Atlet Porwanas PWI Jatim Terbukti Tangguh Diajang KBAM 2022 Zona Timur

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Atlet cabang olahraga (cabor) bulutangkis PWI Jawa Timur yang mengikuti Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) Jatim terbukti tangguh. Hal ini setelah ikut meramaikan Kejuaraan Bulutangkis Antar Media (KBAM) 2022 Zona Timur yang disokong Djarun Bakti Olahraga selama tiga hari 15-17 November 2022.

Adapun atlet cabor bulutangkis yang meramaikan KBAM 2022 Zoan Timur, Brio, Nico, Rahmat, Tholib, Jabir, dan Hari. Mereka turun ke kelompok umur 25-34, 35-44, dan 45 tahun ke atas. Ketua SIWO Jatim, Erwin saat meninjau pelaksanaan KBAM 2022 Zona Timur di GOR Suryanaga mengatakan, ini adalah salah satu ajang try out menuju Porwanas.

“Penampilan mereka sangat bagus dan dapat menumbangkan senior mereka yang selama ini selalu menjadi juara. Semoga semangat permainan ini menjadi bekal untuk tampil di Porwanas,” kata Erwin.

Sementara, atlet Porwanas cabor bulutangkis PWI Jatim  tergabung di media petisi.co meliputi, Brio-Nico tampil di kelompok umur 25-34 berhasil merebut juara 1, Rahmat berpasangan dengan Hamid di kelompok umur 45 ke atas juga meraih juara 1.

Hasil pertandingan menunjukkan, tim bulutangkis petisi.co mendapatkan dua juara 1 dan dua juara bersama. Direktur petisi.co, Sokip SH, MH, menambahkan, sangat bangga tim atlet Porwanas berangkat dari medianya.

“Alhamdulillah, mereka sudah tampil sempurna dan siap untuk bertanding di porwanas,” kata Sokip yang juga Wakil Ketua PWI Jawa Timur Bidang Kerjasama ini.

Hasil Kejuaraan Bulutangkis Antar Media

Kelompok 25-35

Aditya/Dwi (petisi.co) Vs Imam Anshori/Rizal Hanafi (afederasi) 21-19, 21-17

Kelompok 35-45

Catur Prasetya/Nanang Qosim (memorandum) Vs Agus Rianto/Ainul Jabir (afederasi) 22-20, 21-17

Kelompok 45 ke Atas

Rahmat/Hamid (petisi.co) Vs Indra Oscar/Yusron (TVRI Surabaya) 19-21, 21-18, 21-13. (bw)

Sekdaprov Minta BPJS Ketenagakerjaan Massifkan Edukasi Pentingnya Manfaat Asuransi hingga Jaminan Kerja di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Sekretaris Daerah Prov Jatim Adhy Karyono meminta kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk memassifkan edukasi, mindset atau pola pikir kepada masyarakat pentingnya memiliki asuransi jaminan kerja maupun perlindungan sosial.

“BPJS harus mampu mengedukasi masyarakat bahwa perlindungan sosial dan ketenagakerjaan sangat dibutuhkan. Pola pikir masyarakat harus dikuatkan agar para pekerja mendapatkan jaminan asuransi kerja dengan berbagai jaminan fasilitas dari BPJS Ketenagakerjaan,” ungkapnya mewakili Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat membuka Monitoring dan Evaluasi Upaya Peningkatan Coverage Kepersertaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Prov Jatim, di Hotel Bumi Surabaya, Kamis (17/11).

Ia berharap, BPJS Ketenagakerjaan harus mampu memberikan pemahaman dan pencerahan kepada masyarakat yang belum mendaftarkan diri atau belum memiliki BPJS Ketenagakerjaan bahwa proteksi kesehatan dan jaminan kerja untuk memberikan manfaat keamanan bagi terlindunginya masyarakat ketika terjadi kecelakaan kerja.

“Kita harus meningkatkan coverage kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di Jatim. Banyak manfaat yang akan diperoleh masyarakat atau pekerja yang sudah memiliki BPJS Ketenagakerjaan,” jelasnya.

