Mau Makan Ikan Bakar, yaa… di Lesehan dan Kolam Pancing Joglo Asri Mbok Sri

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lesehan dan Kolam Pancing Joglo Asri Mbok Sri, solusi tepat makan ikan bakar. Joglo Asri Mbok Sri, menyediakan berbagai macam ikan bakar segar berlokasi di Desa Kendal Pecabean Kec Candi Sidoarjo.

Suasana tempat makan yang nyaman, parkir luas serta tempat lesehan berserta kolam pancing dan bermain untuk anak-anak sangat cocok untuk keluarga yang cinta damai. Hj Srimujayati, yang akrap dipangil Neng Sri, pemilik Lesehan dan Kolam Pancing Joglo Asri Mbok Sri, mengatakan konsep Joglo ini diambil biar terlihat asri.

Dengan suasana pedesaan yang asri dipadukan dengan kolam pancing, lahan Joglo Asri Mbok Sri ini berdiri diatas tanah pribadi seluas 1 hektar. Joglo Asri Mbok Sri, ini sudah berjalan sekitar enam bulan.

Anik (23 ) warga Taman Sidoarjo salah satu pengunjung Lesehan dan Kolam Pancing Joglo Asri Mbok Sri, tampak senang menikmati makanan ikan bakar Nila beserta keluarga.

“Saya sudah 3 kali ini datang kesini, saya senang ternyata di Sidoarjo ada lesehan dan kolam pancing serta ikan bakar yang nyaman. Harganya murah terjangkau ndak jauh untuk kita reflesing,” kata Sri, sambal menjelaskan Lesehan dan kolam pancing Joglo Asri, Mbok Sri ini buka tiap hari mulai pukul 09.00 WIB – pukul 18.00 WIB. (rin)

Seorang Wanita di Banyuwangi Tewas Tersambar KA

0

Banyuwangi,(pawartajatim.com) –  Nahas dialami, Nur (30) warga Desa Kedayunan, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Wanita ini tewas tersambar KA Wijaya Kusuma, Kamis (24/2) pagi. Penyebab kejadian masih diselidiki.  Korban meninggal di lokasi.

Tubuhnya remuk tersambar moncong lokomotif. Peristiwa  ini terjadi sekitar pukul 05.26  WIB. Kala itu, KA jurusan Cirebon-Banyuwangi ini melaju dari arah selatan. Tiba di TKP, tepatnya KM 3+200 Rogojampi – Banyuwangi, korban terlihat berjalan di atas rel.

Masinis langsung membunyikan klakson berkali-kali. Namun, korban tetap berjalan santai. Kontan saja, tubuh korban tersambar lokomotif. Kerasnya benturan, membuat korban terpental dan langsung meninggal.

‘’Masinis sudah membunyikan klakson, tapi korban tak menghiraukan. Akhirnya tertemper KA,” kata Plh Manager Humas PT KAI Daop 9 Jember, Tohari. Bersama petugas keamanan KAI dan Polsek dibantu warga, korban akhirnya dievakuasi.

Kereta api akhirnya melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Ketapang-Banyuwangi. Belum diketahui motif korban berjalan di atas rel dan tak menghiraukan klakson KA. (udi)

Tragis, Kakek Lansia Ditemukan Tewas Membusuk

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Warga Dusun Krajan Baru, Desa Wonosobo, Kecamatan Srono, Banyuwangi geger. Warga setempat, Miun (80), ditemukan tewas, Rabu (23/2) malam. Tragisnya, kakek lanjut usia (lansia) ini sudah dalam kondisi membusuk. Diperkirakan sudah meninggal lima hari lalu.

Penemuan mayat ini berawal dari kecurigaan Misnadi, tetangga korban. Pria ini mencium bau busuk menyengat. Merasa curiga, dia mencari sumber bau tersebut. Ternyata, dari rumah korban. Merasa curiga, Misnadi memanggil kerabat korban. Setelah dilihat, ternyata korban sudah meninggal, terbaring di atas tempat tidur.

