Bersepeda Ontel, Bupati Gus Muhdlor, Cek Pembongkaran Bangunan Bekas Balai Desa Suko

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Upaya mengurai kemacetan di seputaran Pasar Suko terus dikebut Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali. Setelah bekas bangunan Balai Desa yang menjadi simpul kemacetan dirobohkan, Jumat (12/11), proses pelebaran jalan yang melewati bekas bangunan tersebut langsung digenjot.

Sambil bersepeda sore hari, Sabtu (13/11), Bupati Gus Muhdlor mengecek hasil pembongkaran bekas kantor Balai Desa Suko yang terlihat sudah rata dengan tanah. Pembongkaran berjalan lancar yang libatkan PLN dan Telkom untuk memindah kabel listrik, telepon beserta tiang yang selama ini berdiri di depan bangunan bekas Balai Desa Suko.

‘’Kita akan langsung gas lakukan pelebaran jalan sehingga bisa mengurai kemacetan di sekitar sini,” Saya berterima kasih kepada para pedagang. InsyaAllah dengan niat baik bersama, kemacetan terurai, Pasar Suko semakin tertata, dan ekonomi tetap berputar dengan baik,” kata Bupati Gus Muhdlor.

Seperti diketahui, Bupati Muhdlor memimpin langsung proses pembongkaran bangunan bekas Balai Desa Suko yang selama ini digunakan para pedagang pasar untuk berdagang. Bangunan ini harus dibongkar karena menjadi titik kemacetan.

Dibekas bangunan itu akan dilakukan pelebaran jalan untuk mengurai kemacetan. Para pedagang yang sebelumnya menempati bangunan bekas Balai Desa Suko tersebut dipindahkan ke tempat sementara, sembari menyiapkan bangunan pasar yang lebih representatif dan akan dijadikan percontohan pasar profesional yang dikelola BUMDes.

Pelebaran jalan depan Pasar Suko, Kecamatan Sidoarjo, juga mendapat dukungan dari masyarakat, bahkan para pedagang yang lapaknya terkena dampak. Salah satunya adalah Kayan, pedagang sayur yang lapaknya terkena dampak pelebaran jalan.

Kayan menyadari, selama ini jalan depan Pasar Suko itu sering terjadi kemacetan, terutama pada pagi dan sore hari. Pria 60 tahun itu mengaku tidak keberatan dengan pelebaran jalan meski lapaknya terkena imbas. Ada sekitar 60 pedagang yang kini dipindahkan. Ia menyadari ini untuk kepentingan masyarakat yang lebih luas.

“Memang ada pedagang yang kena dampak pelebaran jalan. Menurut saya tidak masalah karena memang ini jalan umum, tidak apa-apa. Dan pihak kami terima kasih kepada Pemkab Sidoarjo karena yang kena dampak disediakan tempat sementara di pasar sayur dijadikan satu,” tuturnya.

Kayan berharap kedepan penataan Pasar Suko lebih bagus lagi. “Semoga setelah pelebaran jalan tidak lagi macet,” imbuhnya. Hal yang sama, disampaikan Wiwik, salah satu pengunjung Pasar Suko yang juga mendukung Pemkab Sidoarjo melakukan pelebaran jalan.

Selama ini dia mengeluh karena setiap pagi saat mengantar anaknya sekolah sering terjebak macet. Sekarang Wiwik sudah merasa lega karena jalan yang dilewati setiap hari itu sudah dalam proses pelebaran.

“Kasihan anak-anak kalau berangkat sekolah sering terjebak macet. Ya, kita mendukung pelebaran jalan ini,” ujarnya. Sementara itu, usai dari Pasar Suko, Bupati Muhdlor, bergeser ke pembangunan betonisasi Jalan Raya di Desa Sumberejo, Kecamatan Wonoayu.

Progres pengerjaan jalan yang terhubung dengan Jalan Suko itu sudah dalam tahap pembangunan drainase untuk memperlancar aliran air. Sehingga tidak mudah merusak jalan. Betonisasi jalan ini juga ditarget selesai akhir 2021. (no)

Bandell Ligthing Gelar Vaksinasi Kedua

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Selesai vaksin ke-2, program menggenjot herd immunity warga melalui “Vaksin Aman Masyarakat Sehat” dilakukan kegiatan sosial CSR PT Bandell Lighting di Graha Sarana Puri Surya Jaya Gedangan Sidoarjo Minggu (14/11).

