Meriah, Turnamen HUT Golf Graha Famili di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Turnamen golf yang diselenggarakan sebuah perusahaan pengembang properti di Surabaya ini berlangsung meriah. Golf Graha Famili (GGF) sebagai salah satu fasilitas golf terbaik di Surabaya menyelenggarakan turnamen golf bertema “Journey of Devotion”. Penyelenggaraan turnamen ini dalam rangka merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 salah satu anak perusahaan pengembang PT Intiland Development Tbk ini.

Turnamen diikuti 360 pegolf yang berasal dari Surabaya dan berbagai kota di Jawa Timur/Jatim dan Jakarta. Bahkan pemain juga datang dari luar Jawa seperti Kalimantan dan Bali. Sehingga turnamen berlangsung semarak dan meriah.

Turnamen di GGF ini digelar selama dua hari, yaitu Sabtu dan Minggu (15-16/10). General Manager/GM Golf Graha Famili, Simon Joseph Wirawan, mengatakan perayaan tahun ini menjadi momentum spesial.

Sebab, menjadi titik balik pasca dua tahun menghadapi tantangan berat, akibat pandemi Covid-19. Pemilihan tema Journey of Devotion, menjadi komitmen GGF yang selama 27 tahun mendampingi dan menjadi mitra pegolf dan para member yang selama ini bermain di fasilitas milik perusahaannya ini.

Salah seorang pemain golf. (foto/ist)

” Perayaan ini merupakan bentuk apresiasi kami kepada para pemain dan member. Semoga semua peserta bermain enjoy, bagus, dan sportif. Turnamen ini kami harapkan menjadi pemacu semangat para pemain maupun penggiat golf untuk bersama sama memajukan golf Indonesia,” kata Simon Joseph Wirawan usai meresmikan pembukaan turnamen, Sabtu (15/10).

Pria asal Malang ini menjelaskan salah satu cara memajukan golf di Indonesia. Yaitu perlunya melakukan pembibitan pegolf- pegolf baru atau muda. Mereka ini nantinya yang menggantikan para pegolf generasi sebelumnya.

Kebetulan managemen Golf Graha Family memiliki  program untuk para golfer pemula usia antara 17-30 tahun. Pria yang juga merupakan salah satu direktur property Intiland wilayah Surabaya ini menambahkan pada pelaksanaan turnamen kali ini  panitia membatasi jumlah peserta.

Hal ini untuk memberikan kenyamanan bagi pemain sepanjang pertandingan. “Ya agar para pemain lebih nyaman dalam bertanding,” tandas Simon. Pada turnamen dalam rangka HUT ini terbagi menjadi tiga shotgun, satu shotgun dilaksanakan Sabtu,dan dua shotgun  pada hari Minggu.

Golf Graha Family merupakan salah satu lapangan golf terbaik di Surabaya dengan fairway yang berbukit, hole yang terletak di antara pepohonan, padang rumput, dan danau yang luas serta dua hole terakhir di sekitar danau yang menghadap ke club house.

Tantangan-tantangan ini membuat pegolf untuk mengeluarkan kemampuannya dengan berbagai teknik guna menghasilkan pukulan yang terbaik. Adapun puncak perayaan akan diadakan acara gala dinner pada Minggu malam yang dimeriahkan dengan berbagai macam pentas hiburan dan sajian menu makan.

Selain menjadi momen pengumuman pemenang pertandingan,pada acara gala dinner ini juga dilakukan pembagian hadiah bagi pemenang turnamen atau pemenang undian. “Acara gala dinner menjadi puncak perayaan. Sekaligus malam apresiasi kami bagi para member dan para pemain. Kegiatan ini menjadi ajang ketemu, bersilaturahmi, dan membangun jejaring antar para pegolf,” ujar Simon.

Pada turnamen tahun ini, pihak panitia menyediakan beragam hadiah menarik, termasuk hadiah bagi para pemenang turnamen,grand prize, dan hadiah hiburan. Untuk pemenang disediakan hadiah utama berupa uang tunai Rp 100 juta, Rp 50 juta, Rp 25 juta, dan total 30 gram emas.

Serta total hadiah hole in one senilai lebih dari Rp 3 miliar. Selain lapangan golf, GGF juga menyediakan beragam  sarana dan fasilitas pendukung. Di kawasan ini pula terdapat area outdoor yang bisa dipergunakan untuk acara pribadi, maupun korporasi. (dra)

Komisi IX DPR RI Kirim Pesan ke Masyarakat Bondowoso Soal Persoalan Stunting Ancam Kualitas SDM

0

Bondowoso, (pawartajatim.com) – Percepatan penurunan stunting menjadi masalah bersama dan tanggung jawab bersama untuk menyelesaikannya. Sinergi berbagai sektor diperlukan, salah satunya sinergi BKKBN Jawa Timur/Jatim dengan komisi IX DPR RI untuk melakukan edukasi kepada masyarakat terkait percepatan penurunan stunting.

