Collabonation Tour Tampilkan D’MASIV di Surabaya, Rasakan Langsung Jaringan Baru IOH

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Setelah sukses di Jember, Collabonation Tour rangkaian inisiatif IM3 untuk menyapa masyarakat Indonesia melalui pertunjukan konser musik offline, menjadikan Surabaya sebagai kota kedua. Hal itu sekaligus merasakan langsung kekuatan jaringan terbaru Indosat Ooredoo Hutchison/IOH yang terus dikembangkan di seluruh Indonesia.

Dalam 2,5 tahun terakhir, Collabonation telah menciptakan banyak karya kolaborasi yang sebagian besar dilakukan secara online bersama musisi, komunitas, dan seniman inspirational tanah air, untuk itu di pertengahan tahun 2022 melalui Collabonation, IM3 kembali menyapa para audiensnya secara langsung lewat panggung tatap muka di Collabonation Tour yang akan mengelilingi 50 kota di Indonesia.

Konser musik Collabonation Tour Surabaya diselenggarakan di Parkir Timur Plaza Surabaya Kamis (14/7) malam dengan menaati seluruh peraturan dan protokol kesehatan yang berlaku. Dimeriahkan oleh berbagai musisi tanah air seperti Rendy Pandugo, D’MASIV, Ndarboy Genk, dan Wake Up, Iris ! yang menghibur masyarakat di atas panggung Collabonation Tour Surabaya.

Selanjutnya, Collabonation Tour pun akan hadir di kota Padang, Jambi, Pontianak, Samarinda, Bali, Malang, dan berbagai kota lainnya hingga beberapa bulan ke depan. SVP Head of Regional East Java & Bali Nusra Indosat Ooredoo Hutchison, Soejanto Prasetya, menyampaikan, Collabonation Tour yang menjadi kelanjutan dari rangkaian kegiatan Collabonation ini akan merayakan era baru dari IM3.

Bersama dengan sederet musisi kebanggaan tanah air, Collabonation Tour menghadirkan hiburan bagi para audiens setia IM3 dan masyarakat Indonesia dari Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, hingga Sulawesi.

Ini sekaligus menunjukan semangat tinggi kami untuk mengajak mereka merasakan kekuatan jaringan terbaru Indosat Ooredoo Hutchison dengan IM3 lewat berbagai kegiatan seperti streaming, mengakses dan membuat konten di media sosial, chatting, game online, serta aktivitas internet lainnya.

Kampanye Era Baru, Jaringan Baru merupakan salah satu realisasi upaya IM3 dalam menghadirkan pengalaman internetan dengan kualitas jaringan yang semakin baik dan bisa diandalkan oleh para penggunanya yang mayoritas berjiwa muda dan aktif berkegiatan digital.

Dengan melakukan perluasan dan optimalisasi jaringan Indosat Ooredoo Hutchison di lebih dari 43.000 pemancar jaringan yang akan terus berlanjut di seluruh Indonesia, dipastikan pelanggan akan mendapatkan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik sehingga semakin memenuhi kebutuhan digital lifestyle para pengguna.

Selain untuk memberikan hiburan bagi masyarakat Surabaya, melalui Collabonation Tour, IM3 juga ingin membangkitkan semangat berkarya mereka seiring dengan pengembangan jaringan yang juga dilakukan di kota-kota tujuan Collabonation Tour, termasuk Surabaya.

Harapannya kampanye Era Baru, Jaringan Baru ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan dan menjadi bukti nyata komitmen IM3 untuk terus meningkatkan kenyamanan dalam pengalaman internetan dengan jaringan baru yang kuat.

Collabonation Tour di Surabaya turut melibatkan berbagai komunitas untuk merasakan serunya pertunjukan musik langsung, mulai dari Sourabaya in Frame, Lensa Community, komunitas fotografi lainnya untuk experience stage photography, komunitas kampus, hingga Pemuda Berkain Surabaya yang akan tampil dengan gaya wastra khas mereka.

Dengan membeli tiket, penonton Collabonation Tour tidak hanya akan merasakan keseruan Era Baru, Jaringan Baru, tetapi para penonton Collabonation Tour juga akan mendapatkan Kartu Perdana Freedom Internet edisi spesial Collabonation dengan kuota 9GB yang bisa digunakan untuk merasakan era baru pengalaman berinternet dengan jaringan baru melalui berbagai pilihan produk dan layanan dari IM3. (bw)

Tekan Covid-19, Pemkot Surabaya Gencarkan Vaksin Booster

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya terus menggencarkan cakupan pelaksanaan vaksinasi dosis 3/D3 (booster) di Kota Pahlawan. Hasilnya, berdasarkan data kumulatif sasaran siap vaksin di Kota Surabaya per 13 Juli 2022 mencapai 85,76 persen.

