Kapolresta Sidoarjo Pimpin Kenaikan Pangkat 131 Anggota

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sebanyak 131 anggota Polresta Sidoarjo dan polsek jajaran, mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Upacara kenaikan pangkat dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Senin (3/1).

Kepada para personel yang menerima kenaikan pangkat, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengucapkan selamat atas pengabdian serta loyalitas kepada negara dan masyarakat.

“Terus lakukan pengabdian terbaik kepada negara dan masyarakat hingga purnatugas. Tentunya kita semua telah mengalami berbagai macam tantangan tugas, semoga dapat dijalani secara baik, tulus, dan ikhlas,” pesannya.

Dengan ditandai penyematan pangkat setingkat lebih tinggi pada 131 personel, harap Kapolresta Sidoarjo dapat memacu peningkatan kinerja sebagai anggota Polri. Khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pada upacara kenaikan pangkat tahun ini, beberapa perwira berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang mendapatkan kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi Komisari Polisi (Kompol). Seperti Kabag SDM Polresta Sidoarjo Kompol Haris Darma Sucipto, Kasat Resnarkoba Polresta Sidoarjo Kompol Adrian Wimbarda, Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Yanto Mulyanto, Kapolsek Tanggulangin Kompol Masyhur Ade dan Kapolsek Candi Kompol Hari Siswo Suwarno. (no)

Tahun Baru 2022, Trafik Data Indosat Ooredo Naik 24 Persen

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo mempertahankan performa jaringan dalam mengantisipasi kebutuhan telekomunikasi digital pelanggan selama masa liburan Natal 2021 dan momen Tahun Baru 2022. Musim liburan kali ini, Indosat Ooredoo mencatatkan pertumbuhan trafik data harian tertinggi dengan kenaikan 24 persen pada 1 Januari 2022, dimana hingga 98 persen diantaranya dapat terlayani jaringan 4G.

SVP-Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang, mengatakan bangga dapat memberikan pengalaman digital terbaik kepada pelanggan kami selama  masa liburan Natal dan Tahun Baru, meskipun terjadi lonjakan trafik yang tinggi.

Hal ini tidak terlepas dari kerja keras seluruh tim Indosat Ooredoo dan mitra kami di lapangan, yang berhasil mengantisipasi dan menjamin ketersediaan layanan bagi seluruh pelanggan.

‘’Perluasan jaringan 4G berkualitas video kami, bersama dengan implementasi Command Center yang didukung oleh Network Operation Center berbasis AI/ML (Artificial Intelligence/Machine Learning) dan otomatisasi, serta kesiapan saluran layanan pelanggan, adalah faktor pendukung lain yang menjamin pelanggan tetap terhubung selama periode liburan ini,’’ kata Steve Saerang, di Jakarta Senin (3/1).

Indosat Ooredoo mencatatkan peningkatan trafik data sebesar 14 persen pada tanggal 25 Desember 2021 dan naik sebesar 24 persen  pada 1 Januari 2022 dibandingkan dengan trafik hari normal. Peningkatan trafik data yang cukup signifikan terlihat di beberapa kota di Pulau Jawa seperti Bodetabek, Cirebon, Kudus, Tasikmalaya, Tegal, Tuban, Serang,

Solo, dan Sukabumi. Trafik data juga tercatat naik cukup tinggi di beberapa kota lainnya di luar Pulau Jawa, diantaranya di Balikpapan, Manado, dan Samarinda. Sementara itu, Youtube, Facebook, WhatsApp, TitTok, dan Instagram masih menjadi aplikasi yang paling banyak digunakan oleh pelanggan selama liburan.

