Geger, Monyet Ngamuk di Kantor Pemkab Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  – Kantor Pemkab Banyuwangi geger, Kamis (21/7) pagi. Seekor monyet mendadak berkeliaran di kantor setempat. Bahkan, sempat masuk ke ruangan Bagian Organisasi.

Kontan saja, kehadiran binatang liar membuat gaduh para aparatur sipil negara/ASN yang akan bekerja. Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Kala itu, para karyawan Pemkab mulai beraktivitas.

Begitu hendak masuk ruangan, terlihat seekor monyet berukuran besar sudah nangkring di dalam ruangan. Melihat kedatangan orang, sang monyet makin liar, membuat kegaduhan. Kondisi ini membuat karyawan Pemkab berhamburan keluar.

Mereka khawatir menjadi amukan monyet. Petugas dari BAlai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi didatangkan, termasuk petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Mereka langsung berjibaku menangkap monyet tersebut. Mendapat serangan, sang monyet makin liar. Dia melompat ke atap, lalu bergerak ke bagian atap ruang kerja Bappeda. “Begitu mendapat laporan, kami komunikasi dengan BKSDA untuk melakukan penangkapan. Tapi, cukup sulit,” kata Arief Rahman, salah satu petugas Damkar.

Petugas sempat memancing monyet menggunakan pisang, ditaburi obat tidur. Namun, tetap saja primate itu tak mau mendekat. Setelah tiga jam berkeliaran di atas genteng perkantoran Pemkab, monyet berekor panjang ini kabur ke arah barat.

Asal usul monyet tersebut masih misterius. Dugaannya, binatang ini adalah piaraan yang lepas. Sehingga, berkeliaran hingga ke kantor Pemkab. (udi)

Holding Danareksa, BUMN Spesialis Transformasi Pertama di Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Badan Usaha Milik Negara/BUMN Erick Thohir, melakukan penataan di lingkungan kementerian ini. Kini, Danareksa telah diresmikan menjadi Holding yang membawahi beberapa perusahaan lintas sektor untuk memperkuat bisnis dan optimalisasi sumber daya perusahaan.

Danareksa menjadi holding spesialis transformasi pertama milik BUMN yang berstandar dan berskala internasional. Dalam peluncuran Holding Danareksa yang dilakukan di Jakarta, Rabu (20/7), Menteri Erick mengatakan, transformasi yang dijalankan BUMN, termasuk Danareksa telah mencatatkan hasil yang luar biasa.

Dengan efisiensi dan konsolidasi serta dengan Good Corporate Governance yang baik, transformasi-transformasi ini terbukti menghasilkan peningkatan pendapatan pemerintah dari BUMN hingga Rp60 triliun di masa krisis pandemi lalu.

Erick menuturkan, tujuan dibentuknya holding ini adalah agar terciptanya sinergitas bisnis model di antara perusahaan BUMN yang tidak masuk dalam 12 klaster. “Ada perusahaan- perusahaan atau investasi BUMN yang saya rasa perlu pemikiran, pendampingan secara kontinyu. Padahal potensinya luar biasa,” ujar Erick.

Ia menegaskan, amanah untuk mengelola transformasi anak-anak perusahaan merupakan tugas besar yang harus dituntaskan dan tidak kehabisan ‘stamina’ di tengah jalan. “Saya berharap apa yang kita lakukan sama-sama ini akan terus membesar dan terus berkontribusi kepada negara, partner, pemerintah daerah dan tentu swasta. tentu juga terus mendorong transformasi daripada usaha usaha dibawahnya karena ini bagian dari juga korporasi yang sehat dan pelayanan masyarakat yang baik dan di era perubahan yang terjadi ini saya mengharapkan Danareksa membuat terobosan-terobosan terus,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Erick menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan Dewan Komisaris 10 BUMN yang kini menjadi anggota Holding Danareksa. “Saya mengucapkan terima kasih kepada direksi dan komisaris anak anak perusahaan holding yang terus bisa legowo, membuka diri bahwa kita harus bersinergi menjadi sebuah kekuatan tidak berdiri sendiri satu dan lainnya,” ujarnya.

Direktur Utama PT Danareksa, Arisudono Soerono menyebut Holding Danareksa adalah holding yang unik. Bila holding BUMN lain pada umumnya bergerak di satu sektor industri, holding Danareksa justru menaungi beragam sektor industri.

“Oleh karena itu, upaya pembentukannya cukup kompleks, dengan beragam pemangku kepentingan, dan diperlukannya 5 Peraturan Pemerintah, yang berkat dukungan Pak Menteri dan para hadirin sekalian, dituntaskan di awal tahun ini melalui PP Nomor 7 Tahun 2022 tertanggal 24 Januari 2022,” kata Ari.

Sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 2022 terdapat 10 perusahaan BUMN yang bergabung menjadi anggota Holding, yakni PT Perusahaan Pengelola Aset, PT Kawasan Industri Medan, PT Kawasan Industri Wijayakusuma, PT Kawasan Industri Makassar, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Surabaya Industrial Estate Rungkut, PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung, PT Nindya Karya, PT Balai Pustaka, dan PT Kliring Berjangka Indonesia.

Sepuluh perusahaan BUMN yang bergerak di Jasa Keuangan, Konstruksi, Kawasan Industri dan Teknologi ini menambah portofolio anak perusahaan dan entitas asosiasi Danareksa yang awalnya berjumlah lima perusahaan, kini menjadi total 15 perusahaan.

“Selanjutnya sesuai peta jalan Kementerian BUMN, masih ada 6 BUMN lagi yang akan di- inbreng-kan sebagai tahap 2 holding Danareksa, yang kami rencanakan untuk dilakukan di tahun ini,” jelas Ari. Sebagai induk holding, perusahaan yang telah berdiri sejak tahun 1976 ini berkomitmen berkomitmen untuk meningkatkan skala entitas yang dikelola dan memberikan manfaat kepada stakeholders melalui 25 inisiatif strategis di bidang Tata Kelola, Sumber Daya Manusia, Teknologi Informasi, Keuangan, dan Manajemen Resiko, serta pembentukan PMO- PMO untuk sinergi dan penciptaan nilai tambah.

Ari menjelaskan Holding Danareksa beranggotakan perusahaan BUMN skala kecil dan menengah dengan rata-rata aset sebesar Rp 3,5 triliun yang ketika dijadikan satu dibawah holding memberi kekuatan baru.

“Pada saat disatukan menjadi holding, maka keseluruhan aset holding tahap 1 menjadi Rp 49,1 triliun dengan laba bersih di tahun 2020 proforma konsolidasi tahap 1 adalah Rp 468,6 miliar dan laba bersih tahun 2021 proforma konsolidasi tahap 1 adalah Rp 796 miliar,” tambahnya.

Besarnya nilai aset dan laba konsolidasi dibandingkan dengan bila BUMN-BUMN anggota holding berdiri sendiri menggambarkan manfaat pembentukan holding ini. Dengan neraca yang lebih kuat, upaya penciptaan nilai tambah melalui inovasi model bisnis, peningkatan kompetensi SDM dan perbaikan proses dapat dilakukan dengan baik.

Ari menegaskan, peningkatan kinerja tersebut juga dipengaruhi dari peningkatan kompetensi SDM yang menjadi perhatian utama dari Holding Danareksa. Perlu diketahui, Holding Danareksa berpijak pada tiga pilar tujuan, yakni transformasi berkelanjutan melalui peningkatan skala entitas, penciptaan nilai melalui inovasi model bisnis,

Holding ini memiliki sejumlah strategi untuk mentransformasikan bisnis anak-anak usaha, antara lain menyiapkan perusahaan Subklaster Kawasan Industri menjadi kelompok pengelola kawasan dengan range lokasi dan layanan dukungan yang lengkap bagi investor; menyiapkan Perusahaan Pengelolaan Aset menjadi perusahaan turnaround terdepan di Indonesia dalam bidang restrukturisasi, pengelolaan NPL, dan investasi.

Mentransformasikan Nindya Karya menjadi perusahaan konstruksi berbasis Green Environmental Development (ESG); mentransformasikan Balai Pustaka menjadi IP Licensing Company; menjadikan Kliring Berjangka Indonesia sebagai perusahaan digital berlisensi Kliring dengan memanfaatkan peluang perkembangan dan penguasaan teknologi. (bw)

Dongkrak Pasar Ekspor, Pembeli Kopi Luar Negeri Didatangkan ke Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pelaku UMKM kopi di Banyuwangi benar-benar dimanjakan. Untuk mendongkrak pasar ekspor, mereka tidak harus jauh-jauh ke luar negeri. Sebaliknya, para pembeli dari luar didatangkan langsung ke Kota Gandrung. Mereka dipertemukan langsung dengan para pelaku UMKM kopi, Rabu (20/7) siang.

Salah satu pembeli yang datang dari luar negeri berasal dari Kanada. Negara ini menjadi salah satu importer kopi asal Banyuwangi. Dengan bertemu langsung dengan pelaku UMKM, importer bisa melihat langsung kualitas kopi yang akan dibeli.

“Kegiatan Ijen Coffer Market 2022 ini untuk memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM kopi bertemu langsung pembeli luar negeri. Tujuannya, mendongkrak ekspor,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar, usai kegiatan.

Menurutnya, kopi tidak hanya bercerita tentang ekonomi, tapi juga ada kreativitas. Bahkan, banyak pelaku ekonomi kreatif menjadikan kopi sebagai bahan dasar. Kondisi ini membuat Banyuwangi cukup konsen dengan produksi kopi.

