Kyai Muda Ganjar Gelar Festival dan Beri Santunan Yatim Dhu’afa

0

Kediri, (pawartajatim.com) – Kyai Muda Jawa Timur/Jatim dukung Ganjar melakukan kegiatan Festival Tari Sufi dan Peduli Yatim Dhu’afa di TPQ Nur Rohmah, Dusun Sawahan, Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri. Kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi, gotong royong dan wujud kepedulian Kiyai Muda Jatim kepada masyarakat di Kabupaten Kediri.

Koordinator Wilayah (Korwil) Kyai Muda Jatim, Ali Baidlowi, mengungkapkan, alasan diselenggarakannya kegiatan tersebut karena Kediri selama ini dikenal sebagai kota santri. Serta diperkuat dengan berdirinya beberapa pondok pesantren besar dan terkenal di kota ini.

“Kediri merupakan salah satu kota yang layak disematkan salah satu kota santri di Jawa Timur karena banyaknya ponpes di sini. Jadi, kami melangsungkan berbagai macam kegiatan seperti tanya jawab nahwu shorof dan lomba tilawah yang tujuannya untuk memberikan apresiasi terhadap mereka dan bersilaturahmi dengan masyarakat,” kata Ali, di Kediri Selasa (27/12).

Ia berupaya untuk menyuguhkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, terutama dalam kegiatan kolaborasi yang bersifat keagamaan dan kebudayaan.

Kyai Muda Jawa Timur/Jatim dukung Ganjar melakukan kegiatan Festival Tari Sufi. (foto/ist)

“Seperti kemarin di Madiun kita angkat tema dengan kampung silatnya. Banyak cara kedepanya yang bisa kita lakukan karena setiap daerah kan memiliki karakternya masing-masing,” lanjut Ali.

Melalui Kyai Muda Jatim, Ali berharap, bisa berkontribusi lebih untuk perkembangan masyarakat khususnya santri dalam bidang keagamaan. Dia mencatat, banyak hal yang harus dibenahi, seperti perbaikan infrastruktur di pesantren dan tempat ibadah, serta lembaga pendidikan yang harus diperkuat sistemnya agar santri dan masyarakat bisa lebih optimal dalam melakukan kegiatan keagamaan.

“Kyai Muda Jatim akan terus meng-‘syiarkan’ kegiatan positif keagamaan untuk memupuk nilai keimanan dan terutama sikap toleransi antar umat beragama dengan konsep sholawat dan edukasi secara konsisten,” jelas Ali.

Selain itu, Ali, bersyukur atas tingginya antusiasme dari masyarakat Kediri selama mengikuti kegiatan tersebut. “Alhamdullilah ribuan masyarakat rela berbondong-bondong datang dari berbagai desa dan kecamatan untuk mengikuti kegiatan, ini menjadi catatan positif untuk kami, mudah-mudahan komunitasnya semakin terbentuk dan lebih baik lagi,” tutupnya. (rid)

Dikenal Sadis, Spesialis Pemalak Muda-Mudi Pacaran Dibekuk

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Aksi pemalakan disertai ancaman yang kerap melanda pasangan muda – mudi di Banyuwangi, berhasil dibongkar. Tiga pelaku diamankan. Ketiganya disergap polisi setelah beraksi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Karangbendo, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi.

Tiga tersangka masing-masing RHT,MTO dan AGSI, seluruhnya warga Banyuwangi. Dari tangan para pelaku diamankan sejumlah sepeda motor hasil curian. Dalam menjalankan aksinya, ketiga pelaku terbilang nekad. Bahkan, tak segan-segan mengancam para korban. Mereka menyasar pasangan muda-mudi yang sedang pacaran di RTH. “ Terakhir, mereka beraksi November kemarin. Sepasang muda mudi diancam, motornya dibawa kabur,” kata Kasat Reskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Agus Sobarnapraja, Selasa (27/12/2022) siang.

Untuk menakut-nakuti korbannya, para pelaku selalu menodongkan celurit. Para korban yang masih belia hanya bisa pasrah. Para pelaku kemudian menggasak motor korban, termasuk barang berharga yang dibawa. “Modus operandinya secara kelompok, korban awalnya didekati setelahnya diancam dengan celurit. Kemudian barang-barannya dijarah,” tegas Agus.

