Tingkatkan SDM Generasi Muda, SIG Beri Beasiswa

0

Gresik, (pawartajatim.com) – Perusahaan penghasil semen ini terus mendukung peningkatan SDM generasi muda. PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui program SIG Cerdas bekerja sama dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) memberikan beasiswa. Kali ini beasiswa kepada 8 mahasiswa berprestasi dari Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya.

Penyerahan beasiswa dilakukan secara simbolis dalam acara “Simbolisasi Program Beasiswa” yang dilakukan secara online. Selain penyerahan beasiswa juga dilakukan webinar dengan tema ‘Leadership and Communication’.

Kegiatan ini diikuti 100 mahasiswa dari 35 perguruan tinggi di Indonesia di Jakarta, Selasa (2/11). Webinar ini menghadirkan narasumber General Manager of CSR SIG, Edy Saraya, General Manager Financial and Analysis SIG, Arini Kasmira dan Advisor of Sales SIG, Sigit Wahono.

General Manager/GM of CSR SIG, Edy Saraya, mengatakan, pendidikan merupakan hak dasar dari nilai kehidupan manusia dalam rangka peningkatan kualitas SDM generasi muda. SIG sebagai agen perubahan sosial ikut serta mendukung program pemerintah yaitu Sustainable Social Development Goals (SDGS) melalui peningkatan kualitas pendidikan.

“SIG berharap melalui program beasiswa ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang memiliki integeritas berwawasan kebangsaan, cinta tanah air serta mempunyai kompetensi untuk menjadi pemimpin di masa depan,” ujar Edy Saraya.

Hal itu selaras dengan tujauan SIG, untuk menjadikan generasi muda tidak hanya sebagai agent of change tetapi agent of producer yang mampu menciptakan perubahan yang nyata bagi Indonesia. Sementara itu, Sekretaris KSE, Kennyarso F Soejatman mengungkapkan, melalui kegiatan ini para penerima beasiswa mendapat kesempatan emas untuk beinteraksi dengan perusahaan terkemuka di Indonesia yaitu PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, yang merupakan perusahaan persemenan nomor satu di Asia Tenggara.

Menurut dia, sejak 20 tahun berdiri, KSE telah membiayai lebih dari 20.000 mahasiswa dari 34 perguruan tinggi di Indonesia. Dalam kurun waktu yang sama, SIG telah berhasil berkembang luar biasa.

“Semoga ini bisa menjadi pengalaman dan bekal ilmu yang bermanfaat bagi para penerima beasiswa,” ujarnya. Pemberian beasiswa ini disambut baik oleh salah satu penerima beasiswa, Ridha Agustina Kholifatun Nisa, mahasiswi Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS).

Menurut dia, pemberian beasiswa dari SIG sangat membantu bagi para mahasiswa. “Terima kasih atas beasiswa yang diberikan oleh SIG bersama KSI, beasiswa ini membantu dan bermanfaat bagi kami para penerima, semoga sukses selalu dan lebih dikenal untuk SIG,” ungkap Ridha Agustina. (dra)

Media dapat Berperan Aktif dalam Mendukung Program DJP

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Turunnya angka Covid -19, membuat Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur II (Kanwil DJP Jatim II) mengajak para awak media sekitar 60 wartawan yang terdiri dari cetak, elektronik maupun online dalam acara Media Gathering yang diadakan secara  tatap muka di ruang aula Kanwil DJP Jatim II, Selasa (2/11).

Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Takari Yoedaniawati, yang mewakili Kepala Kanwil DJP Jatim II Lusiani, yang berhalangan hadir karena dipanggil Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan membuka acara menyampaikan ucapan terima kasih kepada para awak media yang telah mendukung kegiatan Kanwil DJP Jatim II selama ini.

Pihaknya berharap media dapat lebih berperan aktif dalam mendukung program-program DJP. Media punya peran penting dalam mempublikasikan program DJP yang tengah dicanangkan saat ini.

Terlebih dalam kondisi pandemi selama ini dimana pelayanan secara tatap muka langsung di kantor pajak dibatasi, maka masyarakat memerlukan informasi perpajakan yang memadai di media online.

