Terapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan SIG dapat Penghargaan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah ini terus berkomitmen menerapkan tujuan pembangunan berkelanjutan dalam bisnisnya. Karena menerapkan tujuan ini, PT Semen Indonesia Tbk (SIG) meraih penghargaan peringkat “Top Sustainable Development Goals (SDGs) 2022” di ajang Top SDGs Award 2022 yang diselenggarakan oleh Tras N Co Indonesia dan Infobrand.id.

Penghargaan ini diserahkan oleh CEO Info Brand, Susilowati Ningsih kepada SD Project Senior Specialist SIG, Slamet Mursidiarso di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (30/11). Penghargaan Top SDGs Award 2022 diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang telah berhasil menerapkan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) dalam strategi bisnisnya.

Serta  berkontribusi terhadap pencapaian 17 poin (SDGs). Penilaian berdasarkan laporan keberlanjutan perusahaan yang dipublikasikan dengan mengacu kepada 3  parameter, yaitu SDGs Initiative, SDGs Implementation dan CSR/TJSL Funds.

Sementara itu, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan, SIG berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan berkelanjutan dan terus berkontribusi memberikan solusi, baik produk dan jasa yang tidak saja mendukung pemulihan ekonomi nasional, namun juga merespon perubahan iklim dan menciptakan manfaat bersama masyarakat sekitar.

SIG telah menetapkan tiga pilar sebagai prioritas keberlanjutan Perseroan sebagai kerangka dan acuan strategi perusahaan hingga tahun 2030 yaitu, Mendorong Solusi dan Inovasi Berkelanjutan, Perlindungan Terhadap Lingkungan, serta Menciptakan Nilai untuk Karyawan dan Komunitas.

“Kami percaya bahwa keberlanjutan bukanlah suatu biaya tambahan atau beban. Sebaliknya, penerapan keberlanjutan di Perusahaan dapat menciptakan manfaat ekonomi dan membangun keunggulan kompetitif SIG di pasar, yang dapat memberikan solusi bagi pemangku kepentingan,” jelas Vita Mahreyni.

Pada ajang Top SDGs Award 2022, Tras N Co Indonesia dan Infobrand.id melakukan riset terhadap lebih dari 1.000 perusahaan meliputi perusahaan BUMN, anak usaha BUMN, perusahaan publik dan swasta nasional, dengan melakukan analisa terhadap laporan keberlanjutan perusahaan tahun 2021 yang telah terpublikasi secara resmi melalui website perusahaan. (dra)

Poster Penting BKKBN & 1000 Days Fund Jadi Alat Pantau Lokus Stunting

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Badan Kependudukan dan Keluarga Nasional/BKKBN Jawa Timur/Jatim bersama 1000 Days Fund melakukan sosialisasi pencegahan stunting dengan menggunakan Poster Pencegah Stunting (Poster Penting) di Pasuruan dan kabupaten lainnya di Jatim mulai 1 hingga 16 Desember 2022. Sosialisasi dan edukasi ini merupakan bagian dari upaya pengurangan angka stunting nasional dan di Jatim.

Sebagai Ketua Pelaksana Percepatan Penurunan Stunting (KP3S) di Indonesia, BKKBN terus melakukan berbagai upaya agar target prevalensi angka stunting di Indonesia mencapai 14 persen di tahun 2024.

Salah satunya melalui program Orientasi Poster Penting yang bekerjasama dengan 1000 Days Fund (Yayasan Seribu Cita Bangsa) yang akan dilakukan di lima provinsi pilot. Poster Penting dilengkapi dengan barcode di setiap poster sebagai penanda persebaran poster. Nantinya, setiap orangtua yang memiliki anak berusia di bawah 2 tahun diwajibkan untuk menempel Poster Penting dengan dibantu kader Posyandu ataupun bidan desa setempat.

Data pertumbuhan bayi nantinya akan dipantau oleh kader ataupun bidan untuk mendeteksi keluarga dengan anak beresiko stunting. Harapannya, dari data yang terkumpul, kader dan bidan dapat segera menangani anak berisiko stunting dan melakukan pencegahan bersama orangtua.

Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto menjelaskan salah satu prioritas kegiatan yang termuat dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) adalah pelaksanaan pendampingan keluarga beresiko stunting, pendampingan semua calon pengantin atau calon pasangan usia subur, dan surveilans keluarga beresiko stunting oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK).

