SIG Kembangbiakkan Ikan yang Hampir Punah Populasinya

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Perusahaan penghasil semen ini turut peduli terhadap lingkungan, khususnya pelestarian ikan. Semen Padang yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia  Tbk (SIG) melepas 7.000 ikan Bilih hasil pembudidayaan di area konservasi Kehati PT Semen Padang ke habitat aslinya.

Yaitu, ke Danau Singkarak, Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat. Pelepasan ikan Bilih dilakukan sebanyak dua kali. Pertama 4.000 ekor telah dilepaskan pada Maret lalu dan 3.000 ekor ikan Bilih dilepaskan Sabtu (30/7).

Ikan Bilih merupakan ikan endemik khas Danau Singkarak yang terancam punah. Populasinya saat ini sangat terbatas akibat eksplorasi besar-besaran menggunakan metode yang sangat merugikan masyarakat.

PT Semen Padang menjadi yang pertama berhasil mengembangbiakkan diluar habitat asli ikan Bilih dengan menggunakan beberapa teknologi. Yakni, cara alami, semi alami dan buatan. Pengembangbiakan dilakukan di laboratorium penelitian di area D1 PT Semen Padang.

Direktur Utama/Dirut SIG, Donny Arsal, mengatakan, Ikan Bilih ini merupakan hasil konservasi yang dilakukan oleh PT Semen Padang bekerja sama dengan Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) Universitas Bung Hatta (UBH) di Area Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) milik PT Semen Padang sejak 4 tahun lalu.

“Konservasi ikan Bilih ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan, khususnya ikan Bilih Danau Singkarak jenis Mystacoleucus Padangensis dan satu-satunya di dunia yang terancam punah akibat ekploitasi,” kata Donny Arsal.

Donny Arsal, menambahkan konservasi yang dilakukan ini cukup efektif dalam menjaga kelestarian ikan Bilih, namun pihaknya berharap konservasi yang dilakukan perusahaan diimbangi dengan pembatasan penggunaan bagan dan sebagainya.

“Melihat tingkat keberhasilan yang tinggi, upaya konservasi ini perlu ditingkatkan dalam skala yang lebih besar lagi serta dapat menjadi edukasi bagi masyarakat tentang pembudidayaan ikan Bilih di luar habitatnya,” jelas Donny.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, mengapresiasi upaya pelestarian ikan Bilih yang dilakukan oleh SIG bersama LPPM UBH. Menurutnya konservasi ikan Bilih di luar habitatnya tidak mudah dilakukan, banyak kegagalan dan keberhasilannya sangat kecil.

“Tahun 2020, status ikan Bilih dinyatakan hampir punah. Harusnya, dengan status yang hampir punah, ikan bilih ini harus lebih mahal dibandingkan ikan Salmon di restoran Jepang,” kata Audy Joinaldy.

Di tempat yang sama, Rektor UBH, Tafdil Husni, mengatakan, keterlibatan UBH dalam konservasi ikan Bilih merupakan suatu bentuk kontribusi UBH melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (LPPM) yang didukung oleh Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

Apalagi, status ikan Bilih Danau Singkarak pada 2020 lalu menuju kepunahan. Penebaran ikan Bilih dinilai akan luar biasa terhadap ekonomi nelayan  Danau Singkarak. Sebagai contoh, dari 1.500 ekor ikan Bilih yang disebar dan didalamnya ada 800 ekor betina, dan masing-masing betina akan mempunyai 3.000 telur.

Jika dikalkulasikan, maka jumlahnya akan ada 2,4 juta ekor ikan Bilih yang akan berkembang biak. Kemudian, untuk 1 juta ekor ikan Bilih, sama dengan 5.000 kg. “Sekarang ini harga ikan bilih Rp 50 ribu. Kalau kita perhitungkan lagi dalam setahun, maka jumlahnya bisa mencapai Rp 250 juta. Ini untuk 1 juta ekor ikan yang dihasilkan dari 800 ikan bilih betina yang disebar,” papar Rektor UBH ini.

