Tak Hanya Gizi, Pola Asuh Orang Tua Penting dalam Penanganan Stunting

0

Mojokerto, (pawartajatim.com) – Ketua TP PKK Jatim Arumi dikukuhkan sebagai Duta Penurunan Stunting Prov. Jatim, oleh Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo di Pendopo Kabupaten Mojokerto, Kamis (14/4).

“Alhamdulillah, terima kasih atas kepercayaan yang diberikan ini. Berbicara mengenai stunting tidak hanya mengenai masalah gizi namun juga pola asuh yakni kedekatan dan cara berkomunikasi orang tua. Mengasuh anak dengan baik dan benar harus dipelajari, dilatih dan diimplementasikan oleh orang tua dan anggota keluarga lainnya,” pesan Arumi.

“Harapannya bisa ikut berkontribusi dalam mewujudkan target penurunan prevalensi stunting 14 persen di tahun 2024,” imbuhnya. Untuk mengatasi permasalahan stunting, Arumi pun mendorong para orang tua terutama para ibu memberikan makanan yang mengandung protein bagi anak-anak di masa pertumbuhannya.

Bunda GenRe (Generasi Berencana) Jatim tersebut, jenis kebutuhan protein juga bisa didapat dari jenis makanan seperti susu, daging, telur dan ikan yang mana merupakan kesukaan dari anak-anak. Oleh karena hal itu, diperlukan kreatifitas ibu dalam mengolah makanan agar anak tidak mudah merasa bosan.

“Kandungan protein juga bermanfaat dalam mencegah stunting. Dimana salah satu penyebab stunting adalah kurangnya gizi sejak masa pertumbuhan yang dimulai sejak anak dalam masa kandungan hingga usia dua tahun (1.000 hari pertama kelahiran). Ini selaras dengan upaya yang dilakukan Pemprov Jatim dan TP PKK Provinsi Jatim dalam mencegah stunting. Pencegahan dan penanggulangan stunting harus dimulai secara tepat dan dengan gizi yang baik,” jelas Arumi

Menurut Istri Wagub Jatim itu, folus penangan stunting di Jawa Timur menjadi perhatian tersendiri bagi TP PKK dan BKKBN Jawa Timur. Hal ini juga tak lepas dari kolaborasi bersama dengan Pemprov Jawa Timur, yang terus fokus mensosialisasikan mengenai bahaya stunting karena kurangnya gizi bagi anak dan juga bagi ibu hamil di seluruh pelosok daerah.

Terbukti, hasil dari pencapaian ini dibuktikan, di tengah pandemi Covid-19, angka stunting di Provinsi Jatim, berdasarkan Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) dan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Litbangkes), prevalensi atau faktor resiko stunting di Jawa Timur mengalami penurunan mulai tahun 2019 hingga tahun 2021.

Pada 2019 stunting di Jatim mencapai prosentase sebesar 26,85 persen, tahun 2020 turun sebesar 25,64 dan tahun 2021 kembali turun menjadi sebesar 23,5 persen. “Prioritas penurunan stunting di Indonesia menjadi tanggung jawab kita bersama. Adanya pengukuhan Bunda Genre sebagai Duta Penurunan Stunting juga merupakan salah satu strategi dalam upaya-upaya penurunan stunting sampai lini lapangan. Terima kasih kepada Bapak Hasto yang telah mengukuhkan saya, sebagai Bunda Genre Provinsi sebagai duta penurunan stunting tingkat provinsi,” kata Arumi usai dilantik.

“Insyaallah kami Tim Penggerak PKK Jawa Timur di setiap tingkatan wilayah bertekad bersama-sama dalam penurunan stunting. Kader-kader PKK yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga di desa-desa juga siap untuk bersama-sama dalam penurunan stunting,” imbuh Arumi yang juga Ketua Dekranasda Jatim tersebut.

Resmikan SOTH Mojokerto

Pada kesempatan tersebut, Arumi juga membuka Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di Kabupaten Mojokerto. Dimana sebelumnya, SOTH di Jawa Timur sendiri telah dilakukan di dua wilayah, yakni Kabupaten Lamongan dan juga Pasuruan.

Sebagai infornasi, SOTH yang digagas BKKBN ini merupakan terobosan yang strategis untuk memberikan Pendidikan intensif kepada para kelaurga balita yang merupakan generasi milenial. Dimana, untuk pada pelaksanaannya pun relatif singkat, terukur dan di bawah pendampingan tenaga professional dari Perguruan Tinggi.

“SOTH di Kabupaten Mojokerto, merupakan SOTH berkelanjutan yang dikembangkan oleh Perwakilan BKKBN Jawa Timur, semoga dapat dikembangkan di tempat lain agar cakupan sasaran dapat lebih banyak dan luas,” kata Arumi.

Sebelumnya, bersama dengan Kepala BKKBN Pusat dan Bupati Mojokerto, Arumi juga mengunjungi beberapa keluarga yang memiliki anak stunting serta ibu hamil yang memiliki gizi kurang ideal, yakni Erika yang memiliki putra berusia 11 bulan dengan berat badan 5,8 kg dan Lis yang memiliki putra berusia 2 tahun dengan berat badan 10 kilogram.