Cakupan pelaksanaan vaksinasi booster ini menjadi salah satu upaya, agar masyarakat bisa melakukan kegiatan sehari-hari, serta dapat memenuhi persyaratan Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri (PPDN). Yakni, vaksin booster akan menjadi syarat wajib untuk bepergian dengan transportasi darat mulai 17 Juli 2022.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, mengatakan, bahwa masyarakat yang telah melakukan vaksinasi booster sudah cukup banyak. Namun, ia menghimbau kepada masyarakat yang belum melakukan vaksin booster, untuk segera mendaftarkan diri di puskesmas terdekat.

“Maka, dengan aturan pemerintah yang seperti ini masyarakat bisa mendaftarkan melalui puskesmas. Sehingga banyak vaksin yang bisa kita berikan,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Kamis (14/7). Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina mengatakan, pihaknya akan segera menindaklanjuti kebijakan vaksinasi booster berdasarkan SE Mendagri No. 440/3917/SJ tentang Percepatan Vaksinasi Dosis Lanjutan (Booster) bagi Masyarakat.

“Dinkes Kota Surabaya akan segera mensosialisasikan kepada masyarakat melalui puskesmas dan lintas sektoral, dengan melibatkan peran aktif stakeholder serta jejaring lainnya, sebagai upaya percepatan vaksinasi booster,” kata Nanik sapaan lekatnya.

Ia menerangkan, penerapan syarat vaksinasi booster bagi pelaku perjalanan juga telah dikoordinasikan dengan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), agar dilakukan percepatan di masing-masing wilayah di seluruh Kota Surabaya.

“Sebagai upaya percepatan vaksinasi, Dinkes Kota Surabaya juga terus menggelar kegiatan vaksinasi massal di fasilitas layanan publik. Seperti, di 63 puskesmas Kota Surabaya secara mobile ke RT-RW maupun secara door to door dan di beberapa pusat perbelanjaan atau mall,” terangnya.

Tak hanya itu saja, berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi vaksinasi booster di 63 Puskesmas Kota Surabaya dan vaksin corner di mall, jumlah peserta yang hadir di beberapa lokasi cukup antusias dan memenuhi kuota sasaran vaksin booster.

“Vaksinasi booster ini juga menjadi syarat perjalanan, maka Dinkes Kota Surabaya terus mendorong percepatan vaksin sesuai dengan instruksi Surat Edaran (SE) Kemenhub Nomor 73 Tahun 2022 tentang Petunjuk Perjalanan Orang Dalam Negeri  dengan Transportasi Darat pada Masa Pandemi Corona Virus Disease-19 (COVID-19),” pungkasnya.

Sebagai informasi, berdasarkan laman website lawancovid-19.surabaya.go.id per 14 Juli 2022, tercatat 807.973 orang ber KTP Surabaya, 322.661 orang KTP Non Surabaya, serta 1.906.235 orang belum ber KTP Surabaya telah mendapatkan pelayanan vaksinasi booster. (ko)

Mendag : Sektor Ritel Tumbuh, Ekonomi Pulih

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, menegaskan, sektor ritel  memiliki kontribusi penting dalam mendorong pemulihan konsumsi rumah tangga. Kontribusi para  peritel, termasuk yang berada di pusat perbelanjaan, dapat mendorong peningkatan konsumsi  rumah tangga.

Karena itu, pemerintah akan terus mendorong bisnis ritel tetap tumbuh, khususnya dalam masa pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19. Penagasan itu dikemukakan, Mendag Zulhas, dalam  acara  peluncuran Indonesia Retail  Summit2022  yang digelar secara hibrida di Kantor Kemendag, Jakarta, pada hari ini, Kamis (14/7).

Turut hadir dalam acara ini Deputi Bidang Industri dan Investasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Henky Manurung, Ketua Umum Himpunan Peritel dan Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) Budihardjo Iduansjah, serta Ketua Indonesia Retail Summit Anne Patricia Sutanto.

“Salah satu faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia adalah konsumsi rumah tangga yang kontribusinya mencapai 53,65 persen terhadap  Produk Domestik Bruto (PDB) dan tumbuh 4,34 persen pada kuartal I 2022,“ kata Mendag Zulhas.

Ia mengungkapkan, acara Indonesia Retail Summit 2022 meliputi kegiatan Hari Belanja Diskon  Indonesia (HBDI) 2022 dan Hari Retail Modern Indonesia (HARMONI) 2022. Acara ini merupakan  kesempatan emas bagi anggota Hippindo yang bergerak di sektor ritel, kuliner danhiburan untuk dapat menggali potensi pasar secara global.

“Saya berharap acara ini dapat turut meningkatkan konsumsi domestik serta menciptakan peluang lebih besar untuk perkembangan dan kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM),  para pelaku ekonomi kreatif, pusat perbelanjaan dan pelaku bisnis ritel di seluruh Indonesia.

