Tindaklanjuti SE Kemenag, Gubernur Anjurkan Penyembelihan Kurban di RPH atau Dititipkan ke Lembaga yang Memenuhi Syarat

0

Malang, (pawartajatim.com) – Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menerbitkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE 10 Tahun 2022 tentang Panduan Penyelenggaraan Salat Hari Raya Idul Adha dan Pelaksanaan Penyembelihan Hewan  Kurban Tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi.

Sebelumnya di Provinsi Jawa Timur sendiri telah diterbitkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor 188/362/KPTS/013/2022 tentang status keadaan darurat bencana wabah penyakit mulut dan kuku Tanggal 30 Mei 2022. Juga Surat Edaran Nomor 524/6359/122.3/2022 tentang pengendalian dan penanggulangan penyakit mulut dan kuku pada ternak di Jawa Timur tertanggal 31 Mei 2022.

Merespon terbitnya SE tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta kepada Bupati dan Wali Kota se Jatim untuk segera turun mengecek dan memantau sentra penjualan hewan kurban yang biasanya banyak dijumpai di pinggir jalan atau tanah lapang.

“Di tengah wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Jatim bisa beribadah dengan baik utamanya ketika sholat Iedul Adha dan dapat melakukan penyembelehan hewan kurban. Sehingga proses penyembelihan sampai penyaluran hewan kurban bisa aman dan higienis,” ungkap Khofifah  disela pelantikan Rektor Universitas Brawijaya Malang, Senin (27/6).

Gubernur Khofifah, mengatakan, penting bagi kepala daerah bisa mengambil kebijakan untuk mempersiapkan titik sentra penjualan hewan kurban yang sehat dan tidak terindikasi adanya penyakit PMK.

“Kami terus berupaya memberikan rasa aman kepada masyarakat khususnya bagi umat Islam yang akan merayakan Hari Raya Idul Adha  baik saat shalat Iedul Adha maupun saat  pelaksanaan kurban tahun ini,” terangnya.

Khofifah menjelaskan Pemprov Jatim telah menyiapkan sebanyak 1.276 juru sembelih halal (Juleha) yang akan tersebar di berbagai pondok pesantren (Ponpes), masjid, mushalla, dan lembaga di Jatim. Para Juleha saat ini telah mendapatkan pelatihan, pengarahan, dan sertifikasi sehingga siap memotong hewan kurban pada Idul Adha mendatang.

Gubernur Khofifah, menjelaskan bahwa  dalam Surat Edaran tersebut diatur tentang pelaksanaan protokol kesehatan saat Salat Hari Raya Idul Adha dan pelaksanaan kurban, takbiran, khutbah Idul Adha, ketentuan syariat berkurban, hingga teknis penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan, dan pendistribusian daging kurban.

Oleh karenanya, wanita yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial ini mengimbau umat Islam untuk membeli hewan kurban yang sehat dan tidak cacat sesuai dengan kriteria. Serta menjaganya agar tetap dalam keadaan sehat hingga hari penyembelihan.

Bagi umat Islam yang berniat berkurban dan berada di daerah wabah atau terluar dan daerah terduga PMK, diimbau untuk melakukan penyembelihan di Rumah Potong Hewan (RPH). “Jika berada di wilayah wabah PMK, takmir masjid, mushola atau panitia kurban bisa menitipkan pembelian, penyembelihan, dan pendistribusian hewan kurban kepada Badan Amil Zakat, Lembaga Amil Zakat, atau lembaga lainnya yang memenuhi syarat. Inilah pentingnya koordinasi semua jajaran di daerah agar masyarakat kita bisa beribadah dengan baik, aman dan sehat,” urai Khofifah.

Adapun salah satu isi dari SE 10 Tahun 2022 Kriteria hewan kurban terdiri dari Jenis hewan ternak, yaitu unta, sapi, kerbau, dan kambing yang cukup umur. Jika unta minimal umur 5 (lima) tahun, sapi dan kerbau minimal umur 2 (dua) tahun dan kambing minimal umur 1 (satu) tahun.

Kondisi hewan sehat, antara lain tidak menunjukkan gejala klinis PMK seperti lesu, lepuh pada permukaan selaput mulut ternak termasuk lidah, gusi, hidung, dan teracak atau kuku, tidak mengeluarkan air liur/lendir berlebihan, dan tidak memiliki cacat, seperti buta, pincang, patah tanduk, putus ekor, atau mengalami kerusakan daun telinga kecuali yang disebabkan untuk pemberian identitas.

Penyembelihan hewan kurban dilaksanakan pada waktu yang disyaratkan, yaitu: Hari Raya Idul Adha dan hari tasyrik (11, 12, dan 13 Zulhijjah). Penyembelihan hewan kurban diutamakan dilakukan di RPH. Jika dalam hal keterbatasan jumlah, jangkauan/jarak, dan kapasitas RPH, penyembelihan hewan kurban dapat dilakukan di luar RPH dengan ketentuan melaksanakan penyembelihan hewan kurban di area yang luas dan direkomendasikan oleh instansi terkait.

