Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Keberhasilan Banyuwangi mengelola nelayan dan potensi laut mendapatkan perhatian pusat. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghibahkan dua unit kapal ikan asing hasil sitaan, Sabtu (30/3/2024).
Kapal berkapasitas 70-100 GT ini sebelumnya berbendera Vietnam. Mereka ditangkap setelah nekad melaut di kawasan Indonesia. Begitu proses hukum selesai, barang sitaan itu diserahkan ke nelayan Banyuwangi.
“Kami serahkan ke Pemkab Banyuwangi, selanjutnya akan dikelola kelompok usaha bersama (KUB) nelayan,” kata Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono disela penyerahan kapal di Banyuwangi.
Penyerahan kapal asing sitaan ini yang pertama kalinya di Indonesia. Sebelumnya, kapal asing sitaan biasanya dibom, lalu ditenggelamkan. Kebijakan ini diganti dengan menyerahkan kapal sitaan ke nelayan Indonesia.
“Daripada dibom atau dibiarkan rusak, kapal sitaan kami dihibahkan ke nelayan. Harapannya bisa digunakan untuk mendongkrak hasil tangkapan,” jelasnya. Sepanjang tahun 2023, KKP memproses 289 kasus pelanggaran keluatan dan perikanan.
Rinciannya, 218 kasus disanksi administratif, 15 kasus ditindaklanjuti pemerintah daerah dan 56 kasus pelanggaran diproses secara hukum. Kebanyakan, kasus pelanggaran adalah tidak memiliki dokumen kapal, melaut di luar area hingga penggunaan alat tangkap yang dilarang.
Selain menyerahkan dua kapal sitaan, KKP akan membangun kampung nelayan modern (kalamo) di pesisir Lateng, Banyuwangi. Dipilihnya Banyuwangi mendapatkan hibah kapal sitaan bukan tanpa alasan. Kabupaten ini dinilai sukses mengelola nelayan.
Lalu, potensi lautnya juga melimpah. Jumlah nelayan di Banyuwangi mencapai 9000 orang. Kapasitas produksinya hingga 46.000 ton. Dari jumlah ini, nilai transaksi tembus hingga Rp680 miliar.
“Terima kasih KKP yang memberikan hibah dua unit kapal ke kami. Ini akan mendukung upaya peningkatan produktivitas nelayan,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Usia senja tak membuat Jumhari (84), tenang. Warga Dusun Sawahan, Desa Genteng Wetan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi ini tinggal sebatang kara. Sehari-harinya, dia dirawat tetangga.
Sejak istrinya meninggal, Jumhari hidup sendirian. Anak-anaknya menetap di luar Jawa. Yang miris, dia sakit-sakitan. Tak bisa bekerja. Beruntung, keponakannya tinggal tak jauh. Tetangganya juga peduli.
Sehari-harinya, Jumhari hanya mengandalkan bantuan warga. Maklum, selain lanjut usia, fisiknya tak mampu beraktivitas normal akibat sakit. Selain mengandalkan uluran tetangga, dia menggantungkan hidup dari bantuan sembako pemerintah.
“Kalau dapat bantuan sembako, yang masakkan tetangga-tetangga di sini. Yang bersihkan rumah juga tetangga,” kata Jumhari ketika disambangi Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (26/3/2024) lalu.
Selain dirawat, Jumhari juga rutin diantarkan tetangganya berobat ke Puskesmas. Kondisi ini yang membuatnya bisa semangat bertahan. Apalagi, tetangganya cukup kompak memberikan pertolongan.
Kerukunan warga mendapat pujian Bupati Ipuk. Pihaknya memberikan terimakasih atas kerukunan warga yang saling membantu. “ Terima kasih orang-orang baik,” kata Ipuk. Dia meminta Jumhari tetap menjaga kesehatan. Caranya, rutin melakukan pemeriksaan ke Puskesmas.
Ipuk meminta petugas Puskesmas dan kecamatan rutin menjenguk Jumhari. “Layanan kesehatan terus kami dorong, sekaligus mengintensifkan layanan keliling ke rumah-rumah warga,” tegasnya. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Nahas menimpa penumpang Kapal Motor (KM) Mutiara Barat rute Lombok – Banyuwangi. Korban meninggal dalam pelayaran. Dugaanya, penyakitnya kambuh.
