Permudah Komunikasi Jamaah Haji di Tanah Suci, XL Sediakan Kartu Perdana Khusus

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi. Salah satunya, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menyiapkan paket khusus untuk jamaah haji Indonesia selama di Tanah Suci. Kartu Perdana dan Paket khusus haji ini bertarif sangat kompetitif dengan pilihan kuota data yang besar, masa berlaku yang panjang, serta mendapatkan dukungan dari seluruh operator di Arab Saudi.

Pelanggan dan para jamaah haji Indonesia bisa mendapatkan paket khusus haji ini mulai 3 Juni 2022. Chief Marketing Officer XL Axiata, Alfons Eric Bosch Sansa mengatakan, momen Haji kali ini merupakan momen yang istimewa bagi para jamaah dan keluarganya di Indonesia, setelah dua tahun tidak ada aktifitas haji karena pandemi Covid-19.

Dengan durasi waktu yang cukup panjang di Tanah Suci selama melakukan aktifitas ibadah haji, tentunya mereka membutuhkan sarana komunikasi yang nyaman, mudah digunakan dan dapat diandalkan mumpuni agar selalu bisa terhubung setiap saat, baik melalui telepon maupun video call, berkirim foto maupun video.

Guna memenuhi kebutuhan tersebut, XL Axiata memberikan berbagai kemudahan melalui Kartu Perdana dan Paket khusus Umroh & Haji untuk pengguna XL Prabayar. Alfons menambahkan, selain tarif yang terjangkau ringan, XL juga memberikan kuota data yang jauh lebih besar dengan masa berlaku hingga 60 hari.

Dengan begitu ketika berada di Tanah Suci, jamaah tidak perlu melakukan pembelian lagi untuk memperpanjang kuotanya. Kemudahan-kemudahan ini terus XL berikan agar para jamaah Haji bisa lancar untuk melakukan ibadahnya dan bisa tetap terhubung dengan kerabatnya di Indonesia tanpa kuatir kartu maupun paketnya akan kehabisan kuota atau habis masa berlakunya.

Untuk menjamin kualitas layanan bagi para jamaah selama di Arab Saudi, XL Axiata menjalin kerjasama dengan semua operator telekomunikasi yang ada di sana yang memiliki kualitas jaringan yang baik. Pelanggan bisa memilih operator-operator tersebut untuk mendapatkan layanan roaming. Pelanggan juga tidak perlu mengganti kartunya dengan kartu lokal Arab Saudi.

Guna mempermudah para jamaah Haji Indonesia mendapatkan layanan paket khusus Haji ini, Outlet XL Axiata akan hadir di beberapa lokasi pemberangkatan jamaah mulai 3 Juni hingga 3 Juli 2022 di 4 Asrama Haji.

Lokasi-lokasi tersebut adalah Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, Asrama Haji Bekasi, Asrama Haji Donohudan Boyolali, Solo, Asrama Haji Samsudin Nor Kalimantan, dan Asrama Haji Surabaya. Para calon jamaah Haji juga dapat membeli kartu perdana XL, paket Haji dan paket internet lainnya, serta akan diberikan edukasi lebih lanjut mengenai program ini dan bagaimana cara menggunakannya selama berada di Tanah Suci. (bw)

Pemprov Sumut Dukung W20 Summit di Danau Toba

0

Medan, (pawartajatim.com) – Pemerintah Provinsi/Pemprov Sumatera Utara/Sumut siap menyukseskan pertemuan Women (W20) Summit yang akan berlangsung di Hotel Niagara Parapat Kabupaten Simalungun 19 – 21 Juli 2022.  Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, menyatakan kegiatan W20 Summit merupakan momen yang ditunggu-tunggu di mana Kawasan Danau Toba menjadi sorotan dari penjuru nasional maupun internasional, dalam hal ini diharapkan seluruh kontribusi masyarakat kawasan Danau Toba untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat membangkitkan geliat pariwisata di Sumatera Utara dan dapat meningkatkan Ekonomi Kreatif yang berada di Sumatera Utara khususnya Danau Toba. Pertemuan W20 Summit di Danau Toba juga diharapkan sebagai pembuktian bahwa Sumatera Utara siap kembali menyambut kedatangan wisatawan nusantara dan mancanegara pasca pandemi.

Selain itu, ditetapkannya Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas dan salah satu Unesco Global Geopark Menjadikan Sumatera Utara sebagai icon baru pariwisata Indonesia berbasis keindahan alam, sekaligus kita ingin memperkenalkan Sumatera Utara kepada dunia melalui kegiatan W20 Summit yang mendatangkan delegasi dari negara-negara anggota G20.