Salah satunya yang dilaksanakan melalui promosi dan KIE Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di STAI Al Ustmani, Bondowoso, Sabtu (15/10). Wakil ketua Komisi IX DPR RI Dr Nihayatul Wafiroh, MA, dalam acara tersebut menyampaikan “Sumber Daya Manusia adalah kunci dalam pembangunan dan stunting adalah salah satu persoalah yang menghambat pembentukan SDM unggul.

Masyarakat harus paham betul berkaitan dengan hal ini, mulai dari merencanakan pernikahan, merencanakan kehamilan dan kelahiran dengan baik sehingga anak-anak yang dilahirkan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal sehingga tercipta SDM unggul ke depan.

Komisi IX DPR RI telah mengawal bagaimana persoalan stutning ditangani dengan benar dan sungguh-sungguh oleh pemerintah.” Dr Nahayatul Wafiroh, MA menyampaikan saat ini masih ada pandangan masyarakat bahwa ‘banyak anak banyak rejeki’.

Meninggalkan generasi penerus yang kuat atau berkualitas itu jauh lebih penting daripada sekedar jumlah yang banyak. Orangtua memiliki tanggung jawab mendidik anak-anak agar menjadi anak yang berkualitas, yang tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit.

Dalam kegiatan ini Kepala Perwakilan BKKBN Jatim berpesan kepada masyarakat Bondowoso, yang disampaikan oleh Koordinator Bidang Dalduk Uni Hidayati, ST, MM.  “penurunan dan pencegahan stunting harus dimulai dari hulu, dari remaja, calon pengantin, dan PUS serta terutama ibu hamil dan keluarga baduta.

Pemahaman masyarakat tentang pentingnya masa 1000 Hari Pertama Kehidupan diharapkan akan merubah perilaku menuju pengasuhan dan pemenuhan kebutuhan gizi yang optimal di masa awal kehidupan tersebut.

Selain peran ibu, peran ayah dan keluarga lainnya sangat dperlukan dalam mencegah dan menurunkan stutning, ayah dan keluarga lainnya harus berperan dalam pengasuhan terutama pada ibu hamil sampai anak usia 5 tahun.

Pemeriksaan kehamilan dengan baik, pemberian ASI Eksklusif, pemberian ASI dan Makanan pendamping ASI sampai anak usia 2 tahun sangat penting dalam rangka mencegah stunting.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial PPKB Kabupaten Situbondo Anisatul Hamidah, M.Si Kepala Bidang Kependudukan dan KB Dinas Sosial PPKB Kabupaten Bondowoso menyampaikan “salah satu penyebab stutning di bondowoso adalah masalah pernikahan dini yang merupakan bagian dari budaya masyarakat di Bondowoso.

Kehamilan tidak diinginkan (KTD) terutama di usia remaja juga merupakan salah satu penyebab stunting. Pemerintah Daerah Bondowoso menerapkan strategi salah satunya dengan menggandeng konsorsium perguruan tinggi untuk melakukan kampanye perubahan perilaku, utnuk menyelesaiakn masalah stunting dari hulu hingga hilir.

Salah satunya dengan pembentukan SSK (Sekolah Siaga Kependudukan), pengembangan Kelompok PIK R (Pusat Informasi dan Konseling Remaja). Untuk para orang tua balita ada program SOTH (Sekolah Orang Tua Hebat) agar para orangtua cerdas dan terampil dalam mengasuh anak balitanya utnuk mendapatkan generasi penerus berkualitas.

Program lain untuk mendidik dan memberdayakan perempuan juga terus digalakkan di Kabupaten Bondowoso untuk meningkatkan bargaining power perempuan terhadap tekanan menikah di usia dini.

Apa yang dilakukan pemerintah bondowoso memerlukan dukungan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat agar turut berperan mengedukasi masyarakat terutama dalam hal mengurangi pernikahan dini. (bw)

Sidoarjo Jadi Tuan Rumah Kejurnas Voli Pantai 2022

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sidoarjo akan menjadi tuan rumah gelaran Beach Volleyball League (BVL) 2022. Kejuaraan nasional (Kejurnas) bergengsi ini akan dihelat di GOR Voli Pantai, Sidoarjo. Acara ini akan diadakan pada 19-24 Desember 2022 mendatang.

