Potensi Pendapatan Lelang Parkir Tepi Jalan Rp 32 Miliar

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lelang parkir tembus Rp 32 miliar, sebagai masukan untuk kas daerah. Namun, sampai sekarang proses tender kerjasama pengelolaan parkir tepi jalan yang dilaksanakan Pemkab Sidoarjo terlalu lamban. Sehingga menimbulkan kerugian bagi masyarakat dan juga perusahaan mitra.

“Nggak tahu kenapa begitu. Kendalanya ada dimana juga tak jelas. Wong sampai sekarang ini proyek ini belum running. Bahkan, pihak Pemkab juga belum melaporkan hasil lelang tender ke kami,” kata Ketua Komisi B DPRD Sidoarjo, Bambang Pujianto, Rabu (2/2).

Ia mengatakan, sesuai aturan, mestinya hasil lelang tender harus dimintakan persetujuan DPRD dulu. Selanjutnya, bisa dilakukan penandatanganan surat perjanjian kerjasama sebagai dasar hukum bagi mitra pemenang tender untuk menjalankan pekerjaannya.

“Khan bisa sehari setelah pelaksanaan lelang terbuka itu, Pemkab Sidoarjo langsung mengajukan surat permohonan persetujuan DPRD. Ini malah belum ada apa-apa. Kesannya koq tenang-tenang saja,” imbuh legislator asal Partai Gerindra itu.

Komisi yang membidangi masalah keuangan dan perekonomian tersebut berencana memanggil Dinas Perhubungan dan Tim Koordinasi Kerja Sama Daerah (TKKSD) sebagai pelaksana lelang tender tersebut.

“Dalam waktu dekat akan kita agendakan untuk menggelar hearing (rapat dengar pendapat-red). Kita ingin  ada penjelasan yang rinci kenapa koq lambat banget seperti itu,” tukas politisi asal Kecamatan Candi itu.

Menurut dia, keterlambatan itu menimbulkan kerugian besar bagi warga Sidoarjo karena belum juga mendapatkan layanan parkir tepi jalan yang layak. Hal serupa juga dialami PT Indonesia Sarana Service (ISS) sebagai pemenang tender.

“Coba hitung saja, berapa kerugiannya kalau terus molor seperti ini. Mereka jadi kehilangan potensi pendapatan hariannya. Kalau dihitung per hari ini saja, sudah 33 hari yang hilang, padahal sampai sekarang belum jelas kapan mereka bisa mulai kerja,” pungkas Bambang.

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo, Benny Airlangga, yang dihubungi melalui telepon selulernya mengatakan masalah tahapan pasca lelang tender itu sepenuhnya berada di tangan TKKSD.

Dijelaskannya, saat ini pihak Pemkab baru pada tahap penyusunan rancangan Memory of Understanding (MoU) atau materi kesepahaman. “Draft MoU itu juga sudah kami kirimkan ke PT ISS untuk dipelajari bersama legal officernya. Jadi nanti pembicaraan soal itu antara tim ahli kami dengan PT ISS bisa berjalan lancar,” kata Benny.

Karena itu, mantan Asisten II Sekda Pemkab Sidoarjo tersebut belum bisa memastikan tanggal pengiriman surat permohonan persetujuan ke DPRD. “Ya tunggu MoU itu dulu. Setelah ditandatangani bersama, baru kami akan datang ke DPRD. Tapi untuk lebih jelasnya, silahkan hubungi langsung Pak Sekda saja sebagai ketua TKKSD,” terangnya. (no)

Penyebab Jalan Rusak, Truk Odol di Banyuwangi Mulai Ditertibkan

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Penertiban truk over dimensi over load (Odol) di Kabupaten Banyuwangi, mulai dilakukan, Senin (7/2/2022) siang. Salah satunya, dengan memotong ukuran bak truk. Aksi ini dilakukan di  halaman kantor uji kir Dinas Perhubungan Banyuwangi.

Yang menarik, keinginan pemotongan bak truk ini justru datang dari para sopir. Disaksikan Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Budi Setiyadi, sejumlah truk angkutan logistik dikembalikan ke dimensi aslinya. Dipotong dengan mesin las. “ Data dari Kementerian PU, akibat armada truk Odol ini, negara dirugikan hingga Rp 43 triliun per tahun karena jalan rusak. Ini yang mulai ditertibkan,” kata Budi Setiyadi.

