Sejumlah Jembatan Roboh Diterjang Banjir, ini Gerak Cepat Pemkab Banyuwangi

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Banjir bandang yang menerjang Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi tak hanya memporak-porandakan puluhan rumah. Banjir juga merobohkan sejumlah jembatan penghubung desa. Akibatnya, warga harus berjalan memutar ketika keluar desa.

Menghindari terjangan banjir lagi, Pemkab Banyuwangi melalui Dinas PU Cipta Karya Perumahan dan Permukiman (CKPP) bergerak cepat melakukan pembersihan di lokasi banjir. Targetnya, mengevakuasi material yang terbawa longsor agar tak menutup akses jalan. Lalu, membenahi saluran-saluran yang buntu terkena banjir. “ Banyak material terbawa banjir. Bahkan, batang pohon besar menumpuk bersama sampah. Ini yang membuat aliran sungai tak lancar, lalu meluap dan memicu banjir,” kata Plt. Kepala Dinas PU CKPP Banyuwangi, Danang Hartanto di lokasi banjir,  Jumat (4/11/2022) siang.

Putusnya sejumlah jembatan yang menghubungkan antardesa juga menjadi prioritas. Pihaknya akan membangun jembatan sementara agar warga tak terisolir. “ Sementara, kami identifikasi berbagai kerusakan. Terutama, bangunan yang rusak di bantaran sungai. Kami petakan, mana yang harus relokasi atau bisa dipertahankan,” tegasnya.

Salah satu penyebab banjir bandang yang menghanyutkan 35 rumah ini diawali tingginya curah hujan. Apalagi, berlangsung hingga 4 jam. Imbasnya, saluran air yang kecil tak mampu menampung lonjakan debit air. Akhirnya, air meluap ke pemukiman warga dan menghanyutkan rumah. “Penanganan jangka pendek,  segera mengembalikan fungsi saluran yang rusak agar tidak mengganggu suplai air. Kami juga akan membuat saluran pembuangan perkebunan tebu yang diarahkan ke sungai besar,  agar aliran yang kecil ini tidak meluap lagi,” kata Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Banyuwangi Guntur Priambodo.

Sedikitnya, enam desa di Kecamatan Kalibaru dilanda bencana banjir, Kamis (3/11/2022) malam. Masing-masing, Desa Kajarharjo, Kalibaru Kulon, Kalibarumanis, Banyuanyar, Kebunrejo, dan Kalibaru Wetan. Dari enam desa tersebut, Desa Kalibaru Wetan yang terdampak paling parah. Sebanyak 63 rumah rusak, 35 diantaranya hanyut terbawa banjir. Banjir juga menghanyutkan belasan ternak sapi dan kambing milik warga. Lalu, tiga mobil dan 7 sepeda motor juga hanyut. (udi)

BKKBN Jatim Latih 100 Bidan Pelayanan KB Implan dan IUD

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional/BKKBN Jawa Timur/Jatim melatih 100 Bidan terpilih dari seluruh kabupaten/kota di provinsi ini untuk mendapatkan pelatihan pelayanan Kontrasepsi KB Implan dan IUD. Selama delapan hari, 100 bidan tersebut dilatih oleh lima orang fasilitator yang terdiri dari dua dokter spesialis kandungan dan tiga bidan profesional.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, diwakili oleh Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN, Sukamto, mengatakan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi ini merupakan salah satu strategi untuk percepatan penurunan angka stunting di Jatim.

Bahwa di BKKBN itu ada dua kegiatan yaitu di bidang pelatihan dan pengembangan. Pelatihan Tim Pendamping Keluarga dan Pelatihan Pelayanan Kontrasepsi. “Kegiatan ini dimulai Juni 2022, sampai terakhir penutupan ini di bulan November 2022, dan terbagi dalam lima angkatan,” kata Sukamto ditemui di Grand Dafam Surabaya, Jumat (4/11).

Sukamto menjelaskan, sebagaimana Perpres 72 dengan target prevalensi angka stunting di Indonesia adalah 14 persen pada 2024 berdasarkan angka dari SSGI 2021 masih 23,5 persen di Jatim. Yang termuat dalam Rencana Aksi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (RAN PASTI) adalah pelaksanaan pendampingan keluarga berisiko stunting, pendampingan semua calon pengantin/calon Pasangan Usia Subur (PUS) dan surveilans keluarga berisiko stunting, oleh Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Jawa Timur sebanyak 93.729 orang yang terdiri dari unsur Bidan/Tenaga Kesehatan lainnya, TP-PKK dan Kader KB dengan diperkuat oleh Tim.