Berbekal sejumlah laporan korban, polisi bergerak melacak identitas para pelaku. Hasilnya, para pelaku diketahui residivis dalam kasus serupa. Dari catatan polisi, para pelaku sudah beraksi lebih dari 3 TKP. Namun, polisi masih terus mengembangkannya. “ Kami masih kembangkan terus untuk memastikan kemungkinan ada TKP lain,” jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, para pelaku diamankan di Polresta Banyuwangi. Selain motor, penyidik mengantongi sejumlah bukti dari tangan para pelaku. Diantaranya, clurit yang digunakan beraksi dan beberapa motor. Ada juga, ponsel hasil curian dan sejumlah uang. (udi)

Cegah Golput, Warga Binaan Lapas Banyuwangi Mulai Didata Jelang Pemilu

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Menjelang Pemilu, warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi ikut sibuk. Salah satunya, menyiapkan data pemilih. Mengantisipasi golput alias tak mencoblos, warga binaan mulai didata agar masuk daftar pemilih. Salah satunya, dengan memberikan Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Pemberian NIK ini bekerjasama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dsidukcapil) Banyuwangi. Sedikitnya 15 warga binaan yang belum mengantongi NIK. Sehingga, tidak masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT). “ Kami bekerjasama dengan  Disdukcapil melakukan pengecekan data biometrik dan perekaman KTP. Ini persiapan untuk Pemilu,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto, Selasa (27/12/2022) siang.

Warga binaan yang belum mengantongi NIK langsung dilakukan perekaman. Sehingga, bisa memiliki NIK yang tertera dalam KTP maupun Kartu Keluarga (KK). Sehingga, saat pemilu, warga binaan tidak ada yang tercecer menyalurkan hak pilih. “ Hak menyalurkan suara dalam Pemilu adalah hak setiap warga, termasuk warga binaan,” tegas Wahyu.

Nantinya, di Lapas akan dibuka TPS khusus bagi warga binaan. Saat ini, jumlah penghuni Lapas Banyuwangi sebanyak 933 orang. Dari jumlah ini, sebanyak 931 warga binaan yang masuk daftar pemilih. “ Sisanya masih proses,” jelasnya. Selain pendataan  calon pemilih, nantinya juga akan digelar sosialisasi peserta pemilu di dalam Lapas.

Perekaman NIK dengan sidik jari dan kornea mata ini untuk menghindari data pemilih ganda. Sehingga, warga binaan dipastikan bisa menyalurkan hal pilih, meski masih berada di dalam Lapas. “ Jadi, ada 18 warga binaan belum ber-KTP. Akhirnya, kami rekam berdasarkan sidik jari dan kornea mata. Baru, diberikan NIK,” kata Muzaki, petugas perekaman Disdukcapil Banyuwangi. (udi)

Tim Riset Keilmuan Kemanusiaan Uwika Surabaya Kolaborasi dengan Mitra Desa untuk Mengaplikasikan Sistem Peringatan Dini Banjir

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Riset Keilmuan Kemanusiaan Universitas Widya Kartika/Uwika Surabaya yang di Ketuai Leonardus Setia Budi Wibowo, S.T., M.T., Ph.D., beranggotakan Muhammad Shofwan Donny Cahyono, S.ST.,M.T. dan Yoga Alif Kurnia Utama, , S.ST.,M.T., yang melibatkan beberapa mahasiswa dari prodi teknik sipil dan teknik elektro untuk implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM). Mahasiswa memiliki kesempatan satu semester atau setara dengan 20 SKS menempuh pembelajaran di luar program studi pada perguruan tinggi dan bermitra dengan Kepala Desa/Kades, Tanjungrejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.

Berdasarkan hasil riset keilmuan terdapat permasalahan utama yang terjadi pada daerah Sungai Kuncir Kiri. Yaitu, adanya banjir di daerah hilir sungai yang diakibatkan meluapnya air di daerah hulu sungai.

Akibatnya kegiatan perekonomian, rumah sakit dan lalu lintas menjadi lumpuh total. Karena itu, daerah tersebut membutuhkan suatu sistem yang digunakan sebagai sistem peringatan dini banjir yang akan terjadi di daerah hilir karena luapan air sungai di daerah hulu.

Sebagai informasi, Hibah riset keilmuan kegiatan kemanusiaan ini merupakan hibah dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Direktorat Sumber Daya bersama Lembaga Pengola Dana Pendidikan (LPDP) melalui Uwika Surabaya.

Kegiatan yang telah ditargetkan yaitu pembuatan alat EWS, website khusus untuk menampung data EWS, beserta komunikasi data dimana EWS mengirimkan data sensor ke website untuk disimpan dan dianalisis lebih lanjut.

