Ini Dia, Mobil Keluarga Daihatsu All New Xenia yang Dinanti Konsumen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Setelah ditunggu, Daihatsu akhirnya meluncurkan All New Xenia untuk menjawab permintaan masyarakat akan kebutuhan mobil Low MPV di Indonesia. Peluncuran All New Xenia mengambil momentum GIIAS 2021 di ICE – BSD, Tangerang sebagai salah satu pameran otomotif terbesar bertaraf Internasional.

Xenia hadir selama 17 tahun di Indonesia sejak 2004, dan telah dikenal oleh masyarakat Indonesia dengan sebutan “Mobil Sejuta Umat”. ‘’Sejak awal diluncurkan, Xenia telah terjual lebih dari 683.000 unit di Indonesia,’’ kata Regional Manager Astra Daihatsu Area Jatim – Bali – Nusra, Tunjung Pramusinto, di Surabaya Jum’at (12/11).

All New Xenia, kata dia, merupakan generasi ketiga ini, menerapkan platform berbasis DNGA (Daihatsu New Global Architecture). Yakni, platform terbaru Daihatsu yang dikembangkan dengan konsep: Kualitas Tinggi dengan Harga Terjangkau, Teknologi Terkini, serta memperhatikan hingga ke detail terkecil seperti ukuran, berat, harga, dan waktu, untuk menghasilkan kendaraan yang lebih efisien.

Sebagai kendaraan Low MPV berkapasitas 7 penumpang, All New Xenia hadir dengan 2 pilihan mesin 1.3L dan 1.5L berteknologi NR-VE Dual VVT-i, serta transmisi CVT, membuat All New Xenia memiliki performa bertenaga, responsif, akselerasi yang halus, dan efisiensi bahan bakar lebih baik.

Dalam hal keselamatan, All New Xenia juga dilengkapi fitur keamanan spesial tertinggi dan pertama di kelasnya, yaitu Daihatsu A.S.A (Advances Safety Assist). Tak hanya itu, All New Xenia juga dilengkapi dengan berbagai fitur keselamatan lainnya, seperti ABS (Antilock Brake System) & EBD (Electronic Brakeforce Distribution), HSA (Hill Start Assist), VSC (Vehicle Stability Control), ESS (Emergency Stop Signal), dan Dual Airbag.

Pada sisi keamanan, All New Xenia juga menyematkan fitur Window Jam Protection, Immobilizer, serta Rear parking Camera & 360 degrees Around View Monitor untuk memudahkan visibilitas pengendara saat bermanuver mundur.

Dengan lampu LED yang modern, serta polished alloy wheel yang sporty, membuat All New Xenia tampil futuristik. All New Xenia memiliki kabin dan bagasi yang luas, 3 baris kursi fleksibel yang bisa disesuaikan menjadi “sofa mode” untuk memaksimalkan posisi istirahat penumpang ketika dalam perjalanan jauh.

Instrumen panel didesain untuk memberikan keleluasaan jarak pandang dalam berkendara, dan dilengkapi dengan tampilan head unit bertipe floating yang modern All New Xenia juga handal dikendarai di berbagai kondisi jalan.

Dengan ground clearance setinggi 205 mm, serta radius putar sejauh 4,9 meter, membuat Xenia semakin mudah dalam bermanuver saat berkendara. All New Xenia tersedia dalam 12 varian, serta total 7 pilihan warna.

Kami berharap, All New Xenia dapat diterima oleh para keluarga di Indonesia sesuai tagline-nya, Xenia Sahabat Keluarga. Semoga All New Xenia dapat meneruskan kesuksesannya menjadi kendaraan Low MPV pilihan utama, serta berkontribusi positif bagi pasar otomotif di Indonesia,” kata Tunjung Pramusinto, sambil menjelaskan mobil gres Daihatsu ini dipatok harga Rp 247 juta. (bw)

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week, Mendag : Kukuhkan Posisi Indonesia, Pusat Busana Muslim Dunia

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, menyampaikan, ‘Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pusat busana muslim (muslim fashion) dunia. Industri busana muslim Indonesia  terus tumbuh pesat dan menjadi salah satu pemain besar di industri busana muslim global.

Hal tersebut ditegaskan Mendag Lutfi  dalam konferensi pers ‘Kick-Off Embracing Jakarta Muslim Fashion Week’ hari ini, Kamis (11/11) secara hibrida.  Turut hadir perwakilan KADIN Indonesia sekaligus Wakil Ketua Komite Promosi Fesyen Muslim Nasional Anne Patricia Sutanto.