Disamping itu, dengan acara ini juga diharapkan dapat menarik wisatawan  mancanegara  sekaligus memperkenalkan kebudayaan Indonesia,” jelas Mendag Zulhas. Ia menjelaskan, acara  ini  merupakan salah satu sarana mempromosikan produk-produk dalam negeri, baik makanan,  minuman, kerajinan maupun fesyen, baik untuk konsumen dalam negeri maupun pasar luar negeri. Tujuan akhirnya agar produk dalam negeri dapat bersaing di pasar global.

“Indonesia Retail Summit 2022 juga dapat mendorong ekonomi kerakyatan dengan menggerakkan UKM sebagai suplayer di ritel luring maupun di platform lokapasar dan mendukung program Bangga Buatan Indonesia dengan belanja produk Indonesia,” ujar Mendag Zulhas.

Sementara itu, Budiharjdo menyampaikan, acara Indonesia Retail Summit akan digelar pada 15—16 Agustus  2022. Kegiatan dilaksanakan bertepatan dengan hari jadi Sarinah, pusat perbelanjaan pertama di Indonesia dan juga Asia Tenggara.

“Acara ini merupakan upaya nyata membantu pemerintah dalam pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19,” imbuhnya. (bw)

Ini Saran untuk Masyarakat yang Akan Investasi Emas Digital

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Masyarakat yang ingin melakukan investasi emas digital diminta untuk mendengar saran ini. Pengamat Ekonomi & Investasi Universitas Islam Nusantara Bandung Dr Yoyok Prasetyo mengatakan, bagi masyarakat yang berminat untuk memiliki emas secara digital, sebaiknya melakukan transaksi di Bursa yang resmi.

Hal ini dikarenakan dengan transaksi melalui bursa, dipastikan sesuai regulasi, transaksi pun dijamin keamanannya oleh lembaga kliring, dan emas fisiknya disimpan oleh lembaga depository. Terkait emas digital, pemerintah telah mengaturnya peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Nomor 4 tahun 2019 tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka disebutkan, bahwa perdagangan emas digital hanya dapat difasilitasi oleh Bursa Berjangka yang telah memperoleh persetujuan dari Bappebti.

Ia menambahkan, dalam prakteknya, sebaiknya sebelum transaksi masyarakat perlu melakukan pengecekan terhadap legalitas perusahaan yang menawarkan emas digital tersebut, agar bisa terhindar dari investasi emas digital yang tidak resmi.

Untuk itu, sebaiknya semua pemangku kepentingan diekosistem emas digital ini secara berkelanjutan melakukan edukasi secara masif kepada masyarakat, tentang bagaimana melakukan transaksi emas digital yang resmi.

Pasar fisik emas digital pada dasarnya adalah suatu kegiatan jual beli emas di pasar yang dilakukan secara elektronik. Selain itu, pasar fisik emas digital juga sebagai sarana investasi dengan jual beli emas melalui sistem elektronik dengan tempo tunda serah.

Dalam pelaksanaannya, pasar fisik emas digital di Bursa Berjangka merupakan pasar fisik emas teroganisir yang menggunakan sarana elektronik dan difasilitasi oleh Bursa Berjangka atau sarana elektronik yang dimiliki oleh pedagang fisik emas digital. Bagi pemilik emas digital, catatan kepemilikannya juga dilakukan secara digital.

Terkait perdagangan di pasar fisik emas digital, sesuai dengan peraturan Bappebti emas yang diperdagangkan pada pasar fisik adalah emas murni dengan kandungan aurum (au) paling rendah 99,9 persen.

Selain itu, memiliki sertifikat yang mencakup kode seri emas, logo, dan berat, serta satuan emas dalam berat, yakni 1 gram, 2 gram, 5 gram, 10 gram, 25 gram, 50 gram, 100 gram, 250 gram, dan 1 kilogram.

Pasar fisik emas digital sendiri di Indonesia telah berjalan di Bursa Berjangka Jakarta sejak Maret 2022. Data dari PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI yang berperan sebagai lembaga kliring menyebutkan, sampai dengan akhir bulan Juni 2022 telah tercatat transaksi pembelian sebanyak 249.696 transaksi, dan transaksi penjualan sebanyak 366.819 transaksi.

Dari sisi gramasi, tercatat 1.620.459 gram dalam transaksi pembelian dan 3.056.329 gram dalam transaksi penjualan. Sedangkan dari sisi nilai, untuk transaksi pembelian tercatat sebesar Rp 228,2 miliar dan transaksi penjualan sebesar Rp. 337,7 miliar. (bw)

XL Luncurkan Kartu BIZ AVANA, Permudah UMKM Tingkatkan Penjualan Lewat Sosmed dan E-commerce

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Melalui XL Axiata Business Solutions, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terus berupaya menghadirkan layanan yang bisa semakin memudahkan kalangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) untuk memanfaatkan sarana digital guna meningkatkan penjualan. Berkolaborasi dengan AVANA Indonesia sebagai penyedia platform AVANA, XL Axiata Business Solutions mengenalkan kartu ‘BIZ AVANA’.

