Zi Char, Budaya Makan Ala Warga Lokal Singapura

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Wisata kuliner merupakan sebuah keharusan ketika sedang berlibur. Terlebih bagi seorang foodies, akan lebih baik jika sudah merencanakan berbagai tujuan kuliner yang ingin didatangi.

Zi Char ini sangat cocok bagi wisatawan keluarga atau rombongan yang datang bersama teman-teman ke Singapura. Zi Char menjadi salah satu cara untuk merasakan budaya makan ala warga lokal Singapura, yang tak lepas dari kehidupan sehari-hari mereka.

Namun, apakah itu Zi Char? Dikutip dari Michelin Guide, Zi Char atau Cze Char adalah salah satu cara makan favorit orang Singapura untuk menikmati ragam makanan lokal beramai-ramai atau di Indonesia budaya makan ini disebut makan tengah. (bw)

Ginsi – PWI Jatim Sinergi Urai Masalah Impor

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sejumlah permasalahan impor, tidak jarang membuat para importir ‘dituding’ menjadi biang penyebab permasalahan tersebut. Padahal menurut Medy Prakoso, Wakil Ketua Bidang Organisasi dan Keanggotaan Gabungan Importir Nasional Seluruh Indonesia (Ginsi) Jatim, tidak semua masalah impor yang timbul itu akibat ulah importir.

Menurut dia, jika muncul berita tentang masalah impor, tuduhan langsung mengarah pada pelaku impor, seperti importir gelap, nakal hingga abal-abal. “Awam pasti menuduh negatif jika terjadi masalah terhadap barang impor itu. Padahal belum tentu seperti itu duduk masalahnya,” katanya saat bersilaturahmi ke Pengurus PWI Jatim di Gedung Wartawan PWI Jatim di Surabaya, Senin (24/1).

Pada kesempatan itu, Medy didampingi beberapa pengurus Ginsi Jatim, yaitu Warsidi (Sekretaris), Henky Kurniawan (Kabid Kepelabuhanan & Kepabeanan), Gede Widiadi Sarat (Wakil Ketua Bidang Kepelabuhanan & Kepabeanan) dan Yuli Maria Lyanawati (Kabid Perdagangan & Perindustrian).

Bertolak dari permasalahan tersebut, lanjut Medy, Ginsi Jatim akan menggandeng PWI Jatim, khususnya Wartawan Seksi Kemaritiman & Kepelabuhan, untuk bersinergi mengurai dan menjelaskan jika terjadi masalah impor.

“Kami akan terbuka dan sesering mungkin berdialog dengan PWI. Semua bisa kita urai secara jelas dan terbuka. Karena itu saat ini kita awali kerjasama ini dengan mendatangi Kantor PWI Jatim bersama pengurus Ginsi Jatim,” katanya.

Sementara, PWI Jatim saat menerima kunjungan Pengurus Ginsi Jatim diwakili oleh Sokip (Wakil Ketua PWI Jatim), Budi Setiawan (Wakil Sekretaris I), Oki Lukito (Penasihat Seksi Wartawan Pelabuhan & Maritim), S. Ardiansyah (Ketua Seksi Wartawan Pelabuhan & Maritim), Jufri Yus (Wakil Ketua Seksi Wartawan Pelabuhan & Maritim), Rizki (Sekretaris Seksi Pelabuhan & Maritim).

Sokip menyambut baik niat Ginsi menjalin kerjasama dengan PWI Jatim. “Tentu saja kerjasama itu dilakukan sesuai bidang masing-masing yang terkait dengan Ginsi. “Berbagai masalah bisa diurai, mulai dari soal impornya atau soal lain yang menjadi penyebab terjadinya masalah serius lain, seperti kongesti.

“PWI Jatim ingin seperti dulu, bisa menjalin hubungan dengan berbagai pihak, termasuk asosiasi-asosiasi. Bisa sinergi dalam kajian-kajian maupun dialog-dialog. Ajak ngobrol atau ngopi bareng, bukan hanya seminar-seminar saja,” tutur Direktur media online www.petisi.co ini.