Website juga telah dapat menampilkan data sensor baik dalam bentuk grafis maupun dalam bentuk tabel. Sistem ini harus dapat mengukur ketinggian air sungai sekaligus memprediksi ketinggian banjir di hilir, dan kapan banjir kiriman akan sampai di daerah hilir.

Disamping itu, ketika terjadi banjir maka diperlukan suatu pengalihan arus lalu lintas sehingga tidak terjadi kemacetan. Sistem ini akan memberikan rekomendasi pengalihan arus yang sesuai agar tidak terjadi kemacetan.

Kontribusi dari penelitian riset kelimuan ini dapat menerapkan sistem informasi berbasis internet pada sistem peringatan dini bencana banjir, membantu memberikan data parameter cuaca dan ketinggian air sungai kepada para peneliti sekaligus instansi pemerintah yang terkait dengan bidang cuaca dan kebencanaan, menjadi landasan atau pedoman untuk perencanaan pembangunan yang berwawasan keamanan dan keselamatan warga.

‘’Memberikan informasi mengenai daerah yang berpotensi mengalami banjir sehingga pemerintah dapat fokus dalam penanggulangan bencana banjir pada daerah tersebut. Memberikan sistem peringatan dini akan adanya banjir bagi masyarakat. Meminimalisir adanya korban jiwa akibat bencana banjir pada masyarakat,’’ kata Leonardus, di Surabaya Senin (26/12). (bw)

Catatan Akhir Tahun 2022 : Tanggung Jawab SMSI dan Bisnis Media di Tahun Politik

0

Oleh: Mohammad Nasir (Sekjen SMSI periode 2019- 2024)

Stabilitas politik nasional menjadi perhitungan penting bagi kalangan pebisnis, investor, dan perusahaan pers. Politik selalu dimasukkan dalam daftar pertimbangan, sebagai faktor utama. Selain politik, pengelola perusahaan mempertimbangkan faktor lain seperti suku bunga bank, birokrasi layanan yang berbelit, ketersediaan sumber daya manusia, infrastruktur, dan tingkat tekanan serikat buruh di suatu daerah atau negara.

Stabilitas politik menjadi pertimbangan utama, karena kekacauan politik bisa menimbulkan kerusuhan yang merugikan banyak pihak, termasuk kalangan pengusaha. Apalagi kalau disertai kekerasan, tindakan barbar, dan bakar-membakar.

Siapa yang berani berinvestasi dengan risiko tinggi, dibayang-bayangi kerusuhan politik dan ancaman serikat buruh? Boro-boro mencari untung, bangunan perusahaan tidak diamuk massa saja sudah beruntung. Pengusaha akan membutuhkan jaminan rasa aman.

Lalu bagaimana kita menghadapi tahun politik yang hiruk-pikuknya dimulai tahun 2023? Kita harus pandai mengantisipasinya dan mengetahui waktu kapan pelaksanaannya dan kapan peluang bisnis itu datang.

Menurut tahapan dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Umum  (Pemilu) 2024, sebagaimana dikutip infopemilu.kpu.go.id, pada 24 April- 25 November 2023 pendaftaran anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), anggota Dewan Perwakilan Rayat Daerah (DPRD) Provinsi , dan DPRD Kabupaten/Kota.

Pada 19 Oktober- 25 November 2023 pencalonan presiden dan wakilnya. Tanggal 28 November 2023- 10 Februari 2024 masa kampanye Pemilu, 11 Februari 2024- 13 Februari 2024 masa tenang, dan 14 – 15 Februari 2024 pemungutan dan penghitungan suara.

Sebagai pengusaha pers, perlu mencermati dinamika politik dan mencermati peluang bisnis pada rentang waktu tahun politik. Kita tentu berharap Pemilu berjalan lancar, aman, dan damai. Tetapi masih terbesit tanda tanya kecil, mungkinkah akan terjadi dinamika politik yang tidak terkendali sehingga menyulitkan kita dalam berbisnis?

Bagaimana dengan perusahaan pers?. Bagi perusahaan media “bad news is good news” (berita buruk adalah berita baik) karena perusahaan media akan mendapat berita yang baik (dari persoalan yang buruk) dan dibaca banyak orang.

Akan tetapi kalau berita buruk semacam kerusuhan yang membuat kerugian banyak orang, semua bisnis terganggu, maka bisnis yang dikelola oleh perusahaan pers juga terganggu. Perusahaan mana yang akan menyisihkan belanja iklan kalau kondisi bisnisnya menurun? Perusahaan pers akan terganggu, tidak mendapatkan iklan.