Pihaknya mengapreasi para pengemudi truk Odol di Banyuwangi yang rela menormalisasi truknya. Pemerintah menargetkan tahun 2023, Indonesia bebas dari truk Odol. Sehingga, kerugian negara yang cukup besar bisa dipakai membangun jalan baru. Selain merugikan negara, akibat truk Odol banyak memicu kecelakaan. “Data dari Korlantas Polri, dalam satu ruas jalan tol terjadi 70 laka lantas truk Odol. Penyebabnya, kecepatan truk Odol terjadi gap dengan kendaraan kecil yang tertalu tinggi. Banyak yang ditabrak dari belakang,” jelas purnawirawan Jenderal Polisi itu.

Penertiban Odol juga akan didukung dengan disiplin penegakan hukum. Dalam UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, rencananya akan direvisi untuk mengatur Odol. “ Nanti, truk Odol tidak hanya sopirnya yang dipidana, tapi pemilik kendaraan dan pemilik barang yang diangkut. “ Jika kendaraan tak tansar atau modifikasi  tetap beroperasi, sanksinya pidana 1 tahun dan denda hingga Rp 25 juta,” tegasnya lagi. Pihaknya berharap, makin banyak pemilik kendaraan Odol yang sadar melakukan normalisasi.

Koordinator Asosiasi Sopir Logistik Indonesia (ASLI) Slamet Barkah mengatakan sedikitnya 217 truk Odol di Banyuwangi mulai melakukan normalisasi. Total, 800 truk armada di Banyuwangi yang masuk kategori Odol. “ Normalisasi tentunya dilakukan bertahap,” ujarnya. Khusus truk Odol nasional, pihaknya mencatat ada sekitar 6000 armada.

Pihaknya berharap, normalisasi diikuti win-win solution dari Pemerintah. Misalnya, ada penyesuaian tarif dan ongkos angkut. Sehingga, tidak merugikan para sopir. (udi)

Penutupan Jasa Rapid di Jalur Pelabuhan Ketapang Dikawal DPRD

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) –  Satgas Covid-19 Kabupaten Banyuwangi bertindak tegas terkait maraknya jasa rapid ilegal di jalur Pelabuhan Ketapang. Karena membandel, delapan pos layanan rapid ilegal ditutup paksa, Senin (7/2/2022) siang. Seluruhnya belum melengkapi syarat administrasi sesuai instruksi Satgas Covid Banyuwangi.

Aksi penertiban ini hasil kesepakatan antara Satgas Covid Banyuwangi dan DPRD setempat. Penertiban dikawal langsung jajaran Komisi I DPRD Banyuwangi. Dimulai dari jasa rapid di jalur selatan menuju pelabuhan hingga utara pelabuhan.

Sayangnya, beberapa pos jasa rapid  lebih tutup sebelum petugas gabungan datang. Petugas hanya mendapati ruangan kosong. Meski begitu, petugas Satpol PP tetap memasang baner penutupan.

Petugas juga menutup jasa rapid yang nekad beroperasi meski belum mengantongi izin rekomendasi. Ketika didatangi petugas, jasa rapid yang berinduk di Surabaya ini sedang ramai melayani pasien. Meski begitu, penutupan tetap dilakukan. Pasien yang antre diarahkan rapid ke pos yang berizin. “Kita sudah lakukan sosialisasi, tapi masih banyak yang membandel. Padahal belum mengantongi rekomendasi, akhirnya kami tertibkan,” kata Juru bicara Satgas Covid Banyuwangi, Amir Hidayat.

Data Satgas Covid Banyuwangi, awalnya ditemukan 45 jasa rapid di sekitar Pelabuhan Ketapang. Setelah disidak, hanya 3 yang berizin. Sisanya, diarahkan mengurus perizinan. Ternyata, tersisa 15 yang berlanjut operasi. Sisanya, memilih tutup. ” Dari jumlah ini, ada 7 yang sudah berizin, delapa  belum ada mengurus. Ada juga yang syaratnya belum lengkap,” tegas Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi ini.

Salah satu syarat yang paling banyak tak dipenuhi adalah kurang standarnya jumlah tenaga kesehatan. Idealnya dalam setiap shift harus ada 6 tenaga medis dan analisis. Faktanya, SDM yang dipekerjakan bisa sampai 24 jam. Lalu, belum ada kepastian pengolahan limbah medis. Jika ada kerjasama dengan pihak ketiga, jasa rapid harus menunjukkan bukti kerjasama.

