Sabet Adipura, Bupati Ipuk Ajak Syukuran Petugas Kebersihan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – Program pengelolaan sampah dan lingkungan di Banyuwangi membuahkan hasil. Piagam Adipura berhasil disabet. Merayakan prestasi ini,ratusan pesapon diajak syukuran Bupati Ipuk Fiestiandani di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (6/3/2024). Mereka diajak makan bersama.

“Penghargaan ini sejatinya bukan untuk saya atau para pejabat ini, tapi ini untuk bapak ibu sekalian yang telah berjibaku setiap waktu mengatasi persampahan di Banyuwangi,” kata Ipuk di hadapan ratusan pesapon tersebut.

Para pesapon menjadi garda terdepan penanganan sampah. Sehingga persoalan sampah bisa terurai. “Terima kasih atas dedikasi bapak ibu semua. Mari kita terus kampanyekan gaya hidup bersih, tidak buang sampah sembarangan. Sehingga beban kerja bapak ibu sekalian bisa berkurang,” tegas Ipuk.

Tata kelola persampahan di Banyuwangi tak hanya di tataran juru bersih saja. Namun, dirancang pengelolaan sampah dari hulu ke hilir. “Saat ini, penilaian Adipura tak sebatas pada kebersihan secara kasat mata. Tapi, bagaimana tata kelolanya, upaya untuk menguranginya, hingga keterlibatan masyarakat,” tegasnya lagi.

Tahun  2023, Kabupaten Banyuwangi mencapai pengurangan sampah sebesar 92,260 ton per tahun atau sekitar 30,22 persen. Saat ini ada 19 TPS3R (Tempat Pengumpulan Sampah Reuse, Reduce, Recycle) di Banyuwangi. Jumlah ini akan terus ditingkatkan.

Dari pengelolaan TPS3R tersebut, Banyuwangi mendapatkan plakat Adipura. Plakat ini diberikan atas pengelolaan TPS3R Tembokrejo, Muncar. TPS3R ini mampu mengelola sampah sebanyak 12-25 ton/hari dengan hanya menyisakan residu ke TPA hanya 2 ton/hari. TPS3R ini juga membuka lapangan pekerjaan baru. Tak kurang dari 40 pekerja yang terlibat di bawah pengelolaan BUMDESMA.

Meraih Adipura membuat bangga para pesapon. Mereka merasa kerja kerasnya mendapatkan apresiasi. “Saya bangga Banyuwangi bisa kembali meraih Adipura. Tidak sia-sia kita nyapu tiap hari,” ungkap Saiful, pesapon di sepanjang lampu merah Lateng. (udi)

Keren…! Digitalisasi BPJS Kesehatan Dilirik Jaminan Sosial Dunia

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kinerja BPJS Kesehatan yang menggunakan digitalisasi ternyata diakui dunia. Buktinya, ekosistem digital Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan menjadi salah satu praktik terbaik (best practice) pengelolaan jaminan sosial dunia. Banyak negara tertarik dan mempelajari bagaiaman Indonesia mengelola program jaminan sosial ini, khususnya jaminan keshatan dengan cakupan kepersetaan terbesar di dunia.

Diakuinya digitalisasi BPJS Kesehatan ini terungkap dalam International Social Security Association (ISSA), menggelar kegiatan The 17th ISSA International Conference On Information And Communication Technology In Social Security (ICT 2024) di Nusa Dua, Bali, 6-8 Maret 2024. Kegiatan ini diikuti lebih dari 300 peserta dari 71 negara.

ISSA merupakan organisasi terkemuka di dunia. Anggotanya, institusi jaminan sosial, departemen/lembaga, pemerintah, dan institusi lain yang mengelola/menyelenggarakan satu atau beberapa bidang jaminan sosial. Organisasi ini dibentuk tahun 1927 di bawah naungan International Labor Organization (ILO). Saat ini, ISSA memiliki kurang lebih 350 anggota yang tersebar di 160 negara. Mereka berasal dari Afrika, Asia Pasifik dan Eropa.

