Komisi A : Ciptakan Suasana Kondusif di Desa yang Laksanakan Pilkades

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pemilihan Kepala Desa/Pilkades serentak di Kabupaten Sidoarjo diharapkan berjalan kondusif. Tahapan Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak 2022 di Sidoarjo bakal digelar Juni mendatang diikuti 84 desa.

Ketua Komisi A DPRD Sidoarjo, Sullamul Hadi Nurmawan, menyatakan, pagelaran Pilkades serentak kedepanya berjalan kondusif. Serta pembiayaan Pilkades bisa ditekan sesui realitas. ‘’Jangan terlalu dibesar- besarkan dan nantinya pasangan yang terpilah dan yang belum terpilih bisa rukun saling  mambantu demi kemajuan pembagunan desanya masing masing,’’ kata Sullamul, di Ruang Komisi A DPRD Sidoarjo, Kamis (21/4).

Sedangkan, yang akan menggelar Pilkades ada beberapa desa yang minat pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa (Bacakades) sepi peminat. “Sampai penutupan pendaftaran kemarin, hanya Desa Gelam, Kecamatan Candi yang tidak ada pendaftar Bacakadesnya,” tambah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Pemkab Sidoarjo, Mulyawan.

Selain itu, lanjut Mulyawan, yang juga mantan Kepala Bakesbangpol Linmas Pemkab Sidoarjo ini, usai masa pendaftaran Bacakades habis ada juga lima desa yang daftar Bacakadesnya hanya satu orang. Mulyawan merinci tiga desa di Kecamatan Krian, satu desa di Kecamatan Wonoayu dan satu desa di Kecamatan Tanggulangin.

“Untuk tiga desa di Kecamatan Krian yakni Desa Keboharan, Jerukgamping dan Desa Watugolong. Sedangkan di Kecamatan Wonoayu yakni Desa Plaosan serta di Kecamatan Tanggulangin hanya Desa Kedungbanteng,” ungkapnya.

Kemudian, kata Mulyawan ada satu desa pendaftar Bacakades lebih dari 5 orang. Yakni Desa Grogol, Kecamatan Tulangan dengan jumlah pendaftar 7 Bacakades. Kalau tidak ada atau hanya ada satu Bacakades maka pendaftaran Bacakades diperpanjang mulai 19 Maret sampai 7 April pendaftarannya.

‘’Tapi, kalau ternyata tetap hanya ada Bacakades tunggal atau tidak ada pendaftar maka diperpanjang lagi sampai 7 April 2022. Kalau masih tidak ada Bacakades mendaftar maka akan diisi Penjabat (Pj) Kades selama 2 tahun.

Pengisian Pj itu, sesuai ketentuan sampai ada Pilkades Serentak lagi yang insyaallah digelar Tahun 2024 mendatang,” tegasnya. Mulyawan memastikan untuk Pilkades Serentak Tahun 2022 ini tidak ada desa yang memakai pemungutan suara melalui E-Voting.

“Kami pastikan tidak ada coblosan Pilkades di Sidoarjo tahun ini yang memakai sistem E-Voting,” jelasnya. Sementara, anggaran yang digelontorkan Pemkab Sidoarjo untuk Pilkades yang diselenggarakan 19 Juni 2022 mendatang nilainya Rp 21 miliar. Nilai itu, jika tidak ada perubahan lagi. “Kalau ada perubahan, nanti dalam mekanisme PAK Perubahan APBD,” tandasnya. (rin)

Mendag : Perkuat UMKM Berdaya Saing Global

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pelaku usaha, mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Bangka Belitung (Babel), diminta untuk bersinergi melihat peluang ekspor. Pelaku UMKM Babel harus dapat meningkatkan daya saing untuk menembus pasar global.

Penegasan itu, dikemukakan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat memberikan sambutan pada webinar ‘Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia’ Rabu (20/4). Kemendag akan terus memperkuat pelaku UMKM di seluruh Indonesia, khususnya di Babel agar dapat bersaing di pasar global.

‘’Saya sangat berharap seluruh upaya ini dapat meningkatkan kinerja perdagangan serta memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pelaku UMKM di Bangka Belitung di masa mendatang,” kata Mendag.

Menurut dia, pada situasi pandemi dua tahun terakhir, UMKM membuktikan dapat menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Indonesia. Pada 2021, sebanyak 64,19 juta UMKM di Indonesia memberikan kontribusi terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional sebesar 61,97 persen atau senilai Rp 8,6 triliun. UMKM juga menyerap 119,6 juta atau 97 persen dari total tenaga kerja di Indonesia.

Dari sisi ekspor, lebih dari 75 persen eksportir merupakan UMKM. Namun, kontribusinya baru mencapai sekitar 4 persen terhadap total nilai ekspor Indonesia. Kegiatan ini diselenggarakan khusus untuk mendorong para pelaku UMKM Indonesia menembus pasar global. Pelaku UMKM Babel harus dapat melihat peluang ekspor.

Misalnya, dapat kita lihat dari negara tetangga, yaitu Singapura dan Malaysia. Pada 2021, lebih dari 26 persen dari tujuan ekspor utama dari Babel adalah Singapura dan Malaysia. Sementara itu, nilai ekspor nonmigas Provinsi Babel pada 2021 mencapai USD 2,6 miliar atau berhasil tumbuh 56,58 persen dari tahun sebelumnya dan menempati urutan ke-19 dari 34 provinsi.