Gelaran akbar ini akan berlangsung 18 November mendatang di Aquatic Gelora Bung Karno Jakarta.  “Kami ingin bersama-sama memotret kekuatan pasar busana muslim Indonesia agar dapat diekstensifkan menjadi pilar ekonomi Indonesia di masa depan. Tugas Kementerian Perdagangan adalah sebagai agregator semua pemangku kepentingan untuk menciptakan Indonesia sebagai kiblat busana muslim dunia,” kata Mendag Lutfi.

Menurut Lutfi, Kemendag memiliki tugas untuk menyatukan para pemangku kepentingan seperti pelaku usaha, industri, akademisi, asosiasi, hingga desainer agar dapat berkolaborasi untuk mengukuhkan kekuatan pasar busana muslim Indonesia.

Ia menambahkan, urgensi membangun ekosistem industri busana muslim lokal adalah mendukung pelaku usaha busana muslim Indonesia, yang sekitar 90 persennya merupakan usaha kecil dan menengah (UKM), untuk mendapatkan daya tawar yang lebih baik di pasar global.

“UKM sulit bersaing di pasar internasional jika berjalan sendiri-sendiri. Untuk itu, kami ingin mengumpulkan semua pemangku kepentingan dalam satu naungan ekosistem, sehingga Indonesia memiliki daya tawar yang lebih baik dalam hal ekspor,” ungkap Lutfi.

The State of Global Islamic Economic menyatakan, konsumsi industri busana muslim di Indonesia mencapai USD 21 miliar dan pertumbuhan rata-rata 18,2 persen per tahun. Hal ini menjadikan pasar busana muslim Indonesia sebagai yang terbesar kelima di dunia setelah Iran, Turki, Arab Saudi, dan Pakistan.

Hal ini memperlihatkan kalau Indonesia memiliki peran penting sebagai konsumen busana muslim dan punya prospek yang besar dalam mendominasi distribusi produk busana muslim secara global. Embracing Jakarta Muslim Fashion Week adalah kegiatan hasil kolaborasi Kementerian Perdagangan dengan Indonesia Fashion Chamber (IFC) serta Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia.

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week dapat disaksikan untuk umum melalui siaran langsung di kanal ‘Kementerian Perdagangan’ dan ‘Expo 2020 Dubai’ pada layanan streaming video YouTube. Embracing Jakarta Muslim Fashion Week akan menampilkan peragaan busana dari 36 merek busana muslim Indonesia. Selain itu, akan ada booth dan mini showcase dari beberapa merek kosmetik Indonesia yang bersertifikasi halal.

Diantaranya PT Mustika Ratu, Tbk dan Wardah. Keduanya menjadi pendukung acara sebagai official make up & hairdo pada peragaan busana. “Embracing Jakarta Muslim Fashion Week adalah sebuah upaya inisiasi untuk merangkul semua pihak yang menunjang sektor busana muslim. Kami ingin agar ekosistem yang terbangun dapat menunjang Indonesia menjadi jagoan di lokal dan internasional.

Tren ini harus dimulai oleh Indonesia sebagai negara dengan populasi muslim terbesar dunia,” kata perwakilan KADIN Indonesia sekaligus Wakil Ketua Komite Promosi Fesyen Muslim Nasional Anne Patricia Sutanto saat konferensi pers mendampingi Mendag Lutfi.

Tingkat Dunia

Embracing Jakarta Muslim Fashion Week 2021 ini merupakan langkah awal untuk memperkenalkan Jakarta Muslim Fashion Week yang akan diluncurkan secara resmi di tahun 2022 sebagai bagian dari rangkaian acara Trade Expo Indonesia ke-37 pada 2022 mendatang.

Jakarta Muslim Fashion Week akan menjadi program tahunan Kemendag dan KADIN, berupa acara satu minggu fashion week (pekan busana) yang rutin diadakan hingga tahun 2024. Mendag Lutfi melihat, kekuatan busana muslim Indonesia terletak pada keragaman desainnya yang kaya ciri khas budaya serta dukungan dari industri garmen dan tekstil yang besar.

Semua keunggulan ini penting untuk diperkenalkan ke dunia mode Internasional melalui acara Jakarta Muslim Fashion Week. Melalui Jakarta Muslim Fashion Week, busana muslim Indonesia menjadi semakin kuat di pasar domestik dan peluang bisnis ke pasar global akan terbuka luas, hingga pada akhirnya dapat menetapkan posisi Indonesia sebagai pusat busana muslim dunia.

Pada Jakarta Muslim Fashion Week 2022, tema yang diangkat akan menitikberatkan pada edukasi, dengan terus memberi pesan kepada dunia bahwa Indonesia siap menjadi tuan rumah bagi busana muslim global sekaligus memperkuat industri busana muslim di dalam negeri.