” Dalam kegiatan ini, BPJS Kesehatan berbagi pengalaman dalam penerapan teknologi informasi untuk jaminan kesehatan di Indonesia. Sejak Program JKN diimplementasikan kami berkomitmen untuk terus berinovasi, mengembangkan solusi-solusi terkini untuk memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan setara kepada para peserta JKN yang tidak lepas dari peranan teknologi informasi,” kata Direktur Utama BPJS Kesehatan Ghufron Mukti.

Pengelolaan Program JKN,  ekosistem digital sudah terbangun dan saling terhubung satu sama lain. Bukan hanya internal BPJS Kesehatan, namun terhubung dengan ekosistem fasilitas kesehatan, perbankan, Kementerian dan lembaga terkait. Bahkan dengan peserta dan badan usaha.

Saat ini BPJS Kesehatan terhubung dengan lebih dari 23.000 Fasiltas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 3.000 Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam ekosistem ini terdapat jutaan data layanan kesehatan yang terkoneksi satu sama lain. Lalu, di ekosistem perbankan sudah  lebih dari 950.000 kanal pembayaran dan sebanyak 15 Kementerian/lembaga sudah terkoneksi. Lalu, terdapat lebih dari 100 juta arus data atau transaksi per hari. (udi)

Buruan…! KPU Banyuwangi Buka Lowongan, Cek Syarat-syaratnya

0

Banyuwangi (pawartajatim.com)- Kabar gembira bagi pegiat demokrasi di Bumi Blambangan. KPU Banyuwangi membuka lowongan untuk lima komisioner selama 5 tahun ke depan. Pendaftaran mulai dibuka 8 – 19 Maret 2024. Salah satu syaratnya, memiliki KTP Banyuwangi.

Pengumuman dan syarat pendaftaran anggota KPU Kabupaten Banyuwangi ini bisa diunduh di laman KPU. Tahap pengumuman dimulai pada 8 – 14 Maret. Bersamaan itu, pembukaan pendaftaran dimulai. “ Peserta bisa mengunduh syarat dan formular pendaftaran di laman KPU,” kata Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) Bakal Calon Anggota KPU Jatim 2, Prof. Dr. M. Noor Harisudin dalam sosialisasi di Kantor KPU Banyuwangi, Kamis (7/3/2024) siang.

Selain Banyuwangi, wilayah Timsel Jatim 2 ini meliputi Kabupaten Jember, Lumajang, Bondowoso dan Situbondo. “ Khusus hari ini, kita sosialisasi untuk wilayah KPU Kabupaten Banyuwangi dan Jember,” ujar akademisi asal Jember ini.

Selain wajib ber-KTP di wilayah KPU setempat, syarat lainnya berusia minimal 30 tahun. Pendidikan minimal SMA/sederajat. Lalu, mengundurkan diri dari keanggotaan partai minimal 5 tahun. Dan, bebas narkoba dan keterangan sehat dari RS milik pemerintah. Kemudian, tidak menjabat di pemerintahan atau BUMN. Pendaftar juga tidak pernah mendapatkan sanksi pemberhetian tetap dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). “ Khusus pendaftar yang statusnya ASN, harus mengajukan pemberhentian sementara. Sedangkan, PPPK mengajukan pemutusan hubungan kerja,” tegasnya didampingi empat timsel lainnya.

Tahapan seleksi anggota KPU Banyuwangi ini seluruhnya dipusatkan di Sekretariat Timsel Jatim 2 di Hotel Samator, Surabaya. Selain mengunggah dokumen secara online, pendaftar wajib mengirimkan berkas pendaftaran ke Sekratariat Timsel.

Selanjutnya, tahap penelirian berkas administrasi mulai 8-26 Maret. Jika pendaftar belum memenuhi kuota, dilakukan perpanjangan pendaftaran mulai 20-25 Maret. Terakhir, Timsel akan menetapkan kelolosan administrasi pada 27 Maret. Lalu, pengumuman kelolosan administrasi pada 28-30 Maret. Selanjutnya, tes tulis dan psikologi digelar 31 Maret – 5 April. Hasilnya ditetapkan pada 6 -7 April. “ Tes tulis dan psikologi akan digelar oleh TNI atau Polri. Kita masih menunggu arahan dari KPU Pusat,” jelasnya.