Sekdaprov Adhy mencontohkan, BPJS Ketenagakerjaan di Jatim juga sudah mulai memetakan dan memperluas cakupan atau coverage area bagi para pekerja upah serta pekerja informal seperti sektor UMKM hingga Koperasi yang memiliki resiko.

“BPJS diharapkan bisa menciptakan inovasi agar masyarakat atau pekerja untuk ikut BPJS Ketenagakerjaan. Pemprov Jatim senantiasa mendorong berbagai upaya untuk meningkatkan perlindungan sosial dan ketenagakerjaan bagi masyarakatnya,” tegasnya.

Adhy sapaan akrabnya itu menyebut, bahwa dari 15 juta penduduk Jatim yang bekerja, sebanyak 4.3 juta atau setara dengan 27.68 persen sudah terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan. Untuk itu, dukungan dari pemerintah kabupaten/kota sangat diharapkan untuk mampu mengimplementasikan Inpres Nomer 2 Tahun 2021 guna menyusun pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor Informal.

“Dengan sisa potensi pekerja yang belum terlindungi sebanyak 11 juta yang sebagian besar merupakan pekerja di sektor informal saya berharap para kepala daerah di 38 kab/kota untuk mendukung pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan disektor informal sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan pekerja dan keluarganya sekaligus mencegah kemiskinan baru,” tegasnya.

Sekdaprov optimis, jika BPJS mampu memasifkan edukasi kepada masyarakat dan pekerja akan semakin banyak para pekerja dan keluarga di Jatim yang terlindungi diri dari program jaminan sosial ketenagakerjaan.

“Lewat pertemuan ini, harapan kita besar bahwa ke depan semakin banyak jumlah pekerja dan keluarganya yang terlindungi program jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai wujud hadirnya negara dalam melindungi masyarakatnya,” tutupnya.

Deputi BPJS Ketenagakerjaan Deny Yus Yulian mengatakan, kegiatan Monev ini merupakan bentuk laporan kepada pemerintah bahwa BPJS Ketenagakerjaan telah berupaya memberikan optimalisasi program yang telah berjalan dengan baik.

Menurut dia, BPJS Ketenagakerjaan telah melaksanakan berbagai program sejak Januari – November dan telah menyalurkan manfaat sebesar Rp 6,25 trilliun dengan menyasar 551.112 penerima manfaat. Selain itu juga, BPJS Ketenagakerjaan hadir dalam memberikan bantuan beasiswa pendidikan kepada 14.108 anak dengan penyaluran sebesar Rp 43.4 millar.

“Kami berkomitmen untuk memberikan dan menjadi manfaat lebih banyak lagi peningkatan kesejahteraannya bagi pekerja dan masyarakatnya,” pungkasnya. (bw)

Ika Unair Sidoarjo Beri Bantuan Antromometri Kit dan Penyuluhan Stunting

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Masalah stunting merupakan problem yang kompleks. Stunting banyak melibatkan multipihak.  Salah satu upaya pencegahan stunting dilakukan Ika Unair Sidoarjo. Mereka menggelar penyuluhan Stop Stunting: Menuju Generasi Sehat dan Unggul.

Kegiatan ini diadakan di Balai Desa Entalsewu, Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Kamis (17/11). Sebelum acara dimulai, puluhan ibu yang menjadi peserta diminta untuk menceritakan pengalaman mereka bagaimana mencegah stunting di keluarganya. Mereka sangat antusias menceritakan pengalaman dalam pencegahan stunting.

Dalam penyuluhan ini juga dilakukan penyerahan Antromometri kit lengkap oleh Ika Unair Sidoarjo kepada kader kesehatan Desa Entalsewu. Antromometri kit adalah alat yang digunakan untuk kegiatan pemantauan pertumbuhan balita.

Biasanya terdiri dari alat ukur berat badan bayi (baby scale), alat ukur berat badan injak digital, alat ukur panjang badan, alat ukur tinggi badan, alat ukur lingkar lengan atas, dan alat ukur lingkar kepala.