Penyelenggara dianjurkan membatasi kehadiran pihak-pihak selain petugas penyembelihan hewan kurban dan orang yang berkurban. Selanjutnya, petugas menerapkan protokol kesehatan pada saat melakukan penyembelihan, pengulitan, pencacahan, pengemasan hingga pendistribusian daging hingga memastikan kesehatan hewan kurban melalui koordinasi dengan dinas/instansi terkait. (dra)

Gubernur Nyalakan Sambungan Listrik 1.951 Relokasi Hunian Tetap Penyintas APG  Semeru Bantuan PLN

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Raut sumringah terpancar dari wajah penyintas awan panas guguran ( APG ) Semeru yang tinggal di  hunian tetap (Huntap) di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Lumajang. Sebabnya, tempat tinggal mereka kini telah teraliri listrik  dengan beaya sambungan secara gratis dari PLN UID Jawa Timur/Jatim.

Penyalaan sambungan listrik tersebut secara simbolis dilakukan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, bersama GM PLN UID Jatim Lasiran, Bupati Lumajang Thoriqul Haq serta Ketua Kwarda Pramuka Jatim, Arum Sabil,  Senin (27/6).

Melalui penyalaan sambungan tersebut, total sebanyak 1.951 huntap kini telah mendapat pasokan listrik untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga penyintas APG  Semeru. “Semoga dengan dukungan suplai listrik ini bapak-ibu semakin betah dan produktif  tinggal di tempat tinggalnya yang baru. Pemprov Jatim bersama Pemkab Lumajang serta seluruh stake holder akan terus berupaya agar fasilitas-fasilitas lainnya juga dapat disegerakan untuk mendukung aktifitas warga setempat,” ujar Gubernur Khofifah.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan apresiasinya kepada GM PLN UID Jawa Timur  dan tim yang telah bekerja keras dan bekerja cepat menyelesaikan sambungan listrik untuk 1.951 huntap.

Pihaknya berharap, dengan adanya suplai energi listrik sekaligus menjadi pembangkit dari aktifitas perekonomian warga yang sempat lumpuh karena bencana. “Jika suplai listrik sudah masuk, kebutuhan air tercukupi, berikutnya sambungan internet juga sangat penting untuk disegerakan. Karena di tengah zaman yang serba cepat ini, kita tidak boleh ketinggalan informasi meskipun tinggal di desa. Pun anak-anak kita akan sangat membutuhkannya untuk mendukung belajar mereka,” sambung Khofifah.

Ia mengtaakan, percepatan pembangunan huntara dan huntap berikut seluruh fasilitanya merupakan buah dari sinergi yang kuat oleh banyak pihak. Maka, pihaknya juga menyampaikan terima kasih setinggi-tingginya kepada semua pihak atas setiap energi yang dicurahkan untuk pemulihan pasca bencana APG  Semeru.

“Mudah-mudahan setiap bantuan yang telah diberikan untuk penanganan pasca bencana APG Semeru ini akan menjadi amal jariyah yang tak terputus pahalanya di sisi Allah,” sebut Khofifah yang juga Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut.

Untuk diketahui, pembangunan jaringan listrik bagi  huntap penyintas APG  Semeru ini disuplai dari penyulang Pronojiwo yang membutuhkan penambahan 79 tiang Tegangan Menengah (TM), 133 tiang Tegangan Rendah (TR), 3.158 kilometer sirkuit (kms) jaringan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM), jaringan Saluran Udara Tegangan Rendah (SUTR) sepanjang 6,447 kms serta 7 unit gardu distribusi.

Untuk pembangunan jaringan tersebut PLN mengalokasikan dana investasi sebesar Rp 4,8 miliar, sementara sambungan listrik tahap 1 untuk 250 pelanggan yakni sebesar Rp 276,8 juta dan tahap dua sebesar Rp 1,7 miliar untuk 1701 pelanggan.

Program elektrifikasi, lanjut Khofifah, akan tetap menjadi komitmennya agar seluruh warga Jatim mendapatkan suplai listrik yang cukup. Pada tahun 2022 ini, Pemprov mengalokasikan bantuan Instalasi Rumah dan Sambungan Rumah (IRSR) sejumlah 2.700 kepala keluarga (KK). Melalui program tersebut, sejak tahun 2019 sampai saat ini sebanyak 14.921 KK yang tersebar di Jawa Timur telah menikmati bantuan IRSR.

Selain aliran listrik, pada kesempatan ini juga turut diresmikan pula jalan di relokasi  Huntap  yang dibuat atas hasil pengolahan limbah batu bara atau Fly Ash and Bottom Ash (FABA). Material ini kemudian bisa diolah menjadi campuran pendukung produk bata ringan, batako, paving, beton jalan, beton konstruksi, spesi/luluhan untuk lantai rabatan dan pondasi.

Pada relokasi Huntap ini, uji coba pembuatan Jalan yang menggunakan material FABA telah terbangun jalan sepanjang 270 meter dan telah selesai pembangunannya pada 10 Juni lalu. Dalam kesempatan tersebut, turut diserahkan pula kepada Khofifah dua unit motor listrik. Dua unit motor listrik tersebut diberikan oleh PT Wima dan PT AMS.

Dengan diterimanya motor listrik tersebut secara langsung oleh Khofifah, Ia berharap tren motor listrik bisa meningkat dan emisi gas bisa berkurang. “Karena saya rasa kita semua mempunyai tanggung jawab untuk mengurangi emisi gas yang ada saat ini,” pungkasnya

Sementara itu, Bupati Lumajang Thoriqul Haq, mengutarakan rasa terima kasihnya atas perhatian besar dari banyak pihak pada penyintas APG Gunung Semeru. “Terlebih kepada Kepala Desa Sumbermujur. Saya ucapkan banyak terima kasih karena telah memberikan lahan sehingga memungkinkan untuk dijadikan lokasi relokasi bagi warga yang kehilangan tempat tinggalnya karena APG Semeru. Terima kasih banyak,” ucap Thoriqul.