Kemudian dengan Jakarta Muslim Fashion Week 2023, Indonesia akan lebih memperkuat penjenamaan busana muslim Indonesia ke pasar global. Lalu di tahun 2024, Indonesia sudah akan mendeklarasikan dirinya sebagai pusat busana muslim dunia dan Jakarta Muslim Fashion Week sudah akan diakui sebagai acara busana Internasional.

Mendag Lutfi, berharap gagasan Jakarta Muslim Fashion Week akan semakin memperkenalkan karya-karya wastra Indonesia. Antara lain, batik, tenun, dan bordir, ke tingkat global. Dengan penjenamaan busana muslim Indonesia yang kuat, Mendag Lutfi, berharap, ekspor produk Indonesia akan meningkat dan komoditas busana muslim dapat menjadi sumber devisa yang signifikan. (bw)

Tak Beridentitas, Pemkot Surabaya Rawat Nenek yang Tinggal di Jalan Embong Kenongo ke Griya Werdha

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya memastikan merawat nenek Hamiyeh (75) yang tinggal seorang diri di warung kawasan Jalan Embong Kenongo, Kecamatan Genteng, Surabaya. Saat ini, nenek yang berasal dari Kabupaten Sampang, Madura ini, dirawat di UPTD Griya Werdha, Kecamatan Jambangan Surabaya.

Pelaksana Tugas/Plt Kepala Dinas Sosial/Dinsos Kota Surabaya, M Fikser, mengatakan, sebenarnya pemkot sudah melakukan outreach sejak 8 November kepada nenek tersebut. Bahkan, outreach dilakukan bersama pihak kelurahan dan kecamatan untuk rencana dipulangkan ke daerah asalnya.

“Dari hasil outreach itu, klien mengaku bernama Hamiyeh (75) berasal dari Kabupaten Sampang, Madura. Beliau tidak memiliki identitas, namun masih ada kerabatnya di Surabaya,” kata Fikser, saat dihubungi, Kamis (11/11).

Fikser menjelaskan, pihaknya kemudian berkomunikasi dengan kerabat nenek Hamiyeh yang ada di Surabaya. Pihak  keluarga mengaku, bahwa nenek Hamiyeh, sebenarnya sudah diajak tinggal di rumah Jalan Embong Kaliasin, Kecamatan Genteng, Surabaya.

Tetapi nenek itu selalu balik ke warung dan terkadang hanya pulang sebentar. Karena, nenek t enggan tinggal di rumah kerabat dan memilih menetap di warung, pemkot pun kemudian mengantar Hamiyeh ke Griya Werdha.

Di sana, pemkot ingin klien ada yang merawat dan memperhatikan. Apalagi, klien juga tergolong sudah lanjut usia/lansia. “Saat ini Hamiyeh, sudah kami rawat di Griya Werdha. Saat berangkat ke sana, ada warga yang mengaku sebagai anak angkatnya juga ikut mendampingi klien ke Griya Werdha,” ujarnya.

Disamping memberikan intervensi berupa tempat tinggal yang lebih layak, Fikser, menyebut, pihaknya juga tengah berkoordinasi dengan Dinsos Sampang untuk mencari keberadaan keluarga Hamiyeh di sana.

“Sambil mencari keluarganya yang ada di Sampang, kita koordinasi dengan Dinsos Sampang,” ungkap dia. Apabila nanti keluarga Hamiyeh di Sampang ditemukan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan/TKSK Surabaya akan membangun komunikasi dengan mereka.

Pemkot berharap klien bisa berkumpul dengan keluarganya. “Kalau nanti keluarganya ditemukan di Sampang, maka nanti teman-teman TKSK akan membangun komunikasi dengan pihak keluarga. Sehingga kami bisa antar agar bisa kembali bertemu keluarga,” tuturnya.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika/Diskominfo Kota Surabaya ini memastikan, bahwa Hamiyeh dirawat ke Griya Werdha supaya ada yang memperhatikan. Sebab, klien hanya tinggal seorang diri di warung tempatnya berjualan.

“Sebenarnya Hamiyeh, dibawa ke Griya Werdha itu bukan untuk apa-apa. Tapi, agar diperiksa kesehatannya, kemudian kita cek apakah beliau kategori lansia sudah mendapatkan vaksin,” kata Fikser.