“Banyuwangi mengembangkan komoditas kopi dari on farm hingga off farm. Hasilnya, selalu ada peningkatan,” jelas Ipuk. Banyuwangi juga menjadi salah satu satu produsen kopi terbesar di Jawa Timur.

Bukan hanya kopi perkebunan, namun hasil panen petani rakyat. Jenisnya, robusta dan arabika yang dikenal berkualitas karena tumbuh di dataran tinggi. Lahan kopi di Banyuwangi mencapai 15.141 hektar. Total hasil panen mencapai 16.000 ton per tahun.

“Ini sangat tepat jika dijadikan pendorong ekspor. Apalagi, harga kopi dunia sedang naik akibat perubahan iklim,” tutupnya. Ajang pertemuan UMKM kopi dengan pembeli luar negeri ini dihadiri Wakil Menteri Perdagangan ri, Jerry Sambuaga.

Pejabat ini mengatakan ekspor non migas Indonesia, termasuk di dalamnya kopi, mulai Januari hingga Juni 2022, mencapai 24,56 Miliar USD. “Jadi tidak benar kalau Indonesia nilai ekspornya kecil,” kata Wamendag. (udi)

Blusukan ke Pasar Rogojampi, Wamendag Kaget Harga Semboko Turun

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) RI, Jerry Sambuaga, blusukan ke Pasar Rogojampi, Banyuwangi, Rabu (20/7) siang. Pejabat ini kaget dengan menemukan sejumlah harga sembilan bahan pokok (sembako) yang turun.

Salah satu bahan pokok yang turun harga adalah minyak goreng curah. Saat didatangi Wamendag, salah satu pedagang minyak goreng curah menjualnya di bawah harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp12.000 per liter.

Padahal, HET dari pemerintah dipatok Rp 14.000 per liter. Kontan saja, Wamendag dibuat kaget dengan turunnya harga komoditi yang sempat melambung tersebut. “Ini artinya lebih murah Rp 2.000 per liter dari HET,” kata Wamendag usai sidak.

Selain minyak goreng, harga cabai rawit yang sempat menembus Rp 100.000 per kilogram ikut turun menjadi Rp 55.000 per kilogram. Lalu, daging segar juga ikut turun dari Rp 130.000 menjadi Rp 120.000 per kilogram.

Kemudian, bawang merah meskipun masih mahal, harganya ikut turun. Dari Rp 55.000 menjadi Rp 52.000 per kilogram. “Kami berterima kasih kepada Pemkab Banyuwangi yang ikut menstabilkan harga. Ini bisa menjadi contoh di pasar-pasar lain,” tegas politisi Golkar tersebut.

Pihaknya berharap harga sembako akan terus stabil. Kuncinya, menurut Wamendag adalah suplai pasokan yang tetap normal. Sehingga, harga akan tetap terkontrol. Pemerintah pusat kata dia bersama pemerintah daerah akan terus memantau perkembangan di pasar untuk memastikan harga tetap stabil.

‘’Jadi, pemerintah akan aktif memantau, turun dan cek ke pasar, melihat langsung satu per satu ke pedagang,” tegasnya. Selama sidak, Wamendag juga memborong sejumlah komoditi sembako. Kegiatan ini sekaligus mengecek digitalisasi pedagang.

Yaitu,aplikasi pembayaran digital menggunakan barcode. Inovasi ini bagian dari kemudahan dan modernisasi pasar tradisional. (udi)

Kampanye Tanpa Sampah, Dua Personel TNI AL Berenang Taklukkan Selat Bali

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Aksi heroik dilakukan dua anggota TNI AL. Mereka berenang menaklukkan ganasnya ombak Selat Bali, Selasa (19/7) siang. Aksi ini dilakukan serangkaian kampanye anti sampah.

Dua prajurit pemberani itu masing-masing, Kelasi Kepala (Klk) Edward Aji (31) dan Kelasi satu (Kls) Leorudolf  Zega (26). Keduanya dari  Koarmada I Jakarta. Meski persiapannya cukup singkat, kedua pasukan elit ini dengan mudah mengarungi Selat Bali.

Mereka hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam 25 menit. Start berenang dimulai dari pesisir Pulau Menjangan, Bali barat. Kemudian, dengan gaya bebas dan kecepatan sedang, keduanya menyusuri perairan penghubung Jawa-Bali ini.

Selama beraksi, tim SAR dan sebuah KRI ikut melakukan pengawalan. Ombak yang ganas dan kuatnya arus laut sempat membuat keduanya terbawa ke arah selatan. Namun, dengan pengalaman yang dimiliki, mereka dengan mudah sampai di garis finish, tepat di ujung barat Selat Bali. Tepatnya, di pantai Grand Watudodol.

“Kami diperintah dari Jakarta ikut mengarungi Selat Bali untuk kampanye tanpa sampah, mengawal seorang aktivis lingkungan. Arus laut  d isini memang cukup kuat dan menyulitkan,” kata Klk. Edward Adji, usai berenang.

