Selamat… 12 Warga Binaan Lapas Banyuwangi Dikado Remisi Saat Natal

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)-  Sebanyak 12 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi mendapatkan hadiah remisi di momen Hari Raya Natal. Mereka yang mendapatkan pengurangan masa tahanan ini hanya yang beragama Kristen.

Besaran remisi yang diterima maksimal 1 bulan 15 hari dan paling pendek hanya 15 hari. Pemberian remisi ini didasarkan pada masa pidana yang sudah dijalani.  Mereka yang menjalani masa pidana 6-12 bulan hanya mendapatkan remisi 15 hari. Sedangkan warga binaan yang menjalani pidana minimal 12 bulan bisa mendapatkan remisi 1 bulan pada tahun pertama hingga ketiga.

Warga binaan yang telah menjalani masa pidana selama 6 sampai 12 bulan mendapatkan remisi 15 hari. Sedangkan warga binaan yang telah menjalani masa pidana 12 bulan atau lebih mendapatkan remisi satu bulan pada tahun pertama hingga ketiga. “ Mereka yang mendapatkan remisi Natal ini bersifat khusus. Hanya narapidana yang beragama Kristen Protestan dan  Katolik,” kata Kepala Lapas Banyuwangi, Wahyu Indarto disela pemberian remisi Natal, Minggu (25/12/022) siang.

Jumlah warga binaan yang beragama Kristen di Lapas Banyuwangi berjumlah 18 orang. Rinciannya, 14 Protestan, sisanya 4 orang Katolik. Namun, yang 12 orang yang diusulkan mendapatkan remisi. Sisanya, 6 orang berstatus tahanan.

Remisi hari raya ini juga diberikan kepada warga binaan sesuai hari keagamaan masing-masing. Jika memenuhi syarat, warga binaan akan diusulkan mendapatkan remisi di momen hari raya. Salah satu syarat mendapatkan remisi adalah berstatus narapidana atau sudah memiliki putusan pengadilan.

Syarat lainnya mendapatkan remisi adalah harus aktif mengikuti kegiatan pembinaan. Lalu, berkelakuan baik dibuktikan dengan tidak memiliki catatan pelanggaran disiplin. “ Dengan mendapatkan remisi, berarti warga binaan bisa menunjukkan hasil pembinaan. Jadi, ini bukan obral hukuman,” tegasnya. (udi)

Pastikan Perayaan Natal di Jatim Aman, Gubernur dan Forkopimda Tinjau Kesiapan Gereja

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Jelang perayaan Hari Raya Natal, Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Irjen Pol Toni Harmanto dan Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Nurchahyanto, Kabinda Jatim Kolonel Inf Fahmi Sudirman dan Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, Arum Sabil, meninjau kesiapan sejumlah gereja di Surabaya, Sabtu (24/12). Ada tiga gereja yang ditinjau jajaran Forkopimda Jatim.

Mulai Gereja Kelahiran Santa Maria Perawan, Gereja Hati Kudus Yesus dan Gereja Bethany Indonesia. Di tiga titik gereja tersebut, Gubernur Khofifah dan Forkopimda Jatim detail melakukan pengecekan sarana prasarana gereja, keamanan dan juga memastikan bahwa gereja siap menggelar ibadah dan perayaan natal secara khidmat.

“Kita melakukan kunjungan sore hari ini ke tiga gereja. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses peribadatan baik yang dilaksanakan pada hari ini dan besok semuanya bisa berjalan dengan baik aman nyaman tenang dan khidmat,” kata Gubernur Khofifah, usai meninjau Gereja Bethany Indonesia.

Mantan Menteri Sosial RI ini menjelaskan untuk mewujudkan kehidupan yang harmoni dibutuhkan kebersamaan dari semua pihak untuk saling menjaga keadaan yang aman, tenang dan kondusif.

Oleh sebab itu pada pengamanan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 juga melibatkan gerakan Pramuka,  Banser dan elemen masyarakat lainnya. “Sehingga Harmoni di antara kehidupan masyarakat ini bisa kita jaga bersama-sama,” jelasnya.