Pada kesempatan tersebut, selain melakukan diskusi bersama terkait sosialisasi penanganan, juga diberikan paket sembako dan makanan seimbang. “Sosialisasi ini penting dilakukan kepada ibu-ibu, kerena peran penting keluarga dalam hal ini ibu menyangkut asupan makanan sehari-hari diperoleh anak adalah dari rumah,” ujar Arumi kepada orang tua bayi.

Dikesempatan yang sama, kegiatan juga dilanjutkan dengan Gebyar Pemakaian Serentak Pil KB bagi ibu menyusui yang diwakili sekitar 50 akseptor se Kab. Mojokerto, yang dilakukan langsung oleh Kepala BKKBN yang dilaksanakan di Balai Desa Kepuhanyar Kecamatan Mojoanyar.

Di tempat tersebut disediakan pula pelayanan KB Implan bagi 20 akseptor. Setelah itu, Ketua PKK Jatim bersama dengan Ketua BKKBN pusat dan Bupati Mojokerto juga menyempatkan diri mengunjungi Rumah Data yang ada di Kabupaten Mojokerto. (bw)

Keliling Pasar Rawamangun, Mendag Pastikan Pasokan Bapok Aman Jelang Lebaran

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dua pekan menjelang Idulfitri, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, melakukan pemantauan pasokan dan harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Rawamangun Jakarta, Kamis (14/4). Dalam pemantauan ini, Mendag menegaskan pasokan bapok cukup untuk menghadapi lebaran dengan harga terjangkau.

Pemantauan di Pasar Rawamangun dihadiri Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi, Wakil Ketua Satgas Pangan Polri Brigjen Whisnu Hermawan, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Oke Nurwan, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Bulog Mokhamad Suyamto.

“Hari ini kita melihat ketersediaan bapok ketika Ramadan dan bersiap-siap sebelum hari raya Idulfitri. Bapok stoknya cukup dan karena stoknya cukup mudah-mudahan harga bisa terjangkau,” kata Mendag Lutfi.

Ia mengungkapkan, sebagian besar harga bapok cenderung turun. Misalnya, harga beras stabil berada di kisaran Rp 10.000/kg untuk beras medium dan Rp 12.400/kg untuk beras premium. Komoditas lain, seperti cabai dan bawang harga cenderung turun.

Harga cabai merah keriting turun 11,09 persen, cabai merah besar turun 6,83 persen, cabai rawit merah turun 22,84 persen, serta bawang merah turun 5,77 persen. Sedangkan, gula pasokannya cukup meskipun harga mengalami kenaikan.

Harga gula saat ini berada di kisaran Rp14.700/kg, naik 3,52 persen dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan harga ini didorong harga paritas impor. “Sementara harga telur dan ayam cenderung turun dan diharapkan terus stabil,  jangan turun terlalu banyak untuk memberikan keuntungan kepada peternak,” tandas Mendag Lutfi.

Menurut dia, harga minyak goreng curah masih relatif tinggi. Di Pasar Rawamangun minyak goreng curah dijual dengan harga Rp 16.000/kg. “Kondisi harga ini akan terus membaik dan diharapkan sesuai dengan harga yang ditentukan Pemerintah sebelum Lebaran, sesuai HET Rp 14.000/liter,” ucapnya.

Sementara, Arief, menyebutkan, saat ini Badan Pangan Nasional harus menjaga harga di tingkat hulu dan hilir.  “Harga di tingkat hulu diharapkan tidak terlalu turun sehingga petani dan peternak dapat merasakan harga yang baik dan sampai dengan Lebaran kita pastikan stok stabil dan masuk terus ke Jakarta,” ungkapnya.

Arief melanjutkan, berdasarkan pantauan di pasar harga daging sapi cenderung mengalami kenaikan dengan kisaran Rp 130.000 — Rp 14.000/kg. Kenaikan ini disebabkan harga bakalan dari luar negeri yang meningkat.

Untuk itu, pasokan daging sapi akan diseimbangkan dengan pasokan beberapa produk lain, seperti daging beku. “Jadi dipastikan masyarakat mendapatkan alternatif untuk membeli daging sapi segar, daging sapi beku, dan daging kerbau. Pemerintah memastikan menjelang Lebaran harga daging akan terjangkau,” jelas Arief

Sedangkan Whisnu mengungkapkan, Satgas Pangan di tingkat pusat dan daerah terus mengawal dan mengawasi peredaran bapok, khususnya dalam menghadapi Idulfitri. “Kami pastikan semua komoditas bapok tersedia. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir karena stok bapok dipastikan ada,” imbuhnya. (bw)

SIG Salurkan Puluhan Ribu Sembako di Jawa dan Sulawesi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Berbagi di bulan suci patut diapresiasi. PT Semen Indonesia  Tbk (SIG) menggelar kegiatan Ramadan Berbagi dengan menyalurkan 33.000 paket sembako senilai Rp1,9 miliar. Kegiatan ini paling tidak bisa memberi manfaat pada penerima. Pun pula bisa meringankan beban akibat pandemi.