Menaklukan Selat Bali menjadi pengalaman pertama bagi dua prajurit pilihan ini. Sebelumnya, mereka pernah menggelar aksi serupa di Selat Madura. Namun, arusnya tidak seganas di Selat Bali. Meski, jarak tempuhnya lebih jauh.

“Arus Selat Bali memang sangat kuat. Kami sempat terbawa,” jelas Edward yang juga atlet ini. Komandan TNI AL (Danlanal) Banyuwangi, Letkol Laut (P). Ansori menegaskan kegiatan dua personel TNI AL ini adalah bagian dari kampanye lingkungan.

 Aksi ini mengawal aktivis yang menggelar aksi sosial dari Bali ke Jakarta. “Jadi, selama kegiatan di Selat Bali, dikawal dua personel TNI AL ini. Misinya, edukasi ke masyarakat untuk pungut sampah dan mengelolanya,” tegas Ansori. (udi)

Sindikat Curanmor Dibekuk, 19 Motor Curian Diamankan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sindikat pencurian sepeda motor (curanmor) yang meresahkan warga Banyuwangi berhasil dibekuk. Empat pelaku ditangkap, 19 motor hasil curian diamankan. Para pelaku beraksi enam bulan terakhir di 19 TKP.

Dari keempat pelaku, dua diantaranya bertugas sebagai eksekutor. Masing-masing berisial SAP (22) warga Cluring dan RY (20), warga Tegalsari, Banyuwangi. Dua pelaku lagi berperan sebagai penadah. Mereka berinisial HP (46) dan AS (42), keduanya asal Jember, Jawa Timur.

Terungkapnya jaringan curanmor ini berawal dari banyaknya laporan hilangnya motor di tempat hiburan kuda lumping. Polisi kemudian melakukan perburuan. Alhasil, identitas pelaku terungkap. Keduanya, SAP dan RY adalah residivis kambuhan dalam kasus serupa.

“Dua pelaku kita amankan secara terpisah secara terpisah,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Deddy Foury Millewa, dalam rilis di Polresta Banyuwangi, Selasa (19/7) sore. Kepada polisi, dua pelaku membeberkan strategi menggasak motor curian. Keduanya masuk dalam grup penggemar kesenian kudi lumping.

Begitu ada pagelaran, kedua pelaku mendatanginya. Setelah melakukan observasi, pelaku mengincar motor yang diparkir korban. Kebanyakan jenis Honda Scoopy. Alasannya, motor jenis ini penjualannya sedang naik daun.

Cara menggasaknya juga mudah, hanya berbekal kunci T. “Hanya sekali congkel,motor bisa dibawa kabur, lalu dijual ke penadah di Jember,” jelas Kapolresta. Satu motor curian dijual seharga Rp4 juta hingga Rp7 juta. Tergantung kondisi.

Uang hasil pencurian digunakan hidup berfoya-foya. Dari penangkapan dua pelaku, polisi bergerak memburu penadahnya. Dengan mudah, dua penadah dibekuk. Belasan motor diamankan dari dua tersangka. Sejumlah motor curian yang berhasil ditemukan lagsung diserahkan ke pemiliknya. (udi)

KTT Women20 Siapkan Komunike untuk Diserahkan ke Presiden Jokowi

0

Simalungun, (pawartajatim.com) – Konferensi Tingkat Tinggi Women20 (W20) akan berlangsung pada 19-21 Juli 2022, di Hotel Niagara dan The Kaldera yang berada persis di tepi Danau Toba, Parapat, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Serangkaian agenda siap dilaksanakan, termasuk dialog dan konferensi dengan fokus pada berbagai topik seperti menangani diskriminasi untuk pembuatan kebijakan kesetaraan gender, pemberdayaan ekonomi perempuan, pertumbuhan ekonomi inklusif bagi perempuan pedesaan dan perempuan dengan disabilitas, dan pendampingan bisnis. KTT W20 juga siap menyampaikan Komunike W20 kepada Presiden RI sebagai pemimpin G20.

Sejumlah pejabat tinggi dijadwalkan akan hadir di pertemuan tersebut, antara lain Menteri KPPPA RI, Bintang Puspayoga, Menko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Pandjaitan, Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, Menko Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto, Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Menko Parekraf RI, Sandiaga Uno, Menko UKM RI, Teten Masduki, Ketua DPR RI sekaligus Chair P20 Indonesia, Puan Maharani, serta Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi.

Sederet tokoh internasional dari 18 negara anggota G20 pun akan hadir pada perhelatan W20 Summit ini. Beberapa di antaranya adalah Andrea Grobocopatel dari Argentina, Caitlin Byrne dari Australia, Martine Marandel dari Perancis, Juliana Rosin dari Jerman, Pam Rajput dan H.E. Manoj Kumar Bharti dari India, Lester Asamoah dari United Stated of America, dan Narnia Bohler – Muller dari Afrika Selatan.

Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi mengatakan, W20 adalah engagement group pertama dari Group of Twenty (G20) yang mengadakan kick off pada Desember 2021 yang lalu, sekaligus pertama juga menyelesaikan summit.

Dari rangkaian gelaran pertemuan berskala internasional tersebut, W20 juga merupakan engagement group pertama yang telah menghasilkan komunike. Dokumen ini akan kami serahkan secara langsung kepada Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo selaku pimpinan G20 Presidensi Indonesia pada penutupan W20 Summit.

Menurut Uli, terhitung sejak kick off pada Desember 2021 yang lalu, delegasi W20 telah menggelar berbagai diskusi terpadu dengan masukan maupun rekomendasi dari berbagai partner. Mereka merupakan organisasi yang fokus pada perempuan dan berasal sejumlah negara anggota G20.

Melalui komunike yang diserahkan kepada presiden tersebut, Uli berharap berbagai upaya diskusi yang telah dilakukan oleh W20 Presidensi Indonesia dapat membawa isu terkait gender, khususnya perempuan pedesaan dan perempuan dengan disabilitas, sebagai salah satu fokus G20.

Selaras dengan hal tersebut, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini menambahkan, perhelatan W20 Summit di Danau Toba ini juga akan fokus mengurai berbagai isu prioritas W20, terutama mengenai kesetaraan dan diskriminasi, ekonomi inklusif, hingga UMKM milik perempuan.

Selain itu, akan ada juga pembahasan mengenai isu terkait peningkatan akses perempuan penyandang disabilitas dan perempuan pedesaan ke pendidikan, teknologi, keuangan, dan kesetaraan kesehatan. Seluruhnya akan dikemas ke dalam rangkaian dialog dan konferensi kebijakan.

Menurut Dian, agenda W20 Summit ini juga diharapkan dapat menciptakan komitmen, kebijakan, hingga rekomendasi menjadi fokus utama G20 terhadap empat poin penting. Pertama, mendorong kesetaraan, keamanan, dan kesejahteraan dengan menghapus diskriminasi yang menghambat partisipasi perempuan dalam perekonomian.

Kedua, mencapai inklusi ekonomi dengan mendukung UMKM yang dimiliki dan dikelola oleh perempuan. Ketiga, mengatasi kerentanan untuk meningkatkan ketahanan, dengan fokus pada perempuan penyandang disabilitas dan perempuan pedesaan. Keempat, seruan terhadap kesetaraan gender terkait Kesehatan.

Pertemuan yang berlangsung secara hybrid ini akan mengangkat tiga sesi utama. Hari pertama akan dibuka dengan dialog yang mengangkat tema Merperkuat Persaudaraan antara Perempuan untuk Diplomasi Global, Berbagi Inspirasi dan Aspirasi. Hadir antara lain Delegasi W20 Korea Selatan, Minah Kang, Delegasi W20 India, Priti Darooka, serta Delegasi W20 Delegasi Jerman, Caroline Ausserer.

Dilanjutkan dengan konferensi internasional pemberdayaan perempuan di G20 yang terbagi ke dalam dua forum di waktu yang bersamaan. Forum pertama membahas dua tema penting yaitu, pertama, bagaimana mengatasi diskriminasi dalam pembuatan kebijakan yang fokus pada kesetaraan gender.

Kedua, bagaimana mengatasi kesenjangan dan meraih peluang dalam pemberdayaan ekonomi perempuan. Hadir sebagai narasumber, antara lain Head of We-Fi Secretariat, Wendy Teleki yang akan mengangkat topik mengenai mempersempit kesenjangan pembiayaan UKM milik perempuan.

Selain itu, hadir pula CEO dan Founder Global Invest Her sekaligus Delegasi W20 EU, Anne Ravanona yang akan mengangkat topik gender responsive procurement. Di forum yang berbeda, turut mengangkat dua isu penting lainnya yaitu, pertama, bagaimana lanskap dari invenstasi berdasarkan gender untuk menciptakan pengaruh yang kuat dari bisnis yang dipimpin oleh perempuan.

Kedua, bagaimana mengelola interseksionalitas untuk pertumbuhan ekonomi yang inklusif. Dalam hal ini melihat pada perempuan yang berada di pedesaan dan perempuan penyandang disabilitas. Hadir sebagai narasumber antara lain, CEO TORAJAMELO Indonesia, Aparna Saxena, CEO dari Investing in Women Australia, Julia Newton-Hewes, serta Policy Advisor Women’s Economic Empowerment UN Women, Anna Falth.

Paralel dengan berjalannya kedua forum tersebut, turut pula dilakukan pendampingan bisnis untuk UMKM milik perempuan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi para delegasi W20, advokat, dan para praktisi untuk berinteraksi langsung dengan para pengusaha perempuan.

