Satpol PP Surabaya Kirim Remaja yang Terjaring Patroli Cipta Kondisi ke Liponsos

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) bersama jajaran tiga pilar, Sabtu (3/12) menggelar operasi skala besar cipta kondisi di seluruh wilayah kecamatan Surabaya. Saat cipta kondisi berlangsung, petugas gabungan berhasil mengamankan 12 remaja bersenjata tajam di kawasan Jalan Kenjeran, Kecamatan Tambaksari.

Setelah diamankan, 12 remaja itu kemudian dikeler ke Kantor Satpol PP Surabaya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto, mengungkapkan, alasan para remaja itu diamankan karena keluar rumah hingga malam hari.

“Permasalahannya mereka saat itu berboncengan empat pada malam hari, ada juga yang terpengaruh minuman keras saat kami temukan di wilayah Surabaya barat,” ksts Eddy, Selasa (6/12). Dari 12 orang remaja yang terjaring operasi cipta kondisi saat itu, 5 diantaranya adalah warga luar Kota Surabaya.

Kelima remaja itu kemudian dikembalikan ke rumahnya masing-masing. “Lima orang itu sudah kami buatkan surat kepada kabupaten/kota asal untuk ditindak lanjuti penanganannya,” lanjut Eddy. Sementara itu, 7 orang remaja lainnya hingga saat ini masih dalam penanganan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) dan Dinas Sosial (Dinsos) serta kecamatan terkait.

Rata – rata 7 orang remaja yang terjaring waktu itu masih duduk di bangku SMP, bahkan ada yang putus sekolah. “Kami juga sedang berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) Surabaya untuk yang kejar paket C.

Sesuai arahan Pak Wali Kota (Eri Cahyadi), mereka yang putus sekolah diupayakan untuk bisa mengikuti kejar paket C,” sambung Eddy. Selain itu, para remaja itu juga akan diikutkan sekolah wawasan kebangsaan maksimal selama 30 hari.

Nantinya, sekolah wawasan kebangsaan itu akan melibatkan TNI/Polri sebagai pematerinya. “Kami koordinasikan lagi dengan rekan-rekan Forkopimda,” kata Eddy. Ia menambahkan, selain 12 remaja tersebut, Senin (5/12) malam, Satpol PP Kota Surabaya kembali mengamankan 19 remaja di kawasan utara. Para remaja yang terjaring itu, mayoritas adalah warga Surabaya.

“Saat ini 19 remaja itu sedang kami tes urine di Puskesmas Ketabang, kalau mereka positif narkoba, maka langsung kami serahkan ke BNN untuk diproses rehabilitasi,” ujarnya. Akan tetapi, jika hasil tes urinenya negatif maka masing-masing orang tua bisa menjemput anak-anak tersebut di kantor Dinsos Kota Surabaya.

Sebelum dijemput, para orang tua remaja itu diimbau menyiapkan beberapa bukti, seperti kartu keluarga (KK), KTP dan akta kelahiran. “Yang terjaring pada malam minggu, sudah kami kembalikan ke orang tuanya. Yang senin malam, masih kami tes urine, kemudian kami data semua untuk diikutkan sekolah kebangsaan,” pungkasnya.

Sebelumnya Wali Kota Eri Cahyadi, bersama jajaran pemkot, TNI/Polri, Organisasi Masyarakat (Ormas), RT/RW, LPMK, serta warga pada (6/12) malam, serempak menggelar operasi skala besar cipta kondisi.

Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya aksi tawuran dan gangster di kalangan remaja. (ko)

Miris, Jalur Evakuasi Gunung Raung Banyuwangi Kondisinya Rusak Parah

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)– Jalur evakuasi di Gunung Raung di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, menyedihkan. Jalur evakuasi satu-satunya ini kondisinya rusak parah. Jika dibiarkan, dikhawatirkan akan menyulitkan petugas jika terjadi erupsi. Padahal, gunung setinggi 3.332 mdpl ini berstatus level dua alias waspada.

Jalan yang rusak panjangnya sekitar 100 meter. Jalan aspal ini menjadi rute satu-satunya menuju Gunung Raung. Kondisi terparah berada di samping Kantor Pos Pemantau Gunung Api (PPGA) Raung. Seluruh aspalnya mengelupas. Hanya tersisa bebatuan. Sangat berbahaya.