Chair W20 Indonesia, Hadriani Uli Silalahi mengatakan W20 Indonesia adalah suatu engagement group G20 yang memang fokus membicarakan pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender dengan tujuan membentuk rekomendasi kepada pemimpin G20 dalam dokumen yang disebut communique.

Selama hampir 7 bulan, delegasi W20 telah melakukan berbagai diskusi terpadu dengan masukan oleh partner-partner dan juga organisasi perempuan baik di Indonesia maupun negara G20 lainnya. ‘Communique ini nantinya akan diserahkan kepada presiden pada W20 Summit.

‘’Kami sangat semangat untuk melaksanakannya di Danau Toba. Kami mohon dukungan dari semua pihak untuk kelancaran acara nanti. Kiranya delegasi yang datang dapat merasakan keindahan Danau Toba dan keramahan Indonesia,” kata edy, Rabu (15/6).

Sementara itu, Co-Chair W20 Indonesia, Dian Siswarini menambahkan bahwa perhelatan W20 Summit di Danau Toba tersebut akan membahas berbagai isu prioritas W20, terutama mengenai kesetaraan dan diskriminasi, ekonomi inklusif, hingga UMKM milik perempuan.

Selain itu, juga akan ada pembahasan mengenai isu terkait peningkatan akses perempuan penyandang disabilitas dan perempuan pedesaan ke pendidikan, teknologi, keuangan, dan kesetaraan kesehatan. Seluruhnya akan dikemas ke dalam rangkaian dialog dan konferensi kebijakan.

Agenda ini akan ditutup dengan serah terima Communique W20 kepada Presiden RI sebagai pemimpin G20 dan juga pengumuman pemenang dari program Inkubasi 1.000 UMKM Perempuan binaan ‘W20 Sispreneur’ dengan hadiah modal usaha senilai total Rp 300 juta sebagai aksi konkrit dari W20 Indonesia.

Selain itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Utara, Zumri Sulthony mengatakan perhelatan besar W20 yang akan diselenggarakan nantinya diharapkan bisa membuka peluang pariwisata di kawasan Danau Toba.

“Event internasional ini tentunya membuka ruang dan peluang untuk Danau Toba terkait terkait pariwisata yang berkelanjutan atau sustainable Tourism,” katanya. Zumri mengharapkan semua pihak yang terlibat berbenah untuk memberikan yang terbaik guna mendukung dan mensukseskan kegiatan internasional ini tidak terkecuali dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan W20 Summit akan berlangsung selama 19 – 21 Juli 2022, dilaksanakan di Hotel Niagara Parapat, Kabupaten Simalungun dan di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Kabupaten Toba, Sumatera Utara.

“Melalui kegiatan W20 yang akan dilaksanakan di Kawasan Danau Toba diharapkan membangkitkan ekonomi kreatif UMKM dan pariwisata khususnya di kawasan Danau Toba,” tambahnya. Untuk diketahui, W20 Summit merupakan salah satu forum khusus dari engagement grup G20 yang memiliki fokus dalam isu gender dan peranan perempuan dalam sektor ekonomi dunia.

W20 terbentuk sejak 2014 dan pertemuan pertama dilakukan tahun 2015 di Turki, didasari oleh pemikiran pentingnya partisipasi perempuan dalam pembangunan ekonomi global. Kepentingan yang dibawa oleh W20 memiliki irisan dengan seluruh isu G20 didasarkan kesepakatan akan pentingnya peningkatan peranan perempuan secara inklusif.

Partisipasi perempuan sangat dibutuhkan dalam berbagai engagement group baik itu Business20, Youth20, Parliament20, dan lain sebagainya. (bw)

Jelang Idul Adha 1443 H, Pemkot Surabaya Intens Monitoring Hewan Ternak di Batas Kota

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang Idul Adha 1443 Hijriah, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Kepolisian intens melakukan pencegahan dan pengendalian Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak. Salah satunya dilakukan dengan monitoring hewan ternak yang akan masuk ke Kota Pahlawan.

 “Menjelang Hari Raya Idul Adha, teman-teman sudah bergerak untuk memastikan bahwa ternak yang ada di Kota Surabaya itu sudah didampingi oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP),” kata Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Rabu (15/6).

 Tak hanya itu, wali kota yang lekat disapa Cak Eri itu juga menyatakan, pemkot bersama kepolisian telah meningkatkan pengawasan terhadap hewan ternak yang akan masuk ke Rumah Potong Hewan (RPH).

Ini dilakukan untuk memastikan hewan tersebut sudah memiliki izin kesehatan dan bebas dari PMK. “Hewan ternak yang datang ke Surabaya itu juga dicek oleh teman-teman dinas pertanian untuk dipastikan (kesehatannya). Kita kolaborasi juga dengan teman-teman di Jatim,” katanya.

