PTM 100 Persen Dimulai, Siswa MBR Manfaatkan Perlengkapan Sekolah Gratis

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pembelajaran Tatap Muka/PTM 100 persen di Surabaya dimulai Senin, (10/1). Para pelajar jenjang SD dan SMP tampak antusias mengikuti PTM 100 persen.

Tak terkecuali siswa dari keluarga Masyarakat Berpenghasilan Rendah/MBR juga mengikuti PTM seperti yang lain karena telah mendapat bantuan perlengkapan sekolah. Pada pelaksanaan PTM 100 persen, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama Pimpinan DPRD dan Kepala Dinas Pendidikan Surabaya tampak berkeliling dan mengunjungi sejumlah sekolah.

Beberapa sekolah yang dikunjungi mulai dari SMP Negeri 19, SD Muhammadiyah 4, dan SMP Muhammadiyah 5, SMP Santa Maria, dan SD Negeri Kaliasin 1 Surabaya. Pelaksanaan PTM 100 persen ini dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Bersama/SKB 4 Menteri.

“Alhamdulilah persyaratan SKB 4 Menteri sudah diterapkan. Kita lakukan dan pastikan bahwa pelaksanaan tatap muka memberikan kenyamanan dan rasa aman,” kata Wali Kota Eri.

Untuk memberikan kenyamanan bagi para siswa, Wali Kota Eri, minta Dispendik Surabaya agar menerapkan PTM 100 persen dengan membagi dua shift. Hal ini dikarenakan adanya jarak antar siswa yang tidak memungkinkan untuk melaksanakan PTM 100 persen dalam satu waktu.

“Kita terus memberikan keyakinan kepada orang tua, dengan meminta persetujuan wali murid. Supaya sekolah ini bisa berjalan nyaman, maka harus ada persamaan, antara Pemkot Surabaya dan DPRD untuk memberikan sebuah keputusan,” ujar dia.

Meski demikian, Wali Kota Eri, mengaku, bahwa pelaksanaan PTM di Surabaya telah dimulai sejak PPKM Level 2 kemarin. Pihaknya juga telah melakukan survei terkait teknis PTM yang dibutuhkan oleh setiap sekolah.

“Alhamdulillah kita sudah lakukan itu. Kalau selalu (pembelajaran) online, maka siswa akan menjadi orang individualistik, ini yang kita takutkan, karena tidak ada komunikasi antar teman, tidak ada komunikasi dengan guru maka ini sangat membahayakan,” jelas dia.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota/Bappeko Surabaya itu melanjutkan, terkait dengan seragam gratis untuk siswa dari keluarga MBR, telah disalurkan di tiap sekolah. Seragam tersebut merupakan hasil produksi dari UMKM di Kota Surabaya.

“Insya Allah nanti juga tiap sekolah akan membelikan seragam, tetapi bukan untuk MBR, melainkan seragam yang dikerjakan UMKM, untuk menggerakkan UMKM kita. Termasuk nanti pegawai negeri memakai sepatu dan seragam UMKM,” terang dia.

Salah satu pelajar dari keluarga MBR yang mengikuti PTM 100 persen adalah Airin, siswa kelas 2 SDN Kaliasin 1 Surabaya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Eri karena bisa mengikuti PTM seperti siswa yang lain, karena mendapat bantuan perlengkapan sekolah.

“Terima kasih Bapak Wali Kota Eri Cahyadi, karena saya bisa mendapat seragam sekolah gratis untuk sekolah,” kata Airin. Sementara itu, Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, minta kepada seluruh pihak di lingkungan sekolah untuk saling menjaga protokol kesehatan.

Sebab, pada pelaksanaan PTM 100 persen yang sedang berlangsung, masih menyesuaikan dengan pola para peserta didik. Seluruh pengawas digerakkan, kita lakukan koordinasi terus dengan Dinas Kesehatan untuk melakukan pencegahan ataupun penanganan (Covid-19).

‘’Saat ini pembelajaran masih 2 jam setengah untuk SD dan 3 jam untuk SMP, serta relaksasi 10 menit, agar anak tidak jenuh,” kata Yusuf. Di tempat terpisah, Irvin Santoso, salah satu siswa kelas 9 SMP Santa Maria Kota Surabaya mengaku senang karena bisa kembali bertemu teman-teman dan gurunya yang ada di sekolah.

