Pelopori Kemajuan Ekosistem 5G, Indosat Ooredoo dan Nokia Kembangkan Inovasi Unggulan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia, menjadi pelopor pengembangan ekosistem 5G dengan mendirikan ITS 5G Experience Center di Surabaya, bekerja sama dengan Nokia, Institut Teknologi Sepuluh November (ITS), dan Universitas Oulu Finlandia. Diluncurkan pada September lalu, bersamaan dengan peluncuran layanan komersial 5G di Surabaya, 5G Experience Center ini berfungsi sebagai pusat pengetahuan, kreatifitas, dan keunggulan untuk mendorong inovasi 5G, kolaborasi, dan pemberdayaan talenta digital lokal.

Beberapa proyek inovatif unggulan telah dikembangkan di 5G Experience Center oleh mahasiswa ITS, antara lain RAISA 5G Medical Robot sebagai use case untuk sektor Smart Health, 5G “Suroboyo Bus” Autonomous sebagai use case untuk Smart Mobility, Mycom 5G Cloud Computing sebagai use case untuk Smart Education, dan ARSA Fast Response Drone sebagai use case untuk Smart Living/ Smart Security.

Director & Chief Strategy and Innovation Officer Indosat Ooredoo, mengatakan, Arief Musta’in, bangga atas kerja sama dengan ITS, Nokia, dan Universitas Oulu Finlandia, dalam menghadirkan 5G Experience Center dan memelopori pengembangan ekosistem 5G di Indonesia.

Ia berharap inisiatif ini dapat menjadi katalisator dalam mendorong inovasi & kewirausahaan di mana anak muda Indonesia kini memiliki wadah dalam mengeksplorasi masa depan tanpa batas dari teknologi 5G.

Melalui 5G Experience Center ini, kami berkomitmen untuk mengembangkan use case lokal yang terjangkau, masal, dan relevan tidak hanya dengan kebutuhan masyarakat kota Surabaya, tapi juga Indonesia sebagai bangsa digital, dan komitmen ini kami mulai lewat rangkaian program The 5G Talent Academy yang diikuti oleh 104 peserta Design Thinking with 3D Prototype Workshop dengan tema Redesign kota Surabaya dengan 5G untuk pengalaman hidup yang lebih baik bagi warga Surabaya.

Merujuk data Badan Pusat Statistik (BPS), diperkirakan Indonesia diperkirakan akan mengalami bonus demografi hingga tahun 2045, dimana penduduk usia produktif di Indonesia pada tahun itu mencapai 70 persen dari total populasi.

Bonus demografi ini dapat membuka peluang untuk mengatasi kesenjangan 9 juta talenta digital pada 2030, berdasarkan data Bank Dunia[2], atau 600.000 talenta digital per tahunnya. Hadirnya 5G Experience Center ini berupaya memberikan dampak positif bagi pemberdayaan anak muda dan talenta digital.

Diantaranya, dengan memberi akses pada fasilitas dan komunitas penelitian & pengembangan global, menyediakan program sertifikasi untuk menjadi ahli 5G profesional yang diakui, serta menyediakan jalur untuk pengembangan karir dan kewirausahaan di masa depan.

Presiden Direktur Nokia Indonesia, KP Goh, mengatakan, senang dapat bekerja sama dengan Indosat Ooredoo, ITS, dan Universitas Oulu Finlandia untuk mewujudkan kekuatan transformatif 5G di wilayah ini.

‘’Kita memiliki visi yang sama untuk mendukung transformasi digital Indonesia dengan memberdayakan talenta digital serta mendorong inovasi dan kolaborasi,’’ ujarnya. Dia berharap 5G Experience Center ini dapat menjadi center of excellence untuk mendukung ekosistem 5G dan industri telekomunikasi di Indonesia, sekaligus sebagai pusat untuk inovasi dan kolaborasi, dalam mewujudkan Smart Nation dan Industri 4.0 ke depannya.