Dengan kartu yang inovatif ini, para pelaku UMKM bisa lebih mudah dalam mengintegrasikan dan mengoptimalkan penjualan melalui sosial media dan toko online. Produk baru ini sudah bisa dibeli mulai Juli 2022.

Kolaborasi ini selaras dengan upaya XL Axiata untuk mewujudkan visi menjadi operator konvergensi terdepan di Indonesia, termasuk dalam menyediakan layanan-layanan internet tercepat bagi pelanggan dan masyarakat. ‘XL Axiata Ada Untuk Indonesia’.

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto, mengatakan, berdasarkan data yang kami miliki, ada kurang lebih 60 juta UMKM di Indonesia yang membutuhkan transformasi digital lebih cepat agar bisa bertahan di masa pasca pandemi.

‘’Kami yakin, kartu BIZ AVANA ini akan memberikan dampak yang cukup signifikan untuk meningkatkan penjualan teman-teman UMKM, karena layanan ini sangat memudahkan mereka untuk memaksimalkan penggunaan sosial media dan toko online yang terintegrasi dengan platform AVANA,” katanya.

Feby menambahkan, XL Axiata dan AVANA Indonesia memiliki komitmen yang sama dalam mendukung program pemerintah untuk pemulihan ekonomi di Indonesia melalui solusi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar.

Kemitraan dengan AVANA Indonesia ini berorientasi untuk mengoptimalkan keuntungan para pelaku UMKM di Indonesia dengan mengoptimalkan penggunaan sosial media dan toko online sebagai sarana penjualan.

Kartu BIZ AVANA memungkinkan adanya integrasi antara aset sosial media milik UMKM dan/atau toko online mereka dengan platform AVANA yang sudah dilengkapi dengan banyak pilihan pembayaran dan pilihan kurir/logistik.

Group COO & Co-Founder AVANA, Yienyee Soh mengatakan,”AVANA melihat XL Axiata Business Solutions memiliki visi dan misi yang sama untuk dapat memberikan solusi inovatif yang memahami setiap karakter bisnis.

Pemilik bisnis dapat menikmati layanan yang lebih luas dan adaptif serta akses cepat dan mudah untuk terus tumbuh dan maju bersama. AVANA bersemangat dan berkomitmen untuk bekerjasama dengan XL Axiata Business Solutions untuk berpartisipasi dalam pemulihan ekonomi Indonesia melalui solusi nyata yang berdampak positif bagi lingkungan sekitar. ‘’Besar harapan kami, AVANA dapat menjadi lokomotif baru di perekonomian Indonesia,” ujarnya.

BIZ sendiri adalah layanan connectivity mobile dari XL Axiata Business Solutions yang ditujukan untuk segmen bisnis termasuk UMKM. BIZ memiliki varian produk yang cukup banyak yang bisa disesuaikan dengan pilihan biaya telekomunikasi dari usaha. Layanan BIZ fokus pada kuota produktivitas dan juga kemudahan komunikasi bisnis pelanggan.

Sementara, AVANA merupakan platform social commerce yang dapat digunakan oleh pelaku bisnis dalam mengoptimalkan penjualan melalui website, Facebook, Instagram, dan WhatsApp. Platform ini menggunakan inovasi teknologi terbaru dan sistem yang terintegrasi dengan media sosial dan telah membantu lebih dari 100.000 penggunanya.

BIZ AVANA bisa didapatkan mulai dari harga Rp 125 ribu. Dengan harga tersebut, pelanggan sudah bisa mendapatkan kartu BIZ pascabayar dengan kuota 30GB untuk mengakses AVANA dan juga berbagai e-commerce.

Terdapat juga kuota khusus untuk mengakses Facebook, Instagram, WhatsApp dan Telegram. Selain itu juga terdapat kuota utama sebesar 20GB untuk mengakses website ataupun internet lainnya. Dengan berlangganan BIZ AVANA, selain mendapatkan kuota produktivitas, pelanggan juga mendapatkan lisensi untuk AVANA.

Dengan demikian, pelanggan bisa menikmati kemudahan-kemudahan yang disediakan AVANA berupa kemudahan dalam proses pengiriman barang kepada konsumennya, karena AVANA sudah terintegrasi langsung dengan berbagai jasa transportasi logistik dan juga sudah terintegrasi dengan berbagai macam sistem pembayaran.

Pelanggan UMKM yang sudah menggunakan BIZ AVANA juga bisa mengikuti training digital marketing secara gratis untuk membantu meningkatkan penjualan mereka dan akses tak terbatas ke webinar yang diselenggarakan AVANA.

Kolaborasi ini semakin mendorong XL Axiata Business Solutions sebagai salah satu penyedia solusi ICT yang terintegrasi bagi segmen bisnis atau B2B, membuka lebih banyak interaksi dengan pelaku usaha dan memfasilitasi lebih banyak UMKM yang terdigitalisasi.