Panitia pelaksana setidaknya menargetkan minimal ada 24 tim putra dan putri yang akan bertanding di kejuaraan ini. Setiap provinsi diharapkan mengirimkan masing-masing 2 tim. Baik untuk nomor 2 x 2 maupun 4 x 4.

Technical Delegate Voli Pantai Slamet Mulyanto menyampaikan, Indonesia memiliki atlet-atlet voli pantai yang bagus. Mereka sudah berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. “Dengan diadakannya kejurnas, liga, ataupun kompetisi lainnya, diharapkan menjadi pemacu semangat dan meningkatkan prestasi.

Harumnya nama bangsa kita akan semakin semerbak di kancah internasional,” jelasnya, Sabtu (15/10). Sebagai tuan rumah, Sidoarjo sendiri akan menampilkan atlet-atlet nasional dan internasionalnya.

Kejuaraan ini kian semarak karena Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sidoarjo menyediakan hadiah total Rp 125 juta. Saat ini panitia tengah bekerja keras menyiapkan segala piranti kebutuhan event nasional ini.

Dukungan PBVSI pusat, Pengprov PBVSI Jawa Timur, Pengkab PBVSI Sidoarjo merupakan modal utama terselenggaranya acara akbar ini. (rizki)

DPC PPP Mataraman Deklarasi Ganjar Capres 2024

0

Kediri, (pawartajatim.com) – Forum Komunikasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) wilayah Mataraman mendeklarasikan Ganjar Pranowo menjadi calon presiden (capres) periode 2024-2029 dalam acara bertajuk “Dialog Politik” di Grand Surya Hotel, Pakelan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, Jawa Timur, Sabtu (15/10). Dukungan ini justru memperkuat aspirasi kader arus bawah atau akar rumput di tubuh partai berlambang ka’bah itu.

Istilah Mataraman merujuk pada wilayah kebudayaan di Jatim atas Keresidenan Madiun (Kota Madiun, Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, dan Kabupaten Ponorogo) dan Keresedenan Kediri (Kota Kediri, Kota Blitar, Kabupaten Kediri, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Blitar, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung) sebagai wilayah yang pernah dikuasai Kesultanan Mataram.

“Kegiatan ini berawal dari komunikasi kami, DPC se-Mataraman yang berjumlah 13 DPC untuk menentukan calon presiden. Kebetulan, kader arus bawah kami semuanya 100 persen mengusung Pak Ganjar sebagai capres,” kata Koordinator Forum Komunikasi DPC PPP Wilayah Mataraman, Agus Zunaidi.

Menurut Agus, yang juga menjabat sebagai Ketua DPC PPP Kota Blitar ini, figur Ganjar disukai para kader lantaran tegas terhadap penyelewengan, inovatif, apa adanya, merakyat, dan berwibawa. Dia yakin, Ganjar dapat memenangkan pesta demokrasi pada 2024 mendatang.

“Beliau bermasyarakat, sudah dikenal banyak orang, dan terbukti orangnya bersih (dari korupsi),” tegas Agus. Sementara itu, Juru Bicara Forum Komunikasi DPC PPP Wilayah Mataraman, Nuhan Eko Wahyudi menyebut, pengalaman Ganjar dalam menjadi anggota DPR RI serta Gubernur Jawa Tengah selama dua periode membuktikan bahwa Ganjar dicintai oleh rakyat.

Disisi lain, Ganjar memiliki kedekatan, dan sebagian keluarganya kader PPP, seperti istri Ganjar adalah putri dari KH Ahmad Musodik Soeprijadi bin KH Hisyam Abdul Karim yang merupakan tokoh Ulama dan kader PPP.

Lalu, Kakak istrinya yang bernama Nurul yang merupakan anggota DPRD Jawa Tengah. “Kita melihat background keluarga pak Ganjar itu banyak dari PPP. Pak Ganjar juga sesuai dengan kultur daerah Mataraman yang sangat identik dengan budaya dan logatnya,” ungkap Nuhan.

“Yang terpenting itu adalah kita melihat bagaimana tren dari masyarakat terutama generasi milenial itu banyak yang menyukai Pak Ganjar juga. Nah ini yang kami harapkan, bisa menjaring kalangan milenial untuk bergabung dengan partai PPP,” imbuh Nuhan.

Soal deklarasi dan aspirasi dukungan kepada Ganjar, nantinya akan disampaikan kepada DPW PPP. Dia berharap, Ganjar dapat maju menjadi capres dan mendapat dukungan dari partai lainnya. Karena untuk mencapai presidential Threshold ituian 20 persen.