Apalagi kalau hitungan kertasnya 2,4 juta, tentu hasilnya ada sekitar Rp 600 juta per tahun. “Makanya, mari sama-sama kita jaga kelestarian ikan Bilih ini, supaya bisa berkembang dengan baik di habitat aslinya ini,” ajak Tafdil Husni. (dra)

Bupati Banyuwangi Minta Paus yang Mati Terdampar Dikuburkan dengan Layak

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Ikan paus sperma yang terdampar dan mati di pantai Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, bersiap akan dievakuasi, Selasa (2/8) siang.  Rencananya, bangkai paus ini akan ditarik ke pesisir dekat Pelabuhan ASDP Ketapang, sekitar 2 mil dari lokasi terdampar.

Setelah ditarik, paus akan dikuburkan secara utuh. Lokasi penguburan ini dipilih ke areal yang luas dan jauh dari permukiman. “Kita sudah siapkan skenario evakuasi dan penguburan. Nanti, bangkai paus akan ditarik dan dilakukan penguburan di areal dekat Pelabuhan ASDP Ketapang,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani usai melihat kondisi bangkai paus.

Bupati berharap, proses evakuasi tak terkendala air laut yang surut. Evakuasi akan menggunakan kapal tugboat dengan menarik bangkai paus. Evakuasi harus menggunakan kapal tugboat akibat beratnya bangkai paus.

Diperkirakan mencapai sekitar 15 ton dengan panjang 10 meter. “Semakin cepat evakuasi, akan semakin bagus,” tegas Ipuk. Sebelum dikubur, bangkai paus akan dilakukan autopsi oleh petugas dari Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar. Autopsi ini untuk memastikan penyebab terdamparnya ikan paus raksasa tersebut.

Seekor ikan paus sperma terdampar di Pantai Bulusan, Banyuwangi, Senin (1/8) sore. Tubuh paus tersangkut dermaga kayu milik salah satu hotel. Setelah dilakukan proses evakuasi, paus yang datang dari Samudera Arktik kutub utara ini akhirnya mati. (udi)

Permudah Perizinan Usaha, Dorong Peningkatan Investasi di Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Jawa Timur/Jatim terus berupaya dalam mempermudah pengurusan perizinan usaha dan penanaman modal. Salah satu upaya yang dilakukan yaitu dengan melakukan perubahan Perda Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanaman Modal.

Dengan perubahan perda yang kini tengah digodok bersama antara Pemprov dengan DPRD Jatim tersebut, diharapkan pelayanan perizinan usaha di Jatim semakin mudah, para pelaku usaha baik besar maupun UMKM kian memiliki kepastian hukum, serta terjadi peningkatan iklim penanaman modal yang signifikan di Jatim.

“Selain memang banyak yang harus disesuaikan dengan aturan pusat, ada beberapa hal yang kita ingin capai melalui perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanaman Modal ini. Kita ingin semua pelaku usaha mulai mikro, kecil, menengah hingga besar, bisa terfasilitasi ketika menjalankan usahanya di Jatim,” kata Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, usai rapat paripurna di gedung DPRD Jatim, Senin (1/8).

Yang tentunya perubahan perda ini juga dirancang sebagai upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi, memperluas penciptaan lapangan kerja, mempercepat realisasi penanaman modal dan penciptaan iklim usaha yang kondusif di Jatim.

“Tujuan itu bisa kita capai dengan peningkatan kualitas dan pemberian kemudahan pelayanan perizinan maupun non perizinan dalam penyelenggaraan penanaman modal, yang diatur dalam penyempurnaan perda ini,” tambah Gubernur Khofifah.

Ditegaskan Gubernur Khofifah, ada sekitar 21 pasal yang akan dibahas untuk disesuaikan untuk digodok dalam perubahan perda ini. Serta ada pula beberapa penambaahan pasal baru.

Yang mana semuanya merupakan penyesuaian berbagai peraturan perundang undangan yang  bertujuan untuk memberikan fasilitasi terbaik dalam penanaman modal di Jatim dan mempermudah dalam pengurusan izin usaha.

Beberapa hal yang masuk dalam materi perubahan Perda Jatim Nomor 2 Tahun 2019 tentang Penanaman Modal tersebut. Mulai dari penambahan definisi Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah, Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, hingga Fasilitas Penanaman Modal.

