Hebat, Command Center 112 Surabaya, Jadi Percontohan Nasional

0

Surabaya, (pawartajatim.com) –  Menteri Sosial/Mensos, Tri Rismaharini, bersama jajaran dari Kementerian Sosial/Kemensos RI sambangi Command Center/CC 112 di Gedung Siola, Surabaya, Sabtu siang (20/11). Dalam kunjungannya kali ini, Mensos Risma, menunjukkan kecanggihan sistem layanan publik kota Pahlawan ke jajarannya untuk diaplikasikan di pemerintahan pusat.

Bukan hanya menilik ruangan CC 112, di gedung delapan lantai itu, Mensos Risma, bersama rombongan Kemensos juga mampir ke Pusat Pembelajaran Keluarga/Puspaga, KORIDOR Coworking Space, hingga ke Sentra UMKM yang ada di lantai dasar bangunan bersejarah yang terletak di Jalan Tunjungan ini.

Mensos Risma, mengatakan, pelayanan publik CC 112 di kota Pahlawan itu bisa dijadikan contoh untuk pemerintah pusat. Karena, dengan layanan ini nantinya pemerintah pusat dapat cepat tanggap mengetahui, mendengar dan membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan atau keluhan.

“Nanti mau bikin semacam command center yang bisa menampung seluruh keluhan masyarakat. Karena selama ini kan keluhan masyarakat itu tidak terintegrasi dan termanage dengan baik,” kata Mensos Risma.

Ia mengatakan, selain untuk merespon cepat keluhan masyarakat, nantinya pelayanan satu pintu ini terintegrasi dalam satu ruangan. Bukan hanya di dalam satu ruangan, tetapi dia juga ingin bisa terkoneksi di dalam satu sistem.

Mantan Wali Kota Surabaya itu mengaku, ketika terjadi bencana, pemerintah pusat kesulitan berkoordinasi dengan wilayah-wilayah yang ada di daerah. Sehingga, dengan sistem layanan ini, ia berharap dapat mempermudah kerja pemerintah dalam penanganan bencana.

“Sekarang kita punya citra satelit. Nah, citra satelit itu kemudian kita gunakan untuk berkomunikasi dengan teman-teman di daerah. Misal ada bencana, meskipun BMKG sudah memberikan informasi, tapi kalau ada yang mengkomunikasikan direct langsung ke pusat kan lebih baik,” ujarnya.

Mensos optimis, Indonesia memiliki pusat layanan yang terkoneksi antara pusat dengan daerah lain di seluruh wilayah negeri ini. “Saya yakin Indonesia itu bisa. Jadi bukan hanya untuk penanganan bencana, tetapi juga menangani kemiskinan, disabilitas juga,” lanjutnya.

Ia menambahkan, saat ini proses pelaksanaan sistem publik terintegrasi yang digagasnya di Pemerintah Pusat sudah hampir rampung. Dipastikan layanan itu bisa beroperasi pada awal bulan Desember 2021.

“Jadi bukan hanya penanganan bencana saja, tetapi juga menangani kemiskinan, juga disabilitas. Mudah-mudahan nanti awal bulan depan lah bisa beroperasi. Sekarang ini lagi mikirin yang mengisi petugasnya, bagaimana caranya nanti yang bertugas itu tiga shift. Karena saya ingin ada tiga shift seperti di Surabaya,” pungkasnya.

Sementra itu, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Bakesbangpol BPB Linmas Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menanggapi positif, rencana Mensos Risma yang akan membuat layanan publik terintegrasi di lingkup pemerintah pusat.

Menurut dia, dengan adanya pelayanan Command Center seperti di kota Pahlawan, justru akan mempermudah masyarakat di wilayah lain ketika membutuhkan bantuan mendesak. “Kalau Pemerintah Pusat membuat seperti CC 112, pasti akan banyak yang terbantu. Jangkauannya kan pasti lebih luas, apalagi dalam keadaan cuaca ekstrem seperti sekarang dan pandemi. itu sangat diperlukan,” kata Yusuf.

Yusuf melanjutkan, selama ini CC 112 terdapat berbagai satgas yang disiagakan di lapangan, mulai dari Posko Terpadu, Kasatgas, BKO, dan OPD terkait yang mendukung dan menopang CC 112 untuk menanggapi keluhan masyarakat.