Sokip menambahkan, permasalahan impor bagi masyarakat masih banyak yang bias, karena itu masyarakat juga perlu edukasi tentang persoalan impor. “Pelatihan atau tambah ilmu untuk wartawan juga penting. Ini perlu dilakukan rutin. Peningkatan kapasitas wartawan di lingkungan PWI Jatim juga terbuka untuk asosiasi lain di pelabuhan, selain Ginsi,” ujar Sokip. (bw)

Wali Kota Eri Minta Camat dan Lurah Kerja Kolaborasi, Atasi Anak Jalanan hingga Bangunan Liar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, kembali memberikan pengarahan kepada seluruh pejabat struktural dan fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Bahkan, Wali Kota Eri juga meminta kepada seluruh Camat dan Lurah untuk berkolaborasi dalam menyelesaikan persoalan di wilayahnya masing-masing.

Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Eri saat memimpin apel pagi di halaman Balai Kota Surabaya, Senin (24/1). Saat itu, Wali Kota Eri kembali mengingatkan para Camat dan Lurah bahwa mereka, merupakan garda terdepan dari pelayanan Pemkot Surabaya kepada seluruh lapisan masyarakat.

Bagi Wali Kota Eri, Camat dan Lurah harus bisa mengerti keadaan warganya dengan mengetahui cara untuk mengatasi dan mengantisipasi gizi buruk, bayi stunting, dan rumah tidak layak huni. Sehingga, Pemkot Surabaya bisa segera memberikan intervensi kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Saya ingatkan, jangan pernah terjadi mulai detik ini, kalau sampai muncul di berita njenengan (Anda) tidak tahu, maka jangan salahkan saya ketika melakukan rombak besar-besaran kembali,” tegas Wali Kota Eri.

Karena itu, Wali Kota Eri, tak ingin melihat adanya warga Surabaya yang menangis, seperti adanya anak putus sekolah, para pengamen atau anak jalanan di tiap perempatan, dan bangunan liar yang nantinya bisa berdampak buruk untuk seluruh masyarakat umum Kota Pahlawan.

Untuk memperbaiki hal tersebut, Wali Kota Eri meminta kepada seluruh Camat dan Lurah untuk mendekatkan diri kepada setiap RT/RW di wilayahnya masing-masing dan saling berkomunikasi serta berkoordinasi dengan lintas OPD. Hal ini dilakukan, agar seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya bisa ikut memakmurkan masyarakat di Kota Surabaya.

“Pejabat di kelurahan dan kecamatan harus sering turun kepada masyarakat, dekati RT/RW nya. Kemudian berkolaborasi dengan Kasat Pol PP, dengan Dinas Lingkungan Hidup, dan Linmas untuk mengatasi itu, karena kita adalah kerja tim work (kerjasama) dan bukan menunjukkan kinerja pribadi,” pinta dia.

Selanjutnya, Wali Kota Eri juga meminta kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya untuk bekerja sesuai dengan tupoksinya masing-masing, sesuai dengan output dan outcome nya masing-masing. Sebab, ia tak menginginkan adanya kesenjangan antara kelurahan, kecamatan, dan lembaga teknis seperti dinas dan lain-lain.

“Keberhasilan seorang pemimpin adalah ketika bisa memberikan arahan, semangat, dan  motivasi kepada bawahannya. Sehingga kerja kita adalah kerja tim dan kita bekerja dalam tupoksinya masing-masing, tolong berjuang dengan hati yang ikhlas, karena terlalu lama kita berada di zona nyaman,” ujar Wali Kota Eri.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya kemudian berpesan kepada Camat, Lurah, dan Kepala OPD yang hadir pada kegiatan apel pagi, untuk lebih memikirkan program dan pelayanan yang tepat untuk masyarakat Kota Surabaya.

“Saya titip Kota Surabaya kepada njenengan (Anda), Insya Allah yang njenengan (Anda) lakukan nanti adalah menjadi amal jariyah njenengan karo kulo (anda bersama saya) ketika kita menghadap Gusti Ilahi,” pesan dia.

Terakhir, Wali Kota Eri kemudian memberikan semangat kepada seluruh pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya. Ia berharap seluruh jajarannya bisa berempati dan bekerja dengan ikhlas, demi masyarakat Kota Surabaya.