Bahkan, dia mengaku kaget karena Wali Kota Eri langsung mengunjungi dan memberikan semangat untuk dirinya dan teman-teman di sekolahnya. “Saya merasa spesial karena bisa mendapat kunjungan langsung dari Pak Wali Kota (Eri Cahyadi). Apalagi mendapat semangat dari beliau, saya semakin bersemangat untuk PTM ini,” kata Irvin. Ia bersama teman-temannya sudah tidak sabar dengan pelaksanaan PTM di sekolah.

Bagi dia, PTM menjadi salah satu kegiatan yang mempermudah untuk memahami materi belajar dari sekolah. “Karena ketika belajar online saya merasa tidak efisien ketika belajar di rumah. Semoga selalu ada inovasi, agar materi bisa langsung diberikan,” pungkasnya. (ko)

Cluster Animasi Singhasari, Pemprov Jatim Kembangkan KEK Berbasis Digital

0

Malang, (pawartajatim.com) – Pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus/KEK Singhasari, merupakan bagian dari atensi Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim kepada industri animasi. Mengingat, sudah menjadi keinginan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, untuk mengintegrasikan antara dunia industri dengan pendidikan vokasi.

Ini bentuk konkret dari pemerintah provinsi untuk bisa mengembangkan kawasan ekonomi khusus berbasis digital. Dan memang belum ada contohnya yang bisa kita ambil 100%. Jadi ini membuka banyak sekali ruang untuk berkreasi.

‘’Kalau kita tidak kerja keras bareng-bareng, cita-cita kita mau membangun ekonomi kreatif tentu nggak mudah,” kata Wakil Gubernur/Wagub Jatim, Emil Elestianto Dardak, usai meninjau cluster animasi di KEK Singhasari yang terletak di Jalan Raya Klampok, Perum Singosari, Purwoasri, Kec. Singosari, Kab. Malang pada Minggu (9/1).

Ketika datang, Wagub yang akrab disapa Emil itu disambut General Manager KEK Singhasari Kris Widyat Praswanto, Direktur Umum KEK Singhasari Purnadi, beserta Staf KEK Singhasari Widyono. Setelah itu, Wagub Emil, mengecek progres pembangunan cluster animasi.

Wagub Emil menjelaskan bahwa sektor animasi di dalam KEK Singhasari melibatkan konsep inti plasma. Di mana, ada satu studio relatif besar yang menggandeng studio-studio lain untuk bersama-sama membangun sebuah sistem cluster animasi.

Syarat yang mereka ajukan adalah mereka ingin dekat dengan pendidikan vokasi karena banyak sekali kebutuhan talenta-talenta magang untuk bisa mengerjakan project-project di sini,” jelasnya. Untuk itu, Wagub Emil menerangkan bahwa Pemprov Jatim sedang mengupayakan akses yang lebih mendukung pergerakan ini.

Salah satu upaya yang dilakukan adalah pemberian dana bantuan pelebaran akses jalan kepada pemerintah Kabupaten Malang. “Tadi saya meninjau ada bantuan keuangan provinsi yang kita berikan pada Kabupaten Malang untuk melebarkan dan membenahi jalan akses. Memang belum sampai ke gerbang sini tapi sudah dapat 2 Km. Harapannya, tambahan 2 Km lagi bisa segera sampai gerbang depan. Untuk bantuannya sendiri lumayan besar, yakni Rp 10 miliar lebih. Termasuk bantuan dari pemerintah pusat juga,” terangnya.

Wagub Emil, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah mendukung pembangunan cluster animasi di KEK Singhasari. Pasalnya, berbagai instansi baik swasta maupun negeri saling bahu-membahu mewujudkan cita-cita membangun ekonomi kreatif.

“Saya berterima kasih kepada Viva Group dan Telkom yang sudah men-support pembangunan ini. Selain itu juga ada BNI yang sudah memberikan kredit untuk pembiayaan cluster animasi ini. Jadi ini sudah bukan hanya government, tapi sudah melibatkan swasta dan juga BUMN,” ungkapnya.

“Kami tentunya nggak akan berhenti. Kami ingin memastikan publik bisa melihat kinerja dari support-support yang kita berikan untuk generasi muda yang ada di Jawa Timur. Ini langkah pertama untuk memfasilitasi creativity anak muda. Karena memang ini eranya orang bisa kerja secara remote, tapi ekosistem tetap diperlukan,” tutupnya.