Kemudian perubahan perda ini juga akan merevisi tentang pembagian bidang usaha terbuka dan bidang usaha tertutup, serta penambahan materi untuk jenis dan sektor perizinan usaha di Jatim.

Tidak hanya itu, dalam perubahan perda tersebut, Gubernur Khofifah juga menambahkan materi tentang pendelegasian kewenangan kepada Kepala DPMPTSP. Dalam perubahan perda ini, dipastikan bahwa pemerintah akan menghapus materi pemberian izin berusaha oleh Lembaga OSS. Dengan alasan hal ini sudah diatur di Pergub No. 69 Tahun 2020.

Kemudian dalam perubahan ini juga akan dihapus nomenklatur izin komersial, komitmen, izin operasional karena sesuai PP No. 5 tahun 2021 sudah tidak diatur. “Dalam rangka upaya meningkatkan realisasi investasi di Jatim, dalam revisi perda ini juga akan diatur tentang pemberian insentif  atau kemudahan dalam penanaman modal.

Insentif ini bisa macam-macam bentuknya, namun semua akan mengacu pada PP No 24 Tahun 2019 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Investasi di Daerah,” tegas Khofifah.

Ia menjelaskan, penanam modal di Jatim termasuk didalamnya pihak  asing atau PMA yang berasal dari luar negeri. Untuk bisa melindungi dan tetap memberdayakan tenaga kerja lokal, maka perda ini akan mengatur tentang penggunaan tenaga kerja asing.

“Kita ingin agar dalam setiap kegiatan usaha yang dilakukan di Jatim, meski penanam modalnya merupakan penanam modal asing (PMA), kita harus memastikan bahwa tenaga kerja di daerah  tetap bisa menjadi prioritas. Termasuk jika ada tenaga kerja asing, harus ada  transfer of knowledge. Hal itu akan diatur  dalam perda ini,” tambahnya.

Selain itu, aturan terkait prinsip kemitraan antara penanam modal dengan usaha kecil, menengah, dan koperasi dalam perda ini juga akan disempurnakan. Penyempurnaan itu mengacu pada ketentuan PP Nomor 7 Tahun 2021 tentang Kemudahan, Perlindungan, dan Pemberdayaan Koperasi dan UMKM.

Kemudian terkait pengawasan dalam melakukan pengendalian pelaksanaan penanaman modal juga dipastikan Gubernur Khofifah akan diatur dalam perda ini. Dimana teknis pengawasan dilakukan oleh DPMPTSP sesuai ketentuan Permendagri Nomor 25 Tahun 2021 tentang DPMPTSP.

“Dan yang terakhir ada perubahan nomenklatur OSS menjadi  Sistem Perizinan Berusaha Terintegrasi secara elektronik agar lebih bersifat dinamis ketika ada pergantian nomenklatur sistem dari Pemerintah Pusat,” tegas Khofifah.

Dengan perubahan perda ini, diharapkan nantinya seluruh pelaku usaha di Jatim merasa tenang, aman, dan nyaman dalam menjalankan usahanya. Dengan begitu ia yakin bahwa suasana iklim usaha yang kondusif akan tercipta di Jatim.

“Jika iklim usaha kondusif, maka insya allah lapangan kerja juga akan terbuka lebar. Sehingga percepatan penyejahteraan masyarakat Jatim bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (dra)

Ikan Paus Terdampar di Pantai Bulusan Banyuwangi 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Seekor ikan paus raksasa terdampar di pantai Bulusan, Kalipuro, Banyuwangi, Senin (1/8) siang. Ikan langka ini nyaris menyentuh bibir pantai. Dua perahu karet milik TNI AL dan Satpolair Polresta Banyuwangi dikerahkan untuk menghalaunya masuk ke lautan.

Panjang paus yang terdampar di barat Selat Bali ini diperkirakan mencapai 10 meter. Paus jenis sperma ini terdampar sekitar pukul 13.00 WIB. Pertama ditemukan oleh para nelayan yang beraktivitas di pantai.

Awalnya, mereka melihat gerakan air yang tak wajar. Begitu diamati, ternyata seekor paus yang bergerak kesakitan. Badannya, sudah menyentuh pasir laut. “Kami mendapat laporan sekitar pukul 13.00 WIB, lalu kami bergerak dengan dua perahu karet,” kata Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P) Ansori disela memimpin evakuasi paus yang terdampar.

