Semua Berawal dari Hati

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sajian buka puasa dari hati yang bersih (Bu Darsih). Ramadhan adalah bulan pengampunan, dimana Allah SWT selaku sang pencipta memberikan maghfirah/pengampunan kepada manusia ciptaannya.

Pengampunan dosa tersebut diberikan Allah SWT setelah umat Islam melaksanakan puasa selama sebulan penuh. Puasa tidak hanya sekedar menahan lapar, tetapi juga membersihkan diri dari hawa nafsu dan emosi yang ada pada diri.

Untuk menyambut bulan suci ramadhan tahun ini, sangatlah pas dan tidak berlebihan bila mengusung tema kebersihan hati melalui Sajian buka puasa dari hati yang bersih (Bu Darsih).

General Manager/GM Hotel Best Western Papilio Surabaya, Adith Raharjo, secara khusus menyampaikan tentang kebersihan hati ini pada saat memberikan sambutan. “Bu Darsih adalah tema yang tepat untuk acara buka puasa tahun ini,” kata GM Hotel Best Western Papilio Surabaya, Adith Raharjo, kepada pawartajatim.com, Rabu (7/3/2024)

Sebagai bentuk visualisasi dari kebersihan hati, maka pada kegiatan perkenalan kegiatan Ibu Darsih, hotel yang terletak di Gerbang Selatan Surabaya ini sengaja menampilkan tarian sufi dari Negeri Turki.

Tarian sufi lambang kesucian hati dan kepasrahan diri. (foto/nanang)

“Tarian ini melambangkan kebersihan jiwa dan sikap pasrah kepada sang pencipta,” jelas Presiden Casa Grande ini. Pada kegiatan Ibu Darsih, pengunjung tidak hanya menemukan aneka menu buka puasa yang lezat seperti nasi briani dan kambing guling, nasi, olahan ayam, bakso, aneka sate, roti mariyam, kebab, es campur, buah segar, teh tarik dan masih banyak lagi.Tetapi tamu juga mendapat hadiah door prize voucher menginap di hotel.

“Ada 100 lebih menu masakan yang disajikan persembahan dari Cheff terbaik kami,” tambah pria asli Situbondo ini. Banyak tamu yang memanfaatkan program Ibu Darsih ini, baik itu perorangan, keluarga, organisasi, maupun instansi.

Karena hanya membayar Rp 168.000 saja, pengunjung dapat menikmati buka puasa dengan menu yang enak dan lengkap. (nanang)

Dokter Bedah Syaraf ini Kini Jadi Motivator Pejuang Kanker

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Berawal dari perjuangan melawan kanker di dalam tubuhnya, dokter Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Surabaya, dr Muhammad Kamil PhD SpBS, kini menjadi motivator bagi para pejuang kanker.

dr Kamil mengatakan, kanker menjadi salah satu momok penyakit bagi masyarakat. Banyak pasien berjuang melawan kanker. Ia pun mengaku menjadi salah satu orang yang berhasil mengalahkan kanker di tubuhnya.

Kisah dr Kamil yang memiliki semangat hidup tinggi ini memotivasi para pejuang kanker. Terlebih, ia masih terus meraih cita-citanya hingga berhasil dilantik sebagai dokter spesialis bedah syaraf FK Unair Surabaya.

dr Kamil menceritakan, ia menempuh pendidikan dokter spesialis terlama di FK Unair Surabaya. Sebab, harus berjuang melawan kanker di tubuhnya. Pada 2017, saat studi S3 bedah saraf di Jepang, dr Kamil didiagnosis kanker langka karena menyerang jaringan lunak, yakni fibromyxoid sarcoma.

“Saat itu, saya berjuang melawan kanker yang sudah memasuki stadium tiga. Bahkan, kanker telah menyebar ke paru-paru dan tulang belakang. Di tengah-tengah itu, sekitar tahun 2017 saya ada penyakit diagnosis kanker, itu saya di Jepang. Selama satu tahun saya menjalani pemulihan dan pengobatan di Jepang,” kata dr Kamil, Jumat (8/3/2024).

Setelah pulih, dr Kamil langsung kembali ke Indonesia dan melanjutkan pendidikannya di Unair tanpa cuti sakit atau lainnya. Ia ingin membuktikan bahwa dirinya tidak kalah dengan penyakit kanker dan bisa mewujudkan cita-citanya sebagai dokter spesialis bedah syaraf.