“Matur nuwun (terima kasih), selamat berjuang, terus semangat, gelorakan empati dalam hati kita untuk bekerja dengan ikhlas dan niatkan bekerja adalah ibadah. Ketika bekerja dengan ibadah dan ikhlas, Insya Allah kita mendapatkan amal jariyah kita,” pungkasnya. (ko)

Peringati Hari Bhakti Imigrasi ke-72, Kemenkumham Jatim Gelar Upacara Tabur Bunga

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peringati Hari Bhakti Imigrasi Ke-72, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur bersama jajaran Unit Pelaksana Teknis Keimigrasian se-Jatim melaksanakan Upacara ziarah tabur bunga di Taman Makam Pahlawan (TMP) Mayjen Sungkono, Senin (24/01).

Acara dimulai pada tepat pukul 08.00 WIB dan dihadiri Pimti Pratama, Pejabat Administrasi, Kepala UPT Keimigrasian di Jatim. Bertindak selaku Inspektur Upacara Plt. Kakanwil Kemenkumham Jatim Wisnu Nugroho Dewanto. Sementara Kabid Intelejen Keimigrasian Junaedi bertindak sebagai Perwira Upacara.

Wisnu menyampaikan, upacara dan ziarah tabur bunga untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan. “Hari ini kita laksanakan upacara dan ziarah tabur bunga di makam pahlawan dalam rangka kita memperingati Hari Bhakti Imigrasi yang ke-72. Ini penting karena kita sebagai bangsa yang besar itu adalah bangsa yang selalu ingat kepada pahlawannya,” ujar Wisnu.

Wisnu, menambahkan, banyak hikmah yang dapat diambil di usia yang sudah ke-72 tahun ini. Imigrasi harus tetap memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. “Itu yang harus ditekankan,” ujar pria yang juga menjabat Kepala Biro Keuangan Sekjen Kemenkumham RI ini.

Lebih dari itu, di tahun 2022, pihaknya akan mendorong seluruh satuan kerja (satker) imigrasi di Jawa Timur untuk bisa meraih predikat wilayah bebas dari korupsi (WBK) dan wilayah birokrasi bersih dan melayani (WBBM).

“Kita di tahun ini akan terus mendorong satker-satker untuk meraih WBK dan WBBM bagi yang belum. Tentunya bagi yang telah meraih gelar, agar tidak hanya sekadar untuk memenuhi kewajiban administrasi. Tapi memang benar-benar harus memberikan pelayanan secara maksimal,” tutupnya

Kegiatan Upacara dan Ziarah Tabur Bunga di TMP diselenggarakan oleh Kanimsus Surabaya, yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Hari Bhakti Imigrasi Ke 72. Kegiatan Tabur Bunga ini bertujuan untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang bagi bangsa dan negara.

‘’Kita sebagai generasi penerus harus melanjutkan perjuangan dengan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” ujar Kepala Kantor Imigrasi Surabaya Chicco A Muttaqin. Sebelumnya, telah dilaksanakan acara Bakti Sosial bagi korban erupsi Gunung Semeru pada 23 Januari lalu dan Donor darah serta Fun Bike di bebrapa wilayah Satker. (bw)

Kejari Sidoarjo Tetapkan Kades Suko Tersangka

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Akhirnya, Kepala Desa/Kades Suko, Kecamatan Sukodono, Sidoarjo, Jawa Timur/Jatim resmi ditetapkan tersangka oleh penyidik Kejaksaan Negeri/Kejari Sidoarjo. Kades Rochyani, ditetapkan tersangka sejak 13 Januari lalu.

Kepala Seksi Intelijen Aditya Rakatama, SH., MH., mengatakan penetapan tersangka atas Rochyani, dalam penyidikan dugaan tindak pidana korupsi secara melawan hukum melakukan penyalahgunaan kekuasaan dalam pelaksanaan program pemerintah yaitu Pendaftaran Tanah Sistimatis Lengkap/PTSL tahun 2021.

“Senin (24/1) Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo telah melakukan pemanggilan terhadap tersangka RHY selaku Kepala Desa Suko Kecamatan Sukodono terkait dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan kekuasaan dalam program PTSL namun yang bersangkutan tidak hadir,” kata Kasi Intelijen, Kejari Sidoarjo.

Masih dikatakan pria yang hoby bersepeda ini. Bahwa pemanggilan tersangka Rochyani berdasarkan Surat Perintah Penyidikan serta penetapan tersangka dari Jaksa Penyidik Kejaksaan Negeri Sidoarjo pada tanggal 13 Januari 2022 dan surat panggilan kepada tersangka telah disampaikan kepada tersangka RHY pada tanggal 18 Januari 2022.