Jalur yang rusak ini pernah dihotmix sekitar tahun 2015. Kala itu, Gunung Raung mengalami erupsi hebat. Bahkan, menganggu penerbangan di Surabaya, Bali hingga Australia. Lalu, jalur ini diaspal mulus. “ Sejak Oktober kemarin, jalan ini terus dilanda banjir. Belum lagi, dilalui truk pengangkut tebu. Akhirnya rusak parah,” kata Burhan Aletea, petugas PPGA Raung, Selasa (6/12/2022) siang.

Setiap hari, jalur evakuasi ini dilalui warga yang berangkat ke kebun. Panjang jalur ini sekitar 2,5 kilometer, lalu menuju puncak Raung. Pihaknya khawatir, jika jalur evakuasi ini dibiarkan rusak, akan berdampak fatal. Apalagi, ini adalah jalur satu-satunya untuk evakuasi warga. “ Harapannya, segera diaspal lagi. Karena ini jalur evakuasi yang vital,” jelasnya.

Akibat jalur evakuasi yang rusak, tak jarang warga jatuh. Pun dengan petugas PPGA yang berangkat ke kantor. Sering kali terjatuh ketika melintas. “ Kondisinya memang benar-benar parah. Aspalnya habis dibawa banjir saat hujan,” tegasnya.

Gunung Raung Banyuwangi naik level dari normal ke waspada, akhir Juli 2022. Status waspada ini dipicu gempa tremor yang intensitasnya bertambah. Sedikitnya, 4 kecamatan dinyatakan paling rawan erupsi dari gunung di barat daya kota Banyuwangi ini. Terakhir, Gunung Raung mengalami erupsi dahsyat pada 2015. (udi)

Mobil Mewah BMW Seri 3 Terbaru Hadir di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – BMW Astra meluncurkan BMW 320i M Sport dan BMW 330i M Sport Pro yang merupakan pembaharuan dari model legendaris serta penambahan fitur terdepan di kelasnya hadir di Surabaya Senin (5/12). Sebagai dealer BMW satu-satunya di Surabaya, BMW Astra menghadirkan BMW Seri 3 terbaru pertama kali di Jawa Timur.

Chief Executive Officer BMW Astra, Sanfrantis Tanu, mengatakan, BMW Seri 3 terbaru hadir dalam beragam penyempurnaan. Mulai dari desain eksterior yang membuat kendaraan tampil lebih sporty dan dinamis.

Desain interior modern juga mewah, hingga fitur teknologi inovatif BMW Curve Display. ”Pembaruan pada desain eksterior tekankan performa dan penampilan sporty khas BMW Seri 3. BMW Operating System 8 termasuk BMW Curved Display hadirkan modernitas ekstra pada interior, BMW Seri 3 terbaru kini hadir dengan transmisi Steptronic delapan percepatan dengan tuas transmisi yang baru,’’ kata Sanfrantis Tanu.

BMW Seri 3 terbaru hadir di Indonesia dalam dua varian. Yakni, BMW 320i M Sport dan BMW 330i M Sport Pro. Sejumlah sistem mengemudi dan parkir otomatis tersedia untuk meningkatkan kenyamanan dan keamanan.

Kepala Cabang BMW Astra Surabaya, Octa Wibowo (kiri) dan Chief Executive Officer BMW Astra, Sanfrantis Tanu (kanan) saat launching mobil mewah BMW Seri 3 Terbaru di Surabaya Senin (5/12). (foto/ist)

Seperti, Front Collision Warning, Cruise Control dengan fungsi Stop&Go, Manual Speed Limit Assist, dan Lane Departure Warning dengan pengembalian jalur. “Sebagai pemimpin di segmennya baik secara global maupun di Indonesia, BMW Seri 3 terus hadirkan beragam terobosan baru dan hadirkan tolok ukur baru di segmennya,” tambahnya.

Optimis tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. Perang di Ukraina, China Lock Down. Optimis tahun depan akan lebih baik. Banyak varian akan muncul tahun depan.

Kepala Cabang BMW Astra Surabaya, Octa Wibowo, menambahkan, pada 2023 mendatang diharapkan penjualan mobil BMW seri terbaru akan lebih baik daripada tahun ini. ‘’Saya optimis tahun depan akan lebih baik dari tahun ini. Demikian juga penjualan tahun ini lebih baik dari tahun 2021 lalu,’’ kata Octa Wibowo.