Korban bernama Suhaina (53)asal Montong Tetep, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Wanita ini menghembuskan nafas terakhirnya ketika kapal yang ditumpangi sedang berlayar di perairan Bungkulan Timur, Buleleng, Bali, Jumat (29/3/2024) pagi.
Sebelum meninggal, korban terbaring di dalam mobilnya. Kala itu, dia didampingi suaminya. Sedianya, korban bertolak ke Jawa untuk berobat. Kabar meninggalnya penumpang kapal ini diketahui nakhoda sekitar pukul 04.30 WIB.
Sang nakhoda kemudian melaporkannya ke Satpolair Polresta Banyuwangi. Mendapat laporan, polisi bergerak, ikut siaga mengevakuasi korban. Begitu kapal merapat di Pelabuhan Tanjungwangi, jenazah korban dievakuasi. Hasil pemeriksaan medis, kuat dugaan, korban meninggal setelah penyakitnya kambuh. Apalagi, ketika naik kapal, korban dalam kondisi sakit.
“Kami menerima kabar langsung dari nahkoda kapal,” kata Kasatpolairud Polresta Banyuwangi Kompol I Nyoman Ardita. Kapal yang membawa korban sandar di Tanjungwangi, sekitar pukul 07.30 WIB. Usai diperiksa medis, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga. (udi)
Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Ini peringataan bagi tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang bertugas di Pemkab Banyuwangi. Pasalnya, tak semua tenaga PPPK kontraknya diperpanjang. Dari ribuan PPPK, ada 5 orang yang kontraknya tak dilanjutkan. Salah satu penyebabnya, tersandung kasus hukum.
Dalam formasi PPPK tahun 2021, Pemkab Banyuwangi merekrut sebanyak 2.136 orang. Dari jumlah ini, hanya 2.131 orang yang kontraknya diperpanjang. Sisanya, kontraknya dihentikan.
“Ada 5 orang yang tidak kita perpanjang (kontraknya). Alasannya, satu orang meninggal dunia, dua orang pensiun, dan dua orang masih terlibat kasus hukum,” kata Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Banyuwangi, Ilzam Nuzuli disela penyerahan SK perpanjangan kontrak PPPK, Kamis (28/3/2024).
Mereka yang diperpanjang kontraknya berasal dari sejumlah satuan kerja. Diantaranya, tenaga guru, teknis dan bidang kesehatan. Dari jumlah itu, 85 persennya adalah tenaga guru. Mereka sudah menjalani kontrak kerja selama 2 tahun.
Kontraknya berakhir Februari 2023 lalu. “Saat ini kita perpanjang selama tiga tahun, berlaku hingga 2026. Gajinya juga naik karena ada kenaikan gaji berkala yang per dua tahun,” tegas Ilham.
Sebelumnya, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan SK perpanjangan kontrak ke 2.131 PPPK di Kabupaten Banyuwangi. Bupati meminta seluruh PPPK mendukung program pembangunan pemkab.
Salah satunya, membantu menuntaskan penanganan kemiskinan. “Teman-teman PPPK kita libatkan dalam berbagai upaya penanganan kemiskinan. Itu akan menjadi penilaian perpanjangan kontrak,” kata Bupati Ipuk.
Banyuwangi menetapkan tujuh prioritas penanganan kemiskinan yang harus diselesaikan di level desa. Di antaranya, penuntasan anak miskin tidak atau putus sekolah, penanganan bumil dan balita kurang gizi, penanganan warga miskin yang tidak bisa mengakses pengobatan, penanganan lansia sebatang kara dan penanganan rumah warga miskin tidak layak huni. (udi)
Malang, (pawartajatim.com) – Munajad berjamaah di malam seribu bulan. Bulan Suci Ramadhan merupakan momen yang sangat dinantikan oleh umat muslim se dunia untuk berbuat kebaikan antar sesama umat manusia.
Untuk itu Grand Mercure Malang Mirama Bersama Baznas Kota Malang mengundang 1.000 anak yatim dan dhuafa dalam acara santunan bertema “Gebyar Malam Lailatul Qodar” di Grand Ballroom Mirama.
Tampak hadir dalam acara tersebut jajaran Baznas mulai dari tingkat nasional yang dihadiri oleh Wakil Ketua Baznas RI, Prof. Nadratuzzaman Hosen, Wakil IV Baznas Jatim, Dr. KH Khusnul Khuluq, Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr H. Kasuwi Saiban, MA, Pj Wali Kota Malang, Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM, dan juga pejabat-pejabat lainnya.