Direktur PT Sarana Karya Solusindo, Reza Kurniawan, ST, MM, mengatakan, program vaksinasi dosis kedua CSR Bandell Lighting sebanyak 600 dosis ini, bekerjasama dengan OJK Otoritas Jasa Keuangan Jawa Timur/Jatim, IKA Unair dan Kementrian kesehatan Republik Indonesia.

“Untuk vaksinasi dosis 2 sebanyak 500 dosis vaksin Sinovac dan 100 vaksin Pfizer,” kata Reza Kurniawan. Vaksinasi ke-2 (Sinovac) ini diprioritaskan untuk karyawan PT Sarana Group dan masyarakat umum sekitar kantor yang berada di Desa Punggul, Gedangan dan Ketajen Kecamatan Gedangan Kabupaten Sidoarjo.

Warga saat menjalani vaksinasi di Sidoarjo Minggu (14/11). (foto/rino)

“Antusias masyarakat untuk mendapatkan vaksin dosis kedua sinovac ini cukup tinggi. Terbukti banyak warga yang tidak ikut pada vaksinasi pertama disini, pada mendaftar. Mereka tetap kita terima untuk antri karena vaksinasi dosis 2 ini kita prioritaskan yang sudah ikut pada vaksinasi dosis pertama,” kata Reza.

Kegiatan vaksinasi ini cukup nyaman, karena disediakan tenda vaksinasi kelas premium (tenda ber-AC), agar peserta vaksinasi tidak gerah dan tidak berjubel antreannya. “Penyelenggaraan vaksin umum ini, bertujuan untuk membantu tercapainya percepatan herd imunity bagi masyarakat Sidoarjo, sebagai bentuk ikhtiar agar terhindar dari penularan Covid-19,” ujar Reza, sambil menambahkan kegiatan ini mengambil thema Vaksin Aman, Masyarakat Sehat, Ekonomi Bergerak dan Rakyatnya Sejahtera sebagai bentuk motivasi dan harapan bersama.

PT Bandell Lighting sendiri, adalah produsen lampu led outdoor product asli arek Sidoarjo. Lampu brand Bandell lebih populer sebagai lampu Penerangan Jalan Umum/LPJU karena produknya yang cukup awet dan kuat.

Brand lampu jalan led ini sudah banyak digunakan oleh Pemkab maupun Pemkot di Indonesia. Sesuai data statistik dari e-cataloq lampu LKPP. “Kita utamakan kwalitas produk kita yang sudah cukup dikenal masyarakat luas khususnya di Indonesia Timur,“ tambah Ir H Sugiono, MM, IPU, Marketing Eksekutif Bandell Lighting.

Yang menarik, peserta vaksinasi menerima sembako usai disuntik vaksin dosis ke-2. Sebagai buah tangan bagi peserta vaksin, diberikan paket sembako berisi beras, minyak goreng, gula, teh, mie instan dan kecap dengan jumlah 600 paket sembako. (rin)

XL Gandeng RS MMC, Penerapan “IoT Wearable Device” Pantau Kebugaran

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi. Karena itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Business Solutions mengembangkan solusi Internet of Things (IoT) “Wearable Device” untuk mengukur kondisi kebugaran seseorang.

Solusi IoT dipilih karena mampu memberikan visibilitas secara real-time di mana pun dan kapan pun tanpa batasan jarak dan waktu. Untuk penggunaan layanan ini lebih lanjut, XL menjalin kerja sama dengan Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC).

Penandatanganan kerjasama kedua pihak dilakukan oleh Chief of Enterprise & SME Officer XL Axiata, Feby Sallyanto, dan CEO Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre, Dr. Roswin Rosnim Djaafar, MARS, di Jakarta, Jumat (12/11).