Mantan Kepala Bagian Humas Pemkot Surabaya ini mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang sudah memberikan informasi adanya nenek yang tinggal sebatang kara. Ia pun mengimbau masyarakat apabila menemui hal serupa dapat menyampaikannya melalui aplikasi WargaKu. “Terima kasih sudah memberikan informasi. Kalau masyarakat menjumpai ada hal serupa, bisa disampaikan ke aplikasi WargaKu,” pesan dia.

Sementara itu, Camat Genteng Kota Surabaya, Linda Novanti, menjelaskan, berdasarkan hasil outreach, Hamiyeh mengaku tidak memiliki tempat tinggal dan tidur seorang diri di warung tempatnya berjualan.

“Beliau berjualan serta tidur di warung yang berupa lemari sempit bangunan non permanen, di Jalan Embong Kenongo,” kata Linda. Dari hasil outreach di lapangan, kata dia, Nenek Hamiyeh juga mengaku tidak memiliki identitas apapun. Selain itu, klien mengaku berasal dari Desa Tarjen Kelurahan Rabesen, Kecamatan Kedundung, Kabupaten Sampang, Madura.

“Untuk domisilinya, beliau tinggal di tempat jualan di Jalan Embong Kenongo,” terangnya. Setiap harinya, Nenek Hamiyeh tinggal di warung tempatnya berjualan dengan menggunakan tenda besar. Klien berjualan aneka minuman sachet, rokok, hingga mie instan dengan penghasilan per hari Rp50 ribu.

“Sedangkan untuk mandi dan ke MCK (Mandi, Cuci, Kakus), beliau (Nenek Hamiyeh) numpang di kantor sekitar lokasi berjualan,” pungkas dia. (ko)

Panglima TNI Serahkan Rumah Ahli Waris Prajurit Naggala 402 yang Gugur dalam Tugas

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., menyerahkan rumah khusus bagi ahli waris, keluarga dari prajurit KRI Nanggala 402 yang gugur saat pelaksanaan tugas. Yakni, di Perumahan Khusus Pahlawan Nanggala 402, Candi Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (11/11).

Pada kesempatan ini, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto secara simbolis menyerahkan rumah khusus kepada perwakilan keluarga dari ABK KRI Nanggala 402 dengan didampingi oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., MM., serta Gubernur Jatim Ibu Khofifah Indar Parawansa.

Diungkapkan oleh Panglima TNI bahwa, sebagai bentuk penghormatan terhadap dedikasi, loyalitas dan semangat tabah sampai akhir dari para pahlawan Nanggala, Presiden RI melalui Kementrian PUPR telah menyiapkan 53 unit perumahan bagi para ahli waris pahlawan Naggala yang akan selesai dibangun pada bulan Desember mendatang,

“Kita semua tentunya berharap, semoga penyerahan perumahan ini akan banyak memberikan manfaat bagi ahli waris. Memang kepergian para pahlawan Nanggala tidak akan tergantikan oleh apapun, akan tetapi kita harus terus melanjutkan semangat pengabdian dan keberaniannya”, ungkap Panglima TNI.

53 unit rumah yang disiapkan terdiri dari 1 unit rumah tipe 90 dengan luas tanah 320 M² yang diperuntukkan bagi Perwira Tinggi, 7 unit rumah tipe 72 dengan luas tanah 280 M² bagi Perwira Menegah, 10 unit rumah tipe 54 dengan luas tanah 280 M² bagi Perwira Pertama, serta 35 unit rumah tipe 45 dengan luas tanah 240 M² bagi prajurit Bintara dan Tamtama.

Perumahan ini dibangun di atas tanah seluas kurang lebih 2 Hektar, merupakan kerjasama antara Kementrian PUPR dan TNI AL dalam hal ini Lantamal V Surabaya, yang pembangunannya telah dilaksanakan sejak 23 Agustus 2021 dan ditargetkan baik itu unit rumah hingga infrastruktur perumahan seluruhnya akan selesai pada 21 Desember 2021 mendatang. (no)

Kasus Pembuangan Bayi Ternyata Ibu Kandungnya

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kasus pembuangan bayi, yang ditemukan di depan pintu rumah Sumiati, warga Desa Jabaran RT 06 / RW 02, Balongbendo, Sidoarjo, Selasa (9/11) pagi, akhirnya terungkap. Pembuang bayi cantik berusia dua minggu tersebut adalah ibu kandung sendiri.

Saat itu, Sumiati Ningsih terkejut ada tangisan bayi di depan rumahnya. Saat dilihat ada bayi tergeletak tepat depan pintu rumahnya pakai baju dan ada gendongan warna merah muda. Kemudian ia melaporkannya ke tetangga, lalu ke perangkat desa dan Polsek Balongbendo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menyampaikan pada wartawan, pembuang bayi ini adalah ibu kandung sendiri, yakni TSA, 28 tahun, warga Desa Sooko, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto.