‘’Semakin banyak tulisan kawan-kawan media, maka semakin banyak pula informasi yang akan sampai kepada masyarakat,” paparnya. Takari Yoedaniawati, menyatakan, bahwa tahun ini tugas DJP semakin berat. Pandemi Covid-19 berdampak serius terhadap kondisi perekonomian Indonesia.

Pemerintah melalui DJP telah menggelontorkan berbagai bentuk insentif perpajakan yang dapat dimanfaatkan hingga Desember 2021, antara lain Insentif PPh Pasal 21, Insentif Pajak UMKM, Insentif PPh Pasal 22 Impor, Insentif Angsuran PPh Pasal 25, dan juga Insentif PPN.

“Mengingat masih belum maksimalnya wajib pajak yang memanfaatkan insentif khususnya pelaku UMKM, Kanwil DJP Jatim II terus melakukan sosialisasi salah satunya lewat media gathering. Sosialisasi juga digencarkan melalui media sosial maupun saluran resmi lainnya,” terang Takari.

Dalam kegiatan tersebut DJP Jatim 2 menampilkan tiga narasumber yang membahas insentif pajak untuk wartawan dan insentif pajak dalam RUU HPP (Harmonisasi Peraturan Perpajakan). (no)

XLFL Gelar Program Kepemimpinan untuk Aktivis Kampus

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi. Karena itu, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui XL Axiata Future Leaders (XLFL) menyelenggarakan program pengembangan kepemimpinan untuk para mahasiswa yang aktif di organisasi kampus.

Melalui program bernama ‘Ruang Merdeka Inspirasi’ ini, diharapkan para peserta dapat memberikan kontribusi memajukan lingkungan di sekitarnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing daerah di mana mereka bermukim.

Program ini diikuti 198 mahasiswa dari 67 organisasi yang bernaung di 19 kampus yang tersebar di berbagai provinsi. Organisasi yang diikuti bergerak pada fokus pendidikan namun tidak terbatas pada pengembangan diri, keuangan, pangan, air dan lingkungan, kewirausahaan, penelitian, resolusi konflik, budaya, sosial kesehatan, psikologi dan mental health.

Chief Corporate Affair Officer XL Axiata, Marwan O Baasir, mengatakan, program yang telah berlangsung mulai 13 Oktober hingga 5 Desember 2021 ini berfokus kepada komunitas atau organisasi mahasiswa yang menjadi agen perubahan sehingga dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Tujuannya, kata dia, untuk menduplikasi spirit baik, ilmu, dan solusi efektif bagi permasalahan di masing-masing wilayahnya dengan semangat kolaborasi, sehingga akan jauh lebih banyak jumlah generasi muda Indonesia yang memperoleh manfaatnya.

Menurut Marwan, para peserta diwajibkan mengikuti 6 kali workshop dengan berbagai tema yang dibuka dengan team building serta bagaimana membangun strategi untuk pendanaan dan keuangan. Tema ketiga adalah pemasaran, promosi, dan penjualan (digital dan non-digital). Tema keempat seputar adopsi teknologi pada organisasi.

Thema kelima mengenai bagaimana mengelola suatu proyek sehingga menghasilkan dampak positif, dan tema terakhir seputar membangun budaya dalam organisasi dan bagaimana mengelola human relations.

Para peserta akan mendapatkan berbagai manfaat yaitu sesi mentoring, diskusi, maupun pelatihan secara daring minimal 2 kali selama periode 6-30 November 2021. Para peserta dapat saling bertukar pengalaman antarorganisasi selama program berlangsung.

Manfaat berikutnya adalah terbukanya kesempatan memperluas jaringan dengan para profesional, alumni maupun mahasiswa penerima program XLFL dan juga antar organisasi, serta pengalaman untuk melakukan kolaborasi proyek bersama antarorganisasi baik sejenis maupun berbeda di wilayah zona waktunya masing-masing (WIB, WITA, dan WIT).

Selain itu, guna meningkatkan literasi digital, peserta akan diberikan pengetahuan terkait Global Quality Leadership dan 5 pilar bisnis dasar, yaitu keuangan, pemasaran, IoT (Internet of Things), operasional dan human capital selama 1 bulan melalui webinar dan mentoring. Literasi digital yang dimaksudkan di sini terkait bagaimana memaksimalkan media sosial, sehingga tidak hanya menggunakan media sosial sebatas pada sosialisasi saja.