Sementara PPP ini masih 6 persen. ‘’Kita butuh dukungan dari partai lain dan kita berharap partai lain juga mengusung Pak Ganjar dan menang di Pilpres 2024,” tutup Nuhan. (rid)

Jatim Bangkit Karena UMKM

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur/Jatim, Adhy Karyono mewakili Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menutup perhelatan Jatim Fair 2022 di Grand City Convention and Exhibition, Kamis (13/10) malam.

Kali ini, Jatim Fair memberikan pelayanan kesehatan gratis. Pameran pun dilakukan secara hybrid di mana pembelanjaan dapat dilakukan secara online dan juga offline. Dalam sambutannya, Adhy memberilan apresiasi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan berbagai pihak yang terlibat rangkaian acara tahunan yang diselenggarakan rangkaian Hari Jadi Jatim itu.

“Rangkaian Jatim Fair 2022 kini sudah terlaksana dengan baik, seperti tahun-tahun sebelumnya. Ini tidak terlepas dari kerjasama berbagai pihak, terutama UMKM yang terlibat,” ungkapnya. Adhy Karyono menyebutkan, bahwa selama 7 hari penyelenggaraan Jatim Fair tahun ini, transaksi masuk tercatat sejumlah Rp 32 miliar. Jumlah tersebut merupakan kontribusi dari UMKM Jatim.

“Kami melihat bahwa dalam 7 hari, transaksinya mencapai Rp32 miliar, untuk UMKM itu jumlah yang sangat besar. Darimana sih kontribusi yang menyebabkan pertumbuhan ekonomi kita sangat tinggi? Rupanya karena sebanyak 9,7 juta UMKM di Jatim memberikan kontribusi yang besar bagi perekonomian Jatim,” sebutnya.

Sekdaprov Adhy Karyono mengatakan, bahwa sumbangsih besar UMKM kali ini berimbas baik pada kebangkitan ekonomi Jatim. Semenjak Covid-19 menghantam, rupanya geliat UMKM dan koperasi telah berhasil menjadi salah satu penopang perekonomian Jatim.

“Bagaiamana UMKM akhirnya mempunyai andil untuk kontribusi ini, tentunya kita bisa menyatalan bahwa Jatim bisa bertahan karena ditopang oleh bapak ibu sekalian pelaku usaha umkm dan koperasi,” pujinya.

“Pertumbuhan ekonomi kita ini sekitar 5.74 di atas pertumbuhan nasional. Masyarakat dengan kondisi Covid-19 terus berusaha dan rupanya bisa terlaksana kebangkitan ekonominya,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Sekdaprov Adhy berharap, dengan dibukanya Jatim Fair secara online dapat mengenalkan produk-produk UMKM Jawa Timur ke pasar di luar Surabaya dan Jatim.

“Pameran pun dilakukan secara hybrid, ada online dan offline. Ini adalah upaya untuk menambah nilai Jatim Fair 2022 sehingga dapat dinikmati masyarakat di luar Surabaya dan Jawa Timur. Bahkan, bisa mengantarkan Jatim go internasional,” jelasnya.

Adhy pun menekankan bahwa semua ini tidak bisa berjalam sendiri tanpa kolaborasi dengan berbagai pihak dan kiat-kiat pembaharuan yang senantiasa diupayakan di Bumi Majapahit ini.

Ia pun mengajak pengunjung dan para pelaku UMKM di Jatim Fair 2022 untuk bersama mendoakan korban insiden Kanjuruhan Malang. Adhy Karyono lalu menegaskan bahwa ditiadakannya konser di rangkaian acara Jatim Fair 2022 ini didasari atas alasan kemanusiaan, dan bahwa pengunjung yang membeli tiket akan mendapatkan refund yang sesuai.

“Sebelum kami menutup kegiatan ini kami ingin menyampaikan beberapa hal, duka akibat insiden Kanjuruhan tentunya kita rasakan bersama. Semoga yang meninggal diterima amal ibadahnya dan diberi tempat terbaik, dan yang mengalami luka diberikan kesembuhan yang cepat,” kata Adhy.

“Konser yang seharusnya diadakan pun harus dihentikan untuk alasan kemanusiaan. Ini mengurangi crowd pengunjung, tapi kami lebih mengedepankan kebaikan bersama dan kemanusiaan. Ini keputusan ibu Gubernur untuk melindungi masyarakat kita. Bagi yang sudah membeli tiket, akan diberikan refund 100% dan ditangani oleh panitia,” sambungnya. (bw)

Waspadai Cuaca Ekstrim dan Hidrometeorologi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat dan juga masing-masing pemda di Jatim untuk mewaspadai dampak terjadinya cuaca ekstrim dan fenomena hidrometeorogi.