“Jadi warga bisa terfasilitasi, mulai kesulitan dalam hal sosial, ada keluhan soal anak, ada bantuan medis, ada hewan lepas, bahkan hal yang krusial seperti anak tenggelam di sungai, itu kan kita bisa bantu,” jelas Yusuf.

 Diketahui, CC 112 memiliki 22 orang petugas strategis. Mulai dari jajaran Dinas PU Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP), Dinas Pemadam Kebakaran (PMK), Satpol PP, Dinas Sosial (Dinsos), Dinas Perhubungan (Dishub) dan masih banyak lainnya.

“Karena Command Center harus 24 jam, jadi dibagi tiga shift. Kaki tangannya kan ada di posko-posko terpadu itu. Malam pun banyak yang meminta bantuan, seperti medis dan lain sebagainya,” jelasnya.

Yusuf menambahkan, kedepannya CC 112 akan terus melakukan evaluasi agar masyarakat bisa terlayani dengan baik secara berkelanjutan. Karena dengan layanan CC 112, masyarakat dapat terfasilitasi dengan baik ketika dalam keadaan terdesak.

“Misal, butuh bantuan ambulan, itu bisa cepat. Kalau zaman dulu kan bisa lama kalau butuh ambulan. Apalagi di saat pandemi seperti ini, sebuah Command Center pastinya sangat bermanfaat,” tutupnya. (ko)

Amankan Pilkades, 46 Anggota Polresta Sidoarjo di-BKO ke Sumenep

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Beberapa wilayah di Jawa Timur/Jatim pada 25 November akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang tertunda akibat pandemi Covid-19. Salah satunya yang melaksanakan Pilkades nanti, Kabupaten Sumenep.

Berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri, pelaksanaan Pilkades diperbolehkan bagi kabupaten/kota yang masuk level 3 Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Untuk mengamankan jalannya pilkades di Kabupaten Sumenep, Polda Jatim melakukan kordinasi dengan pihak penyelenggara, termasuk pemkab setempat. Personel pengamanan dari Polda Jatim dan jajaran dikerahkan. Termasuk BKO personel dari Polresta Sidoarjo.

Sebanyak 46 personel Polresta Sidoarjo dan Polsek jajaran dilibatkan guna mengamankan pelaksanaan Pilkades di Kabupaten Sumenep, mulai 22-26 November. Apel pergeseran pasukan BKO pengamanan Pilkades di Kabupaten Sumenep, berlangsung Sabtu (20/11) pagi di Mapolresta Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyatakan, 46 personelnya yang digeser guna turut mengamankan Pilkades di Kabupaten Sumenep, menekankan profesionalitas dalam menjalankan tugas.

“Laksanakan tugas sebaik mungkin, jaga pelaksanaan pilkades di Sumenep agar berjalan aman dan kondusif,” pesannya. Edukasi secara humanis masyarakat dan keselamatan diri, dalam menjalankan tugas di tengah masa pandemi yang masih berlangsung.

Bahwa prioritas disiplin protokol kesehataan saat ini adalah hal utama demi mencegah penyebaran Covid-19. (rin)

Inovasi Pelayanan Publik di Sidoarjo Terbaik

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Reformasi birokrasi di Sidoarjo menuai hasil. Inovasi pelayanan publik kabupaten tersebut menjadi salah satu yang terbaik pada Ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur/Jatim.

Inovasi aplikasi SiPraja (Sistem pelayanan rakyat Sidoarjo) masuk Top 30 Inovasi. Bahkan inivasi tersebut akan direplikasikan ke Kabupaten/kota di Jawa Timur. Penghargaan Top 30 Kovablik diserahkan Menpan RB Tjahyo Kumolo kepada Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, Jum’at (19/11) di Convention Hall Grand City Surabaya.

Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali, menandatangani komitmen replikasi bersama Deputi Bidang Pelayanan Publik Kemenpan RB,  Diah Natalisa dan Gubenur Jatim, Khofifah Indar Parawansa disaksikan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Tjahyo Kumolo.

SiPraja merupakan aplikasi yang dikembangkan Bagian Pemerintahan dan Bagian Organisasi Setda Kabupaten Sidoarjo dalam melayani perizinan dan non perizinan mulai dari tingkat desa/kelurahan, kecamatan dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah).