Direktur Jenderal/Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, menuturkan, tahun ini, Kemendag akan melakukan kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) di Bangka Belitung dengan tagline Cahaya Bangka Belitung. Kampanye Gernas BBI merupakan salah satu strategi dalam mendorong pelaku bisnis UMKM agar dapat bersaing baik di pasar lokal maupun global.

Pada 2022, Kemendag ditugaskan untuk mengangkat potensi unggulan Provinsi Kepulauan Babel selama 3 bulan pada Februari–Mei 2022. Pelaksanaan pembukaan perdana (grand launching) Gernas BBI akan dilaksanakan di Provinsi Babel pada Mei 2022.

“Melalui Gernas BBI, pelaku usaha diharapkan selalu berinovasi dalam mengembangkan kualitas produk menjadi lebih baik serta mampu mengikuti tren pasar sehingga dapat dikenal, digunakan, dan dicintai tidak hanya oleh masyarakat Indonesia namun juga oleh pasar global,” ujar Oke.

Total UMKM onboarding platform digital per Desember 2021 mencapai 17,25 juta UMKM. Sedangkan pada 2023, pemerintah melalui Program Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia menargetkan sebanyak 30 juta UMKM onboarding ke dalam ekosistem digital.

Oke menjelaskan, UMKM menghadapi berbagai tantangan dalam meng-onboarding-kan UMKM ke ranah digital. Misalnya, persaingan global yang semakin ketat, sulitnya mengakses permodalan, kemampuan UMKM menghasilkan produk berkualitas dan berdaya saing global, kesulitan dalam melakukan transaksi daring, akses internet dan teknologi yang belum merata, rendahnya penguasaan teknologi digital para UMKM, serta minimnya akses pemasaran dan promosi yang dimiliki UMKM.

Untuk itu, Kemendag memiliki berbagai program untuk mendukung pelaksanaan Gernas BBI di Babel, yaitu berkolaborasi dengan beberapa perbankan, asosiasi, Dinas Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel, komunitas, dan para pakar terkait.

Kolaborasi dilakukan untuk meningkatkan kualitas produk buatan dalam negeri mulai dari pendampingan pengembangan produk (standarisasi, perizinan, dan perbaikan kemasan), peningkatan kapasitas usaha, pengelolaan keuangan, serta fasilitasi sertifikasi halal produk.

Kemendag akan meningkatkan akses pasar pelaku UMKM melalui kerja sama dengan berbagai lokapasar melalui pelatihan onboarding platform digital dan ritel modern, menyediakan sarana usaha perdagangan yaitu fasilitasi penyediaan warung digital, serta menggelar in store promotion (pameran produk unggulan) Babel.

“Kemendag juga menandatangani perjanjian kerja sama dengan Accor Group, Pemprov Babel, serta BNI Babel untuk memanfaatkan produk UMKM Babel. Selain itu, Kemendag juga membantu mengembankan merek produk (rebranding) dalam negeri untuk pelaku usaha yang terpilih. Untuk Provinsi Babel telah terpilih 30 UMKM yang telah terkurasi untuk melakukan rebranding,” imbuh Oke.

Sosialisasi atau kampanye penggunaan produk dalam negeri, lanjut Oke, juga penting untuk dilakukan khususnya kepada kepada masyarakat atau generasi muda. Kampanye dilakukan di sekolah dan universitas dengan mengajak serta produsen atau pengusaha produk lokal yang bercerita tentang kesuksesannya menjual produk buatan Indonesia yang sudah ekspor ke mancanegara.

Pada puncak acara Gernas BBI, terdapat beberapa kegiatan yang dilaksanakan yaitu pengumuman lima UMKM pemenang dengan peningkatan omzet tertinggi yang akan diberikan stimulus sebagai bentuk apresiasi, pelepasan ekspor produk Provinsi Kepulauan Babel ke pasar global di Kepulauan Bangka, peragaan busana, lomba lari marathon 5 km dan 10 km di sekitar lokasi puncak acara, serta pameran produk Babel (Pop Up Market) selama 3 hari. Pameran produk Babel terbagi berdasarkan zonasi produk seperti produk olahan hasil laut, kerajinan dan pernak pernik, halal dan fesyen muslim, gastronomi kuliner, dan produk teknologi.

Sesuai dengan tema webinar, yaitu ‘Laskar UMKM Bangka Belitung Mendunia’, lanjut Oke, Kemendag juga telah berupaya agar UMKM Indonesia dapat naik kelas dari lokal menuju pasar global (from local to global).

Menurut data Kemenkop UKM pada 2021, UMKM turut menyumbang 14 persen dari total nilai ekspor nasional dan 61 persen PDB nasional. Seluruh pihak terkait, Pemerintah, sektor usaha, dan perbankan perlu bersinergi dan berkolaborasi untuk dapat memberikan solusi dari tantangan yang dihadapi para UMKM.

‘’Tujuannya agar mereka dapat masuk ke pasar ekspor dengan memberikan kemudahan akses permodalan, pendampingan pelatihan, serta tata kelola manajemen usaha sehingga dapat dihasilkan produk yang bernilai tambah, berkualitas, dan mampu memenuhi standar,” ungkap Oke.