‘’Kerjasama ini diharapkan bisa mengakselerasi pertumbuhan pelanggan UMKM lainnya serta membuka peluang baru bagi para pelaku usaha yang ingin meningkatkan performa bisnisnya dengan lebih praktis, mudah, efektif, dan efisien,” tambah Feby. (bw)

Rawan Punah, Puluhan Ekor Tukik Langka Dilepas di Selat Bali 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Memiliki pantai yang landai, berpasir hitam, pesisir barat Selat Bali menjadi favorit penyu untuk bertelur. Sayangnya, telur yang menetas alami rawan dijarah warga tak bertanggungjawab.

Dampaknya, ekosistem penyu di Selat Bali terancam, rawan punah. Mencegah punahnya spesies dilindungi ini, personel TNI AD dari Kodim 0825 Banyuwangi melepas 70 ekor tukik di Pantai Cemara, Banyuwangi, Kamis (14/7) pagi.

Pantai Cemara menjadi salah satu tempat favorit kawanan penyu bertelur. Lokasinya juga dekat dengan pusat kota Banyuwangi. Ketika musim bertelur, kawanan penyu memilih tempat ini untuk mendarat, lalu membuat sarang secara alami.

“Kami ingin mendukung pelestarian ekosistem penyu. Karena itu, kami bersama jajaran Pelindo Tanjungwangi melepas tukik untuk mencegah kepunahan penyu,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0825 Banyuwangi, Letkol Kav.Eko Julianto Ramadhan.

Tukik yang dilepas adalah jenis penyu lekang. Spesies ini masuk dalam hewan langka di dunia dan dilindungi. Harapannya, tukik yang dilepas akan kembali lagi ke pesisir Banyuwangi dan bertelur. “Dengan banyaknya tukik yang dilepas, tentunya potensi kepunahan bisa dicegah. Apalagi, Banyuwangi menjadi favorit pendaratan penyu,” kata Dandim.

Aksi lepas tukik ini juga melibatkan mahasiswa dan pelajar. Tujuannya, mereka diajarkan sejak dini dalam pelestarian alam dan ekosistem. Sehingga, tidak tergiur dalam aksi perburuan penyu maupun telurnya.

Setiap tahun, pesisir Banyuwangi selalu didarati kawanan penyu yang akan bertelur. Sekali bertelur bisa mencapai lebih dari 120 butir. Musim bertelur mulai muncul sejak Maret hingga Agustus. Puncaknya, bulan Mei hingga Juli.

“Tahun lalu, kami mencatat ada 40 sarang penyu untuk bertelur. Total telurnya mencapai 5000 butir,” kata Mohammad Muhyi, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pantai Cemara, Banyuwangi.

Sejak 2013, pihaknya bersama nelayan melakukan penyelamatan sarang penyu. Caranya, dengan menangkarkan telur penyu. Sehingga, aman dari predator manusia maupun hewan liar. “Sejak tahun 2013, kami sudah melepasliarkan sekitar 3500 ekor tukik per tahun. Jadi, tukik yang menetas kita lepas lagi ke laut,” jelasnya.

Dengan dilepas lagi, nelayan berharap penyu lekang yang langka bisa diselamatkan dari kepunahan. Di Banyuwangi ada dua jenis penyu langka yang sering mendarat. Diantatanya, penyu lekang yang banyak mendarat di Pesisir Timur Banyuwangi dan penyu hijau yang mendaratnya di pantai selatan Banyuwangi, tepatnya di Pantai Sukamade, Kecamatan Pesanggaran.

“Kalau pesisir timur ini pasirnya hitam jadi disukai penyu lekang, kalau di selatan pasirnya putih yang disukai penyu hijau,” tutup Muhyin. (udi)

Cegah Abrasi, Personel Kodim Banyuwangi Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Surganya Pendaratan Penyu 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Mencegah abrasi, sedikitnya 5000 batang pohon mangrove dan cemara ditanam di Pantai Cemara, Desa Kalirejo, Kecamatan Banyuwangi, Kamis (14/7) siang. Aksi penghijauan ini digelar jajaran TNI AD dari Kodim 0825/Banyuwangi bersama Pelindo Tanjungwangi dengan menggandeng pelajar dan mahasiswa.

Kawasan pesisir di pinggir kota Banyuwangi itu sengaja dipilih untuk penghijauan. Alasannya, pantai ini menjadi surganya kawanan penyu untuk bertelur. Pohon yang ditanam diletakkan di sepanjang bibir pantai yang bersinggungan langsung dengan Selat Bali.

“Sebelum kami menggelar penghijauan, ada sejumlah titik yang kami survei. Akhirnya, diputuskan di Pantai Cemara, karena ikut melestarikan ekosistem penyu,” kata Komandan Kodim (Dandim) 0825/ Banyuwangi, Letkol (Kav) Eko Julianto Ramadhan.