TPK di Jatim sendiri terdiri dari unsur bidan atau tenaga kesehatan, TP PKK dan kader KB yang berjumlah 93.729. “Bekerjasama dengan 1000 Days Fund, BKKBN memberikan pelatihan atau orientasi Poster Penting (Poster Peduli Stunting) bagi para bidan TPK di seluruh Indonesia dengan ujicoba di lima provinsi yaitu Sumatera Utara, Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur dan Banten,” kata Sukamto dalam acara Orientasi Poster Penting bagi Bidan Tim Pendamping Keluarga Tahun 2022, di Kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan KB (P3AP2KB) Kabupaten Pasuruan, Kamis (1/11).

Untuk jumlahnya, sambung Sukamto, di Sumatera Utara sebanyak 500 orang bidan, Jawa Barat sebanyak 700 orang bidan, Jawa Tengah sebanyak 600 orang bidan, Jawa Timur sebanyak 700 orang bidan dan di Banten sebanyak 500 orang bidan. Dengan pembiayaan sharing anggaran antara BKKBN dengan 1000 Days Fund.

“Kegiatan ini dilaksanakan di Jawa Timur secara luring dimulai tanggal 1 hingga 16 Desember 2022. Dimana Kabupaten Pasuruan ini merupakan kegiatan orientasi poster pintar stunting perdana dan akan dilanjutkan di Kota Pasuruan besok pada tanggal 2 Desember 2022,” imbuhnya.

Sukamto menambahkan baik di Kabupaten maupun di Kota Pasuruan masing-masing 20 orang bidan dimana wilayah kerjanya merupakan lokus Stunting. Setiap bidan mendapatkan 70 poster pintar yang diharapkan akan ditempelkan di rumah-rumah penduduk yang beresiko tinggi stunting.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas P3AP2KB Kabupaten Pasuruan, drg. loemdini Pedjati Lajoeng mengatakan di Kabupaten Pasuruan ada 24 kecamatan, 24 kelurahan dan 341 desa. Dimana dari 24 kecamatan tersebut ada 11 kecamatan dengan lokus stunting.

“Bidan yang hadir hari ini merupakan para manager TKP di 20 lokus stunting di 20 desa yang sudah terpilih di 11 kecamatan tersebut. Kami harapkan para manager TKP ini bisa mengikuti orientasi ini dan bisa segera dilaksanakan dengan benar di masing-masing wilayah kerjanya agar apa yang menjadi target angka prevalensi stunting di kabupaten Pasuruan bisa tercapai,” terangnya.

Sementara itu, Jumat 2 Desember 2022 di kantor kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan, Kepala Bidang Ketahanan dan Pemberdayaan Keluarga Dinas Pemberdayaan Perempuan , Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kota Pasuruan, Tanti Sri Wahyuni mengatakan di Kota Pasuruan ada 4 kecamatan 34 kelurahan ada 10 lokus stunting tahun 2022 dan 5 lokus stunting di tahun 2023.

Semua bidan yang hari merupakan bidan yang berasal dari lokus stunting dan diharapkan para bidan bisa benar-benar memperhatikan materi yang diberikan fasilitator dari 1000 Days Fund agar bisa diterapkan dan dibagikan dengan TPK di wilayah kerja masing-masing.

Fasilitator dari 1000 Days Fund, Nelis Tae menjelaskan Poster Penting ini dirancang untuk menyampaikan informasi tentang stunting dan cara pencegahannya sekaligus alat deteksi dini dan pemantauan pertumbuhan anak di rumah, utamanya pada masa emas anak yaitu pada 1000 hari pertama kehidupan (1000 HPK).

Info dalam Poster Penting ini juga bisa digunakan oleh TPK atau kader posyandu sebagai materi sosialisasi informasi stunting dan cara pencegahannya ke para orangtua ataupun calon orang tua.

“Sebelum dilaksanakan di lima Provinsi termasuk Jawa Timur dan khususnya Pasuruan, pada tahun 2019 sudah lebih dulu dilakukan di Manggarai Barat dengan hasil lebih dari 60 persen orang tua melaporkan bahwa Poster Penting ini membantu mereka mengubah pola asuh dan mencegah terjadinya stunting pada anak.

Pada 2021, dengan studi cross-sectional, didapatkan hasil dimana orang tua dengan Poster Penting lima kali lebih paham akan tentang bahaya stunting. Dari 2019 hingga 2021, di Manggarai Barat terjadi penurunan angka stunting sebesar 19.1 persen dari angka 58,6 persen menjadi 38.5 persen,” ulasnya.

Tak hanya itu, sambung Nelis Tae, data monitoring program yayasan, dari 1428 responden yang telah menempel Poster Penting di rumah dengan bantuan kader Posyandu, didapatkan bahwa 79 persen kader yang telah melakukan pelatihan memiliki pengetahuan terkait stunting yang lebih mumpuni dibandingkan yang belum dilatih dan tidak memiliki poster pintar di rumahnya.