“Kami sangat prihatin di Jatim angka pernikahan usia dini masih tinggi. Dari Pengadilan Tinggi Agama Surabaya, bulan Januari hingga Agustus 2022 ada 10.275 kasus pengajuan dispensasi nikah dan dikabulkan sebanyak 9.863 kasus,” sebut Sukamto.

Ada sepuluh Kabupaten/Kota dengan angka pernikahan dini tertinggi di Jatim, sahut Sukamto, dan ini linier dengan masih tingginya angka stunting di daerah tersebut. Pasangan Usia Subur (PUS) yang nikah dini sangat berpotensi melahirkan anak-anak yang stunting. BKKBN mengharapkan dukungan ibu-ibu bidan untuk membantu memberikan KIE kepada masyarakat akan pentingnya Pendewasaan Usia Pernikahan (PUP) dimana BKKBN menganjurkan usia ideal menikah bagi wanita di usia 21 tahun dan pria usia 25 tahun.

Berdasarkan data Sistem Informasi Keluarga (SIGA)-YAN KB per September 2022 jenis KB yang paling banyak diminati adalah suntik sebesar 71.330 atau 45,42 persen, Implan sebesar 33.166 atau 21.12 persen, Pil KB sebesar 22.312 atau 14.21 persen, IUD sebesar 20.724 atau 13.20 persen.

“Bekerjasama dengan beberapa fasilitator yang terdiri dari dua orang Dokter Sp.OG dan tiga Bidan profesional, diharapkan 100 bidan peserta pelatihan pelayanan kontrasepsi ini bisa melayani pemasangan Implan dan IUD di daerah mereka masing-masing,” jelasnya.

Sementara, Ketua PD IBI Jatim, Lestari mengucapkan banyak terima kasih kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur yang telah memfasilitasi dalam peningkatan kualitas bidan di Jawa Timur. “Ibu-ibu bidan yang terpilih mengikuti pelatihan ini sangatlah beruntung sebab dari 36 ribu bidan di Jatim hanya 100 orang yang terpilih mengikuti pelatihan pelayanan kontrasepsi secara gratis oleh para fasilitator yang sudah direkomendasikan oleh Kemenkes dan mendapatkan sertifikat yang terakreditasi,” jelasnya. (bw)

Tangani Banjir, Bupati Ipuk Pastikan Kesiapan Dapur Umum dan Lokasi Pengungsian

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Banjir bandang yang melanda Desa Kalibaru Wetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi membuat Bupati Ipuk Fiestiandani turun tangan. Orang nmor satu di Bumi Blambangan ini mengecek langsung ke lokasi banjir, Jumat (4/11/2022) siang.

Di lokasi banjir, Bupati Ipuk berdialog langsung dengan warga. Termasuk, mengecek berbagai kerusakan akibat banjir. Tak hanya para korban, Bupati memastikan kesiapan dapur umum yang menyediakan pasokan makanan ke warga terdampak banjir. Pun lokasi pengungsian bagi warga yang rumahnya rusak diterjang banjir.

“Untuk awal, fokus utama adalah keselamatan warga. Puskesmas dan tim kesehatan dihadirkan memeriksa kondisi warga. Kita juga fokus pembersihan puing-puing dan sampah melibatkan relawan dan petugas BPBD,” kata Bupati Ipuk di lokasi banjir.

Pihaknya juga menerjunkan alat berat untuk membersihkan material yang terbawa banjir bandang. Sejumlah truk dikerahkan untuk mengangkut sampah. Sementara, posko bantuan dan dapur umum disiagakan selama 24 jam. Petugas menyiapkan sedikitnya 1500 nasi bungkus untuk para korban banjir. “ Jadi, pendataan masih terus berlangsung. Warga yang rumahnya rusak berat kami siapkan penampungan sementara di sebuah hotel. Namun, banyak yang memilih tinggal di rumah kerabat,” jelas Ipuk.