Beberapa aktivitas peningkatan kualitas jaringan dan operasional Command Center fisik terpusat telah dilakukan untuk memastikan pelanggan menikmati pengalaman digital terbaik. Peralatan & dasbor khusus untuk pemantauan status kinerja jaringan dan pengalaman digital pelanggan secara proaktif, telah berhasil mengurangi keluhan pelanggan hingga 62 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Sebelum masa liburan, Indosat Ooredoo juga melakukan uji jaringan di beberapa area publik dan pemukiman yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik telekomunikasi, seperti tempat rekreasi, jalan utama, jalan tol, rest area, bandara, terminal bus, stasiun kereta api, dan tempat ibadah. (bw)

Awal Tahun, Khofifah Pimpin Apel di BPBD Jatim

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Diawal tahun 2022, Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, memimpin apel pagi. Apel ini digelar di halaman Kantor BPBD Jatim di Jalan Letjen S. Parman 55, Waru, Sidoarjo, Senin, 3 Januari 2022.

Apel pagi ini juga diikuti perwakilan organisasi mitra Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim. Sebanyak 20 orang dari perwakilan organisasi mitra SRPB Jatim ikut dalam apel ini. Mereka langsung dipimpin oleh Koordinatornya, Dian Harmuningsih.

Kehadiran Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, ini juga dalam rangka koordinasi vertikal dan horisontal terkait pandemi Covid-19 dan ancaman Virus Omicron. “Kenapa apel perdana 2022 di BPBD Jatim. Hal ini karena ancaman bencana terlihat nyata dan terkait erupsi Semeru,” kata Khofifah yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Menurut gubernur perempuan pertama di  Jatim ini, korban dan dampak erupsi Semeru  lebih luas dari tahun lalu. “Kita sebagai manusia harus memahami dan mengerti bahwa kita hanya manusia. Tidak ada yang perlu ditonjolkan,” tambahnya.

Beberapa perwakilan mitra organisasi SRPB Jatim yang hadir antara lain Relawan Surabaya (Resu), Aksi Cepat Tanggap (ACT) MRI, JOSS Peduli, Santri Tanggap Bencana (Santana), Galena, Jalur Bebas Rintangan Kabut (Jabrik), Pramuka, titipair.org, JSP, FKBN, dan Unit Aksi Cepat (UAC) YDSF.

Apel juga diikuti oleh instansi pemerintah lainnya. Seperti Dinas Perhubungan Jatim, Badan Kepegawaian Daerah (BKD), Dinas PU SDA, Dinas PU Bina Marga, Dinas Kesehatan, Dinas PRKP dan SK, Dinas Koperasi dan UKM, dan Satpol PP. Sedangkan BPBD Jatim menghadirkan seluruh pejabat dan stafnya.

Usai apel pagi, Gubernur Khofifah menyempatkan menyapa para peserta apel. Ia juga menghampiri deretan peserta apel pagi dari beberapa perwakilan organisasi mitra SRPB Jatim. (bw)

Dorong Kesetaraan Gender, KBI Bentuk Srikandi BUMN

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pembentukan Komunitas perempuan PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI yang bernama Arkadewi ini, merupakan upaya Badan Usaha Milik Negara/BUMN ini mendorong kontribusi perempuan dan kesetaraan gender. Selain itu, dalam rangka mendukung perempuan untuk berkarya dan berprestasi di BUMN, yang dapat saling mendukung, membangun kapabilitas, serta mampu beradaptasi serta menjaga keseimbangan perannya.

Penagasan itu dikemukakan Direktur Utama/Dirut KBI, Fajar Wibhiyadi, disela-sela peluncuran Arkadewi, Jum’at (31/12/2021) lalu. Sementara, Ketua Arkadewi KBI, Fujo Dwi Nur Fitri, mengatakan, untuk mendukung kontribusi perempuan dan kesetaraan gender tersebut, beberapa misi akan dijalankan.

Diantaranya,  pengembangkan jiwa kepemimpinan perempuan KBI agar menjadi insan yang profesional, militan dan mandiri. Peningkatkan kompetensi, jiwa inovasi, dan digital mindset dalam menghadapi industri 4.0.

Srikandi KBI. (foto/ist)

Mendukung program srikandi BUMN dalam mewujudkan kesetaraan gender dan kesetaraan pengembangan karir di lingkup perusahaan dan BUMN pada umumnya. Pembentukan Arkadewi di KBI, kata dia, merupakan langkah nyata KBI dalam mengikuti arahan Menteri BUMN tentang pembentukan srikandi BUMN.