Ujung-ujungnya perusahaan pers ikut gulung tikar. Nah…, disinilah orang media harus sadar, tidak ikut mendukung provokator, apalagi secara sengaja menjadi provokator. Sebagai tanggung jawab terwujudnya stabilitas nasional dibanyak hal,  perusahaan pers tidak hanya mencari keuntungan belaka, tetapi turut menjaga stabilitas nasional sesuai bidang masing-masing.

Maka jauhkan diri dari segala sesuatu atau tindakan yang merusak. Situasi yang kondusif, aman, dan damai, sangat memungkinkan semua menjalankan bisnis, termasuk bisnis media. Untuk meraih untung dalam berbisnis media, tidak perlu menjadi provokator, mengadu domba para calon yang bersaing dalam politik, dan apalagi menyebarkan berita bohong (hoax).

Kita bisa meraih untung dengan memperbanyak  berita yang menarik, berkualitas, dapat dipercaya, dan eksklusif kalau bisa. Selain memperbaiki konten berita, pengelola bisnis perusahaan pers harus jeli melihat peluang di tahun politik.

Peredaran uang akan mengalir deras ke segala arah, termasuk untuk kampanye dan memasang iklan di media massa, dan media luar ruang. Kita mencermati persiapan para calon presiden yang akan ikut bersaing dalam Pemilihan Umum (Pemilu), persiapan calon kepala daerah, calon anggota DPR, dan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota.

Siapa yang bisa menangkap peredaran uang yang akan berhamburan kemana-mana di tahun politik? Mereka yang bisa menangkap, merekalah yang akan beruntung. Kita sudah punya pengalaman dan pengetahun yang cukup dengan menyaksikan Pemilu dan Pilkada, serta pemilihan legislatif (Pileg) pada tahun-tahun sebelumnya.

Polanya tidak banyak berubah. Baliho, spanduk, umbul-umbul dengan kata-kata dan foto-foto para calon memadati pinggir jalan, iklan dan berita politik memenuhi halaman-halaman koran, majalah, dan media online.

Semua calon berjualan citra baik di mana-mana. Semua menggunakan uang untuk promosi. Kemana uang beredar dan bagaimana menangkapnya? Semua pebisnis punya cara sendiri-sendiri. Akan tetapi perusahaan pers yang bernaung di bawah organisasi pers, tidak boleh bebas menghalalkan segala cara.

Alasannya perusahaan pers itu mengelola media pers yang dalam operasional kesehariannya harus mentaati kaidah jurnalistik, kode etik jurnalistik dan undang-undang tentang pers nomor 40 tahun 1999, serta ketentuan peraturan terkait pers.

Itu juga merupakan tanggung jawab perusahaan pers terhadap kemandirian dan kebebasan pers.  Perusahaan pers yang masih membutuhkan pemahaman terkini tentang pers, harus bertanya kepada yang mengerti atau kepada organisasi pers yang memayunginya.

Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang beranggotakan sekitar 2000 perusahaan pers siber akhir tahun 2022 di tingkat pengurus pusat telah bertemu dan mendiskusikan segala kemungkinan yang terjadi di tahun politik, membicarakan tanggung jawab, serta sekaligus meneropong peluang berbisnis.

“Bagi pengusaha media siber seperti kita ini, kecakapan yang harus selalu diasah adalah kemampuan melihat peluang berbisnis dalam situasi apapun. Di tahun politik kita harus tahu peluang apa yang harus diambil,” kata Ketua Umum SMSI, Firdaus, dalam pengarahan rapat kerja pengurus SMSI Pusat dan DKI Jakarta, 13 Desember 2022 di Hotel Jayakarta, Jakarta Pusat.

Jangan biarkan peluang melenggang berlalu, sementara kita mengetahuinya. Peluang yang berlalu tidak akan kembali. Peluang yang kita dapati berikutnya adalah peluang yang berbeda dengan tantangan dan situasi yang berbeda.

Kami (saya dan Syarif Hidayatullah, Ketua Bidang Kerja Sama dan Hubungan Antar Lembaga SMSI) ketika diminta bicara di depan kawan-kawan pengurus SMSI mencoba membantu melihat peluang bisnis di tahun politik.

Ketika kami bersama-sama meneropong peluang-peluang bisnis di tahun politik, mendapat tanggapan yang antusias dari para pengurus yang hadir. Diskusi berlangsung hangat, terasa bagaikan gelombang yang sama sehingga melebihi waktu yang ditentukan.

Ketua Umum ,SMSI Firdaus, sampai memberi isyarat untuk mengakhiri diskusi karena sudah waktunya makan siang. Tetapi ibarat kereta api yang melaju kencang tidak bisa diberhentikan mendadak.