Para kader kesehatan juga diberikan pelatihan cara penggunaan Antromometri tersebut. Sedangkan narasumber Berlian Aniek Herlina mengatakan, stunting sangat memengaruhi perkembangan fisik dan mental anak.

Kepala Desa Entalsewu Supriwanto mengatakan, kegiatan ini sudah pas dilakukan oleh Ika Unair Sidoarjo. “Saya kira kegiatan ini sangat baik karena masalah stunting terjadi hampir di seluruh Indonesia. Apalagi ini merupakan program berkelanjutan dari kementerian,” jelasnya.

Ketua Ika Unair Sidoarjo Abdullah Khizam mengatakan, kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan 50 Tahun Ika Unair. “Kegiatan ini merupakan salah satu bagian bakti sosial yang dilakukan Ika Unair Sidoarjo,” katanya. (rizki)

Keluarga Penumpang KMP Mutiara Timur 1 yang Terbakar Mulai Berdatangan di Pelabuhan Tanjungwangi

0

Banyuwangi,(pawartajatim.com) – Tragedi terbakarnya KMP Mutiara Timur 1 di perairan Bali membuat keluarga para penumpangnya khawatir. Kabar ini membuat keluarga para korban mulai berdatangan di Pelabuhan Tanjungwangi,Banyuwangi, Rabu (16/11/2022) malam. Mereka ingin memastikan kondisi penumpang yang masih dalam proses evakuasi.

Rata-rata, keluarga mendengar peristiwa ini setelah dihubungi para korban yang panik dari atas kapal. ” Saya ditelepon oleh anak yang ikut jadi korban. Katanya, kapalnya terbakar dan minta doa,” kata Poniman (45), salah satu keluarga korban.

Pria asal Desa Sumbersewu, Kecamatan Muncar, Banyuwangi ini bergegas ke Pelabuhan Tanjungwangi setelah dihubungi anaknya. Ketika menghubungi, anaknya yang bernama Ahmad Efendi (22), mengaku dalam kondisi selamat.  Namun, suaranya terputus-putus, lalu ponselnya mati. ” Kemungkinan tidak ada sinyal. Tapi, kondisinya selamat,” ujar Poniman.

Dia berharap bisa segera bertemu dengan anaknya dalam kondisi sehat. Menurut Poniman, anaknya pergi ke Lombok untuk bekerja sebagai kuli bangunan. Putranya menaiki sepeda motor dan pergi sendirian.

Kegelisahan juga dirasakan keluarga penumpang lainnya, Sumirah (50). Wanita ini datang ke pelabuhan untuk memastikaj kondisi anaknya. ” Tadi sempat menghubungi meminta doa agar selamat. Tapi, sekarang teleponnya mati,” kata Sumirah..

Sementara itu, TNI AL bersama Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) menyiapkan posko penanganan para pemumpang KMP  Mutiara Timur 1 di Pelabuhan Tanjungwangi. Belasan mobil ambulans disiagakan. Petugas juga membuat pos layanan medis.

KMP Mutiara Timur 1 dilaporkan terbakar di Laut Bali, Rabu (16/11/2022) sore. Video terbakarnya kapal rute Banyuwangi – Lombok ini beredar luas di jejaring media sosial. Penyebab kebakaran masih misterius. Dalam video, tampak kepanikan penumpang. Asap terlihat muncul dari arah atas kapal. Kapal ini mengangkut 261 penumpang. Rinciannya, 236  penumpang dan 25 kru kapal. Lalu,  65 kendaraan.  Sebanyak 258 penumpang dan kru berhasil dievakuasi dengan selamat. Sisanya, 3 penumpang masih dalam pencarian. (udi)

3 Penumpang KMP Mutiara Timur 1 yang Terbakar Masih Dalam Pencarian

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Evakuasi para penumpang KMP Mutiara Timur 1 yang terbakar di perairan Karangasem,Bali berlangsung dramatis. Dari 261 penumpang yang tercatat, 258 orang berhasil  selamat. Sisanya, 3 penumpang masih dalam pencarian.

