Dapat Pengakuan Tingkat Global, IDCamp Raih PR Awards 2022

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  Program CSR berkelanjutan Indosat Ooredoo Hutchison, IDCamp, menjadi pemenang Gold di PR Awards 2022 dari Marketing Interactive untuk kategori Best CSR Communications. Pengakuan ini mempertimbangkan aspek tantangan, strategi, eksekusi, dan hasil dari program, serta telah melalui penjurian oleh panel independen yang terdiri dari para pemimpin industri dan ahli komunikasi berpengalaman.

PR Awards dibuat untuk mengakui kinerja yang luar biasa di industri PR dan komunikasi di seluruh Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Kawasan Australia-New Zealand. SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo Hutchison/IOH, Steve Saerang, Rabu (18/5) mengatakan, pihaknya merasa terhormat mendapatkan pengakuan global untuk program IDCamp pada ajang PR Awards 2022 sebagai pemenang Gold kategori Best CSR Communications.

Dengan IDCamp, Indosat Ooredoo Hutchison berkomitmen untuk mendukung Indonesia menjadi penyedia talenta digital di Asia Tenggara. Kami berharap IDCamp sebagai program andalan yang inklusif dan berkelanjutan dari IOH, nantinya akan mempercepat agenda transformasi digital Indonesia dengan menyediakan talenta digital muda terbaik yang siap berkompetisi dengan talenta digital global lainnya.

IOH Digital Camp yang diluncurkan pada 2019 merupakan program edukasi digital yang bersifat inklusif dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia, yang bertujuan untuk mendukung dan mendorong inovasi bagi masyarakat Indonesia. Program tersebut dibuat untuk mengurangi kesenjangan talenta digital serta menjawab tingginya permintaan dan kebutuhan industri akan tenaga kerja lokal yang memiliki kemampuan coding bersertifikasi.

IDCamp 2021 sendiri telah berhasil menarik minat 46.025 peserta. Sejak diluncurkan pada 2019, IDCamp telah memberikan 108.179 beasiswa belajar coding secara daring kepada talenta digital muda Indonesia, yang menghasilkan 13.226 developers bersertifikat.

Tahun ini IDCamp akan diselenggarakan dalam waktu dekat dengan jumlah beasiswa coding yang lebih banyak dan manfaat yang lebih besar. (bw)

Mendag Lutfi Gelar Pertemuan Khusus Menteri Ekonomi ASEAN di Bali

0

Jimbaran, (pawartajatim.com) – Menteri-menteri ekonomi ASEAN, yang Jumat lalu baru kembali dari Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN–Amerika Serikat (AS), memastikan akan memenuhi undangan untuk menghadiri pertemuan khusus para Menteri Ekonomi ASEAN atau ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting (AEM Special Meeting) pada 17–18 Mei 2022 di Bali.

Pertemuan ini disebut pertemuan khusus karena tidak dijadwalkan sebelumnya dalam agenda resmi ASEAN. Selain itu, pertemuan ini diinisiasi bukan oleh negara pimpinan ASEAN yang saat ini dipegang Kamboja, melainkan inisiatif Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi.

“Tentunya khusus karena pertemuan ini adalah kali pertama para menteri ASEAN kembali bertemu secara fisik sejak diterapkannya protokol kesehatan Covid-19 dua setengah tahun silam,” kata Mendag Lutfi, Rabu (18/5).

Mendag Lutfi menyampaikan, setidaknya ada tiga alasan strategis utama kenapa kami berinisiatif mengundang para menteri ekonomi ASEAN menghadiri Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN di Bali.

Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi menggelar Pertemuan Khusus Para Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Economic Ministers’ Special Meeting) yang dilaksanakan di Bali pada 17–18 Mei 2022. (foto/ist)

Pertama, menurut Mendag, adalah kesuksesan ASEAN dalam KTT ASEAN–AS minggu lalu ketika Indonesia menjadi negara koordinator ASEAN. Keberhasilan KTT ASEAN–AS minggu lalu adalah momentum penting yang harus segera ditindaklanjuti dengan positif dan konkret.

“Kondisi perekonomian dunia saat ini sangat rapuh dan tidak pasti. ASEAN justru beruntung mengalami pertumbuhan ekonomi yang positif. Apalagi ASEAN sebagai satu komunitas adalah perekonomian ketujuh terbesar di dunia,” tambah Mendag Lutfi.

KTT ASEAN–AS minggu lalu ditutup dengan pernyataan bersama bahwa kerja sama ASEAN–AS akan ditingkatkan ke level kerja sama ekonomi yang komprehensif untuk ditandatangani pada pertemuan lanjutan di bulan November tahun ini.