Diskusi yang sudah menyala tidak bisa segera dipadamkan. Secara perlahan sambil memberi kesempatan penanya yang masih tersisa, barulah berhenti. Arahan penting organisasi dalam berbisnis media di tahun politik, perusahaan pers tidak boleh meninggalkan kode etik jurnalistik. Mengapa demikian?

Meskipun pengusaha media tidak terikat kode etik jurnalistik, seperti para wartawan, perusahaan media dalam operasionalnya bertumpu pada kegiatan jurnalistik. Kegiatan jurnalistik dilakukan wartawan yang terikat undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.

Tidak boleh pengusahan pers memaksa para wartawan melanggar kode etik jurnalistik hanya demi uang, untuk mengejar keuntungan. Karena itu, mengambil peluang bisnis dalam media pers tetap memperhatikan peraturan dan perundang-undangan terkait pers.

Produk jurnalistik harus dibedakan dengan produk iklan atau tulisan yang dibiayai oleh sponsor. Produk jurnalistik tidak boleh dibiayai seperti iklan. Oleh sebab itu produk iklan harus ditandai, supaya pembaca mengetahuinya.

Disinilah anggota SMSI diharapkan tetap memegang teguh prinsip berbisnis dan bermedia dengan benar. Boleh perusahaan pers menggulung untung, tetapi media persnya tidak melakukan pelanggaran terhadap undang-undang pers dan kode etik jurnalistik.

Menggulung untung dengan bijak dan aman dari pelanggaran, itulah yang dipesankan dalam rapat kerja pengurus SMSI Pusat dan DKI Jakarta menyongsong tahun politik. Tentu saja dalam catatan ini kami tidak membuka poin per poin peluang bisnis media pers di tahun politik seperti yang disampaikan dalam rapat, karena itu agenda internal yang menjadi kekayaan ide lembaga.

Penjelasan hanya bisa disampaikan melalui rapat internal, atau konsultasi antar anggota dan pimpinan organisasi. Meskipun perusahaan pers boleh mencari untung, perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI yang telah menjadi konstituen Dewan Pers ini juga tetap menjalankan visi dan misinya serta turut menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Sebagai tanggung jawab moral dan turut menjaga stabilitas nasional, seandainya  nanti terjadi dinamika politik terkait suksesi kepemimpinan NKRI yang tidak terkendali, SMSI tidak akan menjadi provokator.

SMSI akan tampil sebagai media yang meluruskan keadaan, melawan dan memadamkan kobaran berita bohong (hoax) yang membuat negeri ini memanas. Untuk itu, SMSI telah menggandeng dan menandatangani kerja sama dengan Pusat Sandi dan Siber  TNI Angkatan Darat (PUSSANSIAD). Langkah-langkah kerja sama telah disiapkan bersama selama tahun 2022.

Tahun depan, 2023 kerja sama tersebut menjadi agenda SMSI, selain melaksanakan banyak agenda lainnya, termasuk menangkap peluang bisnis. Komandan PUSSANSIAD Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie yang menandatangani kerja sama bersama Firdaus, mendukung penuh langkah SMSI untuk melawan media sosial yang mengumbar hoax.

“SMSI dan TNI AD terikat dalam suatu komitmen sangat kuat dan memiliki kesepahaman yang sama untuk bersinergi dan berpartisipasi dalam menjaga cita-cita kemerdekaan sebagai negara berdaulat, modern, adil, dan sejahtera,” kata Ketua Umum SMSI Firdaus, usai penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara SMSI dan PUSSANSIAD di Markas Besar TNI Angkatan Darat, Jalan Veteran Jakarta, Kamis (21/7/2022).

Penandatanganan  kerja sama itu disaksikan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman  yang juga merupakan Ketua Dewan Pembina SMSI, Ketua Dewan Pers Prof Dr Azyumardi Azra dan Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari, serta jajaran pimpinan TNI AD dan seluruh pengurus SMSI dari 34 Provinsi.

Perjanjian kerja sama diperkuat dengan hadirnya banyak tokoh di kalangan militer dan sipil antara lain Anggota Dewan Pembina SMSI Mayjen (Purn) Joko Warsito, Mayjen (Purn) Wuryanto, Mayjen (Purn) Herwin Suparjo, dan Ketua Dewan Pertimbangan SMSI Budiman Sudjatmiko dan anggota Dewan Pertimbangan Bona Ventura Sulistiana, Marpuah, GS Ashok Kumar dan Drs KH M Ma’shum Hidayatullah MM, serta Dewan Penasehat SMSI Ervik Ari Susanto dan tak kurang dari 22 perwira tinggi Pimpinan TNI AD.