Sebagai informasi, KEK Singhasari merupakan satu dari 15 KEK yang dibangun di Indonesia dan merupakan bagian dari Perpres no 80 terkait pembangunan nasional. Nantinya, KEK ini akan diisi dengan Commerce Park, Lokanima (Indonesian content and animation aggregator), Kampung Animasi, Omah Storia, Content Garage, serta Film and Animation Factory.

Didalamnya, Pemprov Jatim akan menstabilisasi Milenial Job Center (MJC) untuk mendorong tren kerja gig economy di kalangan anak muda. Selain itu, Pemprov juga akan menghadirkan kelas-kelas yang mendukung pemaksimalan industri kreatif.

Untuk cluster animasi sendiri, akan ada 7 studio plus 1 studio besar yang dibangun. Di studio besar itulah nantinya akan ada viewing theatre untuk pemutaran video kepada client. Pembangunan cluster ini jadwalnya akan selesai pada Februari. Sementara, launching akan dilakukan pada awal atau pertengahan Maret 2022. (bw)

Ketum MUI : Perlu Sinergi Pemerintah dan Ulama

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gresik menggelar acara halaqoh ulama dan umara. Kegiatan  dilaksanakan di Masjid Agung Gresik, Sabtu (8/1). Acara yang bertema “Komitemen Ulama dan Mewujudkan Gresik Baru yang Bermartabat” itu dihadiri langsung oleh Ketua Umum MUI Pusat KH Miftahul Ahyar, sejumlah perwakilan MUI Jatim dan pejabat pemerintah termasuk Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani (Gus Yani) bersama Wakil Bupati (Wabup) Gresik Aminatun Habibah.

Ketua Umum MUI Pusat KH Miftahul Ahyar, dalam tausiahnya memaparkan  agama dan pemerintahan harus terjalin beriringan. Menurut KH Miftahul Ahyar, agama merupakan dasar dan pemerintahan adalah penjaganya. Keduanya harus beriringan sesuai peran masing-masing.

“Ibarat sebuah sebuah bangunan tanpa penjaga maka akan hancur. Begitu juga kekuasaan tanpa ada agamanya maka akan roboh. Kebersamaan ini akan otomatis terjalin,” bebernya. Sementara itu, Bupati Gresik Gus Yani menyampaikan, bahwa peran ulama di kala krisis pandemi Covid-19 sangat membantu.

Ulama memberikan pengarahan dalam bentuk fatwa yang dianut oleh umat. “Kondisi sosial di tengah krisis pandemi, masyarakat mengalami keadaan cukup berat, dalam segi sosial maupun lain. Baik batiniah memberikan dampak,” paparnya.

Kendati demikian lanjut bupati  meski dalam kondisi berat, hukum dan politik masih stabil. Hal ini perlunya sinergitas antara pemerintah dan ulama dalam menjalani visi bersama. “Ini yang menjadi visi bersama, bisa menumbuhkan kestabilan di tengah pandemi covid-19. Sinergi ini yang benar-benar terjalin,” paparnya.

Bupati Gresik mengingatkan, situasi pandemi belum berakhir. Untuk tetap menjaga agar tidak ada lonjakan, Gus Yani meminta agar tetap disiplin protokol kesehatan. “Kuncinya adalah kedisplinan. Jangan semakin hari malah semakin luntur. Khususnya masyarakat Gresik,” terangnya.

Selain itu, Bupati millelenial  itu juga mengungkapkan, keberhasilan vaksinasi di Kota Santri ini tidak lepas dari peran ulama. Untuk itu, perlunya sinergitas yang baik serta komitmen kuat antara ulama dan pemerintah agar Gresik senantiasa kondusif.

“Peran dari guru-guru kita selalu memberikan yang baik. Tanpa peran dari para ulama, hasil vaksinasi kurang maksimal,” pungkasnya. (dra)

Diresmikan, Jalan Tembus di Dua Desa

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Jalan tembus Desa Tebel dan Desa Punggul diresmikan Ahmad Muzaiyyin, Anggota DPRD dari Partai Kebangkitan Bangsa/PKB Kabupaten Sidaorjo Dapil 6 (Gedangan, Sedati dan waru) Sabtu (8/1).

