajak masyarakat untuk gemar makan ikan. Hal ini senada dengan semangat kampanye Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sejak beberapa tahun belakangan. Gemarikan menjadi salah satu program nasional sebagai upaya meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Insya Allah program prioritas peningkatan kemandirian pangan yang dicanangkan bisa terealisasi di tahun 2023 berseiring dengan peningkatan kesejahteraan nelayan,” imbuhnya. Sebagai informasi, peningkatan kemandirian pangan dan pengelolaan sumber daya energi menjadi salah satu dari tujuh program prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Jawa Timur di tahun 2023.

Selain itu program prioritas lainnya antara lain pemulihan ekonomi kerakyatan melalui peningkatan nilai tambah sektor sekunder dan pariwisata; penguatan konektivitas antar wilayah dalam upaya pemerataan hasil pembangunan serta peningkatan layanan infrastruktur; peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, produktivitas dan daya saing ketenagakerjaan serta pengentasan kemiskinan; peningkatan kepedulian sosial dan pelestarian nilai-nilai budaya lokal; peningkatan ketahanan bencana dan kualitas lingkungan hidup; dan peningkatan ketentraman, ketertiban umum dan peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di Jawa Timur. (dra)

XL Himpun Dana Right Issue Rp 5 Triliun

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT XL Axiata Tbk berhasil merampungkan proses Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu III (“PMHMETD III”) atau right issue tepat waktu dan sekaligus menghimpun dana Rp 5 triliun. Dengan keberhasilan tersebut, XL mampu mewujudkan tujuan awal dilakukannya right issue yakni untuk memperkuat struktur permodalan perusahaan termasuk melakukan pembayaran terhadap keseluruhan atau sebagian dari hutang-hutang perusahaan.

Dengan pelaksanaan right issue yang tepat waktu ini, XL  mampu melakukan pembayaran lebih awal terhadap hutang perusahaan yang dilakukan pada periode Desember 2022 dan awal Januari 2023.

Direktur & Chief Finance Officer XL Axiata, Budi Pramantika, mengatakan, Right issue yang kami laksanakan telah berhasil sesuai dengan rencana. Selain tepat waktu, juga berhasil menghimpun dana Rp 5 triliun.

Dana tersebut juga telah kami pergunakan untuk membayar lebih awal atas hutang-hutang perusahaan sehingga struktur permodalan menjadi lebih kuat karena dengan pembayaran hutang lebih awal tersebut berpotensi untuk bisa mengurangi beban biaya bunga hingga sekitar Rp 300 milliar di 2023 ini.

Pada Desember 2022 lalu, XL telah melaksanakan PMHMETD III atau rights issue dengan menerbitkan 2.403.755.889 lembar saham baru. Jumlah saham ini setara dengan 18,31 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh perusahaansetelah PMHMETD III ini dengan nilai nominal Rp 100 per saham.

Harga pelaksanaan right issue ini sebesar Rp 2.080 per saham, sehingga jumlah dana yang akan diterima XL Axiata mencapai Rp 4,99 triliun. Rights issue ini diperdagangkan baik di dalam maupun di luar bursa efek indonesia (BEI) dan dilaksanakan selama 5 hari kerja mulai tanggal 20 Desember – 26 Desember 2022.

Setiap 25.000 lembar saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) perusahaan pada 16 Desember 2022 pukul 16.00 WIB mempunyai 5.633 HMETD, di mana setiap 1 HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak 1 saham baru yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan pemesanan pelaksanaan HMETD.

Jika saham baru yang ditawarkan dalam PMHMETD III ini tidak seluruhnya diambil oleh pemegang HMETD porsi publik, maka sisanya akan dialokasikan kepada pemegang saham perusahaan lainnya yang telah melaksanakan haknya dan melakukan pemesanan saham baru tambahan, seperti yang tercantum dalam Surat Bukti Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (SBHMETD) atau Formulir Pemesanan Pembelian Saham Tambahan.

Dalam hal terdapat kelebihan pemesanan, maka saham baru akan dijatahkan secara proporsional berdasarkan jumlah HMETD yang telah dilaksanakan oleh masing-masing pemegang saham yang meminta penambahan efek berdasarkan harga pelaksanaan. (bw)

Miris, Remaja 14 Tahun Dicabuli Tetangga saat Ditinggal ke Sawah

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Perilaku DR (35), asal Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, benar-benar bejat. Pria ini tega mencabuli tetangganya sendiri, FA yang masih berusia 14 tahun. Aksi amoral itu dilakukan ketika korban ditinggal ke sawah neneknya.