Agar bencana serupa tak terulang, Pemkab Banyuwangi bersama instansi terkait akan melakukan perencanaan mitigasi baru. Salah satunya, membuat jalur baru dari hulu agar aliran air tidak masuk ke sungai-sungai kecil di permukiman warga.

Sedikitnya 63 rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Kamis (3/11/2022) malam. Dari jumlah ini, 35 rumah hanyut terbawa banjir. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum. Selain rumah, banjir menghanyutkan belasan ternak sapi dan kambing milik warga. Tiga mobil dan 7 sepeda motor juga hanyut terbawa banjir. (udi)

Ika FISIP Unair dan Paiton Energy Gelar Pelatihan Relawan Semeru

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Puluhan relawan terlibat dalam peningkatan kapasitas yang diadakan oleh Ika FISIP Unair bekerja sama dengan Paiton Energy dan Pemerintah Desa (Pemdes)  Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Sasaran pelatihan adalah para relawan yang tergabung dalam Desa Tangguh Bencana (Destana) Sumbermujur. Pelatihan diadakan selama dua hari, Kamis dan Jumat, 3-4 November 2022. “Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka 50 Tahun Ika Unair. Selain itu, sebagai bentuk nyata kehadiran Ika FISIP Unair di tengah masyarakat,” kata Koordinator Bakti Sosial Ika FISIP Unair Mimik Lestari, Jumat (4/11).

Menurut Mimik, kegiatan ini sebagai upaya penguatan kapasitas relawan. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana (KRB) Gunung Semeru dihari pertama diadakan pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).  Para peserta antusias mengikuti kegiatan ini.

Simulasi tanggap darurat bencana ini adalah salah satu upaya dari perusahaan PT. Paiton Operations & Maintenance Indonesia (POMI)/ Paiton Energy berkontribusi bagi masyarakat desa. Terutama dalam penanganan atau pengurangan risiko bencana yang terjadi di Desa Sumbermujur. Diskenariokan terjadi bencana banjir lahar dingin dan ada korban yang terseret arus.

Bo Dwi Purnomo sebagai narasumber dari Paiton Energy juga memberikan pelatihan kepada Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Desa Sumbermujur, memasang rambu evakuasi, titik kumpul, dan membuat posko kebencanaan. Semua kegiatan ini diadakan di Hutan Bambu Desa Sumbermujur. (rizki)

Puluhan Rumah Rusak, Enam Hanyut Diterjang Banjir Bandang

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)– Sedikitnya 61 rumah rusak akibat banjir bandang di Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi, Kamis (3/11/2022) malam. Dari jumlah ini, enam rumah hanyut terbawa banjir. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Banjir juga merusak sejumlah fasilitas umum. Seperti tembok Koramil dan mushola.

Kondisi terparah terjadi di Dusun Krajan, Desa Kalibaru Wetan. Sekitar 13 rumah warga rusak parah diterjang air bah. Sisanya, rusak ringan dan sedang. Banjir diawali dengan hujan deras yang mengguyur sejak Kamis sore. Menjelang malam, hujan makin lebat. Akhirnya, air sungai meluap dan menutup akses jalan raya. Banjir terus meluas hingga malam dan menerjang permukiman warga. “ Data sementara ada 32 rumah yang rusak diterjang banjir. Tim masih di lokasi melakukan penanganan,” kata Pelaksana Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Ilham Nuzuli, Jumat (4/11/2022) pagi.

Rumah yang yang rusak kebanyakan diterjang metarial yang terbawa banjir. Bahkan, tumpukan material sempat menumpuk di jalan raya. Selain material, banjir membawa sampah yang ikut menyumbat saluran air. Petugas juga membangun tenda darurat untuk penanganan banjir. “ Bersama tim gabungan masih terus melakukan penanganan di lokasi,” tegas Ilham.

Selain merusak rumah warga, banjir juga memutus sejumlah akses jembatan. Sedikitnya, tiga jembatan putus akibat diterjang banjir. Tak hanya di Kalibaru, banjir juga melanda beberapa wilayah Banyuwangi selatan. (udi)

Petugas Lapas Banyuwangi Gagalkan Penyelundupan Sabu dalam Sandal Jepit

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kejelian petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Banyuwangi membuahkan hasil. Aksi penyelundupan sabu dalam sandal jepit berhasil digagalkan, Kamis (3/11/2022) siang. Barang haram itu akan dikirim ke salah satu nara pidana (napi). Sabu seberat 1,5 gram ini dikirim menggunakan jasa ojek online.