Menurut Oke, pemanfaatan teknologi digital juga dapat dijadikan terobosan dalam memasarkan produk nasional ke luar negeri. Selain itu, pelaku usaha Indonesia juga dapat memanfaatkan platform niaga elektronik (e-commerce) untuk melakukan penetrasi di beberapa negara.

Kemendag secara aktif memberikan berbagai pelatihan kepada generasi muda maupun pelaku usaha yang ingin memasarkan produknya di luar negeri melalui export coaching program atau program pendampingan kepada pelaku usaha berorientasi ekspor.

Designer dispatch service atau program pendampingan antara desainer dan pelaku usaha untuk menciptakan produk ekspor yang dirancang dengan kreatif, inovatif, dan bernilai tambah sesuai target pasar ekspor; Good Design Indonesia; dan sertifikasi produk ekspor.

Untuk kemudahan pembiayaan UMKM, Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional telah bekerja sama dengan Lembaga perbankan dan nonperbankan. Selain itu, Kemendag juga melakukan promosi melalui perwakilan perdagangan yang terdiri dari para Atase Perdagangan dan Indonesian Trade Promotion Center yang tersebar di seluruh dunia.

‘’Mereka bertugas sebagai Duta Bangsa untuk mempromosikan dan menggenjot ekspor produk Indonesia melalui penjajakan bisnis (business matching) antara pengrajin atau produsen di Indonesia dengan buyer asing, pameran internasional, dan acara kenegaraan,” pungkas Oke. (bw)

Selama Arus Mudik, Gapasdap Minta Tak Ada Penambahan Kapal di Ketapang – Gilimanuk 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Operator pelayaran yang tergabung dalan Gabungan Pengusaha Angkutan Sungai dan Penyeberangan (Gapasdap) Jawa Timur meminta tidak ada penambahan kapal selama musim arus mudik di rute Ketapang, Banyuwangi – Gilimanuk, Bali. Alasannya, jumlah kapal di rute ini sudah lebih dari cukup. Totalnya mencapai 45 unit kapal.

Setiap harinya hanya 28 kapal yang beroperasi di Ketapang – Gilimanuk. Sehingga, banyak yang menunggu giliran berlayar. “Kami minta tidak ada penambahan kapal lagi selama arus mudik. Kalau dlu,biasanya ada kapal sapu jagat disiagakan untuk antisipasi antrean pemudik. Sekarang, tidak perlu. Jumlah kapal sudah terlalu banyak,” kata Ketua Gapsdap Jatim, Sunaryo, Kamis (21/4) siang.

Menurut dia, jumlah kapal di lintasan Ketapang – Gilimanuk cukup memadai untuk mengangkut pemudik dari Bali ke Jawa atau sebaliknya. “Jadi tidak perlu menambah kapal, tapi diatur jadwal bongkar muat atau menambah trip jika penumpang membludak,” jelas Sunaryo.

Pihaknya khawatir, jika menambah kapal justru tidak sebanding dengan banyaknya penumpang. Termasuk, kesesuaian kondisi dermaga yang ada. Karena itu, pihaknya mengusulkan optimalisasi kapal yang ada daripada mendatangkan kapal baru selama arus mudik.

Apalagi, menurut Sunaryo, seluruh operator kapal sudah jauh hari menyiapkan armada masing-masing untuk menyambut arus mudik. “Kami siapkan seluruh sarana keamanan dan kenyamanan penumpang. Tentunya, kami siap untuk melayani arus mudik,” tutup Manajer Cabang PT Dharma Lautan Utama (DLU) ini. (udi)

Dukung Desa Digital, XL Donasi Laptop ke Ponpes di Jatim dan Sulsel

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Manajemen PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mendonasikan puluhan laptop untuk dibagikan kepada pondok pesantren di Jawa Timur/Jatim dan Sulawesi Selatan. Donasi dilakukan sebagai bagian dari rangkaian Program Desa Digital Nusantara guna mendorong digitalisasi, termasuk peningkatan literasi digital, di kalangan masyarakat desa.

Pondok pesantren yang terpilih sebagai penerima donasi diharapkan akan menjadi motor penggerak digitalisasi serta dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia khususnya di sektor Pendidikan Pesantren.

Selain itu, dalam rangka melaksanakan aksi sosial bertepatan dengan Bulan Suci Ramadan, XL Axiata juga membagikan puluhan paket sembako kepada pondok pesantren. Director & Chief Commercial Officer XL Axiata, David Arcelus Oses dan Group Head XL Axiata Regional East, Dodik Ariyanto menyerahkan donasi laptop tersebut di Surabaya, Rabu (20/4).

Group Head XL Axiata Regional East, Dodik Ariyanto mengatakan, infrastruktur jaringan data 4G XL Axiata terus meluas di seluruh Indonesia, yang sebagian di antaranya juga menjangkau area pedesaan. Seiring dengan hal itu, kami berharap bisa ikut mendorong peningkatan literasi digital masyarakat desa, termasuk juga mendukung digitalisasi di kalangan pondok pesantren.

Saat ini XL Axiata menargetkan kalangan pesantren untuk menerima program peningkatan literasi digital agar bisa menjadi penggerak ekonomi digital di pedesaan. Menurut Dodik, pondok pesantren dan masyarakat perlu untuk menyesuaikan diri dengan digitalisasi yang semakin masif di berbagai bidang, termasuk di sektor ekonomi dan sosial, serta area layanan publik.