“Alhamdulillah, saya sudah beres sekolahnya. Itu membuktikan bahwa kanker bukan death sentence, kalau diterapi dan ditangani dengan baik dan dapat akses yang beruntung seperti saya, InsyaAllah itu tidak menjadi hambatan untuk karir dan saya buktikan sendiri di sini. Saya sudah sekolah paling tinggi S3, saya juga dapat spesialis beda syaraf di tempat yang mungkin di Indonesia juga terbaik beda syaraf,” jelasnya.

Menjadi survivor kanker dan tekun mewujudkan cita-cita, dr Kamil juga memiliki jiwa sosial. Ia pun aktif dalam gerakan sosial “Miles to Share” membantu pasien kanker, serta aktif menyebarkan gaya hidup sehat melalui olahraga lari yang digemari sejak lama.

dr Kamil mengaku sudah enam kali menggalang dana dengan berlari untuk yayasan kanker dan mendukung pola hidup sehat di Indonesia. “Paling sering saya bekerja sama dengan pita kuning, yayasan hingga Unair untuk kanker anak, kanker wanita. Kanker yang dialami wanita seperi kanker serviks, kanker payudara tertinggi kasusnya. Jadi perlu disupport,” ungkapnya.

Di usianya yang ke-37 tahun ini, dr Kamil selalu menyebarkan dan membuktikan bahwa ia bisa kembali sehat karena menerapkan pola hidup sehat. Ia ingin kisahnya dapat memotivasi penderita kanker, bahkan mematahkan stigma buruk.

“Bukan hanya soal pengobatan saja, tapi dukungan, karena di lingkungan kita banyak stigma kalau kanker udah selesai hidupnya. Saya buktikan sendiri, saya kanker, saya balik sekolah lagi, saya lari jauh. Saya sebarkan semangat, bahwa kanker bukan death sentence tapi low sentence, tetap bisa hidup, tetap bisa ditangani dengan baik, memutus stigma dan miss informasi di masyarakat dengan edukasi melalui sosial media dan lari,” pungkas dr Kamil. (red)

Damailah Surabayaku! dari Kodim 0831/Surabaya Timur untuk Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam upaya mempererat kebersamaan dan membangun sinergi antara berbagai komponen masyarakat, Komandan Kodim (Dandim) 0831/Surabaya Timur, Letkol Inf Didin Nasrudin Darsono SSos MHan menggelar kegiatan bertajuk “Damailah Surabayaku, dari Kodim 0831/Surabaya Timur untuk Indonesia”.

Acara tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, termasuk perguruan silat, Banser, Kokam, Ansor, serta perwakilan dari suporter sepak bola Bonek. Dalam sambutannya, Letkol Inf Didin, menyampaikan pentingnya menjaga keharmonisan dan kekompakan di tengah-tengah masyarakat, terutama setelah berlangsungnya proses pemilihan umum.

“Kita ingin kembali mengeratkan tali persaudaraan, saling berangkulan dan berharap situasi bisa berjalan kondusif sesuai dengan cita-cita bersama untuk membangun Indonesia yang lebih maju,” kata Letkol Inf Didin, Kamis (7/3/2024).

Menurut dia, kegiatan ini juga dimaksudkan sebagai ajang untuk mendengarkan saran dan masukan dari seluruh komponen masyarakat terkait dengan kinerja Kodim 0831/Surabaya Timur.

Evaluasi internal telah dilakukan, namun masukan dari eksternal diharapkan dapat membantu meningkatkan kinerja satuan kewilayahan tersebut. “Kami mengimbau agar di bulan-bulan menjelang Ramadan ini, kita semua dapat menjadi makhluk yang bertakwa dan menjaga toleransi dalam menjalankan ibadah. Semoga kita semua selalu diberkahi oleh Tuhan,” jelasnya.

Para peserta dari berbagai elemen masyarakat juga menyambut baik kegiatan ini dan menyatakan komitmen mereka untuk terus menjaga keamanan dan kebersamaan di Surabaya, serta berkontribusi dalam membangun Indonesia yang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa perwakilan dari perguruan silat dan suporter sepak bola Bonek juga menyampaikan komitmennya untuk terus menjadi bagian dari upaya memelihara keamanan dan ketertiban di Surabaya.