Hasil seleksi tes tulis dan psikologis akan dimumkan pada 8-9 April. Dilanjutkan tanggapan masyarakat pada 8-13 April. Kemudian, tes kesehatan dan lainnya digelar 16-23 April. Setelah itu, dilanjutkan tes wawancara pada 17 – 24 April. Seluruh tahapan seleksi ini akan menetapkan 10 bakal calon KPU Banyuwangi yang diumumkan 26-28 April. “ Jadi, tugas kami hanya menyeleksi dan menyerahkannya ke KPU RI. Penentuan akhir disana,” tutupnya.

Gaji anggota KPU Kabupaten ini ternyata cukup fantastis. Data dari Sekretariat KPU Banyuwangi, gaji yang diterima komisioner KPU Kabupaten besarnya bervariasi. Bagi Ketua KPU Kabupaten mencapai sekitar Rp12 juta per bulan. Sedangkan anggota Rp9 juta – Rp10 juta per bulan. (udi)

Hadiri Musrenbangkab, ini Harapan DPRD Banyuwangi untuk Bumi Blambangan

0

Banyuwangi (pawartajatim.com) – DPRD Banyuwangi menaruh harapan besar dalam pembangunan ke depan di kabupaten ini. Harapan itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, M. Ali Mahrus dalam Musyawarah Rencana Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) tahun 2025 dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2025 serta penyempurnaan rencana awal (ranwal) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045 di Pendopo Sabha Swagata Blambangan, Rabu (6/3/2024).

Ali Mahrus meminta program pembangunan daerah bisa lebih baik ke depannya. Dan, bisa bermanfaat bagi masyarakat. Tak kalah penting, sinergi antara Pemkab, DPRD, jajaran Forkopimda dan seluruh pemangku kepentingan bisa terjalin dengan baik. “ Kami berharap, pembangunan ke depan bisa lebih baik. Didasarkan pada sinergitas eksekutif dan legeslatif. Maka, pokok-pokok pikiran Dewan, pertimbangan-pertimbangan yang disampaikan menjadi penting. Targetnya, dalam pembahasan anggaran dan eksekusi alokasi dana yang dibutuhkan,” tegas politisi PKB ini.

Menurutnya, RPJPD, RPJMD hingga RKPD patokan utamanya adalah Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yang ditetapkan DPRD bersama Bupati pada Januari 2024 lalu.

“ Alhamdulillah sesuai tupoksi di lembaga legislatif, kita sudah mengesahkan Perda RTRW yang menjadi dasar proyeksi pembangunan untuk satu tahun,lima tahun, bahkan dua puluh tahun ke depan,” tegasnya.

Dengan semangat musrenbangkab, pihaknya berharap pembangunan daerah bisa lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Karena itu, nilai APBD bukan sebuah tujuan. Namun, APBD menjadi instrumen atau alat untuk kesejahteraan masyarakat. Harapannya, proyeksi pembangunan yang dirumuskan memiliki empat hal pendekatan. Diantaranya, secara politik, teknokratik, partisipatif, buttom up dan top down. Persoalan investasi juga diharapkan menjadi perhatian serius dengan melalui pembahasan bersama eksekutif dan legeslatif.

Tak kalah penting, DPRD berharap pembangunan daerah berorientasi pada hasil. Sehingga, manfaatnya benar-benar tepat sasaran. Menyentuh kepentingan masyarakat. “ Indikatornya adalah tidak sekadar anggaran terserap, tapi manfaatnya,” tutupnnya. (udi/*)

Untag Surabaya Luncurkan Film Dokumenter yang (Tak Pernah) Hilang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya meluncurkan film dokumenter berjudul Yang (Tak Pernah) Hilang. Film ini menceritakan tentang perjuangan, pengorbanan hingga penculikan dua aktivis mahasiswa asal Universitas Airlangga Surabaya, yakni Herman Hendrawan dan Petrus Bima Anugerah.

Produser film yang juga Koordinator IKOHI Jatim, Dandik Katjasungkana, menceritakan film ini sudah digagas sejak 2019 lalu. Namun, karena terdampak pandemi Covid-19 serta kurangnya dana, proses awal pembuatan film terhenti.