“Dari hasil pemeriksaan kami, ibu kandung bayi ini pada saat kejadian hendak ke rumah orang tuanya di Gedeg, Mojokerto. Namun di tengah perjalanan mengaku mendapatkan bisikan gaib dari seorang kakek untuk menaruh bayinya ke arah timur tinggalnya. Hingga sampailah di wilayah Balongbendo, lalu ia meninggalkan bayinya di rumah Bu Sumiati, Desa Jabaran,” jelas Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro.

Terungkapnya siapa pembuang bayi ini, adalah dari ayah kandungnya yang mendatangi Polsek Balongbendo, usai dirinya mengetahui ada penemuan bayi perempuan. Sementara yang bersangkutan saat kejadian, usai mandi bingung mencari istri dan putrinya tidak ada di rumah.

Setelah melapor ke polisi, kemudian sang ayah bersama polisi mencari keberadaan TSA. Selasa (9/11) malam, akhirnya TSA ditemukan di pos polisi terminal Mojokerto dalam kondisi linglung kebingungan mencari bayinya.

“Ternyata ibu bayi ini menurut keterangan keluarga dan hasil pemeriksaan psikologi, mengalami gangguan jiwa. Berupa sering mengurung diri, berhalusinasi dan enggan bersosialisasi,” ungkap Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Karena itu, berdasar hasil pemeriksaan kejiwaan TSA yang dilakukan pada 10 November 2021, maka tidak dapat dikenakan ancaman hukuman. (no)

Cuaca Ekstrim Diprediksi Hingga Akhir Tahun ini

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Hujan deras disertai angin beberapa hari yang lalu menyebabkan puluhan rumah di Sidoarjo porak poranda. Ada 59 rumah yang diterjang angin puting beliung.  Yang terbaru belasan rumah warga Desa Kedungkendo Kecamatan Candi atapnya rusak tersapu angin.

Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, mengimbau warga Sidoarjo waspada karena cuaca ekstrim diperkirakan masih terjadi sampai akhir tahun 2021. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi badai La Nina akan terjadi di bulan Desember atau akhir 2021.

“Tak keluar rumah dan menghindari berteduh dibawah pohon bila kondisi hujan disertai angin kencang. Prakiraan cuaca yang dikelurkan BMKG juga bisa dijadikan rujukan untuk antisipasi,” kata Gus Muhdlor saat datang meninjau lokasi rumah warga di Desa Kedungkendo bersama Kepala BPBD Dwijo Prawito, Kepala Dinas Sosial Asrofi dan Baznas Sidoarjo Kamis, (11/11).

Data awal ada 11 rumah warga desa Kedungkendo yang rusak dan 5 bangunan non rumah, termasuk 1 Gedung SDN Kedungkendo, 1 Sekolah PAUD dan 1 Masjid. Semua sudah dalam proses penanganan Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Sidoarjo.

Bupati Gus Muhdlor sudah menginstruksikan ke BPBD untuk segera memperbaiki rumah warga yang rusak termasuk kubah Masjid yang ikut terkena angin juga diminta segera diperbaiki. Selain mendapat bantuan bahan material perbaikan, warga juga mendapat bantuan dua paket sembako dari Dinas Sosial dan Baznas Sidoarjo.

“Sudah kita cek dan secepatnya akan dilakukan perbaikan. Mohon warga saling mengingatkan tetap waspada dan hati – hati karena memang kondisi cuacanya ekstrim,” terangnya. Bupati Gus Muhdlor juga sudah menyiagakan satgas penanggulangan bencana yang bergerak mengantisipasi kejadian lanjutan.

Termasuk antisipasi banjir. “Satgas penanggulangan bencana sudah kita siagakan, siap siaga 24 jam membantu warga. Dinas PU BM Sumber Daya Air sampai hari ini masih terus melakukan pengerukan kali,” pungkasnya. (rin)

Pembangunan Jalan Beton, Perbaikan Infrastruktur Dikebut

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pembangunan jalan beton untuk perbaikan infrastruktur terus dikebut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali. Sejumlah ruas sudah berhasil dituntaskan. Seperti Jalan Raya Becirongengor Wonoayu, Jalan Raya Buncitan Sedati, dan Jalan Mangkurejo Sedati.

Ketiga jalan itu sebelumnya rusak parah dan berlubang. Selain sudah dibeton, ketiga ruas jalan itu juga dibangun drainase yang berfungsi untuk mengalirkan air. Sehingga jalan beton tidak mudah rusak.