Selain itu, ia juga mengajak para jurnalis dari berbagai media untuk turut serta menjaga keadaan di Jatim tetap kondusif, aman dan damai. “Tolong dijaga kedamaian, keamanan dan kenyamanan di dalam proses beribadah termasuk dalam menyambut ibadah Natal pada Tahun 2022 dan menyambut tahun baru 2023,” ajaknya.

Karena menurutnya, kehidupan yang aman, damai, tenang dan bahagia adalah harapan setiap orang. Sehingga semua pihak pun memiliki kewajiban yang sama untuk mewujudkan suasana yang aman, tenang dan damai.

“Kita semua tentu ingin hidup dalam suasana yang aman damai penuh ketenangan dan tentu kebahagiaan bersama,” ujarnya. Disela-sela kunjungannya, Gubernur Khofifah pun bersapa dengan beberapa jemaat yang ada di Gereja.

Ia berharap, umat  nasrani dapat merayakan natal dengan penuh damai dan kebahagiaan. “Mudah-mudahan Natal Tahun 2022 semuanya akan bisa berjalan dengan aman nyaman dan penuh kebahagiaan dan kedamaian,” pungkasnya.

Diakhir, Gubernur perempuan pertama di Jatim ini juga menyampaikan ucapan selamat Natal bagi yang merayakan dan selamat menyambut Tahun Baru 2023. Ia berharap di tahun yang baru akan ada semangat baru sehingga melahirkan kesuksesan dan kemajuan bersama yang lebih signifikan.

“Selamat tahun baru untuk kita semua. Tahun baru dengan semangat baru dan dengan sukses sukses baru yang bisa memberikan harapan kemajuan bagi kita semua sebagai warga bangsa,  masyarakat Jatim dan bangsa Indonesia pada umumnya,” pungkasnya. (dra)

Kowarteg Pendukung Ganjar Bagikan Sembako dan Makanan Siap Saji

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Senyum sumringah merekah lebar di wajah para pedagang dan masyarakat prasejahtera di sekitar Pasar Minggu pagi masangan di Desa Masanganwetan, Sukodono Sidoarjo, Minggu (25/12). Mereka mendapat sejumlah paket bantuan sosial yang didistribusikan Komunitas Warteg (Kowarteg) Jawa Timur/Jatim.

Koordinator Kowarteg Jatim, Kiki Kurniawan, mengatakan, ada sekitar 300 paket bantuan yang  didistribusikan di area pasar. Bantuan tersebut berupa sembako, makanan siap saji, dan peralatan makan.

Penerima manfaat merupakan pedagang kecil di pasar, pedagang kaki lima, dan masyarakat prasejahtera di area pasar. Meski sifatnya bantuan, komunitas ini tetap mempertahankan kualitas rasa dan gizi dari makanan yang mereka berikan.

“Latar belakang kami melakukan kegiatan ini, karena melihat kondisi atas keprihatinan masyarakat yang mengeluh atas kondisi ekonomi yang sedang sulit. Dengan hadirnya Kowarteg di sini, diharapkan bisa membantu persoalan-persoalan itu,” kata Kiki, usai mendistribusikan paket bantuan Kowarteg.

Pendukung Ganjar bagikan sembako dan makanan siap saji di Desa Masanganwetan, Sukodono Sidoarjo, Minggu (25/12). (foto/ist)

Lewat kegiatan ini, Kowarteg Jatim berharap bantuan yang mereka berikan bisa untuk memenuhi kebutuhan pangan para penerima manfaat untuk beberapa waktu ke depan. Kiki menjelaskan, dirinya juga ingin agar kegiatan berbagi yang dilakukan Kowarteg Jatim bisa menanamkan sikap saling peduli pada masyarakat sekitar.

“Kowarteg Indonesia ingin menanamkan rasa gotong royong kepada masyarakat, ingin memberikan edukasi dan influence supaya kita semua dapat bersatu untuk melewati masa-masa sulit ini,” jelasnya.

Komunitas ini pun berkomitmen untuk kembali melakukan kegiatan bermanfaat lainnya di wilayah Jatim lain. Tidak hanya kegiatan berbagi, namun pihaknya menyebut akan menggelar sejumlah pelatihan untuk meningkatkan kualitas sumber daya para pedagang dan pelaku usaha kecil di Jatim.