Selain itu, dengan adanya Srikandi BUMN di KBI ini juga dalam upaya untuk pencapaian Sustainable Development Goals khususnya di tujuan ke-5. Yaitu, untuk mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan.

 Adapun dalam tujuan ke-5 ini, akan dipastikan bahwa semua perempuan dapat berpartisipasi penuh dan mendapat kesempatan yang sama untuk kepemimpinan pada semua level pengambilan keputusan dalam kehidupan politik, ekonomi dan public.

 Upaya yang dilakukan KBI ini sejalan dengan program pemerintah terkait kesetaraan gender. Beberapa waktu lalu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) I Gusti Ayu Bintang Puspayoga, menyebut bahwa tingkat kesetaraan gender di Indonesia masih rendah.

Data dari dari indeks kesetaraan gender yang dirilis Badan Program Pembangunan PBB (UNDP) pun menyebutkan Indonesia berada pada peringkat 103 dari 162 negara, atau terendah ketiga se-ASEAN.

Saat ini KBI memiliki 52 karyawan dan 30 persen diantaranya adalah perempuan milenial. Bahkan salah satu dari lima kepala divisi di KBI adalah perempuan. Adanya perempuan dalam jajaran kepada divisi di KBI ini sejalan dengan upaya Kementerian BUMN dalam meningkatkan keterwakilan perempuan di jajaran BoC, BoD dan BoD-1 BUMN, yaitu dengan target 15 persen di tahun 2021 dan mencapai 25 persen pada 2023.

Fajar, menambahkan, terkait pemberdayaan karyawan perempuan ini, kedepan KBI akan terus menjalankan program-program yang ada, tentunya dalam kaitan dengan pengembangan sumber daya manusia yang ada.

Dalam hal pengembangan, secara berkala KBI memberikan beasiswa S2 yang juga diberikan kepada karyawan perempuan. Selain itu, kami juga akan terus mendorong dan memberikan kesempatan kepada karyawan perempuan untuk memegang jabatan hingga berada di tingkat kepala divisi.

‘’Kedepan para srikandi KBI akan menjadi perempuan yang professional, kompeten dan mandiri untuk mendukung tercapainya tujuan korporasi, serta tentunya bisa memberikan kontribusi positif untuk masyarakat serta negara” ungkap Fajar. (bw)

Varian Omicron Terdeteksi di Jatim, Gubernur Khofifah Minta Masyarakat Tak Panik

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Masyarakat Jawa Timur/Jatim untuk tidak panik, sembari meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat protokol Kesehatan/prokes menyusul ditemukannya varian Covid-19 Omicron di provinsi ini. Hal ini berdasarkan laporan dari Institute Tropical Disease (ITD) Unair.

“Kita tidak boleh panik, tapi yang terpenting harus waspada dengan cara memperketat protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan serta percepat vaksinasi,” kata Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, disela-sela kunjungan kerjanya ke Kabupaten Pasuruan, Minggu (2/1).

Khofifah mengatakan, terdeteksinya varian omicron di Jatim ini tak bisa terelakkan. Hal ini dikarenakan salah satu karakter varian ini adalah penularannya yang sangat cepat. “Sekarang yang harus kita lakukan adalah bersama-sama berupaya sekuat tenaga agar varian omicron tidak meluas di Jawa Timur, dan jangan sampai terjadi penularan lokal. Saya juga langsung kordinasi dengan Pangdam, Kapolda, Ka. BNPB serta Menkes,” katanya.

Untuk itu, Khofifah meminta semua pihak untuk menjaga kondisi supaya situasi di Jatim tetap baik dan terkendali. Yakni dengan mempertahankan jumlah kasus aktif agar tetap rendah, tingkat penularan juga terus diawasi agar bertahan dibawah angka satu persen dan jangan sampai terjadi lonjakan kasus.

“Waspada penting, tapi jangan perkembangan ini membuat kita panik. Sejauh ini varian omicron belum menunjukkan karakter yang membahayakan nyawa pasien, terutama pasien yang sudah mendapatkan vaksin,” kata Khofifah.

