Balita Tanpa Anus Jalani Operasi Pertama di RS Dr Soetomo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Muhammad Haidar Dhanu Abrisam, balita yang mengalami kelainan Atresia Ani atau tidak mempunyai lubang anus sejak lahir sudah menjalani operasi di RSUD dr Soetomo Surabaya. Operasi yang dijalani, merupakan yang pertama dari rencana dua kali operasi yang sudah diagendakan.

Haidar (2), anak pasangan Hafid Nurussoba (41) dan Nurul Hidayati (40) itu dijadwalkan menjalani operasi kedua pada Mei – Juni di RS dr Soetomo Surabaya. “Operasi pertama sudah selesai pada 28 Januari lalu, ini disuruh menungggu 4-5 bulan lagi untuk operasi lanjutan (kedua). Perkiraan bulan Mei atau Juni,” kata Nurul Hidayati, ibu dari Muhammad Haidar Dhanu saat memberi keterangan di rumahnya di Desa Ketegan Kecamatan Tanggulangin Senin, (14/2).

Operasi yang kedua untuk pembuatan anus buatan anak Haidar, nanti merupakan operasi terakhir. Wanita paruh baya itu berharap, setelah dilakukan operasi kedua, anaknya Haidar bisa buang air besar secara normal.

Ia menyampaikan, terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo yang sudah membantu memfasilitasi pengobatan Haidar, sampai akhirnya mendapatkan penanganan operasi di RS dr Soetomo.

“Pemkab Sidoarjo selain memberikan bantuan berupa uang dan sembako juga iku mengawal anak kami Haidar sampai proses operasi. Kami menyampaikan terimakasih atas kepedulian dari Pemkab Sidoarjo,” ucap Nurul.

Bantuan yang diterima keluarga Nurul, selain sembako dan kebutuhan seperti pampers dan susu, Pemkab Sidoarjo dan Kementerian Sosial juga ikut membantu uang tunai untuk kebutuhan operasional perawatan Haidar.

Berkat dari viralnya berita mengenai kondisi Haidar, membuat Kementerian Sosial turun meninjau langsung kondisi Haidar. Bahkan, Tri Rismaharini, Menteri Sosial turun langsung menjenguk Haidar, dengan didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor.

Risma menyampaikan di Kemensos ada program media scanning yang setiap hari memantau pemberitaan terutama terkait kemanusiaan. Dari sana diketahui adanya balita di Sidoarjo yang memiliki kelainan tidak punya Anus dan membutuhkan bantuan kemanusiaan.

“Kami setiap hari melakukan media scanning untuk memantau berita. Salah satunya, kami menemukan masalah anak Haidar dan ikut membantu,” ujar Risma. Selain bantuan dari Pemkab Sidoarjo dan Kemensos, bantuan juga datang dari para donatur sebesar Rp 75.809.804.

Sementara itu, Bupati Muhdlor, menyampaikan pihaknya akan memantau terus perkembangan anak Haidar, hingga sembuh. Karena penyembuhannya membutuhkan proses sekitar empat bulan. “Proses yang harus dilalui fase pertama kemarin sudah dilakukan operasi, tapi memang untuk Anus buatan ini butuh waktu dan dalam waktu 4-5 bulan kedepan akan dilakukan operasi lagi,” ujar Muhdlor.

Muhdlor menegaskan Pemkab Sidoarjo akan membantu biaya operasional orangtua selama menjalani perawatan di rumah sakit. “Setelah proses medis selesai, maka faktor lain yang harus diperhatikan termasuk salah satunya adalah biaya operasional. Misalnya, biaya operasional saat menunggu di rumah sakit, ini yang membutuhkan uluran kita semua,” paparnya. (no)

Inovatif, Babinsa di Banyuwangi Gandeng Nelayan Buka Wisata Pondok Apung di Selat Bali

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Sosok Bintara pembina desa (Babinsa) di Desa Blimbingsari, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi, terbilang kreatif. Dia adalah Serda Hudori dari Koramil Rogojampi. Prajurit TNI ini mengajak para nelayan di pesisir setempat membuka wisata pondok apung di tengah laut.