Terungkapnya tindakan tak senonoh itu berawal dari kecurigaan ibu korban, SM (36).Wanita curiga melihat perubahan pada anaknya. Siklus datang bulannya tak lancar. Korban kemudian dibawa ke dukun bayi. Sang dukun menganjurkan korban diperiksakan ke bidan. Ternyata, korban dipastikan sudah tak perawan.

Bak disambar petir. Ibu korban langsung muntab. Korban diinterogasi. Akhirnya, korban mengaku. Kehormatannya direnggut paksa oleh DR. Aksi itu dilakukan ketika korban sendirian di rumah. Tak terima dengan kejadian ini, SM melapor ke Polsek Wongsorejo. Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menangkap pelaku. “ Begitu mendapat laporan, kami langsung mengamankan pelaku setelah cukup bukti,” kata Kapolsek Wongsorejo, AKP Sudarso, Rabu (18/1/2023) siang.

 Hasil penyidikan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi juga meminta visum korban. Setelah cukup bukti, pelaku ditetapkan sebagai tersangka. Kepada penyidik, pelaku blak-blakan telah menyetubuhi korban. Aksi itu dilakukan saat rumah korban sedang sepi. Kebetulan, korban selama ini tinggal bersama neneknya sejak kedua orang tuanya berpisah. “ Nenek korban ini setiap hari ke sawah. Saat rumah sepi, tersangka menyelinap dan memaksa korban berhubungan badan,” jelas Kapolsek.

Penyidik masih terus mendalami kasus ini. Dugaan sementara, tersangka tidak hanya sekali melakukan perbuatan asusila tersebut. Sejumlah saksi juga dimintai keterangan. Dari kasus ini, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, baju yang dipakai korban saat disetubuhi tersangka. (udi)

Pasca PPKM Dicabut, Hunian Hotel Mulai Penuh

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pasca Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat/PPKM dicabut Presiden Jokowi, tingkat hunian hotel mulai normal. Bahkan, saat moment pergantian tahun 2022 ke 2023 tingkat hunian hotel 100 persen penuh.

‘’Alhamdulillah, tingkat hunian hotel pasca PPKM dicabut tingkat hunian mulai normal kembali. Artinya, akhir Desember lalu hunian kamar hotel penuh tamu,’’ kata Marcomm Manager Hotel Harris Gubeng, Setiawan Nanang, di Surabaya Selasa (17/1).

Meski demikian, kata Oppa Iwan, panggilan akrab Setiawan Nanang, managemen hotel tetap menerapkan protocol Kesehatan dan memakai masker kepada para tamu yang akan menginap. Hanya saja, pelaksanaan protocol Kesehatan tidak seketat saat wabah corona-19 lalu.

Menurut Oppa, memasuki Januari hingga Maret mendatang sudah banyak aparat pemerintah yang mulai tanya-tanya soal meting yang diperkirakan dilaksanakan Februari dan Maret mendatang. Ini menunjukkan gairah ekonomi di perhotelan mulai tumbuh.

Apalagi menjelang perayaan Imlek, kata dia, pihak hotel sudah mulai mempersiapkannya. Mulai menghias hotel ala Imlek dengan menampilkan tarian barongsai. (bw)

Modus Baru, Pil Trek Dicampur Sereal Digagalkan Masuk Lapas Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Petugas Lembaha Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi berhasil menggagalkan penyelundupan obat daftar G dicampur minuman sereal, Selasa (17/1/2023) pagi. Modus ini terbilang baru.

Temuan pil koplo ini berawal dari kecurigaan petugas pemeriksa makanan Lapas. Sekitar pukul 09.00 WIB, datang wanita berinisial LA (34), asal Siliragung, Banyuwangi. Wanita ini mengirimkan mie instan, serbuk minuman sereal dan kopi bubuk ke warga binaan berinisial MN (32), terpidana kasus narkoba.

Petugas curiga ketika memeriksa serbuk sereal.Warnanya kusam, bercampur butiran putih. Setelah diteliti ternyata serbuk pil koplo jenis trihexyphenidyl. Petugas langsung menginterogasi LA. Wanita ini tak bisa berkutik, memilih mengakui perbuatannya. Barang terlarang itu hendak dikirimkan ke kekasihnya, NN. Warga binaan yang divonis 7 tahun penjara ini tak bisa mengelak. “ Modus penyelundupan obat daftar G ini terbilang baru. Modusnya ditumbuk, dicampur minuman sereal. Kalau sebelumnya dicampur kopi,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto.