Penumpang yang selamat dievakuasi ke tiga kapal milik TNI AL. Masing-masing, KRI RE Martadinata sebanyak 210 penumpang, KAL Kadet 6 sebanyak 21 orang dan KAL Kadet 7 sebanyak 19 orang. Sementara, 8 penumpang lainnya dievakuasi dengan perahu nelayan ke Pelabuhan Lembar, Lombok. Dari 8 penumpang ini, 3 diantaranya adalah kru kapal.

” Jadi, masih ada 3 penumpang yang masih dalam pencarian. Sedangkan yang sudah terdata, 248 penumpang dievakuasi ke Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi,” kata Danlanal Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori, Rabu (16/11/2022) malam.

Pihaknya belum bisa memastikan kondisi para penumpang yang berhasil dievakuasi. Saat ini, masih dalam perjalanan menuju Pelabuhan Tanjungwangi,Banyuwangi.

Sementara itu, ada dua KRI yang diperintahkan Panglima Komando Armada 2 untuk siaga menjaga KMP Mutiara Timur 1. Kedua KRI ini masing-masing KRI Wahidin Sudiro Husodo dan KRI Hasanudin. ” Penjagaan ini untuk mengantisipasi jika terjadi hal tidak diinginkan pada KMP Mutiara Timur 1,” tegas Ansori.

KMP Mutiara Timur 1 dilaporkan terbakar di Laut Bali, Rabu (16/11/2022) sore. Video terbakarnya kapal rute Banyuwangi – Lombok ini beredar luas di jejaring media sosial. Penyebab kebakaran masih misterius. (udi)

KMP Mutiara Timur 1 Rute Banyuwangi – Lombok Terbakar di Laut Bali

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Timur 1 dilaporkan terbakar di Laut Bali, Rabu (16/11/2022) sore. Video terbakarnya kapal rute Banyuwangi – Lombok ini beredar luas di jejaring media sosial.

Penyebab kebakaran masih misterius. Dalam video, tampak kepanikan penumpang. Asap terlihat muncul dari arah atas kapal.

Kasi Keselamatan Pelayaran Penjagaan dan Patroli KSOP Tanjungwangi, Widodo membenarkan kebakaran kapal tersebut. Namun, belum diketahui pasti kronologisnya. Pun,ada korban jiwa atau tidak. ” Kami mendengar KMP Mutiara Timur 1 terbakar, tapi belum diketahui pasti penyebabnya,” kata Widodo.

KMP Mutiara Timur 1 berangkat dari Pelabuhan Tanjungwangi,Banyuwangi, sekitar pukul 06.45 WIB. Sedianya, akan sandar di Pelabuhan Lembar, Lombok sekitar pukul 16.00 WIB. ” Namun, kuramg 1,5 jam masuk pelabuhan informasinya terbakar,” jelasnya.

Saat ini, kapal milik TNI AL sedang melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Rencananya, evakuasi penumpang akan dibawa ke Pelabuhan Tanjungwangi, Banyuwangi. (udi)

Keberhasilan BKKBN dan TP-PKK Jatim Berkat Sinergitas Lintas Sektor

0

Batu, (pawartajatim.com) – Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga/PKK bersinergi dengan lintas sektor. Terutama pelaksanaan program bersama dengan BKKBN Jawa Timur/Jatim serta melalui Pokja II TP PKK provinsi ini telah membuat Buku Aku Anak Sehat & Kuat dalam mendukung Gerakan Literasi yang dicanangkan dalam kegiatan ini.

“Kolaborasi kita dengan BKKBN Jatim yaitu, kita sudah punya Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Di sekolah ini, kami mengambil 12 modul di BKB di Posyandu. Respon dari masyarakat cukup baik dan yang saya suka dari sekolah ini adalah keterlibatan bapak dalam beberapa pertemuan sehingga orang tua memahami pengasuhan anak dengan baik,” kata  Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Timur, Arumi, disela Rapat Koordinasi TP-PKK Provinsi Jawa Timur/Jatim yang digelar di Batu pada 15-16 November.