“Karena pada hari ini tersangka tidak hadir tanpa alasan yang jelas sehingga Tim Jaksa Penyidik akan melakukan pemanggilan kedua kepada tersangka RHY untuk tanggal 31 Januari 2022,” tegas Kasi Intelijen.

Masih dikatakan mantan Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang, bahwa Tim Jaksa Penyidik juga telah melakukan penyitaan uang sebesar Rp 149.800.000 serta sejumlah dokumen yang diduga terkait dengan hasil penyalahgunaan kekuasaannya dalam pelaksanaan PTSL di Desa Suko Kecamatan Sukodono Kabupaten Sidoarjo tahun 2021.

Akibat perubatanya Rochyani telah melanggar pasal 12 huruf e UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang RI No.31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200.000.000, dan paling banyak Rp 1.000.000.000,- atau  Pasal 11 UU RI Nomor: 20 tahun 2001 tentang Perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi ancaman pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun dan denda paling sedikit Rp 50.000.000,- paling banyak Rp 250.000.000.

Sementara itu masih menurut Aditya, Tim Penyidik saat ini juga masih melakukan pemanggilan saksi diantaranya Ketua PTSL Desa Suko, Pemdes Desa Suko, guna memberikan keterangan untuk kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar, ia lihat sendiri dan alami sendiri guna menemukan fakta hukum terkait tindak pidana korupsi penyalahgunaan kewenangan dalam pelaksanaan Program Pemerintah yaitu PTSL Tahun 2021. (no)

Gresik Miliki Gedung Uji Kir Baru di Cerme

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Kabupaten Gresik sekarang memiliki gedung uji kir baru. Di tempat yang baru ini fasilitas lebih  bagus dan lokasinya luas. Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani, meresmikan gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor yang berlokasi di Desa Cerme Lor, Kecamatan Cerme, Senin (24/1).

Gedung uji kir yang diresmikan ini berdiri di lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik seluas 20.369 M². Terdiri dari gedung utama dan kantor seluas 1.445 M² dan musholla dan kantin termasuk Koperasi Dinas Perhubungan seluas 105 M².

Pembangunan gedung uji kir ini merupakan angan-angan sejak 13 tahun yang lalu dan akhirnya bisa terealisasi pada awal  2022 ini.  Pembiayaan berasal dari Pemkab Gresik dan bantuan hibah Provinsi Jawa Timur berupa sarana alat pengujian.

“Dengan adanya Gedung UPT Pengujian Kendaraan Bermotor ini pelayanan terhadap masyarakat terkait uji KIR kendaraan bisa dilakukan. Dan juga sebagai sarana dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD),” papar Plt Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik Edy Hadisiswoyo.

Bupati  Gresik mengingatkan agar berdirinya gedung dan fasilitas pegujian kendaraan bermotor yang megah ini bisa memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. “Ada dua hal yang perlu diperhatikan, yang pertama adalah sisi pelayanan dan  kedua adalah bagaimana peningkatan PAD  bisa tercapai,” ujar Bupati Yani.

Dalam sisi pelayanan, Bupati Yani mengharapkan adanya perubahan yang lebih baik dari sistem uji KIR yang lama menjadi yang baru. Pelayanan lambat, sulit, dan ribet harus dicoret lewat kinerja yang baik.

“Jangan sampai uji kir di Kabupaten Gresik dikenal masyarakat kinerjanya lambat, lama dan sulit. Harus ada perubahan bagaimana caranya pelayanan uji KIR menjadi lebih mudah, cepat, dan transparan,” harap  Bupati milenial ini.

Pelayanan kepada masyarakat ini berkali-kali ditekankan bupati, hal ini lantaran di era seperti sekarang kualitas pelayanan adalah hal yang utama. Dengan adanya pelayanan yang berkualitas, masyarakat akan merasa nyaman dalam memanfaatkan layanan uji kir kendaraan.