“Inspirasi kegiatan ini, kami ambil dari gerakan-gerakan Ganjar Pranowo, yang akif di program-program kegiatan sosial. Kami ingin mengadopsi itu,” pungkasnya. (rid)

Jelang Nataru, Gubernur, Kapolda dan Danrem Tinjau Tiga Pintu Masuk Kedatangan dan Keberangkatan Penumpang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto dan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, meninjau kesiapan sejumlah titik yang akan menjadi pintu masuk bagi masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru/Nataru Sabtu (24/12). Sejumlah titik tersebut ialah Pelabuhan Tanjung Perak, Bandara Juanda, dan Terminal Purabaya menjelang Nataru 2022 .

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan moda transportasi laut, udara dan darat di ketiga tempat tersebut dalam menghadapi Nataru. Gubernur Khofifah meminta agar pihak terkait dalam hal ini Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak untuk meningkatkan koordinasi dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kaitannya dengan update kondisi cuaca atau tinggi gelombang.

Berdasarkan informasi dari BMKG, pada tanggal 23-25 Desember 2022 diperkirakan ada peningkatan gelombang antara 2,5 – 4 meter. Terutama di daerah Masalembo, Bawean, Sapudi dan Kangean. Sehingga kemungkinan ada penundaan keberangkatan kapal laut ke beberapa daerah tujuan.

“Mohon untuk terus berkoordinasi dengan BMKG terkait cuaca terutama gelombang tinggi. Kewaspadaan ini terus dilakukan untuk memastikan keselamatan dan keamanan dalam proses pelayaran, para penumpang ini selamat dan lancar sampai tujuan,” katanya.

Untuk itu, Khofifah juga meminta kepada penumpang moda transportasi laut untuk dapat bersabar apabila jadwal keberangkatan kapalnya mengalami keterlambatan dikarenakan faktor cuaca. “Mohon kepada para penumpang untuk dapat bersabar apabila keberangkatan kapal ditunda karena faktor cuaca. Ini semua dilakukan agar perjalanan lancar dan penumpang sampai ke tujuan dengan selamat dan bertemu keluarga,” katanya.

BMKG juga menyampaikan potensi terjadinya Banjir Rob di beberapa wilayah pesisir di Surabaya. Banjir rob ini disebabkan oleh kenaikan permukaan air laut, hingga air pasang yang menggenangi daratan.

Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim, Irjen Toni Harmanto dan Komandan Korem 084/Bhaskara Jaya Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, meninjau kesiapan sejumlah titik yang akan menjadi pintu masuk bagi masyarakat saat momen Natal dan Tahun Baru/Nataru Sabtu (24/12). (foto/ist)

Banjir rob ini sendiri dapat mengganggu transportasi di sekitar pelabuhan dan pesisir. Termasuk aktifitas petani garam dan perikanan, serta kegiatan bongkar muat di pelabuhan. “Terkait informasi dari BMKG soal banjir rob ini kami minta agar masyarakat terutama di wilayah pesisir agar terus waspada. Karena memang Banjir Rob ini salah satunya dipengaruhi fase Bulan Baru yang mempengaruhi kondisi pasang surut terutama di Bulan Desember ini,” katanya.

Dalam kunjungan ini, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasinya kepada jajaran terkait baik Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak bersama PT Pelindo (persero), Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Perak, dan Polres Pelabuhan Tanjung Perak, yang telah menyiapkan sejumlah posko untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para penumpang kapal.

Posko-posko tersebut terdiri dari gerai vaksinasi, fasilitas tunggu penumpang yang nyaman, serta posko kesehatan layanan kesehatan. Termasuk beberapa tempat yang menyiapkan protokol kesehatan seperti penerapan aplikasi PeduliLindungi, tempat cuci tangan/hand sanitizer.

“Ini menjadi bukti strong partnership dan kopaborasi yang baik antar berbagai elemen untuk memastikan pengamanan Nataru ini berjalan dengan baik dan lancar,” katanya. Sementara itu, data dari Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak, di Pelabuhan Tanjung Perak ini siapkan 37 Armada dengan kapasitas 31.000 penumpang.