Ketua Komisi I DPRD Banyuwangi Irianto berharap penutupan ditaati oleh operator jasa rapid. Artinya, tidak nekad beroperasi ketika izinnya belum lengkap. ” Kalau izinnya memang sudah lengkap, tentunya boleh buka lagi,” kata politisi PDIP itu. (udi)

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Surabaya Tingkatkan Swab Hunter

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya terus berupaya untuk menekan angka kasus penyebaran Covid-19. Oleh karena itu, pihaknya menggelar operasi protokol Kesehatan/prokes yang dilakukan di 31 kecamatan secara serentak, sebagai upaya untuk kembali mengingatkan masyarakat untuk tetap mematuhi penerapan prokes.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Daerah) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan bahwa operasi prokes telah digelar sejak awal bulan Januari 2022 dan akan terus digelar pada setiap Sabtu malam dan hari-hari lainnya, yang akan di komandoi oleh setiap kecamatan di Kota Pahlawan.

“Kami ingin mengingatkan masyarakat terutama yang melanggar prokes, agar tidak abai dan tetap disiplin. Sebab, pandemi Covid-19 ini masih belum berakhir,” kata Ridwan, Minggu (6/2). Ridwan menjelaskan, pada pelaksanaan operasi prokes akan menyasar kepada para pengguna kendaraan dan tempat-tempat keramaian.

Nantinya para Camat juga akan dibantu oleh personel gabungan yang akan memastikan kesehatan para pelanggar, dengan melakukan swab antigen. Apabila nanti terdapat pelanggar yang dinyatakan positif swab antigen, maka akan langsung dilakukan swab yang PCR.

‘’Diawal Januari 2022 kemarin belum ada laporan pelanggar yang kedapatan positif swab antigen, namun menjelang akhir-akhir ini di beberapa kecamatan terdapat laporan pelanggar yang positif,” terang dia.

Sebagai tindak lanjut, ia menjelaskan bahwa para pelanggar prokes yang kedapatan hasil swab PCR dinyatakan positif, maka secara otomatis akan langsung dibawa ke Hotel Asrama Haji/HAH. “Ketika ada peningkatan frekuensi kenaikan kasus Covid-19 ini, Pak Wali Kota (Eri Cahyadi) memerintahkan untuk meningkatkan swab hunter melalui operasi prokes,” jelas dia.

Selain digelar pada setiap Sabtu malam, Ridwan menambahkan bila kegiatan operasi prokes tersebut juga digelar setiap kecamatan setiap hari. Sasarannya adalah tempat keramaian seperti pasar dan beberapa jalan tertentu.

“Hampir di semua kecamatan itu mereka setiap hari melakukan operasi prokes. Tapi kalau yang Sabtu malam digelar malam hari, biasanya warkop (warung kopi) dan pengendara kendaraan yang abai,” imbuhnya.

Hasilnya, sejak awal Januari 2022 hingga saat ini, rata-rata terdapat 500 hingga 700 pelanggar prokes yang telah dilakukan swab antigen. Sedangkan untuk jumlah personel gabungan yang diterjunkan, sebanyak 30 personil ikut menjaga pelaksanaan operasi prokes yang terdiri dari Polisi, Satpol PP, Linmas, dan tenaga kesehatan di puskesmas.

“Targetnya adalah menegakkan prokes, kita tidak memberikan sanksi. Melainkan melakukan testing dengan menggelar swab hunter,” tegas dia. Sementara itu, Camat Sawahan, M. Yunus mengatakan bahwa pihaknya menggelar operasi prokes di kawasan Komplek Makam Kembang Kuning Kota Surabaya.

Hasilnya, dari 63 pelanggar yang terjaring, terdapat satu pelanggar yang dinyatakan positif usai dilakukan swab antigen. “Kami menyasar pengendara kendaraan bermotor. Satu pelanggar positif swab antigen itu ternyata berboncengan, maka kami langsung lakukan PCR untuk keduanya,” kata Yunus.

Yunus mengaku, untuk tahap selanjutnya pihaknya akan memberikan hasil swab PCR kepada puskesmas masing-masing untuk diteruskan kepada yang bersangkutan. Apabila hasil swab PCR dinyatakan positif Covid-19, maka akan dijemput oleh petugas puskesmas untuk langsung dibawa ke HAH.