“Produksi film ini membutuhkan biaya besar, terutama untuk biaya perjalanan dan wawancara para narasumber di lima kota, yakni Surabaya, Malang, Jakarta, Yogyakarta dan yang paling jauh di Pangkal Pinang, Pulau Bangka, tempat lahir Herman,” kata Dandik, di Surabaya, Rabu (6/3/2024).

Ia menjelaskan, persoalan semakin bertambah dan membuat seluruh crew film mengalami kesedihan mendalam ketika sang penggagas film, Hari Nugroho meninggal dunia pada 2020. Di tengah berbagai kesulitan dan kebuntuan yang dihadapi, pada 2022, Dandik bertemu dengan Muni Moon dan Anton Subandrio yang berprofesi sebagai videomaker.

Dari pertemuan itulah, produksi film ini mulai dijalankan kembali. “Dalam hal pembiayaan, sejak awal, kami mengupayakan kemandirian. Kami patungan, memproduksi kaos #KawanHermanBimo sebagai fundraising dan menerima sumbangan dari berbagai pihak yang peduli pada advokasi kasus penghilangan paksa aktivis pro-demokrasi 1998,” jelasnya.

Menurut Dandik, film ini tidak hanya berkisah tentang kasus penculikan Herman dan Bima. Namun, juga merekonstruksi kisah hidup mereka sejak kecil di mata keluarga, orang tua, kerabat, kawan sekolah dan masa kuliah, kawan sesama aktivis, dosen, hingga aktivis partai politik.

“Melalui film ini diharapkan menjadi pemantik khalayak, khususnya generasi muda agar mempunyai referensi historis tentang otoritarianisme Orde Baru. Selain itu, sebagai upaya advokasi agar pemerintah segera menyelesaikan seadil-adilnya kasus penghilangan paksa aktivis pro-demokrasi pada 1998 tersebut,” ungkapnya.

Videomaker film dokumenter, Anton Subandrio, mengatakan secara keseluruhan, pihaknya melakukan wawancara kepada 35 narasumber. Hal itu dilakukan sebagai upaya mendapatkan informasi yang lebih lengkap agar film ini bisa memotret biografi Herman dan Bima.

“Mulai masa anak-anak, remaja sampai dewasa. Kami mau bercerita bagaimana karakter mereka terbentuk hingga mempunyai gagasan yang begitu kuat, teguh keyakinannya dan berjuang sampai menjadi martir demokrasi,” terangnya.

Sementara itu, dalam sambutannya, Rektor Untag Surabaya, Prof Mulyanto Nugroho, menyampaikan bahwa Untag Surabaya sebagai Kampus Merah Putih sudah selayaknya melahirkan generasi penerus bangsa yang patriotik dan peduli terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami berharap agar mahasiswa Untag Surabaya terus menjadi pelopor agent of change dalam konteks penegakan HAM dan kemanusiaan,” tegas Prof Nugroho. Dalam kesempatan yang sama, Dosen Ilmu Komunikasi Untag Surabaya, Dia Puspitasari, mengatakan hilangnya Herman dan Bima adalah sebuah tragedi kemanusiaan.

Film ini dinilai sebagai referensi  penting dan harus dilihat dalam konteks bagaimana seharusnya peradaban dibangun dengan sebuah tanggung jawab, kejujuran dan keterbukaan.

“Anak-anak Generasi Milenial dan Generasi Z bisa belajar tentang sejarah kemanusiaan dengan menonton film ini. Supaya mereka bisa menjadi bagian dari gerakan melawan impunitas dan mencegah terulangnya kejahatan terhadap kemanusiaan terjadi di negeri ini,” katanya.

Film dokumenter ini merupakan hasil kolaborasi GMNI Untag Surabaya, Ikatan Keluarga Orang Hilang Indonesia (IKOHI), GMNI Unitomo Surabaya, ADREENA Media dan Gerakan Mahasiswa Surabaya (GMS). Acara peluncuran yang dilakukan di Kampus Untag Surabaya ini dihadiri 250 orang dari berbagai entitas.

