Pabrik di Jatim Ikut Cegah Stunting dengan Dukung Pemberian ASI Eksklusif

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Jawa Timur/Jatim, Arumi Bachsin Emil Dardak Istri Wagub Jatim itu memberikan acungan jempol pada pabrik-pabrik yang memberikan kontribusi nyata pada penurunan angka stunting di provinsi ini. Salah satunya, dengan mematahkan stigma bahwa perempuan yang tengah menyusui mengalami kendala dalam bekerja.

Hal tersebut disampaikan Arumi, saat melakukan peninjauan di PT Barokah Mitra Karya Unggul Mitra Produksi Sigaret (BMKU MPS) di Beji, Pasuruan, Jumat (5/8). Dimana pabrik ini merupakan salah satu pabrik rokok dengan jumlah pekerja yang 90 persen merupakan perempuan, tak sedikit dari pekerja mereka merupakan ibu baru.

Menurut Arumi, tempat kerja yang menyediakan ruang laktasi bertempat sangat dekat dari lokasi pabrik itu luar biasa manfaatnya bagi ibu yang sedang menyusui. “Mewujudkan keluarga berkualitas ini banyak sekali caranya, salah satunya dengan mendukung tumbuh kembang buah hati di 1000 hari pertama kehidupan,” ungkap Arumi.

Ia menyebut, ASI eksklusif di Indonesia pemberiannya masih berada di angka 54 persen. Ini berpengaruh untuk menekan angka stunting. Tingkat stunting nasional di bawah 14 persen sulit digapai jika pemberian ASI eksklusif di 1000 hari pertama kehidupan tidak terlaksana.

“Karena kalau kita ngomongin anak ada dua masalah besar yang selalu kita hadapi, yang pertama masalah gizi dan juga pola asuh,” katanya. Arumi menjelaskan, masalah gizi menyangkut asupan gizi yang diterima oleh anak sepanjang masa perkembangan, terutama pemberian ASI.

Sedangkan pola asuh menyangkut kedekatan dan cara berkomunikasi orangtua. Oleh karenanya, apresiasi Arumi tak berhenti di situ, ia juga memuji inisiatif pabrik untuk memberikan penghargaan dan sertifikat Lulus ASI Eksklusif 6 Bulan bagi para pekerja perempuan.

Sebagai tambahan, Arumi juga mengingatkan para pekerja wanita di pabrik tersebut bahwa Agustus ini merupakan Bulan Imunisasi Anak Nasional. Ia mengimbau agar para ibu baru tak lupa untuk pergi ke pusat kesehatan masyarakan dan memenuhi kebutuhan imunisasi buah hatinya.

Bulan Agustus ini adalah Bulan Imunasasi Anak Nasional. Selama bulan Agustus ini Pemprov Jatim melakukan percepatan imunisasi. ‘’Ibu dan ayah yang putra putrinya belum di imunisasi, bisa datang ke fasilitas kesehatan terdekat,” ajaknya.

Pasalnya, imunisasi bisa menjadi alat intervensi kesehatan yang efektif. Ini sebab imunisasi mampu meningkatkan harapan hidup masyarakat melalui imunitas yang lebih baik. “Kami di Pemprov Jatim juga telah membahas soal kasus cacar dan campak yang diharapkan bisa ditekan dengan imunisasi. Ini juga untuk mewujudkan Indonesia Bebas Campak 2024,” tambah Arumi.

Didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Pasuruan Lulis Irsyad Yusuf dan Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, Arumi juga meninjau secara langsung ruang laktasi yang lokasinya dapat dijangkau kurang dari 1 menit dari lokasi pabrik.

Terdapat satu orang paramedis yang berjaga di ruangan itu. Ruang laktasi sendiri dihiasi warna pink yang identik dengan kesan keibuan dan foto para buah hati. “Wah ini manis sekali, boleh mememajang foto anak supaya ketika pumping bisa selalu teringat sama buah hati,” kata Arumi, sembari menunjuk salah satu foto yang disebutnya mirip putrinya semasa bayi.

“Saya senang tempat kerja ini pro terhadap lingkungan dan perempuan. Lebih dari 90% pekerjanya perempuan. Disini Pemprov Jatim memiliki misi dan fokus yang sama yaitu pertumbuhan keluarga yang sehat,” tutupnya. (dra)

Kehadiran Trans Icon Mall, Gubernur Optimistis Dongkrak Pariwisata dan Ekonomi Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kehadiran Trans Icon Mall di Kota Surabaya disambut positif oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Kehadiran mall yang dilengkapi dengan wahana hiburan menarik tersebut diyakini akan menjadi magnet pariwisata baru dan pendongkrak ekonomi Jatim.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat hadir dalam peresmian Trans Icon Mall di Jalan Ahmad Yani Surabaya, Jumat (5/8). Peresmian tersebut dihadiri Founder dan CEO CT Corp Chairul Tanjung, Penanggung Jawab Kawasan The Trans Icon Mall Prof Muhammad Nuh, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta.