Acara ini menjadi tahun ketiga Grand Mercure Malang Mirama mengadakan buka puasa bersama anak yatim dan dhuafa bersama Baznas Kota Malang Malang. Ramadhan adalah momen yang tepat untuk berbagi bersama dengan kaum yang membutuhkan.
Dan ini adalah momen gathering yang membuat mereka senang bertemu satu sama lain. “Ini kali ketiga kami bersinergi bersama Baznas Kota Malang, tahun sebelumnya Bersama Baznas Jawa Timur/Jatim,” kata General Manager/GM Grand Mercure Malang, Sugito Adhi, kepada pawartajatim.com usai acara, Senin (25/3/2024).
Ia menambahkan bahwa di dalam bulan ini Grand Mercure Malang Mirama juga memiliki program sosial lain seperti sahur Bersama anak yatim di salah satu panti asuhan yang ada di Kota Malang. Pj Wali Kota Malang Dr. Ir Wahyu Hidayat, MM mengungkapkan bahwa kolaborasi ini merupakan kolaborasi yang berguna dan menguntungkan bagi kita semua.
“Kegiatan ini sangat bagus mengingat di momen bulan suci Ramadhan untuk dapat memberikan keberkahan bagi kita semua,” jelas Wahyu Hidayat. Sementara itu, Ketua Baznas Kota Malang, Prof. Dr H. Kasuwi Saiban, menyampaikan bahwa 1.000 anak yatim dan dhuafa tersebut terdiri dari seluruh area Malang Raya.
Pada acara tahun ini, Baznas memberikan santunan kepada 1.000 anak yatim dan dhuafa berupa paket tas sekolah beserta dengan uang dengan jumlah tertentu. Selain itu Kasuwi Saiban, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan ini, mulai dari ormas, media, para koordinator dan seluruh pihak yang terlibat.
Tampak suasana riang gembira dari wajah anak-anak yang hadir dalam acara tersebut. Mereka bersemangat untuk bertemu dengan teman satu sama lain. Canda dan tawa dari anak-anak tersebut memenuhi Grand Ballroom yang ada di Grand Mercure Malang Mirama. (nanang)
Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ramadhan membawa berkah. Anak Yatim Piatu meningkatkan ketakwaan di bulan Ramadhan bersama Premire Palace Hotel Sidoarjo. Sebagai bentuk kepeduliaan dan atensi, management Premier Place Hotel rutin melakukan kegiatan Corporate Social Responsibility setiap tahunnya.
Bersamaan dengan momentum bulan suci Ramadhan 1445H, Premier Place Hotel Surabaya Airport mengundang anak-anak dari Panti Asuhan Ulul Albab Sidoarjo untuk berbagi keseruan dan kemuliaan melalui beberapa kegiatan menarik sembari mengisi waktu jam berbuka puasa.
Diantaranya mengadakan kegiatan Lomba Adzan dan Lomba Sambung Ayat. Lomba tersebut diikuti oleh beberapa anak-anak panti asuhan yang ingin maju dan tampil sembari melatih keberaniaan dan skill yang dimilikinya.
Lomba adzan tersebut diikuti oleh 3 anak laki-laki, dan lomba sambung ayat diikuti oleh 3 anak perempuan. “Premier Place juga turut mengundang Ustad Aris Nurwahyudi yang ditunjuk sebagai juri,” kata Matcomm Premire Palace Hotel, Melly Aruni, kepada pawartajatim.com Rabu (26/3/2024).
Para peserta dan anak-anak panti asuhan lainnya sangat antusias mengikuti jalannya kegiatan, di mana ada hadiah juga yang disiapkan oleh Premier Place untuk para pemenang.
Saat waktu berbuka puasa semakin dekat, kegiatan dilanjutkan dengan kultum dan doa bersama oleh Ustad Aris Nurwahyudi. Ustad Aris juga mengatakan bahwa momentum doa bersama kali ini bertepatan dengan semakin dekatnya pada peristiwa Lailatul Qodar, di mana malam Lailatul Qadar merupakan salah satu momen yang paling dinantikan dan diharapkan oleh umat Islam.
Hal itu disebabkan karena pada malam itu terdapat berbagai macam keistimewaan dan keutamaan yang hanya akan diperoleh oleh umat Islam yang dirahmati oleh Allah, pasalnya tidak semua orang akan berjumpa dengan malam yang mulia ini.
“Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah karyawan dan management Premier Place Hotel,” jelas wanita cantik berkacamata ini. Acara ditutup dengan foto bersama, pembagian sejumlah bingkisan dan simbolis donasi, sholat maghrib berjamaah serta buka puasa bersama.
“Ramadhan sebagai bulan yang penuh berkah tentunya kami tidak ingin melewatkannya begitu saja,” pungkas Marcomm senior ini. (nanang)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya berkomitmen untuk menjaga keberagaman saat bulan suci Ramadan. Selain itu, juga menekankan pentingnya silaturahmi antar individu agar tetap terjaga dalam menjalankan tugas-tugas di Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya.
Penegasan itu dikemukakan Ketua YPTA Surabaya, J. Subekti, saat menggelar acara buka puasa bersama bertajuk ‘Menjalin Silaturahmi dan Merajut Kasih dalam Keberagaman’ di Surabaya, Kamis (28/3/2024).
Menurut Subekti, YPTA Surabaya berkomitmen dalam memupuk rasa kekeluargaan di kalangan seluruh anggotanya. Harapannya, acara tersebut akan memperkuat hubungan dan memperdalam ikatan kebersamaan dalam keluarga besar YPTA Surabaya.
“Kita semua adalah individu yang dipilih oleh Tuhan dari rumah masing-masing dan ditempatkan di Kampus Merah Putih untuk menjalankan tugas dan fungsi kita masing-masing. Semoga silaturahmi kita akan terus terjaga, karena kita semua adalah satu keluarga,” kata Subekti.
Kegiatan tersebut diikuti para tenaga kependidikan dan struktual di bawah naungan YPTA Surabaya, termasuk Direktorat Umum dan SDM, Direktorat Sistem Informasi, Direktorat Keuangan, Internal Audit YPTA Surabaya, SMPTAG Surabaya, dan SMATAG Surabaya.
Sebagai ungkapan solidaritas kekeluargaan, YPTA Surabaya juga mengapresiasi dan melepas secara resmi Tenaga Kependidikan Direktorat Umum dan SDM Kabul Sugianto, dengan penyerahan cinderamata oleh Sekretaris YPTA Surabaya Dr IGN Anom Maruta MM didampingi Direktur DUSDM YPTA Surabaya Eddy Wahyudi SH MSi.
Terima kasih atas bimbingan dan dukungan dari seluruh keluarga besar YPTA Surabaya. Berkat dukungan tersebut, saya dapat menjalani masa kerja dari tahun 1992 hingga pensiun dengan kesehatan yang baik.
‘’Saya sadar bahwa dalam perjalanan karier, saya mungkin melakukan kesalahan, namun saya berkomitmen untuk belajar dari setiap pengalaman,” pungkas Kabul. (bw)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Bulan ramadhan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu bagi seluruh umat muslim di dunia. Karena pada ramadhan diyakini akan turun pengampunan dari Allah SWT bagi mereka yang menjalankan ibadah puasa.
Selain itu, melalui kegiatan buka puasa bersama dengan keluarga, sahabat, dan kerabat akan terjalin tali silaturahmi yang akrab dan hangat. Karena itu banyak hotel dan restoran berlomba-lomba untuk menyediakan layanan buka puasa bersama yang bisa memuaskan pengunjungnya, baik dari segi harga, ragam dan rasa menu, serta layanan yang diberikan.
Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1445 H, Hotel Majapahit Surabaya MGallery mempersembahkan layanan prasmanan buka puasa bertema “Taste of Asia” dengan menghadirkan lebih dari 100 sajian menu terkenal di Asia.
‘’Pemilihan tema “Taste Of Asia melalui diskusi panjang, setelah menyisihkan tema lainnya,” kata Excecutif Cheff Hotel Majapahit Surabaya MGallery, Arry, kepada pawartajatim.com, Rabu (27/3).
Stan Makanan Korea. (foto/nanang)
“Taste of Asia” Iftar Buffet tersedia setiap hari mulai 13 Maret hingga 8 April 2024 dari pukul 17.00 hingga 20.00 bertempat di Balai Adika, ballroom yang memiliki interior klasik dan elegan dengan tambahan sentuhan negara-negara Asia yang menawan yang dikemas secara khusus untuk kemeriahan buffet Ramadhan tahun ini.
