Jelang Lebaran, IOH Siapkan 30 Persen Kapasitas Data dan Jaringan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kesiapan menghadapi masa libur lebaran tahun ini dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH). Sekitar 100 hari telah melakukan integrasi jaringan secara bertahap untuk memberikan pengalaman telekomunikasi digital pelanggan yang lebih baik.

Pada akhir 2022, IOH mengintegrasikan lebih dari 43.000 sites. Integrasi memberikan peningkatan layanan indoor coverage dan penambahan kapasitas dengan pemanfaatan kerapatan sites dan lebar pita dari jaringan sebelumnya.

IOH akan menambahkan lebih dari 11.000 sites baru beberapa tahun mendatang untuk lebih memperluas jaringan dan meningkatkan pengalaman pelanggan IM3 maupun Tri. Chief Technology Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Desmond Cheung, mengatakan sejak bergabung menjadi IOH, pihaknya langsung melakukan pilot project pengintegrasian jaringan dengan teknologi Multi Operator Core Network (MOCN).

Tujuannya, kata dia, agar IOH dapat mewujudkan layanan telekomunikasi digital berkelas dunia dengan kecepatan dan jangkauan jaringan yang lebih baik kepada pelanggan. Dalam rangka menyambut masa libur lebaran tahun ini, dimana sebagian besar masyarakat Indonesia akan kembali berkumpul bersama keluarga tercinta di kampung halaman.

Director and Chief Regulatory Officer IOH, Muhammad Buldansyah (tengah), SVP Head of Corporate Communications IOH, Steve Saerang (kiri), dan SVP Head of Network Operation IOH, Agus Sulistyo (kanan) saat berfoto bersama setelah pemaparan kesiapan jaringan IOH yang terintegrasi untuk menyambut masa libur lebaran 2022. (foto/ist)

‘’Kami telah melakukan segala persiapan untuk mendukung kebutuhan telekomunikasi digital mereka,” kata Desmond, di Jakarta Rabu (20/4). IOH menyiapkan kapasitas data sekitar 30 persen untuk lonjakan traffic per hari dibandingkan dengan tahun lalu. Kenaikan tersebut diprediksi akan dikontribusi oleh meningkatnya penggunaan aplikasi berbasis video dan pengiriman pesan seperti YouTube, TikTok, Instagram, Facebook, dan juga WhatsApp.

Berbekal pengalaman di masa Ramadan dan Lebaran tahun sebelumnya, IOH mengantisipasi peningkatan traffic data tertinggi di Botabek, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Untuk meningkatkan kenyamanan pelanggan dalam menikmati masa libur lebarannya, IOH melakukan optimalisasi jaringan pada 300 titik pusat keramaian di seluruh tanah air seperti destinasi wisata, pusat perbelanjaan, masjid, tempat peristirahatan, bandara, stasiun, terminal, dan pelabuhan.

Sebagai upaya mengantisipasi mobilitas pelanggan ke kampung halaman, IOH juga melakukan optimalisasi jaringan di beberapa rute mudik, seperti antara Jakarta dan Surabaya. Dengan jaringan IOH yang terintegrasi, pelanggan IM3 maupun Tri akan mendapatkan pengalaman telekomunikasi digital yang lebih baik.

Komitmen memberikan pengalaman telekomunikasi digital terbaik bagi pelanggan, khususnya di masa libur lebaran tahun ini, semakin diperkuat dengan diaktifkannya command center fisik terpusat sejak H-3 lebaran.

Dengan dukungan lebih dari 2.000 petugas teknis yang bersiaga sepanjang waktu, tim IOH Network Operation Center (INOC) dan IOH Service Operation Center (ISOC) akan memantau ketersediaan dan kualitas jaringan secara nasional selama 24/7.

Layanan pelanggan melalui berbagai saluran juga disiagakan untuk memberikan dukungan atas kendala yang mungkin dialami pelanggan selama masa liburan. Prioritas utama dalam memaksimalkan pengalaman pelanggan.

Kesiapan jaringan yang terintegrasi lewat teknologi MOCN, peningkatan kapasitas data, optimalisasi jaringan diberbagai POI dan rute mudik, monitoring yang intensif melalui command center terpusat, serta kesiagaan saluran layanan pelanggan, diharapkan mampu memberikan pengalaman baru yang menyenangkan bagi pelanggan dalam menggunakan layanan IOH.

‘’Kami berharap dengan ekosistem digital lengkap akan memaksimalkan keseruan libur lebaran pelanggan bersama keluarga tercinta di kampung halaman,” tutup Desmond. (bw)

Wamendag: Konsumen, Agen Perubahan Ekonomi Indonesia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Konsumen merupakan agen perubahan ekonomi Indonesia. Dengan memperkuat konsumen yang cerdas, akan terjadi gelombang peningkatan daya saing produk yang dihasilkan pelaku usaha dalam negeri.