Wisata baru ini menjadi spot menarik di sisi barat Selat Bali. Idenya sederhana. Warga yang mayoritas nelayan diajak membangun pondok, berbahan bambu. Lalu, ditarik ke tengah laut. Bentuknya memikat. Tempat ini akan dijadikan wisata memancing. “ Jika cuaca tidak bagus dan penghasilan menurun, pondok apung ini bisa dijadikan penghasilan tambahan untuk nelayan,” kata Serda Hudori, Senin (14/2/2022).

Pondok apung tersebut dibuat bersama Kklompok nelayan, termasuk Bhabinpotmar dan Bhabinkamtibmas Desa Blimbingsari. Harapannya, pondok apung ini akan mempercantik wisata Desa Blimbingsari. Kawasan ini dikenal dengan wisata kuliner ikan bakar. “ Tentunya, pondok apung menambah daya tarik wisatawan, terutama para pemancing,” tegas Serda Hudori.

Pembukaan wisata pondok apung menjadi penyemangat nelayan. Tak hanya menambah penghasilan, harapannya bisa membangkitkan kecintaan bahari dan menjaga ekosistem laut. (udi)

Ajak Puluhan Sopir Truk, Penambang Galian C Datangi DPRD Banyuwangi

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Komunitas penambang galian C dan sopir truk mendatangi DPRD Banyuwangi, Senin (14/2/2022) siang. Mereka memprotes banyaknya galian C yang ditutup. Dampaknya, para sopir menganggur, tak bisa kerja. Jika nekad menambang, penambang harus berurusan dengan aparat penegak hukum.

Dengan membawa puluhan armada truk, para sopir dan penambang tiba di gedung DPRD Banyuwangi, pukul 10.00 WIB. Seluruh armada truk diparkir di jalan raya samping gedung Dewan. “ Kami ingin meminta kebijakan DPRD. Gara-gara tambang buka tutup, banyak yang tidak bisa kerja,” kata Jose Rudy, salah satu penambang galian C.

Buka tutup galian C ini sudah terjadi sebulan terakhir. Penyebabnya, banyak galian C yang belum berizin. “ Kami bukan tak mau urus izin. Sekarang mengurus izin harus ke Jakarta, meski sistem online. Harapannya, DPRD mencarikan solusi keluhan penambang dan para sopir,” tegasnya.

Parahnya lagi, akibat buka tutup galian C, banyak pasir luar daerah masuk Banyuwangi. Padahal, sama-sama juga tak berizin. “ Hanya Banyuwangi yang ada buka tutup galian C. Ini yang dikeluhkan,” tegasnya.

Ketua DPRD Banyuwangi Made Cahyana Negara memastikan akan memperjuangkan aspirasi penambang  dan para sopir. “ Kami akan segera koordinasi dengan jajaran Muspida. Ini harus segera dicarikan solusi,” kata politisi PDIP ini.

Menurutnya, perizinan galian C ditarik ke pusat sejak tahun 2020. Pihaknya akan ke pusat untuk meminta diskresi agar izin galian C bisa dikembalikan ke daerah. Sehingga, penambang dan para sopir bisa kembali tenang bekerja. Tak berbenturan dengan aparat penegak hukum. Apalagi, Banyuwangi membutuhkan material proyek yang tidak sedikit untuk infrastruktur. “ Daripada mendatangkan dari luar daerah, Banyuwangi harus dimaksimalkan,” tegasnya. (udi)

Hari Valentine, Hotel dan Minimarket Dipantau

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) menerbitkan Surat Edaran (SE) No 300/867/436.7.1.18/2022 mengenai Pengawasan Perayaan Hari Valentine. SE tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto, Jumat (11/2) lalu.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya, Eddy Christijanto mengatakan dalam rangka memelihara keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat Kota Surabaya pada peringatan hari valentine tanggal 14 Februari 2022, diminta kepada Camat se-Kota Suabaya untuk melakukan pengawasan di wilayahnya masing-masing.

“Poin pertama pada SE tersebut berbunyi, Camat diminta untuk melakukan pengawasan terhadap Hotel atau penginapan yang diduga bisa menjadi tempat prostitusi,” kata Eddy, Minggu (13/2). Pada poin kedua, Camat diminta untuk melakukan pengawasan terhadap minimarket atau sejenisnya yang menjual peralatan valentine (coklat yang dicampur alat peraga kontrasepsi.