‘’Jalan tembus sepanjang 1.040 Meter dan lebar 3 meter dengan anggaran Rp 250 juta dari Dana Bantuan Khusus (BK) Anggota Dewan, Ahmad Muzaiyyin,’’ kata Kepala Desa Tebel Triono. Ia menambahkan, jalan tembus ini sangat ditunggu warga.

Dengan adanya jalan tembus ini akan mempermudah akses warga bila melakukan aktifitas sehari- hari. Baik yang pekerja maupun yang pedagang guna menambah percepatan ekonomi sekitarnya. ‘’Saya mewakili warga Desa Tebel mengucapkan terimah kasih kepada Ahmad Muzaiyyin yang telah peduli membatu pembuatan jalan tembus ini dengan alokasi dari Bantuan Khusus dari dana BK APBD Tahun 2022,’’ ujar Triono yang akan maju lagi dalam pemilihan kepala Desa mendatang. (no)

Profesi Youtuber Digandrungi Masyarakat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Diera digital, profesi youtuber banyak digandrungi masyarakat. Selain karena untuk mendapatkan popularitas, profesi Youtuber menjanjikan penghasilan yang besar.

Hal ini tergantung dari jumlah viewer dan subcriber. Bahkan, banyak para artis dan pebisnis yang juga memiliki profesi sampingan sebagai youtuber. Salah satunya, youtuber asal Surabaya yakni Andy Sugiarto Budiman atau yang dikenal sebagai Andy Sugar.

Andy Sugar, sendiri beserta istri adalah seorang pebisnis dengan menekuni beberapa usaha. Yaitu, mengelola toko di Pasar Atom Surabaya. Selain itu, mereka menekuni dunia media sosial. Misalnya, instagram, youtube dan Tiktok, dengan membuat video promosi yang menarik dan berbeda dari yang lain.

Pada awalnya, lelaki ini memutuskan merintis bisnis dan membuat konten-konten menarik di channel Youtube pribadinya. Dia menekuni Youtube sejak 2019. Konten-konten Andy Sugar, menarik perhatian, karena keusilan dan konten out of the box yang disuguhkan.

Karena ramainya penonton channel Youtube tersebut, Andy, sampai menerima penawaran endorse dari berbagai kalangan untuk mempromosikan bisnis-bisnis mereka. Beberapa konten kreator mempromosikan produk-produk dengan hal yang biasa, tetapi konten yang dihasilkan Andy Sugar, memiliki keunikan yang khas yang diluar nalar.

Misalnya, di Klinik Kecantikan di Surabaya, pria ini justru marah-marah hingga video tersebut viral. Andy Sugar, melakukan hal tersebut dengan sengaja agar masyarakat tertarik melihat promosi yang ada di klinik kecantikan tersebut hingga penonton di akun Tiktoknya berjumlah 10,1 juta.

Pria ini mengaku membuat ciri khas seperti itu agar dia lebih mudah dikenal masyarakat Surabaya. Karena keusilan sikapnya itulah Andy Sugar semakin terkenal dan viral di media sosial. Pada usia, menginjak 30 tahun, Andy Sugar, berkeinginan untuk berhenti perlahan-lahan di dunia Youtube.

Karena dia ingin mengembangkan dan mewadahi talenta-talenta yang menarik di dunia entertainment dengan membuka bisnis yang berkecimpung di dunia hiburan berupa pengelolahan artis seperti management.

Namun, hal yang perlu diingat saat ingin menjadi youtuber, anda harus memiliki ide konten yang mampu menarik penonton. Dan tentu saya saat memutuskan menjadi seorang youtuber kalian tidak akan serta merta langsung mendapatkan penghasilan yang besar.

‘’Kalian harus tekun dan disiplin dalam membangun channel youtube dengan rutin mengupload video atau konten yang menarik,’’ kata Andy Sugar, Kamis (6/1). (hus)

Pulihkan Ekonomi, Indonesia Jadi Penanggung Jawab Side Events G20

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan RI sekaligus Ketua Penanggung Jawab penyelenggaraan Side Events G20, Muhammad Lutfi, memastikan kearifan lokal Indonesia menjadi nilai lebih agenda-agenda Side Events G20 tahun 2022 ini. Hal tersebut sebagai upaya menjadikan Presidensi Indonesia di G20 tahun ini semakin menonjol dalam upaya memulihkan ekonomi dunia.