Pasalnya dampak fenomena La Nina diprediksi masih akan terjadi hingga sepekan ke depan di sejumlah wilayah Jatim sebagaimana peringatan dini yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda Sidoarjo.

Menurut peringatan tersebut, prakiraan cuaca ekstrem berpotensi terjadi di sejumlah wilayah Jawa Timur sepekan ini, yaitu mulai 10 hingga 16 Oktober 2022. “BMKG telah memberikan peringatan dini dan potensi terjadinya cuaca ekstrem di sejumlah wilayah di Jatim. Maka kami mengimbau masyarakat serta pemerintah daerah untuk waspada dan melakukan langkah mitigasi,” himbau Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (14/10).

BMKG menyebutkan bahwa sejumlah potensi bencana dampak cuaca ekstrem yang perlu diwaspadai diantaranya puting beliung, angin kencang, banjir dan longsor. Pesisir selatan Jatim juga disebutkan BMKG berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi seperti di Trenggalek, Tulungagung, Ponorogo, Pacitan, Malang, Batu.

Selain itu, juga berpotensi terjadi di wilayah Tapal Kuda diantaranya Banyuwangi, Jember, Situbondo, Bondowoso, Pasuruan dan Probolinggo. Gubernur Khofifah mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk mengambil langkah mitigasi guna mengatisipasi dampak yang terjadi apabila terjadi bencana.

Koordinasi ini dilakukan untuk meminimalisir resiko kerusakan maupun kerugian guna yang dapat mengakibatkan korban jiwa. “Kami juga telah berkoordinasi dengan BPBD Jatim untuk memetakan titik-titik rawan banjir dan longsor. Kami meminta agar disiapkan drainase untuk pembuangan air hujan agar masuk sungai dengan lancar,” imbuh Gubernur Khofifah.

Tak hanya dengan BPBD Jatim, Gubernur Khofifah juga mengatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan BMKG pusat dan BMKG Kelas I Juanda Sidoarjo terkait update kondisi cuaca ekstrem. Pemprov Jatim melalui BPBD Jatim juga telah mengirim surat ke bupati/walikota se-Jatim untuk mengaktifkan Satgas Penanggulangan Bencana.

“Kami juga telah berkoordinasi untuk semua Kepala Daerah masing-masing kabupaten/kota mengaktifkan kembali satgas penanggulangan bencana, siaga ini dilakukan untuk meminimalisir berbagai bencana hidrometeorologi,” himbau Khofifah.

Tak sampai di sana, Gubernur Khofifah juga telah menyiapkan langkah mitigasi khususnya Daerah Aliran Sungai (DAS) besar yang berpotensi meluap dan menjadi penyebab banjir. Setidaknya, terdapat 7 DAS yang diwaspadai diantaranya Sungai Bengawan Solo yang memiliku dari 4 DAS antara lain Kali Girindalu, Kali Lamong, Kali Lorog.

Kemudian, di Sungai Welang Rejoso, Sungai Brantas, Sungai Madura, Sungai Pekalen Sampean, Sungai Bondoyudo Bedadung, dan Sungai Baru Bajulmati. “Untuk 7 DAS itu, telah dipasang Early Warning System (EWS). Tolong masyarakat ikut menjaga EWS ini demi kebaikan kita bersama,” tegas Khofifah.

Untuk mempersiapakan hal tersebut, Khofifah menjelaskan, pihak BPBD Jatim telah mengirim bantuan logistik ke kabupaten/kota untuk mengantisipasi dan mengatasi bencana. Terakhir, Gubernur Khofifah berpesan, masyarakat diharapkan turut membantu BPBD masing-masing kabupaten/kota dengan memantau sampah-sampah yang ada di hulu dan hilir sungai.

“Petugas juga harus menyiapkan posko 24 jam dan wajib siapkan rambu-rambu jika sewaktu-waktu diperlukan guna evakuasi bencana,” pesannya. Pada kesempatan yang sama, Khofifah kembali mengajak peran serta masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan masing-masing.

Misalnya, dengan tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran irigasi/sungai-sungai. Kemudian, memangkas dahan dan ranting pohon yang rapuh/lapuk. Terkait cuaca ekstrem yang harus diwaspadai oleh semua warga.