“Masih ada beberapa titik lagi yang akan kita tuntaskan tahun ini. Seperti di Jalan Raya Banjarasri – KUD Minad Wismasamudra di Tanggulangin,” kata Muhdlor, Kamis (11/11). Bupati Muhdlor sempat mengunggah sejumlah hasil pembangunan dan perbaikan jalan di instagram pribadinya, @ahmadmuhdlorali.

“Betonisasi terus berjalan. Ruas-ruas jalan yang disentuh terus bertambah luas. Memang masih belum semuanya. Tapi Insya Allah kita terus gas berkelanjutan,” tulis Gus Muhdlor, sapaan akrabnya. Dia menambahkan, daftar jalan yang akan dibetonisasi tahun depan sudah ada.

“Semoga tak ada lagi yang menyebut Sidoarjo daerah jeglongan sewu (seribu lubang). InsyaAllah akan berubah jadi daerah sewu (seribu) peluang karena infrastruktur yg jauh lebih baik,” paparnya. Gus Muhdlor mengatakan, pembangunan infrastruktur tentu akan berimbas pada perbaikan jalur distribusi barang dan mobilitas orang. Semuanya itu akan mendorong pemulihan ekonomi.

“Disamping dampaknya ke perekonomian secara makro, optimalisasi pembangunan infrastruktur jalan ini bakal berdampak langsung ke penyerapan tenaga kerja dan bergeliatnya sektor-sektor usaha di lokasi pembangunan,” jelas alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Masyarakat, kata Gus Muhdlor, bisa menyampaikan langsung ke Pemkab Sidoarjo jalan mana saja yang menjadi skala prioritas untuk dikerjakan. Masukan dari masyarakat akan menjadi pertimbangan dalam menentukan skala prioritas.

“Silakan warga menyampaikan masukan langsung ke kita, bisa juga lewat media sosial. Nanti akan kita petakan dan kita lihat masukan dari warga Sidoarjo jalan mana yang masuk skala prioritas untuk segera dibeton,” pungkasnya. (rin)

Jaringan 4G XL Hadir di 54 Kecamatan di Lombok, Siap Dukung World Superbike di Mandalika

0

Mataram, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi, karena itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) memastikan jaringan 4G di Lombok dalam kondisi prima dan siap menyambut pergelaran World Superbike (WSBK) 2021 di Sirkuit Mandalika, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, 19 – 21 November.

Sedikitnya ada 9 BTS 4G yang telah disiapkan untuk meng-cover seluruh Mandalika, termasuk sirkuit dan area wisata di sekelilingnya, yang di dalamnya terdapat puluhan hotel besar dan kecil, restoran, dan berbagai penunjang pariwisata lainnya.

XL juga menyiagakan satu unit mobile BTS untuk mengantisipasi lonjakan trafik saat event balap dunia tersebut berlangsung. Direktur & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, sirkuit Mandalika dan dua event balap dunia ini telah lama ditunggu oleh publik Indonesia.

Pemerintah pun memberikan perhatian yang sangat besar. Hajatan ini sekaligus juga dijadikan momentum untuk pemulihan dunia wisata di Lombok dan Indonesia. Sudah selayaknya, XL Axiata sebagai operator dengan jumlah pelanggan terbesar di Lombok juga memberikan dukungan penuh, dengan menyediakan jaringan 4G secara memadai.

Sebagai bagian dari masyarakat Lombok, kami juga ikut bergembira dengan hadirnya ajang dunia di sirkuit yang juga spektakuler ini. Gede menambahkan, potensi lonjakan trafik di area Mandalika sangat mungkin bisa terjadi saat kedua event balap dunia, WSBK dan MotoGP, berlangsung.

Meskipun mungkin penonton di dalam sirkuit masih dibatasi, namun kemungkinan besar masyarakat lokal maupun dari luar Lombok akan tetap berdatangan ke Mandalika. Event besar ini juga akan bisa menarik wisatawan asing untuk datang.

Apalagi, sebagai destinasi wisata super prioritas, Mandalika juga memiliki sejumlah area wisata yang juga menarik, yang juga menjadi daya tarik pelancong. Semakin banyak orang datang ke area tersebut, kebutuhan atas jaringan data yang berkualitas juga dipastikan akan meningkat. Peningkatan kualitas jaringan 4G tidak hanya sebatas di Mandalika.

XL Axiata juga memperluas jaringan 4G ke seluruh penjuru Lombok, baik untuk peningkatan kualitas layanan data dan suara di wilayah perkotaan, maupun perluasan ke area-area yang sebelumnya memang belum terjangkau.