“Semua pelanggar yang terjaring semalam sangat kooperatif. Jadi saya meminta tolong kepada seluruh warga Kecamatan Sawahan dan kecamatan yang lainnya untuk tetap mematuhi protokol kesehatan,” pintanya.

Pada kegiatan operasi prokes yang lainnya, Yunus menambahkan bahwa pihaknya terus menggelar kegiatan tersebut setiap hari dengan menyasar tempat-tempat keramaian. Bahkan, ia langsung berkoordinasi dengan puskesmas setempat, jika terdapat warga yang melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

“Kami langsung meminta untuk melakukan swab PCR kepada orang yang telah melakukan kontak erat dengan warga yang terpapar Covid-19. Tetapi kami juga melakukan pendekatan persuasif agar kontak erat tersebut tidak tersinggung dengan maksud dan tujuan kami,” pungkasnya. (ko)

Lapas Sidoarjo Gelar Vaksinasi Booster Perkuat Imun Pegawai

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Petugas Lapas Kelas IIA Sidoarjo menerima vaksin untuk yang ketiga kalinya, yaitu vaksin booster. Kegiatan vaksin booster ini merupakan tindak lanjut dari deteksi dini dalam upaya pencegahan penyebaran varian virus corona omicron di Lapas Sidoarjo sekaligus upaya lanjutan dari vaksinasi pertama dan kedua

Sebanyak 25 orang pegawai pada hari ini, Sabtu, (5/2) melaksanakan giat vaksinasi di Poliklinik Lapas Sidoarjo yang sebelumnya telah mendaftar dengan syarat telah melaksanakan vaksin kedua minimal 6 bulan sebelumnya. Vaksinasi ini ditangani langsung oleh nakes internal Lapas Sidoarjo.

Kegiatan vaksin booster ini juga merupakan salah satu upaya mencegah penyebaran virus corona dengan cara meningkatkan imun serta kekebalan tubuh. Kalapas Sidoarjo, Teguh Pamuji yang juga mengikuti vaksinasi ini juga berpesan kepada seluruh pegawai agar selalu menerapkan prokes.

“Kepada seluruh keluarga besar Lapas Sidoarjo harus selalu menerapkan prokes dan menjaga imun, serta menjalani vaksin sehingga diharapkan semua pegawai saat bekerja bisa memberikan pelayanan yang prima pada masyarakat,” pesan Kalapas Teguh Pamuji.

Selain itu, vaksin juga merupakan bentuk usaha Lapas Sidoarjo dalam menyukseskan program pemerintah, mempererat sinergi antar instansi dalam memerangi penyebaran virus Covid-19. “Tentunya juga untuk antisipasi penyebaran virus di dalam Lapas karena sangat rentan dengan jumlah penghuni yang mencapai lebih dari 1000 orang,” pungkas Teguh. (bw)

Pemkot Surabaya Siagakan RSLT untuk Tampung Pasien Covid-19

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya menggelar kerja bakti di Hotel Asrama Haji/HAH dan rumah sakit darurat, yakni Rumah Sakit Lapangan Tembak (RSLT). Kegiatan ini dilakukan oleh Pemkot Surabaya, karena ingin menyiapkan tempat khusus sebagai isolasi terpusat bagi pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, serta sebagai antisipasi kenaikan kasus Covid-19 di Kota Surabaya.

Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana (Daerah) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun mengatakan bahwa hal ini dilakukan sesuai dengan arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi yang meminta untuk menyiagakan tempat isolasi terpusat.

Sebab, dengan adanya tempat isolasi terpusat akan lebih mempermudah untuk melakukan pemantauan dan penanganan kesehatan pada pasien. “HAH hari ini telah selesai proses renovasi dan perbaikannya, terutama di Gedung Shofa. Sebab, di Gedung Zam-Zam telah terisi pasien,” kata Ridwan, di Surabaya Minggu (6/2).

Untuk pasien yang terdapat di Gedung Zam-Zam HAH, hingga saat ini telah terisi dengan sebanyak 185 pasien positif Covid-19 yang sedang melakukan isolasi. Sedangkan untuk Gedung Shofa HAH, gedung ini tengah dipersiapkan dan siap di huni pada Senin (7/2).

“185 pasien ini juga naik turun, karena banyak yang sudah sembuh tetapi juga ada yang masuk untuk melakukan isolasi. Kemudian kami menyiapkan Gedung Shofa yang siap digunakan pada hari Senin,” terang dia.