Temuan sabu ini berawal dari kecurigaan petugas jaga di pintu loket penitipan barang. Sekitar pukul 9.50 WIB, seorang ojek online berinisial YS (43) tiba. Dia membawa bungkusan dalam jumlah banyak. Isinya, roti, makanan ringan, serbuk deterjen dan sabun batangan. Ada juga sebuah sandal jepit tebal berbahan spon. Benda ini yang memantik kecurigaan petugas.

Ternyata benar, ketika dicek, ada benda mencurigakan terlihat di layar pemeriksaan. Akhirnya, petugas memeriksa lebih teliti sepasang sandal jepit itu. Begitu disobek di bagian alas, ditemukan tiga bungkus serbuk putih. Ternyata, sabu-sabu. “ Ini berkat kejelian petugas di pintu pemeriksaan. Sabu yang akan dikirim berhasil ditemukan,” kata Kepala Lapas Kelas IIA Banyuwangi, Wahyu Indarto.

Temuan ini langsung dilaporkan ke Polresta Banyuwangi. Tak berselang lama, personel Reserse Narkoba Polresta tiba. Hasil pemeriksaan, paket sabu tersebut hendak dikirimkan ke napi berinisial AF (35). Napi ini divonis 5 tahun dalam kasus narkoba. Sedangkan sang ojek online mengaku disuruh mengirim barang oleh MK. Dia diberi upah Rp20.000. Dari penelusuran petugas, MK ternyata istri dari HP (36) yang juga napi narkoba di Lapas Banyuwangi. “ Kedua napi, AF dan HP ini langsung kami berikan sanksi sesuai Permenkumham No.6 tahun 2013. Salah satunya, penghapusan remisi selama 6 bulan,” tegas Wahyu.

Kasus temuan sabu ini juga terus dikembangkan polisi. Petugas masih memburu MK sebagai pengirim barang. “ Tim masih melakukan pengembangan di lapangan,” kata Kanit Opsnal Satnarkoba Polresta Banyuwangi, Iptu Sukirman. (udi)

Tabrak Aturan, Surat Blokir BPN Gresik Terhadap Tanah Sueb

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Permasalahan tanah milik seseorang di Kawasan JIIPE Manyar Gresik belum tuntas. Surat keterangan blokir yang dikeluarkan kantor ATR/BPN Gresik ditengarai menabrak aturan, karena kadaluarsa.

Bahkan Tim Konsultan Tanah Haji Sueb Abdullah menduga ada indikasi kuat Kepala ATR/BPN Gresik Asep Heri kinerjanya mengikuti perintah mafia tanah. Alasan dan fakta versi Konsultan Tanah Haji Sueb, proses pendaftaran tanah hingga terbentuk panitia A (BPN dan Desa) dan telah melakukan mensurvei lokasi tanggal 27 September 2022.

Anehnya tak disangka BPN Gresik mengeluarkan surat pemeritahuan, bahwa pendaftaran tanah Sueb tidak bisa dilanjutkan, dengan alasan PT Berkah Kawasan Manyar Sejahtera (BKMS) melakukan permohonan blokir.

“Proses pantia A sudah terbentuk dan sudah survei lokasi pada tgl 27 September 2022, kok bisa BPN tgl 17 Oktober 2022 baru mengeluarkan surat pemberitahuan yg isinya pendaftaran tanah Sueb tidak bisa dilanjutkan karena ada permohonan blokir oleh BKMS tgl 12 Mei 2022. Padahal Permen ATR No. 13 Th 2017 Tentang Tata Cara Blokir sudah jelas mekanismenya,” kata Ketua tim Konsultan Tanah milik Haji Sueb Abdullah, Totok, di Gresik, Rabu (2/11).

Ia menjelaskan, salah satu fakta dugaan Asep Heri mengikuti perintah mafia tanah adalah soal pemberitahuan surat blokir BPN berdasar surat permintaan dari BKMS. Dan masa blokir hanya 30 hari sesuai dengan Peraruran Menteri (Permen) ATR tersebut.

Masa blokir hanya 30 hari. Dan dalam 30 hari itu pemohon blokir harus melakukan tindakan hukum kalau tidak, otomatis gugur. Disitu sudah jelas kinerja Asep mengikuti perintah mafia tanah. Coba hitung dari 12 Mei tambah 30 hari, kan jatuhnya  12 Juni.