Di Kabupaten atau Kota Pasuruan, setiap bidan akan mendapatkan 70 buah poster pintar. “Setelah poster pintar dipasang di rumah keluarga beresiko stunting, maka diharapkan bidan juga membantu pemilik rumah untuk men-scan barcode yang ada di Poster Pintar. Sebab dengan men-scan barcode maka data akan dimana titik penempelan Poster Penting dan akan tersimpan di data kami lengkap by name by address,” jelas Nelis Tae.

Siapa yang mendapatkan posting ini? Nelis Tae menjelaskan Poster Penting ini ditempelkan di rumah masyarakat dengan ibu hamil atau ibu yang memiliki anak dibawah dua tahun (baduta). Cara penempelan posting adalah 47 cm dari lantai dan ditempel di tempat yang mudah terlihat.

Salah satu peserta Orientasi Poster Penting, Risma Filaita Inka yang tidak lain adalah seorang bidan dari Desa Purworejo kota Pasuruan mengatakan Poster Penting ini menjadi salah satu media sosialisasi yang bisa digunakan oleh kader tentang apa itu stunting dan cara pencegahannya. (bw)

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemkot Surabaya Minta Pemilik Kuatkan Konstruksi Bangunan Reklame

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka mengantisipasi cuaca ekstrem yang terjadi akhir-akhir ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta penyelenggara atau pemilik papan reklame di Kota Surabaya untuk menambah kekuatan konstruksi bangunan. Hal ini harus dilakukan supaya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan Kota Surabaya Irvan Wahyudrajad memastikan bahwa pihaknya sudah dua kali mengirimkan surat kepada penyelenggara atau pemilik papan reklame yang ada di seluruh titik di Kota Surabaya. Surat yang pertama pada tanggal 23 September 2022 dan surat yang kedua pada 28 November 2022.

“Inti dari kedua surat itu sebenarnya sama, yaitu kami meminta mereka untuk melakukan pengawasan, pengecekan ulang, dan perbaikan konstruksi reklame secara rutin. Bahkan, kami juga meminta pemilik reklame itu untuk menambah kekuatan konstruksi bangunan,” kata Irvan di ruang kerjanya, Kamis (1/12).

Menurutnya, hal itu harus dilakukan secara rutin karena pemkot tidak ingin ada hal-hal yang dapat mengakibatkan ganggu atau kerusakan di lingkungan sekitar lokasi reklame. Pemkot juga tidak ingin ada reklame roboh yang dapat merugikan orang lain.

“Soalnya akhir-akhir ini sering hujan lebih disertai angin kencang, jadi harus ekstra hati-hati,” tegasnya. Irvan juga menjelaskan bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 22 ayat 1 huruf f Peraturan Daerah Kota Surabaya nomor 5 tahun 2019 tentang penyelenggaraan reklame disebutkan bahwa penyelenggara reklame wajib bertanggung jawab penuh atas semua resiko yang ditimbulkan akibat penyelenggaraan reklame tersebut.

Makanya, ia mengirimkan surat kepada penyelenggara atau pemilik reklame untuk mengingatkan kembali supaya bertanggungjawab penuh terhadap reklamenya masing-masing. Sebab, apabila ada hal-hal yang tidak diinginkan, pemilik reklame itulah yang harus bertanggungjawab penuh.

“Sebelum hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi, makanya perlu kita ingatkan mereka, supaya lebih waspada dan menguatkan lagi konstruksi bangunan reklame tersebut,” tegasnya. Disamping itu, Irvan juga meminta warga untuk tidak berteduh di bawah papan reklame ketika hujan lebat diserta angin kencang.

Sebab, tidak ada yang tahu papan reklame itu akan kokoh atau akan roboh. “Mohon berteduh di tempat yang aman, sehingga hal-hal yang tidak kita inginkan tidak terjadi di Kota Surabaya ini,” pungkasnya. (ko)

Cegah Tawuran, Pemkot bersama TNI-Polri Masifkan Patroli Asuhan Rembulan di 31 Kecamatan Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama jajaran TNI dan Polri meningkatkan patroli Asuhan Rembulan. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tawuran antar remaja ataupun balap liar saat malam hari.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya, Eddy Christijanto menegaskan, pihaknya telah meningkatkan patroli Asuhan Rembulan. Patroli saat malam hari tersebut juga melibatkan jajaran TNI dan Polri. “Setiap malam dilakukan Operasi Asuhan Rembulan dengan melibatkan TNI dan Polri,” kata Eddy Christijanto saat dihubungi pada Kamis (1/12).