Penyaluran sembako dilakukan di empat Kabupaten yaitu Kabupaten Probolinggo dan Gresik, Jawa Timur, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah serta Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan. Penyaluran secara simbolis dilakukan General Manager of CSR SIG, Edy Saraya di Desa Sukorejo Probolinggo,  Selasa (12/4).

Penyaluran 33.000 paket sembako dilakukan secara bertahap dimulai pada Selasa (12/4) hingga Jumat (15/4) nanti. Dengan rincian 5.000 paket sembako diserahkan melalui Yayasan Brilian Azzahra Arifin, di Desa Sukorejo Probolinggo dan 10.000 paket sembako melalui Yayasan Ajisaka Binangun, Desa Sedadi Grobogan.

Sedangkan 8.000 paket sembako lainnya diserahkan melalui yayasan Muhammad Abdul Wahab, Desa Sidomoro, Gresik. Selanjutnya 10.000 paket sembako akan di serahkan melalui Rumah Aspirasi Halal, Kelurahan Jupandang, Enrenkeng. Satu paket sembako berisi beras 5 kg, gula 1 kg, minyak goreng 1 kg dan 2 kaleng sarden.

Edy Saraya mengatakan, penyaluran sembako ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat. Juga sekaligus salah satu bentuk dukungan terhadap program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Menurut dia, dampak pandemi Covid-19 masih dirasakan oleh sebagian masyarakat, karena itu melalui bantuan paket sembako ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. “Semoga bantuan ini bermanfaat dan menjadi sarana bagi perusahaan untuk berbagi kebahagiaan di bulan suci Ramadan, dan perekonomian segera pulih sehingga masyarakat dapat segera beraktivitas secara normal,” papar Edy Saraya.

Adanya bantuan ini disambut baik oleh Ketua Yayasan Brilian Azzahra, Zainal Arifin. Menurutnya, bantuan sembako gratis dari SIG sangat berarti bagi warga. “Bantuan paket sembako ini akan kami salurkan kepada warga di 200 desa. Penerima terutama bagi lansia dan janda kurang mampu, yang biasanya bekerja sebagai buruh tani di Probolinggo”, ungkap Zainal Arifin.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Novita, Warga Desa Yosowilangun, Kabupaten Gresik. Bantuan yang diberikan SIG sangat bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, terlebih menjelang Hari Raya Idul Fitri. “Kami bersyukur dengan adanya bantuan ini, semoga SIG terus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar,” ungkap Novita. (dra)

Diduga Usai Pesta Miras, Seorang ABK Tewas Terpeleset di Perairan LCM Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)-  Tragis menimpa seorang anak buah kapal (ABK) di Banyuwangi. Dia ditemukan tewas di perairan dermaga LCM Ketapang, Banyuwangi, Selasa (12/4) sore. Diduga, korban usai berpesta minuman keras (miras) tak jauh dari lokasi. Korban kemudian terpeleset dan terjatuh di laut. Nyawanya tak tertolong.

ABK nahas itu, Suprianto alias Gepeng (28), warga Desa Proyonangganuara, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Tubuh korban ditemukan sejumlah warga dalam kondisi sudah kaku.

Ditemukan luka robek di mulut dan lecet di bagian dada. Dari mulutnta juga keluar busa. “Korban diduga terpeleset ketika hendak buang air besar. Infonya usai pesta miras,” kata Kapolsek KP3 Tanjungwangi, AKP Ali Masduki, Rabu (13/4).

Begitu ditemukan, korban dievakuasi ke RSUD Blambangan, Banyuwangi. Hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan. Namun, korban diduga masih hidup ketika tenggelam.

Usai diperiksa medis, jenazah korban diserahkan ke pihak keluarga. Sehari-harinya, korban bekerja menjadi ABK di salah satu kapal ikan yang sedang bersandar di dermaga Tanjungwangi, Banyuwangi. “Jenazah sudah dipulangkan ke kampung halamannya,” tegas Kapolsek. (udi)

Jelang Lebaran, Harga Bapok di Kota Bogor Aman dan Stabil

0

Bogor, (pawartajatim.com) – Ketersediaan dan harga barang pokok/Bapok di wilayah Bogor aman dan stabil. Kepastian itu, dikemukakan Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga, saat mengemukakan hasil pemantauan di Pasar Baru Bogor Suryakencana, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (12/4).

Pemerintah Kota Bogor menjamin bapok tersedia dalam jumlah sangat cukup. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir memenuhi kebutuhan selama bulan puasa dan Idul Fitri. Hadir pada pantauan tersebut, Ketua Komisi VI DPR RI M Sarmuji, Sekretaris Jenderal Kementerian Perdagangan Suhanto, Staf Ahli Menteri Perdagangan Syailendra, Wali Kota Bogor Bima Arya, dan Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Ganjar Gunawan.

“Dalam pantauan hari ini, harga sejumlah komoditas bapok naik namun masih dalam batas wajar. Harga bapok juga dapat dikatakan relatif stabil sejak sepekan sebelum Ramadan. Selain itu, stok bapok juga masih tersedia dan aman hingga Idulfitri 2022/1443 H,” kata Wamendag Jerry.