”Dari hal yang sederhana seperti membuang sampah pada tempatnya ataupun melakukan kerja bhakti di lingkungan masing-masing, Insyaallah bisa menjadi ikhtiar bersama untuk mewaspadai cuaca esktrem,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala BMKG Klas I Juanda Sidoarjo, Taufiq Rahman, melalui rilisnya menyampaikan, hasil analisis dinamika atmosfer di wilayah Jawa Timur terkini menunjukkan adanya pola belokan angin serta perlambatan kecepatan angin yang dapat meningkatkan aktivitas konvektif dan pertumbuhan awan hujan.

“Aktifnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby, serta suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat dengan anomali antara +1.0 s/d +3.0 ºC, sehingga suplai uap air akan semakin banyak di atmosfer,” terangnya.

Kondisi tersebut mempengaruhi pembentukan awan–awan Cumulonimbus yang semakin intens dan dapat mengakibatkan cuaca ekstrem seperti hujan lebat, angin kencang, puting beliung dan hujan es.

Masyarakat juga dihimbau untuk selalu mengupdate informasi peringatan dini 3 harian dan peringatan dini 2-3 jam-an serta informasi terkini melalui website http://www.juanda.jatim.bmkg.go.id, media sosial @infobmkgjuanda, telepon 24 Jam (031)8668979, WhatsApp: 0859800300011 dan pantauan citra radar BMKG Juanda: http://juanda.jatim.bmkg.go.id/radar. (dra)

Komisi E DPRD Jatim Support SPAB

0

Magetan, (pawartajatim.com) –  Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) dianggap sangat urgent untuk digelar di setiap satuan pendidikan. Baik di sekolah maupun madrasah. Tak heran bila Komisi E DPRD Jatim sangat menaruh harapan pada SPAB agar terus melakukan pelatihan maupun sosialisasi kepada stakeholders, terutama dunia pendidikan.

“Kami akan selalu men-support kegiatan-kegiatan pengurangan risiko bencana di Jatim, termasuk SPAB ini,” kata anggota Komisi E DPRD Jatim Ahmad Basuki Babussalam. Hal ini ia ungkapkan saat hadir dalam kegiatan SPAB di MAN 2 Magetan, Jalan Raya Maospati, Purwosari, Magetan.

SPAB sendiri diadakan pada Kamis dan Jumat, 13-14 Oktober 2022. Menurut Basuki, ini merupakan inisiasi terhadap segala kegiatan penanggulangan bencana. Terutama di sekolah dan tetap berkhidmat dan  berikhtiar dalam kebaikan.

Sedangkan Kalaksa BPBD Jatim Budi Santosa mengatakan, SPAB merupakan upaya kesiapsiagaan bencana di sekolah atau satuan pendidikan. Apalagi di Jatim ada 14 potensi bencana.

“Hasil SPAB ini berupa pengetahuan kebencanaan dan dapat diteruskan oleh seluruh peserta kepada lingkungan di sekitarnya,” kata Budi Santosa. Fasilitator SPAB, yakni Dian Harmuningsih, Ahmad Abad Dloifan, dan Djoemadi juga mendapatkan penjelasan dari Kepala Sekolah MAN 2 Magetan Anna Zuhrufiyah Nurany.

Dikatakannya bahwa bencana angin kencang dan puting beliung kerap terjadi di sekolah dan sekitarnya. Ia berharap kegiatan ini bisa meningkatkan ketrampilan peserta dalam penanggulangan bencana.

Sementara, penutupan dilakukan oleh Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Magetan Suparman, Jumat, 14 Oktober 2022. Sebelum penutupan digelar simulasi kebencanaan dan penyerahan dokumen kajian risiko bencana. (rizki)

Ayooo…., Ikutan Kompetisi Film SOS 2022 Berhadiah Rp 100 Juta

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) bersama CGV meluncurkan program literasi digital Save Our Socmed (S.O.S) melalui kompetisi film pendek pada 5 September lalu. Program yang ditujukan bagi pelajar, mahasiswa, dan umum dengan total hadiah Rp 100 juta ini mendapatkan animo yang luar biasa dari masyarakat Indonesia.

Karena itu, S.O.S. memperpanjang waktu pendaftaran hingga 14 Oktober agar peserta dapat mengirimkan karya mereka dengan tema “Waspada Flex Culture, Stay Humble!”. S.O.S mengangkat tema tersebut untuk menanggapi fenomena flexing, di mana banyak anak-anak Gen-Z makin kerap memamerkan kekayaan dan menyombongkan diri di media sosial yang memberi dampak negatif.

Sebab, flexing menyebabkan rasa fear of missing out (FOMO), kurang percaya diri, merusak mental pribadi, dan mempengaruhi produktivitas. Head of Region East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, Soejanto Prasetya, mengatakan, lewat S.O.S, IOH berharap bisa menginspirasi anak muda Indonesia agar menggunakan internet untuk hal-hal produktif, kreatif, dan positif.