Untuk penumpang terbanyak yakni dengan tujuan Makassar, Sulawesi Selatan. Dimana pelabuhan ini melayani berbagai rute baik Sampit, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, sampai ke NTT yakni Labuan Bajo, Ende dan Maumere.

Hingga saat ini tercatat jumlah penumpang baru mencapai 47%. Artinya dari kapasitas tersebut masih belum terisi penuh sehingga pihak Otoritas Pelabuhan Tanjung Perak belum merasa perlu untuk meminta bantuan tambahan armada kapal. Dan diperkirakan mencapai puncaknya Jumat (23/12).

Sementara di Bandara Juanda, orang nomor satu di Jatim secara khusus meninjau Posko Pelayanan Angkutan Udara Natal dan Tahun Baru 2022 untuk meninjau arus keluar masuk penumpang peswat komersil dan cargo di Bandara Juanda.

Rombongan pun menilik terminal keberangkatan dan kepulangan, serta check-in longue untuk memastikan ketertiban para penumpang penerbangan baik domestik dan internasional. “Juanda ini tidak hanya menjadi tempat flow penerbangan komersil untuk penumpang, tetapi juga kargo barang. Perlu dipastikan agar flow-nya terkendali, mengingat lonjakan penumpang menjelang Nataru,” ungkap Khofifah.

Meneruskan peninjauannya ke Terminal Purabaya, ada yang berbeda di lokasi ini. Yakni adanya pos tes urine untuk driver. Posko tes urine ini bertujuan memastikan agar para driver terbebas dari zat-zat narkotika berbahaya yang dapat mempengaruhi mereka di perjalanan, sehingga tidak membahayakan penumpang di musim Nataru.

Gubernur Khofifah pun menyaksikan ramcheck bus dan secara langsung berdialog dengan para driver terkait kesiapan mereka di waktu-waktu padat penumpang ini. “Kita harus senantiasa memastikan bahwa keadaan driver senantiasa prima dan penumpang bisa berangkat dan tiba dalam keadaan aman, pos test urine ini adalah satu terobosan yang bagus untuk memastikan keselamatan perjalanan kita semua,” ujarnya.

“Kedatangan Bu Gubernur dan Pak Kapolda ini membuat kita untuk selalu sadar dan sigap menghindari penggunaan zat-zat berbahaya, karena nyawa banyak penumpang bergantung pada kita,” ucap salah seorang pengemudi bus di Terminal Purabaya.

Sebagai informasi, untuk kesiapan Nataru tahun ini, Pemprov Jatim melalu Dinas Perhubungan telah menyiapkan moda transportasi laut selama 22 hari yakni 18 Desember 2022 – 8 Januari 2023. Dimana telah disiapkan 54 armada kapal di beberapa pelabuhan yakni Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Pelabuhan Tanjung Wangi, Pelabuhan Gresik dan Pelabuhan Kalianget.

Dishub Jatim memprediksi jumlah penumpang moda laut pada tahun ini sebanyak 113.075 penumpang atau 5.140 penumpang per hari. Jumlah ini diperkirakan meningkat 128% dari tahun lalu yakni total 49.705 penumpang atau 2.259 penumpang per hari.

Sementara berdasar Data Dishub Jatim, jumlah personil yang disiapkan menghadapi Nataru di moda transportasi laut tahun ini yakni ASDP 1.139 personil, Otoritas Pelabuhan 59 personil, Syahbandar Utama 48 personil, KSOP 157 personil, UPP 25 personil, Bakamla 31 personil, dan Polair 48 personil. (dra)

LPS Bantu Penanganan Gempa Cianjur

0

Bandung, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memberikan bantuan dana kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk penanganan gempa Cianjur. “Kami mewakili LPS hadir untuk menyerahkan secara simbolis bantuan kepada pemerintah Provinsi Jawa Barat. Bantuan ini merupakan bentuk kontribusi LPS dalam membantu masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Cianjur,” kata Direktur Eksekutif Keuangan LPS Danu Febrianto di Bandung, Jumat (23/12).

