Aksi Sosial, Karyawan XL Berbagi dan Mengajar di Kawasan Danau Toba

0

Simalungun, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus melakukan inovasi. Salah satunya,,  PT XL Axiata, Tbk (XL Axiata) menyelenggarakan aksi mengajar dan sosial berbagi sebagai bagian dari program XL Axiata Baik.

Aktifitas mengajar dan berbagi dilakukan oleh sejumlah karyawan XL Axiata di sekolah-sekolah dengan memberikan edukasi pemanfaatan sarana internet dan digital. Rangkaian Program ini diselenggarakan kepada 5 sekolah, diantaranya SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, SMP Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, SMP Negeri 2 Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, SMP Negeri 1 Ajibata, Kabupaten Toba, dan SMP Negeri 2 Muara, Kabupaten Tapanuli Utara yang berada di Kawasan Danau Toba, Sumatera Utara.

Kegiatan seremoni dilaksanakan di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun. Sumatera Utara. Kamis (21/7) dan masih di dalam momentum XL Axiata Baik, XL Axiata juga memberikan dana tunai kepada Panti Asuhan di Balige, Kabupaten Toba, Jum’at (22/7).

Turut hadir dalam kegiatan ini, Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), Dian Siswarini, Chief Human Capital Officer XL Axiata, M. Hira Kurnia, Group Head XL Axiata West Region, Desy Sari Dewi, dan (Plt) Kepala Dinass Kominfo Toba Samosir, S.M.L Simangunsong beserta jajarannya serta tokoh masyarakat.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini (no 4 dari kanan) dan Chief Human Capital Officer XL Axiata, M. Hira Kurnia (kiri) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada 5 sekolah di Kawasan Danau Toba sebagai bagian dari program XL Axiata Baik. (foto/ist)

Aksi sosial Program XL Axiata Baik ini menunjukkan keseriusan XL Axiata sebagai penyedia layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat. ‘XL Axiata Ada Untuk Indonesia’. Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk (XL Axiata), Dian Siswarini, mengatakan, XL Axiata berkomitmen untuk terus memperbesar kontribusi kepada masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan berkelanjutan, dimana salah satunya melalui aksi sosial berbagi yang telah dilakukan bertahun-tahun melalui program perusahaan, antara lain Program XL Axiata Baik.

Program ini dilaksanakan di kota-kota berbeda untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Melalui program ini, karyawan XL Axiata tidak hanya berfokus pada area pekerjaan saja tetapi bisa berkontribusi lebih terhadap Negeri.

Manajemen juga ingin menciptakan budaya karyawan untuk peduli terhadap lingkungan sekitarnya dan semoga hal baik ini dapat menginspirasi dan menciptakan domino effects untuk hal-hal baik lainnya yang bermanfaat.

Dian menambahkan, aksi sosial program XL Axiata Baik sudah berjalan sejak tahun 2021, berbagai program kegiatan telah dijalankan membantu masyarakat di berbagai daerah, seperti Sentra Vaksinasi Indonesia Bangkit (SVIB), donasi, donor darah, karyawan mengajar, bedah rumah, bangun jalan, bangun masjid, pengadaan depot air, bangun jembatan hingga donasi akses internet dan laptop untuk pesantren dan sekolah.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini (kanan) menyerahkan secara simbolis bantuan kepada Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, Sihotang (kiri). Kegiatan di Kawasan Danau Toba ini sebagai bagian dari program XL Axiata Baik. (foto/ist)

Harapannya, program ini dapat terus ‘Ada untuk Indonesia’ dengan memberikan kebaikan lebih banyak untuk masyarakat Indonesia. XL memilih lokasi di Kawasan Danau Toba yang merupakan wilayah berkembang dan target pariwisata, agar masyarakat dapat teredukasi tentang perkembangan dunia digital yang terus berkembang untuk menarik minat wisatawan lokal maupun mancanegara mau datang ke Kawasan Danau Toba.

Kegiatan mengajar ini diberikan kepada para pelajar sejak dini, agar melek internet dan mau belajar tentang hal-hal baru dalam dunia digital. Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, Sihotang, mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada XL Axiata yang telah berbagi dan mengajar di SMA Negeri 1 Girsang Sipanganbolon, beberapa fasilitas sudah diterima sekolah seperti perbaikan fasilitas sekolah, laptop, infocus dan router serta paket internet gratis 20GB setiap bulan selama 1 tahun.

Semoga program XL Axiata Baik ini bisa terus berjalan dan memberikan manfaat buat orang banyak. XL memberikan bantuan berupa perlengkapan penunjang sekolah berupa laptop, infocus dan router serta paket internet gratis 20 GB setiap bulan selama 1 tahun dan dana tunai untuk panti asuhan H. Mohd Yasin Tambunan yang terletak di jalan Mesjid Desa Lumban Pea, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

Kegiatan mengajar berlangsung sekitar 2 jam, mengajak siswa-siswi untuk berinteraksi melalui materi-materi yang disampaikan tentang penggunaan internet sehat, bersocial media yang baik, penggunaan media untuk mempromosikan potensi pariwisata, digital marketing dan content creative.