“Kami siap bersinergi dengan Kodim 0831/Surabaya Timur dan seluruh elemen masyarakat lainnya untuk menjaga kedamaian dan keamanan di Surabaya, serta ikut serta dalam berbagai program pembangunan yang dijalankan oleh pemerintah,” ungkap salah satu perwakilan perguruan silat.

Dengan semangat kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan ini, diharapkan Surabaya dapat terus menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kerukunan dan kesatuan bangsa. (red)

Kompak, Pasutri Dikukuhkan Profesor Bersama di ITS

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Momen istimewa tak terlupakan dialami pasangan suami istri (pasutri) Prof Herman Pratikno ST MT PhD dan Prof Harmin Sulistyaning Titah ST MT PhD. Pasutri tersebut berhasil dikukuhkan bersama sebagai profesor pada prosesi Pengukuhan Profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di Auditorium Gedung Research Center ITS Surabaya, Kamis (7/3/2024).

Pada kesempatan membahagiakan ini, Herman yang juga Kepala Departemen Teknik Kelautan ITS tersebut berhasil dikukuhkan menjadi Guru Besar (Gubes) di bidang Ilmu Material dan Bio-korosi pada Bangunan Laut di Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS. Sedangkan, sang istri, Harmin, dosen Departemen Teknik Lingkungan ITS dikukuhkan menjadi Gubes di bidang Ilmu Pemulihan Biologis Lingkungan di Fakultas Teknik Sipil, Perencanaan, dan Kebumian (FTSPK) ITS.

Kembali mengenang kisahnya, Herman yang dikukuhkan sebagai profesor ke-199 ITS ini mengatakan ia kali pertama mengenal sang istri ketika sama-sama menempuh studi sarjana di kampus ITS. Lelaki kelahiran Surabaya, 15 April 1973 tersebut saat itu aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Judo ITS dikenalkan dengan istrinya oleh Pembantu Rektor III ITS saat itu kisaran 1998 lalu.

Sejak saat itu, orang tua dari Muhammad Raihan Hanif dan Naisya Liyana Zuhra tersebut melanjutkan hampir semua kiprahnya di bidang akademisi secara berbarengan. Dimulai dengan kisah mereka melanjutkan studi magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) hingga berhasil menamatkan studi doktoralnya di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) bersama-sama.

“Alhamdulillah dalam melanjutkan studi, kami juga selalu mendapatkan beasiswa yang sama,” ujar Herman. Dalam menjalani semua hal tersebut, pasangan yang telah mengarungi bahtera rumah tangga selama hampir 25 tahun ini mengaku terus bekerja sama.

Meski berbeda bidang keilmuan, baik Herman maupun Harmin saling membantu dalam melakukan penelitian. Begitu pun dengan permasalahan sehari-hari dan finansial. “Kami memang memegang prinsip untuk saling membantu satu sama lain jika ada kesusahan,” ungkap Pembina UKM Muay Thai ITS itu.

Tak disangka-sangka, kisah perjuangan dan kebersamaan mereka selama ini terus bersambut baik hingga saat ini. Uniknya, Surat Keputusan (SK) Guru Besar dari Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Menristekdikti) untuk pasangan ini pun turun secara hampir bersamaan. “Bahkan, hanya berjarak beberapa menit,” terangnya.

Menanggapi hal ini, Harmin mengaku sangat terharu. Bagi profesor ke-198 ITS ini, pencapaian tertinggi di dunia akademis yang berhasil diraih keduanya tersebut merupakan suatu berkah yang besar dari Sang Pencipta.

“Ke depan, kami berharap agar ilmu ini dapat memberikan dampak yang baik bagi sekitar. Selain itu, juga dapat terus bersama-sama mengembangkan ITS ke depannya,” pungkasnya. (red)

Pentas Teater Siswa Smamda Surabaya Buat Penonton Kagum

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Teater Alif Surabaya menggelar Pentas Arena (Pena) ke-14 di Gedung Balai Budaya, Alun-Alun Kota Surabaya, Kamis (7/3/2024) malam. Mengambil tema “Pesugihan”, pentas teater yang dimainkan seluruh siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya ini berhasil memukau penonton yang hadir.