Sementara itu, General Manager PLN UID Jawa Timur Lasiran menyampaikan dengan telah tersambungnya listrik di Huntara Huntap Sumbermujur, Lumajang, diharapkan masyarakat bisa segera menempati dan berpindah ke rumah yang telah disediakan.

“Karena kalau tidak dimanfaatkan dengan sebaik mungkin, sayang sekali listrik yang sudah terpasang. Terima kasih seluruh sinergi bersama Pemkab dan Pemdes atas kerjasamanya,” harapnya Junaedi (40) salah seorang warga asli Desa Curahkobokan yang telah terpendam pasir APG yang juga sempat mengungsi di Pengungsian Desa Penanggal menyampaikan rasa bahagianya. Ditemui terpisah, Juanedi mengungkapkan bahwa rumah (Huntap) yang telah ditempatinya selama 3 bulan ini terasa sangat nyaman dari sebelumnya.

“Tiga bulan di sini sangat nyaman bagi saya sekeluarg. Banyak sekali bantuan yang datang dan sangat meringankan kebutuhan kami,” ujarnya Junaedi yang tinggal bersama 4 anggota keluarganya yang lain secara khusus mengucapkan rasa terima kasihnya kepada Gubernur Khofifah, Bupati Lumajang serta elemen strategis yang berperan dalam proses kenyamanan hunian yang ditempatinya.

“Saya dan keluarga mengucapkan terima kasih banyak atas perhatian diberikan kepada kami, khususnya para warga yang terdampak APG Gunung Semeru. Kami sangat bahagia mendapatkan rumah baru yang sangat nyaman ini,” ujarnya. (bw)

Turunkan Stunting, BKKBN Jatim Latih 666 Kecamatan se-Jatim

0

Lamongan, (pawartajatim.com) – Dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di Jawa Timur/Jatim sebagai amanat Perpres 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Perwakilan BKKBN provinsi ini menggelar Pelatihan Tim Pendamping Keluarga (TPK) secara serentak di 38 Kab/kota, selama 3 minggu ke depan di 666 Kecamatan secara bertahap.

Kepala Bidang Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Jatim, Sukamto, mengatakan pelatihan TPK tahun ini merupakan tindak lanjut TPK Tahun 2021 yang lalu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan TPK dalam pendampingan dan sasaran keluarga beresiko stunting yang terdiri dari calon pengantin (catin), ibu hamil dan pasca bersalinan atau yang disebut 1000 hari pertama kelahiran (HPK).

“Sebanyak 93.729 orang TPK yang terdiri dari bidan, TP-PKK dan Kader KB  yang dilakukan secara estafet,” kata Sukamto. Ia menjelaskan BKKBN Pusat melaksanakan TOT bagi fasilitator tingkat provinsi sebanyak 38 orang dari internal dan eksternal  BKKBN Provinsi (IBI,PT, TP-PKK dan dinas terkait) dan tingkat provinsi melaksanakan  TOF bagi fasilitator tingkat kabupaten/kota dari unsur TP-PKK, IBI, OPD-KB dan kordinator PKB tingkat kecamatan sebanyak 779 orang.

Sementara itu, sambung Sukamto, Tim Fasilitator tingkat kabupaten/kota yang memberikan materi pelatihan TPK di tingkat kecamatan masing-masing. “Materi pelatihan meliputi pemutakhiran data sasaran keluarga stunting, aplikasi elektronik siap nikah siap hamil (Elsimil) bagi TPK, Variabel terpilih dalam pemantauan hamil dan pasca persalinan google form,” sebutnya.

Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur  dalam pengendalian kegiatan secara serentak melakukan monitoring dan evaluasi Pelaksanaan Pelatihan TPK di 666 kecamatan se-Jawa Timur. Tujuan monitoring dan evaluasi ini untuk melihat langsung bahwa kegiatan benar-benar dilakukan dan tidak fiktif.

“Dalam kegiatan monitoring dan evaluasi ini, kami juga mengambil dokumentasi dalam bentuk foto dan video pendek berdurasi maksimal lima menit. Hal ini dilakukan sebagai pendukung laporan keuangan untuk akuntabilitas penggunaan anggaran yang berasal dari APBN,” paparnya saat melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi di empat kecamatan di Kabupaten Lamongan yang dilakukan selama dua hari (22-23 Juni).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kebupaten Lamongan, drg Fida Nuraida, mengatakan di Kabupaten Lamongan ada 1.036 Tim atau sebanyak 3.108 orang. Berdasarkan Data PK Tahun 2021 di Kabupaten Lamongan tercatat keluarga resiko stunting sebanyak 142.923 keluarga atau 71.88 persen dari 198.278 keluarga yang punya balita atau 39,67 persen dari 360.278 semua keluarga.