Karyawan yang mengajar merupakan karyawan XL Axiata yang memiliki keahlian dalam bidangnya dan dapat diterapkan ilmunya kepada siswa-siswi untuk menambah keterampilan dan menginspirasi sehingga dapat memperluas wawasan siswa siswi tersebut.

Kegiatan belajar mengajar ini dalam menyampaikan materi menggunakan jaringan internet tercepat XL. Hingga saat ini, jaringan XL Axiata tersebar di 34 provinsi. Sebagian jaringan telah menembus dan melayani masyarakat di pelosok-pelosok daerah yang terpencil dan berada di perbatasan negara.

Total sebanyak lebih dari 133.000 BTS, di antaranya 83.000 BTS 4G, dan jaringan fiber optik sepanjang lebih dari 113.000 kilometer, menopang kekuatan jaringan XL, untuk melayani sekitar 57 juta pelanggan di berbagai wilayah di Indonesia. (bw)

Pertama di Banyuwangi, Siswa Baru SMK Diruwat Sebelum Masuk Sekolah 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sebuah tradisi unik digelar di SMK Negeri 1 Tegalsari, Banyuwangi. Siswa baru yang akan memulai pendidikan menjalani prosesi ruwatan,Sabtu (23/7) malam.

Ritual ini menggunakan budaya Jawa dengan kesenian wayang kulit. Selain melestarikan budaya, tradisi yang pertama kali di Banyuwangi ini bertujuan mendoakan siswa agar lancar menempuh pendidikan.

Ruwatan siswa ditandai dengan pemberian gunungan wayang dari pihak sekolah kepada dalang wayang kulit. Ini sebagai simbol dimulainya sebuah proses pendidikan yang mengedepankan tata krama siswa, tak sekadar menuntut ilmu.

Dengan gending Jawa kuno, para siswa diberikan doa agar nantinya bisa lulus sesuai jadwal. Lalu, mendapatkan ilmu yang bermanfaat selama menempuh pendidikan. Prosesi diakhiri dengan pagelaran wayang kulit semalam suntuk.

Ceritanya, mengisahkan perjalanan para Pandawa membangun istana Ngamarta. Cerita ini berkaitan dengan proses perjuangan dalam meraih cita-cita. Sebelum ruwatan dengan tradisi Jawa, para siswa menjalani ruwatan santri.

Kegiatan ini melibatkan para ulama dari pondok pesantren (ponpes) di sekitar sekolah. Ruwatan santri menjadi prosesi awal para siswa mengenal pendidikan di sekolah. “Tujaun ruwatan santri ini lebih pada mendoakan para siswa agar selamat dan lancar ketika menempuh pelajaran di sekolah,” kata Kepala SMK Negeri 1 Tegalsari, Dr Umar Said.

Penggunaan budaya wayang kulit ini bukan alasan. Dalang yang membawakannnya juga siswa dari sekolah setempat. Pagelaran ini sekaligus pelaksanaan kurikulum merdeka belajar bagi siswa dan guru.

“Dengan kurikulum ini, siswa kami eksplor kemampuannya, termasuk potensi budaya dan kearifan lokal wayang kulit,” jelas Umar Said. Sebanyak 615 siswa baru dari tujuh jurusan akan menjalani pendidikan di sekolah yang sarat prestasi ini.

Sebelum pendidikan dimulai, mereka menjalani masa pengenalan lingkungan sekolah. Prosesi ini diisi dengan pembentukan karakter. “Kami lebih mengedepankan adab atau etika bagi siswa dalam belajar. Lalu, mengimplementasikan kurikulum merdeka agar anak didik bisa muncul bakat dan kemampuannya masng-masing,” pungkasnya.

Ruwatan siswa dengan kesenian wayang kulit mendapat dukungan dari Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. Kegiatan ini menjadi salah satu pelaksanaan pendidikan karakter berbasis potensi lokal. Sehingga, budaya Jawa yang adi luhung tetap dikenal generasi muda.

“Ruwatan ini bisa menjadi model baru bagaimana membentuk karakter siswa dangan konsep merdeka belajar. Salah satunya, dengan mendorong kemampuan siswa dalam pelestarian budaya,” kata Bupati melalui Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi, Suratno. (udi)

PWI Jatim Pertanyakan ke DP atas Pernyataan Yadi Hendriana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pernyataan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Dewan Pers/DP Yadi Hendriana, yang meminta media mengutip sumber resmi kepolisian dan menghindari spekulasi, atas insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo, memunculkan reaksi dari kalangan komunitas pers.

Pasalnya, lembaga  terhormat yang menaungi media massa dan menjadi benteng  terakhir bagi media massa dan wartawan itu dinilai telah melakukan kesalahan fatal yang  bisa merusak integritas pers. Selain itu  bisa merusak kinerja kewartawanan dan merusak lembaga tertinggi pers.

Seperti disampaikan Ketua PWI Jawa Timur/Jatim Lutfil Hakim, yang dengan tegas mempertanyakan sikap Dewan Pers (DP) atas pernyataan Yadi Hendriana. “Kita harus pertanyakan ke Dewan Pers soal statement  Yadi Hendri,” kata Cak Item panggilan sehari-hari Ketua PWI Jatim, Sabtu (23/7).

