Program Kurma Sediakan Bantuan Modal Rp 50 Juta untuk Emak-emak

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali menyiapkan program Kartu Usaha Perempuan Mandiri/Kurma sebagai instumen pemulihan ekonomi sekaligus melindungi warga dari jerat pinjaman online (pinjol) ilegal yang kini marak dikeluhkan. Program Kurma akan menyediakan bantuan modal Rp 5 juta – Rp 50 juta untuk para perempuan alias emak-emak.

”Sekarang sedang kita finalisasi skemanya, Insya Allah tidak lama lagi tuntas. Dan kita bisa luncurkan program ini awal 2022. Harapannya tentu bisa mendorong spirit kewirausahaan kaum perempuan sehingga bisa ikut memulihkan ekonomi,” ujar Muhdlor, Selasa (9/11).

Bupati berusia muda itu mengatakan, menggelorakan gerakan kewirausahaan adalah salah satu jalan pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19. Semakin banyak warga berani berwirausaha, maka roda ekonomi bakal berputar dan bisa tercipta peluang kerja. Namun, salah satu tantangannya adalah soal kebutuhan permodalan.

”Jangan sampai warga ingin berwirausaha tapi mengakses pinjol ilegal dengan bunga mengerikan, dengan skema bunga berbunga yang mencekik. Saya tidak mau warga Sidoarjo mengalami hal itu. Maka kita siapkan program Kurma ini,” tuturnya.

Muhdlor mengatakan, saat ini skema program sedang dituntaskan. Di antaranya terkait fokus sasaran yang diprioritaskan ke kecamatan dengan tingkat kemiskinan paling tinggi di antara kecamatan lainnya.

”Ada juga sedang kita susun ini untuk perempuan korban PHK akibat pandemi, perempuan kepala keluarga, serta perempuan korban kekerasan sehingga beliau-beliau bisa bangkit, mandiri ekonominya, bahkan bisa membuka lapangan kerja bagi warga sekitar,” tutur Gus Muhdlor, sapaan akrabnya.

Muhdlor menambahkan, nantinya para perempuan itu tidak hanya diberi bantuan modal, tetapi juga didampingi dengan pelatihan manajemen, pemasaran digital, pendampingan legalitas usaha, hingga sertifikasi usaha.

”Jadi semua digerakkan paralel. Yang masuk program Kurma ini, nantinya juga diberi Nomor Induk Berusaha (NIB) dari sisi perizinan. Meskipun dia ultra mikro tetap usahanya punya izin sehingga ke depan bisa mengakses berbagai program pemerintah lainnya yang selalu mensyaratkan adanya NIB,” ujarnya.

”Selain itu, warga juga akan langsung didampingi untuk mendapatkan sertifikasi atau dokumen penunjang sesuai jenis usahanya. Misalnya dia usaha olahan makanan, dinas terkait langsung mengawal, misalnya untuk pemberian PIRT,” papar Gus Muhdlor.

Dia menambahkan, selain menyiapkan program Kurma berupa bantuan modal ini, sebelumnya Pemkab Sidoarjo sudah meluncurkan Kredit Usaha Rakyat Daerah/Kurda ”Sayang” dengan bunga hanya 3 persen per tahun, di bawah skema normal KUR dari pemerintah yang bunganya 6 persen.

”Insya Allah kita siapkan pengembangan kewirausahaan untuk pemulihan ekonomi ini secara terintegrasi. Dari hulu soal permodalan dan perizinan, misalnya. Dihilir nanti kita bantu dengan pemasaran termasuk pendampingan digital marketing.  Kita optimistis ini bisa berkontribusi memulihkan. (no)

Pasutri Wakil Rakyat ini Sidak ke TPA Jabon

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Persoalan sampah menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, setelah Tempat Pembuangan Sampah Akhir/TPA di Jabon yang baru-baru ini overload dan meluber. Akibatnya warga mengeluh karena sampah di tempat tinggal sudah beberapa hari menumpuk dan berbau karena tidak diangkut oleh petugas sampah ke TPA.

Mendapat keluhan masyarakat yang disampaikan baik secara langsung maupun melalui timnya, Pasutri anggota dewan H Rahmat Muhajirin SH anggota Komisi II DPR RI dan Hj Mimik Idayana, anggota Komisi D DPRD Sidoarjo langsung melakukan sidak ke TPA Jabon, Selasa (9/11).