ITS 5G Experience Center merupakan kelanjutan dari Forum 5I-ONE (5G – Indonesia Institution of Innovation by ITS Indosat Oulu Nokia Ecosystem) yang mempelopori pengembangan cetak biru Smart Corridor di Kabupaten Jember dan Smart City di Kota Surabaya.

Beberapa use case untuk konsep Smart Corridor, termasuk merevolusi pembelajaran jarak jauh dengan teknologi Augmented Reality (AR), mengembangkan telemedicine, dan memanfaatkan konektivitas Internet-of-Things (IoT) untuk keselamatan & tata kelola (Safety & Governance).

Sementara itu, use case untuk konsep Smart City, termasuk pengembangan kolaborasi robotik, game yang imersif dan canggih, keamanan siber, dan kendaraan otonom. (bw)

Transaksi Rp 205 Miliar, AFL Lampaui Target di GIIAS Surabaya 2021

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Penyelenggaraan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2021 yang diselenggarakan di Grand City Convex, Surabaya telah usai dan sukses menarik perhatian seluruh pecinta otomotif Arek-arek Suroboyo.

Pada perhelatan pameran otomotif tersebut, Astra Financial & Logistic (AFL) turut berpartisipasi dan hadir sebagai sponsor utama GIIAS Surabaya 2021. Didukung oleh 7 Lembaga Jasa Keuangan (LJK) di bawah naungan AFL, yaitu Astra Credit Company (ACC), PT Federal International Finance (FIFGROUP), Toyota Astra Finance (TAF), Asuransi Astra, Astra Life, Maucash, dan AstraPay, AFL berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp 205 miliar pada perhelatan GIIAS Surabaya 2021 .

Angka tersebut telah melampaui target yang AFL tetapkan, yakni senilai Rp 200 miliar. Pencapaian ini merupakan sebuah presetasi bagi AFL mengingat Indonesia masih dalam kondisi pemulihan dari pandemi Covid-19.

Hal ini disebabkan, AFL berhasil mencapai nilai transaksi senilai Rp 1,035 triliun apabila pencapaian GIIAS Jakarta dan Surabaya digabungkan. Jika dibandingkan dengan perhelatan GIIAS 2019 yang menargetkan nilai transaksi sebesar Rp 1 triliun, AFL telah sukses melampaui target tersebut mengingat saat ini Indonesia masih dalam proses pemulihan ekonomi akibar pandemi Covid-19.

Depan : Chief of Marketing and Sales Officer (CMSO) Astra Credit Company (ACC), Tan Chian Hok (paling kiri), Chief Marketing Officer – Retail Business Asuransi Astra yang juga merangkap Project Director Astra Financial & Logistic – GIIAS 2021, Gunawan Salim (kedua dari kiri), GFC Leade Communication and ESR AFL, Yulian Warman, dan CMO Toyota Astra Financial (TAF), Wisnu Kusumawardhana. (foto/ist)

Hal ini menunjukkan, ditengah era new normal ini, industri otomotif Indonesia sedang dalam kondisi bergairah yang tentunya dapat mendukung kebangkitan ekonomi di Indonesia. Pihaknya sangat mengapresiasi animo masyarakat yang  sangat tinggi untuk datang ke GIIAS Surabaya 2021.

”Pencapaian tersebut, tidak luput dari antusiasme masyarakat yang menyambut positif kegiatan GIIAS 2021 dan hadir di booth AFL untuk melakukan transaksi. Kami juga berterima kasih atas kepercayaan masyarakat akan reputasi dan pelayanan prima yang AFL berikan,” jelas Gunawan Salim, Project Director AFL di GIIAS 2021, Gunawan Salim, di Surabaya Senin (13/12).