Ridwan mengaku, untuk renovasi dan perbaikan di Gedung Zam-Zam telah selesai terlebih dahulu, karena diperuntukkan sebagai tempat utama isolasi pasien Covid-19. “Jadi semua melakukan pembersihan di setiap lantai, seperti membersihkan wastafel, kloset, jendela, plafon yang rusak, hingga memperbaiki lift,” ungkapnya.

Selanjutnya, untuk proses kerja bakti di RSLT, Mantan Camat Tambaksari menjelaskan bahwa RSLT tengah disiapkan untuk menampung pasien Covid-19 yang rencananya akan kembali dibuka pada Senin (7/2).

“Sedangkan untuk peralatan di RSLT masih sama seperti semula dan tinggal menata kembali. Jadi semuanya masih ada disana, seperti kipas angin, tempat tidur, tabung dan oksigen,” ujar dia. Ridwan menambahkan, pada pelaksanaan kerja bakti, sebanyak 300 personel gabungan dari beberapa  Organisasi Pemerintah Daerah/OPD telah diterjunkan untuk membantu menyiapkan tempat isolasi terpusat, yakni ikut melakukan perbaikan fasilitas di HAH dan RSLT.

“Untuk kerja bakti kami juga dibantu oleh Linmas, Satpol PP, Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertahanan (DPRKPP), serta Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) telah ikut menyiapkan HAH dan RSLT sebagai tempat isolasi terpusat bagi pasien Covid-19,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, bahwa RSLT ini pernah digunakan Pemkot Surabaya sebagai tempat perawatan pasien Covid-19 pada 12 Juli 2021 – 10 Agustus 2021, khususnya saat varian Delta merebak di Kota Surabaya.

RSLT juga mampu menampung 1.000 bed dengan jumlah total ruangan yang terdiri dari A, B, C D dan E. Pelayanan di RSLT juga hampir sama dengan Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) di rumah sakit lain karena telah dilengkapi dengan ruangan IGD, rawat inap, radiologi, farmasi hingga laboratorium. (ko)

Wagub Emil Optimis Ekonomi Kreatif Jatim Bangkit

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Ekonomi kreatif dapat menjadi tonggak penyokong ekonomi Jatim. Pasalnya, di Indonesia sendiri termasuk Jatim di dalamnya, sektor ekonomi kreatif menyumbang 20 juta lapangan kerja utamanya di masa pandemi.

“Kita tentunya melihat bahwa Jawa Timur harus serius menggarap ekonomi kreatif, karena nilai tambah terbesar yang bisa menyediakan lapangan kerja adalah ekonomi kreatif,” kata Wakil Gubernur Jawa Timur/Jatim Emil Elestianto Dardak, dalam talkshow peringatan Hari Jadi Gerakan Ekonomi Nasional ke-3 di Gedung Kesenian Jakarta pada Sabtu, (5/2).

“Ada yang berkaitan dengan pariwisata, ada juga yang memang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang membutuhkan ekonomi kreatif, dari mulai makanan siap saji dan lainnya,” imbuhnya. Generasi muda, lanjut Emil, dapat menjadi lokomotif ekonomi kreatif di Bumi Majapahit.

Pasalnya, generasi muda kini banyak bersentuhan langsung dengan teknologi dan memahami seluk-beluk perkembangan industri kreatif. “Di Jatim, gerakan ini tidak hanya bertumpu pada pemerintah saja tetapi sebenarnya ada penggerak di tengah masyarakat yang benar-benar melakukan terobosan-terobosan, di antaranya pemuda,” ujar Mantan Bupati Trenggalek.

Menurut Emil, yang paling tampak kemajuan industri kreatif saat ini adalah perkembangan dalam digital art dan game. Ia mencontohkan, tren metaverse ataupun Non Fungible Tokens (NFT) yang kini sedang menjadi pembahasan.

Generasi muda Jatim pun minj sudah akrab dengan hal itu melalui permainan game. Baik dengan membuat avatar di dalam game, hingga penggunaan virtual reality (VR). Melihat kondisi tersebut, Wagub Emil menegaskan bahwa Pemprov Jatim memfasilitasi potensi anak muda dengan program 100 titik kreatif yang rencananya akan dirintis di Jatim.

“Fungsi pemerintah adalah memberi ruang, dikreasikan dengan program-program pemerintah yang ada, dalam waktu dekat ada program 100 titik kreatif yang mana beberapa titik kreatif ini akan dirintis di Jawa Timur,” paparnya.