Asisten Sutradara Teater Alif, Bintang Ayyubi, mengatakan tema ‘Pesugihan’ dilatar belakangi dari sebuah hal yang rumit dalam kehidupan sehari-hari dan jarang dibahas meskipun terjadi dalam kehidupan nyata. Namun, dianggap unik dan menarik diangkat sebagai bentuk dakwah islami serta edukasi kepada masyarakat melalui pendidikan akhlak dan agama.

“Kami melakukan riset untuk pementasan ini sejak November 2023 lalu. Dari konsep awal itu, kami godok dan matangkan, kemudian kami bentuk panitia. Selanjutnya, kami mencari para pemain yang sesuai dengan karakter yang diperankan, dan akhirnya jadi sampai hari pementasan ini,” kata Bintang usai pementasan Teater Alif di Gedung Balai Budaya, Alun-Alun Kota Surabaya.

Menurut Bintang, untuk mengatur dan memilih para pemain teater ini, timnya sempat melakukan audisi dan lomba pementasan. Sebab, para pemain yang terlibat ini merupakan siswa Smamda Surabaya yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler teater sekolah bernama Teater Alif.

Sehingga, hanya mengatur dan menyesuaikan karakter masing-masing yang diperankan para pemain. “Ada total sekitar 70 siswa yang terlibat dalam pementasan teater ini. Mulai dari pemain, kru dan perlengkapan. Seluruhnya adalah siswa-siswi dari SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, dan dibantu beberapa alumni. Kami sangat puas dengan hasil pertunjukan teater ini,” ungkapnya.

Trisna Sukma Rahayu, siswi kelas XI Smamda Surabaya yang berperan sebagai Ajeng, mengaku banyak tantangan dan kesulitan dalam pementasan ini. Terutama, karena ia termasuk tipe anak yang ceria, namun harus memerankan Ajeng yang menjadi anak depresi.

“Dari saya yang tipe anak ceria jadi watak yang depresi. Itu sulit banget mengambil perannya. Nah, dari situ saya mulai menonton film-film drama yang sad ending, sekitar dua bulan saya dapat karakter itu. Saya dibantu mentor Mas Bintang yang mengajari saya, sama beberapa dari alumni,” katanya.

Sementara itu, Produser yang juga Ketua Teater Alif, Tika Azzahra, menjelaskan tujuannya mengangkat tema horor ini karena ingin menunjukkan betapa berbahayanya memiliki perjanjian dengan jin.

“Jadi, pementasan ini bukan hanya menghibur, tetapi juga dakwah Islam. Agar masyarakat juga tahu bahwa pesugihan tidak boleh dilakukan,” jelasnya. Terpisah, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Astajab MM, mengaku sangat senang dan bangga dengan pementasan drama ini.

Menurut dia, pentas bisa mengasah kreativitas siswa dalam seni peran. Kemudian, ada kolaborasi yang dikemas bagus oleh beberapa ekskul, seperti orkestra, tari dan juga film. Terlebih lagi, tema yang diusung mempunyai nilai-nilai dakwah islami sangat sesuai dengan visi sekolah menjadi sekolah islami modern dan prestasi.

‘’Selamat Milad ke-37 tahun Teater Alif, semoga jaya selalu,” pungkasnya. (red)

Bukan Perempuan Biasa

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Peringati Hari Perempuan se-dunia, Hotel Ciputra World Surabaya gelar fashion show bersama perempuan penyandang disabilitas. Untuk memperingati Hari Perempuan sedunia, Hotel Ciputra World Surabaya menggelar acara fashion show/ peragaan busana, acara ini kolaborasi dengan Leo Arief Budiman, dan Zalifa, Esti dari sekolah disabilitas.