“Kegiatan Pelatihan TPK ini diharapkan semua kader TPK semakin paham dan mengerti tentang tugas dan tanggung jawab seorang kader TPK,” kata drg Fida di ruang kerjanya di Jalan Pahlawan nomor 27 Lamongan.

drg Fida menambahkan Kabupaten Lamongan juga sudah berkomitmen menuju ke Lamongan Zero Stunting  melalui penandatanganan komitmen dalam rangka Hari Jadi Lamongan dan Hari Keluarga Nasional  yang diikuti oleh seluruh Forkompinda, OPD terkait, TPPS, TPK dan mitra kerja.

“Lamongan juga sudah melaksanakan sekolah orang tua hebat (SOHT) bagi para orang tua yang memiliki balita,” pungkasnya. (bw)

Kalapas Nunukan Pimpin Gowes Santai Persatuan Sepeda Pengayoman Antara Imigrasi dan Lapas

0

Nunukan, (pawartajatim.com) – Dalam rangka meningkatkan kebugaran tubuh dan sebagai sarana refreshing disela-sela padatnya aktivitas, Persatuan Sepeda Pengayoman (PSP) yakni Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Nunukan dan Imigrasi Nunukan menggelar kegiatan gowes atau sepeda santai, pada Minggu (26/6).

Kegiatan kali ini dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa, dan pimpinan dari Imigrasi beserta jajaran lapas maupun imigrasi, turut hadir juga beberapa jajaran KPPN yang ikut meramaikan giat Gowes Minggu (26/6).

Pukul 06.00 WITA, seluruh peserta sudah berada di titik kumpul yaitu halaman depan Imigrasi Nunukan. Sesuai aba-aba, seluruh peserta menggowes santai bergerak sesuai rute yang telah ditentukan. Adapun rutenya yaitu star dari Imigrasi Nunukan, hingga finish di Lapas Nunukan.

Wayan menjelaskan, pegawai Lapas Nunukan dan Imigrasi Nunukan yang dimaksud merupakan komunitas sepeda Pemasyarakatan yaitu Persatuan Sepeda Pengayoman (PSP) di Nunukan. “Selain sebagai wadah untuk menyalurkan hobi, PSP Nunukan juga sebagai wadah silaturahmi bagi seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) di Kabupaten Nunukan,” jelas Wayan.

Wayan mengungkapkan bahwa kegiatan ini akan diadakan seminggu sekali sebagai sarana refreshing pegawai, meningkatkan rasa kekeluargaan dan menjaga kebugaran tubuh Pegawai Lapas maupun Imigrasi.

“Kegiatan sepeda santai ini serentak dilakukan oleh unit pelaksana teknis dilingkungan Kanwil Kemenkumham Kaltimtara serta merupakan langkah nyata insan pengayoman dalam mengaktualisasikan janji kinerja yang telah bersama-sama dideklarasikan pada beberapa bulan yang lalu tentang menjaga kesehatan sehingga dapat berkinerja secara produktif,” ungkapnya.

Dia menegaskan bahwa, kegiatan ini sebagai sarana refreshing pegawai yang sangat padat pekerjaannya. “Untuk meningkatkan rasa kekeluargaan serta menjaga kebugaran tubuh terutama pada masa pandemi Covid-19 ini,” pungkas Wayan. (dra)

JOSS Gelar Half Day Coaching Kesehatan dan Meracik Kopi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Almuni SMAN 1 Sidoarjo (Smanisda) yang bergabung dalam komunitas Joeragan Sociopreneur Smanisda (JOSS) menggelar acara Half Day Coaching. Acara ini diadakan di Sawunggaling Sport Centre (SSC), Jalan Pecantingan 27, Sekardangan, Sidoarjo, Minggu (26/6).

Acara yang dihadiri sekitar 75 orang yang merupakan alumni SMAN 1 Sidoarjo ini dibuka oleh Ketua JOSS Budi Santoso. Materi pertama dari Iwan Benny Purwowidodo, founder Konsep Karnus dengan tema Cara Cerdas untuk Hidup Sehat dan Bahagia. Benny bertandem dengan dr Iswan Indrion, praktisi medis.

Materi yang ditampilkan sangat menarik. Apalagi, peserta saat hadir diberikan cek kesehatan gratis. Lalu dikonsultasikan sehingga mendapat pencerahan tentang pentingnya metabolisme tubuh. “Semua orang perlu menjaga kesehatan dengan memahami pola makan dan pola hidup sehat,” kata Iwan Benny Purwowidodo.

Konsep Karnus mengajak kita memahami sistem kerja tubuh manusia. Mulai dari tingkat sel. Pasalnya, tubuh kita terdiri dari triliunan sel yang harus dijaga dengan baik. “Sehingga kita bisa membentuk daya tahan tubuh yang baik, hidup lebih sehat, dan bahagia secara alami,” jelas Iwan Benny.

Sedangkan materi kedua tentang teknik meracik minuman kekinian. Materi ini  disajikan oleh profesional barista bernama Endy Lukito. Materinya meliputi mindset untuk penjual kopi, dan bagaimana merencanakan menu yang disukai oleh customer.

“Bagaimana pula merencanakan menu baru agar pelanggan tetap setia,” kata Endy Lukito. Menu yang dipraktikkan oleh Barista EndyLukito meliputi dasar membuat espresso, milk shake, kopi susu, dan kopi madu.

Dalam kegiatan pelatihan ini diharapkan peserta memiliki pengetahuan dasar meracik minuman yang sehat untuk keluarga dan juga layak jual. Keahlian meracik menu dasar akan bisa mendorong variasi menu lain.