Sementara, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak didampingi oleh Ketua TP-PKK dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Dra Maria Ernawati, MM, menyatakan, Rakor TP-PKK ini manfaatnya luar biasa. Terutama dalam menjawab tantangan pernikahan anak sebagai akar permasalahan stunting, AKI dan AKB.

“Tantangan untuk mencegah pernikahan anak ini bermacam-macam di setiap wilayah, sehingga kita perlu punya strategi dengan kearifan lokal. Perlu peran dari Ibu-ibu PKK di sini ya karena yang paling mengenal wilayah masing-masing ya ibu-ibu ini sendiri,” kata Emil.

Strategi pencegahan pernikahan anak tersebut, walaupun berdasarkan kearifan lokal, menurut Emil harusnya juga berbasis data. Oleh karena itu, kita semua bisa mengacu data Pendataan Keluarga yang dimiliki oleh BKKBN karena sudah berbasis by name by adress.

“Dalam upaya penurunan stunting, BKKBN ini sudah memiliki data berbasis rumah, berbasis keluarga. Data seperti ini sangat penting, bahkan Kementrian lain seperti PU menggunakan data PK, sudah ada aturannya,” tutup Emil. (bw)

Didik Madiyono : Fundamental Ekonomi Nasional Kuat, Didominasi Dorongan Konsumsi Domestik

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Anggota Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Didik Madiyono, mengatakan, memasuki akhir 2022 pemulihan domestik terus berlanjut di tengah tingginya faktor ketidakpastian eksternal. Menurutnya, resiliensi ekonomi Indonesia tersebut ditopang oleh konsumsi domestik dan investasi yang tumbuh dengan baik.

Dimana konsumsi domestik yang besar menyebabkan guncangan yang terjadi di tingkat global dapat diredam oleh solidnya ekonomi domestik. ”Ekonomi nasional memiliki fundamental yang kuat karena didominasi dorongan konsumsi domestik. Selain itu, industri perbankan juga berada dalam kondisi yang stabil dengan tingkat permodalan yang kuat, tingkat likuiditas yang ample, dan pertumbuhan profitabilitas yang memadai,” kata Didik Madiyono, ketika berbicara pada Seminar The 6th Indonesia Risk Management Outlook 2023, dihelat di Jakarta, Rabu (16/11).

Berdasarkan data terkini, meskipun ada ketidakpastian global, namun ekonomi Indonesia mampu tumbuh, utamanya di antara negara-negara anggota G20 lainnya, yaitu sebesar 5,72 persen pada kuartal III yang lalu, setelah sebelumnya tumbuh 5,45 persen pada kuartal II.

Didik menjelaskan, ketahanan industri perbankan pun tetap terjaga dengan baik. Tingkat permodalan perbankan sangat tebal pada level 25,12 persen pada September 2022. Sementara, penyaluran kredit tumbuh sebesar 11,00 persen YoY dengan dana pihak ketiga mulai ternormalisasi dengan tumbuh 6,77 persen YoY pada September 2022.

“Hal ini mengindikasikan bahwa intermediasi perbankan terus mengalami peningkatan dengan risiko kredit yang terkendali. Likuiditas perbankan masih sangat memadai untuk mendorong pertumbuhan kredit ke depan dengan indikasi Alat Likuid/Non-Core Deposit /AL/NCD yang sebesar 121,61% atau dua kali lebih tinggi dari threshold yang sebesar 50 persen,” jelasnya.

Dia menegaskan, bahwasanya Lembaga-lembaga anggota KSSK yaitu, BI, OJK, LPS dan Kemenkeu akan terus melakukan sinergi dan koordinasi secara intens dalam rangka menjaga Stabilitas Sistem Keuangan (SSK) untuk menghadapi potensi risiko global yang semakin meningkat.

LPS bersama anggota KSSK lain bersinergi untuk mengatasi dampak shock terhadap perekonomian. Saat terjadi gangguan atau shock pada sistem perekonomian, mekanisme shock absorber pada umumnya dilakukan oleh pemerintah melalui kebijakan fiskal dan oleh bank sentral dengan kebijakan moneter.