Harus ada nilai tambah yang dapat digunakan sebagai wadah untuk peningkatan pemahaman mengenai dunia digital yang sangat luas. Setelah itu, di akhir sesi, akan dicari 6 final project yang sesuai dengan issue atau permasalahan saat ini untuk dapat diimplementasikan oleh setiap peserta program, minimum ke total 100 orang penerima manfaat per masing-masing organisasi/komunitas yang bergabung. (bw)

Ribuan Pelajar Sekolah Al-Ahmad ikuti Vaksinasi

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Polresta Sidoarjo kembali mengadakan akselerasi vaksinasi Covid-19 di tempat pendidikan. Kali ini, berlangsung Selasa (2/11) di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU SMP-MA Al-Ahmad, Kemasan, Krian.

Sebanyak 1.500 dosis vaksin Sinovac disediakan bagi pelajar di sekolah Al-Ahmad dan juga dibuka bagi masyarakat sekitar. Untuk memudahkan peserta vaksin, Polresta Sidoarjo bersama Nahdlatul Ulama (NU) menurunkan mobil vaksinasi keliling pedesaan dan NU Peduli.

Sejak pagi dimulainya vaksinasi, animo pelajar dan masyarakat begitu tinggi. Kepala Sekolah Al-Ahmad menyambut baik program vaksinasi bersama Polresta Sidoarjo dan NU ini. Dengan harapan mempercepat terbentuk kekebalan komunal di lingkungan sekolah, maupun warga sekitar sekolah.

Sementara itu, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro turut memantau jalannya vaksinasi di Sekolah Al-Ahmad. Selain mengapresiasi begitu tingginya masyarakat untuk mendapatkan vaksinasi, ia juga menghimbau agar kita tidak lengah bahwa Covid-19 masih ada.

Salah satu upaya mencegah penyebarannya adalah dengan tetap mematuhi protokol kesehatan. Kepala SMP Al-Ahmad M. Sudi menyampaikan, peserta vaksinasi tahap pertama dan kedua ini tak hanya dari pelajar maupun staf di Al-Ahmad saja.

Namun, pihaknya juga menginformasikan kepada masyarakat sekitar. “Syukurlah animo peserta vaksinasi cukup banyak, sehingga harapannya dapat segera terbentuknya herd immunity bersama,” ucapnya. (no)

Ini Kepedulian Kapolresta Sidoarjo, Mendengar Ada Warganya yang Sakit Tumor

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Mendapat informasi masyarakat, mengenai ada warga Sidoarjo, yang tinggal di kos Dusun Bantengan, Desa Barengkrajan, Kecamatan Krian, sedang sakit tumor pada bagian mata, mengundang kepedulian Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Di tengah guyuran hujan, gerak cepat kepedulian, dilakukan perwira menengah polisi ini Selasa (2/11) siang, dengan membesuk Fungki Suderajat (28) warga Bantengan, Barengkrajan yang mulai 2018 mengalami sakit tumor pada bagian mata.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, didampingi Kapolsek Krian Kompol Mukhlason mendatangi Fungki Suderajat yang tinggal bersama dua adik dan ibu kandungnya, Astri Lilik Astika di sebuah kamar kos di Dusun Bantengan.

Kapolresta Sidoarjo turut prihatin melihat kondisi Fungki, terbaring beralaskan kasur di lantai. Pihaknya sebelumnya mendapat informasi dari masyarakat, ada warga di Barengkrajan Krian yang menderita sakit tumor membesar di bagian mata.

‘’Sebagai wujud kepedulian Polri pada masyarakat, kami datang membesuk dan memberikan bantuan,” kata Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. Melalui kesempatan ini, ia berharap sakit yang dialami Fungki, segera diberi kesembuhan dan sehat kembali.

Serta keluarga diberi ketabahan dalam menjalani ini semua. “Dari sini kami akan bahas dengan pemerintah maupun pihak terkait, untuk membantu pengobatan yang bersangkutan,” imbuhnya. Menurut penuturan Astri Lilik Astika, ibu dari Fungki, pada 9 Desember 2019 sakit tumor yang dialami putra pertamanya baru ditangani operasi di RSUD Dr Soetomo Surabaya.