Sehingga potensi PAD yang diperoleh bisa dimaksimalkan masuk dalam Kabupaten Gresik. Hasil akhirnya nanti juga akan dimanfaatkan untuk pembangunan di Kabupaten Gresik. Selain itu, Bupati Yani, juga memberikan dorongan agar kedepan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik terus bertransformasi dari kebiasaan dan sistem lama menjadi kebiasaan dan sistem baru yang lebih baik dan transparan.

Kegiatan peresmian gedung ini, dihadiri pula oleh beberapa mitra Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik yang berasal dari beberapa perwakilan perusahaan. Dalam kesempatan ini perwakilan perusahaan yang hadir juga menyampaikan harapannya kepada Bupati Yani.

“Harapan kami tentu saja adalah pengurusan yang cepat, mudah dan tidak ruwet,” ujar salah satu pengusaha bidang angkutan dari perusahaan smelter ini. Turut dalam kegiatan ini Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rachman beserta Asisten dan jajaran Forkopimda, jajaran Kepala Dinas di lingkungan Kabupaten Gresik.

Dari tingkat Provinsi Jawa Timur tampak hadir Kepala UPT P3LLAJ Dinas Perhubungan Jatim Imam Chairil, Perwakilan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim 4 Galuh Putra, serta Perwakilan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat Wilayah XI Jatim Ahmad Badik.

Sebelumnya pelaksanaan uji kir di Gresik dilakukan di Jl.Wahidin SH, yang lahannya masih numpang. (dra)

Bangkitkan Ekonomi Jatim, Gubernur Khofifah : Perkuat Sektor Pertanian, Perkebunan dan Peternakan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim Khofifah Indar Parawansa mengajak para pengusaha yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Indonesia/Apindo untuk memperkuat sektor pertanian, perkebunan dan peternakan. Dengan begitu, kata dia, ekonomi Jatim dapat  lebih cepat bangkit dan terus tumbuh secara inklusif.

Ajakan tersebut disampaikan Khofifah khususnya setelah terpilih dan dilantiknya pengurus Dewan Pimpinan Provinsi (DPP) Apindo pada Musyawarah Provinsi IX Apindo Jatim yang diketuai Eddy Widjanarko. Selamat menjalankan tugas semua jajaran Apindo Jatim periode 2022-2027.

Menurut Khofifah, Provinsi Jatim memiliki potensi yang besar di ketiga sektor tersebut. Beberapa potensi yang bisa diinvestasi para pengusaha seperti komoditas kopi dan kakao, peternakan sapi, hingga proses pengolahan  padi menjadi beras premium.

Sektor pertanian komoditas  padi misalnya, Khofifah menjelaskan, beras-beras yang dihasilkan dari padi di Jatim masih banyak yang kualitas  medium. Oleh karenanya, Khofifah berharap para pengusaha bisa berinvestasi di sektor ini khususnya pengadaan dryer dan RMU (rice milling unit) sehingga bisa menghasilkan beras  kualitas premium.

“Saya juga berharap ada penyiapan Alsintannya (Alat dan Mesin Pertanian), Harvester bisa membantu loss nya padi saat dipanen. Jika dipanen manual, lossnya bisa sampai 10 persen. Dengan harvester bisa dibawah satu persen,” Harapan ini disampaikan Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi, Minggu (23/1).

“Dengan begitu, secara otomatis produktifitas pertanian di Jatim akan meningkat, yang dibarengi dengan bertambahnya  kesejahteraan para petani juga akan semakin berlipat,” imbuh Khofifah.

Pada kesempatan yang sama, mantan Menteri Sosial RI tersebut juga memaparkan, pada tahun 2021, untuk pertama kalinya produksi padi Jawa Timur tertinggi secara nasional. Yakni sebanyak 9.934.361 ton GKG. Itu artinya, Jawa Timur menjadi sentra produksi beras terbesar di Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan hal yang dilakukan sebenarnya sederhana, kalau sudah mulai musim hujan saya keliling, dan mengingatkan jangan telat menanam sesudah panen. Kalau jaraknya lama, kesusul kemarau dan genangan air tinggi,” kata Khofifah.

Untuk kopi dan kakao sendiri merupakan komoditas perkebunan yang paling dibutuhkan untuk mendukung ekspor Jawa Timur. Lantaran permintaan kopi dan kakao baik di pasar domestik maupun internasional selalu meningkat. Salah satunya Kopi Jember dan Bondowoso yang sudah masuk pasar internasional. Bahkan Kab. Bondowoso memiliki tagline sendiri sebagai “Republik Kopi”.