Bahkan, Eddy juga menyebutkan bahwa sejak Rabu (30/11/2022), 31 camat se-Kota Surabaya mulai melakukan patroli Asuhan Rembulan di masing – masing wilayahnya. Patroli dilakukan dengan cara menyisir ke daerah-daerah yang berpotensi digunakan lokasi tawuran atau balap liar.

“Sudah dibuatkan perintah kepada seluruh camat mulai kemarin malam melakukan patroli Asuhan Rembulan tingkat kecamatan dengan melibatkan TNI dan Polri dengan titik-titik rawan per-kecamatan,” ujar dia.

Pihaknya memastikan, bakal terus memasifkan operasi Asuhan Rembulan tersebut. Upaya itu dilakukan untuk memastikan kondusifitas Kota Pahlawan. Jika dalam patroli ditemukan remaja yang terindikasi akan melakukan tawuran, tentu saja pihaknya tak segan untuk mengamankan.

“Apabila ditemukan, (kita) amankan untuk mendapatkan edukasi dan pembinaan lebih lanjut dari pemkot, sekolah dan orang tua,” tegasnya. Tak hanya itu, Eddy juga mengaku telah menerapkan sejumlah langkah preventif untuk mencegah terjadinya tawuran antar remaja atau balap liar di Kota Surabaya.

Namun demikian, ia juga meminta keterlibatan masyarakat dan peran serta orang tua untuk memantau dan memonitor anaknya setiap malam pada pukul 21.00 WIB agar dipastikan aman di rumah. “Apabila ditemukan kerumunan anak anak muda lebih dari 5 orang dan terindikasi mengganggu Trantibum (ketentraman dan ketertiban umum), segera laporkan ke Command Center 112,” pesan dia.

Disisi lain, Satpol PP Surabaya bakal terus menggiatkan program Sahabat Satpol Goes To School. Program yang dilaksanakan setiap minggu ini dilakukan dengan cara berkeliling ke sekolah untuk memberikan edukasi dan sosialisasi kepada para pelajar tentang ketertiban anak sekolah.

Sementara di tempat terpisah, Camat Pabean Cantian Kota Surabaya, Muhammad Januar Rizal menyatakan, pihaknya bersama Koramil dan Polsek sejak Rabu (30/11) kemarin, telah memasifkan patroli Asuhan Rembulan. Patroli dilakukan dengan cara menyisir ke daerah-daerah yang berpotensi rawan terjadinya tindakan yang mengganggu Trantibum.

“Tadi malam sudah kita laksanakan operasi bersama tiga pilar. Kita sisir daerah-daerah rawan seperti di Jalan Rajawali, Jalan Kembang Jepun, Kalimas Barat dan Kalimas Baru,” kata Rizal, panggilan lekatnya.

Tak berhenti di sana, Rizal menyebut, jika patroli Asuhan Rembulan juga mendatangi warung-warung kopi yang masih buka 24 jam dengan pengeras suara. Karena menurutnya, awal dari keributan itu bisa saja terjadi karena keresahan dari warga.

“Tadi malam kita juga datangi warung kopi di Jalan Rajawali yang menyetel musik suara kenceng. Jadi kita pesan ke mereka bahwa boleh buka 24 jam, tapi kita minta agar pengeras suara atau speaker mulai pukul 22.00 WIB atau 23.00 WIB supaya dimatikan,” ungkap dia.

Selain menyasar warung-warung kopi yang buka 24 jam, patroli Asuhan Rembulan Pabean Cantian juga melakukan pengawasan di Jalan Kembang Jepun. Menurut Rizal, kawasan itu pada hari biasa berpotensi digunakan untuk lokasi balap liar para remaja. “Jalan Kembang Jepun kalau hari-hari biasa itu sepi, juga rawan terjadinya balap liar. Jadi, kita standby juga di sana,” terangnya.

Dari hasil patroli tadi malam, Rizal juga mengaku menjaring tiga remaja yang terindikasi akan mengarah ke tindakan yang mengganggu trantibum. Saat itu ketiga remaja tersebut ditemukan tengah nongkrong di kawasan Jalan Kalimas Barat tengah malam.

“Itu kita amankan 3 anak yang sekiranya bergerombol. Kita lakukan langkah persuasif, akhirnya kita minta mereka untuk pulang,” jelasnya. Rizal memastikan bahwa patroli Asuhan Rembulan di wilayah Kecamatan Pabean Cantian akan rutin dilakukan setiap malam. Sedikitnya, 14 personel dikerahkan dalam setiap giat patroli tersebut.