Menggunakan peralatan tali, petugas mencoba menghalau paus agar kembali ke laut. Saking besarnya tubuh paus tersebut, gerakannya menyulitkan petugas. Meski begitu, petugas tetap berupaya menghalau paus kembali ke laut lepas.

Air laut yang sedang surut ikut menyulitkan petugas. “Gerakan paus ini membuat perahu oleng. Ini yang menyulitkan,” tegas Danlanal. Hingga pukul 17.00 WIB, paus nahas itu masih belum bisa dihalau ke tengah laut.

Petugas masih terus berjibaku menarik tubuh paus ke tengah laut. Dikhawatirkan, jika tak segera dievakuasi, tubuh paus akan makin terluka. “Masih terus diusahakan dengan kemampuan yang ada,” tutup Danlanal. (udi)

Pil Koplo Masuk SD, Kasek di Banyuwangi Diajak Siaga Narkoba

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Peredaran narkoba di Banyuwangi mengkhawatirkan. Mirisnya, obat terlarang ini sudah masuk ke Sekolah Dasar (SD). Mengantisipasi jaringan narkoba ke sekolah, para kepala sekolah (kasek) di Banyuwangi diajak siaga mengawasi peredaran barang haram tersebut.

Tak hanya mengawasi, para kasek diminta mendeteksi sejak dini kemungkinan para siswa terpapar narkoba. Sehingga, jika ditemukan kasus, proses penanganannya bisa cepat. Tidak sampa menular ke siswa lainnya.

“Darurat narkoba ini, sudah masuk ke tingkat SD. Karena itu, kami mengajak para Kasek dan para guru siaga,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Suratno usai penandatanganan kerjasama rehabilitasi Narkotika antara Dinas Pendidikan dan DPD Lembaga Rehabilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika (LRPPN) Banyuwangi, Senin (1/8) siang.

Menurutnya, para Kasek dan guru, khususnya guru Bimbingan Konseling (BK) bisa bergerak mencegah masuknya narkoba ke sekolah. Salah satunya, kegiatan tes urin. Tak hanya siswa, para guru dan orang tua juga menjadi sasaran dari pencegahan narkoba.

Para guru akan diadakan tes urine rutin. Sedangkan, para wali murid bisa diberikan pemahaman tentang bahaya narkoba ketika musim raportan. “Kami bersama relawan juga akan mengusulkan pembuatan panti rehabilitasi. Siswa yang terpapar narkoba akan direhabilitasi. Namun, hak-hak pendidikannya tetap diberikan,” jelas Suratno.

Masuknya narkoba di tingkat SD ternyata sudah berlangsung lama. Parahnya, mereka yang terpapar justru kelompok pelajar perempuan. Modusnya, mereka membuat geng sekolah. Lalu, mengkonsumsi pil koplo.

“Jadi, sejak SD sudah memgkonsumi. Begitu masuk  Madrasah Tsanawiyah (MTs) terdeteksi menjadi pecandu. Ini yang akhirnya kami rehabilitasi,” kata Pembina  DPD LRPPN Banyuwangi, Hakim Said. Jika tak ditangani, pelajar yang terpapar pil koplo ini akan berlanjut menjadi pengguna narkoba begitu masuk SMA.

Karena itu, dengan kerjasama bersama sekolah, baik SD dan SMP, peredaran narkoba bisa dideteksi sejak dini. “Ini untuk mewujudkan Banyuwangi yang bebas narkoba,” tegas pria yang juga jurnalis ini. (udi)

Harga Bapok di Jawa Timur Stabil

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Menteri Perdagangan RI Zulkifli Hasan melakukan sidak ke Pasar Keputran Jl. Urip Sumoharjo, Keputran, Kec. Tegalsari Surabaya, Sabtu (30/7) malam.

Hasil dari tinjauan di pasar induk tersebut, harga bahan pokok terpantau stabil. Bahkan ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga. Sebut saja cabai merah besar, jika sebelumnya harga per kilogramnya adalah Rp 95.000, di Keputran turun menjadi Rp 55.000 per kilogram. Sedangkan harga bahan pokok yang lain terpantau stabil.