Selain itu, Khofifah juga menekankan pentingnya vaksinasi dalam mencegah penularan omicron. Vaksinasi sebagai salah satu intervensi dalam menekan penyebaran Covid-19. “Oleh sebab itu saya meminta semua warga Jatim yang belum mendapatkan dua kali vaksin, apalagi yang sama sekali belum divaksin segeralah mendatangi fasilitas-fasilitas kesehatan untuk mendapatkan vaksin,” imbuhnya.

Orang nomor satu di Jatim ini kembali meminta masyarakat untuk tidak mengendorkan protokol kesehatan, meskipun situasi di Jatim sudah melandai. “Sudara-saudara semuanya, jangan kendor menerapkan protokol kesehatan, bagaimanapun pandemi Covid-19 belum benar-benar usai. Kepada pemerintah daerah saya minta agar testing dan tracing kontak erat digencarkan lagi, ditingkatkan lagi,” pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus Covid-19 aktif di Jatim per 1 Januari 2022 ada 98 orang dari total 400.081. Yang meninggal 29.746 orang dan yang sembuh sebanyak 370.237. Dengan capaian vaksinasi dosis 1 sebanyak 78.59 persen dan dosis 2 sebanyak 56.98 persen. Sementara vaksin lansia tercapai 63,31 persen. (bw)

Zakat Produktif, Bantalan Ekonomi Akhir Tahun untuk PKL – Ultra Mikro Kota Pasuruan

0

Pasuruan, (pawartajatim.com) – Raut wajah Anas Khoiruman (29), pedagang cilok yang biasa mangkal di sekitar Alun-Alun Kota Pasuruan, begitu sumringah siang itu, Kamis (30/12). Matanya berbinar-binar usai menerima rezeki nomplok dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa di penghujung tahun 2021. Nominalnya cukup lumayan, Rp 500.000.

Tidak hanya Anas, 90 orang rekannya yang notabene juga merupakan pedagang kaki lima juga mendapatkan rezeki nomplok sejenis berupa zakat produktif untuk modal usaha di Pendopo Gradhika Bhakti Praja Kota Pasuruan.

Selain Zakat produktif, Anas dan rekan-rekannya juga mendapatkan bantuan berupa sembako. Baginya, bantuan tersebut sangat berarti. Selain meringankan bebannya, bantuan ini juga sebagai tambahan modal usaha.

“Alhamdulillah senang sekali. Tidak menyangka. Saya biasa berjualan dari pagi sampe malam dan dapatnya ya tidak seberapa. Tapi ini benar-benar jadi rejeki nomplok buat saya. Maturnuwun Bu Khofifah,” katanya.

Gurat-gurat bahagia juga tampak di wajah Sri Sufiati (60 tahun) yang sehari-hari berjualan di warung kopi miliknya di daerah Mayangan, Kota Pasuruan. Menurutnya, bantuan yang diberikan Khofifah bisa sedikit meringankan bebannya di masa-masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Alhamdulillah senang sekali. Bisa buat tambah modal buat usaha saya. Sekali lagi maturnuwun semoga Bu Khofifah sehat wal afiat,” katanya. Bantuan berupa zakat produktif ini sendiri sebelumnya juga telah dilakukan di berbagai daerah seperti Kab. Ponorogo dan Kab Probolinggo.

Zakat produktif ini berasal dari zakat, infaq dan sodaqoh yang dititipkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Provinsi Jatim. Dalam kesempatan tersebut, Bank Jatim juga turut memberikan bantuan kepada 30 orang pelaku ultra mikro dengan besaran Rp 500.000.

Usai memberikan bantuan tersebut, Gubernur Khofifah berharap bantuan ini akan menjadi bantalan ekonomi yang terus dibangun penguatannya. Sehingga kelompok yang rentan miskin dan hampir miskin tidak jatuh miskin.

“Ini akan menjadi bagian dari penguatan pertumbuhan dan kebangkitan ekonomi kita di lini yang paling bawah yakni pelaku usaha ultra mikro dan juga mikro, baru kemudian usaha mikro kecil menengah,” katanya.