Pemantauan dan pengecekan hewan ternak salah satunya dilakukan jajaran Kecamatan Karangpilang bersama kepolisian setempat pada Selasa (14/6), sekitar pukul 23.00 WIB. Dalam pemeriksaan ini, setiap kendaraan yang mengangkut hewan ternak akan diperiksa surat-surat beserta kondisi kesehatannya.

Camat Karangpilang, Kota Surabaya, Febriadhitya Prajatara, menyatakan, pihaknya bersama jajaran kepolisian intens melakukan monitoring dan pengawasan hewan ternak yang akan masuk ke Kota Surabaya. Termasuk pula pengawasan terhadap hewan ternak yang berada di RPH Kedurus.

“Tentunya ini langkah dari kami pemerintahan dan kepolisian untuk mengamankan terutama menjelang Hari Raya Idul Adha,” kata Febriadhitya saat monitoring hewan ternak di Jalan Raya Mastrip, Karangpilang Surabaya, Selasa (14/6) malam.

Bahkan, Febriadhitya menegaskan, pihaknya bersama jajaran kepolisian tak segan memutarbalikkan kendaraan pemilik hewan ternak apabila tidak dilengkapi dengan surat izin kesehatan dari daerah asal. “Nah, ketika ada kondisi hewan ternak yang akan masuk RPH namun tidak memiliki izin, tentunya kami putar balikkan,” kata Febriadhitya.

Tak hanya itu, mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya itu juga menyebutkan, setiap pedagang yang akan berjualan hewan ternak atau qurban, harus dilengkapi izin dari DKPP. Sebelum pengusaha hewan qurban berjualan di wilayah Karangpilang, DKPP akan melakukan survei dan pengecekan.

“Nantinya akan dilakukan survei terlebih dahulu untuk memastikan kesehatannya seperti apa oleh rekan-rekan tenaga kesehatan hewan dari DKPP,” tuturnya. Di tempat yang sama, Kapolsek Karangpilang Kota Surabaya, Kompol Eko Sudarmanto mengungkapkan, dalam pemeriksaan itu ditemukan satu unit truk asal Probolinggo yang mengangkut belasan ekor ternak sapi.

Puluhan sapi tersebut telah dilengkapi dengan surat kesehatan dari Dinas Peternakan setempat. “Jadi kami selaku dua pilar ingin memastikan, bahwa sapi yang akan disembelih di Surabaya ini kondisinya harus sehat, agar masyarakat tidak was-was. Apalagi sekarang ada wabah PMK,” pungkasnya. (ko)

Harganya lebih Mahal, Beras asal Jepang Dikembangkan di Banyuwangi

0

Banyuwangi,(pawartajatim.com)- Kabar gembira bagi petani padi di Banyuwangi. Dalam waktu dekat, jenis padi asal Jepang akan dikembangkan di kabupaten ini. Varietas ini diklaim bisa menghasilkan lebih banyak bulir padi, harga berasnya pun lebih mahal.

Variestas unggul ini dijuluki Koishihikari, satu dari tiga jenis padi Japonika. Meski asli Jepang, Japonika varieras Koishihikari cukup mudah dikembangkan di Indonesia, termasuk Banyuwangi. Salah satu penyebabnya, air yang melimpah. “ Kami tertarik mengembangkan beras Japonica di Banyuwangi, karena alamnya subur, airnya melimpah,” kata Thiono, Dirut PT Amerta Tani Maju, investor pengembangan beras Japonica, Rabu (15/6/2022) siang.

Di Banyuwangi, padi Japonica akan dikembangkan secara kemitraan. Petani hanya menyiapkan lahan dan tenaga, selanjutnya investor menyediakan bibit, pupuk dan obat-obatan. Saat panen, seluruhnya akan dibeli kembali oleh investor. “ Tahap awal, kami akan buat denplot sekitar 5-10 hektar. Lokasinya, nanti akan kita survei lagi,” kata Djoko Ardhityawan, Direktur Teknik PT Amerta Tani Maju.

Beras Japonica sudah dikembangkan di 9 kabupaten di Jawa Timur. Diantaranya, Bojonegoro, Tuban, Lamongan, Sidoarjo, Madiun, Kediri, Trenggalek dan Jember. Hasil panen, rata-rata bisa mencapai 6-10 ton per hektar. Jumlah ini jauh di atas hasil panen di negara asalnya yang hanya 4-5 ton per hektar.