Topografi wilayah di Jatim untuk bisa dikembangkan lebih besar misalnya  kopi dan kakao yang potensinya luar biasa. Hari ini kita ingin mengajak para pengusaha Jatim yang memiliki lahan, barangkali bisa bergabung dalam pengembangan kakao dan kopi di Jatim.

‘’Kita masih melihat disparitas wilayah antara selatan dan utara di Jatim, tentu kita berharap bahwa wilayah selatan yang pembangunan infrastrukturnya relatif kurang, ini kalau dibangun dengan penguatan ekonomi melalui kopi dan kakao, saya rasa akan bisa mendorong semua pihak melakukan  percepatan pembangunan infrastrukturnya,” papar Khofifah.

Komoditas lainnya yang bisa dikembangkan yaitu tanaman porang sudah menjadi komoditas ekspor unggulan Jawa Timur. Tujuan ekspor tanaman porang ini mulai dari China, Jepang, dan beberapa negara lainnya.

Nilai ekspor porang yang terus meningkat setiap tahunnya. Pada tahun 2018 volume ekspor porang dari Jatim mencapai 5,51 ton dengan nilai sekitar Rp 270,3 miliar. Sedangkan pada tahun 2019 meningkat 9 persen, menjadi 6 ton dengan nilai sekitar Rp 297 miliar.

“Lalu pada tahun 2020 meningkat hingga 70 persen di volume 10 ton dengan nilai Rp 499,08 miliar. Oleh karenanya saya berharap ada yang invest untuk membuka pabrik pengolahannya,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Khofifah mengatakan  seleseinya Musyawarah Provinsi ke IX Apindo dan telah dilantiknya pengurus Apindo periode 2022- 2027  ini diharapkan dapat  memperkuat  sinergitas antara Apindo dan Pemprov Jatim serta Pemerintah Kabupaten serta Pemerintah Kota yang ada di Jawa Timur.

“Kami berharap  pengurus Apindo, yang baru dilantik ini  dapat melanjutkan  sinergitas dan kolaborasi yang terbangun sangat baik selama ini.  Tentu akan terus bersambung dalam meningkatkan produktivitas masing-masing jenis sektor  usaha serta menguatkan lingkungan sekitarnya. Penguatan di lingkungan  terdekat perusahaan menjadi bagian penting untuk menjaga ekosistem berusaha,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPN Apindo Hariyadi Sukamdani menyambut baik terkait penambahan dryer bagi kualitas beras para petani di Jawa Timur. “Misinya Apindo adalah mengupayakan nilai tambah dari potensi yang ada di nasional, apakah itu subtitusi impor ataukah mengolah sumber daya yang ada di Indonesia menjadi mempunyai nilai tambah lebih tinggi,” jelas Hariyadi.

Hariyadi juga menyampaikan terimakasih atas kolaborasi yang dilakukan oleh Pemprov Jatim bersama dengan Apindo Jatim. Menurutnya, Apindo akan terus aktif bekerjasama dengan Pemprov Jatim untuk mendukung setiap kebijakan yang dilakukan oleh Gubernur Khofifah.

“Kita berharap, harus segera diisi kekosongannya ini (struktur organisasi Apindo Jatim. Supaya roda organisasi bisa berjalan normal kembali. Kita harapkan hari ini selesai semua dan bisa lebih cepat,” imbuhnya.

Dalam kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pertimbangan DPP Apindo Jatim, Alim Markus, Ketua Kadin Jatim, Adik Dwi Putranto, serta beberapa perwakilan pejabat OPD dilingkup Pemprov Jatim dan para anggota Apindo Jatim. (bw)

Peringati Hari Bhakti ke-72, Imigrasi Pamekasan Buka Layanan Paspor IDOLA dan Vaksinasi Gratis

0

Pamekasan, (pawartajatim.com) – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Imigrasi ke-72 Tahun, Kantor Imigrasi/Kanim Kelas III Non TPI Pamekasan menggelar layanan paspor kolektif untuk jemput bola bagi masyarakat yang ingin membuat baru atau penggantian paspor.

Kepala Kantor Imigrasi Pamekasan Imam Bahri, mengatakan, Kanim Pamekasan membuka pelayanan paspor IDOLA (Imigrasi Datang On the Spot di Lokasi Anda), Jalan Kesehatan Pamekasan, Minggu (23/1).