Literasi digital yang terus meningkat akan sangat bermanfaat bagi masyarakat pedesaan, antara lain agar dapat memanfaatkannya guna meningkatkan produktifitas, serta akses ke layanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, sosial.

Donasi laptop dan sarana akses internet XL Axiata disalurkan ke berbagai komunitas masyarakat desa sebagai bagian dari keseriusan XL Axiata dalam ikut menyiapkan masyarakat desa memasuki era digital.

Pondok pesantren yang menerima donasi laptop adalah Madrastul Qur’an AT-TAUHID.  Ponpes yang diasuh oleh KH. Ahmad Hafidz Ayatullah M. HI al-Hafidz, telah berdiri sejak tahun 2007 ini berlokasi di Jalan Pademonegoro, Dusun Negoro RT 13 RW 04, Pademonegoro, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Sedikitnya ada sekitar 455 santri yang belajar di pondok pesantren yang dikelola oleh Yayasan  Madrasatul Qur’an AT-TAUHID ini. Salah satu program pemberdayaan masyarakat desa yang dijalankan di pesantren ini adalah membentuk karakter yang hafal al-qur’an mengerti makna isi kandungannya dan melaksanakannya dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, Pondok pesantren yang menerima donasi laptop adalah An-Nahdlah Makassar. Ponpes yang telah berdiri sejak tahun 1986 ini berlokasi di Jalan Tinumbu, Kelurahan Layang, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Sedikitnya ada sekitar 980 santri yang belajar di pondok pesantren yang dikelola oleh Yayasan  Annahdlah ini. Salah satu program pemberdayaan masyarakat desa yang dijalankan di pesantren ini adalah pembinaan keagamaan yang moderat dan humanis melalui majelis taklim, peningkatan literasi moderasi beragama bagi masyarakat Makassar, pemberdayaan masyarakat pesantren melalui pembinaan ekonomi pesantren serta menjadi pusat kajian kitab klasik (turats) serta mendakwahkan Islam Rahmatan Lil Alamin melalui media sosial

Selain laptop, kepada para penerima donasi, XL Axiata juga memberikan router dan sarana akses internet gratis sebesar 20GB setiap bulannya selama satu tahun. Bahkan, mereka juga akan mendapatkan program lanjutan berupa pelatihan sejumlah keahlian digital, antara lain cara memanfaatkan media sosial untuk promosi produk, fotografi, serta membuat konten digital yang efektif.

Tahun lalu, dalam penyaluran donasi ini, XL Axiata bekerja sama dengan Benihbaik.com. Secara nasional, XL Axiata juga telah menyalurkan donasi sebanyak lebih dari 50 unit laptop kepada belasan pondok pesantren di Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Jawa Tengah, Jawa Barat, , hingga Gorontalo dan Nusa Tenggara Barat.

Tidak berhenti sampai di sini, setelah Ramadhan donasi laptop ke pesantren akan tetap dilanjutkan ke pesantren lainnya yang juga tersebar di pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, hingga Sulawesi.

Program peningkatan literasi digital yang telah XL Axiata laksanakan untuk masyarakat pedesaan antara lain berupa implementasi aplikasi Laut Nusantara kepada masyarakat nelayan di berbagai provinsi.

Selain itu, melalui program Sisternet, juga telah terlaksana berbagai pelatihan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas masyarakat desa di titik-titik lokasi jaringan USO dan desa-desa nelayan.

Literasi digital juga diberikan kepada para perempuan pengelola UMKM. Sementara itu, melalui Gerakan Donasi Kuota, XL Axiata memberikan fasilitas akses internet dan data bagi komunitas-komunitas masyarakat desa yang membutuhkan dukungan untuk meningkatkan produktivitas.

Untuk mendukung kenyamanan pelanggan, saat ini di seluruh wilayah Jawa Timur XL Axiata mengoperasikan infrastruktur jaringan berupa total lebih dari 20.600 BTS,  termasuk lebih dari 9.400 BTS 4G. Khusus Ibu Kota Provinsi Surabaya, XL Axiata mengoperasikan sekitar 1.900 BTS, termasuk lebih dari 1.200 BTS 4G. Sedangkan di Sulawesi Selatan, infrastruktur jaringan total lebih dari 4.500 BTS,  termasuk lebih dari 2.300 BTS 4G. Khusus Ibu Kota Provinsi Makassar, XL Axiata mengoperasikan sekitar 700 BTS, yang kesemuanya adalah BTS 4G. (bw)

 

Blokir 218 Domain Situs Web, Bappebti Ingatkan Risiko Investasi di Entitas Ilegal 

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 218 domain situs web entitas di bidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) selama Januari–Maret 2022. Pemblokiran dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Aldison, menegaskan, setiap pihak yang melakukan kegiatan perdagangan berjangka di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib memiliki izin dari Bappebti serta tunduk dan patuh pada ketentuan peraturan perundang undangan yang berlaku di Indonesia.

Meskipun mengaku memiliki legalitas dari regulator  luar negeri, melakukan penawaran di bidang perdagangan berjangka tetap diwajibkan memiliki izin dari Bappebti. Aldison, menambahkan, Bappebti rutin melakukan pengamatan dan pengawasan terhadap situs web dan akun media sosial yang mempromosikan kegiatan PBK tanpa mempunyai izin dari Bappebti.