Varietas Japonica Koishihikari harga berasnya tembus hingga Rp35 ribu per kilogram. Berasnya pulen, bulirnya kecil nyaris bulat. Jika dimasak, rasanya gurih dan rendah gula, cocok untuk mereka yang program diet. Masa panennya juga lebih panjang, sekitar 100-110 hari. Namun, akan menguntungkan petani karena harganya lebih mahal dibandingkan padi biasa. “ Proses perawatannya juga mudah, hanya saluran sirkulasi air harus dikontrol, tidak boleh terlalu lama terendam,” tutupnya. (udi)

Luluk Diana, Lifter Angkat Besi Remaja Asal Pacitan Sabet Juara Dunia di Meksiko

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Atlet angkat besi (lifter) putri asal Pacitan, Jawa Timur/Jatim, Luluk Diana berhasil meraih juara di kelas 49 kg putri dalam ajang International Weightlifting Federation (IWF) Youth World Championship 2022 di Leon, Guonojuoto, Meksiko, Senin waktu setempat atau Selasa (14/6) dini hari Waktu Indonesia Barat.

Pada kejuaraan yang diikuti 205 lifter dari 39 negara itu, remaja kelahiran Pacitan, 9 Agustus 2005 tersebut menjadi yang terkuat dengan angkatan Snatch 75 kg, dan Clean & Jerk 95 kg sehingga meraih total angkatan 170 Kg.

Luluk unggul atas atlet asal Polandia, Oliwia W. Drzazga yang berada di posisi kedua dengan total angkatan 161 Kg (Snatch 70 Kg dan Clean & Jerk 85 Kg). Sementara peringkat ketiga ditempati atlet tuan rumah (Meksiko) yakni Gonzalez J. Lopez dengan total angkatan 153 Kg (Snatch 68 Kg, Clean & Jerk 85 Kg).

Atas prestasi yang diraih Luluk tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan selamat sekaligus rasa bangganya. Prestasi yang diraih Luluk menurut Khofifah tidak hanya membanggakan Jawa Timur dan Pacitan tanah kelahirannya, namun juga Indonesia.

Atlet angkat besi (lifter) putri asal Pacitan, Jawa Timur/Jatim, Luluk Diana berhasil meraih juara di kelas 49 kg putri dalam ajang International Weightlifting Federation (IWF) Youth World Championship 2022 di Leon, Guonojuoto, Meksiko, Senin waktu setempat atau Selasa (14/6). (foto/ist)

“Alhamdulillah atlet Jatim kembali membawa harum nama Indonesia di kejuaraan Internasional. Selamat untuk Luluk Diana, semoga prestasi ini menjadi pelecut dan penyemangat bagi atlet-atlet asal Jatim lainnya untuk terus berprestasi baik di tingkat nasional maupun internasional,” kata Khofifah di Grahadi, Rabu (15/6).

Tak hanya itu, Khofifah turut menyampaikan selamat dan terima kasih kepada pelatih, official, dan jajaran Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) karena salah satu atletnya berhasil meraih ajang di kejuaraan internasional.

“Prestasi ini juga pasti berkat kerja keras, dukungan dan doa dari orang tua, pelatih, dan jajaran PABSI yang terus memberikan dukungan terbaiknya. Baik dukungan moril maupun materiil kepada Luluk. Terimakasih juga atas segala doa dan dukungan masyarakat Jatim,” katanya.

Khofifah berharap, prestasi yang diraih Luluk ini juga dapat menjadi tambahan motivasi dalam menghadapi kejuaraan bergengsi internasional lainnya, yakni Olimpiade. “Kami harap prestasi ini tidak hanya berhenti di sini. Tapi Luluk dan atlet-atlet Jatim lainnya bisa terus berprestasi di kancah internasional lainnya, seperti Olimpiade. Dan berhasil membawa harum nama Indonesia,” harapnya.

“Sekali lagi selamat untuk Luluk, kami dan seluruh masyarakat Jawa Timur bangga atas prestasi ini. Dan kepada seluruh atlet Jatim, teruslah memberikan yang terbaik tidak hanya untuk diri sendiri, keluarga, ataupun Jatim, tapi juga Negara kita tercinta. Dari Jatim Untuk Indonesia Menuju Prestasi Dunia,” pungkasnya. (bw)

Target 2024, Gubernur – Kanwil BPN Jatim Sepakat Percepatan Penyelesaian PTSL

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, mendukung penuh upaya percepatan penyelesaian Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di provinsi ini. Salah satu bentuk komitmennya adalah dengan menyusun rencana detail lengkap target waktu dan dukungan anggaran  bersama Kanwil dan Kantah BPN  serta Bupati/ wali kota se-Jatim.

“Pak kanwil  (Kanwil BPN) saya minta agar kita segera  melakukan kembali rapat koordinasi dan sinkronisasi  GTRA ini untuk menguatkan kembali komitmen para bupati walikota selaku ketua GTRA di seluruh kabupaten kota se-Jatim sambil melakukan evaluasi target capaian PTSL tuntas 2024 agar terukur lebih detail,” kata Gubernur Khofifah, yang disampaikan dalam sambutannya pada penutupan Rapat Koordinasi Penyelenggaraan Reforma Agraria Tim GTRA di Vasa Hotel Surabaya, Selasa (14/6) sore.