Sehingga, anak muda yang jadi pengguna terbesar internet bisa memamerkan kreativitas mereka alih-alih terbawa flex culture serta memberi dampak positif kepada generasi muda bangsa. Hal ini sejalan dengan misi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Program S.O.S telah melaksanakan pelatihan pembuatan film pendek dan edukasi mengenai dampak negatif Flex Culture di 10 kota di Indonesia, termasuk di Surabaya dan Mataram yang diikuti total 467 peserta. Hasil karya mereka nantinya akan dilombakan dan seluruh peserta akan diajak untuk bersama-sama menyaksikan karya yang terpilih.

Sampai dengan hari ini total pendaftar yang sudah mengikuti SIARAN PERS Untuk Segera Dirilis program ini mencapai lebih dari 500 orang di mana masing-masing dapat mengirimkan lebih dari satu film pendek. Literasi Digital S.O.S dilaksanakan untuk meneruskan kesuksesan S.O.S pada tahun 2021 lalu.

Lewat kegiatan CSR pilar pendidikan digital ini, IOH membuat kompetisi dan webinar terkait cyber bullying, hoaks, dan kekerasan berbasis gender online (KBGO). Hasil seluruh karya dari peserta kompetisi tersebut berhasil disaksikan oleh 2,3 juta penonton.

Pendaftaran, berita terbaru, dan informasi lengkap mengenai S.O.S 2022, dapat dilihat melalui Instagram @saveoursocmed dan linktr.ee/saveoursocmed. (bw)

Kuartal III/2022, Laba KBI Moncer Tumbuh 21 Persen

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Badan Usaha Milik Negara/BUMN ini terus moncer. Yakni, PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI pada kuartal III/2022 mencatatkan pertumbuhan laba  sebesar Rp 85,8 miliar atau tumbuh  21 persen bila dibandingkan periode yang sama 2021 dengan perolehan laba Rp 70,9 miliar.

Pertumbuhan laba bersih ini ditopang pertumbuhan pendapatan operasional sebesar 19 persen, dari Rp 123,4 miliar di kuartal III/2021 menjadi Rp 146,9 miliar di kuartal III/2022. Direktur Utama/Dirut KBI, Fajar Wibhiyadi, mengatakan, pertumbuhan perolehan laba bersih ini ditopang dengan adanya transformasi serta berbagai upaya strategis korporasi.

Pada 2022 ini, KBI mulai menjalankan tranformasi menjadi digital corporation yang pada ujungnya selain mempercapat proses bisnis, juga mampu menjadikan proses lebih efisien. Selain itu, dengan adanya inisiasi bisnis baru serta pengembangan layanan yang ada, juga turut mempengaruhi perolehan catatan kinerja 2022 sampai dengan kuartal III ini.

Tumbuh positifnya kinerja KBI ini seirama dengan situasi ekonomi nasional.  Beberapa waktu lalu, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonimi Kuartal III/2022 akan mencapai 5,5 persen secara tahunan (year on year), lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi Kuartal II 2022 yang tumbuh 5,4 persen.

Hal senada juga disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, bahwa pertumbuhan ekonomi di Kuartal III 2022 bisa mencapai 5,6 persen hingga 6 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi di Kuartal II/2022 sebesar 5,4 persen (year on year)

Ia optimis, kedepan kinerja KBI akan terus tumbuh. Selain adanya factor eksternal yaitu pertumbuhan ekonomi nasional yang membaik, adanya peningkatan layanan yang ada juga akan turut mendorong kinerja KBI kedepan. Kami targetkan sampai akhir tahun 2022, pendapatan operasional akan mencapai 228,8 miliar, sedangkan Laba Bersih sebesar Rp 108 miliar.

Sebagai catatan, dalam kurun waktu 5 tahun terakhir KBI selalu mencatatkan kinerja positif. Di tahun 2017, KBI mencatatkan laba bersih sebesar Rp. 10,4 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp 27,5 miliar, tahun 2019 sebesar 50,3 miliar, tahun 2020 sebesar Rp 66,4 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp 101,6 miliar.

Dalam kurun waktu 5 tahun tersebut, KBI juga secara konsisten mencatatkan pertumbuhan pendapatan operasional, yaitu di tahun 2017 sebesar Rp 48,5 miliar. Tahun 2018 sebesar Rp 70,8 miliar, tahun 2019 sebesar Rp 112,5 miliar, tahun 2020 sebesar Rp 170 miliar, dan tahun 2021 sebesar Rp 189,5 miliar. (bw)

Dukungan Ganjar Presiden 2024 Meluas, Sejahterakan Pesantren untuk Indonesia Maju

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lantunan selawat dan doa bersama untuk Indonesia aman, damai, dan sejahtera menggema di Pondok Pesantren Manbaul Qur’an, Porong, Sidoarjo Rabu (12/10). Acara yang diinisiasi Santri Dukung Ganjar (SDG) ini dihadiri ribuan santri, kiai muda, ustadz, pengasuh pondok pesantren, dan masyarakat sekitar.