Nantinya, untuk pelaku usaha ultra mikro dan mikro, Pemprov Jatim akan kita menyiapkan format pinjaman atau kredit dengan subsidi bunga melalui Bank UMKM Jawa Timur. Dimana masing-masing hanya boleh meminjam maksimal Rp 10 juta dan akan mendapatkan subsidi bunga, sehingga bunga yang harus dibayarkan oleh peminjam adalah 3 persen.

“Jadi subsidi bunga ini berasal dari APBD Pemprov Jatim. Jadi kredit Rp 10 juta tapi bunganya hanya 3 persen karena disubsidi oleh Pemprov. Pokoknya semuanya semangat,  ayo optimis Jatim bangkit, mudah-mudahan ekonomi kita cepat  pulih ,” katanya.

Khofifah pun mengajak seluruh pihak  membangun sinergitas untuk membantu kebangkitan pelaku usaha ultra mikro dan mikro melalui penguatan bantalan ekonomi. Sehingga diharapkan akan ada kemandirian para pelaku usaha ultra mikro dan mikro yang pada akhirnya menjadi penguatan kebangkitan ekonomi secara nasional.

“Bapak ibu harus semangat. Ini sudah di penghujung tahun 2021. Mudah-mudahan tahun 2022 panjenengan Allah anugerahkan suasana yang terus membahagiakan kita semua, sehat, rejeki berlimpah  barokah dan umur yang panjang sehat,” katanya yang langsung diamini para hadirin.

Tidak hanya itu, orang nomor satu di Jatim ini mengajak semua pihak menatap Tahun 2022 melalui tagline optimis Jatim Bangkit. Tagline ini berdasarkan hasil survei dari Kanwil BI Jawa Timur yang dirilis bulan Oktober lalu bahwa indeks keyakinan konsumen Jatim sebesar 113 persen.

“Artinya bahwa konsumen di Jawa Timur yakin ketika mobilitas masyarakat sudah mulai dibuka pengendalian Covid 19 tetap bisa dilakukan dengan baik, maka akan ada pertumbuhan ekonomi yang lebih bagus kira-kira seperti itu. Jadi kalau 2021 tagline kita Jatim Bangkit, maka 2022 Optimis Jatim Bangkit,” katanya.

Sementara itu, Wakil Walikota Pasuruan Adi Wibowo, menyambut positif dan menyampaikan terimakasih atas bantuan dari Gubernur Jatim dan Baznas ini. Ia berharap bantuan ini bermanfaat dan menjadi nilai tambah bagi para pedagang UMKM.

“Semoga pedagang UMKM di Kota Pasuruan juga bisa naik kelas, bisa bertransformasi. Apalagi UMKM paling kuat menghadapi berbagai badai baik ekonomi maupun saat pandemi Covid-19. Semoga bantuan ini menjadi awal yang baik bagi kita semua apalagi sektor UMKM di Kota Pasuruan juga ikut terimbas pandemi Covid-19,” pungkasnya.

Turut hadir Wakil Ketua Baznas Jatim Husnul Khuluq, Ketua TP PKK Kota Pasuruan Fatma Saifullah Yusuf, Forkopimda Kota Pasuruan, serta beberapa Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (bw)

Hingga Akhir 2021, Proyeksi Penerimaan Iuran JKN-KIS Rp 137,42 Triliun

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Berdasarkan catatan penerimaan iuran JKN-KIS hingga 30 November, sebesar Rp 124,89 triliun, dan diproyeksikan mencapai Rp 137,42 triliun pada 31 Desember 2021. Adapun kanal pembayaran iuran peserta JKN-KIS telah mencapai 696.569 titik.

BPJS Kesehatan menggandeng Bank Nagari, DOKU, dan PT Pegadaian untuk memaksimalkan penerimaan iuran dari peserta JKN-KIS, khususnya segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) dan Bukan Pekerja.

BPJS Kesehatan menciptakan Aplikasi Rekonsiliasi Iuran Pemda (ARIP) untuk menghitung iuran JKN dan rekonsiliasi penerimaan iuran segmen Pekerja Penerima Upah (PPU). Tak hanya itu, BPJS Kesehatan juga membuka Kelas Konsultasi Implementasi Perpres (KKIP) Nomor 75/2019 dan Perpres Nomor 64/2020 sebagai wadah konsultasi, monitoring, dan evaluasi bersama kementerian/lembaga untuk mengoptimalkan upaya kolekting iuran.