Rakor ini bertajuk ‘Refleksi 5 Tahun Pelaksanaan Reforma Agraria di Jatim dan Tantangannya’ dengan sub tema ‘Peran Gugus Tugas Reforma Agraria Jawa Timur dalam Mewujudkan Jatim Berkah’.

Orang nomor satu di Jatim ini mengatakan tujuan diselenggarakannya  kembali Rakor GTRA Jatim adalah untuk mengingatkan kita semua  bersama para Bupati Walikota selaku Ketua Tim GTRA di wilayah masing-masing.

Dengan begitu, lanjutnya, akan ada upaya dari masing-masing bupati, wali kota untuk melakukan penyesuaian anggaran dengan rencana penyelesaian program PTSL di wilayah masing-masing  sehingga target tuntas 2024 dapat tercapai.

“Kebijakan dan implementasinya harus nyekrup saling support, ada support  APBN ada APBD provinsi maupun kabupaten kota untuk bisa melakukan percepatan PTSL sesuai target tuntas 2024,” imbuhnya.

Gubernur Khofifah mengungkapkan pada tahun 2021 Jawa Timur mampu mencapai target 100% atau menyelesaikan 1.311.624 untuk program PTSL. Sementara target PTSL Jatim sampai dengan tahun 2024 adalah 20 Juta bidang tanah.

Sampai dengan ahir Juni 2022 lanjutnya, jumlah capaian PTSL mencapai 12.217.319 bidang tanah atau setara 62,60 % dari target keseluruhan. Untuk menyelesaikan seluruhnya, Gubernur Khofifah berharap semua pihak terus bahu membahu dan bekerja keras termasuk dukungan dari bupati, wali kota di Jawa Timur, yaitu PTSL tuntas 2024.

“Maka tentu butuh terkonfirmasi kepada seluruh Bupati Walikota supaya sama-sama menyiapkan support anggaran sehingga tidak akan berkurang capaian  targetnya “ucapnya. Gubernur perempuan pertama di Jatim ini menjelaskan bahwa pada tahun ini target PTSL mengalami penurunan  dari 1,8 juta bidang menjadi 830.000 bidang tanah.

Hal tersebut akibat adanya penyesuaian anggaran dari Pemerintah Pusat. Untuk mengatasi hal tersebut, beberapa bupati telah mendukung anggaran untuk pemenuhan target. Ia mengharap, Pemerintah Kabupaten, Kota guyup bergotong royong semuanya ikut serta melakukan percepatan pemenuhan.

“Kalau misalnya kita mengandalkan dari pusat, secara kalkulatif target itu kemungkinan   tidak tercapai, maka kabupaten kota bisa mendukung untuk bersama-sama melakukan percepatan pemenuhan target PTSL 2024 tuntas,” ajaknya.

Gubernur Jatim yang pernah menjabat sebagai Menteri Sosial RI ini berharap agar masalah agraria dan sertifikasi tanah di Jatim benar-benar bisa dituntaskan pada tahun 2024. “2024 kita berharap bahwa sudah tuntas PTSL di Jatim, ayo sisanya ini sama-sama kita petakan bersama percepatan pemenuhannya,” harapnya.

Sementara, Kepala Kantor Wilayah BPN Jatim Jonahar, menyampaikan Jatim adalah provinsi terbanyak mengeluarkan sertifikat untuk penduduk Jatim. Senada dengan Gubernur Khofifah, bahwa pada tahun 2021 Jatim telah menyelesaikan 1,3 juta bidang tanah.

Ia juga menuturkan bahwa Gubernur Khofifah sangat mendukung upaya penyelesaian PTSL di Jawa Timur. Salah satunya adalah usul Gubernur Khofifah untuk kembali mengadakan Rakor sinkronisasi  GTRA  se – Jatim.

Jonahar juga mengungkapkan bahwa beberapa langkah yang diambil Gubernur Khofifah untuk penyelesaian PTSL di Jatim menjadi hal yang diadaptasi oleh Menteri ATR/BPN untuk diimplementasikan di seluruh provinsi di Indonesia.

“Beliau kalau dengan ibu Gubernur usulan-usulannya selalu dicontoh untuk seluruh Indonesia, kemarin untuk tri juang Ibu Gubernur menulis surat kepada Bupati Walikota se Jawa Timur juga dicontoh oleh pak menteri disebarkan di seluruh Indonesia dan isnyaAllah usulan ibu gubernur akan saya sampaikan kepada bapak menteri,” ucap Kakanwil BPN Jatim Jonahar.