Menurut Khofifah, kehadiran Trans Icon Mall di Surabaya ini diharapkan akan memberikan resonansi positif terutama dalam mendongkrak ekonomi daerah. Hal ini dikarenakan keberadaan Trans Icon Mall mampu menyerap tenaga kerja dari sekitar mall maupun warga Jatim secara umum.

Selain itu para pelaku UMKM juga dapat memasarkan produknya di Transmart. “Hari ini untuk mencari tempat wisata dan rekreasi yang menjadi satu kesatuan dengan shopping mall makin lengkap di Surabaya.

Jadi kehadiran Trans Icon Mall diharapkan resonansinya tidak hanya terasa di sekitar Jatim ataupun nasional tapi juga negara-negara ASEAN seperti Singapore dan Malaysia, apalagi sudah banyak direct flight ke Surabaya,” kata Gubernur Khofifah.

Ia mengatakan, keberadaan Trans Icon Mall ini juga dapat menjadi salah satu icon wisata dari Kota Surabaya, ataupun Jatim. Sehingga ketika menjadi salah satu daya tarik wisata, maka akan memberikan multiplier effect di sektor lainnya baik hotel maupun restoran.

Khofifah mengapresiasi mall yang mengungsung konsep ekosistem pusat perbelanjaan one-stop-living yang dilengkapi dengan bank, apartemen, hotel, supermarket, Taman Hiburan Kid City, Cinema XXI, wahana rekreasi Trans Snow World serta berbagai tenant.

“Mudah-mudahan kehadiran Trans Icon Mall bisa menyemai kehidupan karena banyak tenaga kerja yang bekerja di sini. Bahwa di sini ada kehidupan,  kebahagiaan  dan pertumbuhan ekonomi yang mensejahterakan,” katanya.

Sebagai informasi, dari gerai Transmart yang ada di dalam Trans Icon Mall sendiri, tercatat sebanyak 90 orang pegawainya berasal dari masyarakat sekitar. Jumlah ini belum termasuk dengan karyawan-karyawan supplier dan vendor, sales produk, tenaga kebersihan dan keamanan, serta pegawai dari gerai lainnya.

Tidak hanya itu, Transmart juga menyediakan tempat khusus untuk memasarkan produk UMKM dalam gerai yang diberi nama Pojok Rakyat Produk Nusantara, yang merupakan area produk dengan kearifan lokal yang khas Surabaya.

Untuk itu, orang nomor satu di Jatim ini juga menyampaikan terima kasih kepada CT Corp yang telah berinvestasi di Jatim melalui Trans Icon. Meskipun pembangunan Trans Icon Mall ini dilakukan saat pandemi Covid-19 masih melanda.

Namun CT Corp memiliki kekuatan dan ketangguhan luar biasa untuk melanjutkan pembangunannya dan meresmikan pada Jumat (5/8) ini. “Trans Icon Mall ini diresmikan Hari Jum’at di Bulan Muharram.

Mudah-mudahan ini akan terus menyemai sukses dan keberkahan, tidak hanya bagi keluarga besar CT Corp tapi semua yang ada di Bumi Pahlawan, Bumi Majapahit dan resonansinya untuk Indonesia,” katanya.

Usai peresmian, Gubernur Khofifah didampingi Founder dan CEO CT Corp Chairul Tanjung berkeliling meninjau gerai-gerai yang ada di Trans Icon, salah satunya di Trans Snow World.

Bahkan ia menyempatkan diri untuk menaiki kereta gantung dan menikmati salju buatan yang ada di wahana rekreasi ini. “Di Trans Snow World, masyarakat dapat menikmati sensasi dinginnya salju tanpa perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan pengalaman bermain di salju. Dan menurut saya ini adalah tempat rekreasi yang memberikan pengalaman tidak terlupakan bagi kita semua,” pungkasnya. (bw)

Lindungi Nelayan dan Cegah Penyakit Menular, DPRD Banyuwangi Ajukan Dua Raperda

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Nelayan di Banyuwangi mendapat perhatian khusus dari DPRD setempat. Rancangan Perda (Raperda) yang mengatur perlindungan nelayan disiapkan. Targetnya, Raperda ini bisa memberdayakan nelayan dalam mengelola potensi maritin yang melimpah.

Target lainnya, dengan Raperda Perlindungan Nelayan, bisa melindungi sumber daya nelayan lokal. Sehingga, terhindar dari korporasi. “Jika potensi maritime bisa dikelola sumberdaya lokal, tentunya akan mendongkrak ekonomi masyarakat pesisir. Dan, imbasnya pada Pendapatan Asli Daerah,” kata Ketua Badan Pembentukan Perda (Bapemperda) DPRD Banyuwangi, Sofiandi Susiadi usai paripurna tanggapan Bupati di DPRD Banyuwangi, Jumat (5/8/2022) siang.