Menurut did, jangan sampai penyataan Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Dewan Pers Yadi Hendriana, dibiarkan berkembang di ruang publik tanpa penjelasan resmi dari DP. Semua ini bisa memunculkan berbagai spekulasi. “Marwah DP akan jatuh,” ujarnya.

Yang dikhawatirkan, jika pernyataan Yadi Hendriana, dimaknai sebagai sikap resmi DP, bisa semakin memperburuk kredibilitas DP. “Jangan sampai statement Yadi dianggap oleh Kepolisian RI sebagai pernyataan resmi DP, dan dijadikan rujukan oleh polisi di seluruh tanah air pada praktek keseharian,” tegas pria yang disegani kalangan wartawan di Jatim ini.

Menurut Lutfil, melokalisir explore sumber informasi hanya kepada satu sumber, bisa bermakna menghalangi kegiatan jurnalistik.   Padahal sudah jelas, UU Pers pasal 18, barang siapa yang menghalangi tugas pers bisa dikenai pidana dua tahun atau denda Rp 500 juta.

“Statemen anggota DP justru mengkerdilkan kemerdekaan pers, yang notabene sudah dijamin di pasal 4 UU Pers,” jelasnya. Seperti diketahui, Ketua Komisi Pengaduan dan Penegakan Etika Pers Yadi Hendrian,a seusai pertemuan dengan kuasa hukum keluarga Ferdy Sambo di kantor DP, Jakarta Pusat, Jumat  (15/7) kepada wartawan memberikan keterangan, bahwa media harus memperhatikan dampak dari pemberitaan insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J di Rumah Irjen Ferdy Sambo.

Menurutnya, penulisan berita seharusnya bersumber dari keterangan Mabes Polri. “Jadi begini, penjelasan Mabes Polri itu, ya, itu saja yang ditulis. Kemudian tidak boleh berspekulasi lebih jauh,” kata Yadi  kepada wartawan di DP, Jumat (15/7).

Menurut Yadi, pemberitaan selain dari sumber resmi tidak diperbolehkan, termasuk dari pengamat. “Karena ini sifatnya kasus, pengamat pun itu sebenarnya tidak bisa mengomentari kasusnya,” jelasnya.

Dijelaskan Yadi, karena hal itu bersifat kasus, pemberitaan harus dilakukan secara transparan dan berdasarkan fakta-fakta di lapangan. “Saya bisa tekankan meskipun faktanya dan yang lainnya ada, tetapi semua berita harus betul-betul melihat dampaknya apa. Begitukan, dampaknya itu penting,” ujarnya. (bw/*)

Resto Bebek Joss Gandos Jemur Sari, Digemari Penikmat Kuliner

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bagi warga yang suka bebek goreng, tak perlu jauh-jauh lagi menikmatinya. Karena, Resto Bebek Joss Gandos yang terletak di Kawasan Raya Jemur Sari 15 Surabaya ini cukup memenuhi selera penikmat bebek goreng.

Ada dua menu andalan yang siap menemani konsumen. Yakni, bebek goreng dan bebek bakar. ‘’Kalau bebek goreng mungkin sudah biasa ditemui. Tapi menu bebek bakar yang banyak dicari penikmat kuliner,’’ kata Manager Resto Bebek Joss Gandos, Sekar Ayu, di Surabaya Sabtu (23/7).

Menurut dia, cara pengolahan menu bebek goreng terlebih dahulu diungkep. Setelah itu, baru digoreng dan diberi rempah-rempah biar uenak. Selain bebek goreng, kata Sekar, menu gulai kepala ikan salmon juga banyak digemari penikmat ikan.

‘’konsepnya gulai, tetapi tidak ada santannya,’’ tambah Ayu. Yang juga menarik, Resto Bebek Joss Gandos, memberdayakan pelaku UMKM khususnya yang bergerak dibidang minuman beras kencur dan sinom.

Dengan menyediakan ruang untuk pelaku UMKM, secara otomatis sekaligus ikut memberdayakan UMKM. Sementara, Owner Resto Bebek Joss Gandos, Siswanto, mengatakan, teringat nasehat dari seorang kiai untuk berusaha sendiri lebih baik daripada ikut bekerja pada perusahaan orang lain.

Menu bebek goreng di Resto Bebek Joss Gandos Jemur Sari. (foto/bw)

‘’Saat itu, tahun 2000, kiai tersebut bilang jadilah kepala cecak daripada buntutnya buaya. Dari nasehat itu, saya memulai usaha sendiri tahun itu juga,’’ ujar Pak Sis, panggilan akrab Siswanto.

Menurut dia, sejak saat itu, membuka usaha ini perlu proses. Perlu berdarah-darah, dibohongi rekan bisnis sudah biasa. Bahkan, rugi Rp 500 juta juga pernah. Hanya saja, bila jatuh ketika membangun usaha jangan sampai kedua kalinya.

Demikian juga membangun usaha restaurant perlu kerja keras. Misalnya, tempat harus bagus. People/manusianya, promosi, produknya harus enak, price/harganya jangan mahal-mahal serta pendanaan.