Saat ini, di 54 kecamatan dan 5 kabupaten/kota di Lombok kini telah terlayani oleh layanan 4G XL Axiata. Total ada lebih dari 4 ribu BTS di seluruh Lombok, dengan 1.700 di antaranya BTS 4G. Jumlah BTS 4G tersebut masih akan terus meningkat mengingat saat ini XL Axiata juga masih melakukan perluasan di semua kabupaten yang ada di Lombok.

Khusus untuk BTS-BTS yang menjangkau area sirkuit Mandalika, XL Axiata akan menerapkan teknologi terbaru yaitu  Massive MIMO.  Dengan teknologi ini ke depannya dapat memberikan layanan data yang lebih baik karena dapat meningkatkan kapasitas data.

“Keberadaan jaringan 4G di Mandalika dan seluruh desa/kelurahan di Lombok ini juga merupakan implementasi atas komitmen XL Axiata untuk  turut mendorong peningkatan literasi digital bagi masyarakat yang bermukim hingga pelosok pedesaan.

Tersedianya jaringan internet yang berkualitas dan literasi digital yang juga terus meningkat akan mendorong produktivitas serta membantu masyarakat beradaptasi dengan berbagai sarana ekonomi digital,” lanjut Gede.

Selain perluasan dan penambahan BTS, XL Axiata juga terus melakukan penambahan kapasitas jaringan 4G baik dari sisi radio maupun transmisi, serta melalui fiberisasi. Kini sebagian besar BTS di Lombok telah terfiberisasi dan akan terus meningkat.

Sementara itu, sejak awal tahun 2021 hingga saat ini sekitar 575 BTS telah ditingkatkan kapasitasnya. Selama setahun terakhir di dalam bayang-bayang pandemi, trafik data XL Axiata di Lombok tetap mengalami peningkatan sekitar 39 persen, dengan kenaikan trafik tertinggi ada di Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok.

Di sejumlah kawasan wisata paling popular di Lombok, XL Axiata juga secara khusus memastikan kualitas jaringan data. XL Axiata telah menyiapkan 5 BTS 4G di Sembalun, 1  BTS di kawasan Gunung Rinjani dan Danau Segara Anak, 1 BTS 4G di Pink Beach Lombok Timur, 7 BTS 4G di Gili Trawangan,  1  BTS 4G di Desa Sade,11 BTS 4G di Sengigi, dan 3 BTS 4G di Narmada.

Sementara itu, untuk menopang kebutuhan Mataram sebagai kota terbesar dan teramai, XL Axiata mengoperasikan 146 BTS, sedangkan di Bandar Udara Internasional Lombok Zainuddin Abdul Madjid sudah beroperasi 3 BTS 4G dan Pelabuhan Lembar 2 BTS 4G.

Ke-19 desa wisata yang popular sebagai tujuan pelancong juga sudah terlayani oleh jaringan 4G XL Axiata, termasuk Desa Selong Belanak, Desa Kopang Rembiga, Desa Bilibante, Desa Aik Dareq, Desa Kembang Kuning, Desa Sembalun, dan Desa Pringgasela.

Lalu Desa Seruni Mumbul, Desa Sembalun Bumbung, Desa Paremas, Desa Sugian, Desa Mamben Baru, Desa Senaru, Desa Malaka, Desa Jenggala, Desa Pemenang Barat, Desa Sesaot, Desa Sekotong Tengah dan Desa Sedau.

Dengan kapasitas dan infrastruktur yang tersedia, XL Axiata optimis akan bisa memberikan layanan telekomunikasi dan data secara maksimal di area-area wisata tersebut. Saat ini, jaringan XL Axiata untuk area NTB ditopang lebih dari 5.700 BTS, termasuk lebih dari 2.200 BTS 4G.

Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas, dan XL Axiata terus berinvestasi untuk jaringan fiber, transmisi, backhaul, modernisasi jaringan, dan berbagai upgrade jaringan lainnya untuk meningkatkan stabilitas, kapasitas jaringan, dan kualitas layanan seiring dengan terus meningkatnya trafik layanan data. (bw)

Pasca Bencana di Batu, Mobil Klinik Indosat Ooredoo Salurkan Bantuan Korban Banjir

0

Batu, (pawartajatim.com) – Cuaca ekstrim yang ditandai dengan meningkatnya curah hujan beberapa waktu belakangan ini mengakibatkan sebagian daerah mengalami bencana hidrometeorologi. Yaitu, banjir bandang, angin kencang, dan tanah longsor.