Para personel itu terdiri dari petugas gabungan dari jajaran kecamatan, kelurahan, polsek dan koramil. “Insyaallah mulai tadi malam, akan kita terus rutinkan. Pak Kapolsek dan Danramil juga sudah menyampaikan bahwa patroli ini akan kita laksanakan setiap malam,” pungkasnya. (ko)

Selama 2022, Inspektorat Pemkot Surabaya Terima 40 Laporan Pelayanan Publik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Responsif terhadap berbagai laporan yang masuk, terutama yang masuk ke Inspektorat Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya. Bahkan, selama 2022 ini ada 40 laporan yang disampaikan kepada Inspektorat dan langsung diselesaikan dalam kurun waktu kurang dari 15 hari.

Kepala Inspektorat Kota Surabaya Ikhsan, menjelaskan, mulai Januari hingga awal Desember 2022 ini, pihaknya sudah menerima 40 laporan dari warga terkait pelayanan publik di Pemkot Surabaya. Ia memastikan bahwa 40 laporan itu sudah diselesaikan semuanya kurang dari 15 hari kerja, sejak laporan itu masuk.

“Dari 40 laporan itu, dua laporan diantaranya tidak bisa diklarifikasi lebih lanjut karena memang identitas pelapor tidak jelas dan nomor telpon yang dicantumkan tidak bisa dihubungi serta alamatnya tidak ada,” kata Ikhsan saat bincang bersama Media dalam acara peringatan Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) Tahun 2022 yang digelar di Balai Pemuda Alun-alun Surabaya, Kamis (1/12).

Menurut Ikhsan, yang lucu adalah ada sekitar tiga laporan itu berasal dari luar kota atau luar daerah, sehingga dia tidak bisa berbuat banyak dan hanya disampaikan bahwa laporan itu bukan menjadi wewenang Pemkot Surabaya.

Karena itu, Ikhsan berharap warga Kota Surabaya yang ingin melaporkan sesuatu kepada Inspektorat untuk melengkapi identitasnya dan mencantumkan nomor telpon yang bisa dihubungi, karena pasti ditindaklanjuti kepada pelapor.

Selain itu, ia juga meminta persoalan yang dilaporkan itu harus jelas dan detail serta dicantumkan pula bukti-bukti konkret untuk mempermuda pihak Inspektorat mengkomunikasikan kepada jajaran Perangkat Daerah Pemkot Surabaya.

“Kalau identitasnya jelas, nomornya bisa dihubungi, dan persoalan yang dilaporkan itu juga disertai bukti-bukti konkret, pasti kita lebih mudah membantunya,” tegasnya. Ia memastikan yang paling banyak dilaporkan oleh warga kepada pihak Inspektorat adalah soal pelayanan publik, karena kebiasaan warga memang sedikit-sedikit melaporkan. Namun, setelah diberikan penjelasan akhirnya mereka bisa mengerti.

“Yang banyak memang soal pelayanan publik, dan setelah kita jelaskan ternyata mereka bisa mengerti,” ujarnya. Ikhsan menjelaskan bahwa laporan dari warga itu bisa melalui online Whistleblowing System atau bisa juga datang langsung ke kantor Inspektorat Kota Surabaya di Jalan Sedap Malam No.5, Ketabang, Surabaya, karena di kantor Inspektorat itu ada ruangan khusus untuk warga bisa melaporkan tentang pelayanan di Pemkota Surabaya.

“Para pelapor juga tidak perlu khawatir, karena kami sangat merahasiakan dan melindungi identitas para pelapor,” tegasnya. Ia memastikan sebagai bentuk terimakasih Inspektorat terhadap laporan yang sudah dikirim, maka pihak Inspektorat berkomitmen untuk merespon laporan warga selambat-lambatnya 15 hari kerja sejak laporan itu dikirim.

“Komitmen itu juga kami cantumkan di website Whistleblowing bahwa laporan itu akan ditindaklanjuti selambat-lambatnya 15 hari kerja sejak laporan itu dikirim,” pungkasnya. (ko)

Percepat Penanganan Warga Terdampak Gempa Cianjur, CSR Lintasarta Salurkan Bantuan Jaringan Komunikasi dan Dana Kemanusiaan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Gempa bumi berkekuatan 5,8 magnitudo yang melanda Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada Senin (21/11/2022) lalu mengakibatkan korban jiwa lebih dari 300 orang disertai banyaknya bangunan runtuh, termasuk sarana dan prasarana umum. Lintasarta, sebagai salah satu perusahaan Total ICT Solutions terbesar di Indonesia, sigap melaksanakan serangkaian kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan/CSR di Pilar Sehat Sejahtera melalui penyaluran bantuan mulai dari jaringan internet untuk mempermudah akses komunikasi di wilayah terdampak gempa, donasi, tenda serbaguna, dan kebutuhan mendesak lainnya.

Penyerahan CSR Lintasarta diwakili oleh Choirul Friyuana, Central Indonesia Region General Manager Lintasarta, kepada Ika Mardiah, Kepala Dinas Komunikasi & Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat.