‘’Saya datang ke Surabaya tahun 1998, mulai dari nol tidak punya apa-apa. Tidurnya di Masjid di kawasan Pucang,’’ kenang Pak Sis, seperti memberi inspirasi awak media. (bw)

Made Sujana : Surabaya Pasar Potensial Mobil Mewah Rolls-Royce

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya, dijadikan pasar potensial bagi penjualan mobil mewah. Salah satunya, Rolls-Royce Motor Cars Jakarta dengan model terbaru New Badge Ghost di de Soematra Surabaya.

‘’Surabaya Bersama tiga kota lainnya, seperti Jakarta, Medan dan Semarang adalah pasar mobil mewah ini,’’ kata Sales Manager Rolls-Royce Motor Cars Jakarta, I Made Sujana, disela pameran mobil mewah ini di de Soematra Surabaya Sabtu (23/7).

Menurut Made, banyak pengusaha yang ada di Jawa Timur/Jatim khususnya Surabaya yang sejatinya penggemar mobil mewah Rolls-Royce. ‘’Terkadang mereka mendatangi show room kami secara tiba-tiba. Sepertinya orang biasa tetapi mereka membeli mobil mewah ini,’’ ujar Made.

Made Sujana sedang menunjukkan mobil mewah Rolls-Royce model terbaru New Badge Ghost di de Soematra Surabaya Sabtu (23/7). (foto/bw)

Karena itulah, dealer resmi dari Jakarta menghadirkan mobil mewah ini untuk private preview kepada klien terpilih selama dua hari. Yakni 23 Juli mulai pukul 18.30 WIB – pukul 21.00 WIB). Sedangkan hari terakhir Minggu, 24 Juli mulai 09.30 WIB – 17.00 WIB. (bw)

Asyiikk…., Keling Kota Surabaya dengan Motor Aprilia SR-GT

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Arek-arek Suroboyo Jumat (22/7) dikejutkan dengan iring-iringan sepada motor Aprilia yang melintas di jalan utama kota ini. Sedikitnya, ada sepuluh sepeda motor Aprilia SR-GT diperkenalkan managemen PT Piaggio Indonesia untuk wilayah Surabaya lewat test drive keliling jalan protocol.

Tidak sedikit arek-arek milineal yang memepet untuk sekedar menanyakan keunggulan sepeda motor ini termasuk harganya. ‘’Nyoba sepeda motor baru mas?’’ tanya seorang pengendara sepeda motor kepada peserta test drive Bambang wiliarto.

Tentunya pertanyaan itu langsung dijawab yaa… Mantap. Bahkan, peserta test drive lainnya menimpali asyik mas, keliling kota Suroboyo dengan naik motor baru Aprilia SR-GT. Nampaknya, dialog ringan ini bakal menyebar ke calon konsumen lainnya.

‘’Tujuan kita melakukan test drive untuk mengenalkan langsung sepeda motor Aprilia SR-GT kepada calon konsumen,’’ kata PR and Communication Manager PT Piagio Indonesia, Ayu Hapsari.

Test drive sepeda motor Aprilia SR-GT kemarin melintasi Jalan Sulawesi – Raya Gubeng – Pemuda – Panglima Sudirman – Basuki Rachmad – Embong Malang – Praban – Jalan Tunjungan – depan Grahadi – Gubeng – Biliton dan Kembali ke Jalan Sulawesi.

Sekilas tentang Aprilia SR-GT dengan stang lebar berdesain terbuka menawarkan kontrol tertinggi, yang didukung oleh suspensi perjalanan panjang dan ground clearance yang ditingkatkan untuk memastikan segala rintangan dengan mudah diatasi saat berkendara di jalanan kota.

Test drive Aprilia SR-GT. (foto/ist)

Begitupun pada ban, dengan penampang melintang yang luas dan desain tapak “tangguh”, memungkinkan pengendara untuk bertualang di berbagai permukaan jalan, mulai dari aspal hingga bebatuan dan jalan tanah. Kemampuan ini ideal untuk berkendara di jalanan kota Indonesia, dimana mobilitas sehari-hari merupakan tantangan tersendiri dengan berbagai kondisi jalan yang berubah-ubah serta rutinitas monoton.

Semua ini dipadukan dengan desain sporty khas Aprilia, mesin i-get terbaru lengkap dengan sistem Start & Stop untuk kinerja premium, serta kelengkapan berkendara yang mumpuni mencakup lampu LED penuh, dan instrumentasi LCD.

Garis Desain Sporty

Ketangguhan Aprilia SR-GT langsung terlihat pada detail gayanya, dengan referensi kuat pada karakter balap motor sport Aprilia sekaligus tampilan premium yang sangat terlihat.

Dari samping, Aprilia SR-GT terlihat langsing dan ramping, dengan overhang yang dikurangi dan garis-garis dinamis tegas yang menekankan karakter sporty-nya. Selain untuk menampung tangki, kolom tengah juga berfungsi untuk menghubungkan bagian depan dan belakang, memberikan SR-GT tampilan sepeda motor yang gesit.

Selain itu, dengan fokus menghadirkan pengalaman berkendara yang menyenangkan, jok pengendara Aprilia SR-GT sedikit ditarik mundur, sehingga memberikan kesan ‘active and ready” dibandingkan skuter pada umumnya.