Acara ini dimoderatori Rachmad Septiarno, atau biasa disebut Ephi, alumnus Smanisda 1991. (rizki)

Manfaatkan Libur Sekolah, IKSM Sidoarjo Gelar Khitanan Massal

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sejak dilaunching awal 2022 tepatnya, Senin, (28/2/2022) di Sidoarjo bersamaan dengan peluncuran Novel Ayundari, Ikatan Keluarga Sang Matahari (IKSM), terus mewujudkan aktivitas sosialnya. Pada, Sabtu (25/6) lembaga yang berpusat di Sidoarjo tersebut menggelar kegiatan khitanan massal yang diikuti 16 peserta.

Founder sekaligus Pembina IKSM, M Samsul Arifin, mengatakan, kegiatan khitanan massal ini sengaja dilakukan untuk memanfaatkan waktu libur sekolah jelang tahun ajaran baru. “Jelang libur panjang sekolah menjadi momentum yang tepat untuk menggelar kegiatan ini, makanya kami gunakan momentum ini,” terangnya.

Samsul menceritakan, berdirinya IKSM dan beragam aktivitas sosial, pendidikan dan kegiatan seni, adalah sebagai perwujudan selesainya aktivitas otak kiri yang penuh rutinitas. Saat ini dirinya mengembangkan otak kanan untuk beragam kegiatan yang lebih bermanfaat bagi sesama.

Program kegiatan lain yang dilakukan IKSM diantara dalam bidang pengembangan ilmu pengetahuan melalui program pendidikan gratis kepada masyarakat umum maupun komunitas. Dibidang kesehatan, selain menyelenggarakan khitanan massal juga berpartisipasi memberikan layanan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat.

Sementara, dibidang sosial, IKSM juga rutin menyelenggarakan kegiatan Jumat Berkah dengan membagikan nasi kepada warga sekitar, kunjungan ke panti asuhan yatim piatu guna membagikan shodaqoh dan zakat serta membagikan paket sembako kepada duafa.

Samsul menambahkan, purna tugas dari Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak menjadi alasan berkurangnya produktivitas. Justru hal tersebut menjadi pemicu serta tantangan agar tetap produktif. Sejak purna tugas sebagai Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur/Jatim, kini ia semakin produktif menjadi penulis, pencipta lagu hingga motivator serta kegiatan sosial lainnya.

“Purna dari ASN justru membuat saya semakin sibuk sebagai penulis. Ternyata menjadi penulis kesibukannya melebihi kepala dinas,” terangnya. Kegiatan lain yang akan dilakukan IKSM, yakni memfasilitasi pembuatan sumur tanah dalam dengan melakukan pengeboran bagi lembaga pendidikan.

“Jika terdapat lembaga pendidikan baik pesantren maupun pendidikan umum, Insyallah kami akan fasilitasi pengeboran dan penyediaan pompa airnya. Dan bisa menghubungi kesekretariatan IKSM di Sidoarjo,” katanya. (zal)

Wisudawan Spemdalas Gresik Diminta Terus Kembangkan Diri

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Wisuda di sekolah keagamaan ini berlangsung beda. SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) dalam kegiatan wisuda tahun ini  menghadirkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan secara virtual. Orang nomer satu di DKI ini mengajak wisudawan untuk terus menempa diri sehingga bisa menjadi permata di kemudian hari.

Mantan Menteri Pendidikan ini mengibaratkan batu bara dan permata. Dua unsur kimia sesungguhnya sama, namun harga jualnya berbeda. Kalau permata hitungannya ton, tapi permata gram.

“Jika digembleng dengan situasi berbeda yang mendapatkan tekanan tinggi yakni permata. Jika digembleng kan jadi permata, yang tidak digembleng itu menjadi batu bara,” kata Anies Baswedan, Minggu (26/6). Untuk itu, lanjutnya Anies siswa harus mau ditempa dalam situasi apapun. Maksudnya, di lingkungan sekolah. Dan jenjang SMP itu perjalanan masih panjang.

Buat orang tua, tambahnya wisuda merupakan momen dan kesempatan untuk mensyukuri nikmat. Dia juga meminta terus bersemangat menempuh pendidikan. “Momen kelulusan ini awal dari perjalanan,” ucapnya.

Dijenjang selanjutnya, Anies juga meminta siswa untuk mengembangkan diri melalui aktivitas yang dihadirkan sekolah. Hal ini penting sehingga tak hanya akademik, namun bisa belajar berorganisasi. “Buat adik-adik yang lulus SMP, lihatlah ini sebagai perjalanan baru. Mengembangkan potensi ini penting tapi latihan kepemimpinan maupun membangun jaringan,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Spemdalas Gresik Foni Libriastuti mengungkapkan, untuk tahun ini pihak sekolah meluluskan 201 siswa. Namun, dua siswa berhalangan hadir karena mengikuti Porprov Jatim. “Kita terus berbenah, bahkan kedepan ada boarding school, akademi basket,” ujarnya.

Sebagai sekolah Muhammadiyah, Foni juga mewajibkan wisudawan harus hafal minimal Juz 30. “Ini syarat wajib, namun beberapa siswa hafal hingga 5 juz,” katanya bangga. Kadispendik Gresik, S Hariyanto memuji  yang telah dilakukan Spemdalas. Selain akademik, sekolah ini mampu menerapkan kelas Tahfidz.