Pengawasan dan pengamatan serta pemblokiran ini sebagai langkah pencegahan (preventif) adanya kerugian masyarakat yang diakibatkan kegiatan PBK tanpa memiliki izin Bappebti.  Selain itu, juga untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha di bidang PBK.

Aldison mengingatkan, berinvestasi di pialang berjangka yang tidak memiliki izin dari Bappebti sangat berisiko bagi masyarakat. Bappebti selaku regulator tidak dapat memfasilitasi investor dalam rangka melakukan mediasi apabila terjadi perselisihan (dispute) antara investor dengan entitas tak berizin tersebut.

“Entitas tersebut juga tidak memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Apabila investor merasa dirugikan, tidak ada pihak yang dapat diminta untuk bertanggung jawab. Keberadaannya di luar negeri juga belum tentu dapat dipastikan legalitasnya. Hal itu memerlukan biaya yang tidak sedikit dalam penyelesaian perselisihan tersebut,” ungkap Aldison.

Selain itu, Bappebti tidak dapat memastikan integritas pengurus dan integritas keuangan dari entitas tersebut. Dana yang disetorkan sebagai modal investasi juga tidak dapat dijamin keamanannya karena tidak menggunakan rekening terpisah (segregated account) yang disetujui Bappebti.

Masyarakat yang akan berinvestasi di bidang perdagangan berjangka dihimbau agar terlebih dahulu mempelajari latar belakang perusahaan, tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan, kontrak berjangka komoditi yang ditawarkan, wakil pialang berjangka yang mendapat izin dari Bappebti, dokumen perjanjian dan risiko yang dihadapi, serta tidak mudah tergiur keuntungan yang besar dalam waktu singkat dan di luar batas kewajaran.

“Sebelum memutuskan untuk berinvestasi, ketahui terlebih dahulu profil dan legalitas pelaku usaha di bidang PBK dengan cara mengakses website resmi Bappebti di tautan https://www.bappebti.go.id,” tandas Aldison. (bw)

Santi Muriyana, Kartini Modern Penakluk Ganasnya Selat Bali  

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Lintasan pendek Selat Bali bukan tanpa tantangan. Cuaca mendung, gelombang tinggi menjadi fenomena rutin. Dibalik ganasnya gelombang rute Jawa – Bali ini ada sosok perempuan yang setia menyeberanginya. Dialah, Santi Muriyana, seorang Mualim 2 di kapal ferry milik perusahaan Dharma Lautan Utama (DLU).

Sejak kecil, wanita asal Surabaya ini bercita-cita menjadi pelaut.  Melakoni pekerjaan laki-laki,  Santi, panggilan akrabnya, tidak boleh manja. Apalagi, jabatannya terbilang vital, berkaitan keselamatan nyawa penumpang.

“Kuncinya disiplin. Kita ikuti semua protap untuk keselamatan pelayaran,” kisah Santi dari atas kapalnya, Kamis (21/4) pagi. Tugas perempuan 50 tahun ini terbilang berat. Dia harus mengecek seluruh persiapan kapal sebelum berlayar, termasuk menata kendaraan di bagian dek.

Belum lagi, selalu mengecek perkembangan cuaca Selat Balu. Dia juga dituntut bisa memarkir kapal ketika akan sandar. “Jadi, tugas kami sebagai asisten Nakhoda. Kita menyiapkan semua, mulai persiapan hingga pelayaran,” kisahnya.

Menjadi penakluk samudera,bukan tanpa tantangan. Ketika cuaca buruk, Santi harus piawai melihat pergerakan ombak. “Tantangan terberat menjadi pelaut ya ini, mengendalikan kapal di tengah gempuran ombak,” jelasnya.

Santi memutuskan menjadi pelaut karena panggilan hati. Cita-citanya, bisa plesir kemana-mana sambil bekerja. Begitu lulus sekolah pelayaran, dia langsung terjun ke kapal, sekitar tahun 1995. Awal karirnya dimulai di kawasan Indonesia Timur, bergabung dengan kapal kargo. Kemudian, masuk di perusahaan nasional kapal ferry.

“Saya sudah banyak pindah tugas mulai Surabaya, Kalimantan, terakhir ya di Ketapang ini,” ujar kru perusahaan Dharma Lautan Utama ini. Kecintaannya dengan dunia pelayaran, membuat Santi rela sering jauh dari keluarga.

Terutama, ketika musim arus mudik. Dia harus rela lembur untuk mengangkut pemudik. Beruntung, keluarga mendukung karirnya. Bahkan, anak semata wayangnya terkadang ikut berlayar ketika libur sekolah.

Sebagai Kartini modern, Santi tidak lupa dengan kodratnya sebagai perempuan. Keluarga tetap menjadi prioritas. “Kita harus pintar menbagi waktu, ketika libur hsrus benar-benar untuk keluarga,” jelasnya.

Santi berharap, akan muncul Kartini – Kartini baru yang mau menjadi pelaut. Menurutnya, kaum perempuan juga bisa berkarir di pelayaran dengan jabatan bergengsi. “Kalau sudah di kapal, tidak ada perbedaan antara perempuan dan laki-laki, tugas kita sama,” tutupnya.

Bertugas layaknya laki-laki, kru kapal perempuan tetap mendapatkan hak khusus. Seperti, cuti datang bulan atau cuti panjang hamil. “Kami memang membuka kru kapal baik laki maupun perempuan. Ini bagian dari emansipasi. Tapi, tetap ada hak khusus bagi perempuan ketika bekerja,” kata Manajer Cabang PT DLU Banyuwangi, Sunaryo. (udi)

Hati-hati, Investasi di Entitas Ilegal?