Polisi yang mendapat laporan tiba di lokasi beberapa menit kemudian. Tubuh korban kemudian dievakuasi. Keluarga menolak dilakukan autopsy pada korban. Selama ini, korban dikenal sakit-sakitan dan hidup sendirian.

“Hasil pemeriksaan medis tidak ada tanda-tanda pada tubuh korban. Dugaannya, sakitnya kambuh dan tak tertolong karena hidup sendirian,” kata Kasi Humas Polresta Banyuwangi Iptu Lita Kurniawan, Kamis (24/2) pagi. (udi)

Kembangkan Ekonomi Warga, Semen Gresik Bina UMKM

0

Rembang, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah penghasil semen ini peduli terhadap pertumbuhan ekonomi di daerah sekitarnya. PT Semen Gresik yang merupakan unit usaha PT Semen Indonesia Tbk (SIG) berkomitmen untuk melakukan pembinaan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sejumlah kegiatan dilakukan untuk mendukung kinerja UMKM agar usaha UMKM dapat lebih berkembang diantaranya melalui pendampingan, pelatihan serta mentoring. Manfaat pembinaan tersebut salah satunya dirasakan oleh Vera Damayanti, pemilik usaha kopi UD Cangkir di Kabupaten Rembang yang merupakan UMKM binaan PT Semen Gresik.

Siapa sangka, menggeluti usaha dibidang kopi, membuat dirinya dapat meraup omzet hingga Rp180 juta per bulan. Dan mampu membuka lapangan kerja bagi warga yang ada disekitarnya. Vera Damayanti, menyampaikan, saat ini UD Cangkir mampu memproduksi 4 ton kopi jenis Robusta dan Arabica setiap bulannya dengan melibatkan 10 orang karyawan.

Produknya dijual di berbagai daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Jakarta, Kalimantan hingga Sumatera dengan melibatkan 300 reseller sebagai mitra penjualan. UD Cangkir berdiri sejak  1982, berawal dari memperhatikan kebiasaan masyarakat  Rembang yang gemar mengkonsumsi kopi, akhirnya muncul ide untuk membuka usaha produksi kopi yang saat itu masih jarang ada usaha kopi.

UD Cangkir mulai berproduksi kopi dengan merk “Lelet Cangkir” yang diproduksi dengan kualitas tinggi, yakni diolah menggunakan biji kopi pilihan, tanpa campuran yang diproses secara tradisional menggunakan kayu bakar.

“Kami berupaya menjaga proses produksi hingga saat ini, agar cita rasa kopi yang dihasilkan tetap terjaga, itu yang membuat produk kami digemari masyarakat”, tutur Vera Damayanti di kedainya Rembang, Rabu (22/2).

Setelah bergabung menjadi mitra PT Semen Gresik, usaha yang berlokasi di Desa Sumberejo  Kabupaten Rembang ini semakin berkembang. “Kami sangat berterima kasih kepada PT Semen Gresik karena telah membantu usaha kami. Banyak manfaat yang telah kami terima, diantaranya mendapatkan pendampingan, pelatihan pemasaran melalui IT, sharing serta konsultasi dengan mentor yang kapan pun bisa dilakukan jika ada masalah dengan usaha yang dijalankan,” tambah wanita yang selalu tampak enerjik ini.

Sementara itu, Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengapresiasi usaha kopi UD Cangkir yang dapat  berkembang seperti saat ini. Menurutnya, Perusahaan akan terus mendorong upaya UMKM untuk  berkembang sehingga dapat membuka peluang lapangan kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi.

“Di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, SIG memiliki tempat dan sarana untuk menunjang kegiatan UMKM, yaitu Rumah BUMN (RB) yang beroperasi sejak Agustus 2020 lalu. Rumah BUMN ini menjadi tempat para pelaku UMKM mengikuti pelatihan, pendampingan untuk proses perizinan. Selain itu juga sebagai tempat display produk, berjualan serta pusat oleh-oleh hasil UMKM binaan,” ujar Vita Mahreyni. (dra)

Tangkap Penusuk Pengasuh Ponpes, Forkopimka Pesanggaran Diganjar Penghargaan

0

Banyuwangi, (pawartajatim,com)- Kekompakan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) Pesanggaran, Banyuwangi, layak ditiru. Kapolsek, Danramil dan Camat Pesanggaran sukses menangkap pelaku penusukan pengasuh pondok pesantran (ponpes), K.H Affandi Musyafa, pekan lalu. Polresta Banyuwangi memberikan penghargaan atas prestasi tersebut, Kamis (24/2/2022) pagi.