Diantaranya menu khas Indonesia seperti nasi putih, mie goreng, gudeg, tahu campur ,ayam tuturaga, bebalung asam pedas, sop kikil gajah, gulai daun singkong, selada Jawa, tahu kupat dompleng blabak.aneka sate, dan masih banyak lagi.
Beberapa menu andalan mancanegara Asia yang disajikan diantaranya adalah Po Pia Sod, Mee Goreng Mamak, Vietnamese-style Beef, Mie Chill, Chicken Tikka, Sushi, Topokki, Mango Sticky Rice, Teh Tarik dan masih banyak lagi.
Menu Timur Tengah seperti swarma ayam, dan kambing guling selalu menjadi favorit pengunjung. Demikian juga sajian khas Nusantara berbahan daging seperti empal gentong, dan sop kambing.
Tamu dapat menikmati berbagai macam menu andalan yang disajikan lengkap tersebut, mulai dari makanan pembuka, aneka sup, makanan utama, live stallm makanan penutup dan jajanan khas buka puasa seperti kolak pisang, kue leker, serabi, rondo royal, aneka bubur, jajan pasar, puding, macam-macam cookies, rujak buah, irisan buah dan gorengan lengkap.
Sedangkan minuman tersedia lengkap mulai dari air mineral, infused water, es sirup, es campur, sinom, teh tarik, hingga kopi. “Kemeriahan suasana dan berbagai sajian ini bisa dinikmati hanya dengan Rp. 292.000 net per orang dengan penawaran khusus Beli 4 Dapat 5,” kata Marcomm Hotel Majapahit Surabaya MGallery, Essa Adeline.
Tersedia tambahan discount sebesar 10 persen khusus anggota Accor Plus yang merupakan program loyalitas gaya hidup yang memungkinkan tamu memperoleh poin reward dan mengakses berbagai manfaat eksklusif di hotel-hotel Accor saat memesan penawaran ini.
Diiringi live music untuk menemani tamu-tamu berbuka puasa, tamu juga dapat menikmati sajian makanan di taman untuk mendapatkan pengalaman dan sensasi berbuka puasa yang berbeda. Untuk menambah semarak ramadhan, para tamu juga berkesempatan untuk mengikuti undian dengan berbagai hadiah menarik mulai dari voucher High Tea di Hotel Majapahit Surabaya MGallery hingga voucher menginap di Sofitel Bali Nusa.
Sejalan dengan semangat Bulan Suci Ramadhan, Hotel Majapahit Surabaya MGallery dan seluruh hotel Accor di Indonesia menggunakan kesempatan ini untuk berbagi dengan menyisihkan Rp5.000 dari setiap pesanan prasmanan akan didonasikan ke A Trust for a Child (ATFAC), salah satu program CSR utama Accor di Indonesia.
AFTAC adalah konsep inovatif yang menggabungkan lingkungan dan pengentasan kemiskinan, dikelola oleh “Yayasan Peduli Tunas Bangsa” yang terpercaya yang didirikan pada tahun 2001 oleh Accor Indonesia.
Diharapkan tamu pengunjung dapat merayakan momen spesial dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang terdekat dengan berbagai macam sajian yang mewah, penawaran dan hadiah istimewa di Hotel Majapahit Surabaya Mgallery. (nanang)
Jakarta, (pawartajatim.com) – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) semakin siap untuk mengemban amanat barunya sesuai UU No 4 Tahun 2023, yaitu sebagai penyelenggara Program Penjaminan Polis (PPP) yang akan berlaku pada 12 Januari 2028.
“LPS terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dalam rangka menyusun dan menyelesaikan RPP Program Penjaminan Polis yang diamanatkan oleh UU P2SK. Yang pasti ketika pelaksanaan PPP sudah mulai kita sudah siap,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa, dalam acara Buka Puasa Bersama Media di Jakarta, Kamis (213/2024).
LPS juga telah menyusun draft pokok-pokok peraturan pelaksanaan yang diamanatkan oleh UU P2SK, yang meliputi beberapa substansi pengaturan dalam Peraturan Pemerintah (PP) antara lain terkait iuran awal kepesertaan serta iuran berkala penjaminan dan lini usaha tertentu yang menjadi objek penjaminan dan beberapa substansi pengaturan dalam Peraturan LPS (PLPS) antara lain mengenai kriteria persyaratan tingkat tertentu dan ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan likuidasi perusahaan asuransi.