Mendag Lutfi menyampaikan alasan kedua yang menjadikan AEM Special Meeting di Bali ini sangat penting. Menurut Mendag Lutfi, AEM Special Meeting di Bali akan memprioritaskan bagaimana sepuluh negara anggota ASEAN bisa lebih menyatu lagi dalam melindungi pertumbuhan ekonomi ASEAN, sambil meningkatkan integrasi dan kontribusi ASEAN terhadap perekonomian dunia.

“Perekonomian dunia saat ini butuh kisah sukses dan teladan baru, khususnya dalam hal kolaborasi antarnegara untuk mendorong pembangunan ekonomi yang inklusif dan berorientasi manusia. ASEAN semakin relevan hari ini dan di masa depan bukan untuk menjadi kekuatan ekonomi pesaing baru bagi kekuatan ekonomi besar yang sudah ada seperti AS, Tiongkok, Uni Eropa, dan India.

Sebaliknya justru sebagai kekuatan baru yang inklusif dan mampu menjembatani kekuatan-kekuatan ekonomi dunia. Itulah kelebihan dan warna ASEAN,” tambah Mendag Lutfi. Alasan ketiga, menurut Mendag Lutfi, lebih simbolis namun tidak kalah strategis.

Yaitu, untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat ASEAN dan dunia bahwa perekonomian ASEAN mulai mengalami normalisasi dan mulai bangkit dari krisis yang disebabkan pandemi Covid-19.

Mendag Lutfi membenarkan bahwa pemilihan Bali sebagai tuan rumah AEM Special Meeting ditujukan untuk menyampaikan pesan positif, memberikan bukti nyata, sekaligus membangun semangat kebangkitan kepada masyarakat untuk segera menormalisasi aktivitas perekonomian.

Dengan sepakat dan siapnya para menteri ekonomi ASEAN untuk bertemu kembali secara fisik sejak diberlakukannya protokol kesehatan Covid-19, di Bali, Mendag Lutfi bermaksud menyatukan ASEAN dalam satu pesan penting.

“Ketika para pemimpin perekonomian ASEAN sudah bertemu secara fisik sambil menikmati kecantikan Bali, berarti masyarakat bisa kembali bekerja, kembali berkarya, bahkan kembali berwisata di seluruh ASEAN yang punya banyak situs wisata kelas dunia. Intinya, masyarakat yakin bahwa perekonomian ASEAN sudah pulih dan mulai normal.” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi juga mengajak untuk bersama-sama memulihkan perekonomian ASEAN dari wabah ketakutan yang meyakini bahwa arus barang, jasa, dan orang adalah sumber penyebaran penyakit dan pandemi.

Pasca-AEM Special Meeting, para pemimpin dunia yang sedang bertikai diharapkan sadar bahwa selama persatuan dan perdamaian dijaga, maka kemakmuran dan kerukunan bersama akan tercipta. “Dan itulah jawaban paling tepat untuk menjaga pertumbuhan dan pemerataan ekonomi yang semakin cepat dan inklusif. Apapun tantangannya,” tegas Mendag Lutfi. (bw)

Kunjungan Wisman di Jatim Meningkat, Gubernur Minta Bupati dan Wali Kota Maksimalkan Pariwisata

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur/Jatim kembali menggeliat pascapandemi Covid-19. Hal tersebut tertuang dari hasil Badan Pusat Statistik (BPS) Jatim mencatat, sebanyak 57 kunjungan pada bulan Maret 2002, melalui Bandara Juanda Sidoarjo.

Kondisi ini jelas berbeda dengan  kondisi kunjungan wisman, pada bulan Februari dan Januari dimana dari data BPS Jatim, terdapat 0 (nol) kunjungan. Kunjungan wisman pada bulan Maret 2022 naik sebesar 9,62 persen, jika dibandingkan dengan jumlah Wisman pada bulan Maret 2021 lalu, yakni sebesar 52 kunjungan.

Adapun negara asal wisman yang datang melalui Bandara Juanda dengan prosentase tertinggi adalah Malaysia sebesar 22,89 persen. Lalu disusul Singapura sebesar 8,015 persen, Tiongkok sebesar 5,676 persen, Thailand sebesar 2,862 persen, dan USA sebesar 1,905 persen.

Data dari BPS menunjukkan bahwa para wisman tersebut mengunjungi beberapa destinasi di Jawa Timur, di antaranya Kawah Ijen, Bromo Tengger Semeru (BTS), Greenbay, Pulau Merah, Tumpak Sewu, Gunung Semeru, Pantai Waru Karung, Taman Nasional Alas Purwo, dan Kota Tua di Surabaya.

Melihat kondisi tersebut, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, tatanan new normal atau normal baru memberikan harapan bagi kebangkitan industri pariwisata di Jawa Timur.

