Patuhi UU Ciptaker, PDS Bayar Uang Kompensasi Karyawan PKWT Rp 9,4 Miliar

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Pelindo Daya Sejahtera/PDS menyalurkan pembayaran uang kompensasi tahap I sebesar Rp 9,4 miliar kepada karyawannya yang berstatus Perjanjian Kerja Waktu Tertentu/PKWT yang kontraknya berakhir 31 Desember 2021 lalu. Hal ini menjadi wujud dari komitmen PDS dalam mematuhi peraturan ketenagakerjaan terbaru.

Penyaluran kompensasi ketenagakerjaan tersebut dilakukan di kantor Pelindo Daya Sejahtera kepada perwakilan karyawan, Jumat (14/1). Sebanyak 2.777 karyawannya yang berstatus PKWT PDS yang tersebar di delapan provinsi yaitu Jawa Timur/Jatim, Jawa Tengah/Jateng, Jawa Barat/Jabar, Kalimantan Selatan/Kalsel, Kalimantan Tengah/Kalteng, Bali, Nusa Tenggara Timur/NTT, dan Nusa Tenggara Barat/NTB, telah menerima uang kompensasi sesuai dengan peraturan.

Direktur Utama/Dirut PT PDS Suroso Wahyu Prihartono, menyampaikan, penyaluran kompensasi ini merupakan bagian dari pemenuhan hak para pegawai sesuai peraturan perundang[1]undangan. Selain itu pemberian kompensasi ini juga merupakan wujud komitmen PDS sebagai perusahaan penyedia jasa sumber daya manusia mewujudkan Good Corporate Governance di lingkungan kerja perusahaan.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang penyediaan tenaga alih daya, PDS berupaya memenuhi hak-hak kepada mitra kerja maupun tenaga alih dayanya. Alhamdulillah ditahun 2020 dan 2021 secara berturut-turut kita mendapat penilaian Sangat Baik. Pemenuhan regulasi ini juga bagian dari kami mewujudkan GCG di perusahaan kami,” kata Suroso Suroso, sambil menambahkan, dirinya mengapresiasi tenaga alih daya PDS yang saat ini mengemban tugas di masing-masing lokasi kerjanya karena telah menunjukkan sikap profesionalitas dan service excellent.

Serta apresiasi tinggi dan ucapan terimakasih kepada Mitra Kerja PDS, utamanya Pelindo Grup yang telah turut mendukung PDS sehingga pada hari ini PDS bisa memberikan uang kompensasi kepada karyawan PKWT yang ditugaskan di mitra kerja perusahaan.

“Apresiasi kami sampaikan kepada seluruh pegawai atau karyawan PDS yang telah menunjukkan sikap profesional selama mengemban tugas, hal ini secara tidak langsung juga meningkatkan mutu perusahaan sebagai salah satu perusahaan penyedia jasa saat ini,” imbuh Suroso.

Sementara itu, penyaluran kompensasi yang dilakukan PDS ini juga mendapatkan apresiasi dari Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya, Kepala Bidang Hubungan Industrial Syarat Kerja dan Jamsostek Dinas Tenaga Kerja Kota Surabaya, Rizal Zainal Arifin menyampaikan bahwa pemenuhan hak karyawan PKWT yang dilakukan oleh PDS untuk menjadi contoh bagi perusahaan serupa lain agar bisa menjalankan amanat peraturan seperti semestinya.

Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Pemerintah Kota Surabaya memberikan Apresiasi kepada PT Pelindo Daya Sejahtera karena telah memberikan uang kompensasi kepada pekerja dengan status PKWT yang telah berakhir masa berlakunya.

‘’PDS sebagai anak Perusahaan dari PT Pelabuhan Indonesia (Persero) telah menunjukan bukti bahwa perusahaan telah menerapkan syarat kerja yang baik dalam hubungan kerja guna peningkatan kesejahteraan pekerja, mudah-mudahan uang kompensasi yang diterima pekerja tersebut dapat bermanfaat bagi pekerja dan keluarganya,“ pungkas Rizal.