‘’Ini ditujukkan untuk memperkuat fundamental makroekonomi nasional untuk bertahan dari guncangan dan shock pada sistem perekonomian,” pungkasnya. (bw)

Post Summit Women20 di Bali, Indonesia Berharap Presidensi India Lanjutkan Isu Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender

0

Nusa Dua, (pawartajatim.com) – Post Summit Women20 (W20) baru saja berlangsung, 13-14 November 2022, di Nusa Dua, Bali. Pertemuan terakhir di Indonesia ini sekaligus menandai berakhirnya tongkat kepemimpinan W20 Indonesia pada tahun ini, sesuai dengan berakhirnya Kepresidenan Indonesia di forum G20. India yang akan memimpin G20 di tahun 2023 juga akan memimpin W20 di sepanjang tahun depan.

Dalam sambutannya, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI, Bintang Puspayoga, menyampaikan bahkan melalui post summit ini, W20 Presidensi Indonesia juga berharap empat isu utama terkait pemberdayaan perempuan yang telah ditetapkan selama presidensi Indonesia, dapat dilanjutkan pada W20 Presidensi India di tahun depan.

Isu-isu tersebut meliputi, menolak diskriminasi dan mendorong kesetaraan gender. UMKM yang dimiliki dan dipimpin oleh perempuan. Respon kesehatan yang mengutamakan kesetaraan gender. Perempuan pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas.

Bintang Puspayoga menambahkan, pada isu pertama dan kedua, hal yang ditekankan adalah bagaimana mempromosikan kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghapus kebijakan diskriminasi. Selain itu, dijabarkan pula bagaimana mencapai inklusi ekonomi melalui dukungan terhadap UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan.

Dibahas pula pentingnya merangkul interseksionalitas untuk mempercepat kemajuan pemberdayaan perempuan. Sementara itu, pada isu ketiga dan keempat, W20 Indonesia lebih menekankan kepada respon kesehatan kaum marginal perempuan, khususnya mereka yang berada di daerah pedesaan dan penyadang disabilitas.

Pada isu ini digambarkan bagaimana tantangan global terkait pandemi Covid-19 berdampak secara tidak proporsional terhadap perempuan. Pandemi sangat berdampak terhadap kesehatan ibu, keluarga, bahkan terhadap pelayanan bagi perempuan korban kekerasan berbasis gender.

Lebih jauh, W20 ingin menyoroti respon terhadap kesehatan khususnya yang berkeadilan gender. Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi, menyampaikan bahwa untuk benar-benar mencapai kesetaraan gender, W20 perlu menekankan pentingnya akuntabilitas.

Untuk itu, fokus G20 terhadap kesetaraan gender perlu untuk terus dipantau dan dievaluasi secara berkala. W20 Indonesia pun secara konsisten terus menyerukan kepada pemimpin G20 untuk mengeluarkan deklarasi yang berfokus terhadap pentingnya kesetaraan gender.

Uli menyampaikan, pada pertemuan terakhir W20 ini, Indonesia juga memastikan terlaksananya empat agenda utama, yaitu: Mendelegasikan peran W20 kepada masyarakat luas agar dapat berkontribusi pada lingkungan sekitarnya.

Memastikan Komunike W20 disampaikan dengan baik kepada pemimpin G20. Mensosialisasikan rekomendasi W20 kepada pemimpin G20, sherpa, organisasi wanita, akademisi, pemangku kepentingan, dan publik sebagai fokus utama pada pemberdayaan perempuan.

Pelaporan dan proses serah terima dari komite W20 Indonesia kepada delegasi W20 India. W20 menjadi working group dan engagement group pertama dari G20 presidensi Indonesia yang telah menyelesaikan post summit dengan hasil yang baik.

‘’Pencapaian ini sekaligus menunjukkan W20 presidensi Indonesia sebagai working group maupun engagement group terbaik dan terlengkap dalam menghasilkan komunike dan menyelesaikan seluruh rangkaian pertemuan sejak dimulai pada Desember 2021 yang lalu,” kata Uli.