Oenegasan itu dikemukakan, Wamendag Jerry Sambuaga, dalam temu wicara Hari Konsumen Nasional (Harkonas) 2022 dengan tema “Konsumen Berdaya Beli Produk Dalam Negeri” di kantor Kementerian Perdagangan Selasa (19/4).

Kegiatan ini diselenggarakan Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan untuk memperingati Harkonas yang jatuh 20 April 2022. Ia menyatakan, Harkonas bertujuan untuk memasifkan arti pentingnya hak dan kewajiban kepada konsumen.

“Harkonas juga bertujuan mendorong produksi dan perdagangan barang/jasa berkualitas dan berdaya saing, menempatkan konsumen sebagai agen perubahan penentu kegiatan ekonomi Indonesia, mendorong pemerintah melaksanakan tugas peningkatan perlindungan konsumen, serta mendorong jejaring komunitas perlindungan konsumen,” kata Wamendag Jerry.

Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga menjadi narasumber dalam acara Talkshow Hari Konsumen Nasional 2022 dengan tema “Konsumen Berdaya Beli Produk Dalam Negeri” yang berlangsung di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Selasa (19 Apr). (foto/ist)

Konsumen Indonesia diharapkan semakin sadar akan hak dan kewajibannya untuk menentukan pilihan terbaik serta memiliki nasionalisme tinggi untuk membeli produk dalam negeri. Konsumen Indonesia merupakan salah satu prioritas yang dilayani dan dilindungi kepentingannya oleh Kemendag.

Disamping itu, penduduk Indonesia yang berjumlah 270,2 juta jiwa memiliki peranan penting pada produk domestik bruto (PDB) nasional. Dari total PDB 2021 yang mencapai 16,97 kuadriliun, komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga berkontribusi sebesar 54,42 persen atau mencapai Rp 9,24 kuadriliun, yang berarti perekonomian Indonesia masih didominasi oleh komponen pengeluaran konsumsi rumah tangga.

Menurut Wamendag, Indeks Keberdayaan Konsumen Indonesia 2021 sebesar 50,39, yang berada pada level Mampu, dan masih ada dua level lagi di atasnya, yaitu kritis dan berdaya. Untuk itu, menjadi kewajiban kita bersama untuk turut serta memberikan literasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menjamin hak dan kewajibannya.

Sehingga, nantinya dapat meningkatkan IKK, yang pada akhirnya menjadikan konsumen berdaya. “Tidak cukup hanya menjadi konsumen cerdas, kita harus cinta dengan produk dalam negeri. Produk dalam negeri tidak kalah dengan produk luar negeri dan kita harus bangga menggunakannya,” imbuhnya.

Direktur Jenderal Industri Kecil Menengah dan Aneka Kementerian Perindustrian Reni Yanita menjelaskan, saat ini jumlah UMKM di Indonesia mencapai 65,47 juta (99,99 persen dari total seluruh unit usaha). UMKM merupakan tulang punggung bagi perekonomian di Indonesia, kontribusi UMKM terhadap PDB nasional mencapai 61,97 persen.

Industri kecil dan menengah sebagai bagian dari UMKM juga memiliki peran yang signifikan dalam perekonomian nasional, tercatat sekitar 4,4 juta unit usaha (99,77 persen dari keseluruhan jumlah industri) dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 10,36 juta (66,25 persen dari keseluruhan pekerja sektor industri).

Karakteristik dari industri kecil menengah adalah sebagai produsen yang akan memberikan multiplier effect terhadap pengembangan sektor UMKM lainnya seperti perdagangan, pertanian, pariwisata, dan sebagainya.

“Kami berharap dengan dukungan semua pihak pelaku industri di Indonesia, sektor industri kecil dan menengah dapat semakin meningkat pangsa pasarnya, dimulai dari pasar dalam negeri dan kemudian kelebihannya dapat diekspor dengan skala ekonomis terbaik. Selain itu, kita ingin industri kecil dan menengah naik kelas dan UMKM juga meningkat menjadi industri kecil dan menengah,” terang Reni.

Sementara, Ketua Umum Indonesian E-Commerce Association (idEA) Bima Laga menerangkan, saat ini idEA telah menindaklanjuti dan terus akan memproses pengaduan yang diteruskan kepada idEA yang pada 2021 lalu berjumlah 9.393 pengaduan.

“Apabila ditemukan pelanggaran pengaduan konsumen, Ditjen PKTN akan mengirimkan tautan (link) produk kepada kami, dan kami teruskan ke anggota. Dalam waktu kurang dari 24 jam, tautan produk tersebut akan dihapus,” ujar Bima.

Ia menambahkan, idEA juga telah banyak membuat program yang mendukung peningkatan UMKM. Salah satunya, sejak 14 Mei 2020, idEA membuat program Bangga Buatan Indonesia yang memfasilitasi UMKM untuk onboard di platform digital.