“Bantuan VSAT dan fiber optic ini diharapkan dapat mempercepat akses komunikasi dan respon bantuan di lapangan. Selain itu, bantuan kemanusiaan berupa donasi dan tenda serbaguna juga diharapkan dapat meringankan warga yang terdampak gempa,” kata Choirul Friyuana, Central Indonesia Region General Manager Lintasarta.

Tak lama setelah gempa terjadi, tim Lintasarta bergerak cepat bersama tim Jabar Quick Response melakukan mapping lokasi blank signal untuk Posko Komunikasi Gempa di Cianjur. Saat ini, sedang dilakukan instalasi jaringan komunikasi di sepuluh (10) titik lokasi, yang terdiri dari VSAT di empat (4) lokasi dan jaringan fiber optic (FO) di enam (6) lokasi.

Hal ini menjadi bagian dari dukungan Lintasarta kepada Provinsi Jawa Barat dalam memastikan kelancaran internet dan jaringan komunikasi di lokasi terdampak. Lintasarta juga menyalurkan bantuan donasi melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) yang dipergunakan untuk kebutuhan dapur umum, layanan kesehatan, dan sembako.

Sebagai tambahan, ZIS ROHIS Lintasarta melakukan gerakan ”Gotong Royong Membangun Cianjur” melalui penggalangan dana di internal pegawai Lintasarta untuk memenuhi kebutuhan mendesak di lokasi bencana seperti kain terpal, selimut, snack, vitamin, hygiene kit dan paket sembako untuk orang dewasa dan anak-anak

Sementara itu, Kepala Diskominfo Provinsi Jawa Barat, Ika Mardiah,mengatakan, bantuan berupa akses jaringan komunikasi dan dana kemanusiaan dari Lintasarta akan sangat bermanfaat untuk masyarakat Cianjur dan akan meringankan beban warga yang saat ini sedang mengungsi.

“Kami berharap penyaluran melalui Diskominfo Provinsi Jawa Barat ini dapat bermanfaat bagi semua pihak, khususnya masyarakat terdampak, dan dapat disalurkan dengan lebih tepat sasaran,” tutup Choirul. (ko)

2023, Wali Kota Rekrut 140 Anak Disabilitas Bekerja di Pemkot Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperingati Hari Disabilitas Internasional hari ini di Convention Hall Surabaya, Jumat (2/12). Saat itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berkomitmen untuk memberikan hak yang sama kepada mereka, sehingga nanti tahun depan akan ada sebanyak 140 anak disabilitas yang akan bekerja dan menjadi bagian dari Pemkot Surabaya.

Wali Kota Eri memastikan bahwa Pemkot Surabaya terus memperhatikan anak-anak disabilitas, makanya dengan semua kekuatan yang ada, pihaknya terus bersinergi untuk memenuhi hak-hak mereka, karena bagi dia anak-anak disabilitas ini memiliki hak yang sama dengan anak lainnya di Surabaya, baik hak dalam pendidikan, pekerjaan dan semua hal.

“Saya tidak ingin ada perbedaan antara disabilitas dan bukan, karena setiap manusia itu lahir pasti punya kelebihan, dan setiap manusia itu pasti juga punya kekurangan. Nah, kelebihan dan kekurangan inilah yang akan kita jadikan satu untuk saling menutupi satu dengan yang lainnya, tentu dengan cara guyup rukun sehingga menjadi kekuatan besar,” kata Wali Kota Eri seusai acara peringatan Hari Disabilitas Internasional.

Karena itu, demi menyamakan hak itu nanti pada saat Hari Ibu tanggal 22 Desember, Wali Kota Eri memerintahkan jajarannya untuk menggelar sebuah acara khusus disabilitas di Taman Surya halaman Balai Kota Surabaya. Ia melakukan ini pada saat Hari Ibu karena memang seorang ibu ini yang merawat anak-anak disabilitas yang luar biasa ini.

“Nanti dalam acara itu saya juga ingin mengajak anak-anak disabilitas itu untuk masuk dan melihat-lihat kantor dan ruangan Wali Kota Surabaya, karena mereka ini juga punya hak dan cita-cita yang sama dengan yang lainnya,” katanya.

Dengan cara seperti itu, maka Balai Kota Surabaya akan menjadi rumah rakyat dan bukan lagi menjadi rumah bagi para ASN dan jajaran Pemkot Surabaya. Makanya, nanti siapapun boleh datang ke Balai Kota Surabaya, sehingga tidak ada batas antara pemerintahannya dengan masyarakatnya.