Aplikasi berbasis website dan android ini diklaim mampu memangkas birokrasi karena masyarakat bisa langsung mengurus dari rumah tanpa harus datang ke desa maupun kecamatan. Aplikasi SiPraja memotong birokrasi pelayanan yang sebelumnya prosesnya terlalu lama, terlalu banyak yang harus dilewati.

Sekarang masyarakat bisa langsung mengurus dari rumah. ‘’Dengan aplikasi SiPraja masyarakat bisa memantau progres pengajuan surat apakah sudah diverifikasi atau belum, itu bisa langsung dipantau real time,” jelas Gus Muhdlor, sapaan akrab Bupati Ahmad Muhdlor Ali.

Masyarakat dapat mengakses 24 jenis layanan yang sudah tersedia di aplikasi SiPraja selama 24 jam. Yang paling dibutuhkan masyarakat saat ini pelayanan pemerintah dapat diakses dengan mudah dan cepat.

Karena prinsip reformasi birokrasi adalah memberikan kemudahan pelayanan kepada publik. Memotong birokrasi yang dinilai menghambat pelayanan. “Ini memotong beberapa alur birokrasi yakni yang ada di desa dan kecamatan.

Dengan adanya kompetisi inovasi pelayanan publik seperti ini harapannya daerah akan lebih banyak membuat inovasi untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya. (no)

Beras Jatah Warga Ditumpuk di Balai Desa Balongdowo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sebagian warga kesal dengan sikap Kades Balongdowo Kecamatan Candi Amiril Mukminin, yang menumpuk sembako di kantor balai desa. Pasalnya, sembako berupa beras dari bantuan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor tidak segera dibagikan ke warga yang membutuhkan karena terdampak pandemi Covid-19.

“Kami sudah mengajukan daftar warga yang diminta kades untuk mendapat sembako lima bulan lalu, namun hingga sekarang belum juga diberi,” kata Tartib, Ketua RT 06/RW 01 Desa Balongdowo, Jum’at (19/11).

Tartib mengatakan, dirinya selaku ketua RT sudah mengajukan 15 nama para janda untuk mendapat bantuan sembako karena pandemi Covid-19, namun hingga saat ini tidak ada kejelasannya.

“Saya sampai malu ditagih warga yang sudah kami data berupa fotocopy KTP dan KK, karena hingga hari ini belum juga dapat kabar dari kades mengenai kepastian sembako warga kami,” ujarnya.

Pernyataan Tartib dibenarkan sejumlah warga RT 06/RW 01 Desa Balongdowo antara lain Alex Suyanto, Marniti, Riati dan Mariam bahwa mereka belum menerima sembako dari desa.

“Saya ini sangat membutuhkan bantuan sembako karena terdampak Covid-19, pekerjaan saya yang kuli serabutan penghasilannya tidak menentu selama pandemi ini,” papar Alex Suyanto.

Ia mengatakan, bahwa di balai desa masih banyak sembako yang disimpan dan tidak segera dibagikan ke warga, padahal warga sangat membutuhkan sembako. “Tidak tahu kenapa pak kades tidak segera memberikan ke warga,” tambahnya.

Dedy salah tokoh masyarakat desa Balongdowo sangat menyesalkan tindakan Kades Amiril Mukminin, yang tidak segera membagikan sembako ke warga. “Beras sembako itu kan bantuan dari Bupati Gus Muhdlor, mestinya harus segera dibagikan habis dan tidak ditumpuk lama-lama,” tegas Dedy.

Kades Balongdowo Amiril Mukminin, ketika dikonfirmasi mengatakan, sembako bantuan dari Bupati Gus Muhdlor, sudah diserahkan ke warga yang membutuhkan sesuai dengan data yang diajukan oleh RT.

”Kalau ada warga yang belum mendapatkan silahkan datang ke kantor desa dengan membawa KTP untuk mengambil sembako,” harapnya. Selain soal sembako yang disoal warga, masalah proyek bantuan keuangan (BK) sebesar Rp 150 juta untuk pavingisasi jalan juga diprotes salah satu anggota DPRD Sidoarjo dapil Candi, Tanggulangin, Porong dan Jabon.