Sebelumnya sebagaimana diatur dalam UU Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, dan sejak PP Nomor 35 Tahun 2021 tentang Perjanjian Kerja Waktu Tertentu, Alih Daya, Waktu Kerja dan Waktu Istirahat, dan Pemutusan Hubungan Kerja diberlakukan, karyawan PKWT yang telah bekerja selama 12 bulan secara terus menerus diberikan uang kompensasi sebesar 1 (satu) bulan upah dan apabila kurang dari 12 bulan diberikan secara proporsional. (bw)

Meriah, Muswil Forum Lingkar Pena di Gresik

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perhelatan Musyawarah Wilayah (Muswil) Forum Lingkar Pena (FLP) Jatim di Gresik berlangsung meriah. Komunitas penulis ini menggelar  Muswil yang ke-7. Kegiatan musyawarah dimulai Jumat (14/1) berlangsung selama tiga hari sampai Minggu (16/1).

Penampilan nasyid rebana dari SMP Al Ibroh Gresik menjadikan acara semakin menarik. Muswil dibuka langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah, ditandai dengan pemukulan gong.

Wabup berpesan teruslah kembangkan literasi menulis sehingga menghasilkan karya yang baik. “Salah satu cara untuk bisa terkenal adalah dengan menjadi penulis,” tandas Wabup. Dengan mengusung tema ‘Nyalakan Damar Literasi untuk Keberadaban Negeri’, Novi Istina menjelaskan, FLP  merupakan organisasi kepenulisan internasional.

Yang dibentuk sejak  1997. Kepengurusan FLP sendiri sudah menyebar di beberapa wilayah baik dalam  maupun  luar negeri. Saat ini, FLP memiliki kepengurusan  di 34  provinsi. Yang   di luar negeri ada di  Mesir, Arab Saudi, Jepang.

Sedangkan untuk di Jatim sendiri, lanjut  Novi, sudah ada 22 cabang. “Muswil ketujuh ini sebenarnya akan digelar pada  Desember 2021. Namun, karena kondisi pandemi belum mereda, akhirnya digelar sekarang,” jelas wanita asal Lumajang ini.

Agenda  Muswil kali ini  antara lain  laporan pertanggungjawaban pengurus  lama.Dan yang tak kalah menariknya adalah pemilihan Ketua baru periode 2022-2024. FLP merupakan organisasi wadah pengkaderan para penulis.

Mendorong penulis tetap berkarya lewat tulisan. Bagi masyarakat yang ingin bergabung, syaratnya cukup mudah, tidak melihat dari segi usia. Cukup dengan modal keinginan yang kuat jadi penulis,mengisi formulir, dan dilanjutkan sesi interview. Yang sudah menjadi anggota  FLP terdiri dari berbagai profesi, ada wartawan , guru, mahasiswa, bahkan pelajar.

 Wabup Gresik, Aminatun Habibah   mendukung keberadaan komunitas FLP ini. Menulis sesuatu yang mengandung nilai kebaikan di masyarakat. Tulisan bisa berisi kritik membangun dan juga menumbuhkan motivasi pembaca.

Bu Min, panggilan akrab Wabup juga menyinggung jika berdasarkan survei, indeks kebahagiaan orang Jatim tertinggi. Nomor satu se Jawa Bali. ” Ini artinya orang Jatim sudah enjoy terhadap daerahnya sendiri. Setelah hampir dua tahun berlangsung pandemi,” terangnya.

Di tempat yang sama, Andriyanto menambahkan jika literasi memiliki hubungan erat dengan globalisasi. Dan berharap agar komunitas FLP  ikut aktif mendorong minat literasi masyarakat. Imbangi juga dengan kreatifitas, mengingat sekarang era visual. Terutama generasi muda.

“Karena tingkat literasi masyarakat Indonesia masih rendah,” terangnya. Sementara itu, Ketua Pelaksana Muswil Siti Hurroirohmatin, menambahkan agenda Sabtu ini adalah pemilihan Ketua baru. “Sepertinya pemilihan ini akan berlangsung seru mas,” tambah wanita yang dinobatkan sebagai Guru Prestasi Gresik 2021 tingkat Taman Kanak-Kanak.