Selain platform digital, idEA juga menyediakan platform fisik, yakni di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta dan Bandara Minangkabau di Padang, sehingga dapat menjangkau lebih banyak konsumen. Disamping itu, selain kerja sama dengan Kemendag, idEA juga bekerja sama dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

“Program Bangga Buatan Indonesia merupakan gerakan masif yang menunjukkan bahwa pemerintah serius mendukung UMKM, ini menjadi merek dagang (trademark). Untuk itu, UMKM diharapkan dapat memanfaatkan momentumnya dengan menggunakan logo BBI pada produknya,” jelas Bima.

Pendiri dan CEO Loony Store Karlina menyampaikan, kebutuhan dan kenyamanan konsumen selalu menjadi perhatian utamanya, baik dari segi kualitas maupun pelayanan dalam komplain produk. “Semoga UMKM dapat selalu didukung dalam hal fasilitas, karena keterbatasan sumber daya. Sehingga, ke depannya UMKM dapat naik kelas ke level selanjutnya,” pungkas Karlina. (bw)

Gubernur Jatim Lantik Pengurus Forkas 2022-2024

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus Forum Komunikasi Pengusaha/Forkas Massa Bhakti 2022-2024 bersama Gubenur Jawa Timur Hj Khofifah Indar Parawangsa di Grahadi Surabaya Minggu (17/4). Ada sekitar 33 Pengurus FORKAS yang dilantik.

Pelantikan dilakukan Gubernur, Hj Khofifah Indar Parawansa. Ia menyatakan, semoga Forkas bisa bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menjalankan UMKM dan pertumbuhan ekonomi. Pada kesempatan itu, Ketua Umum Forkas, Muhamad Turino Junaedy, menyampaikan beberapa hal kepada Gubernur Khofifah.

Forum Komunikasi Pengusaha lahir dari aspirasi pengusaha di Jatim yang tergabung dalam lebih 50 asosiasi pengusaha yang bergerak diberbagai bidang usaha. FORKAS dibentuk pada 9 Januari 2015. Dengan tujuan mendukung pemerintah meningkatkan pertumbuhan ekonomi berdaya saing, investas , cipta kerja dalam mesejahteraan masyarakat, tumbuh kembang melalui Jatim yang kondusif dan ramah investasi.

Sebagai wadah dan jembatan komunikasi antara pengusaha dengan pemerintah, Forkas sekarang terdiri dari lebih 50 asosiasi, tersebar di beberapa wilayah selain Jawa Timur. Bisa dikatakan anggota Forkas ada di seluruh Indonesia.

Pengusaha-pengusaha yang ada dalam FORKAS diantaranya bergerak di bidang :

  1. Industri Besi dan Baja
  2. Industri Tekstil
  3. industri Alas Kaki
  4. Industri Farmasi dan Kesehatan
  5. Keuangan, Bank dan Asuransi
  6. Industri Perikanan dan Pemasaran Produk Perikanan
  7. Real Estat, Konstruksi, Interior Desain, Mebel
  8. Pusat Perbelanjaan
  9. Industri Kertas dan Produk Olahannya
  10. Industri Plastik dan Daur Ulang Plastik
  11. Industri Kopi dan Ekspor
  12. Pengolahan Kayu& Mebel
  13. Pengusaha Makanandan Minuman
  14. Kafe, Hotel, Restoran, Pariwisata
  15. Logistik, Perkapalan, Angkutan
  16. Pertanian dan Hortikultura
  17. Usaha Mikro-Kecil dan Menengah (UMKM)
  18. Koperasi Pedagang Pasar Turi
  19. Pedagang kaki LimaDll

Forkas juga memiliki anggota asosiasi yang jumlah anggotanya terbanyak. Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), dengan anggota hampir 4 Juta orang jumlah ini akan menjadi lebih besar kalau dihitung termasuk anggota keluarga masing-masing. Itu bisa dikatakan setara dengan penduduk sebuah kota besar.

“Tidak kita pungkiri dampak pandemi Covid-19 melanda berbagai lapisan kegiatan usaha dan masyarakat di seluruh dunia, Jawa Timur yang harus kita hadapi bersama-sama. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat..

Tantangan dan dinamika keadaansaat ini yang harus diselesaikan bersama dengan pemerintah adalah Daya saing : Regulasi, perijinan, Pungutan,Sumber Daya Manusia, tehnologie, produksi Akan sangatlah berat bagi pengusaha bisa melakukannya sendiri.

Untuk itu, FORKAS dengan beranggotakan berbagai bidang Asosiasi Bidang usaha menjadi salah satu solusi atas permaslahan yang ada dengan sinergi antar bidang usaha dan sinergi dengan Pemerintah, memiliki potensi yang besar dalam mengerakkan Perekonomian yang berdaya saing.