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kementerian Perdagangan melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memblokir 218 domain situs web entitas dibidang Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK) selama Januari–Maret 2022.

Pemblokiran dilakukan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Aldison menegaskan, setiap pihak yang melakukan kegiatan perdagangan berjangka di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia wajib memiliki izin dari Bappebti serta tunduk dan patuh pada ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Meskipun mengaku memiliki legalitas dari regulato luar negeri, melakukan penawaran di bidang perdagangan berjangka tetap diwajibkan memiliki izin dari Bappebti, Aldison menambahkan, Bappebti rutin melakukan pengamatan dan pengawasan terhadap situs web dan akun media sosial yang mempromosikan kegiatan PBK tanpa mempunyai izin dari Bappebti.

Pengawasan dan pengamatan serta pemblokiran ini sebagai langkah pencegahan (preventif) adanya kerugian masyarakat yang diakibatkan kegiatan PBK tanpa memiliki izin Bappebti. Selain itu, juga untuk memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha di bidang PBK.

Aldison juga mengingatkan, berinvestasi di pialang berjangka yang tidak memiliki izin dari Bappebti sangat berisiko bagi masyarakat. Bappebti selaku regulator tidak dapat memfasilitasi investor dalam rangka melakukan mediasi apabila terjadi perselisihan (dispute) antara investor dengan entitas tak berizin tersebut.

“Entitas tersebut juga tidak memiliki kantor perwakilan di Indonesia. Apabila investor merasa dirugikan, tidak ada pihak yang dapat diminta untuk bertanggung jawab. Keberadaannya di luar negeri juga belum tentu dapat dipastikan legalitasnya. Hal itu memerlukan biaya yang tidak sedikit dalam penyelesaian perselisihan tersebut,” ungkap Aldison.

Selain itu, Bappebti tidak dapat memastikan integritas pengurus dan integritas keuangan dari entitas tersebut. Dana yang disetorkan sebagai modal investasi juga tidak dapat dijamin keamanannya karena tidak menggunakan rekening terpisah (segregated account) yang disetujui Bappebti.

Masyarakat yang akan berinvestasi dibidang perdagangan berjangka dihimbau agar terlebih dahulu mempelajari latar belakang perusahaan, tata cara transaksi dan penyelesaian perselisihan, kontrak berjangka komoditi yang ditawarkan, wakil pialang berjangka yang mendapat izin dari Bappebti. (bw)

Presiden Jokowi Tinjau Kampung Nelayan Bulak Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Presiden Joko Widodo meninjau langsung Kampung Nelayan Bulak di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur, pada Rabu, (20/4). Presiden tampak disambut oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat tiba di lokasi.

Selain meninjau langsung aktivitas para nelayan, Presiden Jokowi juga berdialog bersama anggota forum nelayan setempat. Dalam dialog tersebut, para perwakilan nelayan antara lain menyampaikan permintaan mereka terkait dengan pemecah gelombang.

“Mereka minta untuk dibuatkan pemecah ombak dan nanti akan saya kirim segera tim dari PU ke sini,” ujar Presiden Jokowi. Pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi juga membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada para nelayan.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut antara lain Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, dan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

Sementara it,u Ketua RW 2 Kelurahan Kedung Cowek, Kecamatan Bulak, Surabaya, Sami Hadi Santoso mengaku senang telah menerima bantuan dari Presiden Jokowi. Menurutnya, BLT, sembako dan peralatan yang diberikan kepada 12 perwakilan orang nelayan.

“Bantuan ini sangat membantu masyarakat nelayan di kampung Bulak ini. Total ada 205 orang nelayan, tadi perwakilan secara simbolis ada 12 orang,” kata Hadi. Dengan adanya bantuan ini, ia bersama para nelayan lainnya merasa terbantu, terlebih pada saat menjelang lebaran Hari Raya Idul Fitri.

“Barang-barang kan saat ini mulai naik, dengan bantuan ini alhamdulillah bisa mengurangi beban kami,” ujarnya. Begitu pula dengan Misbahul Munir, pria yang juga berprofesi sebagai nelayan itu juga merasa diringankan bebannya dengan bantuan yang diberikan oleh Presiden Jokowi.

Pria yang sudah melaut selama 30 tahun berharap ke depannya para nelayan Kampung Bulak bisa diberikan penghasilan tambahan dengan memanfaatkan wisata pesisir. “Alhamdulillah sangat terbantu, saya harap nantinya pemerintah bisa memberikan kami fasilitas untuk penghasilan tambahan setelah melaut,” pungkasnya.

Sebelum Kampung Nelayan Bulak, Presiden Jokowi bersama Menteri Sosial Tri Rismaharini beserta Wali Kota Eri Cahyadi juga sempat membagikan bantuan BLT dan sembako kepada pedagang di Pasar Tambah Rejo, Surabaya. (ko)

Dapat Bantuan Kendaraan, Pemkot Surabaya Masifkan Jemput Bola Perekaman e-KTP

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari Bank Jatim di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (20/4). CSR yang diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu berupa 2 unit alat perekaman e-KTP, sarana dan prasarana administrasi kependudukan termasuk kendaraan Jempol Sekti, beserta sarana dan prasarana penunjang produksi UMKM Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya.