Turut hadir dalam acara yang diadakan dua tahun sekali ini  Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Andriyanto, Kepala Pusat Bahasa Jatim Asrif, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Gresik,Ninik Asrukin, Wakapolres Gresik Kompol Eko Iskandar, Kacab Dindik Wilayah Gresik diwakili Rita Riana, Wakil Komisi 1 DPRD Gresik Syaikhu Busiri, Badan Pengurus Pusat FLP Kokonata Kusuma, Ketua FLP Jatim Novi Istina. (dra)

Wagub Emil : Daya Beli Masyarakat Jatim Terjaga

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Antusiasme yang besar terhadap minyak bersubsidi ini terlihat saat sidak. Bahkan, Menko Perekonomian, Airlangga dan Wagub Emil pun bertukar pikiran dengan beberapa pelaku UMKM dan Alumni Kartu Prakerja.

Disela-sela mendampingi Menko Airlangga, kunjungan ke Jawa Timur/Jatim, Kamis (13/1), Emil Dardak panggilan akrab Wagub Jatim itu mengatakan, berbagai upaya telah dilakukan oleh Pemprov Jatim untuk memastikan bahwa harga-harga sudah terkendali.

Diantaranya harga komoditas minyak, beras, telur, cabai, dan bawang yang kini disokong oleh pemerintah. Terkait harga minyak, Emil menjelaskan, mengikuti harga pasaran minyak yang kini berada di angka Rp 14.000, namun Pemprov Jatim memberi subsidi sebesar Rp 2.000. Sehingga, per liter minyak dibanderol dengan harga Rp 12.000/kantong.

“Sekarang pemerintah sedang berusaha menekan harga minyak di angka Rp. 14.000. Pemprov Jatim sudah melakukan berbagai langkah untuk menaikkan daya beli minyak masyarakat. Salah satunya dengan subsidi,” ungkap Emil.

Untuk subsidi ini, Emil menjelaskan, pembeli diharuskan menunjukkan KTP. Masing-masing pembeli pun mendapat jatah maksimal pembelian dua kantong minyak, atau 2 liter. Mantan Bupati Trenggalek itu juga memaparkan, koordinasi guna memastikan kestabilan harga sembako ini dilakukan dengan sinergi bersama kementerian perdagangan dan kementerian pertanian.

Pasalnya, naik turunnya harga juga secara langsung menyangkut produksi komoditas dari petani. “Koordinasi ini dilakukan dengan kementerian perdagangan, kementerian pertanian terkait produksi yang dihasilkan oleh petani dan tentu saja harga yang berkembang di pasar-pasar,” sebutnya.

Emil mengatakan, Jatim akan mengupayakan agar produksi gula lokal dapat menjadi salah satu solusi dalam menjaga kestabilan harga gula di Bumi Majapahit. “Untuk gula nanti akan kamu pantau lebih lanjut produksinya. Karena Jatim ini adalah salah satu daerah produsen gula, baik itu dari pabrik maupun kombinasi yang lain,” sebutnya.

Emil memastikan bahwa Pemprov Jatim akan sebaik mungkin berupaya memberikan pembinaan dan pelatihan lanjutan bagi para pelaku usaha. Ini sebagai kontribusi Jatim dalam pemulihan ekonomi. Baik bagi Jawa Timur sendiri, juga untuk Indonesia.

“Ini untuk percepatan pemulihan ekonomi. Kami dari pemprov akan membina dan memberikan pelatihan lanjutan untuk memastikan bahwa semua _output_ terlaksana dengan baik,” tutupnya. Kepada Menko Airlangga dan Emil, seorang pedagang daging ayam mengatakan bahwa pembinaan digitalisasi sistem yang diberikan oleh Pemprov Jatim sangat membantu di masa pandemi ini.