Test drive Aprilia SR-GT keliling di jalan protokol Surabaya Jumat (22/7). (foto/ist)

Berlanjut pada bagian depan yang menonjol adalah klaster tiga lampu full LED, yang merupakan ciri khas dari motor-motor sport dari brand Aprilia, serta fairing ganda yang muncul di sisi pelindung. Ada pula penambahan kaca penahan angin dan stang lebar terbuka yang berkontribusi pada kemampuan kontrol total, terutama saat bermanuver dengan kecepatan rendah di lalu lintas kota.

 Mesin i-get Generasi Terbaru

Aprilia SR-GT juga menandai skuter premium sporty dengan tenaga dan efisiensi mesinnya. Berada dalam keluarga besar mesin i-get, dengan injeksi elektronik, empat katup dan pendingin cair, ini adalah produk terdepan dari pusat litbang Piaggio Group untuk mesin skuter.

Bersama dengan silinder tunggal 174cc i-get, Aprilia SR-GT 200 menawarkan 13 Tenaga kW pada 8.500 rpm dan torsi 16,5 Nm pada 7000 rpm. Nilai referensi mutlak, yang memastikan elastisitas, tarikan yang cepat, dan pengendaraan yang mulus di segala kondisi jalan.

Sementara itu, semua model di jajaran Aprilia SR-GT dilengkapi dengan sistem Start & Stop yang dikenal dengan RISS (Regulator Inverter Start & Stop System). Sistem ini menghilangkan starter tradisional, yang diganti dengan perangkat listrik tanpa sikat yang dipasang langsung di poros engkol.

Ini juga secara otomatis mematikan mesin 1 sampai 5 detik setelah skuter berhenti (tergantung pada apakah mesin telah mencapai suhu operasi yang benar atau tidak). Sedikit putaran throttle sudah cukup untuk menghidupkan kembali mesin secara instan, dalam keheningan total, karena tidak ada starter tradisional.

Selain versi yang lebih kontemporer, Aprilia SR-GT juga menawarkan versi Sport, yang menawarkan grafis dan sentuhan akhir yang lebih berorientasi olahraga melalui tampilan tangguhnya.

Aprilia SR-GT tersedia dalam tiga warna, Aprilia Black, Street Grey, dan Infinity Blue, masing-masing dipasangkan dengan foot peg, side, dan pegangan tangan penumpang berwarna abu-abu keperakan. Roda dan sadelnya tampil dalam balutan warna hitam dengan jahitan abu-abu.

Sementara untuk versi Sport, hadir lebih dekat dengan corak khas motor sport Aprilia SR-GT ditawarkan dalam skema warna matte Street Gold, Iridium Grey dan Red RacewaySemuanya berpadu dengan velg bercat merah dan sadel dua warna hitam dan abu-abu yang dilengkapi dengan jahitan merah.

Foot pegs abu-abu keperakan menampilkan huruf Aprilia, sedangkan kolom tengah dan samping berwarna hitam matte, dengan pegangan penumpang yang serasi dengan motor tersebut. Sebuah ‘a’ besar untuk fitur Aprilia juga ditambahkan di sisi perisai.

Untuk memperkenalkan lebih jauh Aprilia SR-GT ke pasar Tanah Air, PT Piaggio Indonesia menggelar Aprilia Experience pada 17 Juli 2022 di area Dome Senayan Park (Spark), Jakartauntuk umum. Aprilia experience menawarkan pecinta otomotif untuk langsung merasakan performa Aprilia SR-GT serta memamerkan nuansa balap dari jajaran produk Aprilia di Indonesia, serta accessories dan merchandise penuh gaya dari Aprilia. (bw)

Kembangkan Pengusaha Kecil Menengah, SIG Gelar Pasar Murah

0

Rembang, (pawartajatim.com) – Kegiatan pasar murah sembako ini diserbu warga. Kementerian BUMN bekerjasama dengan PT Semen Indonesia  Tbk (SIG) menyelenggarakan kegiatan Pasar Murah dan Bazar UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) BUMN.

Kegiatan ini diselenggarakan di Alun-Alun Kabupaten Rembang, Jawa Tengah Kamis, (21/7). Hadir pada kegiatan itu Staf Khusus III Menteri BUMN Arya M Sinulingga, Bupati Rembang Abdul Hafidz, SVP of Supporting SIG Muchamad Supriyadi serta Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati.

Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni, mengatakan, kegiatan Pasar Murah ini merupakan bentuk kehadiran dan kepedulian SIG sebagai BUMN untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok.

Dalam pasar murah ini, SIG menyediakan 5.000 paket sembako yang terdiri dari 5 kg beras, 1 liter minyak, dan 1 kg gula yang dapat dibeli oleh masyarakat dengan  harga Rp 65.000. Harga ini jauh lebih murah dibanding harga normal di pasaran.

“Alhamdulillah, 5000 paket sembako yang disediakan SIG di pasar murah habis terjual,” tambah Vita. Selain Pasar Murah, SIG juga menghadirkan 50 UMKM binaan Rumah BUMN SIG di Kabupaten Rembang untuk meramaikan Bazar UMKM BUMN.

“UMKM binaan Rumah BUMN menjual berbagai produk, mulai dari makanan hingga kerajinan khas daerah. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan geliat perekonomian daerah setempat, serta memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan dan meningkatkan penjualan produknya,” kata Vita Mahreyni.