Di lokasi TPA, pasutri politisi dari Fraksi Gerindra ini, mendapat penjelasan langsung dari Edi Sulaksono SE, Kasi pengelolaan sampah juga Plt KUPT TPA Jabon, terkait kondisi pengelolaan sampah. Setiap hari menurut Edi, ada sekitar 500 ton sampah yang dikirim ke TPA ini. Setidaknya ada sekira 120 truk pengangkut sampah yang setiap hari masuk ke sana.

Ketinggian tumpukan sampah, menurut Edi, sudah diatas 10 meter. Bahkan, ada sisi yang sudah 30 meter, dan space yang tersisa hanya kisaran 20 meter kubik. “Ratusan truk setiap hari beraktivitas seperti itu,” jelas Edi.

Muatannya bermacam-macam. Dump truk misalnya, bisa memuat 9-10 ton sekali angkut. Sampai saat ini, TPA Jabon masih menggunakan sistem open dumping. Sampah dari truk, diangkat dengan alat berat, ditumpuk dan kemudian diratakan.

Memang ada alat komposting dan pencacah sampah. Namun belum sepenuhnya beroperasi. Melihat kondisi gunungan sampah di TPA Jabon, anggota Komisi II DPR H Rahmat Muhajirin menyatakan kondisi TPA Jabon belum dalam status ‘darurat sampah’.

Pasalnya, kondisi TPA Jabon yang luasnya 28 hektare, sedang yang dipakai untuk menampung sampah baru sekitar 8 hektare jadi masih sangat cukup untuk menampung sampah. “Kalau darurat sampah nampaknya masih jauh, namun bukan berarti itu membuat kita terlena dan diam saja dengan kondisi sampah saat ini,” ujar Rahmat Muhajirin.

Karena itu, Rahmat Muhajirin, menyampaikan agar darurat sampah tidak benar-benar terjadi di Sidoarjo, dirinya berharap ada langkah pemilahan sampah mulai dari hulunya yakni dari rumah tangga.

“Kita imbau para ibu rumah tangga untuk memilah sampah mulai dari rumah sebelum dibawa ke TPST, ini untuk mengurangi volume sampah sehingga saat berada di TPA, kondisi sampah sudah terurai dan mudah diolah.

Anggota Komisi D DPRD Sidoarjo Hj Mimik Idayana, menambahkan dirinya akan mendorong ibu-ibu untuk lebih mendayagunakan bank sampah di tempat tinggalnya guna memilah sampah. “Melalui Dawisnya masing-masing, ibu-ibu kita dorong lebih aktif memilah sampah yang bisa didayagunakan secara ekonomis untuk dibawa ke bank sampah sehingga sampah yang sudah dipilah bisa dijual lagi dan ini tentu bisa membantu ekonomi ibu rumah tangga,” katanya.

Hj Mimik Idayana, saat berikan bantuan sembako kepada ibu dan bapak petugas pemilahan sampah TPA Jabon Hj Mimik Idayana juga meminta kades untuk memanfaatkan Bumdes untuk membeli barang hasil pemilahan yang dilakukan ibu-ibu dengan harga kompetitif sehingga bank sampah di setiap pemukiman berjalan dengan lancar.

“Kalau barang sampah rumah tanggal hasil pemilahan bisa dijual dan menghasilan uang, pasti ibu-ibu akan semangat melakukan pemilahan karena sudah ada yang membelinya,” tegasnya.

Sementara itu, Pemkab Sidoarjo dalam jangka pendek selain akan mengoperasionalkan Sanitary Landfile di TPA Jabon untuk penanganan Sampah juga akan memperbanyak TPST Kawasan (Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu).

Selain itu, sampah yang ada di TPST dan TPA Jabon juga akan diolah menjadi Briket. Hal itu disampaikan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor) saat melakukan sidak di Tempat Pembuangan Akhir/TPA Jabon, Rabu (3/11).

Penanganan sampah menurut Gus Muhdlor menjadi tanggung jawab bersama. Mulai dari hulu sampai hilir harus bersama – sama memikirkan secara bersama. (no)

BNN Sidoarjo Tangkap Dua Pengedar Narkotika

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Perempuan dan seorang anak diperalat bandar obat-obatan terlarang. Keduanya terjerumus dalam narkotika berjenis sabu-sabu diringkus Badan Narkotika Nasional/BNN Sidoarjo, di sebuah tempat kosan yang berada di Dusun Sekelor Utara, Desa Watutulis Prambon.