“Tim saya sudah datang ke Kades Balongdowo memberitahukan kalau ada dana BK dari saya untuk pavingisasi jalan sesuai dengan proposal yang dibuat, itu sekitar Juni lalu. Eh…, malah tidak diakui itu dari saya katanya dari anggota DPRD lain dan eksekutif,” terang anggota dewan tersebut.

Yang bikin tambah kesel lagi, anggota dewan tersebut, ketika dirinya datang ke balai desa untuk menanyakan sudah sesuai tidak peruntukan dana BK saya, Kades Amiril Mukminin malah tidak mau menemui. “Ini jelas sikap kades sudah meremehkan terhadap anggota dewan. (no)

Milad Muhammadiyah, Sekolah di Gresik Gelar Festival

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Lembaga pendidikan ini memiliki cara unik memperingati hari lahir/milad. SMP Muhammadiyah 12 GKB Gresik (Spemdalas) punya cara berbeda dalam memperingati semarak Milad Muhammadiyah ke-109. Sekolah yang memiliki slogan para juara ini menggelar Festival Culinary dengan total menu 109, Jumat (19/11).

Ratusan menu terdiri dari kuliner tradisional hingga modern. Mulai semanggi, lontong balap, rujak lontong, sempol, nasi goreng, chicken teriyaki, ricebox chiken, hingga sushi mentai. Semua dijual antara harga Rp 3 ribu hingga Rp 20.000.

Keseruan kegiatan Festival Culinary tersebut bahkan sampai menarik perhatian Hasanain Patel, mahasiswa asal Saudi Arabia. Ia pun membeli nasi goreng. “Harganya murah-murah. Salut ada siswa yang berjualan di sekolah,” kata pria yang sudah 5 tahun di Surabaya ini.

Sementara itu, Ketua IPM Spemdalas Nafisha Aleyda mengatakan, kegiatan Festival Culinary sudah beberapa kali diadakan. Namun sempat vakum akibat pandemi Covid-19. Sekarang kegiatan ini kembali diadakan berbarengan dengan Milad Muhammadiyah.

“Senang akhirnya kami bisa berjualan dan bertemu dengan teman-teman,” ungkap Nafisha. Lebih lanjut dikatakan Nafisha, dari ratusan menu yang dijajakan, menu sushi mentai menjadi terfavorit. Dari hasil berjualan ini kurang lebih mendapat omset Rp 12 juta.

‘’Hasil dari berjualan ini nanti akan dibuat kegiatan lagi dan sebagian digunakan untuk bagi-bagi makanan ke warga yang membutuhkan,” terangnya. Wirda Uliyana, Wakil Kepala Sekolah Spemdalas Bidang Kesiswaan menambahkan, sebelum kegiatan terlebih dahulu para siswa memilih menu yang akan dibeli.

Kemudian para siswa akan mendapat kupon untuk ditukarkan di stand-stand yang tersedia. Adapun jumlah menu yang tersedia memang sengaja disesuaikan dengan Milad Muhammadiyah. Selain memperingati milad, tujuan kegiatan ini juga untuk melatih kewirausahaan anak-anak sekaligus mengenalkan kuliner tradisional.

‘’Makanan yang dijajakan berasal dari wali murid dan rumah makan. Kurang lebih habis 3000 kupon,” pungkas Wirda. (dra)

Anggota MPR RI, H Rahmat Mahajirin, Sosialisasi Empat Pilar

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Gelar sosialisasi empat pilar kebangsaan terus dilakukan. Program dari MPR RI tersebut merupakan pembelajaran bersama masyarakat untuk mengerti apa itu Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, agar terwujud kesadaran masyarakat tentang kehidupan berbangsa dan bernegara.

Kali ini, 4 Pilar Kebangsaan disosialisasikan anggota MPR RI H Rahmat Muhajirin SH, pada pelaku UMKM wanita yang bergerak dibidang kuliner Sidoarjo di kantor Rahmat Center, Sabtu (20/11). Nilai-nilai luhur Pancasila baru bermakna jika diimplementasikan dalam kehidupan riil, termasuk dalam entitas bisnis.