Alasan lainnya, Pantai Cemara dikelola oleh Kelompok Masyarakat Sadar Wisata (Pokdarwis). Sehingga, mangrove dan cemara udang yang ditanam akan ada yang merawat. Pohon yang ditanam juga  diharapkan bisa mendukung pelestarian ekosistem penyu.

“Di Pantai Cemara ini juga ada penangkaran penyu dan destinasi wisata alam. Dengan mencegah abrasi, tentunya penyu akan lebih banyak mendarat dan bertelur, sekaligus mendukung wisata edukasi,” tegas perwira asal Jakarta ini.

Memiliki laut yang rawan abrasi, penanaman mangrove dan cemara menjadi kegiatan wajib di Banyuwangi. Apalagi, kawasan pesisirnya yang bersinggungan dengan Selat Bali memiliki ekosistem penyu yang beragam, bahkan spesies langka di dunia.

“Kami selalu konsen dengan penghijaun pesisir. Tahun ini, kami siapkan 5000 bibit mangrove dan cemara untuk perlindungan abrasi,” kata Dirut Pelindo Tanjungwangi, Banyuwangi, Pitria Kartika Sari.

Berlokasi di dekat kota, Pantai Cemara menjadi hutan kota yang cukup favorit dikunjungi wisatawan. Sejak tahun 2011, dilakukan penghijauan massal oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kemudian, tahun 2013, dibentuk penangkaran tukik penyu.

Pantainya yang berpasir hitam, menjadi lokasi favorit kawanan penyu lekang untuk bertelur. Sebelum dikelola menjadi destinasi wisata, kawasan pesisir nelayan ini menjadi lokasi perburuan telur penyu.

“Sekarang, masyarakat bisa tetap melaut, sekaligus mengelola obyek wisata alam dan edukasi penangkaran tukik,” jelas Mohamad Muhyi, Ketua Pokdarwis Pantai Cemara. (udi)

Gelombang Dukungan Relawan Des Ganjar di Tuban

0

Tuban, (pawartajatim.com) – Dukungan terhadap Ganjar Pranowo, untuk Presiden RI 1 terus mengalir. Kali ini menjalar hingga pesisir Pantai Utara Jawa. Tuban seolah menjadi saksi antusiasme sukarelawan pendukung Ganjar Pranowo.

Sebagai Dewan Pembina Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI), Ganjar, tentu memiliki kedekatan khusus dengan seluruh anggota Papdesi. Apalagi beliau adalah seorang insiator disahkannya RUU desa menjadi UU Desa pada Tahun 2014.

“Beliau orang yang membantu kami dalam memperjuangkan RUU Desa menjadi UU Desa. Beliau yang mendampingi kami dan akhirnya kami bisa mengikuti rapat pansus sampai dengan disahkannya UU No 6 Tahun 2014 tersebut,” kata Ketua Relawan Des Ganjar Kabupaten Tuban, Hari Winarko, di Tuban Rabu (13/7).

Ketika ditanyai soal bagaimana dampak dari UU no 6 Tahun 2014, Hari membeberkan jelas dampak yang dirasakan oleh desa sehingga memberikan manfaat positif terhadap wilayah perdesaan di Kabupaten Tuban.

Ratusan Relawan Des Ganjar di Kabupaten Tuban. (foto/ist)

“Luar biasa, artinya dengan UU tersebut desa memiliki wewenang penuh dalam mengatur rumah tangga desa. Sehingga bisa meningkatkan program pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berdampak kepada kesejahteraan masyarakat, UMKM tumbuh, inovasi di bidang ketahanan panganpun meningkat,” ujar Hari.

Ia menjelaskan, sosok Ganjar yang merakyat dan memiliki kedekatan dengan Kepala Desa saat Ganjar menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah membuatnya yakin akan kinerjanya menjadi Presiden RI.

“Dengan dan tidak ada jarak dengan wong cilik. Sebagai Gubernur Jateng beliau di WA atau SMS selalu menjawab dan ketika ada persoalan atau bencana dilapangan timnya cepat tanggap,” tambahnya.

Hari meyakini bahwa masyarakat Tuban sangat terpukau dengan kinerjanya yang lugas dan cepat, hal ini dibuktikan dengan tingginya animo masyarakat yang hadir dalam kegiatan Des Ganjar di Kabupaten Tuban ini.

“Antusiasmenya diluar dugaan, kami baru masuk di sini, tidak ada pengkondisian secara khusus tapi inisiatif masyarakat terhadap Ganjar Pranowo sangat tinggi di sini. Ini menjadi modal besar dan keyakinan awal untuk memenangkan Ganjar Pranowo di Kabupaten Tuban,” jelas Hari.

Ketika ditanya kapan relawan di Kabupaten Tuban ini terbentuk, Hari menjelaskan prosesnya cukup singkat dan menjalar hingga ke Kabupaten Tuban. “Sekitar 4 bulan relawan di Kabupaten Tuban ini kami bentuk, berbagai inovasi dan ide sudah mulai bermuculan dari sukarelawan Des Ganjar terkait strategi komunikasi Ganjar sampai dengan pembentukan bakal calon presiden pada 2024. Alhamdullilah banyak yang mendukung karena sosoknya yang menginspirasi,” jawabnya.