Koordinator Wilayah SDG Jatim, Huriyahi, mengatakan, deklarasi dan doa bersama kali ini adalah rangkaian kegiatan SDG Jatim untuk sosialisasi ke daerah-daerah. Menurut dia, besarnya animo masyarakat yang hadir dilatarbelakangi keinginan terhadap figur pemimpin seperti Ganjar Pranowo.

Beragam inovasi dan program diluncurkan Ganjar selama masa jabatannya di Jateng demi mensejahterakan masyarakat. Salah satu program Ganjar yang memikat hati santri Jatim dibidang perekonomian adalah program Ekonomi Pesantren (Ekotren).

Program tersebut digagas Ganjar sejak 2018 guna mendorong para santri mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren. Didalam Ekotren, terdapat sejumlah inovasi seperti ‘Toko Santri Gayeng’ (Tosaga) yang terbukti dapat memajukan perekonomian pesantren.

Lewat Tosaga, santri dapat berdaya dengan beragam produk karyanya masing-masing. Bersama Dinas Koperasi Pemprov Jateng, Ganjar mengoptimalkan peran santri dalam berwirausahaan lewat pendamping dan pelatihan.

Santri Dukung Ganjar (SDG) ini dihadiri ribuan santri, kiai muda, ustadz, pengasuh pondok pesantren, dan masyarakat Sidoarjo Rabu (12/10). (foto/ist)

Para santri juga dibantu dalam pengurusan perizinan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikat halal, dan permodalan. “Pak Ganjar juga betul-betul tau apa yang menjadi aspirasi kami, para santri yang ingin mencapai kemandirian ekonomi di pesantren, yang diwujudkan melalui Ekotren di Jateng. Kami berharap, inovasi dan program tersebut bisa lebih ditingkatkan dan dimasifkan di kancah nasional,” terang Huriyahi.

Dia berkomitmen untuk terus menyosialisasikan figur Ganjar ke daerah-daerah lain di Jatim, sehingga aspirasi Ganjar Presiden 2024 dapat terwujud. “Langkah ke depan, kita akan terus menyosialisasikan Ganjar Pranowo melalui sejumlah kegiatan positif seperti selawat dan doa bersama, agar mereka bisa mengenal lebih dekat figur  dan mendukung Ganjar,” jelas Huriyahi.

Gema Selawat ini dipimpin oleh ulama nyentrik dari Jaringan Mafia Selawat, Gus Ali Sodikin atau dikenal Gus Ali Gondrong. Hadirnya Gus Ali Gondrong membuat para peserta semakin semangat menyerukan selawat untuk Indonesia.

Disela-sela acara, kiai-kiai muda se-Jatim ambil bagian dalam mendeklarasikan dukungan untuk ‘Ganjar Pranowo Presiden RI 2024-2029’. Koordinator Kiai Muda se-Jatim, Gus Ali Baidlowi mengatakan, mereka sepakat bahwa Ganjar pantas menduduki kepemimpinan nasional lantaran memiliki kedekatan dengan ulama, egaliter, berwibawa, tegas, dan inovatif.

Disisi lain, langkah Ganjar tak main-main dalam memberi perhatian kepada masyarakat, khususnya kalangan pesantren. Ganjar memberikan insentif pengajar agama sebagai wujud perhatian Pemprov Jateng meningkatkan kesejahteraan guru agama di Madrasah Diniyah, Pondok Pesantren, Taman Pendidikan Quran (TPQ), Sekolah Minggu (Kristen/Katolik), Pasraman (Hindu), dan Vijjalaya (Buddha).

Program tersebut telah berjalan sejak 2019, dan lebih dari 211.455 pengajar agama telah menerima bantuan Rp 1,2 juta per orang. Jumlah total anggaran yang digelontorkan Ganjar senilai Rp 253,746 miliar.

“Yang pertama Pak Ganjar pro rakyat, yang kedua karena selama kepemimpinan di Jateng, beliau program-program pro pesantren dan juga santri. Saya kira Program Insentif ini bagus dalam memperhatikan kesejahteraan para pengajar agama di Indonesia,” ungkap Gus Ali Baidlowi. (rid)