Harga bapok di Pasar Baru Bogor Suryakencana antara lain telur ayam Rp 24.000/kg, gula pasir Rp 14.000/kg, dan daging sapi Rp 140.000/kg. Sementara, daging ayam Rp 35.000/kg, cabai rawit Rp 40.000/kg, dan cabe merah keriting Rp 35.000/kg. Bawang merah Rp 32.000/kg dan bawang putih Rp 30.000/kg.

Sedangkan, harga minyak goreng kemasan masih di kisaran Rp 25.000/liter dan minyak curah Rp 20.000/liter. Sejumlah pedagang di pasar tersebut mengatakan, kendati harga tinggi, tidak ada kesulitan untuk mendapatkan barang.

Selain itu, permintaan masyarakat terhadap barang kebutuhan pokok dinilai juga masih terkendali. Menurut Jerry, pemerintah saat ini fokus untuk menjamin keberlangsungan suplai dan stok untuk masyarakat.

Terkait harga, kata dia, dilaporkan ada beberapa komoditas bapok yang naik masih dalam batas kewajaran karena ada peningkatan permintaan saat Ramadan. Namun, sejauh ini stok masih tersedia.

Wamendag Jerry meminta masyarakat tidak perlu khawatir karena pemerintah menjamin kecukupan ketersedian stok dan pasokan bapok. Masa ketahanan bapok rata-rata lebih dari sebulan dan dijaga secara berkesinambungan. Sehingga, dipastikan mencukupi untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2022/1443 H.

 Kementerian Perdagangan berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan kecukupan cadangan pangan pemerintah dan optimalisasi distribusi barang kebutuhan pokok melalui penugasan Bulog dan ID Food.

“Semoga masyarakat dapat khusyuk menjalankan ibadah Puasa dan merayakan Lebaran serta memenuhi kebutuhan pokok dengan ketersediaan yang baik dan harga yang wajar,” harapnya. Wamendag Jerry menegaskan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah baik yang sifatnya koordinatif maupun intervensi kebijakan yang fundamental.

Beberapa langkah yang dilakukan Kementerian Perdagangan di antaranya adalah pemantauan harga melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) dalam rangka sistem peringatan dini (early warning system), penguatan sinergi dan koordinasi dengan seluruh instansi terkait, kerja sama dengan pelaku usaha, pengawasan kelancaran distribusi, dan pelaksanaan operasi pasar di berbagai wilayah

“Menteri Perdagangan, saya, dan seluruh jajaran Kemendag turun ke ke pasar sebagai bukti keseriusan Kemendag  dalam mengawal kestabilan harga dan pasokan bapok pada Ramadan dan mengatasi masalah yang terjadi di lapangan,” tukas Wemendag.

Sementara itu, Ketua Komis VI DPR RI M Sarmuji, mengatakan, dari hasil pantauan hari ini, harga bapok stabil dan pasokan ke pasar rakyat cukup, kecuali terigu yang naik. Jika pun ada komoditas yang harganya sedikit lebih tinggi, sifatnya fluktuatif dan harganya masih dalam batas kewajaran dan dapat dijangkau.

“Diharapkan kondisi ini akan terus terjadi sampai nanti usai tahun baru,” katanya. Sarmuji meminta Bulog, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah turun ke pasar-pasar untuk memastikan ketersediaan stok selama Ramadan dan jelang Idulfitri 2022 aman.

“Cek, tanya langsung ke pedagang, apakah barang-barang yang dibutuhkan itu ada atau tidak ada,” ujarnya. Wali Kota Kota Bogor Bima Arya mengatakan Pemkot Bogor turut berupaya menyeimbangkan jika harga bapok mulai naik.

Sejauh ini, ketersediaan bapok dalam kondisi aman dan harganya juga dinilai masih dalam batas wajar. “Kami akan terus menjaga stok untuk meminimalisasi agar stok tidak kosong. Kalau barang tidak ada, harga bisa naik,” pungkasnya.

Harga Bapok di 216 Pasar Relatif Stabil

Stok bapok tersedia menjelang Ramadan berdasarkan hasil pemantauan di pasar rakyat melalui Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok (SP2KP) di 216 pasar yang tersebar di 90 kabupaten/kota  seluruh Indonesia.

Perkembangan harga sampai dengan H-20 Idulfitri 2022 sejumlah kebutuhan bapok secara umum terpantau relatif stabil. Harga beras terpantau stabil berada di kisaran Rp 10.500/kg untuk medium dan Rp 12.400/kg untuk premium.

Beras diproyeksikan memiliki ketahanan stok sampai dengan 10,5 bulan mendatang. Adapun harga gula berkisar Rp 14.600/kg atau naik 3,55 persen dibanding bulan lalu dan naik 12,31 persen jika dibandingkan periode Idulfitri tahun lalu.

Pemerintah telah merelaksasi harga acuan gula pasir di tingkat eceran menjadi Rp 13.500/kg. Sementara wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan Papua, diberikan relaksasi harga acuan sebesar Rp 14.000/kg untuk gula pasir curah dan Rp 14.500/kg untuk gula pasir kemasan.

Terkait soal kedelai, pemerintah telah melakukan intervensi dengan menugaskan Bulog untuk menjalankan program Bantuan Penggantian Selisih Harga Pembelian kedelai sebesar Rp 1.000/kg di tingkat pengrajin tempe tahu bersumber dari anggaran Cadangan Stabilisasi Harga Pangan (CSHP).