Apalagi, nanti sekitar akhir tahun, pemkot berencana membuka Taman Surya itu untuk warga mulai pukul 18.00-21.00 WIB. “Jadi, nanti warga bisa masuk ke tamannya dan lingkungan Balai Kota Surabaya, sehingga saya berharap Balai Kota Surabaya itu menjadi rumah rakyat, bukan menjadi milik pemerintah kota saja, tapi juga menjadi rumah rakyat yang bisa dinikmati dan rakyat bisa masuk ke sana dan menjadi bagian dari Balai Kota Surabaya itum,” tegasnya.

Disamping itu, demi memberikan hak yang sama bagi para anak disabilitas, Wali Kota Eri memerintahkan jajarannya untuk merekrut anak-anak disabilitas. Bahkan, ia meminta setiap Perangkat Daerah (PD) di lingkungan Pemkot Surabaya harus merekrut dua anak disabilitas.

“Jika PD nya ada 70, berarti nanti ada sebanyak 140 orang yang bisa bekerja di Pemkot Surabaya dan menjadi bagian di Pemkot Surabaya. Namun, mereka ini tentu harus warga Surabaya dan harus dicek dan dites untuk mengetahui kemampuan mereka di posisi apa. Insyaallah ini akan kita jalankan di tahun depan,” tegasnya.

Menurutnya, alasan utama mengajak mereka menjadi bagian dari Pemkot Surabaya karena pemerintah itu harus hadir bagi mereka, harus bisa memberikan tempat yang sama bagi mereka, meskipun mereka ini memiliki kemampuan khusus. Makanya, nanti harus dicek dan dites dulu mereka ini cocoknya di bagian apa dan bidang apa, dan pemkot harus tahu itu.

“Jadi, pemerintah harus bisa memberikan keseimbangan dan memberikan hak yang sama bagi mereka. Surabaya ini milik semuanya, Surabaya ini milik semua agama dan milik semua umat manusia. Inilah Kota Surabaya yang penuh guyup dan rukun,” pungkasnya. (ko)

Parameter, Profil Kependudukan dan Grand Desain Pembangunan Kependudukan Modal Penyusunan RPJPD dan RPJMD

0

Magetan, (pawartajatim.com) – Kondisi kependudukan Jawa Timur/Jatim dapat dilihat dari aspek kuantitas dan kualitas penduduk masih membutuhkan penanganan serius, meski angka TFRnya sudah sangat rendah yaitu 1,97 (Susenas 2020). Jumlah Penduduk Jatim menempati ranking terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat yakni 40,67 juta jiwa (SP2020).

Namun secara kualitas jika dilihat dari IPM-nya, Jatim berada pada peringkat 15 se-Indonesia. Kesenjangan itulah yang menjadi salah satu faktor belum tercapainya tujuan Pembangunan secara optimal.

Berkaca dari hal itu, Bupati Magetan berinisiasi untuk mengajak Koalisi Kependudukan sebagai mitra dalam menyusun parameter, profil kependudukan dan Grand Desain Pembangunan Kependudukan (GDPK) yang dapat menjadi modal yang memadai dalam penyusunan RPJPD dan RPJMD. Selain itu, juga membentuk Sekolah Siaga Kependudukan (SSK) yang mengajarkan permasalahan kependudukan melalui jalur formal kepada masyarakat.

Bupati Magetan, Dr Drs Suprawoto, S.H., M.Si. Mengukuhkan Koalisi Kependudukan dan 150 Sekolah Siaga Kependudukan di Kabupaten Magetan Rabu (30/11). Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim, Dra. Maria Ernawati, MM. dan Ketua Koalisi Kependudukan Provinsi Jawa Timur, Dr. Lutfi Agus Salim, S.KM. M.Si. turut hadir dalam kegiatan ini.

Bu Erna, sapaan akrab Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jatim berkesempatan untuk memberikan ucapan apresiasi serta penguatan kepada KK maupun SSK yang baru saja dilantik. Erna menyebutkan bahwa mitra-mitra ini merupakan gerbong utama penggerakan program Bangga Kencana.

“Saya sangat mengapresiasi kinerja Bapak-Ibu dan juga pak Bupati dalam menangani isu kependudukan yang ada di Kabupaten Magetan. Contohnya isu stunting, angka stunting di Magetan ini sudah jauh dibawah rata-rata nasional dan jawa timur, di magetan ini sekitar 17% menurut data SSGI2021,” kata Erna.

Menutup acara pengukuhan ini, Suprawoto selaku Bupati Magetan menitipkan pengentasan masalah kependudukan kepada KK dan SSK sebagai generasi pendidik agar Bangsa Indonesia memiliki generasi penerus yang luar biasa.