Sementara itu, Bupati Rembang, Abdul Hafidz, menyampaikan masyarakat Rembang bisa sedikit lega karena bisa belanja dengan paket murah yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. “Kami Pemerintah Kabupaten Rembang menyampaikan terima kasih dengan adanya bantuan dari BUMN, mudah-mudahan dapat terus berlanjut,” ujar Abdul Hafidz.

Ia mengungkapkan, bahwa warga Rembang kebanyakan berprofesi sebagai nelayan, bekerja bidang pertanian dan yang saat ini menggeliat adalah UMKM. Rembang memiliki sebanyak 99.000 UMKM, hanya memang belum terkoordinir dengan baik, sehingga perlu dukungan dari berbagai pihak termasuk BUMN.

“Harapan kami para UMKM mendapat dukungan dan dapat dikelola bersama BUMN, memperoleh peralatan yang dibutuhkan dalam skala kecil serta pendampingan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing,” ujar Abdul Hafidz.

Adanya Pasar Murah dan Bazar UMKM BUMN ini dirasakan manfaatnya oleh Jasemi, warga asal Desa Leteh, Rembang. Menurutnya kehadiran pasar murah ini sangat membantu, terutama di saat beberapa kebutuhan pokok yang naik.

”Semoga kegiatan seperti ini selalu diadakan untuk membantu warga yang membutuhkan,” ucap Jasemi. Selain itu, salah satu pelaku UMKM Pasecco, binaan Rumah BUMN SIG, Eny Yuliastuti merasa terbantu dengan adanya kegiatan Bazar.

“Alhamdulillah dengan adanya bazar ini penjualan produk kami meningkat. Hari ini yang paling laku minuman dawet siwalan dan es teh yang dicampur dengan daun pegagan. Biasanya kami juga sering ikut kegiatan yang diselenggarakan oleh Semen Gresik, harapannya kegiatan seperti ini sering dilakukan untuk meningkatkan penjualan UMKM,” ujar Eny sumringah senang. (dra)

Tinjau Rumah Persemayaman Grand Heaven, Gubernur Apresiasi Layanan Komperhensif Hulu-Hilir

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Seiring dengan kian pesatnya kemajuan Jawa Timur/Jatim, fasilitas yang lengkap dan komprehensif menjadi kebutuhan penting bagi  pemenuhan kebutuhan masyarakat.

Tak terkecuali kebutuhan layanan dalam persemayaman jenazah dan rumah duka yang baik dan mumpuni. Untuk itu, secara khusus Gubernur Jatim melakukan peninjauan Rumah Persemayaman Grand Heaven yang berlokasi di Kabupaten Sidoarjo.

Menurutnya, keberadaan Grand Heaven menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan fasilitas perawatan jenazah yang mumpuni dan komprehensif. Terlebih Rumah Persemayaman  Grand Heaven ini telah dilengkapi untuk melayani perawatan jenazah untuk semua agama.

Hal itu disampaikan Gubernur Khofifah saat meninjau Rumah Persemayaman Grand Heaven yang berlokasi di kawasan Waru Sidoarjo, Rabu (20/7) sore. Ia mengapresiasi ada banyak konsep out of the box yang diusung oleh Rumah Persemayaman  Grand Heaven yang telah berdiri sejak Desember 2021 lalu ini.

Bahkan, ada konsep subsidi silang yang diberikan bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan fasilitas di Grand Heaven di tipe-tipe tertentu. “Saat ini di Jatim termasuk di Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya memang membutuhkan fasilitas komperhensif bagi keluarga yang berduka karena ditinggal oleh keluarga yang dihormati dan dicintai. Layanan komprehensif seperti ini sangat membantu keluarga yang sedang berduka karena fasilitas yang lengkap,” ujar Khofifah.

Saat berkunjung ke Grand Heaven, mantan Menteri Sosial RI tersebut disambut langsung oleh Owner Grand Heaven Surabaya Suwito Mulyadi. Khofifah pun diajak melihat berbagai fasilitas yang ada di dalam tempat persemayaman Grand Heaven.

Mulai dari ruang Suite, VIP serta ruang sosial yang disiapkan untuk istirahat bagi keluarga yang sedang berduka hingga para pentakziyah atau yang ingin menyampaikan ucapan bela sungkawa serta kelengkapan  fasilitas kamar jenazah.

Salah satu yang menarik perhatian Gubernur Khofifah saat di Grand Heaven adalah saat ia melihat keberadaan Mushola ‘Al-Jannah’. Pasalnya mushola ini disiapkan bagi umat Muslim untuk melaksanakan salat jenazah.

Mushollanya cukup luas dan cukup representatif. Dilengkapi dengan ahli yang melayani proses memandikan dan menyolatkan jenazah. Selanjutnya, Gubernur perempuan pertama Jatim tersebut juga meninjau Rumah Abu yang diperuntukkan bagi umat Budha yang didominasi warna emas.

Serta juga Rumah Abu yang diperuntukkan bagi umat Kristen dan Katolik yang didominasi warna silver. Total, terdapat sebanyak 3.240 kotak abu yang terlah disiapkan. Sementara di ruang krematorium, Gubernur Khofifah melihat teknologi yang dimiliki oleh Grand Heaven untuk proses pengabuan jenazah dengan durasi maksimal 1,5 jam.