Intensitas hujan yang tinggi terjadi di Kota Batu, Jawa Timur/Jatim, menyebabkan bencana banjir bandang 4 November lalu yang menerjang enam desa dan menelan korban jiwa. Indosat Ooredoo mewujudkan komitmennya membantu masyarakat yang tertimpa bencana dengan mengoperasikan Mobil Klinik setelah ditetapkannya status tanggap darurat Pemerintah Kota Batu.

Kegiatan layanan kesehatan untuk warga. (foto/ist)

Berkolaborasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD dan apparat pemerintah setempat, Mobil Klinik Indosat Ooredoo menyalurkan paket makanan siap santap, bahan pokok, layanan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan, serta bantuan komunikasi gratis kepada masyarakat yang terpaksa mengungsi.

“Mewakili manajemen dan karyawan Indosat Ooredoo, kami menyampaikan keprihatinan dan rasa berduka yang mendalam kepada masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Kota Batu. Program Mobil Klinik merupakan wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial Indosat Ooredoo kepada masyarakat Indonesia, khususnya di masa yang penuh tantangan ini,” kata SVP – Head of Corporate Communications Indosat Ooredoo, Steve Saerang.

Mobil Klinik Indosat Ooredoo menyalurkan bantuan berupa paket makanan siap santap dan bahan pokok pada H+1 bencana banjir kepada masyarakat di Dusun Keliran, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

Pada H+3, Mobil Klinik kembali diturunkan untuk memberikan layanan pemeriksaan kesehatan dan bantuan komunikasi gratis di Dusun Tlogorejo, Kecamatan Bumiaji. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan derita masyarakat yang terdampak bencana di wilayah Kota Batu,” tutup Steve. (bw)

Di Hari Pahlawan, Wali Kota Eri: Semangat, Kita Hadapi Pandemi Covid-19

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Di momen Peringatan Hari Pahlawan, Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi bersama Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyempatkan diri berziarah ke Taman Makam Pahlawan (TMP) di Jalan Kusuma Bangsa, Rabu (10/11). Kegiatan tabur bunga ini dilakukan seusai pelaksanaan upacara di halaman Balai Kota Surabaya.

Saat ziarah di TMP, Wali Kota Eri dan Wawali Armuji, juga didampingi oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Surabaya. Mereka diantaranya, Kapolrestabes Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya, Ketua DPRD Kota Surabaya, Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan masih banyak lainnya.

Acara di TMP berjalan begitu khidmat. Wali Kota Eri sempat menaruh karangan bunga di patung perjuangan. Setelah itu, dilanjutkan dengan menabur bunga di beberapa makam pahlawan bersama Wawali Armuji serta Forkopimda Surabaya.

Diperingatan Hari Pahlawan kali ini, Wali Kota Eri memaknainya dengan cara berbeda. Yaitu mencontoh semangat perjuangan dari para pahlawan dalam menghadapi pandemi Covid-19 serta memulihkan perekonomian masyarakat Kota Surabaya.

“Kalau zaman dulu para pahlawan berjuang melawan penjajah tanpa mengenal lelah. Di hari ini, semangat para pahlawan kita keluarkan dari dalam diri kita untuk menghadapi pandemi Covid-19, semangat itu yang harus kita gelorakan terus,” kata Wali Kota Eri.

Para rombongan melanjutkan berjalan menuju ke area makam sembari membawa keranjang bunga. Di makam pertama, Wali Kota Eri bersama istrinya Rini Indriyani menyempatkan diri menabur bunga di salah satu makam pahlawan. Makam tersebut adalah tempat peristirahatan terakhir pahlawan berpangkat Letnan Kolonel, yakni Kyai Hadji Moestofa Kamil.

Menurut sejarah, Kyai Hadji Moestofa merupakan seorang ulama yang datang dari Garut, Jawa Barat, bersama 16 orang santrinya untuk ikut bertempur di Kota Pahlawan. Tak hanya menaburkan bunga di makam Letnan Kolonel Kyai Hadji Moestofa Kamil saja.

Wali Kota Eri bersama jajaran Forkopimda Surabaya juga menaburkan bunga ke makam pahlawan lainnya. Yakni, mantan Gubernur Jawa Timur, Kyai Samadikoen serta makam pahlawan yang tidak dikenal.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya itu menambahkan, untuk menjadi sebuah kota yang hebat, harus mencontoh kegigihan para pahlawan yang telah gugur di pertempuran zaman dulu.

“Bagaimanapun perjuangan dan rasa pantang menyerah itu harus kita contoh. Agar Kota Surabaya menjadi kota yang hebat dan bisa menyelesaikan semua permasalahan. Yang terpenting kita bisa bersama-sama mengatasi pandemi Covid-19,” pungkasnya. (ko)