“Selanjutnya, poin ketiga, Camat diminta untuk melakukan razia penjualan bunga valentine atau prasarana lainnya di jalan raya, Traffic Light (TL) dan pedestrian yang mengganggu lalu lintas dan kenyamanan pengguna jalan,” jelas dia.

Sementara itu, Camat Kenjeran Kota Surabaya, Nono Indriyatno mengaku telah menindaklanjuti SE tersebut, dengan melakukan pengawasan di kawasan Suramadu, yakni di bawah Jembatan Suramadu yang biasa dijadikan tempat berkumpul oleh para pemuda-pemudi.

“Tetap kami awasi di kawasan Suramadu, disini juga tidak terlalu ramai dengan keberadaan kafe, tetapi kita tetap memperkuat pengawasan,” ungkap Nono sapaan lekatnya. Ia menerangkan, pengetatan pengawasan ini, biasa dilakukan pada akhir pekan. Terutama saat pandemi Covid-19, yakni melakukan sosialisasi secara persuasif terkait penerapan prokes.

“Pengawasan ini rutin kami lakukan setiap mendekati valentine, yakni pada malam hari. Saat pandemi Covid-19, kami juga semakin rutin melakukan pengawasan penerapan prokes, dan melakukan swab hunter,” ungkap dia.

Selanjutnya, terkait pemantauan khusus yang dilakukan di Kecamatan Kenjeran, ia menjelaskan, juga melakukan razia di sekitar pantai dan di bawah Jembatan Suramadu.  “Kami tetap melakukan pengawasan sesuai dengan poin-poin yang tertera pada SE tersebut,” jelas dia.

Sedangkan untuk personel yang diterjunkan, terdapat 20 personel yang terdiri dari Satpol PP, Linmas, hingga pihak kelurahan yang bertugas untuk melakukan pemantauan. “Kami juga menggelar piket bagi para lurah secara bergantian untuk mengawasi kegiatan masyarakat Kecamatan Kenjeran,” pungkasnya. (ko)

Isolasi Terpusat Jadi Upaya Pemkot Surabaya Cegah Kluster Keluarga

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya selalu berupaya mengambil langkah cepat dalam menangani penyebaran virus Covid-19. Salah satu langkah yang diambil adalah dengan menyiapkan tempat isolasi terpusat/isoter di Hotel Asrama Haji/HAH Kota Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengaku, bahwa pihakanya selalu melakukan pendekatan secara persuasif kepada warga yang terpapar Covid-19, untuk dilakukan evakuasi di tempat isoter. Hal ini bertujuan, untuk mencegah kluster keluarga dan dapat melakukan pemantauan secara intensif.

“Kita menggunakan cara persuasif untuk memberikan edukasi kepada warga yang terpapar Covid-19, khususnya yang bergejala ringan untuk dirawat di isoter,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, Minggu (13/2). Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan/Dinkes Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengaku, pada beberapa kasus khusus, terdapat masyarakat yang tidak berkenan untuk dievakuasi ke isoter yang telah disediakan Pemkot Surabaya.

“Karena ada yang tinggal sendiri di rumah dan rumah itu sudah memenuhi kriteria sebagai tempat isoter,” kata Nanik sapaan lekatnya. Karena itu, Nanik, menerangkan, sesuai dengan arahan dari Wali Kota Eri Cahyadi terkait pendekatan persuasif kepada warga yang terpapar Covid-19.

Ia bersama jajarannya langsung memberikan edukasi dan pengarahan kepada warga yang terkonfirmasi positif. “Masyarakat yang terkonfirmasi positif dengan kondisi asimtomatik dan ringan, bisa melakukan isolasi ke isoter. Agar kami bisa memberikan pemantauan intensif kepada pasien, selama dalam perawatan sampai dengan sembuh,” terang dia.

Ia menjelaskan, berdasarkan data terbaru pasien Covid-19 yang dirawat di HAH sampai dengan Minggu (13/2) pukul 07.00 WIB, terdapat 344 pasien. Sedangkan tingkat kesembuhan harian, dari total pasien yang dirawat sebesar 40-50 persen.

“Untuk meningkatkan imunitas, kami mengadakan kegiatan senam bersama, olah nafas, konsultasi psikologis, dan pemberian dukungan pengobatan dan vitamin sesuai keluhan, serta makanan sesuai asupan gizi yang dibutuhkan. Juga di dalam kamar difasilitasi TV, WiFi,” jelas dia.