Pria asli Duduksampean Gresik itu mengungkapkan, kesuksesan Spemdalas ini harus diapresiasi. Dia berharap agar sekolah terus berkembang dan terus menjadi rujukan sekolah lain. “Apalagi tahfidz merupakan program pemerintah daerah, sehingga harus didukung,” tutupnya. (dra)

Pemkot Surabaya Vaksinasi PMK, Targetkan 600 Sapi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya mulai menggelar vaksinasi hewan ternak tahap satu, sebagai upaya antisipasi dan pencegahan wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Vaksinasi PMK perdana ini, menyasar 100 ekor sapi di kawasan Kecamatan Wonocolo, Sabtu, (24/6).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, pihaknya telah menerima 600 dosis vaksin dari Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur pada 24 Juni 2022.

Target vaksinasi PMK tahap satu adalah sebanyak 600 ekor sapi perah dan sapi potong, yang tidak akan disembelih minimal 1 tahun. “Vaksinasi diberikan untuk ternak sapi, berdasarkan hasil pemeriksaan petugas medik/paramedik veteriner dalam kondisi sehat atau tidak menunjukkan gejala klinis PMK,” kata Antiek.

Ia menerangkan, vaksinasi PMK akan diberikan dengan 3 tahap, yaitu satu bulan setelah vaksinasi pertama dan vaksinasi booster 6 bulan setelah vaksinasi kedua. Vaksin tersebut, diperbolehkan diberikan kepada anak sapi yang telah berusia minimal dua minggu.

“Jadwal pelaksanaan vaksinasi mulai 24 Juni sampai 7 Juli 2022, di peternakan yang telah memenuhi beberapa persyaratan,” ujarnya. Untuk persyaratan hewan ternak yang akan mendapatkan vaksinasi PMK, diantaranya adalah hewan ternak yang telah dipastikan kesehatannya.

Tidak terpapar virus PMK, tidak pernah kontak dengan hewan penderita PMK, dan tidak pernah terjangkit atau sembuh dari PMK. “Serta, berusia minimal dua minggu dan tidak boleh dipotong/disembelih dalam jangka waktu satu tahun kedepan, setelah dilakukan vaksinasi,” jelasnya.

Antiek menjelaskan, sejak merebaknya wabah PMK, DKPP Kota Surabaya terus bergerak cepat melakukan pengawasan rutin, dengan menerjunkan tim dokter di beberapa peternakan di Kota Pahlawan.

Petugas medik/paramedik veteriner tersebut, melakukan pengawasan dan memberikan pengobatan untuk hewan ternak yang sakit. “Untuk hewan ternak yang sehat, kami memberikan vitamin. Sehingga, kami sudah memiliki pemetaan lokasi untuk pelaksanaan vaksinasi,” jelas dia.

Sedangkan, untuk hasil produksi susu sapi perah yang sudah mendapatkan vaksinasi PMK, Antiek memastikan bahwa susu tersebut aman dikonsumsi. “Susu tersebut aman untuk dikonsumsi, jadi tidak ada pengaruh terhadap kualitas susu sapi perah,” kata dia.

Disisi lain, menjelang Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah, para petugas medik/paramedik veteriner DKPP Kota Surabaya sudah diterjunkan untuk memastikan kesehatan hewan ternak yang masuk ke wilayah Kota Pahlawan aman untuk kurban.

Bahkan, Wali Kota Eri Cahyadi telah menerbitkan Surat Edaran (SE) sebagai pedoman penjualan hewan ternak. “SE nomor 451/9519/436.7.9/2022 yang diterbitkan pada 6 Juni 2022 itu, berisi pedoman pelaksanaan kurban selama terjadinya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) menjelang Peringatan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriah pada 9 Juli 2022 mendatang,” kata dia.

Hewan kurban yang diperjualbelikan, harus dalam kondisi sehat yang dibuktikan dengan dengan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) atau Surat Veteriner (SV) dari daerah asal. Dalam SE tersebut, Wali Kota Eri Cahyadi juga menyebutkan, hewan ternak yang masuk ke wilayah Surabaya harus sesuai rekomendasi dan aturan dari DKPP, serta camat di masing-masing wilayah.

“Tercantum persyaratan teknis tempat penjualan hewan kurban, yaitu pedagang ternak kurban harus memiliki lahan yang cukup, sesuai dengan jumlah hewan. Selain itu, pedagang wajib memberi pagar atau pembatas di lahan dagangannya agar hewan tidak berkeliaran dan memungkinkan adanya ternak lain yang masuk ke tempat penjualan,” terang dia.

Selanjutnya, pedagang ternak juga harus menyediakan fasilitas untuk menampung limbah. Sebelum limbah dibuang, penjual diwajibkan terlebih dahulu melakukan desinfeksi atau pemusnahan. Fasilitas yang harus didesinfeksi yaitu kendaraan, peralatan, hewan, serta limbah yang tidak dapat diobati.

“Bukan itu saja, di dalam SE Wali Kota juga disebutkan, pedagang wajib menyediakan tempat pemotongan dan isolasi khusus apabila ada salah satu ternak diduga terjangkit PMK dan tidak dapat diobati,” ujar dia.