”Berbisnis dengan nilai Pancasila berarti berbisnis dengan jujur, menguntungkan, memberi manfaat bagi banyak orang dan menyejahterakan masyarakat. Pada akhirnya dapat mengokohkan ketahanan ekonomi Indonesia,” kata H Rahmat Muhajirin SH, anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra.

Kegiatan ini dihadiri oleh 60 peserta yang merupakan kumpulan UMKM utamanya wanita di Kabupaten Sidoarjo. Dalam kegiatan itu, Rahmat Muhajirin, akan membangun gedung ruang pamer guna memfasilitasi pelaku UMKM memamerkan produknya ke masyarakat.

“Doakan saya sehat dan bisa meneruskan perjuangan ini untuk membantu para pengusaha UMKM bangkit dan berjaya dalam membesarkan usahanya,” ujar Rahmat Muhajirin. Dalam dialog dengan pelaku UMKM, Rahmat Muhajirin menerima keluhan dari seorang ibu produsen makanan yang merasa keberatan dengan tarif perpanjangan sertifikat halal yang mencapai Rp 3 juta lebih.

“Kami berharap ada diskon 50 persen karena nilai segitu amat berat dalam kondisi pandemi saat ini,” terangnya. Pelaku UMKM yang menyampaikan aspirasinya ke Rahmat Muhajirin, Atas keluhan tersebut, Rahmat Muhajirin akan memperjuangkan dengan instansi terkait yakni MUI atau Depag.

Menurut dia, peran pengusaha dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional sangat penting. Oleh karena itu, lanjut Rahmat Muhajirin, kita membutuhkan para pengusaha UMKM yang cerdas membaca zaman, kreatif melakukan terobosan, dan berintegritas.

”Kita juga inginkan para pelaku UMKM yang peduli pada para pekerjanya. Bukankah Rasulullah memerintahkan untuk membayar upah pekerja sebelum kering keringatnya?” tanya Rahmat Muhajirin retoris.

“Itulah sebabnya mengapa saya menganggap penting menyosialisasikan nilai-nilai empat pilar yang selaras dengan nilai-nilai Islam di kalangan pelaku UMKM di Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya. Ia menyatakan, pelaku UMKM Jangan hanya memanjakan pengusaha konglomerasi dengan alasan menggenjot investasi.

Harus ada upaya memberi kemudahan pada pelaku UMKM atau start up lainnya. Berikan pendampingan, berikan bantuan modal, berikan peningkatan skill agar mereka bisa scale up kehidupannya, tambahnya.

Legislator DPR dari dapil Surabaya-Sidoarjo ini mengajak masyarakat Sidoarjo dan sekitarnya, untuk bangkit dan menjadi wirausahawan. “Berbisnis itu sunnah rasul. Ada banyak jalan kebaikan di dalamnya. Maka jadilah pengusaha yang jujur, adil dan amanah,” tutur Rahmat Muhajirin.

Anggota Komisi II DPR RI ini berpesan agar pelaku UMKM sebagai tulang punggung perekonomian bangsa terus bergerak maju dan menyebarkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat. ”UMKM sebagai pilar perekonomian bangsa yang telah terbukti mampu bertahan pada masa-masa sulit perlu didorong dan dikembangkan. Selain itu, kelompok-kelompok UMKM juga perlu terus diingatkan mengenai 4 pilar kebangsaan,” tuturnya. Hal ini penting dilakukan. Sebab, melalui para pelaku UMKM nilai-nilai kebangsaan yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan dapat tersebar luas ke masyarakat.

Politisi Partai Gerindra ini mengatakan, UMKM memiliki jejaring yang kuat, sehingga menjadi sektor perekenomian yang dapat menyerap banyak tenaga kerja serta memiliki produk-produk yang mengedepankan kearifan lokal.

“Melalui UMKM pula pesan-pesan penting yang terkandung dalam 4 pilar kebangsaan, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta Bhinneka Tunggal Ika dapat tersebar luas kepada masyarakat,” tegasnya. (no)

Ditahan, Bos Penyalur Bahan Bakar yang Ngemplang Pajak

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Karena ngemplang pajak ratusan juta rupiah, Penyidik Pegawai Negeri Sipil/PPNS Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak/Kanwil DJP Jawa Timur/Jatim II melakukan penyerahan tersangka inisial ITH beserta barang bukti kepada Kejaksaan Negeri/Kejari Bojonegoro Rabu (17/11).