Penghargaan diberikan kepada Kapolsek Pesanggaran AKP Subandi, Danramil Pesanggaran Kapten Kav Makali, Camat Pesanggaran Agus Mulyono dan Muhammad Mansur Ma’arif, warga yang ikut membuntuti pelaku. Kekompakan keempatnya bisa menangkap Darmanto (34), pelaku penusukan pengasuh ponpes tidak kurang dari 5 jam. “ Penghargaan ini merupakan wujud apresiasi atas kinerja Forpimka Pesanggaran yang secara cepat menindaklanjuti informasi. Dan, tindakan cepat menangkap pelaku percobaan pembunuhan kepada kiai,” kata Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu.

Sinergitas Forkopimka Pesanggaran ini layak dijadikan contoh yang lain. Sehingga, ketika terjadi insiden apapun bisa tertangani dengan cepat. “ Sinergitas pemerintah dalam membantu upaya kepolisian memang diutamakan. Forkopimka Pesanggaran ini contoh sinergitas yang baik,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani.

Percobaan pembunuhan kepada pengasuh ponpes, K.H Affandi Musyafa terjadi pada Jumat (18/2/2022) lalu. Pelaku yang baru dua minggu tinggal di ponpes nekad menyerang korban. Motifnya sakit hari lantaran ditegur duduk-duduk di ponpes wanita. (udi)

Wakil Rakyat ini Beri Subsidi Produsen Tempe Rp 10 Juta utk Beli Kedelai

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Anggota DPR RI H Rahmat Muhajirin, menanggapi mahalnya harga bahan baku kedelai yang membuat produsen tempe di Krian menggelar aksi mogok produksi. Wakil rakyat ini tergugah untuk turun langsung menampung aspirasi.

Bahkan tidak hanya menampung aspirasi, politisi Gerindra ini juga membantu para produsen tempe, dengan memberikan subsidi Rp 10 juta untuk digunakan membeli kedelai. Abdul Ghofur, salah satu pengerajin tempe selalu perwakilan yang menerima bantuan subsidi, mengungkapkan rasa syukurnya, atas kepedulian dari Rahmat Muhajirin ini.

“Kita ucapkan terima kasih, karena terbantu dana subsidi untuk membeli kedelai,” ucap Abdul Ghofur. Masih menurut Ghofur, para produsen tempe sesuai kesepakatan, siap beroperasi kembali pada Kamis besok. Namun, dirinya berharap, tetap ada langkah dari pemerintah untuk menormalkan harga kedelai di pasaran.

“Harga tempe tetap kita jual Rp 1.500 per potong (tidak dinaikkan). Kenaikan kedelai kami siasati dengan mengurangi ukuran dan bentuk tempe. Nanti kurang lebih ukuran seperti bungkus rokok,” ulasnya.

Sementara itu, H.Rahmat Muhajirin SH anggota komisi II ditemui selepas sidak, menyatakan persoalan dasar pengusaha tempe ini, akibat tingginya harga Import kedelai yang ada. Persoalan yang merupakan ranah kebijakan nasional ini, akan cepat terjawab jika ada upaya cepat dari Kementrian Perdagangan untuk menekan harga kedelai import.

“Kebijakan harga kedelai import ini merupakan kewenangan pusat. Kita melihat, persoalan ini terus terjadi setiap tahun dan mestinya ada solusi yang komperhensif dari pemerintah. Termasuk soal penyediaan lahan terpadu untuk para petani kedelai,” ucap Rahmat Muhajirin. (rin)

Motor Tabrak Motor di Banyuwangi, Satu Tewas

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kecelakaan maut  terjadi di jalan raya Kampung Mandar, Banyuwangi, Rabu (23/2) sore. Penumpang motor tewas setelah dihantam motor lain dari arah depan. Sebelum ditabrak, korban bersama suami terpeleset ke aspal saat berkendara.