Terkait aliran dana kegiatan Des Ganjar ini, Hari, menegaskan, kegiatan ini dilakukan secara independen dari sisi pendanaan. “Anggaran ini murni dari relawan, artinya dari kita semua yang sifatnya sukarelawan dan mandiri karena didasari dengan kecintaan kita dan keinginan kita kepada Ganjar Pranowo, untuk naik menjadi Presiden RI,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara meriah dan dihadiri 1.000 peserta yang terdiri dari Tokoh Masyarakat, Pelaku UMKM dan masyarakat umum. (rid)

Polemik Pelayanan di Kelurahan Medokan Ayu Tuntas, Kedua Pihak Saling Memaafkan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Permasalahan terkait pernyataan petugas di Kelurahan Medokan Ayu yang viral di sosial media (sosmed) Twitter pada, Selasa (12/7) tuntas. Kedua belah pihak antara Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik (Kasi Pem) Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo dengan Dian Ayu pemilik akun @ZiziSantoso saling memaafkan.

Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo menanggapi kesalahpahaman yang viral di media sosial twitter. Saat dikonfirmasi, Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu mengatakan, salah paham itu telah diselesaikan bersama Dian Ayu melalui suaminya, Agung Putu Iskandar, Rabu (13/7).

“Permasalahan itu sudah dikomunikasikan dengan suami Dian Ayu yang salah paham soal perkataan saya melalui pesan singkat Whatsapp. Saya pun juga sudah meminta maaf atas permasalahan ini,” kata Danu.

Seperti diketahui, sebelumnya Dian Ayu melalui akun twitter miliknya @ZiziSantoso mengunggah foto tangkapan layar ponsel percakapan antara dirinya dengan Kasi Pem Danu. Dalam percakapan tersebut tertulis, Danu, meminta Dian untuk mengambil berkas – berkas yang sebelumnya digunakan sebagai syarat mengurus adminduk akta kelahiran anaknya yang hilang.

Kemudian, Dian membalas pesan Danu dengan kata “Baik pak”, sebagai respon untuk segera mengambil berkas – berkasnya di Kantor Kelurahan Medokan Ayu. Namun, Danu menimpali pesan singkat Dian dengan kata yang kurang baik, “Jangan membebani kelurahan” hingga akhirnya viral di twitter.

Danu pun mengaku, salah dan mengucapkan permintaan maaf atas pernyataannya yang dinilai kurang memuaskan itu. Ia menyadari adanya kekeliruan penyampaian, sehingga hal tersebut menyebabkan miss komunikasi antara dirinya dengan Dian selaku pemohon pembuatan akta kelahiran.

“Maksud saya membebani itu kan karena ada berkas asli pemohon berada di kelurahan, jadi itu kan tanggung jawab pribadi untuk menyimpan berkas tersebut, bukan kewajiban kelurahan. Dalam hal ini saya menyadari salah menyampaikannya,” ujar Danu.

Sementara itu, Agung Putu Iskandar membenarkan sudah memaafkan pernyataan Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo kemarin, Selasa (12/7). Terkait pembuatan akta kelahiran, pada 2020 lalu sudah melakukan pengecekan secara berkala melalui website akan tetapi tidak tahu kalau fisiknya telah tercetak dan diambil di kantor kelurahan.

“Agar tidak berkelanjutan dan saling berargumen, kami sudah menyelesaikan persoalan ini di kantor kelurahan. Kami pun turut memaafkan persoalan ini,” pungkas Agung. (ko)

Ini Penjelasan Kelurahan Medokan Ayu, Tanggapi Cuitan Viral di Twitter

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kepala Seksi Pemerintahan dan Pelayanan Publik (Kasi Pem) Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo, menanggapi cuitan viral di twitter soal penyampaian imbauan pengurusan administrasi kependudukan (adminduk) di Kelurahan Medokan Ayu yang diduga tidak ramah dengan warga. Cuitan dari akun twitter @ZiziSantoso itu menimbulkan berbagai persepsi netizen di media sosial (medsos), Selasa (12/7).

Pemilik akun twitter @ZiziSantoso, Dian Ayu, mengunggah dua foto screenshot (tangkapan layar) ponsel percakapan pribadinya melalui Whatsapp dengan Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo.

Dalam percakapan tersebut tertulis, Danu, meminta Dian, untuk mengambil berkas – berkas yang sebelumnya digunakan sebagai syarat mengurus adminduk akta kelahiran anaknya. “Berkas lainnya mohon diambil (surat kehilangan kepolisian) dll,” tulis Danu, dalam balasan chat setelah Dian, selesai mengurus berkas melalui sistem e-capil.