Tentang pilihan warna, Octa, menyatakan, pelanggan lebih menyukai warna hitam dan putih. Meski demikian, warna biru dan merah juga ada. Karena itu, launching BMW 320i M Sport dan BMW 330i M Sport Pro merupakan yang terakhir untuk 2022. Sedangkan pada 2023 akan ada beberapa produk baru lagi.

BMW 320i M Sport dan BMW 330i M Sport Pro ditawarkan dengan harga Rp 1.055.000.000, dan Rp 1.161.000.000, on-the-road Surabaya. Disamping itu, BMW Service Inclusive 5 tahun, garansi 36 bulan, perlindungan ban 2 tahun, Roadside Assistance 24-jam selama 5 tahun, dan keanggotaan BMW Astra Card. (bw)

Saat Dipergoki Warga, Macan Tutul Gunung Raung Sedang Minum di Sungai 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Teka-teki temuan macan tutul di perkebunan Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sedikit terkuak. Saat dipergoki warga terakhir kali, satwa liar itu sedang minum di sungai kecil yang rimbun.

Fakta ini terungkap ketika Kapolsek Songgon, AKP Eko Darmawan bersama anggota Koramil mendatangi lokasi, Senin (5/12) pagi. Versi warga, macan tutul itu dipergoki secara tak sengaja. Kala itu, salah satu warga hendak membenahi saluran air yang buntu.

Begitu membersihkan rerimbunan, seekor macan tutul terlihat muncul, lalu pergi. Warga pun memilih menghindar. “Jadi, kami cek langsung ke lokasi yang disebutkan warga. Ternyata kabar macan tutul ini memang benar,” kata AKP Eko.

Terkait temuan ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) untuk melakukan langkah selanjutnya. Pihaknya juga meminta warga tetap waspada dan berhati – hati. Namun, dilarang melakukan perburuan satwa dilindungi tersebut.

“Kami akan koordinasi dengan BKSDA dan pihak terkait. Warga kami imbau tetap waspada dan tenang,” tegasnya. Sebelumnya, warga di sekitar lereng Gunung Raung, tepatnya di Dusun Sumberanyar, Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi dilanda keresahan.

Penyebabnya, beberapa hari terakhir warga memergoki macan tutul berkeliaran di kebun warga. Meski belum menyerang warga, temuan macan yang turun gunung ini membuat warga ketar – ketir. Mereka khawatir, hewan buas itu akan masuk ke perkampungan. Apalagi, desa ini lokasinya paling dekat dengan lereng Gunung Raung.

Sementara, BKSDA Wilayah V Banyuwangi memastikan akan segera melakukaj investigasi lapangan. Termasuk, menyiapkan kamera trap di lokasi. (udi)

Siaga Macan Tutul Masuk Perkebunan di Banyuwangi, BKSDA Segera Pasang Kamera Trap 

0

Banyuwangi, (pawartajayim.com)- Kabar masuknya macan tutul Gunung Raung di perkebunan warga di Dusun Sumberanyar, Desa Sumberagung, Kecamatan Songgon, Banyuwangi membuat petugas Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA) turun tangan.

Mereka akan segera memasang kamera trap di lokasi yang ditunjukkan warga. Pemasangan kamera pengintai ini untuk memastikan keberadaan hewan buas itu. Sebelum memasang kamera, petugas akan melalukan investigasi ke lokasi.

Diantaranya, melakukan pengamatan kemungkinan ditemukannya kotoran, bekas cakaran di pohon, jejak kaki atau pertanda lainnya. “Setelah kita lakukan investigasi dan memastikan adanya macan tutul, kami akan langsung pasang kamera trap,” kata Kepala BKSDA Wilayah V Banyuwangi Purwantono, Senin (5/12) siang.

Jika kehadiran macan tutul dipastikan benar dan berpotensi mengancam warga, pihaknya akan melakukan penghalauan satwa tersebut kembali ke habitatnya. “Jika tak bisa dihalau, kami akan meminta bantuan agar ditembak bius untuk memudahkan evakuasi,” tegasnya.

Warga juga diminta berhati-hati jika berada di sekitar lokasi temuan macan tutul. “Warga juga dilarang memburu, apalagi membunuhnya. Ini satwa dilindungi,” tutupnya. Warga di sekitar lereng Gunung Raung, tepatnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi dilanda keresahan. Penyebabnya, beberapa hari terakhir warga memergoki macan tutul berkeliaran di kebun warga.