Program layanan ini kerjasama antara Kantor Imigrasi Pamekasan dengan Pemerintah Kabupaten khususnya Dinas Kesehatan/Dinkes Pamekasan untuk menyediakan layanan paspor dan vaksinasi gratis bagi masyarakat.

“Kami bekerjasama dengan Dinkes Pamekasan, sehingga masyarakat yang membuat paspor bisa langsung mendapatkan vaksin gratis. Kuota paspor yang kami sediakan hanya untuk 30 orang. Hari ini ada 15 pemohon paspor, dan yang mendapatkan vaksin gratis sebanyak 10 orang,” kata Imam.

Pada kegiatan tersebut, Imigrasi Pamekasan juga memberikan doorprize berupa dua paspor gratis kepada dua peserta yang telah divaksin. “Kami juga memberikan doorprize paspor gratis kepada dua peserta yang selesai divaksin,” terang Imam.

Layanan paspor IDOLA dari Imigrasi Pamekasan ini, sebenarnya sama dengan layanan paspor kolektif yang dikeluarkan oleh Ditjen Imigrasi yaitu Eazy Passport. Dimana layanan paspor IDOLA dilaksanakan di luar Kantor Imigrasi Pamekasan, sehingga petugas Imigrasi yang menuju ke lokasi pemohon.

“Untuk layanan paspor IDOLA kami sediakan kuota 30 pemohon per hari dalam satu tempat. Layanan paspor IDOLA hanya melayani pembuatan paspor baru dan penggantian paspor karena habis masa berlaku dan halaman penuh, tidak melayani penggantian paspor karena hilang atau rusak,” tutup Imam.

Sementara itu, Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Verifikasi Dokumen Keimigrasian/Kasubsi Yanverdokim Kanim Pamekasan Agus Surono, menambahkan bahwa, untuk proses penyelesaian paspor 3 (tiga) hari kerja setelah pemohon melakukan pembayaran PNBP.

“Untuk pengambilan paspor dapat diambil langsung pemohon pada Kantor Imigrasi Pamekasan. Bisa juga diambil oleh perwakilan dengan melampirkan surat kuasa/surat perintah dari pemohon atau dikirim melalui jasa PT. Pos Indonesia,” ujar Agus Surono.

Agus menegaskan, pelayanan paspor IDOLA dipastikan memenuhi prosedur pencegahan penularan COVID-19 dengan menyediakan alat pelindung diri/APD bagi petugas dan menerapkan jaga jarak fisik.

“Masyarakat juga dapat memilih layanan percepatan paspor selesai pada hari yang sama dengan syarat pembayaran PNBP dilakukan sebelum pukul 13.00 waktu setempat,” pungkas Agus. (bw)

JOSS Academy Gelar Pelatihan Maksimalkan Ponsel untuk Memotret

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Selama ini, banyak orang yang memiliki handphone (HP) namun tidak maksimal dalam penggunaannya. HP lebih banyak digunakan untuk aktivitas bermedia sosial (medsos). Ketimbang digunakan untuk kegiatan lain yang lebih bermanfaat.

Misalnya fotografi produk. Hal inilah yang ditangkap oleh Joeragan Sociopreneur Smanisda (JOSS) Academy, komunitas sociopreneur alumni SMAN 1 Sidoarjo. Komunitas ini menggelar pelatihan fotografi produk di Sawunggaling Sport Canter, Jalan Pecantingan No. 27, Sekardangan, Sidoarjo, Minggu (23/1).

Sebanyak 65 peserta ikut pelatihan ini. Mereka berasal dari masyarakat umum maupun anggota JOSS Academy.Peserta banyak dari kalangan pelaku produsen kuliner, fashion, dan kerajinan tangan.  Upaya ini untuk peningkatan kapasitas masyarakat agar produk-produk usahanya memiliki kualitas foto yang bagus.

“Tujuan pelatihan ini agar produk-produk usahanya menarik masyarakat atau konsumen sehingga bisa membeli produknya,” ungkap Dian Harmuningsih, salah satu panitia pelaksana pelatihan ini.Pemateri pelatihan ini ada dua orang, yaitu Andrie Fery Firnandy dan Lidya Merdyanti.