Feby Sallyanto mengatakan, komitmen untuk terus menghadirkan beragam solusi IoT untuk seluruh sektor industri terus kami lakukan, termasuk juga untuk menjalin kerjasama dengan industri teknologi kesehatan. XL Axiata Wearable Device ini bisa menjadi perangkat cerdas yang akan membantu RS MMC mengukur kondisi pengguna secara cepat dan tepat.

XL Axiata Wearable Device merupakan perangkat yang mengukur kondisi kebugaran tubuh seperti detak jantung, EKG, pola pernafasan, suhu tubuh, langkah, dan kalori pada saat yang bersamaan.

Semua sinyal tersebut secara terus menerus dan instan diukur kemudian dianalisa dengan platform terintegrasi IoT XL Axiata, sehingga dapat memberikan report analisa kebugaran penggunanya dari waktu ke waktu.

Kelebihan lainnya dari perangkat XL Axiata Wearable Device ini adalah adanya notifikasi yang dapat diatur untuk memberikan peringatan apabila ada perubahan tertentu yang terjadi.

Perangkat canggih ini akan sangat membantu dan memudahkan pengguna yang ingin memperbaiki kebugarannya atau pun untuk deteksi dini masalah jantung dan pernapasan. Dr Roswin Rosnim Djaafar, MARS, mengatakan, pihak RS MMC selalu berusaha untuk menghadirkan value tambahan bagi seluruh pasien, yaitu salah satunya dengan solusi Internet of Things (Iot) yang saat ini sudah tersedia, bekeja sama dengan XL Axiata Business Solutions.

Dengan adanya perangkat IoT Wearable Device atau Smart Healthcare di Wellness Centre RS MMC, diharapkan pasien akan lebih peduli pada kondisi tubuhnya masing-masing karena saat ini sudah dapat mengukurnya secara realtime.

Dengan demikian, saat ini para pasien di Wellness Centre dapat rekondisi tubuh, meningkatkan kebugaran, serta meningkatkan derajat kesehatan. Dr Roswin menambahkan, selaras dengan motto utama RS MMC yaitu mengutamakan mutu dan pelayanan yang berfokus pada pasien, kerjasama pengembangan solusi Internet of Things (IoT) bersama XL Axiata Business Solutions ini diharapkan bisa memberikan pelayanan dan pengalaman kepada para pasien secara lebih komprehensif.

Pasien nantinya akan merasakan pelayanan yang lebih lengkap bukan hanya dilengkapi fitur Smart Healthcare yang dapat mengukur dan mendeteksi kebugaran pasien, namun juga pendampingan langsung oleh dokter spesialis RS MMC.

Perangkat Smart Healthcare ini akan hadir pada Wellness Centre RS MMC, yang merupakan layanan baru. Selanjutnya perangkat cerdas ini akan digunakan oleh tim Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga saat mengontrol dan melakukan rekondisi pada pasien.

Berbeda dengan pusat kebugaran pada umumnya, selain tersedia fasilitas yang serupa dengan gym dan outdoor jogging track, Wellness Centre disertai pula dengan pendampingan dan pemantauan langsung oleh tim Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga.

Terkait keberlanjutan kolaborasi antara XL Axiata Business Solutions dengan RS MMC, menurut Feby, tidak hanya pada penyediaan solusi XL Axiata Wearable Device untuk pusat kebugaran, namun juga bagi layanan lainnya.

Menurut dia, RS MMC adalah pelanggan korporat yang telah menerapkan beberapa solusi ICT lain dari XL Axiata Business Solutions untuk mendukung operasional. Antara lain konektivitas layanan internet dedicated corporate dan access point, serta komunikasi bisnis.

“Kedepan, kami berharap akan bisa terus mengembangkan solusi berbasis IoT untuk sektor teknologi kesehatan serta memperkaya insight yang didapat. Kami akan memperluas kerjasama dengan sejumlah pusat kesehatan dan juga pusat kebugaran,” imbuh Feby.

Saat ini, pelanggan XL Business Solutions telah mencapai lebih dari 3.000 perusahan yang terdiri dari firma skala besar dan UKM. Mereka bergerak di lebih dari 330 sektor industri.