Hadir dalam acara tersebut Ketua PKK Kota Surabaya, Rini Eri Cahyadi, Kepala Dinas Sosial Kota Surabaya, Anna Fajriatin. Kepala UPTD Kampung Anak Negeri, Eva, General Manager Ciputra World, Jefri Febrianto

Acara coorporate Social Responbility ini dibuka dengan tari Remo yang dibawakan oleh sepasang penari disabilitas dari kampung Anak Negeri. “Acara yang diinisiasi oleh Ibu Treti selaku Direktor Of Human Resource Hotel Ciputra World Surabaya ini memberikan warna baru dalam kegiatan CSR yang biasanya kita lakukan setiap tahun,” kata  General Manager Hotel Ciputra World, Jefri Febrianto kepada Pawarta Jatim Rabu(7/3/2024)

Sementara itu, Rini Eri Cahyadi, menyampaikan terima kasih kepada semua pihak  terutama orang tuanya yang telah dengan sabar  mendampingi anak-anak penyandang disabilitas melalui berbagai kegiatan pendampingan.

Ketua PKK Kota Surabaya dan GM Hotel Ciputra World Surabaya berfoto bersama seniman Remo anak disabilitas. (foto/nanang)

Berbagai produk dari bahan daur  ulang telah dihasilkan  leh anak -anak disabilitas, termasuk kain sibori dan ecoprint. “Perlu dipikirkan untuk membuat baju seragam karyawan hotel dari bahan sidori dan ecoprint. Ini Out Off The Box,” kata istri Walikota Surabaya

Peragaan busana berbahan sibori dan ecoprint dan dibawakan oleh enam siswa Fira Modeling Disabilitas yang dipimpin oleh Esti dan dua pegawai hotel, mereka tampak anggun dalam membawakan busana tersebut.

Pada kesempatan ini juga dilakukan lelang busana yang dikenakan oleh peragawati disabilitas tersebut, tampak Rini Eri Cahyadi, Anna Fajriatin, Treti, dan Jefri antusias membeli. (nanang)

Pesona Warisan Jalur Sutera di Negeri Rempah

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Nikmatnya kuliner Jalur Sutera di Bikak Siyam Surabaya Suites Hotel. Jalur Sutra adalah sebuah jalur perdagangan internasional kuno yang berasal dari peradaban Tiongkok yang menghubungkan antara dunia Barat dan Timur.

Jalur perdagangan internasional ini dinamakan The Silk Road oleh seorang ahli geografi Jerman bernama Von Richthofen pada abad ke-18 M. Menilik sejarah, Jalur Sutera diawali dari peradaban  tahun 2 Sebelum Masehi oleh Dinasti Han Tiongkok Zhang Qian ke Asia Tengah hingga Eropa Timur.

Jalur ini merupakan  penghubung yang mempertemukan antara pedagang yang berasal dari barat dan timur. Sebagai jalur perdagangan yang memiliki jarak panjang, tentu saja membawa peradaban yang beragam, termasuk budaya, makanan dan minuman yang bisa dinikmati oleh para pedagang yang melintas.

Bulan Ramadhan adalah momen yang selalu dinanti oleh umat Islam sedunia dunia setiap tahunnya. Karena berbuka puasa  tidak hanya menjadi simbol untuk sekedar membatalkan puasa setelah menahan lapar sehari penuh, tetapi, menjadi momen yang dinantikan ketika dilakukan bersama. Momentum berbuka puasa bersama menjadi ajang untuk bersilaturahmi sekaligus menikmati kuliner dari  di berbagai tempat.

Dalam menyambut bulan Ramadhan 1445 hijriyah, Surabaya Suites Hotel menghadirkan program yang berjudul Bikak Siyam yang menyajikan berbagai macam pilihan menu dari wilayah Jalur Sutera (Silk Road) di Kartini Restaurant.

Istilah Bikak Siyam diambil dari bahasa jawa krama, yang berarti sebagai Buka Puasa. Jalur Sutera (Silk Road) sebagai tema yang diusung untuk hidangan menu (buffet) berbuka puasa tahun ini.

Chef Executive Surabaya Suites Hotel, Danang Lukita, menyampaikan bahwa Historis Silk Road ini sangat luar biasa, kita cerminkan di menu yang akan kita sajikan juga tentunya dari wilayah negara-negara yang menjadi rute perdagangan sutera.

Mulai dari Asia Tengah, Asia Selatan, Timur Tengah, sampai Eropa. “Sekitar 118 menu telah kami siapkan untuk dirotasi setiap harinya,” kata Chef Executive Surabaya Suites Hotel, Danang Lukita, kepada Pawarta Jatim, Senin (7/3/2024)

Beberapa citra rasa hidangan jalur sutera yang dihadirkan antara lain adalah  Ayam Kalio, Mung Po Tofu Daging Sapi, Shurpa soup, Sofyani Biryani, Monty, Tukpha Tibetan Chicken Soup, Roast beef/lamb, Ayam Tandoori, Black Pepper Meatball, Potato Falafel.