Salah satunya dengan penerapan QR code sebagai metode pembayaran. Ia mengungkapkan, pembeli dan penjual tak perlu repot-repot mengeluarkan uang dan kembalian yang dapat menjadi media penularan Covid-19. Pembayaran dapat dilakukan secara _cashless_ .

“Sekarang meski di keadaan pandemi, saya bisa jual daging ayam potong hingga 200 kg per hari saat ramai. 2 kwintal. Kalau sepi, setidaknya sekirar 150 kg,” katanya. Tak berhenti disitu, seorang pemilik toko kelontong juga menyatakan rasa syukurnya. Di masa pandemi ini, ia mampu meraup pendapatan sebesar 70-80 persen berkat sinergi penjualan online dan offline.

“Saya punya toko kelontong ini. Meskipun sempat hampir putus ada, rupanya usaha masih bisa berlangsung di masa pandemi. Sah satunya dengan mendistribusukan via online. Saya bisa bertahan di masa pandemi dengan 70-80 persen pendapatan,” ucapnya.

Di akhir kunjungannya, Airlangga Hartarto berharap agar kestabilan harga di Jatim dapat senantiasa terjaga. Ia pun mengapresiasi kiat-kiat yang sudah dilakukan oleh Pemprov Jatim dalam menjaga daya beli masyarakat.

“Kami mengecek harga di pasar dalam rangka kebijakan pemerintah yang berusaha menekan harga minyak ke Rp 14.000. Untuk menstabilkan harga ini kami lakukan dengan operasi pasar. Mudah-mudahan minggu depan semua stabil seluruhnya, minyak yang diharga Rp 14.000 dan gula Rp 11.000,” sebutnya. (bw)

Kejari Sidoarjo Ingatkan Jangan Selewengkan Dana BK

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kalau ada yang main-main dengan Dana Bantuan Keuangan/BK akan kita sikat. Ancaman itu diungkapkan pihak Kejaksaan Negeri Sidoarjo/Kejari, yang akan mulai ‘turun gunung’ meneropong aliran dana BK Sidoarjo yang mencapai Rp 129 miliar.

Kasi Intelijen Kejari Sidoarjo, Aditya Rakatama, saat ditemui mengatakan, bekaitan dengan anggaran BK sudah menjadi kewajiban untuk melakukan pengawasan dan monitoring. Ia menyampaikan pesan, masyarakat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama harus dilibatkan.

‘’Melalui Musdes anggaran BK digunakan untuk apa, tujuanya untuk apa. Sebenarnnya anggara BK ini dikucurkan ke desa untuk padat karya sehingga masyarakat desa dapat menikmati hasilnya dari banyaknya anggaran BK yang dikucurkan langsung ke Desa,” kata Kasi Intelijen Aditya Rakatama, Kamis (13/1).

Mantan Kasi Pidsus Kejari Tanjungpinang ini mewanti-wanti agar jangan ada pihak-pihak yang bermain dengan anggaran BK. Berkaitan dengan pengawasan, selain Kejaksaan, ada pihak-pihak yang bisa melakukan pengawasan. Misal inspektorat.

‘’Kalau kami di Kejaksaan Negeri Sidoarjo, otomatis akan melakukan kerjasama mengawasi juga, bantuan keuangan supaya digunakan sebagaimana mestinya dan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Untuk diketahui DPRD Sidoarjo dalam APBD 2022 ini sudah disiapkan dana lebih dari Rp 60 miliar untuk BK. Rinciannya, 50 anggota DPRD sama-sama dijatah Rp 1 miliar. Khusus untuk empat orang pimpinan dewan mendapatkan tambahan masing-masing Rp 2,5 miliar.

“Khusus untuk Bupati dan Wakil Bupati, dianggarkan sekitar Rp 4 miliar,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan Namanya. Sederet angka rupiah itu akan bertambah dalam penyusunan APBD Perubahan yang dibahas di pertengahan tahun nanti.