Mendag Lutfi juga optimistis seluruh agenda Side Events G20 akan berdampak penting pada keseluruhan rangkaian Pertemuan G20 yang digelar di Indonesia tahun ini. Tercatat pada 24 Desember 2021 sebagai batas waktu inventarisasi Side Events G20, terdapat 121 side events yang akan berlangsung di 20 kota di Indonesia dari Desember 2021 sampai Oktober 2022 mendatang.

Side Events G20 bertujuan memberi pemahaman yang lebih lengkap kepada anggota G20 mengenai agenda prioritas Presidensi G20. Side Events G20 juga harus menjadi showcase citra positif kemajuan dan budaya Indonesia. Showcase filosofi nilai budaya luhur ditampilkan secara berkala dalam sejumlah side events tersendiri.

”Penyelenggaran side events diharapkan dapat memberikan dampak bagi perekonomian, baik di daerah penyelenggaran maupun Indonesia secara umum,” ungkap Mendag Lutfi. Ia melihat momentum Presidensi Indonesia dalam G20 kali ini sangat krusial.

Indonesia menempatkan diri secara aktif sebagai bagian dari upaya dunia memulihkan diri dari pandemi Covid19, sekaligus berusaha menggerakkan kembali perekonomian dunia yang terdampak pandemi.

“Pertemuan G20 harus menjadi sarana memperkenalkan gaya hidup, daya tahan dalam krisis dan pandemi, serta kemampuan pemulihan kesehatan, ekonomi, dan produk unggulan anggota G20 sehingga dapat turut menggerakkan ekonomi dunia,” kata Mendag Lutfi.

Dari 121 side events, sebanyak tujuh diantaranya akan terlaksana dalam rangkaian kegiatan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada Oktober 2022 mendatang. Bentuk-bentuk kegiatan side events tahun ini antara lain berupa seminar, forum kerja sama ekonomi, gelar budaya, promosi dagang, pameran, kick-off meeting, hingga tinjauan lapangan.

Setidaknya 15 kementerian dan tujuh lembaga menjadi pengampu kegiatan-kegiatan side events selama rangkaian G20 digelar di Indonesia. Ke-15 kementerian tersebut adalah Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kementerian

Pertanian, Kementerian Kesehatan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Dalam Negeri, serta Kementerian Koperasi dan UKM.

Sedangkan tujuh lembaga adalah Bank Indonesia, Komisi Pemberantasan Korupsi, Akademi Ilmu Pengetahuan Indonesia, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Badan Pemeriksa Keuangan, Indonesian Youth Diplomacy, serta Kamar Dagang dan Industri.

“Diperlukan sinergi seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menyukseskan Presidensi G20 Indonesia Tahun 2022, termasuk dalam pelaksanaan rangkaian side events. Kesuksesan Indonesia pada Presidensi G20 tahun ini akan mendorong percepatan pemulihan kondisi dunia pascapandemi Covid-19 dan turut mendorong Indonesia pulih dari pandemi,” pungkas Mendag Lutfi. (bw)

Gubernur Khofifah Resmikan Boarding School

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Boarding School merupakan sistem pendidikan yang menyediakan tempat tinggal berupa asrama bagi para siswa. Peresmian Boarding School dan pembangunan gedung tahap 4 School Bilingual Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) yang berlokasi di Jalan Jenggolo Kelurahan Pucang Kec/Kab Sidoarjo ini, dipimpin Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Kamis (6/1/).

Sebagai sekolah berasrama sekaligus lembaga pendidikan, yang siswanya tidak hanya belajar melainkan bertempat tinggal di lembaga tersebut. Khofifah menyampaikan, metode pendidikan dalam lembaga tersebut para siswa diajarkan untuk bisa menguasai dua bahasa asing. Serta menanamkan kualitas intelektual dan spiritual.

“Anak-anak ini dipersiapkan untuk bisa menguasai dua bahasa asing. Ini bagian dari standard kesiapan masuk pada komunikasi global ditambah dengan proses pendidikan transformasi digital,” tutur Khofifah.