Korban tewas di lokasi akibat luka di kepala. Korban tewas bernama Husnul Maghfiroh. Sedangkan suaminya, Rahman Fauzi dalam kondisi kritis. Pria ini juga mengalami luka serius di kepala. Peristiwa maut ini bermula ketika korban yang dibonceng suaminya melaju menggunakan motor Honda Vario Nopol P-2119-QAG. Tiba di TKP, motor yang dikendarai oleng.

Diduga terpeleset. Keduanya terpental ke aspal. Saat bersamaan, dari arah depan melaju motor Honda Vario bernopol P3079-YC yang di kendarai RAH. Karena jarak terlalu dekat, RAH tak bisa menghindar.

Tabrakan pun terjadi. Kepala korban dihantam bagian depan motor. Kerasnya benturan membuat nyawa korban tak tertolong. Sementara RAH juga terpental. Kakinya patah. Kedua motor yang terlibat tabrakan mengalami rusak parah.

“Penumpang motor meninggal di lokasi. Sedangkan suaminya kritis, sudah dirawat di RSUD Blambangan, termasuk pengendara motor yang menabrak,” kata Kanit Penegakan Hukum Satlantas Polresta Banyuwangi, AKP Budi Hermawan.

Hasil olah TKP, suami istri pengendara motor melaju kencang dari arah Selatan ke Utara. Lalu, terjatuh akibat terpeleset. Kemudian, dihantam motor lain dari arah depan. (udi)

Satgas Saber Pungli, Puji Layanan Kanimsus Jakarta Barat

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  Kantor Imigrasi Kelas I Khusus (Kanimsus) Non TPI Jakarta Barat Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta terus berkomitmen dalam memerangi praktik pungutan liar (pungli). Hal itu ditegaskan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Barat, Supartono, saat menerima kunjungan dari rombongan Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli), pada Rabu (23/2).

Ketua Rombongan, Sekretaris Satgas Saber Pungli Irjen Pol. H. Agung Makbul, disambut langsung oleh Supartono, beserta jajaran pejabat struktural Kanimsus Jakarta Barat. Dalam kunjungannya, Tim Saber Pungli meninjau langsung penyelenggaraan pelayanan keimigrasian di Kanimsus Jakarta Barat diantaranya, pelayanan paspor, pelayanan Warga Negara Asing (WNA), pelayanan informasi keimigrasian, serta berbagai fasilitas dan inovasi penunjang yang ada di Kantor Imigrasi Jakarta Barat sebagai unit berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Dalam arahannya, Irjen Pol Agung Makbul, menyampaikan, kunjungan ini merupakan bagian dari pelaksanaan dan monitoring program pencegahan dan pemberantasan pungutan liar (pungli). Menurut Agung, hal ini berkaitan tugas Satgas Saber Pungli dalam melaksanakan pungutan liar secara efektif dan efisien.

Agung berpesan, agar Kanimsus Jakarta Barat selalu memaksimalkan kinerja pelayanan dengan pelaksanaan SOP yang benar. “Tetap mengedepankan protokol kesehatan yang tentunya sangat penting di masa pandemi ini,” pesan Agung.

Agung juga mengapresiasi kemudahan layanan yang diberikan Kanimsus Jakarta Barat seperti, layanan layanan kepada penyandang disabilitas dan lansia, fasiltas ruang tunggu, serta  transparansi biaya pengurusan paspor.

“Kanimsus Jakarta Barat harus tetap komitmen untuk membangun kepercayaan publik yang dalam hal ini memberikan pelayanan keimigrasian dengan memberikan kemudahan masyarakat, khususnya kepada penyandang disabilitas dan lansia. Ini patut diapresiasi,” puji Agung.

Sementara itu, Kepala Kanimsus Jakarta Barat, Supartono menyambut baik hal tersebut dan menyampaikan bahwa Imigrasi Jakbar selalu berkomitmen dalam memerangi praktik pungutan liar, serta optimis dalam mewujudkan Zona Integritas.