Di era modern serba digital ini, kolaborasi merupakan kata kunci yang sangat punya pengaruh di kehidupan kita sekarang. Kiranya FORKAS siap ber-KOLABORASI bersama-sama Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk mencapai cita-cita kesejahteraan masyarakat, melalui iklim usaha dan investasi yang kondusif dan sehat. Baik itu dalam penyusunan regulasi berupa masukan dan diskusi, dan relasi komunikasi yang harmonis lainnya.

Mewakili pengurus, kami juga berharap Ibu Khofifah selaku Gubernur Jawa Timur memberi arahan dan dukungan bersama-sama mewujudkan Optimis Jatim Bangkit, yang CETTAR – Cepat – Efektif – Efisien – Tanggap – Transparan – Akuntabel – Responsif.

Sekaligus melaksanakan Nawa Bhakti Satya : Jatim Sejahtera, Jatim Kerja, Jatim Cerdas dan Sehat, Jatim Akses, Jatim Berkah, Jatim Agro, Jatim Berdaya, Jatim Amanah, dan Jatim Harmoni. Kerja Bersama Untuk Jatim Sejahtera.

Kami juga ucapkan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur – Ibu Hajjah Khofifah Indar Parawansa memberikan perhatian pada berbagai kegiatan FORKAS selama ini. Sungguh menjadi kebanggaan buat kami, bersama Ibu Gubernur yang membanggakan.

Sekali terima kasih kami ucapkan kepada ibu Hajjah Khofifah Indar Parawansa – Gubernur Jawa Timur. (rino)

PWI Sidoarjo Gelar Baksos, Bagikan Ratusan Sembako di Tiga Desa

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Persatuan Wartawan Indonesia/PWI Kabupaten Sidoarjo menggelar kegiatan bakti sosial (Baksos) dengan memberikan ratusan paket bingkisan sembako yang berlokasi di Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Wisata Kuliner ‘Karya Abadi’, Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Selasa, (19/4).

Kegiatan baksos di wilayah Sidoarjo Barat ini dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional/HPN 2022 yang diperingati setiap tanggal 9 Februari. Dalam kesempatan tersebut, Ketua Panitia Baksos HPN PWI Sidoarjo, Imam Muchlis, mengatakan, sedikitnya ada 200 bingkisan sembako dibagikan kepada warga di tiga desa Kecamatan Balongbendo.

Sebanyak 200 paket itu dibagikan terinci 100 paket untuk warga Desa Penambangan, 50 paket untuk warga Desa Wonokupang, dan 50 paket dibagikan kepada Desa Bakalan Wiringinpitu. Ratusan bingkisan itu terdiri dari beras 2 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, teh satu kotak, kopi 5 sachet, dan garam satu bungkus.

“Sengaja kami fokuskan ke Sidoarjo bagian barat. Hari ini kami ingin mengabdi kepada masyarakat dengan mengadakan bakti sosial yaitu pembagian sembako secara gratis kepada 200 warga di Desa Wonokupang, Desa Bakalan Wringinpitu dan Desa Penambangan, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo,” ujarnya.

Menurut dia, baksos ini sengaja di tempatkan di desa yang memiliki BUMDes. Harapannya, PWI Sidoarjo bisa ikut membantu mensosialisasikan keberadaan usaha BUMDes tersebut. “Bisa membantu menggerakkan perekonomian kerakyatan di Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kabupaten Sidoarjo, Abdul Rouf, mengatakan, kegiatan bakti sosial diharapkan bisa membawa manfaat bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat di Kabupaten Sidoarjo Barat.

Selain itu, PWI Sidoarjo bisa menjadikan momentum HPN sebagai sarana evaluasi serta refleksi internal insan pers. Sehingga, harap Rouf, teman-teman media yang tergabung dalam PWI Kabupaten Sidoarjo semakin solid, profesional, serta mampu berpartisipasi menjadikan negara Indonesia yang cerdas dan lebih maju.

“Kami ingin berpartisipasi dan ikut membantu meringankan beban warga tidak mampu dan warga terdampak Covid-19 di Sidoarjo. Kegiatan ini juga menjadi sarana bagi anggota PWI Sidoarjo untuk lebih dekat dengan masyarakat,” bebernya.

Sementara itu, Kades Penambangan, Helmy Firmansyah, mengapresiasi kegiatan insan pers ini. Dia juga berterima kasih kepada PWI Kabupaten Sidoarjo yang peduli dengan warga di Sidoarjo bagian barat.

“Kami apresiasi kegiatan PWI Kabupaten Sidoarjo ini. Semoga, kegiatan berikutnya, bisa berbagi sembako lebih banyak lagi,” harapnya. Maria, warga Desa Wonokupang, menyampaikan kegiatan ini positif sekali. Terlebih, menurut Maria, kondisi harga sejumlah bahan pokok sedang tinggi.