‘’Kok bisa buat surat tanggal 17 Oktober,” tegas Totok. Menanggapi undangan dari Asep Heri selaku Ketua BPN di ruang rapat Graita Eka Praja Gedung Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik, yang juga mengundang jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pemkab Gresik pada Rabu sore kemarin, Totok menilai dan menduga bahwa acara tersebut adalah akal politik Asep untuk mencari dukungan dan legitimasi.

“Buat apa kami hadir. Kami yakin pejabat Forkopimda tidak akan ada yang hadir. Karena rapat itu hanya akal-akalan Asep Heri sebagai Kepala BPN untuk mencari dukungan dan legitimasi atasanya. Seolah-olah BPN Gresik masih kondusif dan didukung Forkopimda, meski faktanya di BPN Gresik banyak masalah,” imbuhnya.

Pemuda energik ini mengungkapkan, pihaknya tidak akan menggubris mediasi yang digagas oleh Asep. Karena tidak ada alasan BPN tidak segera memproses penerbitan sertifikat tanah yang telah dibeli  Sueb dari pemilik sahnya yakni Zainul Arifin yang dikuatkan dengan putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap (inkrah).

“Dengan putusan pengadilan Nomor 394/Pid.b/2016/PN. Gsk, BPN cukup sebagai landasan proses penerbitan sertifikat. Jika putusan pengadilan diabaikan maka kami akan membuktikan bahwa Asep sebagai kepala BPN Gresik pantas dipersoalakan secara hukum pidana dan kami siap membuktikanya,” tandasnya.

Totok menambahkan harusnya pendaftaran tanah pertama Haji Sueb sejak Februari 2016 sudah selesai. Tapi karena ini berkaitan dengan tanah yang lokasinya digunakan untuk JIIPE dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maka pembebasan lahan disana diduga jadi rebutan mafia tanah. Tentu berkolaborasi pejabat yang memiliki kewenangan.

Sementara itu, Asep Heri ketika dimintai keterangan, bungkam seribu bahasa saat dikejar wartawan untuk konfirmasi terkait acara di gedung Pemkab Gresik yang tidak dihadiri oleh para pejabat Forkopimda itu. Hingga sampai ditempat parkiran mobil di halaman Pemkab  ujung timur Asep Heri tetap saja tidak menggubris para wartawan yang mengejarnya. (dra)

Efisiensi Proses Bisnis, KBI Integrasikan Tiga ISO

0

Jakarta, (pawartajatim.com) : PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI mengintegrasikan ISO 9001 tentang Sistem Manajemen Mutu, ISO/IEC 27001, 2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi  dan ISO 37001, 2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan dalam satu aktifitas. Langkah strategis yang dilakukan KBI ini adalah dalam upaya melakukan efisiensi. Dengan mengintegrasikan 3 ISO tersebut, KBI dapat mengefisienkan dari sisi waktu, sumber daya manusia manusia serta biaya.

‘’Upaya ini diharapkan dapat mempercepat proses bisnis yang ada sehingga menjadi efisien,” kata Direktur Utama/Dirut KBI, Fajar Wibhiyadi, di Jakarta Rabu (2/11). Terkait integrase 3 ISO di KBI ini, Senior Consultant PT Mitra Berdaya Optima, Gita Mahardhika, mengatakan, langkah integrasi ISO yang dilakukan ini tentunya merupakan hal positif bagi KBI.

Hal ini karena korporasi yang mengimplementasikan standar ISO secara terintegrasi akan mendapat manfaat berupa efisiensi dari sisi proses maupun cost. Hal ini juga memastikan ketiga standar ISO yang diimplementasikan oleh KBI yaitu ISO 9001, 27001 dan 37001 dapat dipelihara secara efektif. Dari sisi proses, integrasi sistem manajemen akan mempersingkat waktu dan proses yang diperlukan karena tidak ada hal yang dilakukan seacara berulang.

Dari sisi cost, akan ada efisiensi sekitar 20-30% atas biaya implementasi dan biaya audit. Hal ini tentunya dapat meningkatkan kinerja KBI sehingga dapat melayani stakeholder dengan lebih baik. Upaya yang dilakukan KBI ini bisa menjadi contoh yang bisa diimplementasikan oleh korporasi lain, baik BUMN maupun private sector.