Kedua pengedar narkotika yakni RWA (17) dan Wieke Lia Ariessia Wati (31) warga Desa Katerungan Krian saat ditangkap oleh BNNK Sidoarjo pada 5 November, keduanya membawa barang bukti sabu-sabu seberat 49,8 gram.

Kepala BNNK Sidoarjo, AKBP Toni Sugiyanto, mengungkapkan, penangkapan kedua pelaku berawal dari informasi masyarakat tentang adanya transaksi narkoba yang dilakukan di dua tempat yaitu Krian dan Prambon.

“Dari informasi masyarakat langsung kami tindaklanjuti untuk melakukan penyeledikan di kawasan tersebut,” ujar Toni saat digelarnya Press Release di halaman kantor BNNK Sidoarjo, Senin (8/11). Saat dilakukan penyelidikan petugas BNNK Sidoarjo, mendapati sebuah rumah kosan yang berada di Desa Watutulis, Kecamatan Prambon, sebagai tempat transaksi. Petugas melakukan penggledahan di dalam kamar dan menggledah tubuh tersangka petugas berhasil menemukan sabu di dalam saku jaket RWA dan di dalam dompet milik Wieke.

Toni menjelaskan, pengakuan dari kedua tersangka, mereka mendapatkan barang haram tersebut, dari seseorang yang bernama Amin setatus DPO dengan harga Rp 1.1 juta setiap gramnya. “Jadi barang haram itu di kirim ke tersangka dengan cara diranjau lalu pembayarannya dengan cara transfer, kemudian barang itu di jual oleh tersangka kepada para pelanggannya,” tandasnya.

Untuk mempertanggung jawabkan kedua pelaku di ancam dengan kurungan 20 tahun dengan pasal 114 ayat 2 dan pasal 132 UU RI nomor 35 tahun tentang narkotika. Saat ini, petugas tengah melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku juga kepada para pembelinya untuk dilakukan rehabilitas secara gratis. Dan bandar akan terus dikejar. (no)

Pemkot Gandeng APPBI, Gelar Level-1 Salebration di 27 Mall Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Setelah Kota Surabaya memasuki PPKM level 1, Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya gencar melakukan pemulihan ekonomi. Setelah sebelumnya sukses menggelar Surabaya Fashion Week (SFW) 2021, kini Pemkot Surabaya menggandeng Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Jatim bakal menggelar “Level-1 Salebration” di 27 mall se-Surabaya atau semua mal di Kota Surabaya.

Rencananya, event ini dibuka Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, di Tunjungan Plaza Surabaya. Event yang akan dibuka tepat pada Hari Pahlawan (10 November 2021) itu, akan digelar mulai 10-21 November 2021.

Selama event ini, 27 mal se-Kota Surabaya akan menyediakan diskon besar-besaran hingga 70 persen. Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya Wiwiek Widayati, mengatakan tujuan digelarnya acara ini untuk mengoptimalkan kembali pergerakan ekonomi di Kota Surabaya.

Apalagi, sejak Surabaya level 1, okupansi pengunjung di mall sudah mulai meningkat, sehingga dengan adanya event ini diharapkan bisa semakin meningkat kembali okupansi tersebut. Pihaknya sengaja memulai event ini pada Hari Pahlawan karena kami ingin mengajak semua pihak untuk bangkit bersama-sama memulihkan ekonomi Surabaya.

‘’Artinya, protokol kesehatan diterapkan dan pergerakan ekonomi terus dijalankan supaya lebih baik lagi ke depannya,” kata Wiwiek, saat jumpa pers di kantor Bagian Hubungan Masyarakat/Humas Kota Surabaya, Selasa (9/10).

 Menurut Wiwiek, dengan banyaknya pengunjung ke mal, maka roda perekonomian Surabaya bisa semakin berputar. Ia mencontohkan ketika pengunjung itu parkir di mal dan makan di restoran mal, tentunya di situ ada pajak yang bisa menjadi pemasukan bagi pemkot, dan para pelaku usaha di mal itu bisa mendapatkan pemasukan lebih.

“Disinilah roda perekonomian Surabaya akan berputar dan perekonomian Surabaya akan bangkit,” tegasnya. Sementara itu, Ketua Bidang Kerjasama Pemerintahan DPD APPBI Jawa Timur/Jatim Eka Hendrawan, mengatakan, pemkot bersama APPBI memiliki tujuan yang sama untuk bersama-sama membangkitkan perekonomian di Kota Surabaya, terutama setelah pandemi Covid-19 ini landai dan Surabaya memasuki level 1.