Kepala Kanwil DJP Jatim II, Lusiani, menyampaikan, tersangka ITH selaku Direktur Utama PT RPM diduga kuat telah melakukan tindak pidana dibidang perpajakan. Sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang/UU Nomor 28 Tahun 2007 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang – Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan sebagaimana telah diubah terakhir dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Pasal 39A huruf a yaitu dengan sengaja menggunakan faktur pajak tidak berdasarkan transaksi yang sebenarnya, Pasal 39 ayat (1) huruf i yaitu tidak menyetorkan pajak yang telah dipotong atau dipungut, dan Pasal 39 ayat (1) huruf d yaitu menyampaikan Surat Pemberitahuan dan/atau keterangan yang isinya tidak benar atau tidak lengkap.

“Akibat perbuatan ITH yaitu menggunakan faktur pajak yang tidak berdasarkan transaksi sebenarnya dan tidak menyetorkan pajak yang telah dipungut selama kurun waktu Januari 2018 sampai Desember 2019 (masa pajak Januari 2018 sampai dengan Desember 2019), dapat menimbulkan kerugian pada pendapatan negara sekurang-kurangnya sebesar Rp 377.497.254,” kata Lusiani.

Tindak pidana tersebut, lanjut Lusiani dilakukan oleh tersangka ITH bersama-sama dengan S (dalam status DPO) juga sebagai Direktur PT RPM di tempat kegiatan usaha atau domisili PT RPM di Bojonegoro, yang menjadi wilayah kerja Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bojonegoro.

Menurut dia, PT RPM didirikan 9 September 2017 di Bojonegoro, dengan kegiatan usaha sebagai penyalur bahan bakar berupa solar HSD (High Speed Diesel)/solar industri dan juga sebagai transportir bahan bakar solar.

“Penyerahan tersangka dan barang bukti kepada Kejaksaan Negeri Bojonegoro ini merupakan wujud nyata keseriusan Kanwil DJP Jatim II dalam memberikan efek jera bagi wajib pajak pelaku tindak pidana,” jelas  Lusiani.

“Kanwil DJP Jatim II berkomitmen akan terus melakukan upaya penegakan hukum di bidang perpajakan dalam rangka pengamanan penerimaan negara,” papar Lusiani. (no)

Eksportir Rumput Laut dapat Manfaat RG

0

Jakarta, (pawartajatim.com) –  Pemilik komoditas rumput laut dapat dorongan PT Kliring Berjangka Indonesia/KBI yang berperan sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang untuk memanfaatkan Sistem Resi Gudang/SRG. Khususnya dalam kaitan kegiatan ekspor.

Hal ini dalam upaya mitigasi harga internasional, serta terkait pergerakan kurs US dollar yang menjadi mata uang acuan dalam ekspor. Dengan memanfaatkan SRG, petani rumput laut dapat memasukkan komoditas rumput laut yang mereka miliki saat kurs US Dollar turun, dan melakukan ekspor pada saat kurs US Dollar membaik.

Selain itu, pemanfaatan Resi Gudang/RG bisa dilakukan saat terjadi pergerakan harga di pasar internasional yang menurun. Penegasan itu dikemukakan, Direktur Utama/Dirut PT KBI, Fajar Wibhiyadi, melalui keterangan tertulisnya Jum’at  (19/11).

Menurut dia, Indonesia yang sebagian besar wilayahnya merupakan perairan, jadi salah satu negara eksportir terbesar untuk komoditas rumput terutama rumput laut kering. Nilai rumput laut di pasar dunia saat ini USD 2,9 miliar dengan hampir 807.000 ton. Indonesia berkontribusi sebesar 195.000 ton dengan pangsa 25 persen.

Data dari Biro Pusat Statistik menunjukkan, selama rentang waktu 2014-2019, ekspor rumput laut nasional juga tercatat tumbuh rata-rata sebesar 6,53 persen per tahun. Untuk Tahun 2020 volume ekspor tercatat sebesar 195.574 ton dengan nilai mencapai USD 279,58 juta.