Meski belum menyerang warga, temuan macan yang turun gunung ini membuat warga ketar – ketir. Mereka khawatir, hewan buas itu akan masuk ke perkampungan. Apalagi, desa ini lokasinya paling dekat dengan lereng Gunung Raung. (udi)

Status Gunung Semeru Naik Level IV

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Status Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang mengalami peningkatan dari level III (Siaga) menjadi level IV (Awas). Ini setelah Semeru kembali mengalami erupsi pada Minggu (4/12) pagi.

Berdasarkan data Pos Pengamatan Gunung Semeru Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM),  tinggi kolom abu teramati ± 1500 m di atas puncak atau ± 5176 mdpl.

Dengan status itu, masyarakat dilarang melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pun mengimbau seluruh masyarakat yang berada di lokasi sekitar Gunung Semeru Lumajang, untuk segera menyelamatkan diri dan mencari titik-titik evakuasi terdekat yang sudah disiapkan oleh petugas.

“Saya mohon agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan aktifitas apapun dan tidak panik. Saat ini utamakan keselamatan, evakuasi diri terlebih dahulu. Tolong, karena saat ini aktivitas Semeru meningkat, segera cari dan evakuasi diri agar aman dan selamat,” kata Gubernur Khofifah.

Saat ini terdapat 12 titik pengungsian yang sudah disiapkan dan diisi pengungsi sebanyak 2.219 jiwa, diantaranya SDN 4 Supiturang sebanyak 266 jiwa, Masjid Supiturang sebanyak 70 orang, Masjid Nurul Jadid Pronojiwo 70 orang, Balai Desa Oro-Oro Ombo sebanyak 217 jiwa, SMPN 2 Pronojiwo 100 orang, SDN 2 Sumberurip sebanyak 119 jiwa, Balai Desa Sumberurip sebanyak 228 jiwa, Balai Desa Penanggal sebanyak 131 jiwa, Pos Gunung Sawur, Ds. Sumberwuluh, Kec. Candipuro sebanyak 52 jiwa, Balai Desa Pasirian sebanyak 216 jiwa, Lapangan Candipuro sebanyak 150 jiwa dan Kantor Kecamatan Candipuro sebanyak 600 jiwa.

Hingga saat ini pun, pihak petugas masih terus melakukan proses pendataan para pengungsi guna memaksimalkan bantuan. Data ini sedang berproses sehingga dapat berubah sampai pendataan berahir.

Sementara itu, untuk layanan kesehatan terdapat di Puskesmas Pasirian dan Puskemas Tempeh, telah disiapkan menjadi tempat perawatan sementara rujukan dari Puskesmas Penanggal dan Puskesmas Candipuro.

Khofifah menegaskan agar masyarakat patuh terhadap peringatan dan arahan petugas yang telah berada dilokasi. Saat ini, Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim dan relawan telah bergerak menuju lokasi erupsi untuk melakukan penanganan evakuasi dan membantu penyiapan logistik  kepada masyarakat sekitar yang terdampak.

“Kami telah berkoordinasi dengan Pemkab Lumajang, khususnya Bupati Lumajang guna mengawal langsung upaya penanganan bencana erupsi Gunung Semeru,” imbuhnya. Penanganan bencana Gunung Semeru ini menjadi prioritas utama Pemprov Jatim utamanya dalam evakuasi para korban terdampak.  Termasuk diantaranya kebutuhan para pengungsi.

“Sore ini tim BPBD Jatim sudah mulai mengirimkan bantuan baik kebutuhan pokok masyarakat terdampak maupun relawan,” imbuhnya. Semua ini, kata Khofifah, merupakan langkah sigap yang telah dilakukan Pemprov Jatim dibawah koordinasi bersama dengan pihak BNPB dan tentunya Pemkab Lumajang guna memaksimalkan layanan bagi masyarakat yang terdampak.

Dari informasi yang disampaikan oleh BPBD Jatim, hingga pukul 14.10 WIB material APG terpantau di Curah Kobokan . Dimana, dilaporkan hal ini diikuti oleh penurunan aktivitas yang terpantau dari seismograf.

Kalaksa BPBD Jawa Timur Gatot Soebroto menambahkan,  pihaknya  masih terus melakukan proses koordinasi dengan BPBD Lumajang untuk mendata terkait kebutuhan logistik pengungsi.