Selain itu, XL Business Solutions memiliki berbagai layanan yang berkaitan dengan konektivitas internet korporat, layanan pendorong produktifitas perusahaan, dan juga Internet of Things beserta layanan konsultasi eksklusif. (bw)

Dr Rohman Hakim : YLI Telah Meluluskan Ratusan Advokad

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Lulusan sarjana hukum, tidak serta merta bisa menjadi advokad. Karena harus melalui pendidikan khusus yang diselenggarakan Lembaga Pendidikan atau organisasi profesi yang memiliki kewenangan soal itu.

Karena itu, Yuristen Legal Indonesia/YLI, angkatan ke-7 menyelenggarakan Pendidikan Profesi Advokad selama dua pada 13-14 November di Hotel Sahid Surabaya. Penegasan itu dikemukakan Ketua YLI, Dr Rohman Hakim., SH., MH., S.sos., MM,. di Hotel Sahid Surabaya Sabtu (13/11).

Foto bersama disela berlangsungnya Pendidikan Profesi Advokad yang digelar YLI di Hotel Sahid Surabaya Sabtu (13/11). (foto/bw)

‘’Kami sudah meluluskan 300 advokad,’’ kata Rohman Hakim, kepada pawartajatim.com, sambal menjelaskan dalam satu tahun YLI mengadakan 3-4 kali Pendidikan advokad. Ia menjelaskan, bila setiap satu Angkatan ada 50 peserta, secara otomatis YLI telah melahir advokad yang akan mengabdi kepada bangsa dan negara melalui bantuan hukum yang dibutuhkan masyarakat yang bersengketa hukum. Lama pendidikan profesi advokad yang digelar YLI selama 1 bulan.

YLI, kata dia, merupakan sebuah organisasi advokad professional yang bersifat bebas, mandiri, merdeka dan bertanggungjawab dalam mengembangkan misi luhur para advokad untuk turut serta dalam menegakkan hukum demi keadilan serta dalam upaya mengembangkan provesi advokad Indonesia yang memiliki integritas dalam membangun hukum ditingkat nasional dan internasional.

Sedangkan visi YLI, mewujudkan organisasi advokad yang mandiri, professional, memiliki integritas yang tinggi berwawasan global dengan menjunjung tinggi kode etik profesi advokat. Sedangkan misi YLI, diantaranya, mewujudkan YLI organisasi advokad yang bebas dan mandiri, melayani, melindungi serta menjalankan tugas secara professional demi kepentingan anggotanya, (bw)

Jalan Sehat, Kapolresta Sidoarjo Sambil Bagikan Masker

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro dalam menjalin soliditas bersama anggotanya, serta mendekatkan diri dengan masyarakat. Saat akhir pekan melakukan olahraga bersama, jalan sehat keluar mako untuk berinteraksi dengan warga.

Usai berolahraga bersama di lapangan Mapolresta Sidoarjo, Sabtu (13/11) pagi, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, mengajak anggota Polri dan Pegawai Negeri Pada Polri (PNPP) untuk jalan sehat bersama.

Dengan rute melewati Jalan Raya Cemengkalang, Bundaran TPI ke arah Pagerwojo lalu terakhir ke tujuan Pasar Sono, Buduran. Sambil berjalan dan menyapa warga memberikan himbauan agar tetap jaga jarak dan memakai masker.

Kapolresta Sidoarjo bersama anggotanya membagikan masker juga membeli dagangan yang ditawarkan para pedagang di Pasar Sono, Buduran. Melalui olahraga bersama ini, selain untuk menjaga soliditas anggota juga menjaga imunitas tubuh kita agar sehat.

‘’Kemudian saat kami jalan sehat, menyapa masyarakat dan pedagang pasar dengan membantu membeli dagangannya, agar membangkitkan perekonomian imbas dampak adanya pandemi,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Masyarakat yang saat ini mulai beraktifitas kembali, para pedagang kaki lima maupun warung, diharapkan Kapolresta Sidoarjo untuk kembali bersemangat menjalankan usahanya. “Namun jangan lengah dan jangan abai bahwa pandemi masih ada. Tetap terapkan protokol kesehatan,” pesannya.