BPJS Kesehatan juga siap mengimplementasikan Program Rencana Pembayaran Iuran Bertahap (REHAB) pada tahun 2022 untuk memudahkan peserta JKN-KIS PBPU dan Bukan Pekerja melunasi tunggakan iurannya.

“Tahun ini, kami juga berupaya mengoptimalkan program donasi dan crowdfunding melalui audiensi bersama Wakil Presiden RI. Kami juga mengapresiasi Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberikan bantuan dana sosial sebesar Rp 100 juta untuk Program Crowdfunding BPJS Kesehatan bagi segmen fakir, miskin, dhuafa yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS kelas 3 dan memiliki tunggakan iuran,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti dalam pemaparan Kaleidoskop BPJS Kesehatan Tahun 2021 yang diselenggarakan daring, Kamis (30/12/2021). (bw)

Wali Kota dan Pimpinan DPRD Maksimalkan Anggaran Selesaikan Banjir

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Diawal 2022, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, bersama Pimpinan DPRD Kota Surabaya sepakat menyelesaikan masalah banjir. Terlebih lagi, potensi terjadinya banjir sudah diprediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) karena tingginya intensitas curah hujan serta meningkatnya permukaan air laut.

“Kami sudah bahas bersama DPRD, kita akan cari hulunya. Banjir ini tidak bisa diselesaikan dengan hanya saluran dikeruk, karena Surabaya ini air rob tinggi, curah hujan empat kali lipat dari informasi BMKG,” kata Wali Kota Eri, di Surabaya Sabtu (1/1).

Karena itu, wali kota yang akrab disapa Cak Eri, menyatakan, satu-satunya jalan untuk menyelesaikan banjir adalah dengan mencari hulu sungai di setiap wilayah. Misalnya, banjir yang sebelumnya sempat menggenang kawasan Lontar dapat diselesaikan dengan cara membuat tampungan air berupa bozem.

“Nah, sekarang kita lihat dan cari hulunya, berarti harus ada tampungan air. Seperti di Lontar, ada bozem. Kemudian, di depan Universitas Negeri Surabaya/Uneza sudah tidak banjir, soalnya kita alirkan ke Kali Makmur,” papar dia.

Meski begitu, Cak Eri, mengakui, saat hujan deras turun, sejumlah kawasan di Kota Surabaya kerap terjadi banjir dan langsung surut. Selain dilakukan pengerukan saluran, tentu saja persoalan ini harus diselesaikan dengan cara lain.

Misalnya, memperbesar saluran atau membuat saluran baru yang dapat langsung menuju ke sungai utama. “Berarti untuk menyelesaikan banjir, tidak bisa kalau misal, oh di kawasan sana banjir, langsung ke sana dikeruk, tidak bisa,” ungkap dia.

Bahkan, di kawasan Ketintang yang merupakan rumah kediaman Cak Eri, juga kerap banjir saat hujan deras turun. Nah, khusus untuk masalah kawasan ini, memang dikarenakan Sungai Ketintang Madya yang terkoneksi dengan Wonocolo, merupakan aliran irigasi untuk sawah.

Sementara, saat ini, kawasan yang dulunya merupakan area persawahan tersebut, sudah dibangun rumah-rumah warga. Daerah Ketintang itu dulu irigasi, sehingga kalau dulu, air masuk ke sungai dialirkan ke sawah-sawah.

‘’Kalau sekarang sawahnya sudah jadi rumah, maka harusnya dibalik, yang awalnya mengalir ke irigasi, harus mengalir ke sungai,” jelasnya. Karena itu, Cak Eri memastikan, untuk menyelesaikan banjir di kawasan Ketintang, pihaknya akan membangun saluran yang dapat langsung mengalirkan air ke Sungai Rolak Gunungsari.