Sementara itu, Ketua Umum Java Corruption Watch (JCW), Sigit Imam Basuki, menyoroti dana BK yang disalurkan ke desa-desa dibuat ajang bancak’an. Banyak temuan pekerjaan fisik yang bersumber dari dana BK proses pekerjaanya asal-asalan dan dikerjakan pihak ketiga. (no)

Digarap Tahun ini, Crossing Saluran Rolak Gunungsari Jadi Solusi Cegah Genangan di Ketintang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pembangunan crossing saluran di kawasan Ketintang Selatan mulai disiapkan. Pembangunan yang direncanakan mulai 2022 ini, dilakukan untuk mencegah timbulnya genangan air saat datangnya hujan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, saat melakukan peninjauan sejumlah saluran di kawasan Ketintang dan Karah, Rabu (12/1). Tinjauan ini dilakukan sekaligus untuk memastikan titik lokasi yang akan dibangun crossing saluran.

“Makanya tahun ini saya minta agar merevisi anggaran, Insya allah nanti Februari 2022 sudah dilelang, dikerjakan,” kata Wali Kota Eri. Menurut dia, untuk menangani genangan yang terjadi di kawasan Ketintang maupun Karah, tidak bisa dilakukan hanya dengan pengerukan atau penambahan rumah pompa.

Sebab, aliran air harus dipecah menjadi dua sisi agar tak hanya bertumpu pada satu outlet. “Jadi aliran itu nggak (tidak) bisa dibebankan di dalam satu outlet yang sama,” kata mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya tersebut.

Pihaknya menargetkan, pelaksanaan pembangunan crossing saluran di kawasan Ketintang, dapat rampung dalam kurun waktu tiga bulan. Sedangkan untuk tahapan lelang, akan dimulai pada bulan Februari 2022.

Disisi lain, Wali Kota Eri juga berharap masyarakat turut serta mengawal pembangunan crossing saluran tersebut. Nantinya pengerjaan crossing saluran akan di bawah koordinasi Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM).

“Pelaksanaannya sekitar tiga bulanan. Nanti bisa dipantau terus ke DSDABM, dikawal terus, biar masyarakat bisa tahu semua,” ungkap dia. (ko)

Wali Kota Eri Cahyadi : Pers Harus Sehat, Cerdas dan Berwibawa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri pelantikan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur (Jatim) Periode 2021-2026, di Grand Ballroom Mercure Hotel, Rabu (12/1). Turut dalam acara itu, Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Wakil Gubernur, Emil Elestianto Dardak, Ketua DPRD Jawa Timur Kusnadi, Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo, dan Ketua PWI Pusat Atal Sembiring Depari.

Wali Kota Eri menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PWI Jatim terpilih Lutfil Hakim dan seluruh jajaran pengurus PWI Jatim periode 2021-2026, yang telah dilantik. Menurut dia, dengan terpilihnya ketua dan pengurus untuk periode 2021-2026, diharapkan bisa memegang amanah dan semangat untuk seluruh insan pers yang ada di wilayah Provinsi Jawa timur.

“Semoga bisa memberikan yang terbaik untuk pers yang sehat, cerdas, dan berwibawa di Jawa Timur, khususnya Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri. Selain itu, Wali Kota Eri berharap kepada para insan pers di Jatim bisa menjunjung tinggi persaudaraan, kejujuran, yang dilandasi keimanan.

Sebab, tugas utama pers adalah untuk memberikan bimbingan, penerangan, dan konfirmasi kepada masyarakat. “Terus semangat dan kuat untuk mengemban amanah, demi seluruh insan pers,” ujar dia.

Sementara itu, Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, turut menyampaikan ucapan selamat kepada Ketua PWI Jatim terpilih, Lutfil Hakim, beserta seluruh pengurus PWI Jatim periode 2021-2026. Ia berharap, dengan amanah yang diemban bisa membantu untuk mengcover kebutuhan seluruh insan pers di wilayah Provinsi Jatim.