Selain Raperda Perlindungan Nelayan, DPRD juga mengusulkan Raperda Penanggulangan Penyakit Menular. Raperda ini dinilai mendesak bagi warga Banyuwangi. Sebab, kesehatan masyarakat menjadi taruhan yang mahal.

Dampak wabah penyakit menular kerap kali memicu persoalan ekonomi dan korban jiwa. “Jadi, Raperda ini memberikan jaminan kualitas kesehatan Banyuwangi,” kata Sofiandi. Dengan Raperda ini, daerah memiliki dasar hukum dalam kebijakan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular.

“Prinsipnya meliputi dua aspek penting yang saling terkait, yaitu aspek pencegahan dan penanggulangan,“ tegas politisi Golkar ini. Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah menegaskan pihaknya sepakat dengan pengajuan dua raperda tersebut. Namun, ada sejumlah usulan yang dimasukkan dalam klausul pembahasan raperda.

Salah satunya, penambahan rujukan sebagai dasar pembuatan Raperda. Lalu, terkait perlindungan nelayan hanya pada kewenangan pemerintah daerah. “Pada prinsipnya, eksekutif dengan usulan dua raperda ini. Namun, perlu penambahan yang nantinya dibahas secara teknis,” kata Sugirah. (udi)

Peduli Lingkungan, IOH Luncurkan Program Konservasi Laut, Kolaborasi dengan KKP RI

0

Bali, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus berinovasi dan memberikan manfaat untuk bangsa dan negara. Dengan skala yang lebih besar dan finansial yang semakin kuat, IOH meluncurkan program CSR Konservasi Laut di Jembrana, Bali, yang berkolaborasi dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI.

Program ini memiliki 4 utama yang berfokus pada rehabilitasi habitat laut, pengelolaan sampah plastik di daerah pesisir, penguatan komunitas konservasi penyu, dan penguatan masyarakat di lingkungan sekitar.

Peluncuran Program Konservasi Laut ini dihadiri Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Bali, Wayan Koster, Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, President Director and CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, Director and Chief Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Muhammad Buldansyah, dan Chief Technology Officer IOH Desmond Cheung.

Program ini juga merupakan kolaborasi bersama World Wildlife Fund (WWF) dan melibatkan beberapa komunitas pegiat lingkungan seperti Komunitas Kurma Asih serta beberapa wisatawan asing.

President Director & CEO Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha, mengatakan ‘’Sejak IOH resmi memulai perjalanannya pada 4 Januari 2022, kami memiliki misi untuk memberikan pengalaman digital kelas dunia, menghubungkan, dan memberdayakan setiap orang Indonesia,’’ kata Vikram, di Bali Kamis (4/8).

Melalui program CSR Konservasi Laut di Jembrana, kami berkomitmen untuk berperan aktif dalam menciptakan kawasan konservasi laut yang lebih sehat dengan dukungan penuh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI serta berbagai komunitas pegiat lingkungan.

Hal ini sejalan dengan UN Sustainable Development Goals (UN-SDGs) nomor 14: Ekosistem Lautan, melestarikan dan memanfaatkan secara berkelanjutan sumber daya kelautan dan samudera untuk pembangunan berkelanjutan.

“Ini adalah bagian dari program ekonomi biru yang sangat baik sekali. Di mana implementasinya ada peran aktif semua pihak mulai dari pelaku usaha, pemerintah hingga kelompok masyarakat dalam menjaga kesehatan laut. Saya harap program ini dapat menginspirasi pihak lain untuk bersama-sama menjaga ekosistem kelautan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” terang Menteri Trenggono.

Ia menambahkan, salah satu kegiatan dalam program konservasi laut yang diluncurkan sejalan dengan Program Bulan Cinta Laut (BCL) yang digagas pihaknya. BCL merupakan program ekonomi biru KKP untuk mengurangi pencemaran sampah plastik di laut, dengan melibatkan multipihak.

 “Pengelolaan sampah plastik di daerah pesisir yang ada di program konservasi laut ini, sejalan dengan program BCL-nya KKP. Semakin banyak yang terlibat, tentu persoalan sampah semakin cepat kita tuntaskan. Dan Agustus nanti, kami akan menggelar pre-event BCL di Mandeh, Sumatera Barat dan kick-offnya Oktober nanti di Bali,” pungkas Menteri Trenggono.

Kawasan Jembrana dipilih karena memiliki potensi menjadi kawasan konservasi seluas 3.500 hektar yang memiliki target nilai konservasi tinggi untuk biota laut yang terancam punah (penyu dan hiu), habitat penting lautan (bakau, lamun dan terumbu karang), potensi perikanan (lemuru dan ikan karang), tempat budidaya ikan dan udang serta ekowisata bahari.

Selain itu, Jembrana merupakan 1 dari 14 prioritas pantai lokasi peneluran penyu di Indonesia. “Pengelolaan kawasan konservasi dan pengelolaan sampah merupakan kegiatan sinergis dalam mendukung Pemerintah Indonesia sebagai anggota G20 yang berkomitmen untuk terus meningkatkan upaya-upaya untuk pengendalian perubahan iklim.