Adapun, bantuan yang telah diberikan oleh LPS dalam penanganan Gempa Cianjur sebesar Rp2 miliar ditransfer langsung ke rekening Pemerintah Kabupaten Cianjur Kamis (22/12). “Semoga bantuan ini dapat bermanfaat, terutama untuk pemulihan pasca bencana,” jelasnya. Penyaluran bantuan dilaksanakan secara simbolis di Kantor Gubernur Jawa Barat, dengan dihadiri Sekda Jawa Barat, Setiawan Wangsaatmaja, secara khusus menyampaikan apresiasi atas kepedulian LPS.

“Terima kasih dan apresiasi kami untuk kepedulian LPS, tentunya dengan bantuan yang diberikan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. Sebelumnya, bencana gempa bumi terjadi di Cianjur, Jawa Barat Senin, 21 November 2022 pukul 13.21 WIB dengan kekuatan 5,6 SR (5,6 Magnitudo).

Lokasi gempa bumi berada di 10 km Barat Daya Kab. Cianjur, Jawa Barat dan pusat gempa berada di darat. Selain menjalankan fungsinya yakni menjamin simpanan perbankan dan memelihara stabilitas sistem keuangan, LPS juga melaksanakan kegiatan sosial sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kegiatan sosial LPS meliputi bantuan bencana alam, bantuan bagi masyarakat tidak mampu, program pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian lingkungan. (bw)

Gandeng Nelayan, Relawan Ganjar Gelar Pelatihan Pengolahan Ikan Hasil Tangkapan dan Sosialisasi Keselamatan Berlayar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Komunitas Nelayan Pesisir Jawa Timur (Jatim) menggelar sosialisasi keselamatan berlayar untuk nelayan kecil di Desa Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran Surabaya. Sosialisasi yang dilaksanakan Jumat (23/12) ini, diikuti ratusan nelayan kecil dari berbagai wilayah di pesisir Kota Surabaya.

Komunitas nelayan pendukung sosok Ganjar Pranowo ini berharap kegiatan mereka bisa menambah wawasan para nelayan terhadap pentingnya memperhatikan aspek keselamatan sebelum berlayar ke laut untuk mencari ikan.

Koordinator Wilayah Komunitas Nelayan Pesisir Jatim, Didik Heri Mustofa, mengatakan, terdapat beberapa poin yang ajarkan dalam sosialisasi tersebut. Mulai dari pemeriksaan mesin kapal sebelum berangkat, hingga ketersediaan alat keselamatan saat melaut, seperti pelampung.

“Beberapa bulan terakhir, beberapa kali terjadi kejadian-kejadian yang tidak diharapkan. Pada waktu berlayar, ada kapal yang terguling, sampai mereka itu jatuh ke laut. Beruntung mereka masih selamat. Jadi inti dari kami melakukan sosialisasi itu, agar mereka aman,” kata Didik, saat ditanya perihal alasannya menggelar sosialisasi tersebut.

Relawan Ganjar gelar pelatihan pengolahan ikan hasil tangkapan dan sosialisasi keselamatan berlayar. (foto/ist)

Dengan kerap terjadinya kecelakaan kerja para nelayan kecil di perairan Surabaya, Didik berharap program inovatif keluaran Ganjar di Jawa Tengah, yakni Asuransi Nelayan bisa dirasakan oleh nelayan-nelayan di Jatim.

Menurut dia, asuransi nelayan akan sangat berguna bagi nelayan dan para keluarganya. Selain sosialisasi keselamatan berlayar, komunitas ini juga menggelar pelatihan pengolahan ikan hasil tangkap.

Ikan-ikan hasil tangkapan nelayan, diajarkan oleh komunitas ini untuk bisa diolah menjadi produk pangan tahan lama yang bisa dijual ke pasar. “Hasil tangkapan ikan mereka bisa diolah menjadi makanan atau olahan yang mempunyai nilai harga jual yang bagus. Jadi tidak hanya mentahnya saja yang dijual,” jelas Didik.

Lewat pelatihan ini diharapkan mampu membantu perekonomian keluarga nelayan kecil. Sebab, uang yang didapat akan lebih besar jika para nelayan menjual ikan yang sudah diolah ketimbang ikan mentah.