Saat ini, pengrajin tahu dan tempe telah mulai menikmati harga beli yang lebih rendah dari harga keekonomian pasar guna menjaga kelangsungan usaha dan harga jual di tingkat konsumen. Sejalan dengan tren peningkatan permintaan daging sapi, daging ayam ras, dan telur ayam ras, harga ketiga komoditas ini juga tercatat naik.

Pemerintah terus berupaya memastikan ketersediaan daging sapi baik melalui sapi lokal maupun percepatan impor daging beku. Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat terdapat sekitar 58.481 ekor sapi hidup siap potong yang tersebar di Sumatera, Banten, dan Jawa Barat.

Sementara itu, realisasi impor daging beku oleh Bulog telah menyentuh 20.000 ton. Sebagai upaya mengendalikan harga telur dan daging ayam ras, Kemendag menugaskan Perum Bulog untuk menyediakan 50 ribu ton jagung pakan ternak guna membantu pemenuhan kebutuhan peternak skala mikro dan kecil.

Meskipun komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang menyumbang inflasi pada Maret 2022, diprediksi akan terjadi deflasi pada periode Ramadan dan Idulfitri. Per 8 April 2022, cabai merah keriting turun 2,50 persen, cabai rawit merah turun 12,15 persen, bawang merah turun 7,05 persen.

Tren penurunan diprediksi masih akan terus terjadi sepanjang April hingga Mei mengingat berbagai sentra produksi sedang panen raya. (bw)

Gandeng Shopee Dirikan Kampus UMKM, Gubernur Optimis, Jadikan UMKM Jatim Naik Kelas

0

Malang, (pawartajatim.com) – Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim tak henti berinovasi serta terus menjalin kerjasama dengan lintas sektor untuk memajukan dan meningkatkan kualitas UMKM Jatim. Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa meresmikan Kampus UMKM Shopee Malang di UPT Pelatihan Dinkop dan UMKM Jatim. Selasa (12/4),

Kerjasama antara Pemprov Jatim dengan Shopee Indonesia ini sengaja dilakukan guna memfasilitasi pelatihan dan pendampingan para pelaku UMKM di Jatim. Dimana kampus ini berperan sebagai fasilitator pelatihan yang memiliki peran signifikan pada upaya digitalisasi UMKM dengan harapan UMKM Jatim naik kelas

“Ini jadi semangat baru bagi UMKM Jatim naik kelas lewat ekosistem digital. Begitu pula juga dengan mengimplementasi tagline Optimis Jatim Bangkit dan Tema G20 Recover Together Recover Stronger,” ungkap Gubernur Khofifah.

Di era saat ini, menurut Khofifah, ada dua hal yang menjadi penting yaitu digitalisasi UMKM dan literasi digital UMKM. Karena menurutnya kedua hal tersebut menjadi penyiapan dalam mendukung upaya peningkatan kualitas sekaligus perluasan jejaring pasar UMKM di Jatim.

Kota Malang sendiri sengaja dipilih untuk program ini lantaran jumlah start up digital terbanyak di Jatim ada di Kota Malang. Dan saat ini Pemprov Jatim fokus dalam menyiapkan UMKM yang bisa bergerak dengan maksimalisasi seluruh ekosistem digital.

“Saya berharap sinergitas ini akan diikuti oleh semangat Bupati/Walikota se Jatim untuk mengirim peminat program ini mengingat shopee menyediakan program ini secara gratis untuk masa pelatihan tiga bulan ,” ucapnya.

Untuk diketahui, saat ini total ada 8 Kampus UMKM Shopee sudah hadir dan berjalan. Khusus di Kota Malang, Kampus Shopee bersama UPT Pelatihan Dinkop Jatim telah memfasilitasi 200 pelaku usaha sekitar yang belum memiliki NIB.

Kampus UMKM Shopee menyediakan fasilitas edukasi kelas-kelas baik offline maupun online bagi pelaku UMKM lokal. Serta memberikan fasilitas pendamping bisnis dari Tim Customer Service Shopee, Trainer Shopee bahkan hingga Tim Ekspor Shopee.

Tak lupa, Shopee juga menjanjikan perluasan koneksi dengan hadirnya kampus ini. Menariknya, seluruh fasilitas yang disediakan ini tidak dipungut biaya (gratis). Pelaku UMKM yang tertarik bergabung dengan program ini hanya perlu mengisi formulir pendaftaran yang bisa didapatkan secara online maupun offline dengan datang langsung ke lokasi Kampus UMKM Shopee.

Namun, perlu diperhatikan adalah jika mendaftar pastikan telah memiliki akun penjual shopee yang telah aktif. Mengamati produk UMKM di beberapa daerah di Jatim, Khofifah mengatakan bahwa banyak ditemukan produk unik dan memiliki value, namun belum percaya diri untuk memiliki brand sendiri  atas produknya. Sehingga, inisiasi melalui communal branding menjadi salah satu solusi.