KBI sendiri telah mengimplementasikan ISO 9001  Sistem Manajemen Mutu sejak tahun 2008.  Dalam implementasinya, dengan adanya sertifikasi ini KBI dapat menjaga layanan prima baik untuk internal maupun eksternal. Selain itu, dengan implementasi sertifikasi ini, KBI dapat melakukan perbaikan berkesinambungan.

Untuk ISO/IEC 27001, 2013 Sistem Manajemen Keamanan Informasi, KBI mendapatkan sertifikasi  pada tahun 2020.  Sertifikasi ISO 27001, 2013 ini, merupakan upaya KBI untuk memberikan rasa aman bagi pemangku kepentingan.

Dengan adanya sertifikasi ISO 27001, 2013 ini, dalam implementasinya KBI mengedepankan 3 aspek, Pertama adalah aspek kerahasiaan, dimana KBI memastikan bahwa informasi hanya dapat diakses oleh pihak yang memiliki hak akses atas informasi tersebut.

Kedua keutuhan informasi, dalam arti KBI memastikan bahwa informasi tetap utuh dan akurat serta tidak dimodifikasi tanpa otorisasi dari pihak yang berwenang. Ketiga adalah aspek ketersediaan, yaitu bahwa KBI memastikan informasi dapat diakses saat dibutuhkan.

Sedangkan untuk sertifikasi ISO 37001, 2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan, didapatkan KBI pada tahun 2020. Implementasi ISO 37001, 2016 ini merupakan upaya nyata KBI dalam menjaga korporasi dari tindakan penyimpangan yang berpotensi merugikan serta memberikan kenyamaman kepada para pelaku kepentingan. Selain itu, sertifikasi ISO 37001, 2016 ini juga bagian dari peningkatan implementasi tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance di KBI. (bw)

Penyebab Bank Gagal, LPS Lakukan Tindakan Hukum bagi Mantan Pengurus dan Pemegang Saham

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Untuk memperoleh pengembalian (recovery) aset bank gagal akibat adanya fraud, Lembaga Penjamin Simpanan/LPS melakukan tindakan hukum berupa pengajuan gugatan kepada mantan pengurus dan/atau pemegang saham, yang menyebabkan bank gagal dan dicabut izin usahanya.

“Upaya pengajuan gugatan dilakukan atas dasar adanya perbuatan melawan hukum yang dilakukan mantan pengurus ataupun pemegang saham bank gagal sehingga mengakibatkan kerugian bagi LPS akibat tidak optimalnya biaya penjaminan simpanan yang telah dibayarkan oleh LPS,’’ kata Direktur Eksekutif Hukum LPS, Ary Zulfikar di Jakarta Rabu (2/11).

Adapun, gugatan yang telah diajukan LPS antara lain, terhadap mantan pengurus PT BPR Tripanca Setiadana di Pengadilan Negeri Tanjungkarang, mantan pengurus dan pemegang saham BPR Citraloka Danamandiri di Pengadilan Negeri Bandung, mantan pengurus dan pemegang saham BPR Tripilar Arthajaya serta pihak terkait di Pengadilan Negeri Yogyakarta, mantan pengurus BPR Multi Artha Mas Sejahtera di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, mantan pengurus BPR Kudamas Sentosa di Pengadilan Negeri Surabaya, mantan pengurus BPRS Al Hidayah di Pengadilan Agama Bangil, serta mantan pengurus BPR Efita di Pengadilan Negeri Depok.

“Terkait dengan perkara yang diajukan, terdapat beberapa perkara yang putusannya telah berkekuatan hukum tetap dan dilanjutkan dengan pengajuan eksekusi putusan yakni perkara BPR Tripanca Setiadana, BPR Citraloka Danamandiri, BPR Tripilar Arthajaya, BPR Kudamas Sentosa, BPRS Al-Hidayah dan BPR Efita,” ujarnya.

Sebelumnya, pada 2022 dengan dibantu oleh tim Jaksa Pengacara Negara (JPN)  pada Kejaksaan Agung Republik Indonesia, telah melaksanakan tindakan hukum tegas dengan mempailitkan mantan pengurus BPR Citraloka Dana Mandiri (BPR CDM).