Dalam kesimpulan hasil post summit, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, menyampaikan, karena W20 Indonesia telah secara resmi menyerahkan Komunike W20 pada bulan Juli, saya berharap acara post summit ini akan terus memperkuat rekomendasi kami, sehingga permintaan kami akan didengar oleh para pemimpin dunia dan menjadi bagian dari diskusi KTT G20 mendatang.

Komunike W20 Indonesia sendiri berisi rekomendasi kepada para pemimpin G20 untuk memastikan bahwa kepentingan perempuan serta anak perempuan menjadi bagian signifikan dari kepresidenan G20 Indonesia. Secara langsung, W20 Indonesia mendorong pemerintah untuk, menindaklanjuti komitmen dalam mengimplementasikan roadmap G20 menuju dan melampaui Brisbane Goals.

Membuat jaringan data gender G20 dan dasbor yang berisi hasil dari W20. Mengembangkan serta meningkatkan Strategi Nasional Gender Ekuitas dan Kesetaraan (NSGEE). Dalam rangkaian post summit ini, terdapat 6 pembicara yang merupakan para delegasi W20 2022 yang berasal dari Indonesia, India, Italia, Rusia, Turki, dan Amerika Serikat.

Masing-masing delegasi menjelaskan tentang 5 isu prioritas W20 yang dibahas dalam Komunike, yakni: non-discrimination and equality, women-owned and led MSMEs, gender equitable health response, rural women, dan women with disabilities.

Pertemuan di Bali ini juga membahas sejumlah tema dengan menghadirkan pembicara dari Indonesia dan luar negeri. Ada Deputi Plt. Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Indra Gunawan yang membawakan materi mengenai diskriminasi, UMKM perempuan, dan perempuan di pedesaan. CEO AirAsia Indonesia, Veranita Yosephine, membahas kepemimpinan perempuan serta peran sektor swasta dalam memberantas bias gender.

Selanjutnya ada Kepala Sekretariat WeFi, Wendy Teleki, yang membahas mengenai keuangan serta inklusi ekonomi. Staf Khusus Bidang Fiskal dan Makroekonomi, Kementerian Keuangan Indonesia, Masyita Crystallin, membahas mengenai inklusi ekonomi dalam intervensi wilayah perempuan.

Kemudian dilanjutkan dengan Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia, yang berbagi mengenai bagaimana mempekerjakan dan mempertahankan perempuan penyandang disabilitas di sektor publik. Selanjutnya, Forum Parlemen Eropa, Neil Datta, membahas kesehatan perempuan pedesaan dan kesehatan reproduksi seksual.

Kemudian ada Walikota Kabupaten Garut, Rudy Gunawan, yang berbicara mengenai pemberdayaan ekonomi perempuan pedesaan melalui ekonomi kreatif. Setelah itu, ada Direktur Eksekutif Kebijakan Publik Global Organon, Noha Salem, yang fokus membahas bagaimana berinvestasi dalam penelitian dan teknologi medis untuk wanita dan anak perempuan.

Terakhir dari Pusat Manajemen Kesehatan dari Vlerick Business School, Prof Dr Walter Van Dyck, yang meluncurkan hasil penelitiannya terkait pentingnya kebijakan terkait keluarga berencana. Total tidak kurang dari 500 peserta yang merupakan delegasi dari sembilan negara turut hadir secara langsung pada W20 Post Summit di Bali ini.

Mereka datang dari Argentina, Australia, Prancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang, Korea, Rusia, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikan, Uni Eropa hingga Portugal. Menurut Dian, kehadiran dan antusiasme dari peserta luar negeri tersebut memperlihatkan bahwa upaya yang dilakukan W20 Presidensi Indonesia selama kurang lebih 11 bulan terakhir mendapatkan perhatian dari seluruh negara anggota G20.

Sepanjang kepresidenan Indonesia, W20 telah menggelar lima pertemuan dan aneka kegiatan yang menyertainya di lokasi yang berbeda. Lokasi-lokasi terpilih tersebut merupakan tujuan utama wisata Indonesia, dengan harapan pertemuan W20 akan bisa ikut mengangkat potensi wisata setiap lokasi.