Negeri Melayu dan wilayah Nusantara menjadi rute singgah oleh bangsa Eropa yang tidak sedikit  memberikan pengaruh dalam berbagai aspek, tentunya juga dalam makanan. Pertemuan dan interaksi antar bangsa ini menjadi inspirasi untuk menghadirkan rasa hidangan yang khas di Bikak Siyam.

Antara lain adalah Biter Balen, Croquete, Tauto, Selat Solo, Spikoe, Ronde, Nasi Jamblang, Nasi Uduk, Nasi Kebuli, Laksa, Gulai Patin, dan Nasi Lemak. Melengkapi hadirnya Silk Road Buffet, Surabaya Suites Hotel setiap hari juga menyuguhkan sajian spesial yang dapat dinikmati di live cooking station yang dimasak menggunakan tandoor oven.

Tandoor merupakan alat yang digunakan untuk memasak oleh kaum nomaden dan penggembala, kini popular sebagai teknik memasak makanan India dan Asia Tengah. “Kita memasak disitu, menu spesialnya ada daging sapi, daging ayam, sayur, buah dengan variasi kondimen, beserta roti-rotinya yang akan di olah menggunakan tandoor,” jelas Chef Danang.

Pemilihan tandoor oven ini sebagai bentuk representasi kehidupan pada abad kuno yang dipadukan konsep hidangan Silk Road, Surabaya Suites Hotel mengajak pengunjung untuk menciptakan suasana berbuka puasa seperti berpetualang menyusuri kelezatan rasa di wilayah Jalur Sutera.

Hanya dengan harga early bird sebesar IDR 148.000,- nett (2 FREE 1) untuk kuota 20 pax per hari dan harga normal sebesar IDR 178.000,- nett pengunjung sudah dapat menikmati beragam kelezatan hidangan dari berbagai negara di Bikak Siyam Surabaya Suites Hotel. (nanang)

HUT ke-7 SMSI: Dari Badai Disrupsi Hingga Ancaman Perpres

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) berdiri pada 2017 di tengah badai disrupsi teknologi dan perubahan sosial yang mengguncang dunia pers. Dalam upaya menyongsong masa depan yang penuh tantangan, SMSI telah bertransformasi menjadi pemain utama dalam industri media siber.

Melalui adaptasi dan inovasi teknologi baru, SMSI kemudian menggandeng media siber rintisan anggotanya serta platform Siberindo.co sebagai news room bersama. Dukungan dari jaringan media Cyber Network (CYN) dan kehadiran Millennials Cyber Media (MCM) di tiap daerah.

Seperti yang diresmikan dalam Rapat Kerja Nasional SMSI di Jakarta pada 7-8 Desember 2021, memberi kekuatan tambahan bagi perusahaan pers siber di bawah naungan SMSI. Sinergi internal antara anggota dan pengurus SMSI serta kerja sama dengan pihak eksternal seperti Bukit Algoritma dibawah kepemimpinan Budiman Sudjatmiko, menjadi landasan kokoh dalam menjalankan misi bersama.

“SMSI adalah Indonesia mini. Merangkul semua yang bersedia diajak bekerja sama untuk kebaikan dan kemajuan bersama, kemajuan Indonesia,” kata Ketua Umum SMSI, Firdaus, dalam kesimpulan rapat kerja nasional.

Dukungan dari lebih 2.000 perusahaan media siber yang tergabung dalam SMSI menjadi bukti nyata kepercayaan industri terhadap peran SMSI dalam menggelindingkan roda organisasi di seluruh negeri.

Kelahiran SMSI pada 2017 antara lain dibidani, Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Atal S Depari, bersama Sekretaris Jenderal PWI Pusat Mirza Zulhadi dan Ketua PWI Provinsi Banten Firdaus, yang kemudian menjadi Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat dan selanjutnya terpilih sebagai Ketua Umum SMSI (periode 2019- 2024) lewat kongres pertama 20 Desember 2019 di ruang rapat PWI Pusat, Gedung Dewan Pers, Lantai 4 Jalan Kebon Sirih No 32- 34, Jakarta Pusat.