“Karena tim squad PWI Jatim ini terbanyak di seluruh Kabupaten/Kota di Indonesia. Selamat semua, mudah-mudahan sehat, sukses, dan berkah,” ujar Gubernur Khofifah. Ditemui di lokasi yang sama, Ketua PWI Jatim Lutfil Hakim, mengatakan kehadiran para pemimpin daerah, dalam acara Pelantikan PWI Jatim periode 2021-2026, merupakan bentuk kepedulian para pemimpin pada kehidupan pers di Jatim.

“Karena tanggung jawab kehidupan pers juga menjadi tanggung jawab seluruh stakeholder,” ujar Lutfil Hakim. Lutfil, melanjutkan, PWI Jatim, merupakan komponen masyarakat pers yang memiliki 1.300 ribu anggota dengan 1.200 anggota sudah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) melalui PWI.

“Mudah-mudahan atensi dan perhatian para pimpinan daerah bisa menjadi semangat kawan-kawan pers untuk bekerja terus profesional dan kredibel, untuk menunjukan pers yang sehat, cerdas, dan berwibawa,” pungkasnya. (ko)

Gerak Cepat Tangani Balita Kenzo, Wawali Armuji Apresiasi Kerja Camat dan Lurah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji tidak tinggal diam ketika melihat warganya yang mengalami kesusahan. Terutama kesulitan dalam hal kesehatan, seperti yang dialami oleh bayi Kenzo yang menderita hidrosefalus.

Meskipun Kenzo telah mendapatkan perawatan medis di RS Universitas Airlangga (RS Unair) dan pendampingan intensif dari Puskesmas Balongsari, Wawali Armuji menyempatkan diri menilik kondisi balita tersebut.

Bersama camat, lurah dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Kecamatan Tandes, ia memberikan semangat kepada keluarga bayi usia enam bulan tersebut.

“Alhamdulillah bayi Kenzo sudah diambil dua kali tindakan medis, secara berkala akan didampingi oleh Puskesmas setempat agar kondisi kesehatan tetap prima,” kata Armuji, Rabu (12/1). Wawali yang akrab disapa Cak Ji, itu menuturkan, peran camat, lurah dan LPMK sangat penting mengetahui kondisi warganya. Sehingga, ketika ada yang mengalami kesulitan dapat segera tertangani dengan baik.

“Ayo Pak Camat, Pak Lurah sering-sering blusukan, biar tahu kondisi warganya. Sehingga, ketika ada warga yang membutuhkan bantuan bisa cepat teratasi,” tutur Cak Ji. Ia mengusulkan, agar beban keluarga Kenzo tidak terlalu berat, supaya dimasukkan ke database program Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), agar Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya lebih mudah memberikan intervensi.

“Permasalahan di Kota Pahlawan itu kompleks, oleh karena itu butuh gotong royong banyak pihak dan sinergitas lintas sektor. Saya sangat apresiasi camat dan lurah Tandes mau bergerak cepat,” imbuhnya.

Setelah mendapat kunjungan dari dari Cak Ji, orang tua Kenzo, Amalia Maharani bersyukur dan berterimakasih. Warga Gedang Asin, Kelurahan Tandes, Kecamatan Tandes itu juga berharap, setelah dikunjungi oleh Cak Ji, anaknya bisa lekas sembuh dan tumbuh jadi anak yang sehat.

“Terima kasih Pak Armuji sudah memperhatikan dan menyemangati kami” kata Amalia. (ko)

Percepat Vaksin Dosis Tiga, Pemkot Surabaya Gelar Vaksinasi Massal Lansia di Balai RW

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Pelaksanaan vaksinasi booster (dosis ketiga) untuk lanjut usia (lansia) di Kantor Balai RW 04 Kelurahan Ngagel Rejo, Kecamatan Wonokromo, Surabaya, Kamis (13/1) ditinjau Wali Kota Surabaya. Bersama Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes), camat, lurah dan LPMK setempat, ia mengarahkan warga agar vaksinasi berjalan lancar.