Sementara itu, Dokter hewan DKPP Kota Surabaya Rizal Maulana Ishaq menjelaskan bahwa satu minggu sebelum pelaksanaan vaksinasi PMK, petugas medik/paramedik veteriner sudah melakukan pengecekan kesehatan hewan ternak. Pengecekan dilakukan untuk memastikan suhu tubuh hewan ternak, serta pengecekan di area mulut dan kaki.

“Dosis vaksin yang diberikan untuk sapi berusia dua minggu sampai enam bulan adalah 1ml. Serta, 2ml untuk sapi yang berusia diatas enam bulan,” jelas Rizal. Ditemui di lokasi yang sama, Farida salah satu peternak sapi yang telah mendapat vaksinasi PMK, di Jalan Bendul Merisi Kecamatan Wonocolo Kota Surabaya, mengaku bersyukur dengan gerak cepat Pemkot Surabaya dalam mengantisipasi penyebaran wabah PMK di Kota Pahlawan.

“Alhamdulillah 42 sapi perah saya sudah mendapat vaksinasi PMK. Kami selaku peternak sapi, berterima kasih kepada Pemkot Surabaya yang sudah berusaha memastikan kesehatan sapi-sapi kami, agar tidak terjangkit wabah PMK,” pungkasnya. (ko)

Siswa Jatim Terbanyak Lolos SBMPTN 2022

0

Surabaya, (pawartajatim.com)- Hasil membanggakan diraih siswa siswi  Provinsi Jawa Timur/Jatim dalam Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2022. Pasalnya, siswa Jawa Timur menjadi yang terbanyak yang dinyatakan lolos SBMPTN 2022.

Berdasarkan data Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), dari 113.193 peserta SBMPTN dari Jawa Timur, sebanyak 26.781 peserta atau 23,66 persennya dinyatakan diterima masuk PTN. Atas capaian ini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan selamat kepada para calon mahasiswa yang berhasil lolos melalui Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) tersebut.

Jatim kembali menduduki posisi pertama untuk siswa terbanyak lolos SBMPTN tahun 2022 dengan jumlah 26.781 peserta. Prestasi ini ketiga kalinya kembali terbanyak dari seluruh provinsi di Indonesia.

Sebelumnya, baik SNMPTN maupun SBMPTN tercatat 2020, tahun 2021 dan saat ini tahun 2022 Siswa siswi Jatim berturut turut tertinggi tingkat kediterimaan di PTN baik jalur tanpa tes maupun jalur tes.

Tentu sangat membanggakan usaha keras dan capaian prestasi siswa-siswi Jatim,” ujar Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Jumat (24/6). “Untuk anak-anakku semuanya, selamat dan sukses karena telah resmi dinyatakan diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang diinginkan,” imbuhnya.

Menurut dia, pengumuman SBMPTN 2022 sudah bisa diakses sejak pukul 15.00 WIB pada Kamis, 23 Juni 2022. Jumlah keseluruhan siswa yang diterima di jalur ini sebanyak 192.810 orang.

Dengan Jatim menduduki posisi teratas, jika dibandingkan dengan jumlah peserta yang diterima dari provinsi lain pun ternyata terpaut cukup jauh. Rincinya, di posisi kedua ditempati provinsi Jawa Barat dengan 19.491 peserta diterima.

Kemudian di urutan ketiga ada Provinsi Jawa Tengah dengan jumlah 16.222 peserta. Setelah itu Sumatera Utara dengan 15.829 peserta, DKI Jakarta sebanyak 9.630 peserta, Sulawesi Selatan 8.902 peserta, lalu Sumatera Barat dengan 8.086 peserta, Aceh sejumlah 6.303 peserta, Sumatera Selatan 5.537 peserta, dan Lampung dengan 5.534 peserta diterima.

Sebagaimana diketahui bahwa pada Maret lalu, jelas Khofifah, Jawa Timur juga menjadi provinsi peringkat pertama dengan jumlah siswa terbanyak yang dinyatakan diterima dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2022 tanpa tes.

Prestasi yang sama dicapai siswa siswi Jatim pada 2020 dan 2021 tercatat sebagai siswa siswi dengan tingkat kediterimaan paling tinggi se Indonesia baik melalui jalur tanpa tes (SNMPTN) maupun jalur tes (SBMPTN).

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) juga telah mengumumkan hasil SNMPTN (tanpa tes) tahun 2022 pada Selasa (23/3) lalu bahwa sebanyak 120.463 siswa diterima SNMPTN 2022. Jika diperingkat berdasarkan provinsi, Jawa Timur merupakan daerah dengan jumlah peserta terbanyak diterima dalam SNMPTN 2022 yakni sebanyak 17.807 siswa atau mencapai 20,15 persen dari total 88.375 pendaftar.

Urutan kedua ada provinsi Jawa Barat dengan jumlah peserta yang diterima sebanyak 11.929 siswa atau 12,63 persen dari total pendaftar yaitu 94.471 siswa. Kemudian diurutan ketiga, ada Jawa Tengah dengan jumlah yang diterima sebanyak 9.762 siswa atau 13,48 persen dari total pendaftar sebanyak 9.762 siswa.

“Terima kasih kepada guru, kepala sekolah, tenaga pendidikan, orang tua murid, para siswandan supporting system lainnya khususnya Dinas Pendidikan Jatim, atas baktinya mencerdaskan bangsa.