“Sebenarnya kondisi mall sudah mulai membaik dan okupansinya sudah mencapai 60 persen mulai Surabaya memasuki level 1, terutama ketika anak-anak diperbolehkan masuk mal,” kata Eka Hendrawan.

 Adapun salah satu cara dalam membangkitkan perekonomian itu dengan menggelar Level-1 Salebration. Ia memastikan acara ini disambut antusias oleh para pemilik tenant di 27 mall se Kota Surabaya.

Makanya, mereka pun ramai-ramai mengikuti event ini dengan menyediakan diskon besar-besaran hingga 70 persen. Bagi mereka, ini momentum untuk menaikkan penjualannya, karena selama pandemi penjualannya menurun drastis.

‘’Jadi, ini hampir diikuti oleh semua tenant dan hampir semua jenis barang di 27 mal se Surabaya,” tegasnya. Karena itu, ia berharap warga Surabaya dan luar Surabaya memanfaatkan event ini untuk berbelanja maupun berkunjung ke mall.

Namun, ia mengingatkan harus tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah, karena semua mal di Surabaya itu pasti mematuhi prokes ketat, termasuk cek in menggunakan aplikasi PeduliLindungi.

“Jadi, kita gerakkan ekonomi tapi juga harus tetap mematuhi protokol Kesehatan/prokes yang ketat,” pungkasnya. (ko)

Kembangkan Potensi, Wali Kota Eri, Gandeng Enam Perguruan Tinggi

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Pemerintah Kota/Pemkot Surabaya berupaya bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai pihak dalam mengembangkan potensi. Hal ini dibuktikan dengan menggandeng enam perguruan tinggi yang ada di Kota Pahlawan.

Pertemuan tersebut berlangsung di ruang kerja Wali Kota Surabaya, Balai Kota Surabaya, Selasa (9/11). Hadir dalam pertemuan itu Rektor Universitas Airlangga/Unair Prof Mohammad Nasih, Rektor Institut Sepuluh Nopember/ITS Prof Mochamad Ashari, Wakil Rektor I Universitas Pembangunan Nasional/UPN Sukenda, Rektor Universitas Ciputra/UC Ir Yohannes Somawiharja, Rektor Universitas Kristen Petra/UK Petra Prof Djwantoro Hardjito, dan Rektor Universitas Surabaya/Ubaya Benny Lianto.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, meminta saran dan pendapat kepada para Rektor untuk proses pengembangan potensi yang ada di Kota Surabaya. Hal ini bertujuan agar perguruan tinggi bisa menerjunkan para pengajar dan mahasiswanya untuk membangun Kota Surabaya.

“Surabaya ini memiliki banyak perguruan tinggi yang hebat, tentunya kami tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya kolaborasi dengan semua pihak. Makanya saya minta masukan untuk menggerakkan kekuatan ini dengan mengumpulkan perguruan tinggi swasta dan negeri, untuk menjadi bagian dalam pembangunan Kota Surabaya,” kata Wali Kota Eri.

Usai mendengar saran dan pendapat dari para rektor perguruan tinggi, Wali Kota Eri, menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan keterlibatan dan peran para anak muda, khususnya mahasiswa untuk membangkitkan potensi yang ada di Kota Surabaya.

Sebab, kata dia, hal ini selaras dengan program Kampus Merdeka, dimana memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa untuk berkegiatan di luar Perguruan Tinggi. “Kalau mahasiswa juga ikut diterjunkan, maka akan banyak inovasi yang akan diciptakan. Bayangkan jika mereka bisa ikut mencegah bayi stunting, mendesain ulang SWK dengan suasana baru, membangkitkan potensi wisata Jalan Tunjungan dan masih banyak yang lainnya,” terang dia.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Kota Surabaya itu berharap, ke depan akan banyak kegiatan-kegiatan di perguruan tinggi yang nantinya bisa diprioritaskan untuk Kota Surabaya. Seperti halnya Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang bisa difokuskan untuk beberapa wilayah di Kota Surabaya.