Tak berhenti disitu, Emil juga menambahkan bahwa Pemprov Jatim terus menggenjot ekonomi kreatif dengan adanya Porekraf atau Portal Ekonomi Kreatif. Program ini bertitik tumpu pada penemuan produk kreatif, insan kreatif, dan peminat kreatif.

“Seperti Portal Ekonomi Kreatif atau Porekraf, sebuah inovasi guna memfasilitasi pelaku ekonomi kreatif di Jawa timur agar bisa memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan ekonomi serta penciptaan lapangan kerja di Jatim,” jelasnya.

Selain itu, terdapat juga Millennial Job Center yang memberi ruang serta peluang bagi para pemuda pekerja lepas atau freelancer. “Millennial job center ini benar-benar juga bisa sinergis, bergerak di bidang produksi dari bulan Maret 2021 lalu. Ada yang fotografi, produk grafik, desain multimedia. Ada juga content Creator dan banyak macam-macam lainnya,” tambahnya.

Emil berharap agar Gekraf dapat senantiasa menyokong berkembangnya ekonomi kreatif Jatim. Utamanya sebagai bentuk upaya menekan angka pengangguran dan pemulihan ekonomi. “Harapan kami tentunya Gekraf Jatim benar-benar inovatif dalam mendorong ekonomi kreatif dan pemulihan ekonomi,” tutupnya. (dra)

IM3 Ooredoo Hadirkan Collabonation Creative City di Kota Malang

0

Malang, (pawartajatim.com) – Setelah sukses di dua kota Makassar dan Medan, kini Collabonation Creative City hadir di Kota Malang, membawa semangat baru melalui rangkaian kegiatan seperti creative session yang dapat mendukung anak muda di Kota Malang untuk dapat melangkah lebih jauh lagi dalam berkarya. Sejak awal diperkenalkan 2019, IM3 Ooredoo menginisiasi Collabonation sebagai wadah kolaborasi bagi para musisi dan seniman untuk menghasikan berbagai hasil karya hingga kolaborasi multidisiplin.

Untuk memperkuat lagi energi tersebut, Collabonation Creative City lahir membuka kesempatan kolaborasi baru dengan cara membekali, memperkaya, serta memberdayakan para pegiat seni dan pekerja kreatif dalam menyalurkan bakat dan kreativitas mereka.

Head of Brand Management & Strategy Indosat Ooredoo Hutchison, Fahroni Arifin, SVP, menjelaskan, Malang menjadi kota tujuan kami selanjutnya untuk menghadirkan Collabonation Creative City.

‘’Karena menyadari besarnya potensi yang dimiliki anak muda dan Kota Malang, kami  tergerak untuk merespon dan menemukan solusi atas berbagai isu kreatif yang terjadi di Malang saat ini di mana banyak pelaku kreatif yang kehilangan panggung selama pandemic,” kata  Fahroni Arifin,

Di Malang, Collabonation Creative City hadir dengan tema yang berbeda dari kota sebelumnya. Melihat permasalahan yang dirasakan dari para pelaku industri kreatif di kota tersebut, dengan membawa semangat “Let’s Bring The Gigs Back to Malang”.

Collabonation Creative City Malang menyelenggarakan creative session & mentoring dengan tema “How a Gigs Can Unite People Together” dan “Visualize your Gigs in a Different Way” bersama para experts di industri kreatif & musik yaitu Kiki Ucup (Music Festival Creator), Anton Ismael (Visual Director), hingga Sal Priadi solois penyanyi asal Malang yang perjalanan karyanya dapat menginspirasi anak muda dan komunitas karena telah berhasil menembus musik nasional dan didengarkan secara luas.

Rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang juga semakin lengkap dengan dihadirkannya sebuah intimate gigs yang sejalan dengan semangat agar para anak muda dan Kota Malang dapat bangkit dan produktif kembali berkarya.

Turut mendukung kebijakan yang berlaku, seluruh proses Collabonation Creative City Malang juga menerapkan protokol kesehatan yang ketat (swab test & sterilisasi) serta mematuhi perizinan yang berlaku.