Boarding School Bilingual Muslimat NU merupakan pendidikan dari Madrasah Ibtidaiyah (MI) setara SD, Madrasah Tsanawiyah (Mts) setara SMP, dan Madrasah Aliyah (MA) setara dengan SMA. Mengenai Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sidoarjo, Khofifah mengatakan, berdasarkan penilaian dari 4 menteri yakni Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Menteri Pendidikan, Menteri Agama, dan Menteri Kesehatan, Sidoarjo masuk ke dalam kategori 1.

“Vaksinasi dosis kedua bagi guru dan tenaga pengajar mencapai lebih dari 80 persen, sedangkan vaksinasi lansia diatas 50 persen. Maka PTM di Sidoarjo bisa dilaksanakan 100 persen sekali masuk selama 6 jam namun kantin tutup,” pungkasnya.

Gubernur Khofifah, melihat penampilan siswa -siswa yang menyanyikan lagu pujian hingga Ibu Gubernur juga ikut bernyanyi bersama dalam lagu ‘Ya Maulana’. (no)

Kendalikan Harga Minyak Goreng, Pemprov Jatim Gelar Operasi Pasar

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Operasi pasar minyak goreng di Halaman TK Al Ahmad, Magersari, Kabupaten Sidoarjo, digelar Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim Kamis (6/1). Dalam operasi pasar minyak tersebut, disediakan sebanyak 600 paket minyak yang totalnya sebanyak 1.200 kantong minyak kemasan sederhana dengan berat masing-masing kantong 1 liter.

Minyak subsidi dari Pemprov Jatim tersebut dibandrol dengan harga Rp 12.000/kantong. Setiap pembeli diwajibkan membawa KTP sebagai syarat pembelian dengan maksimal pembelian dua kantong minyak.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan bahwa dalam menjaga daya beli masyarakat  serta stabilisasi harga minyak goreng di provinsi Jatim telah mendistribusikan 75.312 liter minyak goreng  sejak 14 Desember 2021 sampai 4 Januari  2022 seharga Rp 14.000 di distribusikan oleh Disperindag Jatim, oleh kabupaten / kota serta distribusi dari produsen langsung ke masyarakat. S

edangkan hari ini ditambah 2000 liter. Untuk wilayah Sidiarjo 1200 liter dan Surabaya 800 liter. Harapannya untuk  membantu stabilisasi harga minyak goreng di masyarakat. Saat ini harga pasaran minyak goreng antara  Rp. 18.000 – 19.000 per liter.

Akan tetapi, operasi pasar hari  ini dibandrol dengan harga Rp 12.000 dikarenakan dari nilai Rp 14.000,  Pemprov Jatim memberikan subsidi lagi  sebesar Rp 2.000 sehingga pada operasi minyak murah masyarakat bisa mendapatkan harga lebih murah yakni Rp 12.000,- per liter.

“Saat ini Pemprov menggelontorkan sebanyak 2.000 liter. Sebanyak 1.200 liter yang kita saksikan saat ini, sisanya di lakukan ditempat lain,” ungkapnya. Khofifah berharap, dalam waktu dekat terdapat program intervensi stabilisasi harga minyak goreng  dari pemerintah pusat yang nantinya bisa sampai di tingkat konsumen  dengan harga maksimal Rp 14.000 per liter sehingga  bisa lebih terjangkau dan meringankan masyarakat.

Didampingi Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali , Ka. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Prov Jatim Drajat, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa kenaikan harga minyak goreng saat ini dipengaruhi oleh harga Crude Palm Oil (CPO) dunia yang naik menjadi 1.340 dolar AS per metrik ton. Kenaikan harga CPO ini menyebabkan harga minyak goreng ikut naik cukup signifikan.

Khofifah, menyampaikan bahwa saat ini Pemprov Jatim tengah menunggu pasokan minyak subsidi dari Pemerintah Pusat. Khofifah juga memberikan pemahaman kepada masyarakat sekitar bahwa kenaikan harga  minyak  goreng memang terjadi secara global. Akan tetapi, pemerintah terus berupaya mencari solusi agar harga bisa kembali stabil.

“Tidak hanya di Jatim saja. Di seluruh dunia mengalami (kenaikan). Saat ini kita masih menunggu pasokan dari Pemerintah Pusat. Harapannya minggu depan (minyak  goreng subsidi) sudah bisa diakses masyarakat,” katanya

Mantan Menteri Sosial RI ini menyebut bahwa kenaikan harga minyak goreng ini juga turut menjadi penyebab kenaikan angka inflasi di Jatim. “Kondisi kenaikan ini (minyak goreng) bersamaan dengan kenaikan  harga cabai rawit serta  telur sehingga menjadi pemicu inflasi pada bulan November dan  Desember 2021 ,” ujarnya.