“Seluruh petugas Kanimsus Jakarta Barat diharapkan dapat menjalankan fungsi dan perannya secara profesional, bertanggung jawab, serta meningkatkan kapasitas kinerja yang akan berdampak pada kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Supartono.

Turut hadir dalam kunjungan ini, Inspektorat Kota Jakarta Barat, Zikran Kurniawan, Wakapolres Jakarta Barat, AKBP Bismo Teguh Prakoso dan rombongan, Kapolsek Metro Taman Sari, AKBP Rahman Yongki, serta Kepala Divisi Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta yang diwakili oleh Kabid Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Yongki Muhammad Zein. (bw)

Pemilik Sedang Tidur, Sebuah Rumah di Banyuwangi Dilalap Api 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kebakaran melanda sebuah rumah sekaligus bengkel elektronik  di Kelurahan Tukangkayu Banyuwangi,Rabu (23/2) siang. Rumah ini milik Joni Suyitno (35), warga  setempat. Tak ada korban jiwa dalam periatiwa ini.

Penyebab kebakaran masih misterius. Dugaan sementara, api dipicu korsleting listrik. Saat kejadian pukul 12.30 WIB, korban sedang tertidur. Api pertama diketahui oleh istri korban, Khusnul Khotimah (33).

Wanita ini curiga mendengar getaran tembok dapur. Betapa terkejutnya, saat dilihat api sudah membumbung tinggi, melalap atap dapur. Korban langsung dibangunkan. Kerasnya embusan angin membuat kobaran api dengan cepat membesar.

Melalap seluruh atap rumah. Dengan peralatan seadanya, warga mencoba memadamkan api. Tak berselang lama, tiga unit mobil pemadam tiba. Amukan si jago merah berhasil dijinakkan dua jam kemudian.  Namun, atap rumah sudah hangus, termasuk perabot rumah.

“Api berhasil dipadamkan dengan bantuan mobil pemadam. Untuk penyebab kebakaran masih diselidiki,” kata Kapolsek Kota Banyuwangi AKP Kusmin. Polisi memasang police line di lokasi setelah api berhasil dipadamkan. Sejumlah barang-barang milik korban juga berhasil diselamatkan. Akibat kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 300 juta. (udi)

Pakai Lampu Listrik, Buah Naga Banyuwangi Bisa Panen Sepanjang Tahun

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)  –  Petani buah naga di Banyuwangi punya teknologi unik.  Mereka membuat buah naga bisa panen di luar musim. Inovasi ini dilakukan para petani buah naga di Desa Bulurejo, Kecamatan Purwoharjo.

Menggunakan teknologi lampu, buah naga bisa panen sepanjang tahun. Sehingga, harganya lebih mahal. Hasil panen juga melimpah. Hasil panen buah naga di Banyuwangi mencapai 82.544 ton di tahun 2020. Jumlah ini naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 19.068 ton.

Lonjakan hasil panen ini salah satunya dengan teknologi lampu. Petani menggunakan lampu bertenaga listrik untuk merangsang bunga buah naga di malam hari. Lampu biasanya dihidupkan mulai pukul 18.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB.

Hasilnya, buah naga bisa berbuah di luar musim. “Petani kita memang kreatif. Buah naga bisa dibuat panen sepanjang tahun dengan tehnologi lampu,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (23/2).

Musim panen buah naga biasanya terjadi pada  bulan Nopember – Maret. Dan, selebihnya tidak berbuah. Namun, dengan inovasi para petani, buah naga bisa panen di luar musim. Bahkan, hasilnya lebih banyak. Bisa tembus 35 ton per hektar.

Petani mampu meraup hingga Rp 260 juta per hektar dalam setahun.  Tujuannya, merangsang pohon naga berbunga. “Ketika panen di luar musim, harga buah naga makin mahal hingga 3 kali lipat,” jelas Ipuk.

Luas lahan pertanian buah naga di Banyuwangi mencapai 3.786 hektar. Tersebar di sejumlah kecamatan di Selatan Banyuwangi. Pertanian buah naga ini mengubah para petani menjadi kaum jutawan. (udi)