Kepada petugas, LA mengaku sengaja menyelundupan pil koplo lantaran permintaan kekasihnya. Dia menghabiskan 100 butir pil trek, lalu ditumbuk dengan palu. Untuk mengelabuhi petugas, dia mengirimkan juga mie dan kopi bubuk. Namun, hanya minuman sereal yang dicampur pil koplo. Rencananya, oleh NN, serbuk pil koplo itu akan dijual Rp20.000 per sendok ke warga binaan lainnya.

Akibat perbuatannya, NN harus menerima sanksi berat. Dia langsung ditempatkan di sel khusus selama beberapa hari ke depan. Haknya selama di Lapas juga dicabut. “ Ini sesuai aturan yang berlaku. Warga binaan yang melanggar diberikan sanksi administrasi,” jelas Wahyu.

Sementara, LA diserahkan ke  Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polresta Banyuwangi. Polisi masih mengembangkan asal-usul obat daftar G tersebut. Penyelundupan ini menambah daftar panjang aksi serupa di Lapas Banyuwangi. Akhir Desember 2022, petugas menggagalkan penyelundupan sabu yang dicampur keripik pisang. Bulan sebelumnya, penyelundupan sabu di dalam sandal juga digagalkan. “ Kami memang terus memperketat pengawasan barang bawaan maupun kiriman pengunjung. Ini untuk memastikan warga binaan bebas dari peredaran barang terlarang,” tutup Wahyu. (udi)

Komunitas Nelayan Dukung Ganjar Renovasi Perahu dan Bagikan Sembako di Madura

0

Sumenep, (pawartajatim.com) – Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Timur/Jatim melakukan aksi sosial di Desa Ambunten Timur, Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura, Jatim. Pendukung Ganjar Pranowo itu merenovasi perahu hingga membagikan ratusan sembako kepada nelayan, keluarga nelayan, dan masyarakat setempat yang membutuhkan.

Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jatim Sutriyadi, menjelaskan, renovasi perahu dilakukan untuk mendukung kegiatan ekonomi nelayan di Desa Ambunten. Dengan perahu yang layak, Sutriyadi berharap para nelayan bisa nyaman dan aman menangkap ikan.

“Dengan adanya kegiatan ini masyarakat bisa terbantu. Dengan potensi laut yang ada, karena Madura adalah daerah pesisir, kita bisa meningkatkan sumber daya ekonomi mereka ke depan,” kata Sutriyadi di Sumenep Selasa (17/1).

Sutriyadi menyampaikan, kegiatan renovasi perahu dan pembagian sembako ini dilakukan Komunitas Nelayan Pesisir Jatim karena terinspirasi kepedulian Ganjar Pranowo ke nelayan. Sebab itu, kata Supriyadi, pihaknya turut mensosialisasikan keberhasilan Ganjar membangun kemajuan nelayan di Jawa Tengah (Jateng).

Komunitas Nelayan dukung Ganjar renovasi perahu. (foto/ist)

“Artinya dari kegiatan ini kami ingin menerjemahkan apa yang menjadi karakteristik dari seorang Pak Ganjar yang dekat dengan masyarakat yang ada di daerah-daerah, dan mereka yang masuk kalangan menengah ke bawah,” katanya.

Selain merenovasi perahu dan membagikan ratusan sembako, Komunitas Nelayan Persisir Jatim juga menggelar senam bersama dan membersihkan sampah di pesisir pantai. Melalui kegiatan ini, Sutriyadi berharap nelayan semakin solid dan sadar akan kebersihan lingkungan.

“Kami juga ingin menumbuhkan kesadaran bagi setiap masyarakat untuk menjaga lingkungan sekitar, terutama pinggir laut ya agar bebas dari sampah. Kami juga meningkatkan solidaritas dengan gotong royong dalam mengatasi segala permasalahan yang ada di sekitar,” katanya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Nelayan Desa Ambunten Timur Saidi berterima kasih kepada komunitas nelayan pendukung Ganjar Pranowo tersebut. Saidi berharap, kegiatan serupa juga dapat digelar di wilayah-wilayah lain.

“Sangat dibutuhkan ya, melihat situasi pasca Covid-19 yang melanda di desa kami, otomatis daya beli masyarakat turun. Jadi renovasi perahu dan pembagian sembako ini sangat bermanfaat untuk kebutuhan sehari-hari masyarakat dan nelayan di tempat kami,” katanya. (rid)

Tiga Kota di Jatim, Dominasi Kasus Perkawinan Dini

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Angka permohonan dispensasi nikah (diska) di Jawa Timur/Jatim pada 2022 mencapai 15.212 kasus. Tiga daerah tertinggi kasus adalah Pengadilan Agama Jember sebesar 1.388 putusan kasus, Pengadilan Agama Malang sebesar 1.384 putusan kasus dan Pengadilan Agama Kraksaan 1.141 putusan kasus.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur/Jatim, Maria Ernawati mengatakan viralnya kasus ratusan siswi Ponorogo yang hamil sebelum menikah merupakan fenomena gunung es. Berdasarkan data dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya pada tahun 2022 sebanyak 15.212 putusan kasus dispensasi nikah.