Tak hanya itu, untuk tenaga medis yang berjaga di HAH, juga ditambah konsulen dari seluruh spesialistik dengan tiga shift kerja setiap harinya. “Jumlah dokter yang standby (disiapkan) di HAH adalah sebanyak tujuh dokter (dokter umum dan spesialis). Sebagai tindak lanjut, swab di HAH juga dilakukan setiap hari,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, berdasarkan data laman web lawancovid-19.surabaya.go.id kasus positif per Sabtu (12/2), total kasus pasien aktif sebanyak 3.077 jiwa dengan penambahan kasus aktif sebanyak 1.687 jiwa. Serta total kasus sembuh sebanyak 1.177 jiwa. (ko)

Kalapas Narkotika Nusakambangan Minta Jajaran Bekerja Produktif dan Jaga Integritas

0

Nusakambangan, (pawartajatim.com) – Persiapan dalam rangka pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Lapas Narkotika Kelas IIA Nusakambangan menggelar rapat dinas penguatan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) Pemasyarakatan, yang bertempat di Aula Lapas Narkotika, pada Sabtu (12/2).

Kalapas Narkotika Nusakambangan, Raden Mas Kristyo Nugroho, memimpin langsung rapat tersebut, yang dihadiri oleh pejabat struktural dan seluruh pegawai Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIA Nusakambangan.

Dalam rapat tersebut, Kalapas Kristyo menyampaikan bahwa akan segera membentuk Tim Zona Integritas dan Kelompok Kerja. “Dalam kita berproses membangun Zona Integritas harus ada perubahan cara berpikir dan budaya kerja dari masing-masing pegawai dalam melaksanakan tugasnya, sebagai wujud implementasi 6 area perubahan,” kata Kalapas Kristyo.

Kalapas Kristyo, berpesan agar senantiasa pedomani tupoksi dengan baik, agar dapat bekerja secara profesional dan proporsional. “Tumbuhkan kembali dalam diri kita semangat prinsip dasar pemasyarakatan (Back to Basics). Back to Basics merupakan salah satu strategi dalam meningkatkan pelayanan Pemasyarakatan,” pesan Kristyo.

“Jangan sampai permasalahan-permasalahan yang sering terjadi di UPT Pemasyarakatan terjadi di unit kerja kita. Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) harus bisa diwujudkan di Lapas Narkotika Nusakambangan,” tambahnya.

Kristyo mengingatkan dan mengajak kepada seluruh pegawai untuk selalu menjaga kesehatan diri, bekerja secara produktif dan menjaga selalu integritas. “Jadikan instansi tempat kita bekerja ini, sebagai ladang ibadah untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya,” ujar Kristyo.

Ia berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan semangat seluruh pegawai dalam pelaksanaan tugas pokok dan fungsi agar dapat membawa perubahan kearah yang lebih baik, demi menjaga marwah Pemasyarakatan serta mewujudkan nilai-nilai keagungan Kementerian Hukum dan HAM RI.

“Berat sebuah beban, dipengaruhi gaya. Jika gaya hidup kita tinggi, pasti akan banyak menanggung beban. Maka dari itu jangan banyak gaya, tetapi perbanyaklah usaha dan do’a,” pesan moral Kalapas. (bw)

Aman Berinvestasi, Kemendag Perketat Pengawasan Aset Kripto

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Kementerian Perdagangan mempeketat pengawasan perdagangan aset kripto. Hal ini dilakukan guna memberikan kepastian hukum agar masyarakat yang akan berinvestasi mendapatkan informasi yang jelas dan legal terhadap setiap aset kripto yang diperdagangkan.

Plt Kepala Bappebti, Indrasari Wisnu Wardhana, menyatakan, bahwa setiap produk aset kripto harus didaftarkan ke Bappebti. Setiap jenis aset kripto yang tidak sesuaidengan peraturan Bappebti tidak dapat diperdagangkan di Indonesia.

Aset Kripto baru yang akan diperdagangkan terlebih dahulu harus didaftarkan kepada Bappebti melalui Calon Pedagang Fisik Aset Kripto yang sudah terdaftar untuk dilakukan penilaian berdasarkan peraturan yang telah ditetapkan.