Respon positif yang diberikan oleh masyarakat tersebut disebabkan oleh promo dan hadiah yang ditawarkan oleh AFL mulai dari promo bunga 0 persen dan pembayaran angsuran Rp 2 jutaan untuk segmen pembiayaan kendaraan roda empat, promo potongan angsuran hingga cashback AstraPay pada segmen pembiayaan kendaraan roda dua, promo pembelian asuransi hingga berbagai macam keuntungan yang di AFL.

Tidak hanya itu, beragam promo menarik mulai dari cashback hingga rewards yang ditawarkan oleh dua pendatang baru di AFL, yaitu AstraPay dan Maucash juga memicu gairah pengunjung GIIAS Surabaya 2021.

Pengunjung yang menggunakan aplikasi AstraPay maupun fasilitas Maupaylater yang dimiliki oleh Maucash dalam bertransaksi memberikan kepuasan dan keuntungan sebagai nilai lebih yang didapatkan oleh pengunjung.

Sebagai mitra bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia, AFL tentunya tidak hanya menawarkan promo dan hadiah menarik selama perhelatan GIIAS Surabaya berlangsung. Berbagai pengalaman edukasi dan literasi finansial dapat dirasakan oleh seluruh pengunjung booth AFL yang dikemas dalam bentuk games menarik. Seluruh games yang disajikan memiliki keterkaitan dengan unit bisnis yang dimiliki oleh AFL.

Pengunjung GIIAS Surabaya merasa senang memainkan games yang disediakan dan berkesempatan mendapatkan souvenir menarik persembahan dari AFL. Tidak hanya itu, di GIIAS Surabaya, AFL juga memperkenalkan dua aplikasi baru kepada masyarakat Surabaya. Kedua aplikasi tersebut adalah MOXA dan TORQ.

MOXA merupakan aplikasi yang berperan sebagai hub atau akses satu pintu bagi layanan finansial dari seluruh LJK di bawah naungan AFL. Sementara TORQ merupakan aplikasi baru yang dapat membantu pengguna mencari mobil sesuai dengan anggaran yang dimiliki oleh pengguna serta menjadi aplikasi pembantu dalam proses pengajuan pinjaman. (bw)

SRPB Jatim Silaturahmi dengan Organisasi Mitra yang Terlibat Penanganan Erupsi Semeru

0

Lumajang, (pawartajatim.com) – Sebagai organisasi yang menaungi mitra-mitranya, Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jatim, juga ingin melihat langsung kegiatan yang dilakukan dalam tanggap bencana erupsi Gunung Semeru.

Salah satu upaya SRPB Jatim adalah bersilaturahmi ke para organisasi mitra yang membuka posko erupsi Semeru. Tempat yang dikunjungi adalah dapur umum Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) yang berada di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang.

Di tempat ini, pengurus SRPB Jatim bersilaturahmi sekaligus sarapan pagi di dapur umum IZI. Berbagai menu disajikan. Sebelumnya, SRPB Jatim juga mengunjungi posko I HAVe Ataubah yang bersebelahan dengan IZI.

“Selain membuka Pos Desk Relawan, SRPB Jatim juga ingin mendekatkan diri dengan organisasi-organisasi mitra di lokasi bencana erupsi Semeru. Kebetulan kita punya misi yang sama dalam menghadapi bencana Semeru,” ungkap Koordinator SRPB Jatim Dian Harmuningsih, Sabtu, 11 Desember 2021.

Sebelumya, SRPB Jatim juga berkunjung ke Forum Me-DAN. Lokasi posko Forum Me-DAN tak berjauhan dengan Pos Desk Relawan SRPB Jatim. Di malam harinya, ada agenda pertemuan dengan organisasi mitra Brandal Alas Rescue dari Jember. Sejak awal erupsi Brandal Alas terlibat dalam pencarian korban erupsi Semeru.

Cukup banyak organisasi mitra SRPB Jatim yang turun menangani bencana erupsi Semeru. Mereka langsung tanggap begitu ada kejadian bencana seperti Semeru ini. Menurut Dian Harmuningsih, bencana menjadi momen untuk saling mendekatkan diri antarorganisasi mitra SRPB Jatim.