Selamat berkarya untuk kemajuan bangsa dan negara. Selamat tahun baru 2023, tahun politik yang akan kita lalui bersama. Semoga aman dan damai. (*)

Ayooo…., Berlibur Akhir Tahun ke Lereng Gunung Calli Mera?

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Menghabiskan waktu bersama keluarga atau sahabat di tempat yang mengasyikan kini banyak dicari orang. Tempat dengan pengalaman baru dan memiliki kekhasan Seperti di Calli Mera (@callimera.id) yang berada di Lereng Gunung kawasan Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan.

Selain hawa sejuk, Calli Mera juga memboyong arsitektur ala Little Santorini, Yunani. Bangunan resto yang unik dengan view pegunungan ini menjadikan Calli Mera kini jadi jujugan keluarga maupun komunitas yang ingin healing menikmati suasana dan kuliner khas di Calli Mera.

“Sengaja kita usung Little Santorini ke sini,” kata Thomas Tirta, Chef Owner Calli Mera. Setiap sudut bangunan di Calli Mera menjadi daya tarik tersendiri untuk berfoto. Dominasi warna putih dan biru menjadikan Calli Mera makin kental dengan arsitektur Yunani.

Bukan saja menawarkan keunikan bangunan dan view pemandangan pegunungan, Calli Mera juga menyajikan kuliner khas Calli Mera. “Ada Ikan iga penyet, lalu ada masakan rumahan lainnya. Kami juga siapkan nasi goreng Calli Mera dan kopi khas Calli Mera,” kata Chef Thomas.

Calli Mera yang berada di Lereng Gunung kawasan Taman Dayu, Pandaan, Pasuruan. (foto/ist)

Kapasitas Calli Mera, kata Thomas, bisa mengakomodir pengunjung hingga sekitar 150 orang. Ditambah lagi parkir kendaraan yang luas. Untuk mengakomodir para biker, komunitas sepeda atau komunitas lainnya Calli Mera buka lebih pagi pada tiap akhir pekan.

“Setiap Hari Jumat, Sabtu dan Minggu buka pagi pukul 07.00 WIB, karena banyak komunitas sepeda yang nongkrong di Calli Mera,” lanjut Chef Thomas. Untuk konsep kuliner, kata Chef Thomas, banyak yang dibuat untuk di makan bareng bareng.

“Konsep lebih ke family buat kumpul-kumpul, jadi makanan juga dibuat untuk keroyokan,” tambahnya. Mirza Denovan, Owner Calli Mera, menambahkan di Calli Mera juga ada Toby’s eEstate dan ada juga tenan pizza serta silyscoop ice cream.

“Agar konsep resto menjadi yang berbeda dan pertama di Jawa Timur/Jatim, dengan begitu tamu yang datang untuk makan serasa juga berwisata karena mendapatkan pengalaman baru,” ujarnya. Yang pasti, taste makanannya pasti berbeda juga.

Jadi banyak pengalaman baru yang didapat ketika datang ke Calli Mera. Bahkan sangat nyaman nongkrong lama karena viewnya bagus. Seperti halnya tema Santorini dengan pemandangan pegunungan. (rid)

Puncak Libur Natal, Kendaraan Antre 1 Kilometer di Pelabuhan Ketapang

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Arus kendaraan dari Jawa ke Bali mengular di Pelabuhan Ketapang,Banyuwangi, Senin (26/12/2022) siang. Panjang antrean diperkirakan mencapai 1 kilometer, meluber hingga keluar pelabuhan. Tiga areal parkir pelabuhan disesaki kendaraan.

Akibat antrean ini, setiap kendaraan harus menunggu rata-rata 1,5 jam untuk bisa masuk kapal. Antrean kendaraan masih didominasi kendaraan pribadi. Rata-rata berplat nomor kota – kota besar di Jawa. Seperti Jakarta, Surabaya dan Malang.

Para penumpang memilih menyeberang ke Bali setelah Natal lantaran menunggu musim libur sekolah. Sehingga, mereka tiba di Pelabuhan Ketapang nyaris bersamaan. ” Sejak masuk pelabuhan sudah antre cukup panjang. Tiketnya juga antre,” kata Anton Wijaya,  pengendara asal Bekasi, Jawa Barat.