Dengan peresmian Program CSR Indosat Ooredoo Hutchison untuk Konservasi Laut di Bali, maka semakin menguatkan kegiatan perlindungan dan pelestarian ekosistem pesisir dan keanekaragaman jenis flora dan fauna di perairan pesisir dan pulau-pulau kecil Provinsi Bali.

Program ini juga mendukung pemerintah dalam implementasi tiga agenda EDM CSWG (Environment Deputies Meeting and Climate Sustainability Working Group),” ujar Gubernur Bali, Wayan Koster.

Lingkungan merupakan salah satu pilar dalam program CSR kami. Hal tersebut merupakan wujud komitmen IOH untuk berpartisipasi dalam pelestarian lingkungan hidup di Indonesia. ‘’Program yang kami luncurkan hari ini juga bertujuan mendukung pemerintah dalam implementasi 3 agenda prioritas utama pertemuan G20 EDM CSWG yaitu mendukung pemulihan yang lebih berkelanjutan, peningkatan aksi berbasis daratan dan lautan, serta peningkatan mobilisasi sumber daya untuk mendukung perlindungan lingkungan hidup dan pengendalian perubahan iklim,” tutup Vikram. (bw)

Ini Strategi Gubernur Khofifah, Perkuat Daya Tarik Wisata Benteng Van den Bosch Ngawi

0

Ngawi, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengusulkan sejumlah penambahan fasilitas wisata guna memperkuat daya tarik wisata Benteng Van den Bosch di Kabupaten Ngawi.

Diantaranya dengan penambahan wahana wisata air. Mengingat, di belakang benteng tersebut terdapat aliran sungai bahkan dulu merupakan pelabuhan Tempura serta ruang untuk mengenal lebih utuh Benteng Van den Bosch melalui artificual intelligence sehingga nuansa wisata edukasinya juga kuat.

Usulan tersebut dikemukakan Khofifah saat meninjau progres pemugaran cagar budaya tersebut, Kamis (4/8). Proses pemugaran Benteng Van den Bosch sendiri saat ini telah mencapai delapan puluh persen.

Usulan tersebut akan didiskusikan secara langsung bersama tim ahli dari Belanda yang saat ini tengah menyiapkan wisata air Sungai Wlingi. Saat ini, tim dari Belanda sedang mendukung wisata air sungai Wlingi  di Pasuruan. Kemudian di tambahkan di belakang Grahadi anak sungai Kalimas dan sudah disetujui untuk dipercantik juga.

‘’Saya menyampaikan insyaallah saya usulkan untuk ditambahkan  membuat wisata air di belakang benteng ini, tim Belanda  semoga tidak keberatan karena ini bagian heritage yang memiliki nilai sejarah berkaitan dengan Belanda,” kata Khofifah.

Menurut dia, dukungan wisata air di Van den Bosch akan membuat benteng ini lebih indah dan semakin potensial sebagai tempat wisata. Selain itu, konektivitas destinasi wisata satu dengan destinasi wisata berikutnya semakin terintegrasi.

“Orang akan menikmati Kab. Ngawi dengan dengan keunggulan komparatif maupun kompetitif,” imbuhnya. Tidak hanya wisata air, Gubernur Khofifah juga mengusulkan Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, apabila benteng  sudah selesai direnovasi, segera menyiapkan guide bagi pengunjung yang masuk ke dalam benteng mengingat sejarah benteng ini cukup panjang dan menarik untuk diketahui.

Setiap pengunjung perlu mengetahui secara detail spot-spot yang ada di dalam bangunan tersebut. Sebab, wisata di benteng ini tidak sekadar menjadi tempat rekreasi melainkan juga untuk mengeksplorasi nilai historis dan sisi edukatif.

 “Mulai sekarang bisa dicicil apa saja yang bisa dijelaskan terkait benteng ini,. Kontennya disiapkan. Saya langsung membahas dengan tim Budpar, perpustakaan dan kominfo apa yang bisa disupport Pemprov khususnya terkait digital library dengan artificial intelligence,” ujarnya.

Khofifah yang didampingi Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kadis Cipta Karya Bina Marga Jatim tidak sekadar menengok. Pihaknya juga ingin bersinergi untuk mendukung penguatan benteng ini.

“Sambil jalan saya sampaikan ke bupati, saya usul bisa dibuat hotel, berbagai pertemuan, ekspo UMKM , peragaan busana dan sebagainya. Benteng ini memiliki keindahan yang sangat mempesona. Bisa multi fungsi,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Gubernur Khofifah mengatakan, renovasi benteng berukuran 165 meter x 80 meter yang dibangun di atas lahan seluas 15 hektare ini menindaklanjuti arahan Presiden RI Joko Widodo agar benteng Van den Bosch direhabilitasi sehingga dapat dijadikan wisata bagi masyarakat.