Selain mengajukan gugatan, LPS juga telah mengajukan permohonan eksekusi ke Pengadilan Negeri Yogyakarta terhadap mantan pengurus dan pemegang saham PT BPR Tripilar Arthajaya (BPR Tripilar Yogyakarta) yaitu Bambang Wahyudi, Djungtjik Arsan, dan Ova Emilia  yang ketiganya merupakan mantan direktur, komisaris dan pemegang saham pengendali BPR Tripilar serta Abdul Nasir alias Jang Keun Won selaku pihak terkait.

Para Tergugat terbukti telah melakukan perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian bagi LPS dan untuk itu Para Tergugat dihukum untuk membayar kerugian kepada LPS secara tanggung renteng sebesar Rp 29.137.542.200.

Atas permohonan eksekusi tersebut, Pengadilan Negeri Yogyakarta akan melaksanakan sidang aanmaning (teguran) terhadap mantan Pengurus dan Pemegang Saham BPR Tripilar serta pihak terkait yang dihukum membayar ganti rugi kepada LPS untuk diberikan peringatan agar dapat melaksanakan isi putusan secara sukarela.

Dalam hal pihak-pihak dimaksud tidak bersikap kooperatif untuk memenuhi kewajibannya maka LPS akan segera mengajukan permohonan sita eksekusi atas aset-aset milik pihak-pihak yang menyebabkan bank gagal tersebut.

Disamping itu, LPS juga telah mengajukan permohonan eksekusi putusan perkara terhadap mantan pengurus BPR Kudamas Sentosa ke Pengadilan Negeri Surabaya, mantan pengurus BPRS Al-Hidayah ke Pengadilan Agama Bangil dan mantan pengurus BPR Efita ke Pengadilan Negeri Depok, sebagai bentuk keseriusan dan ketegasan upaya hukum yang dilakukan oleh LPS dalam rangka melaksanakan pengejaran terhadap aset pengurus dan pemegang saham penyebab bank gagal.

“LPS tidak segan untuk melakukan tindakan hukum yang tegas terhadap pengurus bank dan pemegang saham yang nakal. Kami minta agar pengurus dan pemegang saham dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus memenuhi prinsip kehati-hatian atau prudential banking dan melaksanakan tata kelola yang baik,” pungkas Ary. (bw)

Membanggakan, Gandrung Banyuwangi Tampil di Kampus Bergengsi Taiwan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Tari Gandrung, Banyuwangi kembali mencuri perhatian dunia. Tarian khas Banyuwangi itu tampil di perayaan ulang tahun National Chung Hsing University (NCHU), salah satu kampus nasional bergengsi di Taiwan.

Tiga mahasiswa asal Indonesia yang tergabung dalam perhimpunan pelajar Indonesia (PPI) tampil dalam even bergengsi ini. NCHU merupakan salah satu kampus favorit di Taiwan. Kampus ini juga dikenal memiliki banyak mahasiswa dari seantera dunia. Sejak tahun 1919, NCHU menjadi salah satu kampus terbaik di dunia. Fokusnya bidang pertanian.

Penampilan tari gandrung di NCHU ini merupakan yang perdana di kampus di Taiwan. Harapannya, kegiatan yang menghadirkan budaya Indonesia bisa kembali digelar di setiap kegiatan kampus setempat.

“Selain belajar, kami ingin memberikan dedikasi  untuk Indonesia. Kegiatan ini menjadi media promosi budaya Indonesia, serta memperkuat persaudaraan antar pelajar yang merantau di luar negeri,” kata salah satu mahasiswa Indonesia, Mabrur, Rabu (2/11/2022) siang.

Yang menarik, tarian Gandrung di kampus NCHU ini sekaligus merayakan pagelaran Festival Gandrung Sewu 2022 di Pantai Marina Boom, Banyuwangi, Sabtu (29/10/2022) lalu.

“Ini sebagai obat kangen tanah kelahiran. Meski sederhana, kami bisa menyaksikan langsung tarian Gandrung,” kata Mabrur mahasiswa S2 Program of Agricultural Economics and Marketing di NCHU ini.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengaku bangga seni dan tradisi Banyuwangi digemari masyarakat internasional. “Kami bangga seni dan budaya Banyuwangi tampil di salah satu kampus favorit di Taiwan,” tegasnya. (udi)