Ketua Umum Muslimat NU tersebut mengapreasiasi Grand Heaven yang memberikan layanan dan penghormatan terbaik bagi masyarakat tanpa membedakan  agama yang dianut oleh almarhum almarhumah .

“Saya merasa Grand Heaven menyiapkan sangat baik. Disiapkan kamar, ruang keluarga, semuanya komplit. Mushola yang disiapkan cukup luas untuk melakukan salat jenazah. Sehingga masyarakat lebih tenang  saat salat jenazah ketika ada mushola yang disiapkan cukup representatif,” jelasnya.

Di sisi lain, Gubernur Khofifah mengapresiasi pemanfaatan teknologi yang digunakan dan kebersihan lingkungan di Grand Heaven Sidoarjo. Menurutnya, kebutuhan tersebut menjawab solusi keinginan masyarakat dari hulu hingga hilir untuk memberikan penghormatan terakhir bagi keluarga yang dicintai.

“Ada disiapkan pula modin untuk merawat jenazah beragama Islam, begitu juga agama-agama lain. Ini bagian kelengkapan, bagi proses layanan kebutuhan masyarakat. Layanan jasa yang  disiapkan sangat komphensif termasuk di dalamnya ambulance dengam berbagai kebutuhan stratifikasi sosial ekonomi  masyarakat,” tutup Khofifah. (bw)

Tegakkan Kepatuhan Pembayaran Iuran, BPJS Kesehatan Sosialisasi Bersama Polda Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial/BPJS Kesehatan menyelanggarakan kegiatan Sosialisasi Terpadu Penegakan Kepatuhan kepada 50 Badan Usaha yang memiliki tunggakan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Provinsi Jawa Timur/Jatim. Deputi Direksi Wilayah Jatim, I Made Puja Yasa, menyampaikan, kegiatan yang juga dihadiri Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Program JKN.

Puja menjelaskan, Inpres tersebut memberikan wewenang kepada Kepolisian Negera Republik Indonesia untuk meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap pemberi kerja selain penyelenggara negara yang belum melaksanakan kepatuhan pembayaran iuran Program JKN.

‘’Terdapat 3 hal yang menjadi tujuan pelaksanaan Program JKN, yaitu kemudahan akses peserta mendapatkan pelayanan kesehatan, pemerataan distribusi dan kualitas layanan serta proteksi finansial dalam hal pembiayaan pelayanan Kesehatan. Inpres Nomor 1 Tahun 2022 hadir untuk memastikan ketiga hal tersebut terpenuhi, untuk itu dibutuhkan sinergi dari berbagai pihak salah satunya dengan kepolisian,’’ jelas Puja dalam kegiatan yang diselenggarakan di kantor BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Jatim ini.

Puja juga menjelaskan jika upaya sosialisasi telah dilakukan namun masih terdapat Badan Usaha yang menunggak, maka akan dilakukan upaya mediasi oleh Kepolisian agar Badan Usaha yang menunggak tersebut membayar tunggakan iuran JKN.

Terakhir, akan dilakukan proses litigasi jika semua upaya diatas telah ditempuh namun tidak terdapat penyelesaian. Upaya litigasi akan dilakukan dengan berdasarkan pada Pasal 55 UU Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

‘’Upaya litigasi merupakan upaya terakhir jika sosialisasi dan mediasi dilakukan namun tidak tercapai,’’ tambah Puja. Kepala Sub Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Kasubdir Tipiter) Polda Jatim AKBP Windy Syafutra, menjelaskan, dasar dari pelaksanaan kegiatan ini adalah adanya instruksi Kapolri agar jajaran kepolisian melaksanakan penegakan hukum dibidang jaminan sosial dan berkoordinasi dengan BPJS Kesehatan untuk melaksanakan sosialisasi bersama mengenai penegakan kepatuhan pembayaran iuran Program JKN.

‘’Harapan kami dengan adanya Sosialisasi dan Penegakan Hukum ini dapat meningkatkan angka kepatuhan dan lebih mengoptimalkan pelaksanaan Program JKN di seluruh wilayah Jawa Timur,’’ ujar Windy.

Sebagai informasi tambahan di wilayah Provinsi Jatim, sekitar 7 persen Badan Usaha yang telah terdaftar kedalam Program JKN memiliki tunggakan pembayaran iuran. Adapun upaya yang telah dilakukan oleh BPJS Kesehatan adalah dengan melakukan kunjungan penagihan secara langsung ke masing-masing badan usaha yang memiliki tunggakan, kunjungan Bersama dengan Pengawas Ketenagakerjaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur dan pelimpahan ke Kejaksaan Negeri melalui mekanisme Surat Kuasa Khusus.