“Sembako lagi mahal. Baksos ini sangat membantu kami,” ucap wanita 62 tahun itu usai menerima paket sembako. Sejumlah warga terlihat sangat antusias dengan adanya kegiatan ini. Mereka berbondong-bondong mendatangi lokasi meskipun wilayah Desa Penambangan saat itu sedang turun hujan.

Acara ini dihadiri seluruh anggota PWI Sidoarjo yang berprofesi sebagai wartawan di media cetak, media online, dan televisi. Selain itu, Plt Kepala Dinas Kominfo Sidoarjo, Ahmad Misbahul Munir, Forkopimka Balongbendo, Kades Penambangan, Kades Wonokupang, dan Kades Bakalan Wringinpitu.

Kegiatan baksos ini terlaksana dengan dukungan penuh dari Pemkab Sidoarjo dan partisipasi sejumlah pihak. Tahun-tahun sebelumnya, baksos serupa telah digelar di wilayah pesisir Sedati Sidoarjo, wilayah perkotaan, dan wilayah situs kebudayaan di kawasan Candi Pari, Porong. (rino)

Diduga Catut Nama Puan Maharani, Seorang Pengusaha Diadukan ke Polda Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gema Puan mendampingi Pengurus PDI Perjuangan membuat pengaduan ke Polda Jatim. Wakil Ketua Bidang Pemuda Olahraga & Pariwisata PDI Perjuangan Jawa Timur/Jatim, Eddy Tarmidi Widjaja, didampingi Pengurus Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat, yang juga Ketua DPD Gema Puan Jatim, Nanang Sutrisno, SH, MM, melapor ke Cyber Crime Polda Jatim, terkait penggunaan nama Puan Maharani dan pencantuman secara tidak sah nomor  Whatssap miliknya, dalam konten youtube yang dibuat oleh perusahaan yang berinisial MO yang berkantor di Gedung Vosa Tower lantai 20 Jalan HR  Mochammad Surabaya.

Konten yang mengusung tagline ‘We change the world, yang lemah dikuatkan, yang miskin dikayakan, yang terjerat hutang riba dikayakan’ tersebut menjanjikan bantuan Rp 1 miliar bagi pelaku UMKM muda, dengan syarat : Membuat video konten berdurasi Max 1 menit, menyertakan surat keterangan tidak mampu, serta melampirkan surat dukungan kepada Puan Maharani menjadi Presiden pada pemilu 2024.

Dalam konten tersebut, pelaku juga mencantumkan nomor Whatssap milik Eddy tanpa seizin yang bersangkutan. Eddy baru mengetahui hal tersebut, ketika banyak yang menghubungi dia, untuk konfirmasi terkait isi konten yang menjanjikan bantuan permodalan dengan nominal yang sangat fantastis tersebut.

“Sejak seminggu lalu, banyak yang menghubungi saya baik chatting, maupun telpon langsung,” kata Eddy Tarmidi Widjaja, di Surabaya Selasa (19/4). Selain itu, pria berkacamata ini juga telah diklarifikasi oleh DPD PDI Perjuangan Jatim terkait hal yang menghebohkan ini.

Kemudian partai pimpinan Megawati Soekarnoputri, meminta Eddy, untuk segera melapor ke kepolisian. “Saat melapor saya didampingi advokat Tomuan Hutagaol dan Nanang Sutrisno dari Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat,’’ ujar penggiat organisasi keagamaan dan toleransi ini.

Seperti diketahui umum, saat ini banyak sekali skema bisnis ponzi yang aneh-aneh dan ilegal serta menjurus ke penipuan. Apalagi berdasarkan informasi pemberitaan di media sosial bahwa bisnis yang terkait konten yang dikelola MW tersebut dinyatakan ilegal oleh badan berwenang Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dengan diterimanya pengaduan oleh Unit 1 Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut, warga Kecamatan Tegalsari tersebut berharap agar tidak ada dugaan, apalagi tudingan yang mengarah kepada dirinya dan Puan Maharani sebagai afiliator dalam bisnis ini.

“Semoga segera ada tindak lanjut dari Polda Jatim. Karena hal ini sangat sensitif, apalagi menjelang Pemilu,” tambah pengagum Puan Maharani ini. (nn)

Jalin Komunikasi, RS Wates Balongpanggang Tambah Pelayanan

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Manajemen Komunikasi yang baik bisa memperlancar suatu jalinan dan menepis terjadinya kesalahpahaman. Hal inilah yang menjadi salah satu faktor pendorong Rumah Sakit di Balongpanggang Gresik menjalin komunikasi.

Rumah Sakit Wates Husada (RSWH) Balongpanggang menggelar silaturahmi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gresik, di   kawasan Putri Cempo, Kebomas, Senin(18/4). Kegiatan yang dikemas merakyat itu sebagai wadah untuk mempererat jalinan sinergitas dengan media.