Pria ini memilih jalur darat untuk berlibur ke Bali lantaran lebih cepat. Biayanya terjangkau. Sehingga, bersama keluarga menggunakan kendaraan pribadi menyetir sendiri. Bali menjadi tujuan berlibur karena banyak pilihan tempat bersama keluarga.

Antrean kendaraan yang mengular membuat ASDP Ketapang bergerak cepat. Jumlah kapal yang dioperasikan ditambah menjadi 48 unit. Dalam kondisi normal hanya 28 unit. Jadwal bongkar muat kapal juga dipercepat. Begitu muatan penuh, langsung diberangkatkan.

Data dari posko Natal dan tahun baru Pelabuhan Ketapang, dalam sehari jumlah penumpang yang menyeberang ke Bali mencapai 27.252 orang. Sedangkan kendaraan mencapai 5.279 unit. Antrean kendaraan ini diprediksi akan terus terjadi hingga memasuki libur tahun baru. Selain ke Bali, arus kendaraan ke Lombok dari Pelabuhan Ketapang juga ikut meningkat. Kebanyakan kendaraan pribadi. Mereka adalah wisatawan domestik yang akan berlibur ke Lombok. (udi)

Diduga untuk Pesta Tahun Baru, Dua Warga Binaan Lapas Banyuwangi Nekad Selundupkan Sabu

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Dua warga binaan Lembaga Pemasyarkatan (Lapas) Banyuwangi ini benar-benar tak kapok. Baru dua minggu keluar sel tikus akibat menyelundupkan sabu, aksi serupa diulangi lagi. Keduanya kedapatan menerima paket sabu dari seorang kurir, Senin (26/12/2022) siang.

Dua warga binaan nakal itu masing-masing, EC dan SA, keduanya narapidana kasus narkoba. Sekitar pukul 09.30 WIB, petugas jaga mendapati seseorang bernisial AK (29) yang mengirimkan makanan. Seperti biasa, petugas melakukan pemeriksaan ketat. Makanan berupa keripik singkong dan keripik pisang itu diperiksa. Petugas mulai curiga mendapati keripik yang lengket. Begitu dipecah,di dalamnya ditemukan tumpukan plastik berisi serbuk putih. Ternyata, isinya sabu. “ Total ada 13 bungkus yang diduga sabu. Rinciannya, 9 bungkus di keripik pisang, sisanya 4 bungkus di keripik singkong,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto.

Temuan paket sabu ini langsung dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Tak berselang lama, personel Satuan Narkoba Polresta tiba di Lapas. Hasil pemeriksaan, serbuk putih itu dipastikan sabu. Beratnya sekitar 8,5 gram. Nilainya ditaksir mencapai Rp 9 juta. “ Untuk proses selanjutnya kami serahkan ke Polresta Banyuwangi,” tegas Wahyu.

Awalnya, paket makanan itu ditujukan ke wargan binaan berinisial EC. Namun, pengakuan ini hanya alibi. Setelah didalami, kiriman makanan berisi sabu itu ternyata milik SA. Keduanya diduga bersekongkol memasukkan barang haram tersebut ke Lapas. Tujuannya, untuk berpesta sabu di malam tahun baru. “ Pengiriman sabu dengan keripik ini modus baru. Biasanya, di dalam sabun atau makanan lain. Berkat kejelian petugas, sabu di dalam keripik bisa dibongkar,” jelasnya.

Akibat perbuatannya, EC dan SA kembali dijebloskan ke sel tikus. Hal ini sesuai aturan di Lapas jika ditemukan pelanggaran dari warga binaan. Keduanya sudah 1,5 tahun mendekam di Lapas dalam kasus narkoba. Dari catatan Lapas Banyuwangi, sepanjang tahun 2022 sedikitnya 7 kasus penyelundupan sabu dibongkar. Modusnya, menggunakan makanan hingga dilempar dari balik tembok Lapas. (udi)

Kyai Muda Ganjar Gandeng Komunitas Pencak Silat Gelar Festival

0

Madiun, (pawartajatim.com) – Kyai Muda Jawa Timur/Jatim menggelar festival pencak silat pada Sabtu (24/12). Para kiai muda pendukung sosok Ganjar Pranowo ini, menghelat kegiatan tersebut di Pondok Pesantren Wisma Wisnu di Desa Jerukgulung, Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun dengan menggandeng komunitas pencak silat di Kabupaten Madiun.

Koordinator daerah Kyai Muda Madiun, Choirul Saifulloh Anwar, menjelaskan, para peserta festival pencak silat ini berasal dari berbagai perguruan silat se-Madiun. Mulai dari perguruan Marpati Putih, Cempak Putih, hingga perguruan Pagar Nusa.