Kemudian, Dian, membalas pesan Danu, dengan kata “Baik pak”, sebagai respon untuk segera mengambil berkas – berkasnya di Kantor Kelurahan Medokan Ayu. Namun, Danu, menimpali pesan singkat Dian, dengan kata yang kurang baik “Jangan membebani kelurahan” hingga akhirnya viral di twitter.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo, mengaku salah dan mengucapkan permintaan maaf atas pernyataannya yang dinilai kurang memuaskan, sehingga viral di twitter.

Danu juga menyadari adanya kekeliruan penyampaian. Sehingga hal tersebut menyebabkan miss komunikasi antara dirinya dengan Dian, selaku pemohon. Danu mengatakan, kata “jangan membebani kelurahan” itu maksudnya adalah baik, agar berkas asli pemohon yang di kelurahan usai mengurus akta kelahiran supaya bisa segera diambil agar tidak hilang di kemudian hari.

“Maksud saya membebani itukan karena ada berkas asli pemohon. Jadi itu kan tanggung jawab pribadi untuk menyimpan berkas tersebut, bukan kewajiban kelurahan. Dalam hal ini saya menyadari salah menyampaikannya,” kata Danu, Rabu (13/7).

Selain itu, masalah hilangnya berkas akta kelahiran anak pemohon tahun 2020 itu karena ada berbagai faktor. Selain pergantian petugas kelurahan dari yang lama ke baru, juga karena ketidaktahuan pemohon usai menerima pemberitahuan e-Kitir.

Ternyata fisik akta kelahiran sudah tercetak dan bisa diambil kelurahan. Ia menjelaskan, sebenarnya ketika bukti fisik akta kelahiran sudah dinyatakan jadi, otomatis di dalam e-Kitir tercantum keterangan bahwa bisa segera diambil di kantor kelurahan terdekat sesuai alamat KTP.

“Mulai dari kemarin dihubungi belum bisa, saya diminta ketemu langsung kepada pemohon oleh Pak Camat. Tetapi tadi suami pemohon, Agung Putu Iskandar, telah menemui saya dan diselesaikan dengan baik,” jelas dia.

Sementara itu, Agung Putu Iskandar, membenarkan sudah mengklarifikasi hal tersebut dan menerima permintaan maaf atas pernyataan Pem Kelurahan Medokan Ayu, Danu Budi Prayogo,kemarin, Selasa (12/7).

Terkait pembuatan akta kelahiran, pada 2020 lalu sudah melakukan pengecekan secara berkala melalui website. Akan tetapi tidak tahu kalau fisiknya telah tercetak dan diambil di kantor kelurahan. “Agar tidak berkelanjutan dan saling berargumen, kami sudah menyelesaikan persoalan ini di kantor kelurahan. Kami pun turut saling memaafkan,” ujar Agung.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Rungkut, Habib, menceritakan, kronologi dari kejadian ini bermula pada tahun 2020 silam. Dian, pernah mengurus akta kelahiran anaknya di Kelurahan Medokan Ayu. Saat itu, akta kelahiran tersebut sudah jadi secara digital, akan tetapi belum diambil oleh Dian di Kantor Kelurahan Medokan Ayu lantas hilang.

Kemudian, pada 2022 Dian, diminta mengurus kembali akta kelahiran itu di tahun 2022 dengan syarat harus menyertakan surat kehilangan dari kepolisian sebagai buktinya, supaya akta baru bisa diterbitkan kembali.

Setelah akta kelahiran itu jadi, Dian, diminta datang kembali ke Kantor Kelurahan Medokan Ayu untuk mengambil berkas – berkas miliknya. “Ada beberapa berkas milik Zizi Santoso, yang perlu diambil. Seperti Kartu Keluarga (KK) asli, surat kehilangan kepolisian dan lain sebagainya di Kelurahan Medokan Ayu. Namun, ada beda penafsiran antara kasipem saya dengan pemohon,” kata Habib.

Habib menerangkan, salah penafsiran itu muncul ketika Kasi Pem Kelurahan Medokan Ayu membalas pesan Zizi Santoso, dengan perkataan “jangan membebani kelurahan”, sontak membuat pemilik akun twitter @ZiziSantoso, Dian, merasa perkataan itu tidak mencerminkan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

“Bahasa ‘membebani’ inilah yang menjadi permasalahan. Padahal, dokumen itu aslinya bukan kewenangan kelurahan untuk menyimpan dokumen – dokumen itu, jadi ada kesalahpahaman disitu. Sejatinya tidak boleh kalau beliau (Kasi Pem) mengatakan seperti itu,” terang Habib.

Habib, mengatakan, ia sudah mengingatkan dan melakukan pemeriksaan terhadap Kasipem Kelurahan Medokan Ayu tersebut terkait pernyataan tersebut. Selain itu, suami Dian, Agung juga telah menyelesaikan permasalahan ini dan memaafkan pernyataan Danu.

“Kemarin (12/7) malam sudah saya lakukan berita acara pemeriksaan (BAP), sekitar pukul 19.30 WIB,” pungkasnya. (ko)