Pembangunan saluran ini diharapkan ke depan dapat mengurangi beban Sungai Irigasi yang menuju ke Wonocolo. “Insya Allah 2022, seperti itu. Kita tahu masalahnya, hulunya apa, oh di sana. Jadi kita buatkan got saluran yang masuk langsung ke Kali Rolak Gunungsari,” terangnya.

Di samping menangani banjir dengan berpedoman pada hulu, Cak Eri, juga mengimbau masyarakat agar dapat mengubah kebiasaan hidup dengan tak lagi membuang sampah di sungai. Tentu saja dalam menyelesaikan soal banjir, pemkot tak bisa bekerja sendiri dan butuh partisipasi gotong-royong serta kepedulian warga.

“Insya Allah anggaran 2022, kita sepakat dengan DPRD fokus ke daerah-daerah yang ada banjir dan genangan langsung selesai. Harapannya kita Forkopimda, hujan tidak ada genangan. Ayo diselesaikan bareng-bareng,” pungkas wali kota. (ko)

Amankan Malam Tahun Baru, 850 Personel Gabungan Dikerahkan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sebanyak 850 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan disiagakan di sejumlah wilayah Kabupaten Sidoarjo diterjunkan untuk mengamankan malam pergantian tahun. Fokus pengamanan malam tahun baru kali ini, adalah pada pembatasan mobilitas masyarakat.

Sesuai peraturan pemerintah segala kegiatan masyarakat, pusat keramaian, tempat belanja, pertokoan, cafe, warkop dan restoran pada 31 Desember 2021 tutup pukul 22.00 WIB. Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, pada Apel Pengamanan Malam Tahun Baru 2022 di Mapolresta Sidoarjo, Jumat (31/12), menyampaikan agar para personel yang bertugas melakukan tugas sebaik mungkin di penghujung tahun ini.

Tak lupa, ia juga mengingatkan pandemi Covid-19, ditambah adanya varian baru Omicron, agar diwaspadai bagi diri sendiri serta mengingatkan masyarakat agar tetap mematuhi peraturan pemerintah dan protokol kesehatan.

Pengamanan pembatasan mobilitas masyarakat, menurutnya lebih pada edukasi masyarakat secara humanis, bahwa malam tahun baru 2022 kita masih dalam masa pandemi. Hindari kerumunan, dengan di rumah saja dan tetap patuhi protokol kesehatan.

“Masyarakat kami himbau pada malam pergantian tahun di rumah saja, mari di isi dengan kegiatan positif, ibadah dan tidak terlalu bereuforia seperti mengadakan pesta kembang api maupun kegiatan lain yang menimbulkan kerumunan orang,” ujar Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Pada malam pergantian tahun, Kapolresta Sidoarjo bersama jajaran Forkopimda Sidoarjo juga akan melakukan patroli bersama ke beberapa wilayah, untuk memastikan pelaksanaan pengamanan malam tahun baru 2022 berjalan aman dan kondusif. (no)

Pasca Merger, Sejumlah Terminal Peti Kemas Pelindo Dikelola Subholding

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Badan Usaha Milik Negara/BUMN operator pelabuhan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo akan mengalihkan pengelolaan sejumlah terminal peti kemas kepada subholding PT Pelindo Terminal Petikemas. Hal itu merupakan bagian dari aksi korporasi pasca merger pada 1 Oktober 2021 lalu. Alih kelola operasi terminal direncanakan akan dilakukan mulai awal tahun 2022.

Direktur Utama/Dirut PT Pelindo Terminal Petikemas M. Adji, mengatakan pihaknya direncanakan mengelola dan mengoperasikan 27 terminal peti kemas yang tersebar di sejumlah wilayah di Indonesia. Terminal peti kemas tersebut terdiri dari 15 terminal yang sebelumnya merupakan cabang Pelindo seperti TPK Belawan, TPK Perawang, TPK Semarang, TPK Nilam (Surabaya), TPK Banjarmasin.