Sementara, organisasi mitra SRPB Jatim bisa lebih dekat lagi dam kompak dalam menghadapi tugas-tugas kebencanaan. (bw)

Pemkab Dukung Seni Hadrah Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo berkomitmen mendukung penuh perkembangan kesenian hadrah di Sidoarjo yang diwadahi organisasi Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (ISHARI). Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, mengatakan kesenian hadrah yang kerap mengiringi kegiatan sholawat ini merupakan salah satu bentuk kesenian yang dapat memperkuat syiar Islam dan mengenalkan nilai-nilai positif pada generasi muda.

“Memang ada banyak ragam kesenian di tanah air yang patut diapresiasi dan didukung perkembangannya, salah satunya kesenian hadrah melalui wadah organisasi ISHARI. Kesenian ini sangat banyak manfaatnya, selain menjauhkan generasi muda dari perilaku hidup tidak sehat juga bisa sebagai sarana syiar nilai-nilai Islam yang Rahmatan Lil Alamin,” kata Bupati Muhdlor, Minggu (12/12).

Ia pun siap mendukung penuh perkembangan kesenian hadrah dan organisasi ISHARI. Salah satunya melalui pengadaan alat hadrah berupa rebana atau yang biasa dikenal masyarakat dengan istilah Terbang.

“Saya ingin semua daerah di Sidoarjo punya grup hadrah, jika kesulitan alat, lapor ke saya akan saya bantu. Saya juga akan buka pintu pendopo Sidoarjo selebar-lebarnya untuk digunakan kegiatan ISHARI,” tegas Gus Muhdlor, panggilan akrab Bupati.

Sehari sebelumnya, sekitar 1000 orang anggota ISHARI Kabupaten Sidoarjo memadati Pendopo Delta Wibawa untuk menampilkan kesenian hadrah dan Sholawat. Acara iki dihadiri Bupati dan perwakilan pengurus PCNU Sidoarjo. (rin)

DPRD Gresik Mantu Puluhan Pasang Dhuafa

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Puluhan pasang pengantin menikah di ruang rapat paripurna Dewan  Gresik. Nikah masal ini digelar DPRD Kabupaten Gresik bekerja sama dengan Komunitas Omah Dhuafa.

Acara ini dikemas dalam program dhuafa di Gedung DPRD Gresik, Minggu (12/12). Kegiatan berlangsung seru, penuh haru dan khidmat.Ketua DPRD Gresik Abdul Qodir, tak bisa menyembunyikan kebahagiaan ini.

Dia  mengatakan ini kali pertama dalam sejarah terdapat pernikahan masal dilakukan di dalam gedung dewan. “Kami terharu sekaligus bahagia, di ruangan yang biasanya   dipergunakan memikirkan kepentingan umum seperti pendidikan, kesehatan dan ekonomi, budaya dan pembangunan, kali ini beda. Ini sebagai rumah rakyat, acara pernikahan ini bagian dari yang kita pikirkan  di ruangan yang mulia ini,” kata Qodir.

Mereka sejatinya sudah menikah secara agama, namun tidak tercatat secara administratif oleh negara. Tak ayal, pasangan suami istri ini baru mendapatkan buku nikah. Mereka kebanyakan sudah berumur dan memiliki anak.

Mereka berasal dari para gelandangan, pengemis, pengamen dan pemulung yang tersebar di wilayah Gresik. Salah satu pasangan kemanten Hendiyanto (33) dan Yanti Eni (37) warga Telogopojok Gresik adalah seorang pemulung, keduanya sudah dikarunia tiga orang anak. Dan belum memiliki dokumen apa-apa.