Misalnya cabai kecil dijual pedagang di sini dengan harga Rp 55.000 per kilogram. Kemudian untuk kentang dijual dengan harga Rp 12.000 per kilogram, sementara bawang merah Nganjuk berkisar antara Rp 24.000 – Rp 26.000 per kilogram.

Atas kondisi ini, Mendag Zulkifli Hasan pun mengacungi jempol sekaligus mengapresiasi kinerja Gubernur Khofifah yang mampu menjaga harga bahan pokok (bapok) di Jatim terus stabil.

“Saya terima kasih Bu Gubernur, berkat kepemimpinannya ibu Gubernur harga-harga di sini cepat sekali stabil. Bahkan cenderung turun harganya menjadi lebih murah,” pujinya. Mendag mengajak semua pihak untuk terus menjaga kestabilan harga bahan pokok ini. Dengan begitu inflasi yang cukup tinggi di bulan kemarin bisa kembali diturunkan.

“Mudahan-mudahan harga stabil dan rendah, kalau harga bapok tidak stabil, maka inflasi, yang agak tinggi bulan kemarin, bisa kita jaga dengan baik,” pungkasnya. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah, mengatakan kestabilan harga bapok di Jatim merupakan upaya kinerja bersama antara pemerintah daerah se Jatim dan juga satgas pangan.

Ia pun mengapresiasi kinerja pihak-pihak yang ikut berperan dalam menjaga kestabilan harga bahan pokok dan bahan pangan di Jatim. “Tentu ini adalah hasil dari kinerja semua pihak terkait termasuk satgas pangan Jatim dan juga satgas yang ada di masing-masing kabupaten kota,” Kata Gubernur Khofifah usai sidak Pasar Keputran.

Gubernur Khofifah menilai kestabilan harga bahan pokok ini harus dijaga demi menjaga agar inflasi tetap di angka yang aman. Selain itu harga bapok yang cenderung mengalami penurunan akan membuat masyarakat tenang.

“Harga bapok alhamdulillah dalam kondisi yang stabil dan ada beberapa yang mengalami penurunan. Ini pasti membuat ibu-ibu dan pedagang makanan khususnya menjadi tenang,” tuturnya. Disisi lain, ia mengatakan bahwa harga daging sapi relatif stabil di Jawa Timur. Saat ini harga daging sapi masih berkisar antara Rp 110.000 sampai Rp 115.000 per kilogramnya. Sementara, harga daging ayam saat ini mengalami penurunan Rp 36.000 sampai Rp 38.000  dari harga sebelumnya Rp 50.000 sampai Rp 52.000 per kilogramnya.

Orang nomor satu di Jatim itu kembali berharap agar harga bahan pokok dan harga pangan di Jatim bisa terjaga kestabilannya agar masyarakat sebagai konsumen tenang, daya beli masyarakat terjaga dan para pedagang juga senang. (bw)

Ribuan Masyarakat Jatim Meriahkan Gowes Tahun Baru Hijriyah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sekitar dua puluh ribu masyarakat dari berbagai daerah dan komunitas di Jawa Timur/Jatim memadati sepanjang Jalan Gubernur Suryo, Minggu (31/7) pagi. Mereka tampak begitu antusias mengikuti Gowes Bareng Gubernur Jawa Timur dalam rangka memperingati 1 Muharram 1444 Hijriyah.

Sembari mengibarkan bendera merah putih, para peserta gowes menyusuri rute sejauh 7 km dengan start dan finish di depan Gedung Negara Grahadi. Mulai dari Jl Gubernur suryo – Panglima Sudirman – Sono Kembang – Karimun Jawa – Raya Gubeng – Jl Sumatera – Jl Stasiun Gubeng – Jl Anggrek – Jl Kusuma Bangsa – Jl Ambengan – Jl Ngemplak – Jl Simpang Dukuh – Jl Gubernur Suryo.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa hadir bersama  Wakil Gubernur Jawa Timur, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Nurcahyanto dan Wakil Kapolda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo.