Sulastri, salah satu pedagang sayur yang dagangannya di beli anggota Polresta Sidoarjo mengaku senang. “Sempat kaget didatangi polisi, ternyata sedang olahraga berikan himbauan pakai masker dan membeli sayuran kami,” ujarnya. (no)

Stafsus Presiden RI Apresiasi Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Kota Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyambut hangat kunjungan dari Asisten dan Pembantu Asisten Staf Khusus (Stafsus) Presiden RI Joko Widodo, Diaz Hendropriyono di rumah dinasnya, Jalan Sedap Malam, Jumat (12/11). Saat audiensi dengan stafsus, Wali Kota Eri, didampingi lima orang Kepala Perangkat Daerah/PD di lingkup Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Eri, menceritakan banyak hal kepada Stafsus Presiden, Diaz. Mulai dari soal penanganan Covid-19, pemulihan ekonomi, vaksinasi, pencegahan stunting hingga kolaborasi antar kepala daerah di Jawa Timur/Jatim.

“Ini level-1 bisa tercapai karena kerja sama kita semua. Mulai dari Forkopimda Surabaya, Kepala OPD, dan seluruh masyarakat Kota Surabaya. Sehingga kami bisa mencapai PPKM level-1,” kata Wali Kota Eri.

Bukan hanya bercerita soal capaian vaksinasi, Wali Kota Eri, menjelaskan soal adanya kolaborasi dengan kepala daerah lain untuk membangkitkan perekonomian. Seperti halnya kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten/Pemkab Blitar beberapa hari lalu.

Menurut dia, kolaborasi ini bukan sekadar untuk menggerakkan ekonomi, akan tetapi kerja sama itu juga untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan sesama kepala daerah. “Seperti kemarin kita membantu Kota Batu dan Gresik, kita sempat kirim alat berat untuk evakuasi dan mengatasi bencana alam. Dari hal-hal seperti ini kami sesama kepala daerah akan lebih erat, selain itu dampaknya juga ke warga Surabaya. Agar kota ini terhindar dari bencana,” ujar Wali Kota Eri.

Terakhir, mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu tak lupa menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Stafsus Diaz di kediamannya. Wali Kota Eri berharap, Pemerintah Pusat bisa terus memberi masukan dan saran serta dukungan agar Kota Surabaya menjadi lebih lagi ke depannya.

“Saya ingin Pemerintah Pusat tetap membimbing Kota Surabaya, saling sharing lah. Karena semakin banyak sharing dengan banyak orang akan membuat kami semakin baik,” katanya. Sementara itu, Asisten dan Pembantu Asisten/Stafsus Presiden RI Joko Widodo, Diaz Hendropriyono, mengaku senang bisa bersilaturahmi dengan Wali Kota Eri.

Selain bersilaturahmi, Stafsus Diaz juga menyampaikan soal keinginan Pemerintah Pusat berkolaborasi dengan Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya. “Tadi kita berbicara mengenai potensi daerah dan apa saja yang bisa kita sinergikan dengan pusat. Harapan kami ke depannya bisa berkolaborasi, membuat Indonesia khususnya Kota Surabaya menjadi lebih maju. Apa yang bisa kita sinergikan, nanti kita sinergikan,” kata Stafsus Diaz.

Stafsus Diaz juga mengapresiasi kinerja Wali Kota Eri dalam hal penanganan pandemi di Kota Surabaya, yang kini berhasil mencapai PPKM level 1. “Sepertinya setiap provinsi harus ada wali kota seperti Pak Eri, menjadi provokator yang baik dan saling membantu bersama dengan kota/kabupaten lainnya. Karena Wali Kota ini adalah salah satu kepala daerah terbaik di Indonesia,” pungkasnya. (ko)

IKA Unair Sidoarjo, Gunakan Pendekatan Khusus Vaksinasi Lansia

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Lanjut usia/Lansia yang belum divaksin menjadi target vaksinasi yang diadakan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (Ika Unair) Cabang Sidoarjo. Puluhan lansia yang berada di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo mengikuti program bertajuk Ika Unair Jelajah Kampung dan Pesisir.