“Pada tanggal 1 Februari 2019, Presiden Joko Widodo memberikan instruksi untuk melakukan rehabilitasi Kawasan Pusaka Benteng Pendem,” ujarnya. Instruksi ini, kata Khofifah, kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk menjaga agar bangunannya tidak semakin rusak.

“Pemugaran benteng ini diperkirakan dapat selesai Oktober 2022 mendatang,” ucapnya. Rehabilitasi museum mulai dilakukan pada 10 Desember 2020. Mantan Menteri Sosial itu mengaku, rehabilitasi Benteng Pendem Ngawi dilakukan dengan hati-hati demi menjaga nilai kultural dan historikalnya.

“Kawasan Benteng Pendem ini merupakan cagar budaya, penataannya harus dilakukan secara hati-hati agar nilai historikal dan  kulturalnya tetap terjaga,” tegasnya. Rehabilitasi bangunan peninggalan Belanda dan Jepang itu, Khofifah berharap menjadi daya tarik wisata baru.

Baik wisatawan domestik maupun mancanegara. “Kawasan Benteng Pendem dapat menjadi wisata edukasi sejarah dan cagar budaya yang dilengkapi papan informasi di setiap sudutnya,” tuturnya.

Adapun letak benteng Pendem di Jalan Untung Suropati No II, Pelem II, Kelurahan Pelem, Ngawi, Jatim. Benteng ini direnovasi atau direhabilitasi agar masyarakat yang berkunjung mengetahui sejarah di balik bangunan yang berdiri megah di pusat Kota Ngawi tersebut. (dra)

Prudential Perluas Akses Perlindungan bagi Keluarga Indonesia Lewat Kampanye #MadeforEveryFamily

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) dan Prudential Syariah memperkuat komitmennya dalam memperluas akses perlindungan bagi keluarga Indonesia melalui peluncuran kampanye #MadeforEveryFamily dengan tagline “Celebrating Togetherness”. Melalui #MadeforEveryFamily, Prudential Indonesia memperluas cakupan penerima manfaat dan pertanggungan pada polis asuransinya dari yang sebelumnya terbatas pada keluarga inti, kini juga mencakup anggota keluarga besar sedarah, seperti orang tua, kakek, nenek dan yang memiliki hubungan menantu.

Seiring dinamika kehidupan, kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti dalam hal perlindungan finansial, kesehatan, dan perlindungan jiwa juga semakin berkembang. Apalagi budaya mengakomodasi kebutuhan keluarga besar di luar keluarga inti telah menjadi bagian tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia.

Salah satu solusi terbaru dari Prudential Indonesia yang mewujudkan semangat #MadeforEveryFamily adalah asuransi jiwa tradisional Syariah, PRUSolusi Kondisi Kritis Syariah (PKKS), yang menyediakan perlindungan untuk 60 jenis penyakit kritis. Chief Customer and Marketing Officer, Premraj Thuraisingam, Kamis (4/8) mengatakan, melalui #MadeforEveryFamily, pihaknya berkomitmen memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial.

Kini, anggota keluarga besar termasuk orang tua, kakek, nenek, hingga menantu, bisa menjadi penerima manfaat dan pertanggungan dalam polis asuransi Prudential Indonesia. Dengan memberikan akses bagi anggota keluarga besar untuk bisa saling melindungi, Prudential Indonesia membantu keluarga Indonesia untuk memperkokoh ketahanan finansial mereka.

Hal ini sejalan dengan aspirasi perusahaan dalam mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera, sehingga mereka bisa mendapatkan yang terbaik dalam kehidupan. Selain menanggung keluarga inti, salah satu dinamika yang dihadapi keluarga adalah semakin besarnya kemungkinan anggota keluarga yang masih produktif untuk menanggung biaya kehidupan orang tua mereka.

Hal ini termasuk menanggung biaya perawatan rumah sakit ketika orang tua mereka sakit. Menurut data BPJS 2021, rasio ketergantungan untuk orang tua (60+) terus meningkat selama lima tahun terakhir.

Situasi tersebut membuat masyarakat membutuhkan perawatan untuk setidaknya 17 orang lanjut usia dari 14,02 pada tahun 2017 menjadi 16,76 pada tahun 2021. Tak hanya itu, pandemi juga menimbulkan tantangan besar bagi sebagian keluarga ketika banyak orang kehilangan pekerjaan, oleh karena itu memerlukan dukungan dari keluarga lain yang masih produktif.

Kedua faktor ini merupakan contoh semakin pentingnya perlindungan tidak hanya bagi diri kita dan keluarga kita, tetapi juga bagi orang tua dan saudara dekat kita. Melindungi keluarga inti sangatlah penting dan juga memastikan bahwa situasi keuangan mereka tetap terkontrol.

Solusi perlindungan jiwa dan kesehatan yang komprehensif dapat menjadi solusi untuk mewujudkan keamanan finansial bagi seluruh keluarga. Dalam mewujudkan beragam dukungan kepada masyarakat Indonesia Prudential Indonesia didukung oleh fundamental yang kuat.