Pada rakor GTRA juga di display berbagai produk UMKM binaan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten- Kota sebagai wujud komitmen BPN Jatim mendukung program. Bangga Buatan Indonesia. (dra)

Gelar Rakernis Pemasyarakatan, Kemenkumham Kaltim Siap Wujudkan Back To Basic Menuju Pemasyarakatan Maju

0

Samarinda, (pawartajatim.com) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenkumham Kalimantan Timur (Kaltim) menyelenggarakan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Pemasyarakatan dengan tema “Deteksi Dini Sebagai Implementasi 3 Kunci Pemasyarakatan Maju Plus Back To Basics Menuju Pemasyarakatan Maju”, di Hotel Midtown Kota Samarinda, Selasa, (14/6).

Kegiatan dihadiri Kepala Divisi Administrasi, Hajrianor, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Jumadi, seluruh Ka-UPT dijajaran Pemasyarakatan dan seluruh staf di Divisi Pemasyarakatan pada Kanwil Kemenkumham Kaltim.

Selain itu, kegiatan ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Direktur Keamanan dan Ketertiban Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Abdul Aris, dan Penyidik Ahli Madya Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur, Muhammad Daud.

Kegiatan diawali penyampaian laporan dari Kepala Divisi Pemasyarakatan, Jumadi yang dalam laporannya menyampaikan maksud dan tujuan diselenggarakannya Rakernis Pemasyarakatan yaitu, agar terciptanya sinergitas dalam upaya pemberantasan Narkoba di dalam Lapas dan Rutan sehingga dapat terlaksana dengan baik dan maksimal.

“Kegiatan ini juga untuk mewujudkan implementasi 3 kunci Pemasyarakatan maju plus back to basic,” jelas Jumadi. Kemudian dilanjutkan sambutan dari Kepala Divisi Administrasi, Hajrianor yang dalam hal ini mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim, Sofyan yang sedang melaksanakan Koordinasi terkait rapat TIMPORA di Kabupaten Berau.

“Selain melaksanakan pembinaan kepada WBP yang berada didalam Lapas dan Rutan, petugas juga mempunyai kewajiban untuk tetap memberikan pelayanan kepada WBK, seperti pelayanan informasi, pelayanan kesehatan, pelayanan pengaduan, pelayanan kunjungan dan pelayanan hak-hak WBP dengan tetap menerapkan Tata Nilai PASTI dalam pelayanan tersebut,” urai Hajri.

Sementara itu, diskusi dilanjutkan oleh Direktur Keamanan dan Ketertiban Ditjenpas, Abdul Aris dan Penyidik Ahli Madya BNNP Kalimantan Timur, Muhammad Daud, dengan dimoderatori oleh Kepala Bidang Pembinaan, Bimbingan dan Teknologi Informasi, Wagiso.

Pada sesi diskusi, Abdul Aris mengapresiasi atas tidak adanya isu miring yang muncul di Kaltimtara. Abdul Aris, berterima kasih pada Kepala UPT yang sudah bekerja keras menjaga stabilitas keamanan di Lapas maupun Rutan.

“Saya berharap agar kejadian masa lalu dapat menjadi evaluasi dan pembelajaran bersama,” pesan Abdul Aris. Diakhir kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kaltim, Sofyan hadir dalam rapat tersebut dan memberikan closing statement terkait kegiatan Rakernis Pemasyarakatan tersebut.

Kakanwil Sofyan menyampaikan bahwa, Rakernis Pemasyarakatan merupakan sarana evaluasi tugas dan fungsi terhadap kinerja dijajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) pada Kanwil Kemenkumham Kaltim.

Sehingga menurut Sofyan, kegiatan ini dapat dijadikan wadah untuk seluruh Kepala UPT dijajaran Pemasyarakatan untuk mengoordinasikan, mensinergikan dan meningkatkan pelayanan untuk mewujudkan Back To Basic menuju Pemasyarakatan Maju.

“Mari kita berkomitmen, mengoptimalkan layanan Pemasyarakatan dengan tetap berpegang teguh pada 3 kunci Pemasyarakatan maju yaitu deteksi dini terhadap gangguan kamtib, memberantas narkoba dan melakukan sinergi yang baik dengan Aparat Penegak Hukum,” pungkas Sofyan. (dra)

Mendag Lutfi : WTO Harus Jadi Bagian Solusi Krisis Global

0

Jenewa, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi, menyerukan agar World  Trade Organization (WTO) harus menjadi bagian solusi dalam mengatasi berbagai krisis yang dihadapi dunia saat ini. Yaitu, ekonomi, lingkungan, kesehatan, dan keamanan. Semua anggota   harus dapat menjalankan fungsi WTO dan sepenuhnya menerima manfaat dari sistem perdagangan multilateral.