Salah satu pengelola gudang dan eksportir rumput laut yang memanfaatkan SRG adalah PT Rahmat Bahari Indonesia yang berada di Bali. Sepanjang tahun 2021, PT Rahmat Bahari Indonesia telah meregistrasikan rumput laut sebanyak 4 Resi Gudang, dengan volume 63.592 kg senilai Rp 508.736.000.

Pimpinan PT Rahmat Bahari Indonesia/RBI, Ni Nyoman Ribek, mengatakan, dengan adanya SRG ini, tentunya dapat menjaga ketersediaan barang yang ada. Sehingga dapat menawarkan kepada buyer-buyer di luar negeri.

Selain itu, dengan adanya SRG ini, dapat memitigasi fluktuasi harga serta rate kurs yang ada. Fajar, menambahkan, apa yang dilakukan PT RBI ini tentunya bisa menjadi kisah sukses pemanfaatan RG di Indonesia, khususnya dari sisi eksportir.

Harapannya, kata dia, para eksportir komoditas rumput laut di berbagai wilayah di Indonesia mulai memanfaatkan SRG. Selain dalam upaya menjaga stabilitas harga, RG dapat dimanfaatkan pemilik komoditas untuk mendapatkan pembiayaan bagi kelangsungan usahanya.

Dalam catatan Pusat Registrasi Resi Gudang, sepanjang 2021 sampai Oktober, tercatat 19 RG dari komoditas rumput laut yang diregistrasi dalam volume 1,4 ton, dengan nilai barang Rp 32,7 miliar dan nilai pembiayaan sebesar Rp 21,9 miliar.

Sedangkan sepanjang 2020, komoditas rumput laut yang teregistrasi sebanyak 10 RG dengan volume 743,5 kg senilai Rp 15 miliar, dan nilai pembiayaan sebesar Rp 2,3 miliar. “Terkait pemanfaatan RG, KBI sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat dari instrumen ini.

Selain kepada para pemilik komoditas, kami juga melakukan sosialisasi kepada berbagai pihak termasuk ke sektor perbankan dan lembaga pembiayaan lain. Dari sisi bisnis pembiayaan, Sistem Resi Gudang merupakan salah satu potensi yang bisa dikembangkan.

Indonesia memiliki potensi besar untuk pengembangan SRG. ‘’Kami optimis, seiring dengan peningkatan pemanfaatan Resi Gudang, sisi pembiayaan juga akan mengalami peningkatan,” ungkap Fajar. (bw)

Bangkitkan Ekonomi, Indosat Ooredoo Perluas Layanan 5G di Makasar

0

Makasar, (pawartajatim.com) – Layanan komersial 5G di Makassar membangkitkan ekonomi lokal utama, khususnya sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata. Layanan 5G komersial Indosat Ooredoo pertama di Indonesia Timur ini merupakan bagian dari kemitraan dengan Huawei.

President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, meresmikan peluncuran layanan komersial 5G di Makassar, yang dihadiri oleh Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman dan CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen.

President Director and CEO Indosat Ooredoo, Ahmad Al-Neama, mengatakan, sangat bangga meluncurkan layanan komersial 5G Indosat Ooredoo di Makassar untuk melanjutkan revolusi 5G di seluruh negeri, mencapai Indonesia Timur.

Teknologi ini akan membuka peluang besar bagi masyarakat setempat untuk membangkitkan kembali ekonomi lokal diberbagai industri di pusat perdagangan Indonesia Timur. Mulai dari sektor pertanian, perdagangan, dan pariwisata.

‘’Dengan hadirnya konektivitas 5G, kami ingin mendorong transformasi digital di Indonesia untuk membantu memulihkan perekonomian daerah di masa yang penuh tantangan ini,” Ahmad Al-Neama, di Makasar Jum’at (19/11).

Sementara, Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengapresiasi komitmen Indosat Ooredoo dalam menyediakan layanan komersial 5G di Makasar sebagai pusat perdagangan Indonesia Timur.

Dukungan teknologi 5G, memberikan ketersediaan infrastruktur komunikasi yang penting bagi investor. Tentunya ini juga menceminkan pemerataan pembangunan di wilayah timur Indonesia yang telah menuju Smart City dan Industri 4.0.

‘’Kami berharap teknologi 5G ini dapat dimanfaatkan secara efektif untuk mendorong inovasi di berbagai sektor, meningkatkan ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan memungkinkan pemulihan yang cepat,’’ ujarnya.