Wali Kota Eri Cahyadi, menyampaikan, vaksin booster ini sengaja diadakan di balai RW, tujuannya agar para lansia tidak terlalu jauh pergi ke Puskesmas Ngagel Rejo. “Sebenarnya kan di rumah-rumah secara door to door. Tapi banyak yang minta di balai RW, katanya biar seneng ketemu temannya, sesama lansia. Kalau lansia senang kan imunnya akan semakin bagus,” kata Eri.

Setelah meninjau, Eri sempat menyapa dan mendampingi beberapa lansia yang disuntik vaksin booster. “Gimana bu? Sehat-sehat nggih (sehat-sehat ya),” ucapnya sembari menuntun salah satu lansia.

Setelah menyapa beberapa lansia, kemudian ia sibuk mengatur kursi untuk antrean lansia yang baru datang. Tak segan, dia menuntun dan mempersilahkan lansia yang baru datang untuk duduk. “Lenggah mriki nggih bu (duduk sini ya bu),” sambutnya dengan nada halus.

Wali kota yang akrab disapa Cak Eri, mengatakan, vaksinasi booster untuk lansia ini target sasarannya ada 12 ribu dan disesuaikan dengan dosis yang ada. Oleh karena itu, ia ingin Dinkes Surabaya mempercepat proses vaksinasi tersebut.

“Kudu (harus) sabar memang kalau menghadapi orang sepuh (orang tua). Makannya saya bilang ke teman-teman Dinkes tadi, ayo ini (vaksin boosternya) dipercepat saja,” ujarnya. Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina, menjelaskan, vaksinasi ketiga ini berjalan kondusif. Senada dengan wali kota, sasarannya per hari ini ada 12.000 lansia se-Kota Pahlawan.

Sedangkan untuk lansia yang ada di wilayah Kelurahan Ngagel Rejo, total ada 533 sasaran. “Dosisnya yang dipakai ini jenis Pfizer, sasarannya secara keseluruhan ada 80 ribu lansia se-Surabaya. Hari ini 12 ribu, kita adakan serentak ada yang berjalan di puskesmas juga. Ada juga yang kita sasar ke rumah-rumah bagi yang tidak bisa hadir,” kata Nanik.

Sedangkan di hari pertama (12/1), sasaran vaksin booster yang telah tercapai totalnya 680 digelar di 12 lokasi puskesmas. “Sesuai sosialisasi dari Kemenkes yang jadi prioritas adalah lansia dan kelompok rentan (komorbid),” jelasnya.

Proses vaksinasi ini sama seperti vaksin dosis satu dan dua sebelumnya, yaitu melalui proses skrining dan tubuh harus dalam kondisi fit. Tidak lupa menyampaikan kepada masyarakat, agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) ketat meskipun sudah dilakukan vaksinasi dosis ketiga.

 “Tetap jaga prokes 5M harus dilakukan, semua pakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak. Jangan lengah dan waspada,” pungkasnya. (ko)

Syah…., Idham Kholid, Ketua FKUB Sidoarjo 2021-2026

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Sidoarjo Idham Kholid, mengaku pengurus dan keluarga besar FKUB Sidoarjo saat ini baik-baik saja dan tetap solid. Terjadinya perubahan kepengurusan FKUB atas keputusan Bupati Sidoarjo menurut Idham, disikapi biasa saja oleh pengurus dan tidak menjadikan sesuatu yang heboh.

“Alhamdulillah FKUB tetap solid dan kompak. Tidak ada suasana yang tidak enak akibat terjadi pergantian SK kepengurusan. Saya juga biasa-biasa saja soal SK FKUB yang baru itu,” kata Idham Kholid, Rabu (12/1).

Menurut dia, sebagai ketua FKUB yang ditetapkan oleh Bupati Muhdlor, dirinya mengaku siap menjalankan amanah yang telah diberikan. Soal kenapa ada pergantian posisi pengurus FKUB sebelumnya, Idham, mengaku bukan kewenangan dirinya dan silakan menanyakan itu kepada Bupati Sidoarjo.