Didik berkomitmen bahwa pihaknya akan terus melaksanakan kegiatan bermanfaat untuk nelayan-nelayan kecil lainnya di pesisir Jatim. “Kedepan mungkin akan kembali melakukan pelatihan lagi, atau festival kuliner di wilayah lain di Jatim,” pungkasnya. (rid)

Terminal Peti Kemas Tetap Beroperasi Normal saat Nataru

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Operator terminal peti kemas di Indonesia PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) menyebut layanan perusahaan akan tetap berlangsung normal saat libur Natal 2022 dan tahun baru 2023. Hal itu diungkapkan Corporate Secretary SPTP Widyaswendra, yang mengatakan 27 terminal dibawah pengelolaan terminal peti kemas siap melayani seluruh pengguna jasa perusahaan. Menurutnya kapal pengangkut peti kemas yang terjadwal saat libur Natal dan Tahun baru/Nataru akan dilayani sesuai dengan waktu kedatangan dan keberangkatan yang telah ditentukan.

“Kegiatan penerimaan peti kemas di area terminal (receiving) dan pengiriman peti kemas keluar dari terminal (delivery) juga tetap dilayani sesuai dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing area terminal peti kemas,” kata Widyaswendra, di Surabaya Jumat (23/12).

Ia mengatakan beberapa terminal peti kemas melakukan antisipasi kenaikan arus peti kemas saat Natal 2022 dan tahun baru 2023. TPS Surabaya misalnya, anak usaha SPTP itu menyiapkan 1.448 unit sambungan peti kemas berpendingin (reefer plug). Hal tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan peti kemas yang berisi bahan makanan atau sejenisnya.

PT Pelindo Terminal Petikemas memprediksi arus peti kemas selama periode Desember 2022 di seluruh terminal peti kemas yang dikelola SPTP mencapai 927.275 TEUs. Sementara itu, realisasi arus peti kemas bulan Januari hingga November 2022 mencapai 10,18 juta TEUs.

“Arus peti kemas tahun 2022 ini sedikit melambat khusunya peti kemas luar negeri. Salah satunya disebabkan konflik yang masih terjadi antara Rusia dan Ukraina, sementara untuk arus peti kemas dalam negeri tumbuh rata-rata 3 persen hingga 5persen,” urainya. (bw)

Berwisata ke Kawah Ijen, Hati-hati Melintasi Tiga Tanjakan Maut ini

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Wisatawan yang akan berlibur ke Taman Wisata Alam (TWA) Ijen, Banyuwangi wajib berhati-hati. Setidaknya, ada tiga tanjakan maut atau block spot menuju wisata kawah ini.  Tak jarang ketiganya memakan korban jiwa. Selain curam, jalanannya cenderung licin. Cuaca kerap tak bersahabat, rawan longsor.

Tiga tanjakan maut itu masing-masing Sengkan Mayit, Sengkan Erek-erek dan Sengkan Saleh atau Sengkan Gandrung. Dari ketiganya, Sengkan Mayit dan tanjakan Erek-erek yang paling sering memakan korban. “ Ada tiga titik berbahaya ketika menuju wisata Kawah Ijen. Dibutuhkan kehati-hatian dalam berkendara, baik saat berangkat maupun pulang,” kata Kanit Gakkum Satlantas Polresta Banyuwangi Ipda Wahid Hasyim usai pemasangan pembatas pengaman di jalur kawah Ijen, Jumat (23/12/2022) siang.

Pihaknya berharap, wisatawan yang akan berkendara menuju wisata Kawah Ijen benar-benar esktra hati-hati. Kondisi kendaraan harus dipastikan aman. Pun dengan standar mengendarai kendaraan. Terutama, pengendara roda empat. Selama ini, kecelakaan di jalur maut ini didominasi kendaraan roda empat. Tak jarang, memakan korban jiwa. Selain jalannya curam dan berkelok, cuaca di jalur maut ini kerap tidak bersahabat. Seringkali mendadak hujan, berkabut.