Ketua Umum IKA UNAIR  tersebut mengatakan, meningkatnya jumlah wisman ini juga dipengaruhi karena adanya pelonggaran peraturan utamanya kebijakan ketentuan tes Covid-19 dan karantina mandiri bagi wisman.

Disisi lain, Gubernur Khofifah berencana untuk lebih agresif mengincar wisatawan dalam dan luar negeri  guna membantu pemulihan sektor pariwisata di Jatim. “Tugas kita adalah menarik sebanyak-banyaknya wisatawan ke Jatim, namun dengan sejumlah persyaratan tetap mengacu ketentuan protokol kesehatan yang ketat. Karena jangan sampai ini menimbulkan persoalan baru,” kata Khofifah, Senin (16/5).

Untuk  mendukung hal tersebut, Khofifah pun meminta bupati maupun wali kota untuk terus memperkuat infrastruktur di kawasan pariwisata di wilayahnya masing-masing. Menurut Khofifah, penguatan pembangunan infrastruktur akan semakin banyak mendatangkan wisatawan.

“Harapannya agar wisatawan baik mancanegara maupun nusantara senang berkunjung ke Jawa Timur karena akses dan fasilitas yang mudah,” tandasnya. Khofifah mencotohkan, penguatan infrastruktur antara lain adalah mempersiapkan tempat ibadah, shelter, dan toilet umum di kawasan wisata berbasis alam.

Penguatan infrastruktur ini akan dapat menarik pengunjung ke daerah tersebut tanpa meninggalkan kewajiban ibadahnya. Akses jalan yang aman serta lingkungan yang aman pula.

“Misalnya di kawasan BTS (Bromo Tengger Semeru), toilet umum ini juga berfungsi untuk mereka yang ingin menunaikan sholat Subuh. Juga untuk wisata di beberapa Gili di kawasan Madura, dermaga-dermaga untuk kapal bersandar dan fasilitasnya, perlu dikembangkan. Pemprov sudah menurunkan sejumlah anggaran untuk pelabuhan Dungkek dan sudah selesei. Saat ini kita menunggu penyeleseian pelabuhan Gili Iyang,” ujarnya.

Karena itu, Khofifah mengajak semua pihak untuk memaksimalkan potensi destinasi wisata yang ada. Apalagi Jatim memiliki anugerah alam yang indah dan dapat memikat para wisatawan. “Di Jatim ada dua titik yang Allah anugerahkan yang di dunia hanya ada dua. Pertama, Gili Iyang di Sumenep yang menjadi salah satu dari dua pulu dengan kadar oksigen terbaik di dunia yang juga hanya ada dua, selain pertama di Yordania. Kedua, ada di Blue Fire di Gunung Ijen yang satunya lagi hanya ada di Islandia,” kata Khofifah.

Selain itu, Gubernur Jatim juga menyampaikan beragam wisata religius yang menjadi magnet luar biasa.  Khofifah juga mengajak masyarakat Jawa Timur untuk ikut mempromosikan wisata dengan memanfaatkan sosial media.

Berdasarkan data yang dimiliki Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Prov. Jatim, provinsi paling ujung timur Pulau Jawa ini memiliki 916 Daya Tarik Wisata (DTW) terdiri dari 387 alam, 280 buatan dan 302 budaya; 573 desa wisata (28 maju, 55 berkembang, dan 493 rintisan).

Selain itu, Jatim ditunjang oleh 1.576 unit hotel, 7.889 rumah makan/restoran, 1.743 homestay, dan 1.792 usaha travel agent. “Saat ini kita dapat berkontribusi untuk membantu mempromosikan peninggalan Budaya Jawa Timur, selain pariwisata alam juga banyak peninggalan budaya yang bisa menjadi referensi budaya yang luar bisa. Ke depan, Provinsi Jatim tengah mempersiapkan wisata religi yaitu Indonesia Islamic Science Park di kaki Suramadu sisi Bangkalan Madura,” kata Khofifah.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jatim Sinarto mengatakan, peningkatan jumlah kunjungan wisman ke Jawa Timur juga diimbangi dengan Rata-Rata Lama Menginap Tamu (RLMT) asing.

Sesuai catatan BPS Jatim, pada hotel yang memiliki klasifikasi bintang selama Maret 2022 yaitu tercatat terjadi peningkatan sebesar 1,13 poin atau sebesar 3,37 hari, dibandingkan dengan keadaan Februari 2022.

Menurut Sinarto, BPS Jatim juga mencatat untuk RLMT secara keseluruhan wisatawan (mancanegara dan nusantara) pada Maret 2022 mencatat, terjadi peningkatan sebesar 0,06 poin atau setara dengan 1,63 hari. Jumlah ini meningkat, jika dibandingkan pada Februari 2022 yang mencapai 1,57 hari.

Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifkasi bintang di Jawa Timur bulan Maret 2022, naik sebesar 51,68 persen  dibandingkan bulan sebelumnya. Tepatnya, untuk TPK hotel bintang 2 tertinggi yaitu sebesar 59,07 persen merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya.

“Untuk Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel klasifkasi non bintang di Jawa Timur bulan Maret 2022 mencapai rata-rata 23,03 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” pungkasnya. (bw)

Gubernur Khofifah Sambut Baik Arahan Lepas Masker dari Presiden Jokowi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menyambut baik kebijakan pelonggaran masker yang resmi dikeluarkan Presiden RI Joko Widodo, Selasa (17/5). Kebijakan tersebut diterbitkan seiring dengan melandainya kasus Covid-19 di seluruh nusantara.

Gubernur Khofifah, mengatakan, kebijakan penggunaan masker yang kini telah resmi dilonggarkan adalah bentuk adaptasi kehidupan baru (new normal life). Ia optimistis keputusan tersebut akan membawa kehidupan lebih baik ke depannya.

“Karena kasusnya terus melandai, maka kebijakan ini dibuat. Namun ada beberapa syarat yang diarahkan oleh Presiden Jokowi agar nantinya new normal ini bisa membawa kehidupan jadi lebih baik (better life),” ungkap Khofifah, usai menghadiri tahlil kubro mendo’akan korban meninggal bus pariwisata di km 712 di Mojokerto yang berasal dari Benowo – Pakal – Surabaya Selasa  (17/5) malam.

Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa (kiri). (foto/ist)

Meski begitu, terdapat beberapa syarat yang dalam kebijakan pelonggaran masker yang harus dipatuhi bersama. Gubernur Khofifah, menegaskan ada 4 syarat kondisi dimana masyarakat diperbolehkan melepas maskernya.

Pertama, jika masyarakat beraktivitas di luar ruangan atau di area terbuka dan tidak padat, maka masyarakat diperbolehkan melepas masker. Kedua, jika berkegiatan di ruangan tertutup dan berada dalam transportasi publik, maka masyarakat harus tetap menggunakan maskernya.

Ketiga, masyarakat kategori rentan, lansia, komorbid, tetap menggunakan masker selama beraktivitas. Keempat masyarakat yang mengalami gejala batuk dan pilek, tetap menggunakan masker selama beraktivitas.

“Saya rasa ini tahapan untuk masuk new normal life. Saya seringkali menyampaikan bahwa tidak sekadar new normal life, tapi ini sedang menuju better life,” tegasnya. “Kalau lagi doorstop begini, ya ini namanya padat maka kita pakai masker,” tambahnya.

Selain kebijakan pelonggaran masker, pelonggaran kebijakan bagi pelaku perjalanan juga diterbitkan. Masyarakat yang sudah mendapatkan dua dosis vaksin lengkap boleh berpergian tanpa melakukan RT swab antigen maupun PCR.

“Alhamdulillah, perlahan namun pasti fleksibilitas dari kebijakan muncul. Ini adalah hasil bagaimana pengendalian Covid-19 di wilayah masing-masing yang juga peran kita semua,” ujarnya. Khusus bagi masyarakat yang belum mendapatkan dosis vaksin lengkap, Khofifah mengajak mereka untuk segera mendapatkan dosis vaksin di lokasi vaksinasi terdekat.

“Sudah banyak gerai vaksin dan mudah dijangkau masyarakat. Jika memang belum lengkap dua dosis, segeralah untuk mendapatkan dosis keduanya. Kalau belum booster juga segera ke gerai faskes terdekat,” katanya

“Mari kita tetap menjaga diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar, meski pelonggaran telah diterbitkan tetap jaga standart protokol kesehatan,” pungkasnya. (bw)

Unik, Kelulusan Siswa SMK di Banyuwangi Diisi Basuh Kaki Orang Tua 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Wisuda kelulusan siswa SMK di Tegalsari, Banyuwangi, Rabu (18/5) pagi, digelar dengan unik. Para siswa yang lulus diminta sungkeman dan membasuh kaki orang tua masing-masing. Kegiatan langka ini diwarnai hujan tangis, baik siswa maupun orang tua.

Aksi sungkem dan basuh kaki ini sebagai simbol bakti anak kepada orang tua. Selama tiga tahun, orang tua bersusah payah menyekolahkan anak-anaknya.  Belum lagi, anak-anak sering tak menurut perintah orang tua.

“Ini pesan moral, momen kelulusan ini, kami ingin mengembalikan anak didik seutuhnya ke orang tua, termasuk membangkitkan rasa bakti siswa yang lulus dengan sungkeman dan basuh kaki,” kata Kepala SMK Negeri 2 Mabadiul Ihsan Tegalsari, Dr. Umar Said.