“Tidak menyangka bisa menikah di gedung DPRD Gresik, dan langsung mendapat buku nikah,” ucapnya. Sementara itu, Syaikhu Busiri, Owner Omah Dhuafa Gresik, menambahkan, calon peserta nikah ini telah dicari dari berbagai pelosok dengan cara menggali informasi dan blusukan.

Pada awal ditemukan  34 pasangan pengantin tetapi yang bisa diproses nikah pada akhir tahun ini baru 18 pasang. “Sisanya masih ada kendala sehingga belum  bisa kita nikahkan sekarang,” ujar pria yang juga anggota DPRD Gresik Fraksi PKB ini.

Turut hadir dalam acara sakral ini Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani,  Ketua Komisi IV H.Mochammad SE,  Dandim 0817/Gresik, Letkol Inf Taufik Ismail, Kapolres Gresik, AKBP Mochammad Nur Aziz , Kepala Kemenag Gresik, Kepala Pengadilan Agama Gresik, Ketua MUI Gresik, Kyai H. Reza, Kepala KUA Gresik dan Kebomas, dan Camat Gresik. Serta segenap keluarga dari masing-masing mempelai.

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani, tampak mengapresiasi kegiatan ini. Pihaknya merasa senang karena pernikahan mereka sekarang sudah sah menurut ketentuan negara. ”Alhamdulillah pengantin sebanyak 18 pasang telah resmi dinikahkan oleh DPRD Gresik. Semoga bapak ibu menjadi keluarga yang samawa, rukun, dan saling menghargai,’’ sambut Gus Yani.

Pasangan pengantin ini kebanyakan sudah menikah siri  bertahun–tahun. Ada yang mulai usia 30  sampai ada 60 an tahun. Lebih lanjut Gus Yani menambahkan rumus pernikahan bahagia itu adalah kebebasan memilih pasangan yang baik.

Kedua pihak  harus berpikiran positif terhadap pasangannya, sehingga menjadikan rumah tangga awet bahagia. “Jangan sekali kali melihat kekuranganya,” pesan bupati milenial ini. Acara ini dimeriahkan oleh paduan suara anak didik Omah Dhuafa.

Mereka tampil percaya diri dengan membawakan lagu dengan judul Gundul-gundul Pacul. Setelah pernikahan ini Dispendukcapil akan menerbitkan semuanya. Demikian juga Dinas Sosial akan membuatkan Kartu Gresik Sehat.

“Alhamdulillah senang sekali, sebelumnya hanya nikah siri kini bisa resmi. Saya tidak menyangka bisa menikah di sini. Apalagi semuanya gratis, bahkan kami dapat bantuan mas kawin uang Rp 500.000,” pungkas Yanti. (dra)

Kapolresta Sidoarjo Bagikan Masker pada Pengendara Motor

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Perayaan Natal dan Tahun Baru/Nataru semakin dekat. Menghadapi Nataru dan lonjakan Covid-19, Sabtu (11/12) malam, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro membagikan masker kepada pengendara dan penggunaan jalan yang lewat.

Hal ini merupakan pencegahan dari Polresta Sidoarjo dalam rangka pengendalian pandemi Covid-19 yang masih ada. Disamping itu, Polresta Sidoarjo masih terus memasifkan pelaksanaan vaksinasi di gerai yang telah disediakan.

“Kami lakukan tindakan pencegahan agar pandemi Covid-19 ini dapat dikendalikan menjelang Nataru,” kata Kapolresta Sidoajro. Seperti yang kita ketahui bersama, di wilayah Sidoarjo belum sepenuhnya terbebas dari Covid-19.

Kapolresta Sidoarjo juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan serta melakukan penyuluhan terkait vaksinasi mengingat adanya varian baru Omnicron yang telah sampai di negara tetangga.