Penegasan ini disampaikan dalam rekaman pernyataan umum pada Konferensi Tingkat Menteri (KTM) ke-12 WTO yang diselenggarakan pada 12–15 Juni 2022 di Jenewa, Swiss. Indonesia ingin berkontribusi untuk memajukan negosiasi pertanian.

‘’Pertanian tetap menjadi pilar ekonomi penting bagibanyak anggota WTO, khususnya negara berkembang dan negara kurang berkembang (least developed countries/LDCs). Anggota WTO perlu mengatasi isu-isu krusial, termasuk ketahanan pangan, kesejahteraan, dan pembangunan perdesaan,” kata Mendag Lutfi.

Sebelum pembukaan KTM ke-12 WTO, Dirjen Perundingan Perdagangan Internasional Kementerian Perdagangan, Djatmiko B. Witjaksono, mewakili MendagLutfi, memimpin pertemuan Kelompok G33 di Jenewa, Minggu (12/6).

Sebagai Koordinator Kelompok G33, Indonesia mendorong agar semua anggota G33 terus  memperkuat   persatuan dan solidaritas dalam memperjuangkan kepentingan negara berkembang dan LDCs guna mencapai hasil yang adil dan seimbang dalam perundingan pertanian pada KTM ke-12 WTO.

Para anggota G33 sepakat bahwa isu ketahanan pangan dan pertanian menjadi paket kebijakan pada KTM ke-12 WTO. Beberapa  isu  prioritas  lainnyaantara  lain  ketahanan  pangan,  stok  panganuntuk ketahanan pangan(public stockholding for food security purposes), dan Special Safeguard Mechanism sebagai  instrumen  perlindungan kepada petani kecil saat terjadinya lonjakan  impor.

‘’Kelompok G33 berkepentingan untuk  mengawal isu tersebut karena berpengaruh terhadap  kebutuhan stok pangan serta ketahanan pangan,” kata Djatmiko. Pada pertemuan Cairns Group  (CG)  (12/6), Djatmiko juga menyampaikan perlunya mengakomodasi kepentingan negara  berkembangseperti Indonesia dan LDCs terkait subsidi domestik  (Domestic Support) pertanian yang mendistorsi perdagangan dunia.

CG merupakan kelompok anggota WTO yang mengekspor produk pertanian. Dalam rekaman   pernyataannya, Mendag Lutfi juga menyampaikan bahwasistem perdagangan multilateral  memiliki  peran  untuk  mempromosikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan  (sustainable development goals/SDGs).

Salah satunya terkait subsidi perikanan yang dapat mencegah kerusakan laut yang lebih parah.  Indonesia setuju bahwa prinsip dasar disiplin perikanan adalah untuk memastikan pengurangan yang signifikan dari subsidi berbahaya yang berkontribusi pada penangkapan ikan yang ilegal, tidak dilaporkan, tidak diatur (IUUF).

Namun demikian, disiplin tersebut tidak boleh mengabaikan tujuan  pembangunan  negara-negara  yang mengandalkan perikanan rakyat dan skala kecil untuk ekonomi lokal dan pengentasan kemiskinan.Berbicara mengenai Penangguhan Kekayaan Intelektual pada persetujuan Trade-Related  Aspects of Intellectual  Property  Rights(TRIPs), Mendag  Lutfi  menegaskan  pentingnya  responsWTO  terhadap pandemi.

“Kita harus menunjukkan bahwa WTO dapat mengatasi hambatan utama terhadap akses universal  dan  setara untuk vaksin Covid-19, barang penting, dan teknologi. Untuk itu, saya percaya TRIPs  Waiver harus menjadi bagian utama dari jawaban WTO kepadadunia dalam  penanganan pandemi,” kata Mendag Lutfi.

Sekilas tentang Konferensi Tingkat Menteri WTO

KTM merupakan pertemuan pengambilan keputusan tertinggi di WTO dan diselenggarakan setiap duatahun  sekali. Pertemuan terakhir dilaksanakan pada 2017 di Argentina. Pertemuan KTM  ke-12  WTO yang  seharusnya  dilaksanakan pada 2019 akan membahas  beberapa  isu, antara lain  pembahasan responsWTO terhadap pandemi, termasuk Penangguhan Kekayaan Intelektualpada persetujuan TRIPs, reformasi aturan sektor pertanian, subsidi perikanan, moratorium bea masuk atas transmisi elektronik, dan  reformasi  WTO.

KTM ke-12 WTO diharapkan dapat menyepakati beberapa isu prioritas dengan hasil berupa keputusan,program kerja, dan deklarasi.Dalam pembukaan KTM ke-12 WTO (12/6), Dirjen WTO Ngozi Okonjo-Iweala mendesak Anggota WTO agar WTO dapat menghasilkan kontribusi nyata kepada masyarakat internasional.