“Padahal kekuatan produknya luar biasa dahsyat, saya temukan itu di Ngawi, produknya ukiran akar jati. Saya rasa format  konsultasi one – o – one  dan pemecahan permasalahan yang disediakan oleh Kampus ini akan menginjeksi semangat para pelaku UMKM di Jawa Timur,” tutur Khofifah. “Bahkan saya membayangkan jika saya kumpulkan dari Desa Devisa yang statusnya communal branding, maka akan ada lompatan hebat dalam digitalisasi UMKM,” imbuhnya.

Dengan memiliki 9,7 juta UMKM, optimisme membangun Jatim sebagai marketer sehebat-hebatnya juga diiringi oleh fasilitas yang disediakan oleh Kampus UMKM Shopee diharapkan Khofifah mampu memberikan referensi bagi para pelaku UMKM agar bisa memasarkan produknya melalui gambar yang look nice. “Maka fasilitas studio foto dan live streaming menjadi hal yang penting dalam pemasaran. Karena jika salah memotret, barang yang bagus bisa nampak tidak menarik,” ujarnya.

Disisi lain, Kampus UMKM Shopee di Malang ini, tambah Khofifah juga mendukung gerakan Bangga Buatan Indonesia yang diwujudkan oleh Pemerintah Pusat dengan digelontorkannya dana sebanyak Rp 400 triliun harus dibelanjakan produk dalam negeri dan UMKM.

Dimana pemda seluruh Indonesia  memiliki kewajiban menyalurkan Rp 200 triliun dalam APBD nya untuk belanja produk dalam negeri. Sedangkan untuk pemda se Jatim, ditargetkan belanja produk dalam negeri mencapai Rp 26,8 triliun.

Dalam kesempatan tersebut, turut diberikan pula Sertifikat Akreditasi  A kepada UPT Pelatihan Dinkop dan UMKM Jatim atas kelayakan perpustakaan dari Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando dan diterima langsung oleh Gubernur Khofifah.

“Saya rasa, hadirnya perpustakaan di UPTP ini baik secara konvensional dan digital akan menjadi literasi digital UMKM sekaligus menjadi penguatan kerja UMKM di Jatim,” pungkasnya. Sementara itu, Direktur Eksekutif Shopee Indonesia Handika Jahja mengungkapkan bahwa Kampus UMKM Malang ini merupakan salah satu Kampus terbesar yang ada di Indonesia.

Sejak 2021 lalu, Shopee terus menggalakan beberapa program termasuk pendirian kampus di Jatim seiring dengan arahan Presiden RI untuk membanjiri market place dengan produk UMKM.

Kampus UMKM Shopee ini sendiri bertujuan untuk membuat UMKM lokal membaurkan diri dengan digitalisasi serta go internasional. “Hadirnya Kampus UMKM di Kota Malang diharapkan one stop service bagi UMKM lokal untuk memulai digitalisasi usaha serta mengembangkan usaha ke pasar ekspor, melalui serangkai pelatihan, pendampingan dan berbagai fasilitas penunjang yang disediakan,” katanya

“Disini mereka akan langsung bisa praktek, mulai dari pengelolaan gudang dari online maupun offline serta mempelajari cara foto produk dan promosi yang dihadirkan,” imbuhnya. Dengan mudah dan murahnya fasilitas yang disediakan, Handika berharap kolaborasi secara kontinyu untuk menjadikan UMKM naik kelas dalam segala hal.

Handika menambahkan bahwa Pelaku UMKM Lokal Jatim tidak perlu khawatir dalam menghadapi permasalahan dalam menjalankan usaha. Karena Shopee juga menyediakan konsultasi untuk menemukan solusi.

“Mari kita terus berkolaborasi untuk mebangkitkan perekonomian bersama. Harapannya UMKM bisa selalu berkembang bersama Shopee. Sehingga akan ada dampak besar yang dirasakan kedepannya,” harapnya

Turut hadir dalam peresmian tersebut, Kepala Perpustakaan Nasional RI, Ketua Dekranasda Prov Jatim, Walikota Batu, Direktur Bank Jatim, Kadin Jatim, Wakil Bupati Malang Wakil Walikota Malang serta beberapa kepala OPD terkait di Pemprov Jatim dan jajaran Perpurnas RI yang hadir. (bw)

Hingga Maret 2022, Group Usaha Pelindo Catat Arus Peti Kemas Naik 6,8 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Subholding PT Pelindo Terminal Petikemas atau SPTP mencatat pergerakan peti kemas selama Januari hingga Maret tahun 2022 di 27 terminal yang dikelola perseroan mencapai 2,67 juta teus. Jumlah tersebut naik sekitar 6,8 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun 2021 yang tercatat sebanyak 2,50 juta teus.

Arus peti kemas tersebut terdiri dari 1,85 juta teus peti kemas domestik dan 822 ribu peti kemas internasional. Corporate Secretary SPTP Widyaswendra mengatakan arus peti tersebut merupakan konsolidasi dari 15 terminal peti kemas dan 7 anak perusahaan di bawah pengelolaan perseroan.

Lima belas terminal peti kemas tersebut adalah TPK Belawan, TPK Perawang, TPK Semarang, TPK Nilam (Surabaya), TPK Banjarmasin. Selanjutnya TPK Tarakan, TPK Pantoloan, TPK Bitung, TPK Kendari, Makassar New Port, TPK Makassar, TPK Kupang, TPK Ambon, TPK Sorong, dan TPK Jayapura.