Pertemuan pertama berlangsung di Likupang Sulawesi Utara. Batu, Jawa Timur, dan Banjarmasin, Kalimantan Selatan sebagai lokasi pertemuan kedua dan ketiga. Lalu berlanjut ke Manokwari, Papua Barat. Kemudian, sebelum post summit di Bali, KTT W20 Indonesia sempat berlangsung di Danau Toba, Sumatera Utara. (bw)

Deklarasi Kyai Muda Jatim Dukung Ganjar Pranowo Presiden 2024

0

Nganjuk, (pawartajatim.com) – Kyai Muda Jawa Timur/Jatim menggelar doa bersama untuk negeri, dzikir dan gema sholawat di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Mereka berdoa agar Indonesia lebih maju, sejahtera dan aman serta selamat dari marabahaya.

Dalam doa, mereka juga terselip permohonan agar Indonesia diberi pemimpin yang baik, cinta rakyat, nasionalis, religius, menjunjung tinggi toleransi, mengusung moderasi beragama dan peduli pada kalangan pesantren. Menurut mereka, sosok pemimpin itu ialah Ganjar Pranowo.

Dalam kegiatan itu juga Kyai Muda Jatim di Nganjuk mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo, menjadi Presiden 2024. Sekitar 3.000 orang hadir dalam deklarasi ini, termasuk Habib Muhammad Al Djufri, Kyai Ahmad Maulana Budi Hardjono dan Agus Syah Mubarok dan sejumlah pimpinan Ponpes di Jatim.

Korwil Kyai Muda Ganjar Nganjuk, Kyai Habiburokhman, mengatakan, Ganjar merupakan pemimpin yang humanis, bisa merangkul semua kalangan, berprestasi dan dekat dengan ulama, kyai dan kalangan pesantren.

“Ganjar adalah pemimpin yang turun ke masyarakat bawah, sehingga bisa mengetahui dan menyelesaikan masalah yang dialami masyarakat bawah. Semoga sukses dan sentiasa mendapat pertolongan Allah SWT,” katanya di Nganjuk Selasa (15/11).

Koordinator Kyai Muda Jatim, Kyai Ali Baidlowi MZ, berharap, rakyat Indonesia diberikan kesehatan, kesuksesan, dan Ganjar menjadi Presiden 2024, dapat terwujud. “Pak Ganjar luar biasa, berani terjun langsung, dan tidak neko-neko. Mohon doa dan dukungannya untuk Pak Ganjar,” imbuhnya.

Ali berkomitmen akan menggelar kegiatan yang bermanfaat untuk masyarakat, serta mesosialiasikan figur dan program Ganjar sebagai Gubernur Jawa Tengah (Jateng). Program yang disosialiasasikan diantaranya insentif guru agama di Jateng yang digagas Ganjar.

Gubernur Jateng itu memberikan bantuan insentif kepada 211.455 pengajar agama di Jateng. Bantuan senilai Rp 281,1 miliar. Bantuan itu dibagi menjadi dua, yakni bantuan insentif senilai Rp 254,2 miliar untuk para pengajar keagamaan. Kemudian, Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Daerah kepada Madrasah Aliyah (MA) senilai Rp 26,8 miliar.

Bantuan untuk pengajar agama Islam di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren dan TPQ, Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha). Selain itu, Ganjar juga menggulirkan program untuk masyarakat, diantaranya Mesra dengan Ganjar (Melindungi Seluruh Pekerja dengan Gerakan Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan), bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RLTH), asuransi nelayan, hingga bantuan listrik murah bagi keluarga tak mampu.

Deklarasi ini disambut baik dan antusias oleh masyarakat. Warga meluber ke sejumlah tempat di sekitaran panggung. Grup Hadrah Nababa Al Marzuqi Bojonegoro dan Sufi Dance turut melengkapi dan meriah-ramaikan kegiatan ini.

Kyai Muda Jatim, telah mendeklarasikan dukungan di Kota Surabaya dan sekarang di Nganjuk. Kyai Ali mengatakan, ke depan direncanakan deklarasi di Kabupaten Bojonegoro, Tuban dan Ngawi. (rid)