“Ponorogo itu sebenarnya rendah bila melihat dari data PTA Surabaya dan itu fenomena gunung es. Sebab dari 15.212 putusan diska di tahun 2022, 80 persen karena pihak perempuan sudah hamil duluan, ” kata Maria Ernawati, di Surabaya, Senin (16/1).

Erna, begitu dia akrab disapa menjelaskan 20 persen sisanya banyak sebab misal perjodohan karena faktor ekonomi. Dari viralnya kasus Ponorogo ini, masyarakat Jatim lebih tahu bahwa di Jatim kasus pernikahan anak atau pernikahan dini ini masih sangat tinggi.

Saat ini, pemerintah memiliki program prioritas yaitu percepatan penurunan angka stunting dan ditargetkan pada Tahun 2024 mendatang, angka stunting di Indonesia sebesar 14 persen. “Pada kasus kehamilan yang tidak diinginkan ditambah usia ibu hamil yang sangat muda berpotensi terjadi bayi lahir stunting,” imbuhnya.

Untuk mengatasi permasalahan ini, sambung Erna, diperlukan keterlibatan semua pihak. Sedang untuk BKKBN sendiri telah memiliki strategi penurunan stunting dan pembentukan keluarga berkualitas dengan sasaran mulai dari remaja.

“Kami memiliki program GenRe atau Generasi Berencana melalui Pusat Informasi dan Konseling (PIK) remaja untuk sosialiasi Kesehatan Reproduksi atau Kespro,” paparnya. Mantan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah ini menjelaskan di Tahun 2023 ini, Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim akan membentuk Duta GenRe hingga ke tingkat Desa. Selama ini, Duta GenRe baru ada di tingkat Kabupaten.

“Saat ini di Jatim sudah ada 8.501 Duta GenRe Desa. Tugas para Duta GenRe ini selain melakukan sosialisasi juga bisa melakukan konseling,” ujarnya. Mengapa konseling dilakukan oleh para Duta GenRe? Erna menjelaskan diharapkan para remaja akan lebih terbuka saat melakukan konseling kepada teman sebaya daripada ke orang tua. (bw)

Terinspirasi Perang Ukraina, Pemuda di Banyuwangi Bakar Rumah Kekasih dengan Bom Molotov 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Motif pelemparan bom molotov di Desa Sumbersari, Kecamatan Srono, Banyuwangi, terungkap. Pelaku, Supriyadi (27), asal Desa Temuasri, Kecamatan Sempu, Banyuwangi berdalih nekad menebar teror ke rumah kekasihnya, NA (39) lantaran terinspirasi perang Ukraina – Rusia. Akibat perbuatannya, pelaku harus mendekam di Polsek Srono.

Pelaku ditangkap polisi hanya berselang beberapa jam setelah beraksi. Pemuda bertato ini diamankan di rumahnya tanpa perlawanan. “Aksi teror bom molotov ini dilakukan Kamis (12/1) dini hari. Pelaku mengaku bisa membuat bom molotov karena terinspirasi perang Ukraina – Rusia,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja kepada wartawan, Senin (16/1) siang.

Aksi melempar bom itu dilakukan sebanyak dua kali. Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku melemparkan molotov ke teras rumah korban. Aksi pertama berhasil, pelaku sempat menemui korban. Lalu, ngacir pulang. Usai makan, pelaku masih tersulut emosi.

Dia kembali mendatangi rumah korban, lalu melemparkan bom molotov lagi. Api lansung membakar sepasang kursi di teras korban. Usai aksi yang kedua, pelaku langsung kabur. Korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Srono. Polisi tak butuh waktu lama menangkap pelaku.

“Motif pelaku adalah sakit hati karena akan diputus korban. Padahal, baru 7 bulan pacaran,” tegas Kompol Agus. Korban memutuskan hubungan lantaran tak kuat dengan perilaku pelaku. Pelaku kerap berbuat kasar menganiaya korban.

Rupanya, pelaku tak terima ketika korban enggan melanjutkan hubungan. Dari kejadian ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, motor trail yang dipakai pelaku, botol bekas bom molotov dan kursi yang terbakar. Penyidik menjerat pelaku dengan pasal 187 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

“Pelaku menjalankan aksinya sendirian. Dia membuat molotov menggunakan botol anggur dan minuman energi,” tutupnya. (udi)