Seusai penandatanganan serahterima CSR, Wali Kota Eri langsung mencoba kendaraan Jempol Sekti itu muter di halaman Balai Kota Surabaya. Ia juga melihat satu persatu alat yang diserahkan oleh Bank Jatim itu.

“Alhamdulillah hari ini Bank Jatim sebagai partner pemkot, memberikan support kepada pemkot terkait dengan pelayanan publik yang salah satunya berkaitan dengan admindukcapil dan pengembangan UMKM. Hari ini dibantu oleh Bank Jatim total sekitar Rp 2 miliar lebih,” kata Wali Kota Eri.

Menurut Eri, dengan adanya bantuan alat perekaman e-KTP beserta kendaraan Jempol Sekti, maka perekaman e-KTP ke rumah-rumah warga yang sakit dan tidak mampu ke kelurahan bisa disasar.

Selain itu, perekaman e-KTP bisa lebih didekatkan lagi kepada warga, sehingga ke depan lurah-lurah bisa mengumpulkan warga yang belum melakukan perekaman e-KTP di Balai RW, lalu kendaraan Jempol Sekti inilah yang akan datang.

“Insyallah yang dibantu ini 4 kendaraan, dan kita sudah punya mobil sendiri satu unit. Jadi, ada 5 unit kendaraan untuk jemput bola melakukan perekaman e-KTP, sehingga tujuan pemkot untuk hadir memberikan pelayanan publik yang lebih dekat dengan warga bisa terwujud dengan bantuan dari Bank Jatim ini,” katanya.

Di samping itu, bantuan sarana dan prasarana penunjang produksi UMKM ini akan sangat bermanfaat bagi UMKM. Sebab, ada alat sablon, mesin jahit, mesin bordir dan berbagai alat lainnya. Apalagi, saat ini Surabaya sedang gencar-gencarnya melakukan program padat karya, yang mana pemkot melatih warga, memberikan alat, hingga memberikan order pekerjaan.

“Melalui cara ini, kami berharap bisa menaikkan taraf hidup warga Surabaya. Inilah komitmen Pemkot Surabaya. Jadi, warga tidak hanya menunggu bansos saja, namun kami berdayakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo mengakui bahwa Pemkot Surabaya merupakan salah satu pemilik Bank Jatim, sehingga sudah sewajarnya dan sudah sepatutnya memberikan support dan sumbangsih kepada Pemkot Surabaya untuk menyejahterakan masyarakatnya.

“Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dan UMKM di Kota Surabaya. Kita juga berharap bantuan ini dapat mempercepat pembuatan e-KTP di Surabaya,” kata Tonny. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkannya itu sudah sesuai dengan kebutuhan pemkot saat ini.

Sebab, sebelum memberikan CSR, pihak Bank Jatim sudah melakukan koordinasi dengan jajaran pemkot, sehingga dibantulah alat-alat untuk perekaman e-KTP beserta kendaraannya dan juga sarana dan prasarana untuk UMKM di Kota Surabaya.

“Jadi, untuk UMKM kita bantu sarana dan prasarana UMKM, dan untuk mempercepat e-KTP, kita bantu alat dan kendaraan untuk jemput bola, karena banyak yang sakit perlu dilakukan perekeman,” pungkasnya. (ko)

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menerima Corporate Sosial Responsibility (CSR) dari Bank Jatim di halaman Balai Kota Surabaya, Rabu (20/4). CSR yang diterima langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu berupa 2 unit alat perekaman e-KTP, sarana dan prasarana administrasi kependudukan termasuk kendaraan Jempol Sekti, beserta sarana dan prasarana penunjang produksi UMKM Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Kota Surabaya.

Seusai penandatanganan serahterima CSR, Wali Kota Eri langsung mencoba kendaraan Jempol Sekti itu muter di halaman Balai Kota Surabaya. Ia juga melihat satu persatu alat yang diserahkan oleh Bank Jatim itu.

“Alhamdulillah hari ini Bank Jatim sebagai partner pemkot, memberikan support kepada pemkot terkait dengan pelayanan publik yang salah satunya berkaitan dengan admindukcapil dan pengembangan UMKM. Hari ini dibantu oleh Bank Jatim total sekitar Rp 2 miliar lebih,” kata Wali Kota Eri.

Menurut Eri, dengan adanya bantuan alat perekaman e-KTP beserta kendaraan Jempol Sekti, maka perekaman e-KTP ke rumah-rumah warga yang sakit dan tidak mampu ke kelurahan bisa disasar.

Selain itu, perekaman e-KTP bisa lebih didekatkan lagi kepada warga, sehingga ke depan lurah-lurah bisa mengumpulkan warga yang belum melakukan perekaman e-KTP di Balai RW, lalu kendaraan Jempol Sekti inilah yang akan datang.

“Insyallah yang dibantu ini 4 kendaraan, dan kita sudah punya mobil sendiri satu unit. Jadi, ada 5 unit kendaraan untuk jemput bola melakukan perekaman e-KTP, sehingga tujuan pemkot untuk hadir memberikan pelayanan publik yang lebih dekat dengan warga bisa terwujud dengan bantuan dari Bank Jatim ini,” katanya.