Juga didampingi Sekdaprov Jatim Adhy Karyono, Kakanwil BI Jatim Budi Hanoto. Usai memberangkatkan kloter pertama, Khofifah sapaan lekatnya bersama rombongan dan Kepala OPD Pemprov Jatim juga tancap gas mengikuti rute yang telah disiapkan hingga finish.

Melihat keberagaman dari berbagai kalangan yang hadir, Khofifah menyebut kegiatan gowes ini adalah bagian dari bentuk kebangkitan dam keguyub rukunan masyarakat Jatim. Apalagi, ini juga terlihat dari membludaknya peserta yang ikut memeriahkan kegiatan Gowes.

“Kegiatan ini menunjukkan kepada kita semua tentang arti kebangkitan. Bangkit bersama usai pandemi covid bersama mewujudkan semangat Optimis Jatim Bangkit,” kata Khofifah. “Melalui gowes ini juga menunjukkan tingginya toleransi dan seduluran di kalangan  masyarakat Jatim,” tambahnya.

Tak hanya itu, Khofifah juga mengungkapkan bahwa gravitasi gowes membuat masyarakat diluar wilayah Gerbang Kertasusila turut hadir meramaikan. “Saya lihat tadi ada dari Madiun, Malang, Kediri dan lainnya hadir memeriahkan. Gravitasi gowes ini luar biasa dan sangat borderless,” ujarnya

Gravitasi tanpa batas itu, juga dimaknai Mantan Menteri Sosial RI ini sebagai upaya yang bisa membangun kebersamaan. “Kita lihat banyak kalangan yang hadir, muda hingga tua, anak-anak hingga dewasa, bermacam ras dan suku dan agama. Kibaran  merah putih dan semangat bela  NKRI telah mengalir dalam diri kita serta menyatu,” jelasnya

Khofifah menambahkan, bahwa tingginya seduluran dan toleransi antar umat menggambarkan semangat 45 dan semangat merah putih yang menjadi ruh pada momentum tahun baru Hijriyah ini.

“Besok sudah masuk pada bulan Agustus. Bulan kemerdekaan RI. Maka saya yakin semangat 45 semangat merah putih akan menjadi ruh pada seluruh momentum dan gerakan yang kita lakukan bersama,” tutur Khofifah.

Pada gelaran yang melibatkan ribuan orang ini, Khofifah bersama jajarannya menyiapkan pula sentra vaksinasi booster yang berada di halaman Gedung Negara Grahadi sisi Timur.  Sebanyak 1.952 orang telah mendaftarkan diri untuk program vaksinasi ini.

“Diposter kami tulis 1.444 dosis kami sediakan ini sebagai simbolis tahun hijriyah. Tapi di lapangan sudah hampir 2.000 orang mendaftar. Semua tetap akan mendapatkan dosis vaksin boosternya,” tegas Khofifah.

“Bisa dilayani sampai sekitar pukul 17.00 WIB karena kita punya stok vaksin yang cukup,” imbuhnya. Diakhir, Khofifah juga mengucapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah berkenan memberikan atensi dan apresiasi atas berjalannya acara ini.

“Terima kasih banyak atas seluruh apresiasi termasuk atensi Bapak/Ibu sekalian. Selamat Tahun Baru Islam semuanya, semoga semuanya tambah sehat,, sukses,  sejahtera dan bahagia,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga menyempatkan diri menyapa bahkan berfoto bersama warga yang memadati halaman Gedung Negara Grahadi usai Gowes. Bahkan dirinya juga membagikan kurma kepada warga yang disambut dengan sangat antusias. (dra)

Sejak Launching, Pedagang Toko Kelontong Rasakan Manfaat E-Peken

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus berkomitmen untuk meningkatkan ekonomi kerakyatan. Salah satunya adalah melalui situs belanja online milik Pemkot Surabaya E-Peken, dengan total transaksi yang mencapai Rp 19,2 miliar selama Januari – Juli 2022.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan bahwa Pemkot Surabaya terus berupaya untuk memulihkan perekonomian dan ekonomi kerakyatan pada tahun 2022. Apalagi, sejak 1 April 2022, E-Peken telah dibuka secara umum (go public). Setelah sebelumnya, diperuntukkan bagi para ASN di lingkungan Pemkot Surabaya.