“Saya himbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, karena varian baru Omnicron telah sampai di negara tetangga. Bagi masyarakat yang belum vaksin silahkan untuk mendatangi gerai vaksin yang telah kami sediakan,” jelasnya. (rin)

Implementasi Perizinan Ekspor Impor Melalui Sistem Indonesia National Single Window

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, menerbitkan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspordan Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang berlaku pada 15 November 2021. Kedua Permendag tersebut merupakan produk hukum turunan Undangundang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

Dengan berlakunya kedua Permendag baru ini, maka semua peraturan dalam permendag terkait ekspor dan impor sebelumnya kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi. Namun, perizinan berusaha yang telah diterbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya dinyatakan tetap berlaku sampai dengan masa berlakunya berakhir.

Selengkapnya mengenai ketentuan ini diatur dalam Pasal 49 dan Pasal 50 Permendag Nomor 19 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang ekspor; dan Pasal 52, Pasal 53, dan Pasal 54 Permendag Nomor 20 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha dibidang impor.

Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Indrasari Wisnu Wardhana menyampaikan, salah satu perubahan penting dalam pengaturan perizinan ekspor impor dengan berlakunya kedua Permendag ini adalah implementasi Single Submission (SSm), yaitu pengajuan perizinan melalui Sistem Indonesia National Single Window (INSW).

Tujuannya, adanya data yang terintegrasi antar K/L dan menjadi superset data untuk menghilangkan repetisi dan duplikasi. Perizinan ekspor impor, lanjut Wisnu, kini semakin mudah dan cepat dengan integrasi system INATRADE dengan sistem INSW.

Pelaku usaha mengajukan permohonan melalui Sistem INSW, yang merupakan hub untuk sistem pelayanan perizinan di seluruh K/L terkait. Sehingga pelaku usaha tidak perlu lagi membuka portal K/L terkait untuk memenuhi persyaratan perizinan, khususnya dibidang ekspor dan impor.

“Selain kecepatan dan kemudahan, perizinan berusaha ekspor impor yang diterbitkan dengan system Single Submission (SSm) ini juga menggunakan tanda tangan elektronik (digital signature) dan barcode untuk memberikan jaminan keaslian dan keamanan data dan informasi dalam dokumen perizinan berusaha,” jelas Wisnu.

Menurut Wisnu, pada saat awal implementasi SSm perizinan, memang masih terdapat kendala dalam integrasi sistem, yaitu beberapa elemen data yang dikirim melalui Sistem INSW belum sesuai dengan elemen pada sistem INATRADE.

Hal ini menyebabkan permohonan yang diajukan pelaku usaha tidak terkirim ke sistem INATRADE dan tidak dapat diproses lebih lanjut. Namun Kemendag dan Lembaga National Single Window (LNSW) terus melakukan koordinasi secara teknis, dan saat ini proses perizinan sudah mulai berjalan normal.

Selain itu, ketika SSm perizinan diberlakukan, banyak pelaku usaha yang belum terbiasa menggunakan sistem baru. Untuk mengatasi hal ini, baik LNSW maupun Kementerian Perdagangan melakukaan sosialisasi, asistensi, dan konsultasi melalui aplikasi Zoom, serta panduan melalui video tutorial. Sampai dengan 11 Desember 2021 Pukul 19.00 WIB, dari 4.548 permohonan yang masuk ke system INSW, sebanyak 3.882 permohonan telah diterima oleh INATRADE.

Dari jumlah permohonan yang diterima INATRADE tersebut, sebanyak 2.032 permohonan dikembalikan (rollback) karena tidak lengkap dan tidak sesuai dengan persyaratan, 1.608 permohonan telah diterbitkan, dan sisanya masih dalam proses.

“Kendala perizinan yang dihadapi saat ini bukan disebabkan aturan, tetapi karena belum terbiasanya pelaku usaha menggunakan sistem SSm perizinan,” tutup Wisnu. (bw)

Delta Shooting Club, Wadah Penggemar Olahraga Tembak di Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Delta Shooting Club Sidoarjo, sebuah wadah bagi penggemar olahraga penembak yang ada di Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (11/12) resmi dikenalkan ke masyarakat. Lokasinya di Lapangan Tembak Kompi IIB, Porong, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro meresmikan Delta Shooting Club Sidoarjo yang diketuai Wakapolresta Sidoarjo AKBP Deny Agung Andriana. Ditandai dengan olahraga menembak bersama yang diikuti pejabat utama Polresta Sidoarjo, Kapolsek jajaran, Kodim 0816 Sidoarjo dan Forkopimda Sidoarjo.