Sementara 7 anak perusahaan yakni PT Terminal Petikemas Surabaya, PT Berlian Jasa Terminal Indonesia, PT IPC Terminal Peti Kemas, PT Terminal Teluk Lamong, PT Kaltim Kariangau Terminal, PT Prima Terminal Petikemas dan PT Prima Multi Terminal.

“Arus peti kemas domestik maupun peti kemas internasional pada triwulan pertama tahun 2022 sama-sama mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2021, untuk peti kemas domestik mengalami kenaikan 4 persen sementara untuk peti kemas internasional mencapai 13 persen,” kata Widyaswendra, Selasa (12/04).

Lebih lanjut perseroan menargetkan arus peti kemas pada tahun 2022 sebanyak 11.641.285 TEUs. Pihaknya optimis target dapat tercapai seiring sejumlah pembenahan yang dilakukan di terminal peti kemas.

Pembenahan dimaksud meliputi standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, peningkatan kompetensi bagi pekerja dan juga TKBM, serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.

“Standardisasi yang kami lakukan diharapkan dapat meningkatkan produktivitas yang berdampak pada percepatan waktu singgah kapal di terminal (port stay) sehingga kapal dapat segera berlayar dan diharapkan dapat memangkas biaya logistik,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua DPW Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia (ALFI) Jawa Timur, Hengky Pratoko memprediksi kenaikan jumlah volume muatan selama bulan ramadan dari Pelabuhan Tanjung Perak menuju sejumlah wilayah di luar Pulau Jawa mencapai 15 persen.

Kenaikan tersebut tak lepas dari meningkatnya kebutuhan masyarakat saat ramadan maupun Idul Fitri yang sebagian besar muatan tersebut berisikan bahan kebutuhan pokok. “Pengiriman barang untuk kebutuhan ramadan dan idul fitri biasanya sudah mulai meningkat sejak 2 bulan sebelum hari raya, ini dilakukan untuk menjaga ketersedian barang-barang kebutuhan masyarakat,” terangnya.

Ekonom Ahli Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur Yayat Cadarajat menilai kebijakan pemerintah terkait mudik akan meningkatkan konsumsi di daerah tujuan. Dengan demikian maka perputaran uang juga akan berbanding lurus dengan jumlah konsumsi masyarakat.

Pihaknya berharap ramadan dan Idul Fitri tahun ini dapat membantu mendongkrak perekonomian suatu daerah. “Mobilitas masyarakat akan menambah tingkat konsumsi, semoga hal ini dapat mendongkrak perekonomian kita pada triwulan kedua tahun 2022,” pungkasnya. (bw)

Marak Tawuran, Herlina Harsono Nyoto : Surabaya Darurat Gangster

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Beberapa hari ini marak terjadi aksi tawuran yang melibatkan pemuda berstatus pelajar di Surabaya. Kabar terbaru, aksi tawuran  melibatkan puluhan pemuda terjadi di Jalan Ngaglik, Simokerto, pada Selasa (12/4) menjelang subuh.

Sejumlah pelaku diduga membawa senjata tajam. Insiden ini menambah daftar panjang, kasus tawuran yang sebelumnya terjadi di kawasan Jl Tambak Asri, pada pekan lalu. Yang menimbulkan seorang korban luka bacok.

Rangkaian kasus ini membuat anggota komisi D DPRD Surabaya, Herlina Harsono Nyoto, khawatir.  Jangan sampai Surabaya yang selama ini bebas dari kenakalan remaja di malam hari, sekarang menjadi marak.

“Sehingga ada opini mengatakan, Surabaya saat ini darurat gangster. Hal ini patut diwaspadai, jangan sampai bermunculan, kemudian mendorong anak-anak muda yang lain untuk berbuat serupa,” tegasnya.

Politisi Partai Demokrat ini menambahkan, tawuran antar pelajar saat menjelang sahur, merupakan cermin buruknya sosialiasi antar masyarakat. Akibat pandemi yang sudah berlangsung selama 2 tahun.

“Dan saya melihat bahwa fenomena itu marak, dan ini menujukkan masyarakat Surabaya membutuhkan adaptasi kembali, akan pola-pola bersosialisasi antar masyarakat,” ungkap Herlina. Herlina menambahkan, ketika aktifitas Ramadan kembali normal, maka budaya guyub rukun khas Surabaya itu harus di kembalikan. “Misalnya dikondisikan dengan cara poskamling atau ronda,” jelasnya.

Kemudian perlu dilakukan sosialisasi ditingkat RT maupun RW “Kenakalan ini merupakan lampu kuning menuju merah. Aspek psiko sosial terhadap mereka ini perlu diasah, dan ini juga bisa dilakukan ditingkat sekolah,” kata Herlina.

Sementara, itu aparat pemerintah seperti Linmas, Satpol PP, kepolisian dan TNu turut memperkuat dengan melakukan razia di kawasan yang potensial terjadi tawuran. “Misalnya dikawasan yang sepi atau malah ramai. Kalau sepi memang ada niat tawuran, kalau ramai ketika terjadi interaksi kadang-kadang tidak terkontrol,” terang Herlina.