Tidak lama berselang setelah SMSI berkembang dengan baik, Dewan Pers mengesahkan SMSI sebagai konstituennya. SMSI resmi menjadi kontituen Dewan Pers, bersamaan waktunya dengan pengesahan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang juga menjadi konstituen, melalui rapat pleno Dewan Pers, Sabtu (23/5/2020).

SMSI berdiri dengan tujuan mulia untuk menjadi infrastruktur penyebaran informasi yang berkualitas dalam mewujudkan masyarakat yang demokratis dan pluralistik. Dalam era di mana media sosial kerap menjadi sarang berita bohong, kehadiran SMSI menjadi penting dalam memperkokoh jembatan informasi publik yang benar.

SMSI bukan hanya menjadi wadah bagi perusahaan pers siber, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam menegakkan kode etik jurnalistik dan memastikan kepatuhan terhadap hukum pers. Meskipun tantangan dalam menghadapi disrupsi teknologi dan perubahan sosial sangat besar, SMSI bersama seluruh anggotanya tetap teguh dalam perjuangan memajukan industri pers di era digital ini.

SMSI, yang telah berusia tujuh tahun, menemui tantangan yang semakin berat dalam menjaga kelangsungan hidup lebih dari 2.000 media yang menjadi anggotanya. Keputusan Presiden Joko Widodo untuk mengesahkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Publisher Right menjadi pukulan keras bagi media startup dan kecil yang bergantung pada SMSI.

Ketua Umum SMSI, Firdaus, menerima Perpres tersebut dengan sikap pragmatis. Meskipun demikian, dia tetap menolak beberapa pasal dalam Perpres yang mewajibkan media untuk melewati proses verifikasi oleh Dewan Pers. “Perpres menjadi satu hal dan perjuangan SMSI adalah hal lainnya. Tapi biarlah masing-masing akan ada jalannya,” ujarnya.

Menghadapi situasi ini, Firdaus mengimbau seluruh pengurus dan anggota SMSI untuk menyesuaikan langkah bisnis dan memenuhi persyaratan yang dibutuhkan agar tetap beroperasi sesuai ketentuan yang berlaku. “Kita harus menyiapkan kiat-kiat bisnis dan langkah strategis untuk masa depan,” tegasnya.

SMSI berkomitmen untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga menjaga kualitas produk pers dan mentaati hukum pers serta kode etik jurnalistik. Meskipun tantangan semakin besar, SMSI yakin bahwa dengan kerja sama dan tekad yang kuat, mereka akan mampu menjaga eksistensi serta memberikan kontribusi yang berarti bagi industri media siber Indonesia. (bw)

Jelang Lebaran, Modena Buka MHC ke-2 di Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya memiliki potensi pasar yang cukup besar untuk penetrasi produk home appliances. Inilah penyebab Modena kembali membuka satu gerai Modena Home Center (MHC) di Surabaya. Dan ini menjadi langkah lanjutan Modena dalam menghadirkan solusi rumah tangga pintar dan inovatif bagi warga Surabaya.

Modena dan Surabaya berbagi mimpi yang sama, mewujudkan ‘smart city’. Dalam beberapa tahun terakhir, fokus kami adalah mengembangkan line up produk IoT (Internet of Things) agar semakin dekat dengan cita-cita tersebut.

‘’Tahun ini, menjadi tahun kami membawa teknologi tersebut ke Surabaya, melalui hadirnya MHC Surabaya MERR, juga MEC yang sudah hadir lebih dulu di kota ini,” kata Franchise Acquisition Manager Modena, Yunanto Sirin, ketika meresmikan MHC MERR, di Surabaya Kamis (7/3).

Sepanjang 2023, Modena telah membuka lebih banyak Home Center di sejumlah kota besar di Indonesia. Hal ini merupayakan upaya Modena untuk membawa solusi rumah tangga inovatifnya semakin dekat dengan masyarakat.

Selain itu, hadirnya Modena Home Center juga memberi kesempatan bagi pelanggan untuk merasakan pengalaman langsung menggunakan produk Modena. Hingga Maret 2024, Modena telah hadir di 53 titik yang tersebar di seluruh Indonesia, dan masih akan terus bertambah.