Menurut dia, kegiatan ini untuk mengajak siswa tidak berhura-hura dalammerayakan kelulusan. Namun, para siswa diajari prihatin dengan tetap berbakti kepada orang tua. Ini pertama kalinya di Banyuwangi, kelulusan diisi dengan basuh kaki orang tua.

‘’Ini simbol penghormatan kepada orang tua dan doa orang tua untuk anak-anaknya yang lulus, sekaligus melestarikan budaya leluhur, ” jelas Umar Said. Sebanyak 197 siswa sekolah ini lulus tahun ini. Hebatnya, begitu lulus, hampir seluruhnya sudah diterima di dunia kerja.

‘’Kami berkomitmen, lulusan SMK tidak menganggur dan mengurangi pengangguran. Tapi, masuk dunia kerja dan menjadi wirausaha di inkubator bisnis yang dirintis sekolah. Ada juga yang melanjutkan kuliah,” imbuhnya.

Aksi basuh kaki dan sungkeman menjadi pengalaman tersendiri para siswa. Tangis haru pecah ketika para siswa diminta sungkem, lalu membasuh kaki orang tua. Seluruhnya tak kuasa menahan tangis, sambil berpelukan.

“Ini pengalaman luar biasa. Selama ini, kami belum pernah membasuh kaki orang tua. Ini sebagai bakti dan doa kepada orang tua,” kata Ika Laila, salah satu siswa. (udi)

Jenguk Korban Kecelakaan Bus, Gubernur Beri Kekuatan Psikologis

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, menjenguk lima orang  korban yang mengalami kecelakaan bus pariwisata  bernopol S 7322 UW di Rumah Sakit Citra Medika, Sidoarjo, Selasa (17/5).

Gubernur Khofifah didampingi Dirut RS Citra Medika dr Wachidah Rachmania, Dirut Jasa Raharja Rivan Achmad Purwantono, dan Direktur RSUD Dr Soetomo Joni Wahyuadi melihat kondisi korban yang tengah mendapatkan perawatan.

Disamping menyatakan rasa duka cita dan prihatin yang mendalam, dirinya memberikan penguatan dan dukungan moril kepada keluarga  korban  yang sedang menunggu di RS tersebut.

“Panjenengan bagaimana kondisinya? Sudah membaik, ya pak?” tanya Gubernur Khofifah kepada salah satu korban, Bayu Ardianto (31). “Tim dokter akan menangani dengan baik, semoga njenengan bersama istri lekas sembuh dan kembali sehat,” imbuhnya.

Bersyukur para pasien sudah mendapat tindakan medis secara maksimal, meskipun sebagian ada yang masih dalam proses observasi. “Tentu doa kita bagi yang dirawat bisa mendapat kekuatan secara psikologis melalui layanan kesehatan yang terbaik sehingga lekas sembuh,” ungkapnya.

Sementara, untuk korban meninggal, Gubernur Khofifah mengatakan, berdasarkan informasi yang di terima dari Dirut  Jasa Raharja, Rivan yang juga ikut mendampingi kunjungan di rumah sakit,  terkonfirmasi total 14 orang meninggal dan sudah diserahkan santunan kematian dari Jasa Raharja pagi ini. “Kami menyampaikan rasa duka cita mendalam. Semoga seluruh ibadahnya diterima Allah dan khilafnya diampuni Allah,” ungkapnya kepada awak media.

Terkait insiden kecelakaan, Gubernur Khofifah menyampaikan tim traffic accident Polda Jatim  masih melakukan proses investigasi. “Kita menunggu hasil tuntas dari Polda Jatim yang sedang melaksanakan tugas,” tuturnya.

Menurut Khofifah, selama arus mudik dan arus balik, Pemprov Jatim melalui Dishub, Dinkes dengan jajaran Polda dan jajaran Kodam serta jajaran instansi vertikal bekerja sangat detail dalam memantau keselamatan armada. Namun, lanjutnya, musibah datang pasca mudik.

“Ini menjadi perhatian penting untuk kehati-hatian bagi kita semua baik armada dan awak armada tetap harus dalam kondisi prima ketika mengendarai kendaraan baik  untuk keluarga maupun publik,” tandasnya.

Gubernur Khofifah dipastikan akan mengikuti tahlil bersama untuk mengirim doa bagi korban yang meninggal. Ia berharap, kehadirannya dapat memberikan tambahan kekuatan secara psikologis, serta keikhlasan dan kesabaran bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Insya Allah nanti malam saya akan menghadiri tahlil dan berdoa bersama bagi yang meninggal di Benowo, Surabaya,” pungkasnya. Sebelumnya, bus pariwisata ini terkonfirmasi mengangkut 32 orang  penumpang. Mereka melakukan perjalanan dari Yogyakarta menuju Surabaya.