Antara lain, Sekretaris Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya, Dr IGN Anom Maruta, Rektor Untag Surabaya, Prof Dr Mulyanto Nugroho, sivitas akademika Untag Surabaya, mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya, kelompok NGO, serta masyarakat umum lainnya. (red)

Prodi S1 PBI Unusa Raih Akreditasi Unggul

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Program Studi (Prodi) S1 Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) meraih Akreditasi Unggul berdasarkan SK Nomor 252/SK/LAMDIK/Ak/S/III/2024 dengan nilai yang tinggi yakni 376. Prestasi membanggakan tersebut menjadi bukti nyata Unusa untuk berkomitmen meningkatkan kualitas yang terukur.

Wakil Rektor I Unusa, Prof Kacung Marijan PhD, mengatakan, pencapaian prestasi tersebut adalah hasil dari upaya bersama seluruh elemen sivitas akademika Unusa yang secara konsisten berupaya meningkatkan mutu dan relevansi kurikulum serta pengajaran.

“Kami sangat bangga dengan pencapaian ini. Ini adalah bukti nyata dari komitmen kami untuk menyediakan pendidikan berkualitas tinggi dan relevan dengan tuntutan zaman,” kata Prof Kacung di Surabaya, Rabu (6/3/2024).

Ia menjelaskan, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unusa telah dikenal pada standar kualitasnya yang tinggi, serta mempersiapkan lulusan yang siap bersaing di pasar kerja yang kompetitif. “Akreditasi unggul yang diperolehnya adalah pengakuan atas konsistensi dalam meningkatkan standar pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa,” jelasnya.

Menurut dia, yang membuat pencapaian ini semakin membanggakan adalah kenyataan bahwa hanya sedikit Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Jawa Timur yang mampu meraih akreditasi unggul.

Dari data di website Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT), hanya empat Program Studi dari perguruan tinggi swasta yang berhasil meraih prestasi serupa. Hal ini menegaskan posisi Unusa sebagai salah satu yang terdepan dalam meningkatkan kualitas Pendidikan tinggi.

Ada empat prodi PBI dari perguruan tinggi swasta yang berhasil meraih akreditasi unggul di Jawa Timur dalam beberapa tahun terakhir. Salah satunya, adalah PBI Unusa. ”Padahal, dibanding PBI-PBI di perguruan tinggi lain, PBI di Unusa tergolong lebih mudah,” tegasnya.

Kaprodi S1 PBI Unusa, Tiyas Saputri MPd, mengakui, pencapaian ini tidak datang begitu saja. Ini adalah hasil dari kerja keras seluruh dosen dan staf di PBI, serta dukungan dari fakultas dan universitas.

PBI berkomitmen untuk terus meningkatkan standar pembelajaran dan memberikan pengalaman belajar terbaik bagi mahasiswa. “Pencapaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Unusa semata, tetapi juga menjadi inspirasi bagi perguruan tinggi lainnya untuk terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa,” terangnya.

Tiyas menegaskan, Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unusa semakin dikenal luas sebagai salah satu yang terbaik di Jawa Timur/Jatim dan menjadi pilihan utama bagi calon mahasiswa yang berminat dalam studi bahasa Inggris.

“Pencapaian gemilang ini menjadi bukti nyata bahwa dengan komitmen dan kerja keras, prestasi luar biasa di bidang pendidikan dapat diraih. Semoga, pencapaian ini akan menjadi pendorong bagi dunia pendidikan Indonesia untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kemajuan bangsa,” pungkas Tiyas. (red)

Libur Nyepi, Empat KA Jarak Jauh Tambahan Dioperasikan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Menjelang libur panjang dan bertepatan Hari Raya Nyepi 2024, PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengoperasikan empat kereta api jarak jauh (KAJJ) tambahan. Nantinya, empat KAJJ tambahan tersebut akan beroperasi mulai 8-12 Maret 2024.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengatakan, empat KAJJ tambahan yang dioperasikan tersebut akan membantu 44 KAJJ reguler yang sudah dioperasikan. Sehingga, total ada 48 KAJJ yang beroperasi saat libur panjang dan bertepatan libur Hari Raya Nyepi yang jatuh pada Senin, 11 Maret 2024.

“KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan empat KA jarak jauh tambahan untuk mengakomodir pelanggan yang akan melakukan perjalanan. KA tambahan ini dioperasikan untuk mengakomodir kebutuhan pelanggan yang akan menggunakan KA sebagai transportasi, khususnya pada momen libur panjang akhir pekan,” kata Luqman, di Surabaya, Rabu (6/3/2024).

Ia menjelaskan, empat KAJJ tambahan yang akan beroperasi mulai Jumat hingga Selasa tersebut, yakni KA Arjuno Ekspres tujuan Malang-Surabaya Gubeng, KA Arjuno Ekspres tujuan Surabaya Gubeng-Malang, KA Sancaka tujuan Surabaya Gubeng-Yogyakarta, serta KA Malabar Pagi tujuan Malang-Bandung.

“KAI Daop 8 Surabaya siap mengakomodir kebutuhan pelanggan yang akan menggunakan KA jarak jauh dengan menjalankan 4 KA tambahan yang berjalan pada akhir pekan,” jelasnya.

KAI mengingatkan kepada seluruh calon penumpang untuk memperhatikan kembali saat menginput data diri pemesanan dan jadwal keberangkatan KA. “Selain itu, pastikan juga menyediakan waktu yang cukup untuk menuju stasiun sehingga tidak tertinggal kereta api,” tegasnya.

Luqman mengimbau, bagi masyarakat yang akan memesan tiket pada libur Hari Raya Nyepi 2024, apabila KA yang diinginkan telah habis, dapat menggunakan fitur connecting train pada aplikasi Access by KAI.

“Fitur ini nantinya akan mengkombinasikan jadwal perjalanan kereta api yang bersifat persambungan,” pungkasnya. (red)

Program Makmur SGN, Target Penuhi 98.000 Ton Pupuk

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Anak perusahaan PTPN (III) Persero Holding Perkebunan, PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) siap memenuhi kebutuhan 98 ribu ton pupuk untuk kebutuhan petani mitra pada lahan yang tersebar di wilayah kerja SGN. Salah satunya, dengan gencar menjalankan Program Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (MAKMUR) pada 2024.

Direktur Utama SGN, Aris Toharisman, mengatakan Program MAKMUR yang sudah dijalankan SGN untuk kali kedua ini bekerja sama dengan PT Petrokimia Gresik. Hal ini ditandai dengan penandatanganan kesepahaman (MoU) Program MAKMUR antara SGN dan PT Petrokimia Gresik di Gresik Rabu (6/3/2024).

“Salah satu komitmen PTPN Group SGN, dalam pendampingan petani tebu dengan sinergi Program MAKMUR. Sehingga, Saprodi terutama kebutuhan pupuk untuk petani tebu terpenuhi,” kata Aris.

Ia menyebut, dengan program MAKMUR, para petani akan mendapatkan dua keuntungan, yakni jaminan ketersediaan pupuk dan fasilitas pendanaannya oleh Perbankan. Kebutuhan petani mitra pada tahun 2024 sekitar 98.000 ton untuk lahan yang tersebar di wilayah kerja SGN.

“Realisasi pupuk petani mitra SGN melalui Program MAKMUR meningkat signifikan setiap tahunnya. Pada 2021 tercatat sebanyak 5.000 ton, pada 2022 sebanyak 20.000 ton, dan pada 2023 sebanyak 22.000 ton,” ungkapnya.

Aris menegaskan, pemenuhan kebutuhan pupuk petani sebagai upaya peningkatan produktivitas tebu, sehingga akan berdampak terhadap tingkat kesejahteraan petani. Dengan sistem bagi hasil yang telah berjalan, kuncinya ada di produktivitas dan kualitas bahan baku tebu.

”Semakin tinggi produktivitas tebu, maka bagi hasil yang didapat semakin besar, petani menjadi untung dan tentunya akan berpengaruh pada tingkat kesejahteraan petani,” jelasnya.

Menurut Aris, pupuk menjadi faktor penting dalam pertanian dan perkebunan untuk memenuhi unsur hara tanah yang dibutuhkan tanaman. “Sehingga, jaminan ketersediaan pupuk menjadi harapan petani untuk menaikkan produktivitas tebu,” katanya.