Selanjutnya TPK Tarakan, TPK Pantoloan, TPK Bitung, TPK Kendari, Makassar New Port, TPK Makassar, TPK Kupang, TPK Ambon, TPK Sorong dan TPK Jayapura. Dua belas terminal lainnya merupakan terminal yang dioperasikan oleh anak perusahaan yakni PT Terminal Petikemas Surabaya (1 terminal), PT Berlian Jasa Terminal Indonesia (1 terminal), PT IPC Terminal Peti Kemas (6 terminal), PT Terminal Teluk Lamong (1 terminal), PT Kaltim Kariangau Terminal (1 terminal), PT Prima Multi Terminal (1 terminal), dan PT Prima Terminal Petikemas (1 terminal).

“Tahap pertama kami akan melakukan pengelolaan dan pengoperasian TPK Nilam di Surabaya mulai 1 Januari 2022, selanjutnya akan disusul oleh TPK Belawan, TPK Semarang, dan TPK Banjarmasin pada Februari 2022 dan seterusnya secara bertahap terminal peti kemas lainnya hingga akhir tahun,” kata Adji di Surabaya, Jumat (31/12).

Adji menambahkan untuk memberikan pelayanan yang optimal bagi para pengguna jasa perusahaan, pihaknya akan melakukan serangkaian program untuk meningkatkan kualitas layanan. Beberapa hal yang menjadi fokus perhatian perseroan adalah standardisasi dan digitalisasi bisnis proses, peningkatan kompetensi bagi pekerja dan juga TKBM, serta peningkatan kehandalan peralatan penunjang kegiatan terminal.

“Seluruh terminal yang kami kelola akan memiliki standar yang sama sesuai dengan kelas pelabuhan, nantinya tidak akan ada perbedaan pelayanan dari seluruh wilayah operasi kami, yang membedakan hanya kelasnya,” tambahnya.

Direktur Pengelola Pelindo, Putut Sri Muljanto, mengatakan, pelimpahan operasi kepada PT Pelindo Terminal Petikemas sebagai salah satu nilai tambah yang dihasilkan dari merger Pelindo I-IV. Sebelumnya pengelolaan terminal peti kemas dilakukan oleh masing-masing sesuai wilayah operasi yang mengakibatkan adanya perbedaan pelayanan yang dirasakan oleh pengguna jasa.

Dengan pelimpahan kepada subholding diharapkan dapat menghasilkan standar pelayanan yang sama dan memberikan pelayanan yang lebih baik untuk mendukung efisiensi biaya logistik di Indonesia.

“Dulu masing-masing punya standar dan berberda-beda, itu yang akan kami satukan dan samakan melalui penyerahan operasi ke subholding, nantinya subholding inilah yang bertanggungjawab atas operasional dan terhadap pengguna jasa,” katanya.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Indonesian National Shipowners’ Association (DPP INSA) Carmelita Hartoto, mengatakan pengoperasian terminal peti kemas oleh PT Pelindo Terminal Petikemas diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengguna jasa. Diantaranya sentralisasi penentuan tarif, adanya kesamaan layanan, jaminan kualitas pelayanan, dan kinerja operasional yang lebih baik.

“Sebagai pengguna jasa kami berharap memperoleh pelayanan yang cepat dan baik, memangkas port stay, lebih cepat kapal berlayar lebih cepat pula kembali, arus peti kemas juga pasti akan meningkat,” katanya.

Lebih lanjut, pembenahan fasilitas terminal dan peningkatan kualitas pekerja perlu diperhatikan. Hal ini untuk menghindari ketimpangan antara satu terminal dengan terminal yang lainnya.

Pengamat maritim dari Institut Teknologi Sepuluh November Saut Gurning menyambut baik pengoperasian terminal peti kemas dalam satu entitas subholding PT Pelindo Terminal Petikemas.

Hal itu akan mempermudah proses perencanaan dan koordinasi sehingga setiap terminal memiliki keseragaman. Standardisasi dan kesamaan proses bisnis menjadi satu perhatian yang harus segera diselesaikan oleh perseroan.

“Kinerja operasional juga perlu ditingkatkan, agar waktu kapal di terminal lebih cepat atau dipangkas, sehingga tujuan menekan biaya dan meningkatkan kinerja logistik dapat tercapai,” terangnya. (bw)