Diharapkan dengan adanya upaya sosialisasi dan penegakan hukum yang dijalankan oleh Polda Jawa Timur ini dapat meningkatkan kepatuhan pembayaran iuran sehingga seluruh pekerja di Jatim pada khususnya dapat terjamin ke dalam Program JKN. (bw)

Kolaborasi dengan Ndarboy, IM3 Luncurkan Lagu ‘Sinyal Tresna’

0

Yogyakarta, (pawartajatim.com) – Sejak pertama hadir, IM3 melalui Collabonation secara konsisten memberikan ruang kolaborasi untuk berkarya bagi siapa pun, generasi muda Indonesia. Dengan semangat ingin memperluas kolaborasi bersama para musisi dan insan kreatif dari berbagai daerah di tanah air, IM3 memulai inisiatif ini dengan mempersembahkan sebuah lagu berjudul ‘Sinyal Tresna’ hasil kolaborasi dengan Ndarboy, musisi muda yang terkenal dengan genre lagu dangdutnya.

Peluncuran lagu ‘Sinyal Tresna’ bersamaan dengan perilisan sebuah video musik yang kini sudah dapat ditonton di akun YouTube Ndarboy Genk (https://youtu.be/WOQ5MKU1j9k). Musisi asal Bantul, Yogyakarta, ini telah sukses menarik perhatian dan mengajak masyarakat Indonesia ‘ambyar bareng’ dengan lagu-lagunya yang sangat mewakili realita keseharian masyarakat Indonesia.

Begitu juga dengan Lagu ‘Sinyal Tresna’, yang mengangkat tema perayaan patah hati dengan menyajikan lirik, aransemen musik, hingga konsep video musik dengan ciri khas Ndarboy agar dapat tetap terasa dekat dengan pendengar setianya. Lirik lagu ini juga menyiratkan di mana generasi muda selalu membutuhkan dukungan jaringan internet dalam kesehariannya:

ISUK SORE CHAT-TANG CHATING, AWAN WENGI RINGANG RINGING,

PANAS UDAN CETHANG CETHING,

KANGGOKU KOWE EVERYTHING dan NENG GUNUNG HEAL-LANG HEALING,

NENG PANTAI POSTANG POSTING, YANGYANGAN SHARE-RANG SHARING,

I LOVE YOU SING PARAS KUNING

Melalui lagu ini, IM3 sekaligus ingin mengajak pengguna untuk merasakan pengalaman berinternet yang lebih maksimal dengan jaringan baru Indosat Ooredoo Hutchison yang dikembangkan di seluruh Indonesia termasuk Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, di mana para pendengar setia Ndarboy turut dapat menikmati jaringan baru yang semakin luas dan kuat.

Untuk melengkapi karya lagu ‘Sinyal Tresna’, IM3 juga berkolaborasi dengan sutradara muda berbakat dari Yogyakarta, yaitu Wahyu Agung Prasetyo yang sukses dengan salah satu karya film pendek terkenalnya berjudul Tilik (2018).

Dengan latar belakang pengalaman menyutradarai berbagai karya audio visual yang telah mendapatkan penghargaan baik nasional mau pun internasional, Wahyu menginterpretasikan lagu ‘Sinyal Tresna’ ke dalam sebuah video musik yang dikemas dengan format film pendek.

Ia menghadirkan storyline unik yang menceritakan kisah seorang pemuda yang baru putus cinta dan menolak untuk menerima fakta bahwa dirinya patah hati, yang kemudian dipaksa mengikuti rehabilitasi patah hati hingga akhirnya belajar menerima keadaan sampai dia menemukan cinta sejatinya, di mana komunikasi dan internet berperan penting dalam menemani perjalanannya tersebut.

Fahroni Arifin, SVP Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison, menjelaskan, “IM3 ingin dapat menyapa dan hadir lebih dekat dengan penggunanya di berbagai kota melalui karya yang sangat relevan dengan keseharian dan keunikan karakteristik masyarakatnya.

Untuk itu, Collabonation kali ini berkolaborasi dengan musisi Ndarboy dan sutradara dari Yogyakarta menghadirkan sebuah karya yang dikemas spesial agar lebih mengena di hati penikmatnya. Kami berharap, lagu ‘Sinyal Tresna’ menjadi bentuk karya kolaborasi yang berkesan bagi masyarakat di Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan penikmat musik di Indonesia.”

Ndarboy mengatakan proyek lagu ‘Sinyal Tresna’ membuatnya bangga karena tetap bisa membawakan lirik berbahasa Jawa dalam karya. Karena sejak dulu, Ndarboy sudah terbiasa berproses bersama, menciptakan karya seni dengan siapa saja, di mana Yogyakarta tempat asalnya juga penuh dengan seniman yang selalu mengedepankan kultur kolaborasi.

“Intinya kalau soal kolaborasi, menciptakan karya seni, dan masih dekat dengan identitas Ndarboy, aku tak pernah pikir panjang. Apalagi selama ini cita-citaku memang membuat bahasa Jawa semakin dikenal. Pada tembang ‘Sinyal Tresna’ ini aku cukup puas dengan hasilnya karena lirik-liriknya juga catchy. Semoga bisa menjadi karya yang istimewa untuk kita semua,” ujar Ndarboy.

Melalui karya kolaborasi lagu ‘Sinyal Tresna’, IM3 ingin mengajak masyarakat Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur merasakan jaringan baru Indosat Ooredoo Hutchison. Untuk dapat menikmati pengalaman internetan yang maksimal dengan jaringan baru, masyarakat dapat mengaktifkan Kartu Perdana Freedom Internet 3GB dari IM3. (bw)