Untuk diketahui, berdasarkan data Badan Pusat Statistik Prov Jatim per 3 Januari 2022 Provinsi Jawa Timur mencatatkan tingkat inflasi sebesar 2,45 persen. Angka ini  lebih tinggi dibandingkan tahun 2020 dan 2019, di mana masing-masing tahun mencatatkan 1,44 persen dan 2,12 persen.

Pada Desember 2021, dari delapan kota Indeks Harga Konsumen (IHK), Jatim mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,69 persen. Yaitu dari 106,52 pada November 2021 menjadi 107,26 pada bulan Desember 2021. (bw)

Nikmatnya Semur Lidah Jeruk Limau di Luminor Hotel Jemursari

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memasuki awal tahun sejumlah inovasi dihadirkan oleh Luminor Hotel Jemursari Surabaya. Salah satunya melalui sajian kuliner yang dihadirkan. Executive Chef Luminor Hotel Jemursari Surabaya membuat hidangan khas Surabaya yang dioleh sedemikian rupa menjadi hidangan ala hotel yang nikmat, penuh rasa dan menggugah selera. Menu khas Surabaya tersebut ada Es Goder Suroboyo dan Semur Lidah Jeruk Limau.

Es Goder merupakan minuman atau jajanan kaki lima yang dahulu cukup populer di Surabaya, namun saat ini sudah jarang dapat menjumpai penjual es tersebut. Melihat hal tersebut, Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro Luminor Hotel Jemursari Surabaya berinovasi membuat minuman tradisional ala Surabaya dan ingin mengajak para tamu bernostalgia menikmati minuman tersebut.

Es Goder berisi goder atau semacam agar-agar, santan, dan sirup. Minuman yang sederhana namun penuh rasa, es goder memiliki cita rasanyang segar dan manis nya goder bercampur dengan sirup serta gurihnya santan.

Tak hanya minuman, ada juga Semur Lidah Jeruk Limau. Makanan berkuah dengan bumbu dan rempah pilihan seperti merica, pala, bawang merah, bawang putih, dan cengkeh. Kuah nya yang sedikit pekat berwarna coklat ini memberikan cita rasa manis dan gurih.

Ditambah dengan jeruk limau semakin memperkaya rasa dan aroma dari kuah semur. Potongan daging lidah serta kentang yang empuk dan bumbu-bumbu yang meresap semakin menambah cita rasa dari Semur Lidah Jeruk Limau.

Semur Lidah Jeruk Limau disajikan bersama dengan nasi putih hangat sangat cocok untuk dikonsumsi sebagai pilihan menu makan siang atau makan malam. Mengangkat makanan lokal Surabaya ke dalam restaurant hotel merupakan suatu inovasi yang kami lakukan, es goder yang biasa dijumpai di pinggir jalan, kini juga tersedia di hotel dengan rasa yang masih otentik dan nikmat.

‘’Semur Lidah Jeruk Limau yang disajikan juga istimewa dengan potongan daging lidah yang empuk serta rasa kuah yang penuh rempah dengan cita rasa manis dan gurih,” kata Executive Chef Luminor Hotel Jemursari Surabaya, Aryyanto Wibowo, di Surabaya Kamis (6/1)

Konsep acara yang disajikan yakni “Suroboyo Tempoe Doeloe”, acara makan malam sepuasnya dengan nuansa dan makanan khas Surabaya. Tak hanya itu, lantunan musik bertema tradisional juga semakin menambah keseruan acara.

Luminor Hotel Jemursari Surabaya juga menggandeng sejumlah UMKM Surabaya di wilayah setempat Kecamatan Tenggilis Mejoyo dengan memberikan area untuk produk UMKM dapat ditampilkan dan dijual selama kegiatan berlangsung.

“Suroboyo Tempoe Doeloe” akan hadir pada 23 January 2022 mulai dari jam 6 sore hingga jam 9 malam di Rock ‘n Sugar Coffee & Bistro. “Surabaya memiliki makanan yang enak, unik, dan khas. Sehingga sangat perlu untuk dikembangkan lagi, dalam kesempatan kali ini Luminor Hotel Jemursari Surabaya akan menyajikan sejumlah makanan khas Surabaya dengan konsep Suroboyo Tempoe Doeloe pada 23 January 2022 nanti.