Direktur Utama PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, Mohammad Abdul Ghani yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyebut pencapaian swasembada gula nasional akan diiringi peningkatan kesejahteraan petani tebu.

“Peningkatan produktivitas tebu akan mendukung pencapaian program pemerintah yakni swasembada gula nasional,” pungkasnya. (red)

SPAB di SMAN 1 Sumberrejo Bojonegoro untuk Ubah Mindset

0

Bojonegoro, (pawartajatim.com) – Perubahan cara berpikir (mindset) dalam menghadapi bencana perlu dilakukan. Untuk itulah dilakukan pelatihan Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) sebagai salah satu upaya merubah mindset warga sekolah.

Hal ini diungkapkan Koordinator Pengawas (Korwas) Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro-Tuban Agus Huda. Pihaknya sangat berharap sekolah-sekolah lain di Bojonegoro mendapatkan SPAB.

Menurut dia, para siswa dihadirkan dalam SPAB ini agar tahu apa yang bisa dijalankan saat bencana. Seperti peribahasa sedia payung sebelum hujan. “SPAB ini juga untuk mengubah mindset kita sejak awal, sejak dini, agar bisa berbuat atau minimal membantu sekolah dan rumah kita agar tidak terjadi bencana atau mengurangi risiko bencana,” kata Agus Huda, ketika memberikan materi di SMAN 1 Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (6/3).

SPAB yang diadakan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur/Jatim dengan Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim ini diadakan pada Rabu-Kamis, 6-7 Maret 2024.

Tiga fasilitator, yakni Rachmad Subekti Kimiawan, Andreas Eko Muljanto, dan Rizki Daniarto memberikan materi berupa penyusunan dokumen kajian risiko hingga praktik simulasi gempa bumi, pemadaman kebakaraan, games kebencanaan, pemutaran video dan audio dan perpustakaan kebencanaan.

Senada juga diungkapkan Penata Penanggulangan Bencana Ahli Madya BPBD Jatim Sriyono. Menurutnya, kegiatan ini untuk bersama-sama merubah mindset dalam menghadapi bencana. “Karen bencana bukan hanya urusan BPBD saja, bukan pemerintah saja, tapi seluruh masyarakat. Termasuk warga sekolah,” jelasnya saat membuka acara SPAB ini.

Karena itu, lanjut dia, keterlibatan anak-anak muda, termasuk di SMAN 1 Sumberrejo ini adalah bentuk kepedulian terhadap bencana. Salah satu upayanya adalah menjaga lingkungan. “Seperti menanam pohon itu termasuk mitigasi pengurangan risiko bencana,” imbuhnya.

Sedangkan Kepala SMAN 1 Sumberejo Nurhadi menyatakan, sekolah yang berdiri sejak 44 tahun lalu memang butuh peremajaan sarana dan prasarana. Ia juga mengungkapkan angin puting beliung menjadi ancaman paling potensial.

Apalagi letak sekolah ini berada di dekat persawahan. “Kami berharap bisa mendapat ilmu dalam SPAB ini. Dan saya sangat senang SMAN 1 Sumberrejo menjadi SMA di Bojonegoro yang diberi kepercayaan untuk menggelar SPAB,” katanya.

Kepala Seksi (Kasi) Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) Bojonegoro Eko Susanto mengungkapkan adanya sembilan ancaman bencana di Bojonegoro. Salah satunya yang paling potensial adalah banjir Sungai Bengawan Solo. “Hampir 16 kecamatan dan 42 desa terkena banjir,” katanya.

Sementara, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Bojonegoro Laela Nor Aini mengungkapkan bahwa para peserta SPAB ini adalah pilihan. Upaya ini adalah untuk meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dalam menanggulangi dan mengurangi risiko bencana.  Nanti akan kami cek kembali bagaimana progresnya ke depan,” tukasnya. (rizki)

Ada Menu Kampung Melayu di Premier Place Hotel Surabaya Airport

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Hikayat pusaka Tanah Melayu di Bhumi Jawa Dwipa. Tanah Melayu  yang terdiri dari Semenanjung Melayu dan Pulau Sumatera sejak dahulu kala terkenal wilayah peradaban agama Islam. Perkembangan Islam tumbuh kembang dengan segala kesulitan, hingga akhirnya tumbuh sebagai agama mayoritas masyarakat Melayu.