Selain  menuju kawah Ijen, wilayah Banyuwangi memiliki sejumlah jalur maut yang rawan laka. Diantaranya, Jalan Raya Desa Bangsring dan Desa Alasbuluh, Kecamatan Wongsorejo. Lalu, ruas jalan sekitar Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro. Ada lagi, jalan raya Kecamatan Kabat, Rogojampi, Srono, Genteng, Glenmore dan Jalur Gumitir, Kecamatan Kalibaru. “ Kami sudah lakukan sejumlah langkah mengantisipasi kecelakaan di jalur maut. Mulai membuat papan imbauan hngga patroli rutin,” tutupnya. (udi)

Uwika Surabaya Gelar Kegiatan Pengabdian Masyarakat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas Widya Kartika/Uwika Surabaya melalui Program Insentif Pengabdian kepada Masyarakat Terintegrasi dengan Merdeka Belajar Kampus Merdeka berbasis Indikator Kinerja Utama bagi perguruan tinggi swasta tahun anggaran 2022 yang dibiayai Ditjen Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, melaksanakan pendampingan kegiatan Program Kemandirian Masyarakat.

Judul yang diusungkan adalah “Peningkatan Program Kewirausahaan untuk Pembentukan SDM Kreatif dan Mandiri di Sekolah Menengah Kejuruan/SMK N 7 Surabaya”. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilakukan 5 Desember 2022 sampai 28 Desember 2022.

Pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, Ketua Tim Pelaksana Ary Dwi Jatmiko, S.T., M.T. dengan anggota Dr. Melvie Paramitha, S.E., M.Si. dan Hana Rosilawati, S.T., M.T., serta melibatkan mahasiswa akuntansi Michelle Beatrice, Oliver, Florencia Angeline Susanto , Verdian Wahyudi, dan Yohana Kezia Koeswandono.

Mitra kegiatan ini adalah SMK N 7 Surabaya merupakan sekolah menengah yang mewadahi kewirausahaan secara serius ada beberapa kegiatan yang diadakan oleh sekolah. Kegiatan difokuskan pada pengembangan ketrampilan dari siswa untuk menghasilkan produk, selain itu juga mempelajari bagaimana cara pemasarannya.

Permasalahan yang ada di SMK dalam melaksanakan pendidikan kewirausahaan di sekolah, meliputi dari berbagai aspek. Diantaranya pemahaman terhadap kewirausahaan itu sendiri, semangat untuk beriwirausaha, pendampingan terhadap siswa untuk pengembang kewirausahaan, dan kolaborasi dengan pihak lain terutama pemilik dunia industri (DUDI).

Sehingga diperlukan pendampingan untuk Pembentukan SDM Kreatif dan Mandiri di SMK N 7 Surabaya. Kegiatan Program Kemandirian Masyarakat di SMK Negeri 7 Surabaya ini diawali dengan Focus Grup Discussion (FGD) bersama guru pendamping kegiatan kewirausahaan.

Sehingga didapatkan permasalahan sebenarnya yang lebih dalam dari permasalahan yang telah ditangkap. Kegiatan FGD ini dilaksanakan pada Jumat, 9 Desember 2022. Dalam pelaksanaannya akan diterapkan metode Design Thinking sehingga dapat dipetakan semua permasalahan secara menyeluruh.

Wakil Kabag Kurikulum, Sulistijorini Pujiastuti, mengungkapkan, kegiatan kewirausahaan yang dilakukan oleh siswa ini adalah kurangnya pengetahuan tentang pangsa pasar dan cara pemasaran produknya, sehingga mengharapkan SMK N 7 Surabaya ini mampu memiliki produk unggulan yang dapat dikenal masyarakat umum dan mampu memberikan Pendidikan kepada siswa dalam kewirausahaan.

Permasalahan lainnya yang dihadapi oleh siswa dalam melaksanakan kegiatan kewirausahaan adalah kurangnya daya saing dan semangat dalam melanjutkan dan memasarkan hasil produk kegiatan kewirausahaan, hal itu diungkapkan oleh Guru Produk Kewirausahaan Kreatif (PKK).

Kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) Setelah Permasalahan didapatkan, kegiatan selanjutnya dilaksanaan Training od Trainer (ToT) dengan guru pendamping kewirausahaan. Kegiatan ini adalah untuk memberikan tambahan pengetahuan bagi para guru pendamping, terutama tentang penggunaan Business Model Canvas sekaligus juga menjelaskan penggunaan modul BMC yang dapat dipergunakan dalam pembelajaran. Kegiatan Training od Trainer (ToT) dipimpin Ketua Tim Pelaksana Ary Dwi Jatmiko, S.T., M.T.

Kegiatan Training od Trainer (ToT) ini dilaksanakan pada Selasa (13/12) dihadiri 10 Guru Produk Kewirausahaan Kreatif (PKK) dan Wakil Kepala bagian Kurikulum.

Kegiatan Jl. Sutorejo Prima Utara II No. 1, Surabaya (60113), Indonesia Hotline : +62.31.5922403 E-mail : rektorat@widyakartika.ac.id Training od Trainer (ToT) ini kemudian dilanjutkan kegiatan Worshop 1. Kegiatan Workshop 1 ini mengusung topik Design thinking dalam Mendukung Kewirausahan Kreatif yang disampaikan oleh Ibu

Dosen Psikologi Universitas Muhammadiyah Surabaya, Marini, S.Psi., M.Psi, menekankan dalam sebuah usaha perlu adanya Character Building yang baik yang memiliki semangat, pantang menyerah, mau mencoba dalam memulai usaha, tidak mudah putus asa meskipun dimulai sejak di bangku Sekolah Menengah Kejuruan. Pada Workshop 1 ini dihadiri 96 Siswa

Kegiatan Berikutnya adalah Workshop 2 Business Model Canvas (BMC), yang dilaksanakan Jumat (16/12). Materi yang dibahas adalah penggunaan perangkat Business Model Canvas (BMC) yang disampaikan oleh Bapak Ary Dwi Jatmiko S.T., M.T. dan pada kegiatan Pendampingan Business Model Canvas (BMC) disampaikan oleh Bapak Bapak Andreas Bastedo, S.T.

Pakar Enterpreneur dari Universitas Ciputra. Pada workshop ini siswa menerima materi dasar tentang BMC dan Design Thinking. Kemudian siswa diajak untuk mencari value dari produk atau jasa yang akan dihasilkan sesuai dengan kebutuhan pasar, dengan metode design thinking. Setelah mendapatkan value, dilanjutkan untuk pembuatan rencana bisnis dengan menggunakan BMC. (bw)

Sel Lapas Banyuwangi Mendadak Di-sweeping, Ada Apa ?

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi, bersih-bersih menjelang akhir tahun. Mereka melakukan sweeping seluruh sel warga binaan, Jumat (23/12/2022) pagi. Targetnya, mengantisipasi masuknya barang berbahaya untuk pesta akhir tahun.

Aksi sweeping digelar usai apel kesiagaan perayaan Natal dan tahun baru. Petugas menggeledah seluruh sel di lingkungan Lapas. Sasarannya, seluruh benda-benda berbahaya dan memicu kerawanan keamanan. “Ini salah satu upaya deteksi menetralisir barang terlarang di kamar hunian,” kata Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka.KPLP) Banyuwangi, Andri Setiawan usai sweeping.

Beberapa jam melakukan sweeping, petugas tak menemukan barang terlarang berbahaya. Hanya, sejumlah benda tajam yang membahayakan. Salah satunya, sendok makan. “ Penggeledahan berlangsung kondusif. Tak ditemukan barang berbahaya dan terlarang,” tegas Andri.

Selain sweeping, selama Nataru, Lapas Banyuwangi juga meningkatkan kesiapan pengamanan. Seluruh petugas diimbau melakukan deteksi dini keamanan Lapas. Sehingga, bisa mencegah berbagai hal yang dapat menganggu kondisi keamanan dan ketertiban Lapas. “ Kami imbau kepada seluruh petugas keamanan Lapas untuk siaga,” tegasnya lagi.

Ketatnya pengamanan ini tak hanya digelar di dalam Lapas. Petugas juga memperketat pengamanan di luar Lapas. Terutama, pemeriksaan jam besuk bagi pengunjung. “ Fungsi intelijen diperkuat. Karena gangguna kemanaan bisa datang dari luar,” tutupnya. (udi)