‘’Penetapan aset kripto dilakukan melalui metode penilaian Analytical Hierarchy Process (AHP) yang memiliki beberapa kriteria penilaian,” tegas Wisnu. Bappebti telah mengeluarkan Peraturan Bappebti Nomor 8 Tahun 2021. Dalamregulasi itu disebutkan syarat  Aset Kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto.

Aset kripto yang dapat diperdagangkan di dalam negeri mengacu pada Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang dapat Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto.

Saat ini, kata Wisnu, Bappebti telah menetapkan 229 jenis aset kripto yang dapat diperdagangkan di pasar fisik aset kripto. Sehingga pedagang aset kripto hanya dapat memperdagangkan jenis aset kripto yang sudah ditetapkan oleh Kepala Bappebti.

Untuk itu, aset kripto yang belum terdaftar di Bappebti, maka tidak dapat diperdagangkan di Indonesia. “Diharapkan masyarakat dapat berinvestasi pada koin atau jenis Aset Kripto yang telah ditetapkan pada Peraturan Bappebti tersebut,” ujar Wisnu.

Terkait dengan aset kripto Indonesia buatan anak bangsa,pada prinsipnya Wisnu melihat sebagai  hal positif. Sepanjang sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku, aset kripto buatan dalam negeri dapat diperdagangkan.

Bappebti melihat masa depan aset kripto buatan Indonesia cukup cerah. Potensi dan inovasi yang dimiliki anak bangsa serta potensi pasar di Indonesia sangat besar dan terus bertumbuh.

Dalam beberapa tahun ini, beberapa Aset Kripto buatan anak bangsa sudah dipasarkan di beberapa pasar global, dan ada yang sudah terdaftar dalam Peraturan Bappebti Nomor 7 tahun 2020.

Wisnu menghimbau masyarakat memahami terlebih dahulu mekanisme dan risiko sebelum memutuskan berinvestasi aset kripto. “Masyarakat juga harus memastikan jenis aset kripto yang secara legal telah ditetapkan oleh Bappebti dan dipastikan diperdagangkan pada calon pedagang fisik aset kripto yang telah memiliki tanda daftar dari Bappebti,” pungkas Wisnu. (bw)

Peringati HPN, Percasi dan Judes Gelar Turnamen Catur

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memeriahkan Hari Pers  Nasional/HPN 2022, Pokja Jurnalis Dewan Surabaya/Judes dan Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim menggandeng Persatuan Olahraga Catur Seluruh Indonesia/Percasi Kota Surabaya menggelar Turnamen Catur Piala DPRD Kota Surabaya.

Turnamen berhadiah jutaan rupiah ini dilaksanakan di lobi Gedung DPRD, Sabtu (12/2). Turnamen cepat (15 menit) dengan tujuh babak ini diikuti kurang lebih 80 peserta dari internal DPRD Surabaya. Menariknya, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sukadar yang dikenal dekat dengan kalangan pers, ikut berkompetisi pada turnamen ini.

Ketua DPRD Kota Surabaya, Adi Sutarwijono, mengapresiasi kolaborasi Pokja Judes – Percasi Surabaya menggelar turnamen catur ini. Kalau bisa kegiatan ini digelar rutin setiap tahun dengan hadiah lebih besar.

“Saya ucapkan banyak terima kasih kepada kawan media. Ini momentum yang sangat berharga bagi DPRD Surabaya karena tanpa kehadiran  media bagaikan sayur tanpa garam,  hambar,” ujar dia. Awi, panggilan Adi Sutarwijono, menuturkan, fungsi pers terhadap kinerja dewan adalah sebagai pelengkap dan penguat.

Karena selantang-lantangnya anggota dewan berteriak tidak ada artinya tanpa kehadiran media. “Ini inisiasi Pak Buleks lomba catur digelar di gedung dewan. Tapi, ya ada mirip-miriplah karena ini tempat percaturan politik,” ungkpa dia.

Ketua Percasi Kota Surabaya, Budi Leksono, mengatakan, selain untuk mengenalkan olahraga catur, turnamen ini juga sebagai bentuk silaturahmi penghuni Gedung Yos Sudarso. “Sebelum ini saya berdiskusi dengan teman-teman media, bagaimana tali silaturahmi  tetap terjaga. Akhirnya, muncullah ide menggelar turnamen catur ini,” ujarnya.