Pada gilirannya, kata dia, perbaikan ini akan meletakkan dasar bagi pertumbuhan ekonomi yang kuat dan ekonomi digital di tahun-tahun mendatang. Plt Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan, teknologi 5G akhirnya sampai di Makassar, berkat Indosat Ooredoo dan Huawei.

Pihaknya, percaya teknologi 5G ini akan meningkatkan produktivitas warga Makasar dan membantu meningkatkan ekonomi lokal. Teknologi tersebut akan mentransformasi cara industri beroperasi, bisnis menciptakan nilai, dan konsumen mengakses produk dan layanan.

‘’Semoga peluncuran layanan komersial 5G ini dapat membawa manfaat besar bagi masyarakat Makasar dan Indonesia Timur,” kata Andi Sudirman. CEO Huawei Indonesia, Jacky Chen, mengatakan, bagi Huawei dipercaya mendukung peluncuran layanan 5G di Makasar yang merupakan kota terbesar sekaligus pusat perdagangan, bisnis, dan industri di Kawasan Timur Indonesia.

Menurut dia, ini adalah kali kedua komersialisasi layanan 5G Indosat Ooredoo di Indonesia setelah sebelumnya di Solo, Jawa Tengah. Dukungan untuk mitra tepercaya kami Indosat Ooredoo menjadi salah satu wujud komitmen berkelanjutan Huawei dalam turut membangun Indonesia sebagai negara maju berbasis inovasi, makin cerdas dan terhubung, serta membuka peluang ekonomi digital di seluruh negeri diyakini makin terakselerasi dengan dukungan teknologi 5G. (bw)

SIG Bantu Ratusan Zak Semen Korban Banjir Kota Batu

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan plat merah penghasil semen ini membantu korban banjir. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) bersama distributor semen PT Jawa Berkat Utama menyalurkan bantuan 200 zak semen untuk pembangunan rumah warga terdampak banjir di Kecamatan Bumiaji, Batu, Jawa Timur/Jatim.

Bantuan diserahkan General Manager Sales Regional 3 SIG, Akhmad Yani Yulianto kepada Camat  Bumiaji, Bambang Hari Suliyan di Kantor Kecamatan setempat, Jumat (12/11). Akhmad Yani Yulianto, mengatakan, bantuan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada korban banjir dan dukungan terhadap pemulihan infrastruktur.

Banjir yang terjadi juga merusak rumah warga, sehingga perlu ditangani dengan cepat mengingat rumah merupakan kebutuhan utama sebagai tempat tinggal. “Kami turut prihatin dan peduli atas bencana banjir yang menimpa, diharapkan dengan bantuan ini dapat bermanfaat untuk meringankan beban para korban. Saat ini semen dan bahan bangunan lainnya sangat dibutuhkan warga yang mulai melakukan pembangunan dan perbaikan rumah akibat banjir,” papar Akhmad Yani.

Pria pimpinan Sales Regional 3 ini menjelaskan selain memberikan bantuan semen, SIG juga memastikan ketersediaan pasokan semen di daerah terdampak bencana terpenuhi guna mempercepat pemulihan infrastruktur.

Sementara itu, Kasie Kesra Kecamatan Bumiaji, Yudhi Suparnadi Arifin menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan SIG dan PT Jawa Berkat Utama. Menurutnya, banjir yang terjadi telah merusak 31 rumah dengan rincian 12 rusak berat, 5 rusak sedang dan 7 rusak ringan. Banjir juga menyebabkan kerusakan kebun, saluran air, tempat usaha warga.

Ia menjelaskan, saat ini petugas dari kecamatan Bumiaji dan pihak terkait melakukan penyisiran dan pembersihan material pasca banjir dan juga melakukan pengkajian kebutuhan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi pada sektor perumahan dan permukiman,infrastruktur publik, ekonomi produktif dan sosial.

“Adanya bantuan semen sangat berarti bagi masyarakat untuk kembali melakukan pembangunan rumah. Melalui kerjasama yang baik antara instansi dan perusahaan, semoga dapat mempercepat pemulihan infrastruktur akibat bencana yang terjadi sehingga masyarakat dapat kembali beraktifitas normal,” ujar Yudhi. (dra)