“Saat dunia bergulat dengan  ketidakpastian  dan  krisis  di  berbagai  bidang,  inilah  saatnya  untuk  menunjukkan  bahwa multilateralisme berhasil,”pungkas Dirjen Ngozi. (bw)

Penuhi Hak Pendidikan WBP, Pemda Launching Program ‘Kejar Si Toga’

0

Nunukan, (pawartajatim.com) – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Nunukan telah resmi melaunching Program “Kejar Si Toga” dan sekaligus Lapas Nunukan menandatangani MoU dengan Dinas Pendidikan terkait pemenuhan hak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dalam hal pendidikan.

Bertempat di aula Pengayoman Lapas Nunukan, Selasa (14/6), kegiatan berlangsung dengan lancar. Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Nunukan, I Wayan Nurasta Wibawa menyambut hangat pihak dari Dinas Pendidikan serta para tamu undangan yang hadir yakni Forkopimda dan para stakeholder yang ada di Kabupaten Nunukan.

Dalam hal ini Lapas Nunukan dan Dinas Pendidikan melaksanakan Kerja sama guna memfasilitasi hak pendidikan warga binaan. “Walaupun mereka menjadi warga binaan pemasyarakatan akan tetapi mereka tetap menjadi warga negara yang mempunyai hak yang sama,” tegas Kalapas Wayan.

Wayan menyampaikan, warga binaan pemasyarakatan merupakan orang yang sedang menjalani masa hukuman dan dibina baik di Lapas/Rutan, meskipun kegiatan dan aktivitas mereka dibatasi akan tetapi mereka tetap mendapatkan hak yang sama dengan orang pada umumnya.

“Salah satu hak mereka adalah untuk mendapatkan pendidikan,” jelas Wayan. Ia berharap pengembangan PKBM di Lapas Nunukan ini  agar terus berjalan dengan baik. Terkait pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C ini yakni sebagai implementasi hasil Kerja sama peningkatan kualitas mutu pendidikan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Nunukan.

“Terima kasih tak terhingga kami ucapkan kepada Dinas Pendidikan Nunukan yang bersedia bersama-sama memberikan pelayanan dan pemda ataupun negara hadir di lapas ini untuk memberikan jaminan pendidikan kepada mereka (warga binaan). Kami berharap sinergitas dapat terus terjalin dalam pemenuhan pemberian hak Pendidikan bagi warga binaan,” pungkas Kalapas Wayan.

Senada dengan Kalapas Nunukan, Kadisdikbud Nunukan, Akhmad, juga bertutur melalui penandatanganan perjanjian atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak Lapas Nunukan ini guna memfasilitasi pemberian hak kepada warga binaan untuk mendapatkan pendidikan selama menjalani masa pidana dan berfokus kepada peserta didik yang terputus pendidikan formalnya.

“Dapat kami sampaikan bahwa Program Kejar Si Toga ini dapat kita jabarkan senagai Kelompok belajar dengan strategi tutor siaga yakni sebuah strategi layanan pendidikan non formal dengan metode tutor siaga/ tutor aktif berkunjung dimana saja warga belajar berada, kami juga berkomitmen untuk para tutor kami dapat menjalankan tugasnya dengan baik, membimbing dan mengajar sampai dengan tuntas sesuai target yang telah ditetapkan,” urai Akhmad. (dra)

Membanggakan, Polresta Banyuwangi Raih Peringkat Terbaik Pengelolaan Anggaran 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Pengelolaan anggaran di Polresta Banyuwangi yang profesional membuahkan hasil. Korps Bhayangkara ini meraih peringkat pertama nasional dalam Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) di lingkungan Kepolisian dari Kementerian Keuangan, Selasa (14/6).

Polresta Banyuwangi meraih posisi bergengsi ini dalam kategori Polres Matro,Polrestabes dan Polresta dengan pagu anggaran Rp100 miliar hingga Rp150 miliar. “Terima kasih atas kerjasama seluruh komponen Polresta Banyuwangi. Ini menjadi bukti keseriusan Polresta Banyuwangi dalam menggunakan anggaran negara untuk mewujudkan Polri Presisi,” kata Kapolresta Banyuwangi AKBP Deddy Foury Millewa usai menerima penghargaan.

Penghargaan ini diterima disela Musyawarah Perencanaan dan Pembangunan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Musrenbang Polri) Tahun 2022 di Mabes Polri. Adapun penilaiannya meliputi lima komponen, masing-masing penyerapan anggaran,

konsistensi awal dan akhir dari perencanaan anggaran, capaian keluaran dan efesiensi. Dari penilaian ini, Polresta Banyuwangi mendapatkan kategori baik. (udi)