“Surabaya ini juga masih ada yang perlu diperbaiki, harapan saya KKN nanti juga bisa dilakukan di Surabaya. Maka akan banyak wilayah yang bisa kita kembangkan potensinya. Semoga desain planing kami ini, bisa segera dieksekusi,” pungkasnya. (ko)

Kemitraan Indosat Ooredoo – Google, Percepat Digitalisasi UMKM

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Kemitraan diinisiasi Indosat Ooredoo dan Google Cloud untuk mempercepat transformasi digital di seluruh segmen konsumen dan enterprise di Indonesia Selasa (9/11). Hal itu, sejalan dengan tujuan program pengembangan ekonomi digital pemerintah Indonesia, kemitraan ini akan melayani UMKM Indonesia sebagai segmen target prioritas, dan mencakup banyak bidang yang menjadi inti dari keunggulan kedua perusahaan.

“Kami memahami dampak signifikan pandemi terhadap UMKM di Indonesia dan kemitraan ini akan menghadirkan produk dan layanan digital baru dan luar biasa yang dibutuhkan bisnis ini untuk berkembang,’’ kata Ahmad Al-Neama, President Director and CEO Indosat Ooredoo.

Melalui kemitraan ini, kata dia, Indosat Ooredoo akan menawarkan solusi digital UMKM berbasis cloud dan berkemampuan 5G yang akan memberdayakan model bisnis baru dan memungkinkan mereka untuk memanfaatkan pasar dan peluang baru yang sebelumnya tidak mungkin.

Pihaknya menantikan kolaborasi yang panjang dan penuh manfaat dengan Google yang akan mempercepat digitalisasi di kalangan UMKM dan transformasi Indonesia menjadi masyarakat digital. Adapun pilar kemitraan strategis yang disepakati akan mendorong kedua perusahaan bekerja sama, transformasi UMKM Indonesia secara digital di seluruh proses bisnis mereka.

Indosat Ooredoo dan Google Cloud akan menciptakan marketplace yang dipersonalisasi dengan penawaran software-as-a-service dengan tujuan mendigitalkan UMKM sepenuhnya sejak mereka memulai bisnis mereka, dan di setiap tahap perjalanan bisnis mereka.

Ini dapat mencakup membangun kehadiran online dengan Google My Business, meningkatkan produktivitas mereka dengan Google Workspace, memperluas dan mengotomatiskan bisnis mereka dengan AI/ML, dan memberikan layanan pelanggan yang lebih baik dengan analitik data cerdas di cloud, serta banyak lagi.

Transformasi perusahaan dan komunitas secara digital dengan kekuatan 5G, bersama-sama, kedua perusahaan akan membangun portofolio solusi 5G edge computing yang menyatukan jaringan Indosat Ooredoo, teknologi terdepan Google Cloud, dan edge computing untuk membantu perusahaan mengatasi tantangan bisnis nyata di seluruh industri.

Dengan menghadirkan komputasi dan kemampuan Google Cloud yang canggih, pelaku bisnis dapat memindahkan infrastruktur dari lokasi terpusat ke edges ini dan menjalankan aplikasi lebih dekat ke pengguna, serta membangun pengalaman yang mengubah industri ritel, perawatan kesehatan, manufaktur, hiburan, dan banyak lagi.

Aspek kunci lainnya dari pilar kemitraan ini adalah Indosat Ooredoo dan Google Cloud menjajaki pengembangan managed services B2B security untuk meningkatkan ketahanan mereka dan melindungi perusahaan dari risiko cybersecurity.

Transformasi digital operasional Indosat Ooredoo, untuk melanjutkan inovasinya dan membangun organisasi yang mengutamakan cloud, Indosat Ooredoo akan memodernisasi infrastruktur dan aplikasinya di Google Cloud.

“Kunci untuk menghadirkan aplikasi generasi berikutnya dan menciptakan pengalaman baru pelanggan dengan Indosat Ooredoo adalah budaya kami bersama untuk inovasi. Kami senang berkerja sama dengan Indosat Ooredoo untuk membantu mendigitalkan bisnis dari semua jenis perusahaan di Indonesia, dan juga membantu Indosat Ooredoo menciptakan new engine untuk inovasi dan pertumbuhan jangka panjang,” kata Rob Enslin, President, Google Cloud. (bw)

Ada Lima Cara Pelanggaran Cukai Rokok

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Rizki Satria dari tim penyuluh dan layanan informasi Bea Cukai Sidoarjo, dalam sosialisasi pemberantasan rokok ilegal di Balai Desa Kesambi, Porong, Kamis (4/11). Ada 5 cara pelanggaran dibidang cukai rokok.