Diresmikannya Delta Shooting Club Sidoarjo, menurut Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro tidak hanya menampung penggemar menembak dari Polri dan TNI saja, bahkan masyarakat umum yang gemar olahraga menembak pun dipersilahkan bergabung.

“Sehingga terjalin kebersamaan dari kita semua di dalam Delta Shooting Club Sidoarjo. Dengan tujuan mewujudkan atlet-atlet menembak berprestasi dari Sidoarjo. Karenanya mari berlatih bersama di sini, serta dapat meningkatkan kemahiran menembak khususnya bagi anggota Polri maupun TNI,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Menurut dia menembak merupakan olahraga yang memiliki kepiawaian khusus. Sebab itu, siapa saja termasuk masyarakat yang memiliki hobi menembak, nantinya dapat berlatih bersama dengan anggota Delta Shooting Club.

“Anggota-anggota opsnal di Polresta Sidoarjo juga nantinya akan di latih di tempat ini guna meningkatkan kemahirannya dalam menembak. Dapat juga diadakan kejuaraan menembak bersama Delta Shooting Club sehingga mampu menggali prestasi penembak kita,” tambahnya. (rin)

Jelang Nataru, Harga Cabai Merangkak Naik

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memasuki minggu keempat November harga cabai rawit, cabai merah besar, maupun cabai merah keriting di berbagai pasar rakyat Jawa Timur/Jatim merangkak naik. Tak terkecuali juga di Kota Surabaya.Bahkan, menjelang Natal dan tahun baru (Nataru), harga cabai di Pasar Pabean semakin ‘pedas’.

Kenaikan harga tembus hingga 200 persen. Cabai rawit, misalnya, kini dijual Rp 40.000 – Rp 45.000 per kilogram dari sebelumnya Rp 12.000 – Rp 15.000 per kilogram. Harga 1 kilogram cabai merah naik dari Rp 12.000 menjadi Rp 30.000. Faktor cuaca menjadi salah satu penyebab kenaikan harga.

Musim hujan mengakibatkan keterlambatan jadwal panen di daerah distributor, seperti Madura, Probolinggo dan Lamongan. Wakil Wali Kota Surabaya Armuji, mencermati hal tersebut dan menyampaikan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menggelar operasi pasar di 31 kecamatan di Surabaya.

Salah satu komoditi yang dijual dalam operasi pasar itu adalah cabai. “Memang menjadi siklusnya saat pergantian musim dan bertepatan dengan Nata dan Tahun Baru. Selain itu, turunnya level PPKM menyebabkan permintaan cabai tinggi karena restoran sudah buka kembali,” kata Armuji.

Karena itu, ia mengajak warga mengoptimalkan lahan – lahan pekarangan yang ada di sekitar rumah untuk ditanami tanaman pangan produktif. Seperti cabai, terong, buah – buahan dan sayur mayur. Nanti bibitnya bisa disediakan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.

‘’Dengan begitu, kemandirian pangan kita akan lebih terjaga. Tidak butuh lahan luas,  ada yang menggunakan pot bisa tumbuh seperti cabai,” ungkap Cak Ji. Ia mengaku, selama ini rutin merawat tanaman produktif di halaman rumahnya.