Utamanya bagi anak anak Jawa Timur yang memberikan sumbangsih prestasi akademis baik di skala nasional maupun internasional. Termasuk capaian 26.781 siswa Jatim diterima di PTN melalui jalur tes,” puji Khofifah.

Mochamad Ashari selaku Ketua LTMPT membenarkan prestasi Jatim hasil SBMPTN 2022, Kamis (23/6). “Kalau kita lihat data statistiknya, provinsi yang siswanya paling banyak diterima di SBMPTN, ternyata terbanyak dari sisi jumlah siswa diterima itu Jatim. Peserta Jatim itu 113.193 diterima 26.781 atau 23,66 persen,” papar Ashari. (dra)

Rumah Vokasi Gresik, Tingkatkan Ketrampilan, Turunkan Pengangguran Terbuka di Jatim

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa, optimistis keberadaan rumah vokasi mampu berkontribusi besar terhadap peningkatan ketrampilan dan penurunan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) khususnya bagi  lulusan SMK di Jawa Timur.

Hal tersebut dikemukakan Khofifah, saat meresmikan Rumah Vokasi di Kabupaten Gresik, Jumat (24/6). Rumah Vokasi tersebut berdiri atas inisiasi Kadin Jatim dalam upaya penyediaan pendidikan dan pelatihan vokasi bagi pelajar SMK Jatim.

“Jadi tingkat pengangguran terbuka dari SMK di Jatim sudah di bawah 1 digit, kalau ada rumah vokasi di sini, Insyaallah akan berdampak lebih signifikan pada penurunan TPT khususnya lulusan SMK di Jatim, termasuk di Gresik ini,” kata Gubernur Khofifah.

Khofifah menyampaikan bahwa Rumah Vokasi ini akan memberikan dampak lebih signifikan bila mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Terlebih apabila mampu membangun kerjasama dengan Fakultas Vokasi serta dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja.

Pemprov Jatim, kata Khofifah, siap berperan aktif. Salah satunya dengan memberikan dukungan dengan mengizinkan tanah milik Pemprov Jatim untuk digunakan dalam pengembangan pendidikan  vokasi  jika akan didirkan di Gresik.

Langkah tersebut bukan tanpa alasan, menurut Khofifah dukungan tersebut harus dilakukan karena melihat Kabupaten Gresik termasuk salah satu daerah industri ring satu di Jatim. “Harapan kami, warga Gresik akan berperan signifikan khususnya bagi siswa SMK untuk mengisi area industri sehingga  secara spesifik diarahkan agar  sesuai dengan peluang kerja yang dibutuhkan,” ucapnya.

Khofifah menjelaskan bahwa persentase industri manufaktur di Jawa Timur telah mencapai lebih dari 30%. Untuk menjawab kebutuhan tersebut dibutuhkan pendidikan dan pelatihan yang mampu meningkatkan kemampuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan industri manufaktur tersebut.

Rumah vokasi, kata dia, harus direvitalisasi agar mampu mengakomodasi kebutuhan industri dengan penyesuaian kurikulum pada pendidikan dan pelatihan vokasi. Termasuk dengan memberikan pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan vokasi khusus seperti di Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK.

Khofifah menyebut bahwa langkah ini sudah sesuai dengan Peraturan  Presiden nomor 68 tahun 2022 tentang revitalisasi pendidikan  vokasi dan pelatihan  vokasi. Terkait Perpres tersebut, secara khusus Gubernur Khofifah memberikan apresiasi terhadap Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim yang telah memberikan kontribusi penting.

Yaitu, termasuk salah satu tim yang pertama kali menindaklanjuti dengan membreakdown fungsi Kadin ke dalam fungsi pelatihan dan pendidikan vokasi. “Kadin Jatim merupakan Kadin pertama yang membreakdown fungsi Kadin untuk bisa menjadi bagian dari revitalisasi pelatihan dan pendidikan vokasi,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, menyampaikan bahwa rumah vokasi adalah bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Gresik untuk menurunkan angka pengangguran lulusan SMK di Kabupaten Gresik.

Ia mengatakan, Rumah Vokasi ini akan memberikan pelatihan dan pendidikan vokasi sesuai dengan kebutuhan industri dengan didukung oleh Kadin, HIPMI dan Apindo. “Kami ingin memberikan mental yang kuat pada lulusan SMK ketika masuk sebuah industri baru 3 bulan enggak kuat keluar lagi karena keterbatasan skill atau kemampuan dan kapasitas, maka kami hari ini membikin satu rumah vokasi yang mana tujuannya untuk memberikan kekuatan mental pelatihan-pelatihan dan juga keterampilan yang terus kita berikan satu semangat untuk para adik-adik SMK,” ungkapnya.

Ketua Umum Kadin Jatim Adik Dwi Putranto, SH, menyebut bahwa Rumah Vokasi ini nantinya akan memfasilitasi konsultasi, pelatihan dan pendidikan yang berkaitan dengan vokasi. Ia juga menyebut akan ada penyesuaian kurikulum pada pendidikan dan pelatihan sesuai dengan kebutuhan industri.

“Supaya ada harmonisasi kurikulum hingga betul-betul nanti lulusan dari SMK sesuai dengan kompetensi yang dibutuhkan oleh industri,” kata Adik Dwi Putranto. Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyaksikan penandatanganan MoU antara Rumah Vokasi dan Politeknik Semen Indonesia (POLTEKSI). (dra)