Selain itu, untuk meminimalisir bahaya abu vulkanik di lokasi pengungsian, BPBD Jatim juga telah mengirimkan masker untuk masyarakat sekitar dan  membantu evakuasi warga menuju titik pengungsian. Selain itu, Kecamatan Pronojiwo menyiapkan tempat tertutup (SMPN 2 Pronojiwo, SDN 2 Sumberurip dan SDN 4 Sipiturang).

“BPBD Jatim mempersiapkan bantuan awal yang sore ini dikirim. Diantaranya 200 paket sembako, Mie instan 50 Karton, Beras 1000 Kg, minyak 200 Liter, Gula 200 Kg, Sarden 200 kaleng, air mineral 100 karton,selimut 100 lembar,terpal 50 lembar, kasur lipat 50 unit, bantal 50 pcs, pakaian perempuan 50 paket, pakaian laki-laki 50 paket, detergen 12 karton, sabun mandi 2 karton, masker kain 10.000 lembar, masker medis 10.000 lembar, dan masker anak sebanyak 4.000 lembar, masker kain dewasa 6000 lembar untuk didistribusikan, bantuan ini akan terus mengalir,” jelasnya.

Selain itu, BPBD Jatim di tahap awal juga telah menerjunkan kendaraan bantuan berupa 1 Truck Serbaguna / Personil, 1 Pickup Serbaguna / Personil (L300), 1 Mobil Ranger dan 1 Mobil Dinas Operasional. Total, Tim Advance yang diterjunkan pertama kali oleh BPBD Jatim sebanyak 15 personil.

Lebih lanjut Gatsu, sapaan akrabnya menambahkan, dirinya menghimbau agar masyarakat tidak berkegiatan dengan jarak 19 kilometer dari lokasi wilayah erupsi. Karena, hingga saat ini terpantau guguran awan panas mencapai 17 kilometer.

“Masyarakat dihimbau meninggalkan lokasi, menuju ke pengungsuan yang telah ditetapkan. Lalu, tetap menggunakan masker saat berkegiatan maupun evakuasi pengungsian untuk menjaga dari sebaran abu awan panas tersebut,” himbaunya.

Selain itu, ia juga mengingatkan agar masyarakat juga mengecek kondisi keluarga sekitar. Dirinya berpesan, jika ada keluarga yang kurang atau tertinggal saat evakuasi agar segera diinformasikan kepada pihak petugas.

“Sehingga sama-sama bisa melakukan pengecekan dan pemeriksaan yang bersangkutan. Selalu mendengarkan himbauan petugas,  jangan mudah terprovokasi  informasi yang belum jelas. Karena saat informasi simpang siur banyak ditemukan,” katanya.

“Saya menghimbau agar masyarakat mencari informasi pada petugas yang ada dilapangan saat ini,” tegas Gatsu. (bw)

Macan Tutul Berkeliaran di Kebun, Warga Lereng Raung Banyuwangi Resah 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Warga di sekitar Lereng Gunung Raung, tepatnya di Desa Sumberarum, Kecamatan Songgon, Banyuwangi dilanda keresahan. Penyebabnya, beberapa hari terakhir warga memergoki macan tutul berkeliaran di kebun warga.

Meski belum menyerang warga, temuan macan yang turun gunung ini membuat warga ketar – ketir. Mereka khawatir, hewan buas itu akan masuk ke perkampungan. Apalagi, desa ini lokasinya paling dekat dengan lereng Gunung Raung.

“Jadi, ada laporan warga yang melihat macan tutul berkeliaran di kebun, tepatnya di Dusun Karanganyar yang paling dekat dengan gunung,” kata Kepala Desa Sumberarum, Ali Nurfatoni, Minggu (4/12) siang.

Terbaru, warga kembali melihat macan tutul berukuran besar, Minggu (4/12) pagi. Binatang ini dipergoki berkeliaran di perkebunan tak jauh dari perkampungan. “Temuan kucing raksasa itu membuat warga dilanda keresahan. Apalagi, fenomena ini baru kali pertama ditemukan warga.

Terkait kondisi ini, pihaknya meminta warga terus waspada. Namun, warga tetap dilarang memburu hewan dilindungi tersebut. “Kami meminta warga berhati-hati. Namun, dilarang melakukan perburuan atau penangkapan macan tutul,” tegas mantan jurnalis tersebut.

Kapolsek Songgon, AKP Eko Darmawan menegaskan akan segera turun ke lapangan untuk memastikan kabar tersebut. ” Senin besok, kami bersama pihak Desa Sumberarum akan mengecek langsung ke lokasi,” tegasnya.