Prudential Indonesia telah dipercaya melindungi keluarga Indonesia melewati berbagai tantangan selama hampir 27 tahun, termasuk saat krisis Covid – 19. Prudential Indonesia juga dipercaya melindungi 2,5 juta 2 tertanggung, dan senantiasa membuktikan komitmen perlindungannya terhadap nasabah, salah satunya melalui pembayaran klaim dan manfaat sebesar Rp 16,6 triliun sepanjang 2021.

‘’Dukungan ini semakin diperkuat oleh kondisi keuangan perusahaan yang sehat, tercermin dari tingkat solvabilitas (Risk Based Capital) sebesar 479 persen,” tutup Premraj. (bw)

Iklim Investasi di Jatim Terjaga Kondusif

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Realisasi investasi triwulan II tahun 2022 di Jawa Timur/Jatim menunjukkan capaian yang kinerja yang menggembirakan. Tercatat adanya realisasi investasi Jatim pada triwulan II/2022 sebesar Rp 29,9 triliun.

Pencapaian tersebut mengalami kenaikan dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y) sebesar 69,2 persen. Angka ini sekaligus melebihi pertumbuhan investasi nasional sebesar 35,5 persen. Rinciannya, investasi dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 11,3 triliun atau tumbuh 198,1 persen dari triwulan II tahun 2021 (y-o-y). Sementara Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp 18,6 triliun dengan peningkatan 34,1 persen (y-oy).

Dari capaian realisasi pada triwulan II diakumulasi dengan triwulan I, maka target investasi Jatim di tahun 2022 sebesar Rp 80  triliun (target RPJMD 2019-2024) telah terpenuhi sebesar 66,9 persen.

Terkait pencapaian realisasi investasi tersebut, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mengatakan, ini merupakan bukti bahwa iklim investasi di Jatim sangat kondusif. Sehingga, penanam modal baik dari luar maupun dalam negeri dapat terealisasi dengan baik. Bahkan, dengan pertumbuhan yang telah terealisasi, pihaknya yakin target investasi Jatim 2022 akan dapat tercapai maksimal.

“Alhamdulillah, melalui sinergi dan kolaborasi seluruh elemen strategis Jawa Timur dalam memulihkan perekonomian pasca pandemi Covid-19, realisasi investasi yang dirilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan kenaikan signifikan pada triwulan II ini dari triwulan I tahun 2021 (y-o-y),” kata Gubernur Khofifah di Grahadi Surabaya, Rabu (3/8).

Khofifah menjelaskan, terdapat lima negara yang berkontribusi tertinggi terhadap investasi di Jatim. Antara lain Amerika Serikat dengan share 43,8 persen dan total realisasi mencapai Rp 4,94 triliun.

Kemudian ada Hongkong yang memiliki share 19,2 persen dengan realisasi Rp 2,16 triliun, disusul Singapura dengan share 15,1 persen dengan realisasi Rp. 1,70 triliun. Juga ada Jepang yang memiliki share 9,7 persen dengan realisasi Rp 1,01 triliun dan terakhir Samoa Barat memiliki share 2,4 persen dengan Rp 0,28 triliun.

“Pertumbuhan investasi ini harus terus diiringi dengan promosi untuk menarik kepercayaan lebih banyak investor. Dengan tumbuhnya investasi di Jatim, kita berharap akan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di Jatim semakin bergairah,” ujar Khofifah.

Berdasarkan sektor realisasi investasi dalam realisasi pada periode ini didominasi oleh sektor Perumahan, Kawasan Industri dan perkantoran (13,6 persen), industri makanan (11,9 persen), industri kertas dan percetakan (9,6 persen), hotel dan restoran (9,1 persen), serta industri kimia dan farmasi (8,6 persen).

Sementara, struktur sektor pembangun PMA yang dominan meliputi, Pertambangan (40,7 persen), Industri Logam Dasar, Barang Logam, Bukan Mesin dan Peralatannya (22,2 persen), Industri Makanan (10,7 persen), Industri Kimia dan Farmasi (10,3 persen), dan Industri Lainnya (3,7 persen).

Atas pertunbuhan yang telah terjadi, mantan Menteri Sosial RI ini berkomitmen bahwa berbagai upaya untuk menjaga dan meningkatkan investasi di Jatim akan terus dilakukan. Misalnya melalui DPMPTSP, sejumlah upaya telah dilakukan diantaranya dengan menginventarisasi perubahan perizinan berusaha yang terintegrasi dalam aplikasi perizinan online – Jatim Online Single Submission (JOSS).

Selain digitalisasi sistem perizinan,  DPMPTSP juga telah menggelar roadshow perizinan, pemilihan duta investasi, kompetisi Investment Award, serta sistem monitoring dan evaluasi PTSP Jatim (SINONA).