Direktur Utama/Dirut RS Wates Husada (RSWH) dr Titin Ekowati mengatakan kegiatan ini untuk menjalin adanya sinergitas antara RSWH dengan media di Gresik. Khususnya  jalinan yang erat  tentang pemberitaan. Juga silaturahmi ini sekaligus memperkenalkan program layanan rumah sakit kepada masyarakat.

“Dengan silaturahmi ini diharapkan bisa menjadi hubungan baik antara wartawan di Gresik terutama PWI Gresik dengan jajaran manajemen RSWH, khususnya dalam pemberitaan. Diharapkan kedepan terjalin komunikasi yang baik sehingga tidak ada informasi yang keliru atau miskomunikasi,” papar Titin.

Wanita alumni S2 Kesehatan Masyarkat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya itu menjelaskan berhubungan dengan rekan-rekan media merupakan sesuatu yang baru. Selain itu juga dapat membuka wawasan baru tentang pentingnya sinergi dengan media.

“Peran media sangat penting, apalagi rumah sakit merupakan bidang jasa, jadi media sebagai penyambung informasi ke masyarakat, ini wawasan baru bagi kami,” ujar  Titin sapaan akrab dokter ini.

Tidak hanya itu, dr Titin menilai media juga bisa menjadi sumber motivasi bagi pihaknya untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. Pihaknya juga tidak menutup pintu untuk menerima konfirmasi agar ke depan pelayanan yang diberikan rumah sakit bisa lebih baik.

“Kami senang atas jalinan silaturahmi ini. Disini, media bisa menjadi sumber motivasi maupun inspirasi bagi kami untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat” ungkap wanita kelahiran asli Balongpanggang ini.

Apalagi, tambah dokter yang juga ketua Biro Hukum Pembinaan dan Pembelaan anggota Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Gresik itu dalam waktu dekat, RSWH akan membuat program-program baru yang bisa mengkover masyarakat bawah. Dengan harapan  akan lebih mudah dalam mendapatkan layanan kesehatan.

“Insya Allah dalam waktu dekat kami akan membuat program baru agar masyarakat bisa menerima layanan kesehatan dari kami yang terjangkau, mohon dukungannya ya,” ungkap wanita yang memiliki makanan favorit Bakso ini.

Secara umum pertemuan manajemen Rumah Sakit yang berada di Gresik selatan agak ke barat dengan insan media ini berlangsung gayeng dan akrab. (dra)

Sinergi Kemendag Kembangkan Metrologi Legal di Bangka Barat

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Direktorat Metrologi, Direktorat  Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat mengembangkan metrologi legal di daerah. Sinergi ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepakatan antara Kemendag dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat yang dilaksanakan di Jakarta, Senin (18/4).

“Sinergi ini merupakan langkah konkret komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan metrologi legal di daerah. Kemendag mengapresiasi langkah-langkah pemerintah daerah Kabupaten Bangka Barat dalam mewujudkan Bangka Barat sebagai daerah tertib ukur,” ujar Direktur Jenderal PKTN Veri Anggrijono.

Menurut Veri, tantangan terbesar dalam penyelenggaraan kegiatan kemetrologian di kabupaten/kota adalah bagaimana membangun tertib ukur sehingga tidak hanya memberikan perlindungan kepada konsumen tetapi juga menciptakan tertib niaga. Keberhasilan metrologi legal ditentukan oleh peran aktif seluruh pemangku kepentingan, khususnya pemerintah daerah.

“Pemerintah daerah harus memiliki komitmen kuat untuk mendukung penyelenggaraan tertib ukur di daerah dengan menyediakan sumber daya seperti anggaran operasional, sumber daya manusia, dan sarana serta prasarana. Sehingga, tidak bergantung hanya dari anggaran transfer pusat ke daerah. Kemandirian daerah menjadi kunci tercapainya tertib ukur di daerah,” imbuh Veri.

Bupati Bangka Barat Sukirman, menyampaikan, pelayanan tera dan tera ulang dibutuhkan untuk memberikan perlindungan kepada masyarakat. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat telah memiliki Unit Metrologi Legal yang berdiri sejak 2018.

“Unit ini memberikan pelayanan metrologi legal sesuai dengan ruang lingkup pelayanan yang telah ditetapkan Kemendag. Untuk meningkatkan ruang lingkup pelayanan, Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat terus berupaya memperkuat Unit Metrologi Legal Kabupaten Bangka Barat,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Metrologi Kemendag Matheus Hendro Purnomo mengharapkan penandatanganan Nota Kesepakatanini dapat mendorong terlaksananya berbagai kegiatan di Kabupaten Bangka Barat, seperti peningkatan kinerja tera dan tera ulang. Sehingga, seluruh alat ukur yang digunakan sesuai dengan ketentuan.