“Kalau soal pergantian SK, monggo ditanyakan kepada bupati. Saya hanya menjalankan apa yang sudah diamanahkan kepada saya,” tuturnya. Untuk hubungan personal antara dirinya dengan H.M.Kirom ketua FKUB Sidoarjo sebelumnya, Idham mengaku tetap terjalin dengan baik.

Karena itu, kata Idham, didalam FKUB sendiri tidak ada nuansa perpecahan yang mungkin digambarkan banyak pihak. “Kita tetap solid, dan program kerja kota di tahun 2022 ini juga sudah siap untuk dijalankan,” tutur Idham.

Sementara itu, Mustain Baladan Kapala Bakesbangpol Sidoarjo, menyatakan SK No 188/694/438.1.1.3/2021 tertanggal 1 Desember 2021 yang mengangkat Idham Kholid, sekretaris FKUB, sebagai Ketua FKUB Sidoarjo periode 2021-2026 adalah syah dan berlaku.

Selanjutnya, tinggal menyiapkan waktu untuk pelantikan FKUB Sidoarjo. “Yang penting kepengurusan FKUB sekarang mengakomodir seluruh perwakilan, termasuk dari Muhammadiyah. Tinggal kita jadwalkan untuk pelantikan saja,” ujar Mustain. (no)

Mendag Lutfi : Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Bapok

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Langkah konkret dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau sehingga stabilitas harga kebutuhan pokok  tetap terjaga. Penegasan ini dikemukakan, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, saat menghadiri peluncuran “Program Migor 14 Ribu” dan “Holding BUMN Pangan ‘ID Food’” Kementerian Badan Usaha Milik Negara di Museum Fatahillah, Jakarta, Rabu (12/1).

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN I, Pahala Nugraha Mansury, dan  Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi.

“Sesuai mandat Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan untuk menjamin stabilitas harga bapok, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat terhadap minyak goreng, terutama bagi masyarakat yang kurang mampu,” kata Mendag Lutfi.

Mendag Lutfi menjelaskan, program ‘Migor 14 Ribu’ diharapkan dapat terus mempertahankan penerimaan devisa kelapa sawit yang harganya sangat baik di pasar internasional.

Selain itu, juga dapat menjaga keterjangkauan serta ketersediaan minyak goreng bagi masyarakat. “Kami saat ini sedang melakukan intervensi dengan menggunakan mekanisme Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) yaitu menyiapkan 1,2 miliar liter untuk enam bulan pertama 2022. Saya jamin harga minyak goreng akan berada di Rp14.000/liter,” tegas Lutfi.

Ia menambahkan, pada 2022, tren permintaan bapok akan lebih besar daripada pasokan. Saat ini, Kementerian Perdagangan sedang mengatur logistik di 2022. Sehingga, Holding BUMN Pangan ‘ID Food’ yang juga diluncurkan hari ini diharapkan dapat turut mendukung pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan bapok.

“Kami mohon kerja sama pemerintah, BUMN, dan swasta untuk menjaga kekompakan, kebersamaan, dan membulatkan tekad untuk membuat Indonesia maju. Saya yakin kita bisa dan mudah-mudahan ini dapat menjadi bekal kita ke depan,” tutup Mendag Lutfi.

Menteri BUMN Erick Thohir menuturkan, BUMN saat ini sedang melakukan perbaikan ekosistem. Selain itu, juga mengimbau kepada BUMN Holding untuk terbuka dengan inovasi dan teknologi. “Saya berharap ‘ID Food’ bersinergi dengan BUMN lain seperti Himbara, PT Pupuk Indonesia (Persero), dan lainnya untuk dapat melakukan pendampingan kepada para petani, peternak, hingga nelayan, serta menghasilkan solusi pembiayaan yang benar dengan data yang benar,” tutur Erick.

Sementara itu, Direktur Utama/Dirut PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan, dukungan dari kementerian dan lembaga sangat penting bagi pembentukan holding pangan.

“Saya harap, ‘ID Food’ dapat memacu semangat kita bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional; inklusivitas petani, peternak, dan nelayan; dan menjadi perusahaan kelas dunia,” kata Arief. (bw)