Herlina kembali menegaskan  butuh gotong royong dari masyarakat dan aparat untuk menanggulangi ini. (ko)

Diborong dari UMKM, Forpimda Banyuwangi Bagikan 10.000 Takjil

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sedikitnya 10.000 takjil dibagikan secara gratis di jalan protokol depan Kantor Pemkab  Banyuwangi, Selasa (12/4/2022) sore. Aksi ini digelar jajaran Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) Banyuwangi bersama berbagai elemen masyarakat. Seluruh takjil dibeli dari para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di kabupaten ini.

Ini merupakan kegiatan pertama kali digelar jajaran Forpimda Banyuwangi. Seluruh petinggi di Bumi Blambangan ini kompak ikut turun membagikan takjil.  Mulai Bupati Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Kombes Pol Nasrun Pasaribu, Dandim 0825/ Letkol Kav. Eko Julianto Ramadan, Danlanal Letkol Laut (P) Ansori, Kajari M. Rawi dan Kepala PN Nova Flory Bunda.

Karena di jalan protokol, takjil yang dibagikan begitu cepat ludes. Tak sampai dua jam, takjil yang disiapkan sudah terbagi ke pengguna jalan yang melintas. “ Ini takjil istimewa. Yang membagikan Bupati dan Kapolresta,” kata Inayah (40), salah satu pengendara yang mendapatkan takjil.

Pembagian takjil oleh jajaran Forpimda Banyuwangi ini bukan tanpa alasan. Selain menunjukkan kekompakan, mereka ingin menggerakkan UMKM selama Ramadhan. “ Takjil ini kami borong dari pelaku UMKM yang biasa berjualan di pasar Ramadhan. Jadi, omzet mereka tidak berkurang,” kata Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Nasrun Pasaribu.

Memberdayakan UMKM menjadi salah satu inovasi Banyuwangi di masa pandemi. Karena itu, harapannya, pembagian 10.000 takjil bisa menggerakkan UMKM yang terdampak pandemi. “ Jadi, kita neli dari UMKM, lalu kita bagikan ke masyarakat pengguna jalan,” jelas Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani. (udi)

Meski Tren Covid -19 Landai, Warga Binaan Baru Harus Patuhi Prokes

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kondisi pandemi yang menunjukkan tanda-tanda melandai tak membuat petugas lapas/ rutan di Jatim terlena. Kanwil Kemenkumham Jatim tetap mewajibkan jajarannya agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal itu ditegaskan Plt Kakanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto hari ini (11/4). Wisnu menjelaskan bahwa selama Ramadan, kondisi lapas/ rutan di Jatim relatif terkendali. Meski jumlah penghuni menunjukkan tren kenaikan.

“Akhir 2021, jumlah warga binaan sekitar 26.000-an, per hari ini sudah mencapai 28.000an,” ucap Wisnu. Tren ini membuat 39 lapas/ rutan di Jatim semakin sesak. Untuk itu, Wisnu mewajibkan jajarannya untuk tetap berpedoman pada aturan-aturan yang mengatur pengelolaan lapas/ rutan selama pandemi.

“Salah satunya terkait kebijakan karantina untuk warga binaan baru, tetap harus 14 hari di sel khusus,” tegas Wisnu. Sementara itu, salah satu lapas yang mengalami overkapasitas adalah Lapas Sidoarjo.

Saat ini, lapas yang terletak di jatung kota delta itu dihuni oleh 1.041 warga binaan. Padahal kapasitas normalnya hanya 370 orang saja. “Selain itu, masih ada 96 warga binaan yang kami titipkan ke polres,” ujar Kepala Lapas Sidoarjo Teguh Pamuji.

Teguh menjelaskan, pihaknya memang belum menerima warga binaan yang statusnya masih penyidikan kepolisian maupun kejaksaan. Kebijakan ini sudah berlaku sejak awal pandemi. Tujuannya, agar lapas tidak terlalu penuh. Sehingga, sebisa mungkin menerapkan protokol kesehatan.

“Kami masih sesuai SOP dari Ditjen Pemasyarakatan, kami hanya menerima tahanan yang statusnya AIII (dalam tingkat pemeriksaan Pengadilan Negeri) atau pindahan dari rutan yang statusnya sudah inkracht,” jelas Teguh.

Tidak itu saja, pihaknya juga melakukan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan kepada penghuni baru. Usai diberikan pengarahan terkait penerapan protokol kesehatan dalam lapas, warga binaan baru akan ditempatkan di sel isolasi selama 14 hari. Sebelumnya, mereka juga dites swab antigen.

“Pihak dokter lapas akan melakukan pemantauan selama proses karantina untuk memastikan warga binaan baru dalam kondisi sehat,” kata Teguh. Dengan begitu, Teguh menjelaskan bahwa kondisi kesehatan warga binaan relatif terkendali. Hingga saat ini, tidak ada kasus aktif yang menimpa warga binaannya.

“Selama belum ada petunjuk lanjutan dari Ditjen Pemasyarakatan, maka prokes pengendalian Covid – 19 akan tetap kami terapkan,” tutup teguh. (bw)