Keduanya merupakan pelaku kegiatan fotografi produk dan berpengalaman luas. Beberapa foto yang dihasilkan sering juga dibeli oleh perusahaan dalam dan luar negeri. Dalam pelatihan ini, pembahasan pertama mengulas tentang teknik memotret.

Bahasan kedua  tentang cara mengedit dan penggalian-penggalian ide dari sekitar. “Tujuan utama pelatihan ini agar kamera di gadget atau ponsel kita bisa dimaksimalkan penggunaannya,” imbuh Dian.

Peralatan standar pemotretan secara umum memang banyak. Namun karena saat ini ponsel sudah memiliki fitur yang bagus, maka lebih mudah menggunakan kamera ponsel. Di akhir acara, peserta wajib melaksanakan praktik untuk memotret produknya. Lalu diunggah ke Instagram JOSS. (bw)

Imigrasi Beri Bantuan Uang dan Logistik Korban Erupsi Semeru

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Petugas Imigrasi di seluruh Indonesia menggelar bakti sosial yang disalurkan untuk korban erupsi Semeru, Lumajang. Bantuan dalam wujud uang dan logistik senilai Rp 200 juta diserahkan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim, Wisnu Nugroho Dewanto, kepada Sekretaris Daerah Pemkab Lumajang Agus Triyono hari ini (23/1).

Pemberian bantuan tersebut, menurut Wisnu, merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti Sosial dalam rangka Hari Bakti Imigrasi ke-72. Wisnu mengungkapkan bantuan uang tunai berasal dari donasi sukarela petugas imigrasi seluruh Indonesia dan yang bertugas di luar negeri.

Donasi dikumpulkan di posko bantuan bencana pada Direktorat Jenderal Imigrasi. “Insan Imigrasi se-Indonesia mengumpulkan donasi yang kemudian sebagaian diwujudkan logistik dan sisanya uang tunai sesuai kebutuhan BPBD Lumajang,” jelas Wisnu.

Wisnu, menjelaskan, tujuan pemberian bantuan ini untuk meringankan beban para korban erupsi Gunung Semeru. Tak hanya itu, Wisnu berharap bantuan uang tersebut dapat digunakan sesuai kebutuhan para warga setempat.

Mulai dari selimut, lemari, kasur hingga perlengkapan rumah tangga lainnya. “Bukan jumlah yang menjadi fokus kami, namun rasa kasih sayang yang ditunjukkan insan Imigrasi perlu diapresiasi,” terangnya.

Agus yang mewakili Bupati Lumajang Thoriqul Haq, mengucapkan terima kasih. Dia yang mendampingi para korban menyampaikan salam hormat kepada Menkumham Yasonna H Laoly dan Plt Dirjen Imigrasi Widodo Eka Tjahjana.

Dia mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungannya untuk masyarakat Lumajang. “Tentu ini jadi dukungan yang luar biasa bagi kami,” ujarnya. Agus berjanji, akan segera menyalurkan bantuan tersebut untuk para korban.

Karena saat ini, pihaknya sedang fokus membangun hunian sementara untuk keluarga terdampak. “Ini adalah bentuk kepedulian dari insan imigrasi, sekali lagi kami ucapkan terima kasih,” tuturnya. Sementara itu, Ketua Panitia Bakti Sosial Hari Bakti Imigrasi ke-72 Agus Widjaja menambahkan, selain di Lumajang, bantuan uang juga diberikan kepada warga masyarakat.

Khususnya yang tergolong keluarga tidak mampu yang tinggal di sekitar Kantor Ditjen Imigrasi, Kuningan – Jakarta Selatan. “Untuk bantuan uang kepada masyarakat di Jakarta diserahkan langsung oleh Bapak Menteri Hukum dan HAM bersama Bapak Sekretaris Jenderal Kemenkumham di sela-sela kegiatan Fun Bike pada Sabtu lalu (22/1),” tuturnya.

Selain kegiatan pemberian bantuan uang, Ditjen Imigrasi juga menggelar bakti sosial berupa donor darah bekerja sama dengan PMI DKI Jakarta yang telah berlangsung pada Rabu (19/1) yang lalu. Total ada 400 kantong darah yang terkumpul dan diserahkan kepada Unit Donor Darah PMI. (bw)