Adapun, peraturan pelaksanaan tersebut berdasarkan UU P2SK harus selesai 2 tahun sejak UU ditetapkan atau paling lambat 2 Januari 2025. “Dalam penyusunan draft dan RPLPS amanat UU P2SK tersebut, LPS juga terus berdiskusi da memperoleh masukan dari OJK, perusahaan asuransi, asosiasi perusahaan asuransi dan dari berbagai pakar dan ahli di bidang asuransi,” tambah Purbaya.
Selain berbagai perkembangan tersebut, LPS bersama dengan Kemenkeu dan OJK pada tahun 2024 ini juga sedang melakukan, penyusunan peraturan teknis pelaksanaan seperti Peraturan Dewan Komisioner (PDK) dan Peraturan Anggota Dewan Komisioner (PADK) dan juga yang tidak kalah penting adalah persiapan pemenuhan SDM dan kompetensi untuk menunjang pelaksanaan PPP dan melakukan pembekalan kepada karyawan dengan pendidikan dan pelatihan mengenai perasuransian.
Kemudian, LPS pun telah melakukan perubahan organisasi diantaranya dengan menambahkan posisi satu orang Dewan Komisioner yang membidangi PPP dan mengisi SDM untuk organisasi terkait PPP, yaitu dengan penunjukan satu orang Direktur Eksekutif dan beberapa pejabat dan staf untuk mengkoordinasikan persiapan pelaksanaan PPP di internal LPS dan juga dengan pihak di luar LPS.
Belum lama ini, atau pada Oktober 2023 LPS juga telah resmi menjadi anggota penuh International Forum of Insurance Guarantee Scheme (IFIGS), sebuah organisasi internasional yang beranggotakan 25 penjamin asuransi dari 22 negara.
Dengan menjadi anggota IFIGS, LPS dapat lebih mudah untuk memperoleh informasi dan mendapat sharing pengalaman dari pelaksanaan penjaminan asuransi di negara-negara lain yang menjadi anggota IFIGS.
Dalam rangka menyiapkan Program Penjaminan Polis ini, LPS juga telah bekerjasama dengan Korea Deposit Insurance Corporation (KDIC) antara lain dengan penugasan pegawai LPS di KDIC dan sebaliknya terdapat 1 pegawai KDIC yang ditugaskan di LPS secara full time sejak akhir 2023.
‘’Selain itu LPS juga akan berkolaborasi dengan PIDM atau lembaga penjamin simpanan Malaysia dan rencananya akan melakukan pertukaran pegawai juga,” tutup Purbaya. (bw)
Surabaya, (pawartajatim.com) – Kunjungan warga Jawa Timur/Jatim ke Jepang selama 2023 mencapai 44.000. Dari jumlah itu, wisata ke tempat pariwisata menduduki peringkat atas dilanjut belajar dan bisnis di negeri matahari terbit itu.
Penegasan itu dikemukakan Konsul Jenderal/Konjen Jepang di Surabaya, Mr Takeyama Kenichi, disela peresmian pembukaan Japan Visa Application Center (JVAC) Surabaya Kamis (28/3). JVAC Surabaya mulai beroperasi 1 April 2024.
‘’Saya yakin, hingga akhir 2024 kunjungan warga Jatim akan meningkat 20 persen,’’ kata Takeyama Kenichi, didampingi Staf Bagian Konselor, Amanda. Beroperasinya JVAC Surabaya, menurut dia, akan meningkatkan berbagai layanan dan kenyamanan bagi pemohon visa. Seperti mengurangi kepadatan di loket visa dan mempersingkat waktu tunggu.
Konsul Jenderal/Konjen Jepang di Surabaya, Mr Takeyama Kenichi (no 2 dari kiri). (foto/bw)
Pembukaan Japan Visa Application Center (JVAC) Surabaya, kata dia, seiring dengan meningkatnya minat warga Jatim bepergian ke Jepang. Jumlah pemohon visa dan jumlah pra-registrasi bebas visa bagi pemegang paspor IC (paspor elektronik) semakin meningkat dalam beberapa tahun terakhir.
Beroperasinya JVAC Surabaya, kata dia, akan meningkatkan berbagai layanan dan kenyamanan bagi pemohon visa. Seperti mengurangi kepadatan di loket visa dan mempersingkat waktu tunggu. (bw)