Pendampingan ini akan mengangkat beberapa poin antara lain kepemimpinan perempuan, bagaimana menciptakan bisnis jangka panjang, pemasaran, branding, hingga manajemen keuangan. Didukung penuh oleh beberapa lembaga yang fokus pada pemberdayaan perempuan yaitu, XL Axiata, LPEI (Lembaga Pembiayaan Ekspor dan Impor Indonesia), Mitra Gobi dan Ozora Yatrapaktaja, serta Wanwir Femina.

Hari kedua akan dibuka dengan diskusi bersama Miss Universe. Dilanjutkan dengan dialog mengenai pemberdayaan perempuan dalam ekonomi dan pariwisata. Dialog ini akan dibuka oleh Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini, Managing Director LPEI, Chesna Fizetty Anwar, serta Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat. Selain itu, turut hadir untuk membuka kegiatan, Menteri Parekraf RI, Sandiaga Uno dan Menteri Koordinator UKM RI, Teten Masduki.

Setelah itu, pendiri TORAJAMELO, Dinny Jusuf akan mengantar para peserta untuk masuk ke dalam pameran budaya dan mengenal lebih jauh seperti apa perempuan dan budaya tenun di Indonesia. Peserta pun dapat menikmati keindahan budaya Indonesia melalui pameran tekstil lokal yang dirangkaikan dengan pameran UMKM. Dilanjutkan dengan penandatanganan Memorandum of Understanding dan kerjasama antar negara anggota G20. Agenda hari kedua ini akan ditutup dengan pengumuman pemenang W20 Sispreneur.

Agenda pada hari ketiga akan dibuka dengan dialog “From Brisbane to Toba”, berisi kebijakan tingkat tinggi mengenai komitmen G20 terhadap kesetaraan gender. Dialog ini akan dilengkapi dengan penyajian data visual mengenai posisi perempuan dalam lingkup tenaga kerja.

Turut hadir mengisi dialog ini, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, Menteri Keuangan dan Perempuan Australia, Katy Gallagher, Menteri Luar Negeri Canada, Melanie Joly, Executive Director UN Women, Sima Sami Bahous serta, Managing Director for Development Policy and Partnerships World Bank, Mari Elka Pangestu.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi mengenai komitmen untuk kesetaraan gender serta hasil nyata dari dukungan terhadap W20 di tengah masyarakat, seperti EQUALS, We-Fi, We-Act, Gender Data Network, Women’s World Banking, W20 Sispreneur, dan Together Digital (Ant Foundation).

Akan hadir Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo yang akan memberikan closing remarks sekaligus menerima communique secara langsung dari perwakilan delegasi W20. Sebelum acara berakhir, selain penyerahan Komunike W20 kepada Presiden RI sebagai pemimpin G20 Presidensi Indonesia, juga akan diumumkan pemenang dari program Inkubasi 1.000 UMKM Perempuan Binaan ‘W20 Sispreneur’ dengan hadiah modal usaha senilai total Rp 300 juta sebagai aksi konkrit dari W20 Indonesia.

Pesona Toba

Danau Toba menjadi pilihan lokasi penyelenggaraan salah satu agenda pertemuan W20 Presidensi Indonesia dengan pertimbangan antara lain guna mengangkat dan mempromosikannya ke dunia internasional. Apalagi, Danau Toba telah ditetapkan sebagai salah sati destinasi wisata super prioritas. Selain memiliki panorama alam yang luasr biasa Indah, adat budaya masyarakat di sekitarnya juga sangat eksotis.

Selain menghadiri rangkaian pertemuan dan dikusi yang panjang, para delegasi pertemuan W20 Summit akan diajak menyeberang ke Pulau Samosir yang terletak di tengah danau Toba. Pulau Samosir berjarak sekitar 37 km dari Parapat. Untuk mencapai pulau ini, membutuhkan waktu sekitar 30 menit melalui jalur danau.

Kunjungan ke Pulau Samosir ini tentunya untuk melanjutkan visi W20 Indonesia dalam hal mempromosikan eksotisme daerah di Tanah Air, termasuk yang menjadi destinasi wisata prioritas Indonesia. Sebelumnya pertemuan berturut-turut telah dilaksanakan di Likupang, Sulawesi Utara, lalu Batu Jawa Timur, Banjarmasin Kalimantan Selatan, dan Manokwari Papua Barat.