Hal tersebut memberikan dampak yang luar biasa bagi peradaban di sejumlah wilayah, seperti berkembangnya berbagai aspek kehidupan sosial, ekonomi, budaya, dan keagamaan. Utamanya di bidang kuliner, hidangan khas Melayu  memiliki keunikan dan karakteristik tersendiri.

Sehingga kuliner tak hanya menjadi sajian biasa namun juga menjadi pusaka warisan  budaya yang perlu di lestarikan. Berdasarkan hal tersebut, pada tema Ramadhan 2024 kali ini, Premier Place Hotel Surabaya Airport mengusung konsep dan tema ‘Kampoeng Ramadhan Kampoeng Melayu’.

Seperti yang sudah dilakukan dari tahun ke tahun dengan konsep Kampoeng Ramadhan, dimana ini adalah tahun ketiga Premier Place Hotel menggunakan sub tema Kampoeng Ramadhan.

Tahun ini dibuat agak berbeda dan unik karena menyajikan serba serbi yang berhubungan dengan Melayu selama bulan Ramadhan. Mulai dari ornament dekorasi yang terpampang, nuansa restoran bak seperti di tanah melayu, para staff dengan kostum khas Melayu, live music ala Melayu.

Hingga bintang utamanya yakni aneka kuliner khas Melayu yang tersaji istimewa untuk menemani saat berbuka puasa bersama. ‘Kampoeng Ramadhan Kampoeng Melayu’ hadir mulai 11 Maret hingga 7 April 2024.

”Dengan harga yang cukup terjangkau yakni Rp 159.000 nett per orang, para tamu restoran sudah bisa menikmati suasana layaknya seperti berwisata kuliner di tanah Melayu,” kata Marcomm Coordinator Premier Place Hotel Surabaya Airport, Melly Aruni, kepada pawartajatim, Rabu (6/3/2024)

Suasana di gerbang Kampung Melayu Hotel Premire Palace. (foto/nanang)

Executive Chef Premier Place berserta tim nya menyajikan hidangan istimewa dengan total kurang lebih 100 items yang bervariatif yang berganti setiap hari nya. Ada aneka live cooking dan food stall seperti Nasi Lemak, Nasi Kandar, Mie Lendir Tanjung Pinang, Mie Gomak, Roti Jala Kari Ayam, Murtabak, Soto Bude Cemara, Soto Mak Paru Terjekut, Sop Tunjang.

Aneka kue tradisional dan hidangan penutup khas Melayu seperti Bolu Kemojo, Kue Putri Mandi, Bika Bakar, Kek Lapis Sarawak, Es Air Mata Pengantin, Es Laksamana Mengamuk, Es Sirup Mak Inang, Es Air Mata Kucing, dan masih banyak lagi aneka hidangan lainnya yang dapat dinikmati bersama keluarga dan kerabat sepuasnya.

Tak hanya makanan saja yang tersaji, ada persembahan live music dengan nuansa melayu, para tamu juga berkesempatan untuk mendapatkan doorprize setiap hari, doorprize logam mulia yang diundi di akhir periode, dan Grand Prize 1 paket Umroh persembahan dari Sahabat Zam-Zam Indonesia Tour and Travel.

“Ramadhan tahun ini sangat spesial dan menarik, karena konsep dan tema yang kami angkat yakni Kampoeng Melayu,” jelas perempuan cantik berkaca mata ini. Serba serbi suasana khas Melayu sengaja dihadirkan agar para tamu yang dating seolah diajak berwisata kuliner khas Melayu tanpa perlu jauh-jauh hanya dengan datang dan makan di Premier Place Hotel.

Selain itu, Melayu yang identik dengan aneka hidangannya yang menarik juga membuat Premire  Palace tertarik untuk menyajikannya dan memperkenalkan kembali kepada para pengunjung resto.

‘’Hal ini dengan tujuan untuk berusaha melestarikan kebudayaan salah satu nya melalui Kuliner,’’ tambah Melly Aruni. (nanang)