“Kami berharap dengan upaya – upaya komprehensif yang telah dilakukan dapat meningkatkan kinerja investasi di Jatim yang selanjutnya dapat berimbas pula pada pemulihan ekonomi masyarakat Jatim,” ujarnya

Selain itu, Pemprov Jatim  juga mengusulkan Raperda tentang Perubahan Perda Nomor 2 Tahun 2009 tentang Penanaman Modal guna menyesuaikan terhadap peraturan baru yang telah diterbitkan.

“Kita perlu segera menyesuaikan aturan terkait investasi yang ada agar iklim investasi di Jawa Timur meningkat lebih baik lagi, maka aturan terkait investasi dan perizinan berusaha di Jawa Timur yang sudah tidak relevan harus dirubah agar investasi di Jatim terus meningkat dengan prinsip keadilan, kepastian dan efisiensi” ujar Khofifah dengan detil.

“Karena sangat banyak hal krusial yang perlu kita selaraskan dengan aturan pusat maupun kondisi terkini. Jadi kami pastikan penyesuaian peraturan ini dapat mendorong peningkatan investasi di Jatim,” pungkasnya. (bw)

Wujudkan Bama Berkualitas, Pegawai Lapas Nunukan Ikuti Pelatihan Higiene Sanitasi bagi Penjamah Makanan

0

Nunukan, (pawartajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan keamanan pangan di Lembaga Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Nunukan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan menggelar pelatihan Higiene Sanitasi Bagi Penjamah Makanan untuk petugas dan warga binaan, Rabu (3/8).

Kegiatan yang dibuka oleh Plh (Pelaksana Harian) Kalapas Nunukan Arnado Abrinata ini diikuti oleh 20 orang peserta yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan serta keamanan pangan bagi petugas penjamah makanan yang bertugas sebagai pengolah makanan di Lapas Kelas IIB Nunukan.

Dalam sambutannya, Arnado menyampaikan kegiatan yang berlangsung hari ini merupakan implementasi dari Permenkumham Nomor 40 Tahun 2017 sebagai salah satu upaya pemenuhan angka kecukupan gizi serta kualitas makanan yang terjamin bagi warga binaan pemasyarakatan.

Sementara itu, Kepala Dinas kesehatan atau yang mewakili yakni Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (Kabid SDK) Hj. Desi menyampaikan bahwa, pihaknya menyambut baik dengan diselenggarakannya pelatihan hygiene sanitasi bagi penjamah makanan di Lapas Nunukan ini.

“Dengan adanya pelatihan tersebut menjadikan pemenuhan kebutuhan gizi serta kualitas dari pangan yang disajikan kepada warga binaan dapat terselenggara dengan maksimal,” ujar Desi. (arif)

Surabaya Perbanyak IPAL Komunal, Cegah Pencemaran Sungai

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya terus berupaya mencegah dan mengantisipasi pencemaran sungai di Kota Pahlawan. Seperti munculnya busa atau bui yang terjadi di sungai kawasan Jalan Kalisari Damen, Kelurahan Kalisari, Kecamatan Mulyorejo, Selasa (2/8).

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, PD terkait sedang melakukan pengecekan di lokasi untuk mencari penyebab dan solusi terkait polutan tersebut. Sebab, dari kejadian sebelumnya, fenomena semacam ini biasanya berasal dari limbah rumah tangga.

“Pemkot Surabaya akan terus memperbanyak Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) komunal untuk menghentikan polutan yang ada di rumah tangga. Seperti air bekas mandi, mencuci baju, WC, dan sejenisnya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro mengatakan bahwa busa tersebut muncul karena terjadinya turbulensi atau pengadukan dari proses pemompaan pada jam-jam tertentu.

“Penyebab busa tersebut adalah limbah cair kegiatan dari rumah tangga yang langsung dibuang ke sungai. Antara lain, minyak goreng, lemak, air bekas cucian baju dan cucian dapur, dan sebagainya,” kata Hebi sapaan lekatnya.

Menurut Hebi, jika turbulensi tersebut berhenti, maka tidak akan menyebabkan bui atau busa di sungai. “Ini karena proses pemompaan saja. Maka IPAL komunal itu sebagai solusi untuk sanitasi atau pengolahan air limbah,” ujar dia.

Hebi menjelaskan, pada saat musim kemarau debit air yang sedikit menyebabkan polutan tersebut berkonsentrasi besar di sungai. Sedangkan, pada saat musim hujan konsentrasi polutan menjadi kecil, karena terjadi pengenceran air hujan.

“Kita koordinasikan dengan OPD lain untuk membuat IPAL rumah tangga komunal, sebelum masuk ke badan sungai,” pungkasnya. (ko)

IOH Luncurkan Layanan 5G, Dukung Presidensi G20 dan Transformasi Digital Indonesia

0

Bali, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memberikan manfaat untuk bangsa dan negara, melalui peluncuran layanan 5G di Bali untuk mendukung agenda Presidensi G20 serta transformasi Digital Indonesia. Peluncuran layanan 5G IOH di Bali turut dihadiri oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga S. Uno, Sekretaris Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos Dan Informatika Kementerian Kominfo RI, Wayan Toni Supriyanto, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, serta CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen. Bali merupakan kota ke-6 setelah sebelumnya IOH meluncurkan layanan 5G di Surakarta, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Balikpapan.