“Masyarakat umum bisa mengakses transaksi E-Peken Surabaya melalui https://peken.surabaya.go.id. Karena pemerintah harus menjadi fasilitator untuk menggerakkan UMKM dan Toko Kelontong,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (29/7).

Ia menjelaskan, pada Januari – Juli 2022, E-Peken Surabaya telah mencatat total transaksi sebanyak Rp. 19,2 Miliar. Artinya, masyarakat Kota Surabaya memiliki kepercayaan untuk melakukan transaksi ekonomi melalui situs belanja online milik Pemkot Surabaya.

“Kita menggerakkan UMKM bersama karena Surabaya tidak bergerak sendiri. Pemkot Surabaya didampingi oleh perguruan tinggi dan stakeholder, sehingga kita berjibaku bersama untuk mengembangkan UMKM,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi Perdagangan, Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya, Devie Afrianto, mengatakan, total transaksi selama Januari – Juli 2022 mencapai Rp 19,2 Miliar.

“Sudah mencapai Rp 19,2 Miliar pada Januari – Juli 2022. Tentunya hal ini juga dampak positif setelah E-Peken Surabaya dibuka secara umum (go public),” kata Devie, sapaan akrabnya. Sementara itu, Zainal Arifin, pemilik Toko Kelontong di Jalan Gembongan 2-A DKA/38 yang telah tergabung dalam situs belanja online ini mengatakan, sejak bergabung dengan E-Peken ia telah mendapat banyak keuntungan.

Sebab, Wali Kota Eri Cahyadi bersama PD terkait berupaya untuk membangkitkan UMKM, Toko Kelontong dan SWK yang terdampak pandemi Covid-19. Seperti perputaran ekonomi di bidang sembako yang saya geluti saat ini, mendapatkan hasil yang cukup bagus.

Melalui E-Peken, toko saya bisa meraup omzet rata-rata per bulan mencapai Rp 50 juta. ‘’Matur nuwun (terima kasih) bapak Wali Kota Eri Cahyadi karena sudah membantu menggerakkan perekonomian bagi pelaku usaha UMKM, Toko Kelontong, hingga SWK,” pungkasnya. (ko)

Ayoo.. Gowess, Badan Sehat Pikiran Jadi Fresh

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Banyak cara untuk menjaga badan tetap sehat. Salah satunya dengan gowes di pagi hari minimal dua kali dalam seminggu. Selain badan sehat, olahraga pancal sepeda ini juga dapat melepaskan segala pikiran agar lebih fresh.

Setidaknya, hal ini dikemukakan salah satu warga Karangan RW 01 Kelurahan Sawunggaling Kecamatan Wonokromo Surabaya, Tarmudji, saat gowes bareng di Surabaya Sabtu (30/7). ‘’Olahraga paling ringan dan murah yaaa….., gowes. Selain badan sehat juga menambah teman,’’ kata Cak Tarmudji.

Menurut dia, sesungguhnya olahraga sangat bermanfaat untuk menjaga badan tetap sehat. Karena itulah, dalam suasana sesibuk apapun, bahkan pikiran ruwet sekalipun diperlukan olahraga seperti gowes agar semuanya menjadi fresh.

Karena itulah, ia mengajak teman-teman agar rutin berolahraga (dalam hal ini gowes-red) supaya sehat terhindar dari penyakit. Dirinya, rutin melakukan olahraga gowes dengan rute, Karangan Kodam V Brawijaya – Joyoboyo – Darmo untuk istirahat sejenak di Taman Bungkul dilanjutkan dengan senam bersama.

Usai senam, gowes dilanjut ke Jalan Basuki Rahmad – Embong Malang – Kedung Doro – Diponegoro – Indragiri kemudian Kembali ke Jalan Karangan. ‘’Kami gowes setiap Minggu pagi,’’ ujarnya. (bw)

Peduli Santri, Ratusan Kiai Kampung Deklarasi Ganjar Pranowo Presiden 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dukungan terhadap gerakan Ganjar Pranowo, Presiden 2024 terus mengalir. Kali ini, ratusan kiai se-Kota Surabaya yang tergabung dalam Forum Silaturahmi Kiai Kampung se-Indonesia atau FOSKKASI mendeklarasikan Ganjar Pranowo, sebagai Presiden 2024 di Yayasan Pendidikan dan Pesantren Al-Utsmany, Jatipurwo Surabaya Jumat (29/7).