Program vaksinasi kali ini memang lain daripada yang lain. Jika biasanya peserta datang ke lokasi vaksin, kali ini tidak. Peserta dijemput lalu diantar ke lokasi vaksin, yakni di Balai Desa Sambibulu. Setelah divaksin, kemudian peserta lansia diantar kembali ke rumahnya.

Ada pula yang divaksin di rumahnya alias door to door. “Kami memang melakukan pendekatan berbeda agar lansia mau divaksin. Untuk itu, perlu kerja sama beberapa pihak,” ungkap Koordinator Lapangan Vaksinasi Ika Unair Sidoarjo, Lidya Sari, Jumat, (12/11).

Mobil rombongan Ika Unair Sidoarjo saat tiba di Desa Sambibulu, Kecamatan Taman, Sidoarjo Jum’at (12/11). (foto/ist)

Dukungan beberapa pihak di antaranya adalah perangkat Desa Sambibulu, bidan desa, kader kesehatan, maupun Babinsa. Selain itu, kegiatan vaksinasi ini didukung oleh YAPPIKA, Palu Gede, dan Puskesmas Trosobo.

Puluhan lansia akhirnya bersedia untuk divaksin. Untuk mendukung kegiatan ini, beberapa mobil dikerahkan. Termasuk mobil operasional desa setempat. “Alhamdulillah, tidak sakit kok,” ungkap Supinah, 76 tahun, warga Dusun- Desa Sambibulu, usai divaksin.

Semula, dia sempat menolak untuk divaksin. Namun dengan pendekatan berbagai pihak, akhirnya dia bersedia. Alasannya tak mau divaksin saat itu karena dia sudah tua dan tak kemana-mana. Sementara, Kasi Pemerintahan Desa Sambibulu, Qurota Ayunin, mengatakan, Pemerintah Desa Sambibulu telah bekerja sama dengan Puskesmas Trosobo sekitar delapan kali melakukan vaksinasi Covid-19.

“Dulu, awal-awalnya para lansia khususnya, takut divaksin. Namun dengan banyaknya sosialisasi sudah banyak yang bersedia divaksin,” jelas wanita yang kerap dipanggil Ayun ini. (bw)

Bupati Gus Muhdlor, Pimpin Pembongkaran Bangunan Bekas Balai Desa

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) memimpin langsung pembongkaran bangunan bekas Balai Desa Suko di pertigaan Pasar Suko yang dimanfaatkan pedagang untuk berjualan. Pembongkaran bangunan bekas Balai Desa ini dilakukan karena bangunan tersebut berdiri di titik lokasi pelebaran jalan Suko.

Bupati muda ini mengawali pembongkaran dengan berdialog intens dengan pedagang yang menempati bangunan tersebut. Gus Muhdlor menjelaskan tujuan pembongkaran ini adalah untuk memperlancar arus lalu lintas di sekitar lokasi yang sering menjadi titik simpul kemacetan.

“Pertigaan Suko ini adalah salah satu pertigaan yang selalu crowded, yang macet setiap pagi sore atau malam. Untuk mengurainya dibutuhkan perlebaran di titik jalan yang masuk ke arah Desa Sepande,” ujarnya di sela pembongkaran bangunan, Jumat (12/11).

Gus Muhdlor menambahkan, pelebaran jalan seperti ini untuk kepentingan umum yang lebih besar, karenanya pemindahan pedagang pasar yang terdampak dengan berat hati harus dilakukan. Tercatat ada 65 pedagang yang menempati bekas kantor Balai Desa Suko yang pindah tahun 1997 lalu.

Para pedagang ini nantinya sementara akan dipindahkan ke beberapa pasar sayur yang sudah siap. Tahun depan Pemkab Sidoarjo akan membuat pasar Suko yang lebih representatif. Pasar tersebut nantinya akan dikelola pemerintah Desa Suko melalui BUMDes.