Macan tutul merupakan habitat asli di pegunungan Raung dan Ijen. Namun, fenomena turunnya macan tutul ke perkebunan belum pernah terjadi. Selain habitat asli Gunung Raung dan Ijen, macan tutul dipercaya sebagai spesies harimau terakhir yang masih ada di Jawa, khususnya, Banyuwangi. (udi)

Ika Unair Sidoarjo dan SMK Muhammadiyah 2 Taman Gelar Workshop Pemanfaatan Energi Surya

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Siswa SMK Muhammadiyah 2, Taman, Sidoarjo mendapat pengetahuan baru dalam pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT). Mereka mendapatkan workshop Pengenalan dan Pemanfaatan Energi Surya dari Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Sidoarjo, Sabtu (3/12).

Sedangkan narasumber kegiatan ini adalah Heri Prianto yang merupakan pengurus Ika Unair Sidoarjo. Kegiatan ini diadakan di SMK Muhammadiyah 2, Taman, Sidoarjo, Jalan Raya Sawunggaling, Jemundo, Taman, Sidoarjo.

“Ini kesempatan yang sangat penting bagi para siswa kami karena bisa tambah pengetahuan. Apalagi materinya sesuai dengan bidang kelistrikan yang ditekuni anak-anak, ” ungkap Kepala SMK Muhammadiyah 2 Rachmat Susilo.

Menurut dia, kesempatan ini tidak datang dua kali. “Pergunakan momen ini untuk meningkatkan kualitas diri dan kompetensi,” pesan kepala sekolah. Sedangkan menurut Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Khizam, kegiatan ini merupakan rangkaian 50 Tahun Ika Unair.

“Ini merupakan salah satu bakti sosial (Baksos) Ika Unair Sidoarjo. Kami juga berterima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi kegiatan ini,” ucapnya. Para siswa sangat antusias mengikuti workshop ini.

“Energi fosil yang selama ini banyak digunakan suatu saat akan habis. Sedangkan energi surya tak akan habis,” ungkap Heri Prianto, alumnus Fakultas Sains dan Teknologi Unair angkatan 1989 ini.

Menurut Heri, pemanfaatan energi surya lebih menguntungkan. Salah satunya adalah ramah lingkungan atau green energy. “Selain itu, juga bisa mengurangi biaya beban listrik PLN dan kurangi karbon dan deforestasi,” tukas Heri.

Dua pembawa acara, Ninit Lasiana dan M Edo Rizqi Mardhaditya mampu mengajak sekitar 50 siswa untuk berinteraksi. Selain itu, acara ini tambah meriah dengan door prize yang diberikan panitia.

Di akhir acara, para siswa diberikan demo penggunaan pembangkit listrik tenaga surya di halaman sekolah. (rizki)

LPS Kembangkan Integrated Core System, Pelaksanaan Likuidasi Bank Jadi Cepat

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Industri perbankan kekinian berlomba-lomba menciptakan inovasi produk dan layanan terbaru. Hal ini sebagai upaya mempertahankan eksistensi di tengah tren digitalisasi perbankan saat ini.

Perkembangan pesat industri perbankan dan keuangan mendorong perbankan mampu beradaptasi dengan perubahan di era digitalisasi sektor keuangan dan perbankan, serta tuntutan kebutuhan nasabah agar dapat bersaing secara global.

Sejalan dengan hal itu, Lembaga Penjamin Simpanan/LPS sebagai otoritas resolusi bank juga terus meningkatkan inovasi dan digitalisasi dalam rangka menjawab tantangan masa kini dan masa depan untuk mendukung perkembangan industri perbankan dan keuangan di tanah air.

Salah satu inovasi yang berhasil dilakukan LPS adalah pengembangan Integrated Core System yang mengusung konsep sistem ‘ban berjalan’, yang akan mengintegrasikan seluruh sistem yang ada di LPS dengan proses bisnis di unit kerja.

Kepala Eksekutif LPS, Lana Soelistianingsih, menjelaskan, digitalisasi proses bisnis sudah diaplikasikan dalam pelaksanaan likuidasi serta pengawasannya melalui platform BLISS yang terintegrasi dengan Integrated Core System milik LPS.

“Saya berharap dengan otomasi dan integrasi sistem kerja yang telah ada dapat berkontribusi terhadap percepatan pelaksanaan likuidasi,” Ungkap Lana secara virtual pada acara Evaluasi Progres Likuidasi Seluruh Bank Dalam Likuidasi yang dihelat di Yogyakarta, Kamis (1/12).