Choirul menjelaskan, latar belakang Kyai Muda Jatim menggelar festival ini adalah kurangnya minat generasi muda untuk menggeluti seni bela diri silat. Banyak anak muda saat ini, disebut Choirul, telah terbawa arus globalisasi yang membuat mereka lebih tertarik menghabiskan waktu bermain gadget.

Kyai Muda Ganjar gandeng Komunitas Pencak Silat gelar festival di Kabupaten Madiun Sabtu (24/12). (foto/ist)

Dia berharap, kegiatan ini bisa menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di Madiun untuk bisa terlibat dalam pelestarian kesenian pencak silat. “Kami ingin semua generasi pencak silat, ingin bahu membahu melestarikan pencak silat. Jangan sampai terbawa arus digitalisasi, yang saat ini sudah mewabah. Semua asik dengan gim online. Kami ingin semua generasi terus melestarikan budaya pencak silat,” ucap Choirul.

Dalam festival ini, Kyai Muda Jatim juga menggelar kegiatan lainnya seperti selawat bersama dan pertunjukan tarian sufi. Melibatkan para santri, kiai, dan ulama dari berbagai daerah di Madiun, Kyai Muda Jatim juga melakukan doa bersama untuk Bangsa Indonesia.

“Kami berdoa mudah-mudahan Allah menjaga negeri kami ini, sehingga kami dalam menjalankan tugas sebagai penerus generasi bangsa, bisa belajar dan menuntut ilmu dengan nyaman, damai, dan terus sejahtera,” tutur Choirul.

Sementara itu, salah satu pemain silat yang ikut serta dalam festival ini, Saskia Silvi Anggita mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi festival yang digelar Kyai Muda Jatim. Sebab, dirinya menyebut jarang ada komunitas yang menyediakan panggung untuk para pemain silat di daerah bisa tampil menunjukkan bakatnya.

“Di sini memang agak jarang (acara silat), oleh karena itu saya sangat mengapresiasi. Dengan mengundang banyak perguruan, itu bisa membuat semangat para untuk mengikuti pencak silat,” sebut Silvi. (rid)

PLN Tambah Pasokan Listrik ke Bali 273 Megawatt, Cegah Pemadaman di Tahun Baru

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Mendekati libur tahun baru, kebutuhan listrik ke Bali meroket. Penyebabnya, kunjungan wisatawan melonjak di akhir tahun. Mengantisipasi pemadaman, PLN menambah pasokan listrik dari Jawa ke Bali sebesar 273 Megawatt (MW).

Jumlah pasokan listrik ke Bali ini masih ditambah suplai pembangkit pasca KTT G-20 sebesar 100  MW. Sehingga, selama libur tahun baru, pasokan listrik di Pulau Dewata akan tetap aman. Bahkan, lebih dari cukup. “ Jadi, kami khusus ke Banyuwangi mengecek pasokan listrik ke Bali selama libur Natal dan tahun baru. Kementerian ESDM ingin memastikan pasokan listrik ke Bali tetap aman,” kata Dirjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Dadan Kusdiana disela mengecek gardu induk PLN di Banyuwangi, Senin (26/12/2022) pagi.

Wilayah Bali menjadi atensi nasional lantaran kawasan wisata internasional. Setiap libur akhir tahun, Pulau Bali menjadi destinasi wisatawan. Sehingga, kebutuhan listrik meningkat tajam. Sejatinya, pasokan listrik di pulau ini sudah cukup untuk kebutuhan normal. Namun, pihaknya bersama PLN memberikan tambahan paoskan untuk memastikan cadangan listrik.  “ Jangan sampai ada gangguan listrik selama libur tahun baru,” tegasnya.

Pihaknya memberikan apresiasi kinerja PLN yang sigap memitigasi kerawanan bencana dalam layanan alirasn listrik. Salah satunya, kesiapan tower listrik hingga kabel bawah laut jika terjadi bencana atau gangguan alam. “ Musim hujan memang rawan bencana. Salah satunya petir. PLN sudah siap dengan mitigasi resiko,” tutupnya.

Sementara, PLN memastikan seluruh jaringan listrik siaga 100 persen menghadapi libur Natal dan tahun baru. Perusahaan plat merah ini juga mendukung setiap kegiatan Pemkab atau lembaga dalam perayaan tahun baru. Sehingga, pasokan listrik dipastikan aman, normal. “ Persiapan kami sudah 100 persen untuk cadangan listrik selama libur Natal dan tahun baru,” kata Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto. (udi)