Yaitu, mencari keuntungan dangan merugikan negara. Ancaman hukuman bisa 1 sampai 8 tahun. Emak-emak juga dimanfaatkan oleh oknum pembuat rokok polos dengan cara memberikan pekerjaan untuk mengemasi rokok secara sembunyi-sembunyi dengan bayaran Rp 4 juta.

Bagi ibu rumah tangga, pekerjaan tersebut mendatangkan keuntungan tanpa menyadari bahwa itu merugikan negara. Satria menjelaskan, rokok filter dan kretek itu menggunakan pita cukai yang berbeda. Untuk pita filter harga cukainya Rp 500.

Sedangkan pita kretek Rp 100/batang. Oknum pabrik itu menggunakan pita yang Rp 100 itu dilabelkan pada rokok filter. Cukainya memang asli tetapi penggunaannya tidak sesuai dengan aturan.

Bea Cukai akan bertindak terhadap pabrikan rokok yang mencuri dengan memanipulasi pita cukai. Oknum itu merasa bea cukai bisa terkecoh, tentu saja bea cukai merasa mudah saja mengetahui bentuk pencurian semacam ini.

Selebihnya ia mendukung rencana Pemkab Sidoarjo membangun kawasan induatri rokok di desa Candipari, Porong. Pemkab memiliki aset tanah luas di Candipari, lahan itu dulu pernah direncanakan untuk tempat pembuangan sampah namun tidak jadi.

“Dengan merelokasi kawasan industri rokok akan memudahkan pengawasan,” kata Satria. Seperti diketahui Sidoarjo bukan daerah penghasil daun tembakau tapi Sidoarjo penghasil industri rokok rumahan yang banyak disebarkan di luar Jawa.

Bea Cukai juga mengawasi peredaran rokok elektrik atau yang disebut vape. Peredaran rokok elektrik meski tanpa daun tembakau namun juga berbahaya karena ada nikotinnya. Itu diatur dengan cukai rokok.

Peredaran rokok elektrik tidak dipasarkan terbuka namun melalui market place yakni melalui toko online seperti bukalapak, shofee, toko pedia, lazada dan sebagainya. Dijual dengan cara cod. Tim saber bea cukai sudah lama mengawasi. Karena tidak memakai daun tembakau, Liquid cairan dalam rokok elektrik yang jadi sasaran pengenaan pajaknya.

Wildan, S.Sos.Kasi Layanan Informasi Publik Bidang Pengelolaan Informasi & Komunikasi Publik Dinskominfo Sidoarjo menerangkan, Ssosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kontribusi DBHCHT untuk kesehatan masyarakat.

Selain itu juga memberikan wawasan kepada masyarakat, bagaimana cara mengenali rokok ilegal seperti rokok tanpa pita cukai, rokok dengan cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas dan yang terakhir yaitu rokok dengan pita cukai berbeda.

“Juga kita sampaikan tujuan dari kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan terkait manfaat dan dasar – dasar penggunaan DBHCHT, agar setiap daerah bisa membuat perencanaan kerja yang dibiayai DBHCHT pada daerah penghasil cukai sebagai perimbangan yang berkeadilan. Sosialisasi ini sangat penting dilakukan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang kontribusi DBHCHT untuk kesehatan masyarakat, untuk memberikan wawasan kepada masyarakat agar tetap memelihara dan menjaga kesehatan dengan tidak merokok,” ujar Wildan.

Wildan jiga berharap, masyarakat yang mengikuti kegiatan sosialisasi ini, bisa mendapatkan ilmu baru, guna menambah wawasan dan pengetahuan  tentang ketentuan bidang cukai. Serta mampu mengidentifikasikannya, agar wilayah Kabupaten Sidoarjo dapat menekan atau meminimalisir peredaran barang kena cukai ilegal, seperti peradaran rokok ilegal.

“Dengan demikian masyarakat Sidoarjo turut mensukseskan program pemerintah”, paparnya. (no)

Polresta Sidoarjo Juara Dua Bulu Tangkis Beregu Putra

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Polresta Sidoarjo dalam lomba olahraga Kapolda Jatim Cup 2021, dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 2021 berhasil menyabet juara dua yang diraih tim bulu tangkis beregu putra dan juara tiga untuk tenis lapangan beregu putra.

Penghargaan atas prestasi yang diraih tim olahraga Polda Jawa Timur/Jatim dan Polres jajaran tersebut, diberikan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Senin (8/11), di Lapangan Tenis Presisi Mapolda Jatim.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengapresiasi upaya dan semangat anggotanya yang turut bertanding dalam kejuaraan olahraga Kapolda Cup 2021. “Selamat atas prestasi yang kita raih dalam Kapolda Cup 2021. Apapun hasilnya yang penting kita merasakan manfaatnya, bahwa melalui olahraga membuat tubuh kita sehat dan menambah semangat kerja,” ujarnya.