Pelaksanaan W20 bekerja sama dengan International Knowledge Partners, badan PBB, organisasi masyarakat sipil, akademisi, badan pemerintah hingga sektor swasta. Setelah di Toba Sumatera Utara, agenda selanjutnya akan dilaksanakan di Denpasar, Bali pada September hingga Oktober 2022 mendatang. (bw)

Vaksin Booster Jadi Syarat Nikmati Fasilitas dan Ruang Publik, Gubernur Imbau Vaksinasi Dipercepat ke Masyarakat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Vaksin booster atau vaksinasi covid-19 dosis ketiga kini menjadi syarat wajib bagi masyarakat untuk bisa menikmati fasilitas dan ruang publik. Masyarakat yang ingin bepergian mengunjungi wilayah perkantoran, tempat wisata, mal, kawasan perdagangan, restoran maupun area publik lainnya disyaratkan sudah mendapatkan vaksin booster dengan scan aplikasi Peduli Lindungi.

Aturan tersebut sebagaimana tercantum salam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan atau vaksin Booster bagi Masyarakat yang terbit Senin (11/7) lalu.

Tidak hanya itu, mulai Minggu (17/7) syarat bagi masyarakat yang ingin menikmati perjalanan dalam negeri juga diwajibkan telah mendapatkan suntikan vaksin booster. Hal itu merujuk pada Surat Edaran Satgas Covid-19 Nomor 21 Tahun 2022 tentang Ketentuan Perjalanan Orang dalam Negeri Masa Pandemi Covid-19.

Dimana pelaku perjalanan domestik wajib telah divaksin booster. Atau jika belum mendapatkan vaksin booster mereka wajib menunjukkan hasil tes negatif covid-19 melalui swab antigen ataupun PCR.  Menindaklanjuti hal tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa dirinya beserta jajaran Pemprov Jatim, maupun pemkab/pemko, Forkopimda se-Jatim akan mendukung pelaksanaan Surat Edaran tersebut di Jatim.

Untuk itu, ia meminta bupati/wali kota terus mempercepat pelaksanaan vaksinasi dosis ketiga atau booster pada masyarakat di wilayahnya masing-masing. “Vaksinasi booster kini digunakan sebagai syarat wajib bagi masyarakat untuk menikmati fasilitas dan ruang publik. Maka saya minta bupati dan walikota aktif mendorong sekaligus memantau percepatan vaksinasi di daerahnya,” kata Khofifah di Grahadi Surabaya pada Minggu (17/7).

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan per 16 Juli 2022, ketercapaian vaksinasi dosis ketiga di Jawa Timur/Jatim telah mencapai 6.644.000 orang atau 20,88 persen. Sementara untuk capaian vaksinasi dosis pertama di Jatim sejumlah 29.960.329 orang atau 80,6 persen. Dan capaian vaksinasi dosis kedua mencapai 25.660.256 orang atau 94,14 persen.

Provinsi Jatim hingga hari ini berada pada assesment Level 1. Dan dari 38 Kab/ko di Jatim, per 16 Juli 2022 terdapat 455 kasus aktif. Khofifah menegaskan, Pemprov Jatim akan terus mendorong percepatan pelaksanaan vaksinasi booster di kabupaten/kota se-Jatim termasuk penguatan kembali kerja sama pentahelix.

Orang nomor satu di Jatim ini mengatakan, sinergi pentahelix akan dikerahkan guna memberikan pembinaan dan pengawasan secara ketat terhadap percepatan vaksinasi booster di Jatim. “Jadi ada pemerintah, ada kampus, ada private sector, ada masyarakat, ada media. Konsep pentahelix approach ini harus bisa memberikan percepatan terhadap pelaksanaan vaksinasi yang terbaik bagi seluruh masyarakat,” tandasnya.

Gubernur perempuan pertama Jatim itu berharap, lewat sinergi ini, media yang menjadi salah satu unsur pentahelix dapat turut andil dalam tercapainya percepatan vaksinasi booster. “Semua media baik media cetak, radio dan televisi serta media online/digital dapat dengan optimal menyampaikan pentingnya vaksinasi booster bagi tiap-tiap lapisan masyarakat,” katanya.

Dalam hal ini, Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim pun akan melakukan monitoring dan evaluasi intensif terhadap pelaksanaannya. “Pemprov Jatim akan terus memberikan pengawasan bagi pelaksanaan vaksinasi dosis lanjutan ini. Maka mari kita saling memproteksi diri kita dan lingkungan kita untuk kebangkitan Jatim dan kesehatan bersama,” ujarnya. (bw)

Arus Peti Kemas Subholding Pelindo Tembus 5,3 Juta TEUs

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Arus peti kemas di lingkungan subholding PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) pada semester 1 tahun 2022 mencapai 5,3 juta TEUs. Perseroan mencatat jumlah arus peti kemas tumbuh 1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2021.

Arus peti kemas tersebut terdiri dari 1,67 juta TEUs peti kemas luar negeri dan 3,68 juta TUEs peti kemas dalam negeri dari 27 terminal peti kemas yang dikelola SPTP. Corporate Secretary SPTP Widyaswendra, mengungkapkan, peningkatan arus peti kemas tersebut ditopang dengan tumbuhnya arus peti kemas dalam negeri.