Namun, kejadian nahas terjadi setelah bus menabrak Variable Message Sign (VMS) atau papan himbauan di Tol Mojokerto-Surabaya KM 712 pada Senin, (16/5) pukul 06.00 WIB. (dra)

14 Tewas, Kecelakaan Bus Pariwisata di Jalan Tol Mojokerto – Surabaya KM 712

0

Mojokerto, (pawartajatim.com) – Bus pariwisata milik PO Ardiansyah yang mengangkut rombongan warga asal Benowo, Surabaya menabrak sebuah Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan pada bahu jalan Tol Mojokerto-Surabaya KM 712 Senin (16/5). Bus bernomor polisi S 7322 UW diketahui membawa rombongan wisata dari Yogyakarta menuju Surabaya, kemudian mengalami kecelakaan nahas sekitar pukul 06.00 WIB. Bus tersebut diketahui membawa 33 orang penumpang, termasuk di dalamnya 2 sopir cadangan.

Dengan perasaan yang begitu terpukul, Gubernur Khofifah menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas tragedi tersebut. Terutama kepada para korban baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka.

“Saya bersama seluruh jajaran Pemprov Jatim menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas kecelakaan bus yang terjadi pagi ini di Tol Mojokerto-Surabaya,” kata Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (16/5).

Seluruh korban telah berhasil diketahui identitasnya. Tercatat, 14 korban dinyatakan meninggal dunia dan 19 korban lainnya mengalami luka-luka. Mereka kini mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Bus pariwisata milik PO Ardiansyah yang mengangkut rombongan warga asal Benowo, Surabaya menabrak sebuah Variable Message Sign (VMS) atau papan imbauan pada bahu jalan Tol Mojokerto-Surabaya KM 712 Senin (16/5). (foto/ist)

“Kepada seluruh keluarga saya mohon semua bersabar ,,  musibah ini di luar kuasa kita. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya,” tegasnya sembari menguatkan keluarga korban. Berkaca dari peristiwa itu, mantan Menteri Sosial RI ini juga turut mengimbau seluruh masyarakat, baik yang akan maupun sedang melakukan perjalanan jauh, agar tetap memperhatukan kondisi tubuh serta kondisi kendaraan. “Karena selama perjalanan kita harus tetap prima. Jangan sampai lelah dan lengah,” ujarnya.

“Gunakanlah Rest Area yang telah disediakan di sepanjang jalan tol. Upayakan setiap 4 jam berhenti sejenak untuk melepas lelah,” ujar Khofifah. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, seluruh korban meninggal dunia telah dipulangkan ke rumah duka masing-masing.

Terkhusus bagi korban yang telah dinyatakan meninggal dunia, Khofifah–sapaan lekatnya–juga mendoakan agar seluruh jenazah mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Dipanggil dalam keadaan husnul khatimah.

“Semoga almarhum dan almarhumah seluruh ibadah, amal dan imannya diterima Allah SWT. Juga dilapangkan kuburnya, serta seluruh keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran, aamiin. Sedangkan yang luka- luka dan sedang dirawat semoga lekas sembuh. Semua keluarga diberi kekuatan,  ketabahan, serta keihlasan,” pungkasnya. (dra)

Optimalisasi Aset, Pelindo Pindahkan Sejumlah Peralatan Bongkar Muat Peti Kemas

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sejumlah upaya untuk meningkatkan produktivitas terminal peti kemas terus dilakukan PT Pelindo Terminal Petikemas atau SPTP. Salah satunya melalui optimalisasi aset peralatan bongkar muat terminal peti kemas yang tersebar di seluruh terminal di wilayah Indonesia. Pemindahan peralatan dari satu terminal ke terminal lainnya menjadi salah satu langkah yang ditempuh oleh SPTP.

Corporate Secretary SPTP Widyaswendra, mengatakan, optimalisasi aset menjadi program unggulan perseroan pasca merger Pelindo. Pemindahan peralatan diharapkan mampu mendukung kinerja bongkar muat terminal peti kemas di terminal yang memiliki pertumbuhan cukup tinggi.

Selain itu, optimalisasi aset menjadi cara perseroan untuk dapat merencanakan kebutuhan investasi sesuai kebutuhan agar lebih maksimal. “Pemindahan peralatan juga menjadi upaya utilisasi peralatan bongkar muat, yang tentunya diselaraskan dengan infrastruktur dan tren ukuran kapal dan arus peti kemas yang terus meningkat,” kata Widyaswendra, Selasa (17/5).