President Director & CEO of IOH, Vikram Sinha, mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk memainkan peran penting dalam revolusi 5G untuk mendukung agenda transformasi Indonesia. Peluncuran 5G kami tidak akan terjadi tanpa kerja sama dan dukungan dari berbagai pihak termasuk Kementerian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

‘’Kami senang dapat mempersembahkan layanan 5G di Bali. Peluncuran ini juga menjadi bentuk dukungan kami kepada Pemerintah Indonesia sebagai tuan rumah Presidensi G20, sekaligus mendukung pemulihan ekonomi Bali,” kata Vikram, di Bali Rabu (3/8).

Sementara itu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga S. Uno, menyatakan, keinginannya memberi apresiasi kepada IOH sebagai salah satu perusahaan telekomunikasi terdepan yang memberikan layanan 5G, serta turut berperan menyukseskan Pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi, KTT ke-17 G20 di Bali November mendatang.

Ia berharap, kedepan IOH terus mengembangkan layanan 5G ini di berbagai destinasi di Indonesia khususnya destinasi pariwisata super prioritas dan unggulan lainnya. Peluncuran layanan 5G IOH juga menghadirkan beberapa use case pemanfaatan teknologi 5G di beberapa sektor yang relevan untuk pemulihan Bali seperti di sektor pariwisata, pertanian, kesehatan, tata kota, dan pelaku UMKM.

Beberapa diantaranya adalah Smart Tourism berupa Naked-eye 3D, Mixed reality entertainment, dan bullet moment, Digital Agribusiness berupa smart irrigation and fertilizer dan smart agricultural tools, Smart City berupa Sensor Management; Smart Environment berupa SPARING Smart Environment Monitoring, Fleet Management berupa mobility as a service for electronic vehicle serta Smart Healthcare berupa serviks and stunting monitoring. Seluruh use case didukung oleh para mitra seperti Huawei, Habibi Garden, Temara, Sensync, Rakata, dan Data28.

“Bali yang memiliki potensi pariwisata tinggi tentu harus terus didukung oleh perkembangan teknologi yang ada. Hal ini akan bermanfaat bagi masyarakat lokal serta sebagai daya tarik tambahan bagi wisatawan. Dengan adanya layanan 5G dari IOH, kami berharap Bali dapat menjadi destinasi wisata super yang membawa nama baik Indonesia di kancah internasional,” ujar Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Johnny G. Plate, menyampaikan, konsistensi IOH dalam mendukung agenda transformasi digital Indonesia, yang salah satunya lewat peluncuran layanan 5G di Bali guna mendukung rangkaian Presidensi G20. Kementerian Kominfo sendiri memiliki tiga prioritas isu pada Presidensi G20 yaitu pemulihan dan konektivitas pasca Covid-19, literasi digital dan keterampilan digital, serta arus data lintas batas negara. Kami yakin, teknologi 5G dapat mengakselerasi terwujudnya seluruh prioritas tersebut.

Mengulang kembali keberhasilan yang dicapai bersama pada peluncuran 5G IOH di 5 kota terdahulu, ajang peluncuran di Bali mendatang akan sekaligus mengenalkan solusi jaringan 5G termutakhir di Indonesia, yakni 1 Gbps FDD 5G Massive MIMO. Solusi teknologi ini dapat meningkatkan kapasitas trafik data serta pengalaman pengguna secara signifikan.

CEO Huawei Indonesia Jacky Chen mengatakan, menggandeng keseluruhan ekosistem digital, sesuai dengan komitmen perusahaan yang dinamakan ‘I DO’, Huawei akan terus mengontribusikan teknologi termutakhir bertaraf global guna meningkatkan efisiensi jaringan pada layanan 5G di Bali dan mendukung berjalannya KTT G-20.

Pada saat bersamaan, Huawei berkomitmen mendorong transformasi digital di Indonesia untuk mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Selain peluncuran layanan 5G, IOH juga bekerja sama dengan beberapa institusi sebagai dukungan atas digitalisasi Bali.

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan oleh Chief Business Officer IOH, Bayu Hanantasena dengan Universitas Udayana, serta penandatangan nota kesepahaman (MoU) untuk Tri Dharma Perguruan Tinggi dengan Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) dan Politeknik Negeri Bali (PNB).

Sementara itu, Indosat Business juga melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Bank Pembangunan Daerah Bali untuk Transformasi Digital Layanan Finansial. Disamping memamerkan teknologi terdepan dengan banyaknya kolaborasi yang dilakukan IOH pada event G20, IOH juga menghadirkan produk khusus Travel On yang akan memungkinkan wisatawan asing dan turis dapat menikmati kemudahan penggunaan internet, telepon, SMS saat menjelajahi Indonesia dengan koneksi yang kuat dari IOH. (bw)