Sementara itu, Regional Branches Business Development Senior Manager Modena, Khairul Fahmi Lubis, menambahkan, MHC itu sebenarnya bukan hanya showroom. Kami lebih fokus untuk menghadirkan pengalaman bagi customer disini.

Baik itu saat memilih, mencoba, hingga akhirnya membeli produk, hingga pengalaman after sales yang mudah dan nyaman. Saat customer membutuhkan bantuan dengan produk Modena-nya, mereka bisa menghubungi atau mengunjungi kami untuk bantuan lebih lanjut.

Modena Home Center memiliki moto 3S, Sales, Service Point, & Spare Part. Modena Expert, sales representative dengan pengetahuan menyeluruh seputar produk, hadir di setiap Modena Home Center untuk membantu pelanggan dengan segala kebutuhan dan pertanyaan terkait produk.

Jika membutuhkan aksesoris atau spare parts produk, pelanggan bisa mendapatkannya di sini. Begitu pun jika produk membutuhkan maintenance dari teknisi ahli, pelanggan dapat mengantarkan produknya ke Modena Home Center untuk diteruskan ke service center terdekat.

Pembukaan MHC Surabaya MERR juga diramaikan dengan sejumlah promo eksklusif yang berlaku selama periode Grand Opening berlangsung. Apalagi saat masuk bulan Ramadhan dan jelang Lebaran, biasanya tren permintaan lemari es dan oven meningkat hingga 20 persen.

‘’Untuk itulah, melalui program promo selama grand opening ini diharapkan bisa semakin mendongkrak penjualan Modena saat menjelang lebaran tahun ini,” tutup Khairul. (ony)

Tampil di Forum Internasional, Bupati Ipuk Pamerkan Pembangunan Berbasis Lingkungan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Kepemimpinan Bupati Ipuk Fiestiandani mendapatkan perhatian internasional. Dia didapuk menjadi keynote speaker (pembicara kunci) dalam forum internasional World Meteorological Organization (WMO) dan BMKG bertajuk Gender Conference di Nusa Dua, Bali, Kamis (7/3/2024).

Dipilihnya Bupati Ipuk bukan tanpa alasan. Kepemimpinan Bupati perempuan ini menjadi cerminan kesetaraan gender dalam mengajak masyarakat menghadapi perubahan iklim. Termasuk kesetaraan gender. “ Kepemimpinan Bupati Banyuwangi merepresentasikan kesetaraan gender dalam mewujudkan kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim dan kesataraan gender itu sendiri,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Menjadi pembicara kunci, Bupati Ipuk memamerkan kemajuan Banyuwangi. Salah satunya,

pembangunan yang menekankan keberlanjutan dan ramah lingkungan. “Kami berupaya keras agar ruang-ruang hijau tetap terjaga. Tidak tergerus secara signifikan oleh pembangunan,” paparnya.

Upaya menjaga pelestarian lingkungan dilakukan di sekitar Bandara Internasional Banyuwangi. Selain bangunan bandaranya yang menerapkan arsitektur hijau, pihaknya membuat Peraturan Daerah yang memproteksi areal persawahan di sekitarnya tetap terjaga. Sehingga, tidak tergusur pembangunan dan industrialisasi. “Atas upaya ini, tahun 2022, Bandara Internasional Banyuwangi meraih Aga Khan Award,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ipuk mamaparkan ketersediaan ruang yang cukup bagi perempuan dalam proses pembangunan. Kaum Perempuan di Banyuwangi diberikan ruang mengemukakan pendapat dan gagasan dalam pembangunan. “Kami rutin menyelenggarakan rembug perempuan dan anak sebagai ruang resmi bagi perempuan menyampaikan usulan-usulan untuk pembangunan di Banyuwangi. Termasuk melibatkan perempuan dalam Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) mulai dari desa hingga kabupaten,” jelasnya.

Gender Conference yang dihelat bersamaan dengan “the Third Session of the Commission for Weather, Climate, Water and Related Environmental Services & Applications” (SERCOM-3) diikuti 139 peserta dari 94 negara. Kegiatan bergengsi ini digelar  4-9 Maret 2024. (udi)