Sebelumnya, awal Januari lalu, penghuni Gedung Yos Sudarso juga mengadakan lomba mancing di kawasan Kalanganyar, Sedati. “Kegiatan bersama ini cukup positif dan sangat luar biasa. Protokol kesehatan tetap kita tegakkan,” ungkap dia yang juga Sekretaris Komisi A DPRD Surabaya ini.

Buleks, panggilan Budi Leksono menegaskan, jika semua penghuni Gedung DPRD Kota Surabaya ini akur, tentu mereka akan kompak saling menjaga. “Makanya, bermain catur itu asyik. Meski berada satu meja dan saling adu strategi, tapi tetap bisa ngobrol atau curhat. Hal ini akan meningkatkan tali silaturahmi,” tandas dia.

Kaitan dengan  peringatan HPN 2022 ini, Buleks berharap anggota Pokja Judes yang sehari-hari meliput kegiatan di DPRD Kota Surabaya selalu bisa men yajikan berita-berita yang bisa dinikmati masyarakat.

Pada kesempatan itu,  Buleks juga curhat soal kesulitan Percasi Surabaya yang kesulitan mencari bibit-bibit  pecatur perempuan. Karena itu, Percasi Surabaya terus berupaya mengenalkan catur di kampung-kampung, warung kopi, kafe dan resto maupun hotel.

Siapa tahu nantinya ditemukan  atlet berbakat yang bisa dibina untuk membela Percasi Surabaya. Terus terang, Percasi Surabaya kesulitan atlet perempuan. Saya minta tolong kalau punya famili atau tetangga yang punya pecatur perempuan ber bakat, silakan dititipkan ke Percasi.

‘’Tidak usah bayar dan akan kita didik untuk menjadi atlet berprestasi. Sebab anak-anak makin cerdas jika otaknya diasah,” imbuh dia. Namun, menurut Buleks, butuh dukungan dari orang tua. Terutama, bersedia mengantar anaknya saat latihan.

Sementara, anggota Komisi C DPRD Kota Surabaya, Sukadar, berharap kegiatan ini digelar rutin setiap tahun. Tidak hanya pada peringatan HPN saja, tapi jika ada waktu luang. “Sebab kegiatan yang positif ini akan lebih mendekatkan insan pers , ASN dan anggota legislatif,” ungkapnya.

Ketua Pokja Judes, Maulana, menambahkan,  kegiatan ini untuk mempererat tali silaturahmi. ” Meski pandemi harus ada kegiatan. Dan catur cepat  ini juga untuk meningkatkan imun. Karena semua bahagia, ” kata dia.

Maulana yang juga Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim ini  berharap, ke depan penghuni Gedung Yos Sudarso tetap kompak dan menjalin kebersamaan  selalu peduli  satu sama lain. “Catur itu  olahraga yang banyak strategi dan tak ada adu fisik.  Memang, fisik kelihatan diam, tapi otak terus bekerja menyusun strategi untuk mematikan lawan, ” pungkas dia. (ko)

Solusi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Petani Banyuwangi Diajak Ikut Program Makmur

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Kelangkaan pupuk subsidi yang kerap dikeluhkan petani ternyata ada solusinya. Program Makmur, salah satu inovasi yang digagas PT Pupuk Indonesia. Program ini dinilai mampu menjawab keresahan petani dalam meningkatkan hasil produksi, termasuk kelangkaan pupuk bersubsidi.

Dalam Program Makmur, petani diajak menggunakan pupuk non subsidi. Namun, menggunakan komposisi yang berimbang. Yaitu, 2 kuintal pupuk urea, 3 kuintal pupuk NPK dan 5 kuintal pupuk organik. Perpaduan ini terbukti mampu meningkatkan hasil panen  hingga 3 ton per hektar. “Program Makmur adalah sebuah jawaban untuk mengatasi kelangkaan pupuk yang setiap tahun terjadi,” kata Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, Jumat (11/2/2022).

Awalnya, Program Makmur PT Pupuk Indonesia bernama Agro Solution. Peluncurannya dilakukan di Banyuwangi. Sebagai wakil rakyat, sekaligus petani, pihaknya memberikan dukungan penuh program ini. Sebab, menjadi solusi mengatasi terbatasnya pupuk bersubsidi.