Di samping itu, bantuan sarana dan prasarana penunjang produksi UMKM ini akan sangat bermanfaat bagi UMKM. Sebab, ada alat sablon, mesin jahit, mesin bordir dan berbagai alat lainnya. Apalagi, saat ini Surabaya sedang gencar-gencarnya melakukan program padat karya, yang mana pemkot melatih warga, memberikan alat, hingga memberikan order pekerjaan.

“Melalui cara ini, kami berharap bisa menaikkan taraf hidup warga Surabaya. Inilah komitmen Pemkot Surabaya. Jadi, warga tidak hanya menunggu bansos saja, namun kami berdayakan,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur TI dan Operasi Bank Jatim Tonny Prasetyo mengakui bahwa Pemkot Surabaya merupakan salah satu pemilik Bank Jatim, sehingga sudah sewajarnya dan sudah sepatutnya memberikan support dan sumbangsih kepada Pemkot Surabaya untuk menyejahterakan masyarakatnya.

“Kami berharap bantuan ini bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat dan UMKM di Kota Surabaya. Kita juga berharap bantuan ini dapat mempercepat pembuatan e-KTP di Surabaya,” kata Tonny. Ia menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkannya itu sudah sesuai dengan kebutuhan pemkot saat ini.

Sebab, sebelum memberikan CSR, pihak Bank Jatim sudah melakukan koordinasi dengan jajaran pemkot, sehingga dibantulah alat-alat untuk perekaman e-KTP beserta kendaraannya dan juga sarana dan prasarana untuk UMKM di Kota Surabaya.

“Jadi, untuk UMKM kita bantu sarana dan prasarana UMKM, dan untuk mempercepat e-KTP, kita bantu alat dan kendaraan untuk jemput bola, karena banyak yang sakit perlu dilakukan perekeman,” pungkasnya. (ko)

Kelas Inspirasi, Bunda Paud Pacu Semangat Belajar Peserta Didik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memperingati Hari Kartini Tahun 2022, Bunda Paud Kota Surabaya, Rini Indriyani menggagas edukasi bertajuk kelas inspirasi. Ini bertujuan untuk memacu dan membangkitkan kembali semangat belajar peserta didik, khususnya pada jenjang Paud dan Taman Kanak-kanak (TK).

 Untuk kegiatan kali ini, kelas inspirasi berlangsung di TK AT Taqwa Jl Griya Babatan Mukti Blok J No. 32, Babatan, Kecamatan Wiyung, Surabaya, Rabu (20/4). Dalam momen kelas inspirasi itu, Rini Indriyani juga secara khusus mengajar murid TK di sana.

Bahkan pula mengajak mereka berinteraksi langsung lewat sejumlah permainan tebak foto dan profesi seragam kerja. Tak pelak, anak-anak pun tampak antusias mengikuti jalannya kelas inspirasi yang dibawakan langsung Bunda Rini Indriyani.

Apalagi, secara khusus, istri Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi itu juga memberikan hadiah yang makin menambah antusias anak-anak di sana. “Ini berkelanjutan, dan sebenarnya ini bergerak semua. Bunda-bunda Paud kelurahan maupun kecamatan bergerak bersama untuk kelas inspirasi,” kata Bunda Rini, saat ditemui seusai kegiatan kelas inspirasi.

Rini Indriyani yang juga Ketua Tim Penggerak PKK Kota Surabaya itu menerangkan, bahwa anak-anak TK bakal kembali mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di sekolah pasca 2 tahun belajar dari rumah. Sehingga mereka  tentu butuh refreshing untuk memacu kembali semangat belajar.

“Anak-anak usia Paud ini ketika tumbuh kembangnya benar, pendidikannya benar, Insyaallah ke depannya menjadi anak yang sehat, anak-anak yang cerdas. Jadi, mereka akan mempunyai pegangan yang bagus ketika pada usia ini kita bisa tangani dengan benar,” tutur dia.

Karena itu, Rini, menggerakkan seluruh Bunda Paud se Surabaya untuk memacu dan menginspirasi anak-anak usia dini. Terlebih lagi, selama 2 tahun sebelumnya, mereka tidak ke sekolah yang tentu dapat berdampak terhadap perubahan perilaku setiap anak.

“Sehingga dengan adanya kegiatan-kegiatan seperti ini bisa membangkitkan kembali semangat mereka. Terutama untuk menggapai cita-cita mereka melalui kelas inspirasi. Karena itu tema hari ini adalah profesi,” jelasnya.

Bunda Rini mengakui, memang tidak mudah untuk menjadi tenaga pendidik, utamanya mengajar anak usia dini. Makanya, sebelum mengajar di kelas inspirasi, ia juga sempat belajar kepada sejumlah guru TK.

“Mengajar pengetahuan anak-anak usia dini memang tidak mudah. Saya pun kemarin sempat belajar kepada guru TK, ternyata menjadi seorang guru itu adalah pengorbanan,” sambungnya. Meski demikian, Rini berharap, kelas inspirasi ke depannya dapat berkelanjutan.

Tentu yang paling diharapkan melalui kelas inspirasi adalah dapat membawa dampak positif yang luar biasa bagi anak-anak Surabaya. “Sebenarnya mulai tanggal 14 sudah berjalan. Mereka Bunda Paud di masing-masing kelurahan mengirimkan video mengajar di masing-masing Paudnya. Insyaallah nanti saya juga akan keliling lagi ke TK untuk mengajar seperti ini,” pungkasnya. (ko)