Ia menyebut, pemindahan peralatan bongkar muat yang saat ini sedang berjalan meliputi 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane/RTG (alat bongkar muat peti kemas di lapangan penumpukan) dari TPK MNP, Makassar ke PT Kaltim Kariangau Terminal.

Aktivitas kapal di Terminal Peti Kemas Surabaya. (foto/ist)

Selanjutnya 1 unit Quay Container Crane/QCC (alat bongkar muat peti kemas di dermaga) dari Pelabuhan Ternate ke PT Kaltim Kariangau Terminal. Pemindahan lainnya adalah 2 unit QCC dari PT Jakarta International Container Terminal (JICT) ke TPK MNP, Makassar.

“Tidak hanya pada peralatan jenis RTG dan QCC, optimalisasi aset juga terhadap beberapa peralatan lainnya, dengan dukungan peralatan yang baik diharapkan mampu meningkatkan kinerja bongkar muat peti kemas yang berdampak pada berkurangnya waktu sandar kapal di terminal atau port stay, sehingga kapal dapat segera berlayar kembali yang akan berdampak pada berkurangnya biaya,” ujar Widyaswendra.

Sementara itu, sejumlah upaya perbaikan terminal peti kemas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas sudah mulai dirasakan oleh para pengguna jasa. Kepala PT Tanto Intim Line Cabang Ambon Vence Pattiwael mengungkapkan peningkatan kinerja operasional di TPK Ambon mengalami perbaikan yang cukup signifikan.

Pihaknya mengaku saat ini waktu bongkar muat satu kapal dengan muatan 600 peti kemas dapat diselesaikan dalam waktu kurang lebih 36 jam. “Kami pernah mengalami untuk bongkar muat 200 peti kemas sampai memakan waktu lebih dari 3 hari, dengan sistem yang ada sekarang tentu lebih cepat dan yang terpenting untuk layanan administrasi sudah dapat diakses dengan telepon, tidak perlu antre,” urainya.

Hal senada disampaikan Kepala PT Meratus Line Cabang Makassar Steven Kristanto yang menyebut layanan pengaduan pelanggan di TPK Makassar saat ini lebih baik dari sebelumnya. Menurutnya TPK Makassar lebih tanggap dalam menindaklanjuti pengaduan yang disampaikan oleh para shipping line.

Hal itu juga berdampak pada kepercayaan pelanggan terhadap layanan pengiriman barang yang dilakukan Meratus Line. “Kegiatan bongkar muat di TPK Makassar saat ini juga semakin cepat, rata-rata bisa mencapai 50 box peti kemas per jam,” ungkapnya. (bw)

Sumenep Jadi Model Percepatan Penurunan Stunting di Madura

0

Sumenep, (pawartajatim.com) – Kabupaten Sumenep memiliki banyak wilayah Kepulauan. Sehingga sedikit menyulitkan pelaksanaan program Bangga Kencana di lapangan. Demi terselenggaranya program Bangga Kencana yang merata ke seluruh wilayah Jawa Timur/Jatim termasuk kepulauan, Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, MM menemui Bupati Sumenep Achmad Fauzi, SH. MM. di Pendopo Kabupaten Sumenep Selasa (17/5).

Dalam kunjungannya ini, Erna didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep Agus Mulyono, mohon dukungan bupati untuk program percepatan penurunan stunting di wilayah Sumenep.

Hadir dalam pertemuan Achmad Fauzi, Kepala Kemenag Sumenep, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumenep. Erna menjelaskan, sedikit peran program Bangga Kencana dalam aksi penurunan stunting. BKKBN memiliki data by name by adress dari PK21 yang bisa digunakan untuk dasar aksi percepatan penurunan stunting.

Karena kekurangan tenaga lapangan, sehingga membutuhkan aksi konvergensi dari Bupati Sumenep dan lintas sektor terkait. Menurut data hasil SSGBI 2019, prevalensi stunting di Sumenep 32 persen kemudian turun di data SSGI 2021 menjadi 29 persen.

‘’Saya berharap 2024 untuk melakukan akselerasi penurunan stunting, mohon dukungan Bupati dan kepala OPD terkait untuk melakukan konvergensi,” himbau Erna. Ia menyatakan, besar harapan agar Sumenep menjadi model wilayah percepatan penurunan stunting khususnya di pulau Madura ini.”

Menanggapi harapan Erna untuk melakukan konvergensi program percepatan penurunan stunting, baik kepala Bappeda, Kepala Dinsos maupun Kepala Dispenduk Capil sangat mendukung aksi konvergensi ini dan mengharap agar data ini juga bisa disinergikan dengan data di lapangan, baik yang dimiliki oleh tenaga PKH dan pencatatan sipil.