“Dengan adanya launching KK dan SSK ini, saya berharap masalah-masalah kependudukan bisa diatasi sejak dini. Saya titip kepada KK dan SSK untuk bisa mendidik anak-anak generasi mendatang agar memiliki generasi berkualitas, karena anak-anak cerdas bukan yang matematikanya 10, tetapi anak-anak yang memiliki potensi yang luar biasa. Tugas kita membantu pengembangkan potensi ini, agar bangsa Indonesia menjadi Bangsa besar,” tutup Suprawoto. (bw)

Konsumsi Dalam Negeri, Andalan Ekonomi Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Ekonomi Indonesia masih tumbuh positif di tengah penurunan kinerja ekonomi yang dialami banyak negara sebuah berkah. Pada kuartal III/2022 misalnya, ekonomi Indonesia tercatat tumbuh sebesar 5,72 persen secara tahunan.

Lembaga-lembaga internasional pun memprediksi ekonomi Indonesia dapat tumbuh hingga 5,1 persen sampai 5,3 persen pada tahun depan. Bahkan, perwakilan International Monetary Fund (IMF) untuk Indonesia memprediksi, Indonesia akan memenuhi target penurunan inflasi pada angka 3 persen tahun depan di tengah ancaman resesi dan perlambatan ekonomi global.

Kinerja dan prediksi positif itu tentunya tak bisa dilepaskan dari sejumlah sektor ekonomi pendukung yang dimiliki Indonesia. “Resiliensi ekonomi Indonesia tersebut ditopang oleh konsumsi domestik,” kata Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Purbaya Yudhi Sadewa, pada acara Leadership Forum Perbanas Institute di Jakarta, Kamis (1/12).

Purbaya menjelaskan konsumsi domestik yang besar telah meredam dampak guncangan ekonomi global terhadap perekonomian nasional. Konsumsi domestik sendiri berkontribusi sebesar 50,38 persen dari total PDB Indonesia.

Indeks Penjualan Ritel dan Production Manufacturing Index (PMI) juga tercatat berada pada level ekspansif. “Selain itu, apabila kita melihat indikator-indikator ekonomi riil juga masih menunjukkan tren yang baik. Penjualan ritel tumbuh positif diiringi oleh peningkatan optimisme konsumen,” tambah Purbaya.

Ia mengungkapkan, optimismenya pda sektor perbankan nasional dimana Intermediasi perbankan terus membaik seiring dengan pemulihan ekonomi Indonesia. Penyaluran kredit sebesar 11,9% YoY pada bulan Oktober 2022.

Sementara, DPK tumbuh 9,4% YoY. Hal ini juga indikasi bahwa dana mulai kembali mengalir ke sektor riil untuk menggerakkan perekonomian. Industri perbankan nasional masih dalam kondisi yang stabil.

Level permodalan bank secara nasional sangat tebal, berada di angka 25,12 persen per September 2022. ‘’Kita bisa sama-sama melihat selama pandemi kemarin, perbankan kita tidak mengalami permasalahan berat salah satunya karena permodalannya yang sangat tinggi tersebut,” tutup Purbaya. (bw)

Panik Dipergoki Warga, Kawanan Pencuri Tinggalkan Tiga Motor Curian di Kebun

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Warga Perum Taman Sawit Asri, Lingkungan Sutri, Kelurahan Sobo, Banyuwangi, geger. Tiga motor ditemukan terparkir di kebun tak jauh dari perumahan, Rabu (30/11/2022) pagi. Belakangan, tiga motor ini adalah hasil curian yang ditinggalkan pelakunya.

Motor curian itu digasak dari dua rumah di perumahan setempat. Masing-masing milik Nasir Aminusani (25) dan Hendra Margantoro (30). Motor milik Nasir diantaranya Honda Beat dan Honda ATR. Sedangkan, milik Hendra motor Honda Beat. Ketiga motor ini digasak pelaku sekitar pukul 02.00 WIB. Kala itu, korban tertidur. Begitu terbangun, motor yang diparkir di garasi sudah raib.

Kedua korban langsung melapor ke Polsek. Tak berselang lama, polisi tiba di lokasi. Begitu melakukan pemeriksaan, warga menemukan tiga motor yang diparkir di kebun. “ 1 motor kita temukan di dekat mushola perumahan, dua motor lagi di parkir di kebun di luar perumahan,” kata Kapolsek Kota Banyuwangi, AKP Kusmin.

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, terutama melacak pelaku. Polisi juga mengecek rekeman CCTV perumahan. Dugaan sementara, para pelaku berjumlah lebih dari dua orang. Mereka nekad meninggalkan motor curian karena takut tepergok warga. “ Kami masih melacak pelakunya,” tegas Kapolsek. (udi)