Digitalisasi dalam pelaksanaan likuidasi bank diklaim dapat mempersingkat waktu pelaksanaan yang rata-rata menghabiskan waktu 25 bulan. LPS menargetkan proses likuidasi bank nantinya hanya butuh waktu rata-rata 18 bulan.

Dalam keterangannya, LPS mengapresiasi kinerja Tim Likuidasi yang mengelola aset Bank Dalam Likudiasi (BDL). Lana menuturkan pengelolaan aset bank gagal yang sudah dicabut izin usahanya tidaklah mudah.

Menurut data LPS, setidaknya 88 persen aset Bank Dalam Likuidasi merupakan aset dengan pengikatan tidak sempurna sehingga sulit untuk dieksekusi. Untuk menjawab tantangan tersebut LPS mendorong Tim Likudiasi untuk berinovasi dalam mempercepat proses pencairan aset bank, agar pelaksanaan likuidasi bank berjalan efektif dan efisien.

“Namun demikian perlu diingat bahwa upaya optimalisasi pencairan dan percepatan likuidasi perlu dijalankan dengan tetap memperhatikan aspek risiko dan prinsip tata kelola yang baik,” jelas Lana. LPS dan Tim Likudiasi sejak tahun 2005 hingga November 2022 telah melikuidasi 118 bank, yang terdiri ari 108 bank konvensional dan 10 bank syariah.

Hasil Likudiasi 115 bank yang telah dilikuidasi telah didistribusikan kepada para kreditur dan pembayaran utang klaim penjaminan kepada LPS yang nantinya akan digunakan kembali untuk melaksanakan fungsi penjaminan simpanan.

Sebagai informasi, Tim Likuidasi Bank adalah tim yang dibentuk LPS dan bertugas melaksanakan Likuidasi Bank yang telah dicabut izin usahanya oleh otoritas pengawas. Likuidasi Bank adalah proses penyelesaian aset dan kewajiban bank sebagai bentuk tindak lanjut atas pembubaran badan hukum.

Tim Likuidasi yang telah dibentuk bekerja dalam pengawasan serta bertanggungjawab kepada LPS. (bw)

Percepat Distribusi BLT BBM, Kantor Pos Gandeng Desa hingga Jemput Bola 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM di Banyuwangi digelar esktra cepat. Sejak digeber 11 November lalu, penyaluran yang digelar Kantor Pos Banyuwangi sudah tembus 95 persen. Artinya, nyaris rampung.

Penyaluran BLT ini ditargetkan tuntas bulan Desember ini. PT Pos menggandeng kantor desa, hingga jemput bola ke rumah-rumah warga. “Jemput bola ini untuk warga yang sedang sakit atau yang sudah lansia. Sehingga, penyalurannya bisa cepat,” kata Kepala Kantor PT Pos Indonesia Cabang Banyuwangi, Trian Nugroho, Sabtu (3/12) siang.

Dari gerak cepat ini, hingga awal Desember penyaluran BLT di Bumi Blambangan nyaria tembus 100 persen. “Dari catatan kami, sampai awal bulan Desember 2022, ada 94,91 persen dari alokasi sudah tersalurkan. Proses penyalurannya masih sama seperti tahap sebelumnya,” jelasnya.

Penyaluran dengan menggandeng pihak desa disesuaikan dengan jadwal. Tujuannya, memudahkan pelayanan kepada warga. Bagi warga penerima manfaat yang belum mendapatkaj BLT, bisa langsung datang ke kantor Pos terdekat.

“Jadi, penyaluran dengan pihak desa sudah tuntas. Kami  menunggu instruksi dari pusat untuk keberlanjutan penyaluran yang tersisa,” jelasnya lagi. Total penerima BLT BBM di Banyuwangi mencapai 124.784 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

BLT tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Pusat, kompensasi kenaikan BBM. Nominalnya, Rp 300.000. Jumlah itu belum termasuk beberapa bantuan yang diterima lainnya. Seperti, Program Keluarga Harapan (PKH), dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Sedikitnya, 53.000 warga yang menerima 3 bantuan langsung, yaitu BLT, PKH dan BPNT. Lalu, 64.130 menerima 2 bansos yakni BLT dan BPNT, serta 7.135 menerima BLT dan PKH. (udi)