“Semoga harapan-harapan ini bisa kami wujudkan bu, baik dari segi pemberdayaan maupun dari sisi pembangunan menyeluruh sampai ke 332 Desa di Sumenep,” ungkap Kepala Dispendukcapil. Begitu juga dengan Kepala Kemenag Sumenep menyampaikan bahwa dalam mempersiapkan generasi berkualitas itu yaitu mempersiapkan kualitas orang tua.

Namun, di Sumenep ini data kami menyebutkan masih banyak pernikahan usia dini. Untuk mengatasinya, alhamdulillah bu, sudah ada 88 angkatan sudah kami bekali pengetahuan pranikah dan aplikasi Elsimil untuk kami sebarkan untuk melakukan pembinaan pranikah kepada calon pengantin.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, menyampaikan bahwa ada beberapa hal yang harus dilakukan untuk memperkuat aksi kita baik secara internal dan eksternal agar percepatan penurunan stunting maupun hal-hal lain yang dicitrakan negatif dapat kita atasi semua. Salah satu cara yang kami lakukan adalah memberikan peranan penting kepada pemerintahan desa.

Menutup diskusi, Achmad Fauzi mengucapkan terima kasih kepada Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dan menyampaikan komitmen Kabupaten Sumenep untuk aksi peecepatan penurunan stunting dan perbaikan IPM di wilayah Sumenep.

“Demi meningkatkan IPM di Sumenep, mengatasi stunting dan TBC serta mengentaskan kemiskinan dan pernikahan dini yang berakibat angka perceraian tinggi, program-program kita harus tepat sasaran semua. Oleh karena itu keakuratan data ini harus bisa kita miliki. Kita semua harus siap berjuang demi mencapai harapan kita semua,” tutup Achmad Fauzi.

Serangkaian kunjungan hari ini Bu Erna juga menyempatkan diri untuk melakukan pembinaan kepada Penyukuh KB di wilayah Kabupaten Sumenep. Rasio tenaga lapangan di Kabupaten Sumenep dibanding wilayah cakupannya tidaklah berimbang, sehingga pembinaan ini perlu dilakukan untuk intervensi capaian program dengan melakukan pendekatan penguatan dan dukungan lapangan.

“Kendala capaian program di Sumenep ini memang kekurangan tenaga PKB sehingga daya ungkitnya di lapangan itu sulit. Lalu untuk capaian TPPS juga masih di angka 82 persen,” singgung Erna. “Tugas Bapak-Ibu PKB ini kan melaksanakan program Bangga Kencana di level lapangan. Setelah Bapak-ibu ini mendapat target kinerja dari Kepala Dinas Kesehatan, harus segera membuat rencana kerja. Manfaatkan kader sebagai kepanjangan tangan bapak-ibu di lapangan,” tutup Erna. (bw)

Mendag Lutfi : Program Migor Rakyat Manfaatkan Teknologi Digital

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kementerian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara/BUMN bersinergi dengan pelaku usaha minyak goreng meluncurkan Program Migor Rakyat. Tujuannya agar penjualan minyak goreng curah Rp 14.000/liter tepat sasaran untuk masyarakat berpendapatan rendah.

Program ini merupakan bentuk kepedulian pengusaha migor untuk rakyat. Sepenuhnya dijalankan melalui proses bisnis, antara distributor minyak goreng dengan pengecer atau pelaku usahakecil. ‘’Tidak ada subsidi minyak goreng untuk para pengusaha dan pada waktunya akan menjadi suatu terobosan bisnis model baru,” kata Mendag Lutfi, saat meninjau implementasi program di Jakarta pada Selasa (17/5).

Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi didampingi Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan, meninjau pelaksanaan program MigorRakyat di Jakarta, Selasa (17/5). (foto/ist)

Sementara, Direktur Jenderal/Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Oke Nurwan, menjelaskan, program Migor Rakyat menekankan pada transaksi eceran langsung kepada penerima manfaat. Yaitu, kelompok masyarakat berpendapatan rendah.

Implementasi dilaksanakan pelaku usaha minyak goreng menggunakan teknologi aplikasi digital untuk memastikan penjualan migor curah Rp 14.000/liter tepat sasaran. Para pengecer akan melakukan penjualan kepada masyarakat sebanyak 1 atau 2 liter per hari berbasis kartu identitas atau KTP.

Daftar lokasi penjualan (titik jual) program Migor Rakyat yang menggunakan platform Gurih Indomarko dan Warung Pangan IDFood dapat diakses siapa saja. ‘’Saat ini sudah ada 1.200 lokasiyang tersebar di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Sumatra Utara,dan Sulawesi Utara. Dalam waktu dekat, jumlahnya akan menjadi 10.000 lokasi di seluruh Indonesia,” terang Oke. (bw)