Arus peti kemas dalam negeri tumbuh 1,32 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Sementara, arus peti kemas luar negeri terealisasi dengan jumlah yang sama dibandingkan dengan periode 2021. “Arus peti kemas dalam negeri yang mengalami pertumbuhan cukup signifikan ada TPK Tenau Kupang dengan pertumbuhan arus sekitar 23,76 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu,” kata Widyaswendra di Surabaya, Senin (18/7).

Widyaswendra, merinci arus peti kemas luar negeri di lingkungan SPTP terdiri dari 811.364 TEUs peti kemas impor, 860.267 TUEs peti kemas ekspor dan 5.531 TEUs peti kemas transhipment. Untuk peti kemas dalam negeri terdiri dari 1,76 juta TEUs peti kemas bongkar, 1,76 juta TEUs muat, dan 146.816 TEUs peti kemas transhipment.

Suasana Terminal Petikemas Surabaya. (foto/ist)

Saat ini, kata dia, PT Pelindo Terminal Petikemas masih terus melakukan upaya transformasi di sejumlah terminal peti kemas yang dikelola perusahaan. Transformasi tersebut meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, peningkatan kompetensi dan optimalisasi pekerja operasional, serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.

Hal itu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas yang akan berdampak pada efisiensi operasional terminal peti kemas. Direktur The National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi, menyebut, peningkatan arus peti kemas dalam negeri dipengaruhi sejumlah faktor salah satunya faktor ekonomi.

Menurut dia, perekonomian yang semakin membaik mendorong meningkatnya permintaan barang yang semakin meningkat. Terlebih, sebagian besar peti kemas dalam negeri berisi komoditas barang konsumsi yang dibutuhkan oleh masyarakat.

“Peti kemas dalam negeri rata-rata berisi barang kebutuhan masyarakat, kebanyakan dikirim ke wilayah timur Indonesia, hal itu juga terlihat dari data PT Pelindo Terminal Petikemas jika terdapat pertumbuhan arus peti kemas yang cukup signifikan di Kupang,” ujarnya.

Sementara itu akademisi Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Kepulauan Riau, Ady Muzwardi mendorong PT Pelindo Terminal Petikemas untuk memaksimalkan keberadaan terminal peti kemas yang ada di wilayah Sumatra.

Ady menyebut hingga saat ini Pelindo belum sepenuhnya dapat memanfaatkan keberadaan selat malaka sebagai pendukung industri kepelabuhanan di Indonesia. Pihaknya menilai, momentum merger Pelindo dapat digunakan untuk memaksimalkan pelabuhan di Sumatra untuk menjadi hub bagi peti kemas ekspor maupun impor.

“Sumatra sangat cocok untuk dijadikan hub peti kemas internasional, mengingat keberadaan selat malaka sebagai jalur perdagangan dunia, Pelindo diharapkan mampu mewujudkan hal tersebut,” tutup Ady. (bw)

SPAB SRPB Jatim dan BEM Unair Kolaborasi Edukasi Penanggulangan Bencana

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim menyelenggarakan kegiatan Meniti Asa Komunitas. Kegiatan ini menggandeng anak-anak Sekolah Sungai Gunung Anyar dan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Airlangga (BEM Unair).

Acara bertema Bersama Peduli Bencana ini diadakan mulai pagi hingga siang hari, Minggu (17/7). “Kegiatan ini dilaksanakan mengingat bahwa pendidikan edukasi bencana belum masuk dalam kurikulum sekolah formal. Edukasi ini sangat penting untuk bekal anak-anak,” kata Menteri Pengembangan Masyarakat BEM Unair, Rafly Rahmawan.

Tim SPAB SRPB Jatim diwakili oleh Aslichatul Insiyah (koordinator tim), Andreas Eko Muljanto, Erfan Alif Pujiono, Isna Khoirotul Laili, Yan Aditya Putra, dan Wahid Zainudin. “Kegiatan semacam ini memang sangat penting untuk dilakukan. Terutama bagi keselamatan anak-anak yang masuk dalam kelompok rentan,” ungkap Koordinator Tim SPAB SRPB Jatim Aslichatul Insiyah, Senin (18/7).

Kegiatan dimulai dengan memberikan materi edukasi tentang kebencanaan. Kemudian diisi dengan beberapa fun games sebagai upaya untuk mengasah respon cepat anak-anak terhadap bencana. “Program ini bagus. Sasarannya tepat dan diolah dengan cara yang menyenangkan,” kata Pengelola Bank Sampah Bintang Mangrove Khusniyati yang telah mengkoordinir anak-anak sekitar pada kegiatan tersebut.

Sebagai penutup acara, seluruh anak diajak simulasi penanganan darurat saat bencana gempa bumi terjadi. Anggota BEM Unair juga ikut sebagai tim pendukung dalam pelaksanaan simulasi. (rizki)