“Selanjutnya, pasar-pasar yang ada di wilayah Kabupaten Bangka Barat dapat menjadi Pasar Tertib Ukur dan Kabupaten Bangka Barat secara berkesinambungan menjadi daerah tertib ukur,” pungkas Hendro. (bw)

ASN Dilarang Gunakan Mobil Dinas Saat Mudik Lebaran

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah pusat telah memberikan izin kepada masyarakat, tak terkecuali Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman saat Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Namun begitu, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) melarang ASN yang hendak melaksanakan mudik lebaran tahun ini menggunakan mobil dinas. Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri PANRB Nomor 13 Tahun 2022 tentang Cuti Pegawai Aparatur Sipil Negara Selama Periode Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.

Wali Kota Eri Cahyadi, memastikan, selama libur Lebaran tahun 2022, mobil dinas milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tak akan digunakan untuk perjalanan mudik. Namun demikian, mobil tersebut boleh digunakan apabila untuk operasional ketika ASN bertugas.

 “Mobil dinas memang tidak digunakan untuk pulang dinas (mudik), tapi tetap akan digunakan untuk operasional,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Senin (18/4). Sebagaimana arahan dari pemerintah pusat, ia juga melarang ASN pemkot menggunakan mobil dinas untuk perjalanan mudik lebaran atau pulang kampung.

Namun, apabila mobil tersebut digunakan sebagai operasional saat bertugas, maka itu diperbolehkan. “Jadi seperti arahan dari pemerintah pusat, kita juga melihat kalau mobil dinas boleh digunakan operasional dalam menjalankan tugas,” tuturnya.

 Ia menerangkan, selama cuti dan libur Lebaran 2022, Pemkot Surabaya menerapkan jadwal piket bagi setiap ASN. Artinya, selama libur dan cuti lebaran, ASN akan bergantian untuk bertugas. “Nanti di Pemkot Surabaya ada piket, kalau (mobil dinas) dipakai piket tidak apa, kalau dipakai pulang tidak boleh. Mulai 29 April,” tegasnya.

Seperti diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan libur cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah jatuh pada 29 April dan tanggal 4, 5, dan 6 Mei. Selain itu, libur lebaran juga telah ditetapkan pada 2 dan 3 Mei. (ko)

Kasus Aktif Covid-19 di Surabaya Turun

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Upaya menekan angka persebaran kasus aktif Covid-19 di Kota Pahlawan terus dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hasilnya, sejak minggu kedua bulan Maret hingga 12 April, kasus Covid-19 mengalami penurunan signifikan.

Kepala Dinkes Kota Surabaya Nanik Sukristina, mengatakan, berdasarkan data assessment situasi Covid-19 di Kota Surabaya oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Pada Minggu kedua bulan Maret 2022 – minggu kedua bulan April, kasus konfirmasi Covid-19 berada di angka 53.93 persen per 100.000 penduduk menjadi 6.76 per 100.000 penduduk.

“Angka rawat inap RS mencapai 7.41 persen per 100 ribu penduduk, menjadi 2.29 persen per 100 ribu penduduk. Serta, angka positif rate sebesar 8.36 persen menjadi 1.24 persen,” kata Nanik sapaan akrabnya, Senin (18/4).

Tak hanya itu, sejak 23 Maret, penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 di Kota Surabaya, berada dibawah angka 100 (pasien). Dan per 6 April – 12 April, penambahan kasus harian konfirmasi Covid-19 berada dibawah angka 50 (pasien).

“Penyebab terjadinya penurunan kasus Covid-19 di Kota Surabaya adalah capaian program vaksinasi yang cukup baik. Yakni, capaian dosis primer maupun booster yang cukup signifikan, sehingga membentuk kekebalan tubuh masyarakat terhadap Covid-19,” jelas dia.

Selain itu, Dinkes Kota Surabaya juga terus berupaya untuk melakukan pembatasan aktivitas masyarakat. Mulai pembatasan mobilitas masyarakat antar wilayah di Indonesia, hingga luar negeri untuk meminimalisir potensi terjadinya penularan Covid-19.

“Hal ini dinilai efektif untuk menurunkan penularan Covid-19 di masyarakat, dengan terus dilakukan dievaluasi setiap dua pekan. Serta, melakukan pengawasan prokes untuk memastikan kedisiplinan masyarakat,” ungkap dia.

Meski terjadi penurunan kasus aktif Covid-19, pihaknya tetap konsisten dengan upaya yang dilakukan selama ini untuk menurunkan risiko penularan kasus. Khususnya di ruang lingkup keluarga, tempat kerja, tempat belajar dan lingkungan masyarakat.

“Mulai penerapan prokes di setiap bidang seperti keagamaan, pendidikan, industri dan transportasi secara terintegrasi dengan pengawasan ketat. Kemudian, penggunaan aplikasi PeduliLindungi dalam mengakses tempat-tempat umum dan layanan publik,” terang dia.