Diharapkan berdirinya pasar yang lebih baik tersebut nantinya menjadi pasar percontohan BUMDes di Kabupaten Sidoarjo. “Pemindahan ini hanya sementara karena kita mempunyai tujuan yang lebih baik kedepan bersama perangkat desa untuk membangun pasar yang lebih representatif, pasar percontohan BUMDes yang bukan hanya di Sidoarjo tetapi di Jawa Timur dan Indonesia,” ujar Gus Muhdlor. (rin)

Wakil Rakyat ini Kunjungi Kantor KPU Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sebagai upaya menyerap aspirasi terkait pelaksanaan Pemilu serentak 2024, H.Rahmat Muhajirin SH, Anggota Komisi II DPR RI melakukan Kundapil ke kantor KPU Sidoarjo, Jum’at (12/11) pagi.

Rahmat Muhajirin, yang didampingi M.Kayan ketua DPC Partai Gerindra Sidoarjo ini, diterima M Iskak, Ketua KPU Sidoarjo besama seluruh komisoner dan sekretaris KPU Sidoarjo. Ada beberapa point aspirasi yang diterima Rahmat Muhajirin dalam Kundalil ke kantor KPU Sidoarjo ini.

Diantarnya seputar informasi Perkembangan dan Persiapan Pileg, Pilpres, dan Pilkada tahun 2024. “Hari ini saya gelar Kundapil, untuk menggelar dialog bersama seluruh komisoner KPU dalam rangka pelaksanaan Pemilu 2024,” kata Rahmat Muhajirin.

Dalam kesempatan ini, KPU Kabupaten Sidoarjo juga meminta bantuan tentang status tanah kantor KPU yang masih milik provinsi, jika dimungkinkan bisa dihibahkan ke KPU Kabupaten Sidoarjo. “Kita juga menerima aspirasi dari KPU Kabupaten Sidoarjo tentang kebutuhan yang diperlukan. Seperti kebutuhan mobil untuk operasional,” kata H Rahmat Muhajirin.

Selain ke kantor KPU Sidoarjo, Rahmat Muhajirin juga melakukan Kundapil ke kantor Bawaslu Sidoarjo. Rahmat Muhajirin, di kantor Bawaslu ini, juga menerima aspirasi dari Bawaslu Kabupaten Sidoarjo tentang kebutuhan yang diperlukan.

Juga keinginan Bawaslu untuk ada hak penyidikan dan perlu ada Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dari Bawaslu Kabupaten Sidoarjo (kasubag Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu dan Hukum).

“Bawaslu juga berkeinginan agar hasil penyidikan bukan hanya rekomendasi,” jelas H Rahmat. (rin)

Sertijab Tiga Kapolsek di Jajaran Polresta Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pergantian pimpinan di polsek jajaran Polresta Sidoarjo kembali bergulir. Kali ini pergantian Kapolsek Sidoarjo Kota, Taman dan Sedati. Ditandai dengan prosesi serah terima jabatan (sertijab) dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro, Jumat (12/11) pagi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro menekankan ketiga kapolsek yang baru sertijab, dapat segera tancap gas untuk menyesuaikan dengan tugas dan tanggung jawabnya. “Rotasi jabatan di tubuh Polri adalah hal yang biasa, sebagai bentuk penyegaran kinerja Polri, khususnya Polresta Sidoarjo dalam meningkatkan pelayanan masyarakat,’’ kata Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Selain itu, saat ini yang juga menjadi prioritas Polresta Sidoarjo selain menjaga kondusifitas kamtibmas, pemaksimalan penanganan Covid-19 dan percepatan vaksinasi harus diperhatikan dengan serius.

Tiga kapolsek baru saja melakukan sertijab di lingkup Polresta Sidoarjo, antara lain Kapolsek Sidoarjo Kota dari Kompol Anggono Jaya digantikan Kompol I Komang Yuwandi Sastra, sebelumnya sebagai Kabagops Polres Pamekasan.

Kapolsek Taman dari Kompol Hery Setyo Susanto digantikan Kompol Yoyok Dwi Purnomo, sebelumnya sebagai Kabag SDM Polres Pamekasan. Kapolsek Sedati AKP Agnis Juwita Manurung, digantikan Iptu Inda Purwati, sebelumnya sebagai Paur Bankum Bagsumda Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (rin)