Kiki Ucup, Music Festival Creator dan juga mentor di Collabonation Creative City Malang menambahkan, “Banyak sekali bakat-bakat terpendam di kota Malang yang memiliki potensi untuk menjadi lebih besar, oleh karena itu semoga rangkaian kegiatan Collabonation Creative City Malang dapat membantu dan memperkaya ilmu mereka agar dapat diimplementasikan nantinya. (bw)

Lapas Surabaya Sosialisasikan Permenkumham Soal Remisi Koruptor pada Warga Binaan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Agar menjadi satu persepsi dan tidak menjadi kesalahpahaman antar warga binaan, Kepala KPLP Gatot Harisaputro, bersama Kasi Registrasi, Kasi Bimkemas, dan staf melakulan sosialisasi di blok hunian terkait permenkumham Nomor 7 Tahun 2022.

Permenkumham ini terkait tentang syarat dan tata cara pemberian remisi, asimilasi, cuti mengunjungi keluarga, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan cuti bersyarat, Sabtu (5/2) siang.

Kegiatan dilaksanakan selepas apel serah terima jaga siang yang bertempat di blok hunian langsung dan dimulai dari blok Hunian A sampai dengan Blok Hunian G, dengan menyampikan point-point penting pada perubahan yang dimuat dalam Permenkumham Nomor 7 Tahun 2022.

“PP 99 tidak dicabut hanya mengalami perubahan di beberap pasal, meskipun Justice Collabolator tidak dipersyaratkan syarat utama agar warga binaan dapat diusulkan remisi atau integrasi adalah berkelakuan baik dengan mengikuti kegiatan pembinaan dan menaati tata tertib Lapas” ujar Gatot dalam arahannya.

“Karena untuk menilai perilaku warga binaan sekarang menggunakan aplikasi Sistem Penilaian Pembinaan Narapidana (SPPN,)” terang Gatot. Dalam kesempatan ini Kasi Bimkemas, Bambang Sugiantk dihadapan seluruh warga binaan mengingatkan, bahwa semua pelayanan mulai dari pengusulan dan pemberian hak-hak warga binaan di Lapas tidak dipungut biaya sepeserpun.

“Jika ada yang masih bingung atau kurang jelas silahkan temui petugas yang membidanginya atau datang langsung ke ruangan,” sambung Thoha selaku Kasi Registrasi. Kegiatan ini juga sebagai wujud bentuk  kepedulian petugas serta menjalin keakraban dengan warga binaan, tak hanya itu Kepala KPLP juga menghimbau pentingnya menjaga prokes, mengingat virus covid-19 varian omicron sudah masuk ke Jatim.

“Semoga dengan adanya sosialisasi ini kalian dapat lebih mengetahui apa saja yang menjadi hak-hak kalian” tutup Gatot. (bw)

Rutan Surabaya Gelar Vaksinasi dan KB Suntik Gratis Napi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kantor Wilayah/Kanwil Kemenkumham Jawa Timur/Jatim menggelar berbagai layanan kesehatan bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) di Rutan kelas 1 Surabaya, Sabtu (5/2). Menggandeng stakeholder terkait, pelayanan kesehatan yang diberikan berupa vaksinasi Covid -19 hingga kontrasepsi berupa KB Suntik. Kegiatan tersebut merupakan bentuk Pengabdian Masyarakat hasil sinergi Kemenkumham dan FK-KMK UGM, Asosiasi Rumah Sakit TNI – Polri dan BKKBN di lapas/ lutan di 30 Provinsi.

WBP pun menyambut kegiatan tersebut dengan antusiasme. “Fokus kami untuk warga binaan lansia terutama yang selama ini cukup rentan,” kata Karutan Surabaya Wahyu Hendrajati. WBP mengikuti seminar kesehatan dengan topik kesehatan di masa pandemi.

Dan juga bisa bebas berkonsultasi terkait kondisi kesehatan badannya. Selain layanan kesehatan, dalam kegiatan ini juga diselenggarakan vaksinasi Covid – 19. “Program ini juga mendukung kebijakan Pemerintah dalam menciptakan herd imunity di lingkungan rutan khususnya,” terang Hendrajati.

Tidak itu saja, BKKBN juga memberikan layanan KB Suntik gratis bagi pegawai dan masyarakat luas. Hendrajati pun berterima kasih kepada seluruh stakeholder yang turut serta dalam kegiatan kali ini.  Wahyu Hendrajati, menyambut, baik tujuan serta kegiatan yang dilaksanakan di Rutan kelas I Surabaya kali ini.

“Atas nama Rutan Surabaya kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya dalam turut serta memberikan layanan perawatan serta pembinaan kepada warga binaan kami,” ujar Hendrajati. (bw)