Mulai alpukat, jambu, kelengkeng, sayur – mayur dan tomat. “Sebelum berangkat kerja selalu menengok dan merawat dahulu tanaman di halaman. Kalau panen kan bisa dibagi ke warga sekitar,” pungkasnya. (ko)

Begini Cara Merawat Kecantikan dengan Teknologi Terkini

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dalam era modern saat ini, meningkatnya standard kualitas hidup dan tuntutan gaya hidup masyarakat telah menambah paradigma masyarakat terhadap konsep kecantikan dan penampilan fisik. Penampilan fisik dan kecantikan tidak hanya dilihat dari luar saja, tetapi juga dipandang sebagai bentuk kesehatan dari dalam.

Dengan memiliki kulit yang sehat akan meningkatkan kepercayaan diri dan juga mendukung performa kegiatan sehari-hari sehingga hidup menjadi lebih produktif. Tingkat polusi yang tinggi, paparan sinar/radiasi matahari dan juga dari perangkat elektronik yang digunakan sehari-hari membuat mayoritas masyarakat memerlukan perawatan ekstra untuk mendapatkan kulit sehat.

Tumbuhnya kesadaran masyarakat akan pentingnya perawatan kulit agar terlihat cantik dan sehat mendorong PT Kimia Farma Tbk menghadirkan Marcks’ Venus Aesthetics Clinic by Kimia Farma sebagai fasilitas perawatan kesehatan kulit untuk masyarakat Indonesia.

Sebagai Badan Usaha Milik Negara dan telah menjadi perusahaan farmasi terbesar dan terpercaya di Indonesia selama lebih dari 50 tahun, PT Kimia Farma Tbk melalui Marcks’ Venus Aesthetics Clinic by Kimia Farma berkomitmen untuk memberikan pelayanan kesehatan kulit dengan didukung teknologi terkini dan dikerjakan oleh tenaga ahli yang profesional dibidang estetika, sehingga masyarakat dapat melakukan perawatan dengan tindakan yang aman.

Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Tbk, Jasmine Karsono, PhD. (foto/ist)

Ditemui dalam acara Modern Beauty Innovation, Jasmine Karsono, PhD selaku Direktur Portofolio dan Pengembangan Bisnis PT Kimia Farma Tbk, menyampaikan, “kami menghadirkan klinik estetika sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya Kesehatan kulit yang telah menjadi bagian dari life style saat ini.

Perawatan yang kami tawarkan didukung dengan alat-alat kesehatan berteknologi terkini yang teregistrasi dan telah memiliki izin edar alat kesehatan setelah melalui standardisasi oleh Kemenkes, seperti alat laser Nd: YAG, Radio Frequency, laser AFT (Advanced Fluorescent Technology), perawatan wellness dengan Body Cocoon.

Seluruh Tindakan dilakukan oleh dokter dan perawat yang berpengalaman dan memiliki sertifikat terakreditasi di bidang estetika. Konsep dari Marcks’ Venus Aesthetics Clinic ini adalah merawat kulit dan tubuh, tidak hanya untuk wanita tetapi juga untuk pria dengan menekankan aspek kesehatan di semua treatment dan skincare.

Marcks’ Venus Aesthetics Clinic saat ini berada di Jakarta, Bogor dan Bandung. Pengembangan bisnis selanjutnya akan didirikan di kota-kota besar di Indonesia sehingga mudah dijangkau oleh seluruh masyarakat. Semua produk skincare dan treatment teruji aman, dan tidak menggunakan bahan-bahan yang dapat membahayakan kulit maupun tubuh.

Marcks Venus Aesthetics Clinic by Kimia Farma mendukung Transformasi Kesehatan Indonesia melalui produk-produk skincare dengan clinical grade ingredient yang diformulasikan secara baik dan aman oleh pakar estetika Indonesia.

”Kami juga berkomitmen untuk memberikan harga yang terjangkau dengan pelayanan terbaik agar bisa menjadi fasilitas kesehatan kulit untuk semua kalangan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.

Dengan hadirnya klinik estetika milik BUMN ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat untuk merawat kesehatan kulit dan kecantikan yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup saat ini. (bw)