Ia berharap, olahraga bagi anggotanya, tidak hanya selesai di gelaran Kapolda Cup 2021 saja. Namun, terus membiasakan giat olahraga. “Sebelum memulai pekerjaan ke kantor, kalau bisa lakukan olahraga meskipun hanya sebentar. Tujuannya agar tubuh kita sehat, terhindar dari penyakit dan fikiran kita lebih segar usai berolahraga,” imbuhnya.

Sementara itu, terkait lomba Kapolda Jatim Cup 2021, Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta menyampaikan, bahwa hari ini telah selesai kegiatan Kapolda Jatim Cup. Yang paling terpenting adalah kebersamaan.

“Jadi kita membuat olahraga dari kita untuk kita dan semua berjalan lancar sehat dan selamat. Nantinya olahraga ini akan dilaksanakan secara rutin,” jelas Irjen Pol Nico Afinta. Budaya olahraga tolong dilaksanakan di kesatuan masing-masing, bukan karena ada pertandingan maka kita berolahraga. Tetapi dalam kegiatan rutin sehari hari.

“Mari kita semua membuat olahraga menjadi budaya kita,” lanjutnya. Irjen Nico, menyatakan,  olahraga ini membuat hati kita sehat setelah hati sehat beranjak ke pikiran yang sehat dan tentunya perbuatan yang sehat.

“Karena olahraga yang baik rutin maka pekerjaan kita menjadi baik, saya ucapkan terima kasih kepada panitia, peserta dan Pejabat utama, para Kapolres yang membuat sukses acara ini,” tambahnya.

Kedepan tolong ditindaklanjuti, bahwa pembinaan untuk mencari atlet yang baik dari polda jatim dan jajaran menjadi bagian penting. “Kita ketahui ada atlet loncat gala ternyata punya keinginan menjadi anggota Polri,” ucapnya.

Mari kita teliti di sekitar kita di lingkungan kita apakah ada masyarakat ataupun anggota yang berpotensi kita perhatikan menjadi polisi maupun berkarier menjadi polisi.

Berikut nama – nama juara dalam rangka lomba Kapolda Cup 2021.

Cabang Olahraga Bola Volley :

Juara I Gabungan dari Dit Samapta dan Biro SDM Polda Jatim

Juara II Ditlantas Polda Jatim

Juara III Polres Pacitan

Juara IV dari Polres Ngawi.

Cabang Olahraga Bulu Tangkis :

Juara 1 Tim Polda Jatim Satu

Juara II Polresta Sidoarjo

Juara III Polres Tulungagung

Juara IV Polrestabes Surabaya

Cabang Olahraga Tenis Lapangan :

Juara I Tim Polda Jatim

Juara II Polres Bojonegoro

Juara III Polresta Sidoarjo

Juara IV Polrestabes Surabaya. (no)

Deltras Sidoarjo Optimis Sapu Bersih Setiap Pertandingan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Tim kebanggaan warga Sidoarjo, Deltras Sidoarjo optimis mengarungi Liga 3 dengan semangat optimis meraih kemenangan pada setiap pertandingan. CEO Deltras Sidoarjo, Amir Burhanuddin, mengatakan, manajemen optimis akan menyapu bersih setiap pertandingan yang akan dihadapi oleh tim berjuluk The Lobster.

“Untuk target, sama target kita adalah mengikuti kompetisi ini dengan baik dan berusaha maksimal mungkin untuk memenangkan setiap pertandingan. Mengenai promosi Liga 2 bagi kami adalah sekedar hadiah, tapi yang pasti kami berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan setiap pertandingan,” kata Amir, di Sidoarjo Minggu (7/11).

Ia menilai, semua ini tak lepas dari partisipasi masyarakat Kabupaten Sidoarjo karena launching ini langsung diinisiasi masyarakat. “Yaaa…., ini tak lepas dari partisipasi masyarakata seperti apa yang saya sampaikan tadi, kehadiran Deltras kali ini disambut oleh masyarakat termasuk hari diinisiasi murni oleh pihak masyarakat belum ada kaitanya apa-apa dengan pihak manajemen,” ungkapnya.