Tidak kurang100 kiai turut hadir dalam acara kali ini. Selain itu, ada 3.000 peserta terdiri dari habib, ustadz, bu nyai dan masyarakat sekitar yang antusias memberi dukungan kepada Ganjar Pranowo.

Ketua Umum FOSKKASI Nasional, Gus Moch Djerdjis Al-Ishaqy atau sering disapa Gus Mamad, mengatakan, FOSKKASI merupakan wadah dari para kiai kampung guna mendorong pemenangan Ganjar dalam ajang Pilpres 2024. Salah satunya melalui deklarasi yang bertepatan dengan Tahun Baru Hijriyah 1 Muharram ini.

“Pada hari ini kita mengadakan acara ini di momen 1 Muharram, bertepatan tahun baru Islam. Bersamaan itu kami memperkenalkan Bapak Ganjar kepada masyarakat dan mendeklarasikannya sebagai Presiden 2024,” kata Gus Mamad, Jumat (29/7).

Ia menjelaskan, disamping deklarasi, mereka juga melantunkan selawat dan doa bersama demi kemajuan bangsa Indonesia dibawah kepemimpinan Ganjar Pranowo. Sebab, cucu kiai Hisyam Abdul Karim, itu dinilai memiliki kedekatan dan peduli terhadap para ulama, egaliter, berwibawa, dan cakap sebagai pemimpin.

“Pak Ganjar adalah orang yang humble, low profile dan dekat dengan masyarakat. Semoga begitu terus (sebagai) bapak presiden kita,” terang Gus Mamad. Pria yang juga pendiri Yayasan Pendidikan dan Pesantren Al-Utsmany ini mengaku FOSKKASI berkomitmen untuk  menyosialisasikan secara masif figur Ganjar ke daerah-daerah lain di Jatim.

Sehingga, aspirasi Ganjar Presiden 2024 dapat terwujud. “Harapan saya untuk segenap FOSKKASI, kiai kampung sepenuhnya, Pak Ganjar senantiasa memperhatikan kesejahteraan, keadilan untuk kiai kampung yang memberikan kontribusi untuk bangsa dan negara ini,” tutur Gus Mamad.

Senada, Koordinator Wilayah Santri Dukung Ganjar (SDG) Jatim, Huriyahi, mengatakan deklarasi dan doa bersama kali ini adalah rangkaian kegiatan SDG Jatim sebagai bentuk sosialisasi ke daerah-daerah.

Dukungan tersebut hadir lantaran beragamnya perhatian dan inovasi Ganjar untuk kalangan santri. “Kita melihat Pak Ganjar itu adalah sosok merakyat, orang yang baik serta mendorong Bapak Ganjar Pranowo untuk memberikan kesejahteraan kepada kaum santri. Contohnya adalah pak Ganjar itu selalu memberikan bantuan kepada santri khususnya di wilayah Jawa Tengah (Jateng),” terang Huriyahi.

Dia memiliki target ke depan nama Ganjar Pranowo semakin dicintai oleh masyarakat melalui syiar dari santri, gus-gus, dan ulama. Dengan begitu, Ganjar dapat meraup suara terbanyak mengalahkan pesaingnya dalam daerah pemilihan (dapil) Jatim.

“Doa dan harapan kami agar proses Bapak Ganjar Pranowo ini dimudahkan oleh Allah SWT menjadi Presiden pada 2024. Kami akan terus membumikan Pak Ganjar ke pelosok-pelosok,” tutup Huriyahi.

Hadir dalam acara tokoh agama setempat, Habib Abdurrahman Bil Faqih, Habib Husein bin Najib Al-Hadad, putra kiai se – Surabaya, kiai kampung se-Kota Surabaya, para Bu Nyai, dan sejumlah ustadz TPQ. Adapun acara selawat akbar turut diramaikan Sayyid Zulfikar Basyaiban Al Idrisi dan Veve Zulfikar. (rid)