Hal ini juga sebagai salah satu bentuk pelestarian kebudayaan dan pariwisata melalui kuliner lokal khas Surabaya. Tak hanya itu, Luminor Hotel Jemursari Surabaya juga menggandeng sejumlah UMKM Surabaya untuk turut serta meramaikan acara tersebut dengan menampilkan dan menyajikan usaha-usaha lokal Surabaya kepada para pengunjung hotel.

Hal ini pun juga sebagai bentuk kolaborasi antara hotel dengan pelaku industri untuk turut serta berkembang dan saling bersinergi satu sama lain,” tambah Yosi Arivianto, General Manager Luminor Hotel Jemursari Surabaya. (bw)

Jelang PTM Sekolah, Dewan Sampaikan Beberapa Catatan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Rapat koordinasi Komisi D DPRD Kota Surabaya bersama jajaran dinas pendidikan, dinas kesehatan pemkot Surabaya dan pakar epidemiologi membahas terkait persiapan pertemuan tatap muka/PTM sekolah 100 persen, Rabu (5/1).

Rapat berlangsung secara offline dengan prokes ketat. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Cahyo Siswo Utomo, menyampaikan beberapa catatan terkait pelaksanaan PTM sekolah.

Pertama, Cahyo menyampaikan pelaksanaan PTM harus tetap mempertimbangkan situasi pandemi terkini. Pemkot diharapkan melakukan upaya mitigasi resiko yaitu pengawasan di tempat – tempat keramaian misalnya pintu – pintu masuk Kota Surabaya di terminal, stasiun maupun pelabuhan.

“Perlu dilakukan tracing di pintu-pintu masuk kota untuk mengantisipasi masuknya Covid-19 khususnya varian omnicron,” ujarnya. Kedua, perlu ditingkatkan sosialisasi ke warga sekolah terkait protokol kesehatan, mulai dari mencuci tangan, menjaga jarak, tidak berkerumun hingga menggunakan masker.

“Selalu memakai masker selama PTM dan dilarang bertukar masker, yang terkadang memungkinkan dilakukan oleh peserta didik sekolah dasar,” jelasnya. Ketiga, politisi muda PKS ini menyampaikan tiap usaha kesehatan sekolah (UKS) dan satgas covid-19 sekolah dipastikan sudah terhubung dengan puskesmas setempat.

“Sehingga jika terjadi keadaan terkait Covid-19, bisa segera dilakukan tindakan yang tepat,” tegasnya. Kemudian catatan yang keempat, Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Surabaya ini juga menyampaikan pelaksanaan PTM 100 persen memperhatikan kapasitas kelas yang memenuhi unsur prokes.

Yaitu, saling menjaga jarak antar peserta didik di kelas sejauh 1 meter, adanya aliran udara yang baik serta infrastruktur pendukung belajar mengajar sesuai dengan kondisi yang dibutuhkan. Kelima, Cahyo menyampaikan Pemkot perlu memperhatikan data dan informasi terkait naik dan turunnya Covid-19 ditahun sebelumnya.

“Data dan informasi Covid-19 di tahun sebelumnya bisa digunakan sebagai acuan mitigasi bagi pemkot, kapan harus waspada, dan kapan harus siaga,” terangnya. Keenam, politisi asli Surabaya ini menyampaikan perlu diadakan kegiatan dan aktivitas peningkatan imun bagi peserta didik dan juga warga sekolah lainnya.

“Kegiatan menjaga kebugaran, pemberian vitamin, pemberian vaksin serta aktivitas pembelajaran yang menyenangkan bisa dilakukan sebagai upaya dari peningkatan imun bagi peserta didik,” ujar Cahyo

Terakhir Cahyo, menekankan pentingnya semua pihak termasuk orang tua wali murid untuk menjaga kesehatan, agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan pelaksanaan PTM di sekolah tidak menjadi kambing hitam atas lonjakan yang terjadi.

“Pentingnya peran semua pihak termasuk orang tua wali murid untuk menjaga kesehatan agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 dan pelaksanaan PTM tidak menjadi kambing hitam atas lonjakan yang terjadi,” tutupnya. (ko)