Nanik menambahkan, upaya untuk menurunkan resiko penularan kasus Covid-19 adalah melaksanakan surveilans aktif secara berkala. Khususnya pada closed population, yakni tempat kerja, sekolah, hotel, dan mall setiap bulan.

Melaksanakan assessment dan mitigasi terhadap tempat-tempat umum, pelaksanaan perayaan atau acara yang melibatkan peran Satgas Covid-19. “Serta, tetap mengoptimalkan peran Satgas Kampung Wani Jogo Suroboyo dalam melakukan pengendalian kasus Covid-19.

Hasilnya, per tanggal 12 April, tidak ada pasien Covid-19 yang dirawat di Hotel Asrama Haji (HAH) nihil atau tidak ada pasien,” pungkasnya. (ko)

Wakil Rakyat ini Beri Pelatihan Wirausaha Puluhan Driver Ojol Wanita  

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Puluhan driver ojek online/ojol wanita tangguh Jawa Timur/Jatim mengikuti pelatihan wirausaha pembuatan cake batik. Acara ini yang dilaksanakan di kediaman anggota komisi D DPRD Kabupaten Sidoarjo, Hj Mimik Idayana, di Perum TNI AL Desa Kedungkendo, Kecamatan Candi – Sidoarjo Jumat (15/4).

Hj Mimik Idayana, mengatakan, puluhan ojol ini setiap hari mondar-mandir di jalan, belum tentu bisa mendapatkan penghasilan yang bisa mencukupi kebutuhan keluarga. ‘’Agar mereka mendapatkan hasil yang cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga, wanita harus bisa berkreasi dalam berusaha untuk mendapatkan hasil yang meningkat,” kata wakil rakyat, Hj Mimik Idayana.

Karena itu, ia berharap, di masa pandemi seperti sekarang, pelatihan ini bisa menjadi momen kebangkitan ekonomi rakyat termasuk bagi driver ojol wanita. Sehingga para driver ojol wanita bisa mandiri dengan membuka lapangan usaha sendiri,” tuturnya.

Sementara itu, Yuliawati (47) selaku koordinator wanita tangguh driver ojol Jatim menyampaikan, dukungan legislator wanita Hj Mimik Idayana, ini berupa dana untuk pelatihan wanita tangguh driver online Jatim. ‘’Hari ini kita diberikan pelatihan membuat cake batik.,’’ tambahnya

Kedepan, kata dia, pihaknya akan diberi pelatihan terus menerus, guna membantu driver ojol wanita Jatim mendapatkan skil berwira usaha. ‘’Kita juga diberikan modal awal oleh Hj Mimik Idayana sebagai bukti bahwa kita berkreatifitas,” jelasnya.

Salah seorang driver ojol Wanita, Yuniawati, menyatakan, setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan para driver  ojol wanita bisa mendapatkan skil dan keahlian. Sehingga bisa membuka lapangan usaha sendiri, yang bisa mendongkrak kehidupan mereka untuk menghidupi keluarga yang lebih baik lagi.

“Kami mewakili teman-teman mengucapkan terimakasih kepada Hj. Mimik Idayana yang telah memberikan dukungan kepada kami. Semoga Hj Mimik Idayana semakin sukses sehingga bisa membuat kita dari driver ojek online wanita lebih sukses lagi, optimis Jatim bangkit,” pungkas Yuliawati.

Di tempat yang sama, Prisma Azizah Prakoso (28) selaku chef pribadi sekaligus konsultan restoran ayam geprek mengatakan hari ini kita ada sharing memasak bersama ibu-ibu ojek oline wanita tangguh Sidoarjo dan ibu-ibu UMKM Sidoarjo dari Akademi UMKM Indonesia Sidoarjo.

“Kegiatan ini didukung penuh oleh Hj Mimik Idayana yang merupakan anggota DPRD Kabupaten Sidoarjo dari fraksi Gerindra,” jelasnya. Ia menyampaikan, disini kami membantu ibu-ibu ojek online yang terbiasa kerja di jalan agar memiliki skil yang lebih.

Sehingga dapat membantu perekonomian keluarga dengan tidak lagi bekerja di jalan. Ibu-ibu bisa bekerja di rumah dan kembali ke rumah untuk merawat anak-anak dan keluarga, mengingat akhir-akhir ini  banyak laka lantas yang dialami oleh ibu-ibu ojek online.

Usai kegiatan pelatihan ini, ibu-ibu langsung praktek membuat kue. Setelah praktek ada kegiatan kelas marketing, kelas bertemu dengan para UMKM di Sidoarjo supaya ibu-ibu bisa mengerti cara pemasaran produknya.

‘’Dalam hal ini, Hj Mimik Idayana memberikan beberapa fasilitas termasuk pemberian modal awal untuk melakukan usaha membuat kue,” pungkasnya. (rin)