Pihaknya  optimis, jika Program Makmur PT Pupuk Indonesia mendapat dukungan penuh pemerintah pusat dan daerah, akan menjadi solusi untuk kesejahteraan petani.“Jika Pemerintah Pusat mengeluarkan surat keputusan, lalu Gubernur dan Bupati se-Indonesia memberikan dukungan, saya yakin, Program Makmur bukan hanya mensejahterakan petani. Tapi menjadi solusi tepat masalah kelangkaan pupuk subsidi yang terus dialami petani,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi ini.

Sepintas, Program Makmur terlihat kurang memikat petani. Sebab, dengan menggunakan pupuk non subsidi, biayanya akan tinggi. Namun, Program Makmur merupakan ekosistem yang menghubungkan petani dengan berbagai kegiatan menguntungkan. Misalnya, lembaga keuangan,

teknologi pertanian, agro input, pembeli, dan pemerintah daerah. “ Dalam program ini ada Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikoordinasikan oleh PT Pupuk Indonesia. Petani bisa mendapatkan kredit hingga Rp 12 juta per hektar,” katanya.

Ada juga asuransi pertanian. Sehingga aman. Lalu, ada pembeli dengan harga terjamin. Pihaknya meyakini Program Makmur bisa terwujud jika seluruh elemen bergerak. Mulai pemerintah hingga kalangan petani. “ Ini program yang luar biasa, menjawab solusi kelangkaan pupuk bersubsidi dan terwujudnya kesejahteraan petani,” tegasnya. (udi)

SIG Dukung Upaya Bebas Karbon

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah penghasil semen ini berupaya mewujudkan program bebas karbon. PT Semen Indonesia Tbk (SIG) mendukung upaya  Kementerian BUMN mewujudkan komitmen mencapai net zero carbon emission pada 2060. Komitmen SIG ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) Kerja Sama Kajian Implementasi Dekarbonisasi dalam Rangka Mendukung Program Netral Karbon 2060 dengan PT Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Penandatangan MoU dilakukan Direktur Utama SIG Donny Arsal dengan Direktur Utama BKI Rudiyanto yang disaksikan oleh Wakil Menteri BUMN I Pahala Nugraha Mansury di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (2/2).

Selain SIG, penandatanganan MoU juga dilakukan oleh BKI dengan sejumlah BUMN lain, diantaranya Pertamina, PLN, Perum Perhutani, Pupuk Indonesia, MIND ID, PTPN, dan EMI. Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, mengatakan, dalam operasionalnya, SIG telah melakukan inisiatif penurunan emisi karbon.

Pada 2021, SIG telah melakukan beberapa program kerja utama yang merupakan bagian dari SIG Sustainability Initiatives untuk mendukung upaya penurunan emisi karbon. Program-program kerja utama  2021 tersebut diantaranya adalah penurunan clinker factor, peningkatan pemakaian alternative fuel dan efisiensi energy (listrik dan thermal).

Vita menjelaskan, upaya lain yang dilakukan SIG dalam mendukung penurunan emisi karbon adalah implementasi renewable energy berupa solar panel. SIG telah menyelesaikan pilot project solar panel 10 Kw yang terpasang di beberapa plant yaitu Ghopo-Tuban, Semen Padang dan Semen Tonasa.

Plant ini telah beroperasi dengan baik dan menghasilkan energi listrik yang dimanfaatkan pada peralatan pabrik. Perseroan juga melakukan mengendalikan emisi yang dihasilkan pada proses produksi melalui pemanfaatan teknologi sistem electrostatic precipirator, conditioning tower, dan bag filter di pabrik untuk mengelola emisi debu.

SIG juga memanfaatkan panas gas buang dari proses pembakaran sebagai pembangkit listrik dengan teknologi Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) di Pabrik Tuban dan Indarung.

“SIG juga memanfaatkan sampah kota yang sebelumnya telah diolah menjadi Refused Derived Fuel (RDF) sebagai energi alternatif pengganti batu bara di Pabrik Narogong dan Cilacap. Pemanfaatan sampah menjadi bahan bakar alternatif ini merupakan solusi untuk pengelolaan lingkungan masyarakat yang lebih baik”, ujar Vita Mahreyni. (dra)