Pertandingan pertama, Deltras Sidoarjo akan menghadapi Assyabaab Bangil yang Jumat (5/11) lalu berhasil dilibas 3-0 oleh Putra Delta Sidoarjo (Putra Jombang). Amir menegaskan, tim yang selama ini dibangun sudah sangat siap, menurut evaluasi terakhir kondisi tim dalam kondisi bugas dan siap untuk mengantongi poin.

Meskipun pada pertandingan pertama Deltras akan bermain pada season pertama yakni pukul 13.15 WIB, ia mengaku telah menyipakan simulasi latihan siang hari. “Pertandingan besok kita akan melawan asyabab bangil beberapa materi sudah dikantongi oleh pelatih. Dalam evaluasi terakhir kondisi team dalam kondisi baik bugar dan siap untuk menghadapi pertandingan pertama karena ita besok main di seaseon pertama pukul 13.15 WIB beberapa simulasi latihan disiang hari sudah dilakukan dan insyaallah besok tim siap menghadapi pertandingan pertama,” tungkasnya.

Berikut jadwal pertandingan Deltras Sidoarjo Liga 3 MS Glow For Men 2021 :

8 November pukul 13.15 WIB – Assyabaab Bangil vs Deltras Sidoarjo

11 November pukul 13.15 WIB – Deltras Sidoarjo vs Putra Delta Sidoarjo FC

14 November pukul 15.15 WIB – Arek Suroboyo vs Deltras SIdoarjo

17 November pukul 15.15 WIB – Deltras Sidoarjo vs Persikoba Batu. (no)

Polisi Jaring Ratusan Pembalap Liar di Jalan Arteri Porong

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Gerak cepat, ratusan balap liar di jalan arteri baru Kecamatan Porong terjaring razia Satlantas Polresta Sidoarjo, Minggu (7/11) dini hari. Sebanyak 141 motor diamankan, berikut pengendaranya yang rata-rata masih remaja.

Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yanto Mulyanto, mengatakan, razia tersebut digelar setelah pihaknya mendapat laporan dari masyarakat. “Berawal dari keresahan masyarakat dari kegiatan balap liar ini, maka kita melaksanakan penertiban,” kata Yanto.

Dalam razia kali ini, polisi menempuh cara jitu dengan menutup jalan di sisi Utara dan Selatan arena balap liar tersebut. Sehingga tidak ada celah untuk melarikan diri. Ia menambahkan, akan terus menggelar razia, bukan hanya di Jalan Arteri Baru Porong saja, namun di tempat lain yang dijadikan ajang balap liar.

“Menggunakan jalan raya untuk arena balap liar tentu saja sangat membahayakan. Bukan hanya untuk pelakunya, namun, masyarakat pengguna jalan yang lain. Apalagi mereka menyetop kendaraan yang melintas secara mendadak,” ujarnya.

Begitu banyaknya motor yang diamankan, polisi harus menggunakan trailer dan truk untuk mengangkut motor-motor tersebut setelah sebelumnya dikumpulkan di area pergudangan. Selanjutnya di lapangan depan Mapolresta, para pemilik motor tersebut mendapat pengarahan dari polisi agar tidak mengulanginya.

Bagi yang tidak dilengkapi surat kendaraan, maka ditilang. Sedangkan motor yang tidak standar seperti menggunakan knalpot brong harus dikembalikan standar saat sang pemilik Anton warga Desa Kalitengah, Kecamatan Tanggulangin menceritakan saat dirinya melintas di Jalan Arteri Baru Porong.

“Waktu itu pagi sekitar pukul 03.00 WIB, mobil saya tiba-tiba diberhentikan pebalap liar untuk start. Saya sangat kaget karena saat itu mobil saya melaju cukup kencang,” ucapnya. Menurut Yuli, Warga Desa Wunut, jalan tersebut memang sudah lama dijadikan arena balap liar.

“Hampir tiap hari. Namun yang paling ramai ya sabtu malam hingga minggu pagi. Penontonnya juga banyak. Rata-rata bukan warga sini,” kata Yuli. Tidak hanya di Jalan Arteri Baru Porong saja, tempat lain yang seringkali dijadikan ajang balap liar adalah di Jalan Raya Ketapang, Kecamatan Tanggulangin dan Jalan Raya Jenggolo, Kecamatan Sidoarjo Kota.

Di Sidoarjo Barat, Jalan By Pass Krian dan Balongbendo juga seringkali dijadikan para remaja untuk adu kecepatan motor,” tandasnya. (no)