Setelah itu, tumor muncul kembali hingga seperti kondisi sekarang. Ia pun memutuskan pengobatan rawat jalan ke rumah sakit dikarenakan tidak adanya biaya. “Untuk biaya berobat pun kami harus mencari pinjaman kesana kemari. Termasuk biaya iuran BPJS Kesehatan terhenti beberapa bulan karena tidak ada biaya. Kini kami hanya bisa pasrah, semoga ada keajaiban terjadi dari Allah,” ungkapnya.

Didatangi Kapolresta Sidoarjo, bagi Astri Lilik Astika, menjadi sebuah harapan besar. Bahwa, masih ada yang peduli atas apa yang dialaminya. Tinggal di kamar kos sempit, tidak punya rumah tinggal, harus menjadi orang tua tunggal dengan menanggung beban berat sebagai buruh cuci pakaian guna menghidupi ketiga anaknya. Salah satu anaknya mengalami sakit tumor.

“Kepedulian dari Pak Kapolresta Sidoarjo menjadi penyemangat kami kembali. Semoga beliau diberi keberkahan dan selalu dilindungi Allah dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya. (no)

Quest Hotel Darmo Gandeng Yonif Mekanis 516 dan Raider 500 Terkait Publik Speaking

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kemampuan berkomunikasi yang baik di depan umum diperlukan bagi setiap orang. Untuk mengasah dan menambah ilmu komunikasi khususnya kemampuan berbicara di depan umum atau public speaking, Quest Hotel Darmo Surabaya mengadakan kegiatan kelas public speaking dengan tema “Semua Orang Butuh Public Speaking”.

Quest Hotel Darmo Surabaya menggandeng Batalyon Infanteri Raider 500/Mahastra Yudha, Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LIII Yonif Raider 500/Sikatan untuk turut hadir dalam kelas public speaking yang dibawakan oleh pemateri Mozes Sosa.

Mozes Sosa merupakan Sharer Public Speaking asal Jakarta yang menjadi pendiri dan satu-satu nya sharer di Public Speaking Clinic sejak 2017. Mozes Sosa juga pernah mendapat penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor “Pelatihan Public Speaking Secara Estafet di lokasi terbanyak 2018” setelah melakukan perjalanan seorang diri keliling Jawa memberikan kelas public speaking secara gratis selama 73 hari, mengunjungi 29 kota/kabupaten dengan total jumlah kelas 52.

Kegiatan berlangsung 29 Oktober lalu, di ruangan semeru Quest Hotel Darmo Surabaya. Kelas public speaking dibuka David E. Susanto, General Manager Quest Hotel Darmo Surabaya dan Mayor Inf. Wasidi  selaku Wakil Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha.

Kegiatan kelas public speaking bersama anggota TNI Angkatan Darat ini pertama kali dilakukan oleh Quest Hotel. Kegiatan tersebut juga terlaksana berkat bantuan dan kolaborasi dari sejumlah partner seperti Jeje Radio, Lensa Kayu Design Interior, dan Indosat Oredoo.

Kegiatan kelas public speaking yang kami adakan merupakan bentuk apresiasi kami terhadap para anggota TNI Angkatan Darat yang selama ini sudah menjalin relasi yang baik dengan Quest Hotel Darmo Surabaya, sesuai dengan tema nya bahwa Semua Orang Butuh Public Speaking, dalam arti kata tersebut anggota militer pun juga memerlukan kemampuan komunikasi yang baik.

‘’Kami mengapresiasi dan memberikan sesuatu yang bermanfaat, salah satu nya dengan memberikan kelas public speaking tersebut. Sinergi yang baik antara hotel dan anggota TNI Angkatan Darat akan membawa hubungan yang baik,” ungkap David E. Susanto.

 ‘’Kegiatan semacam ini sangat penting untuk anggota TNI baik itu untuk Perwira, Prajurit dan Persit, banyak mendapatkan hal – hal baru mengenai public speaking di seminar ini,” ungkap Mayor Inf. Wasidi  selaku Wakil Komandan Batalyon Infanteri Mekanis 516/Caraka Yudha. (bw)

Gus Muhdlor : Saatnya Sidoarjo Ambil Dominasi MTQ Pamekasan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kabupaten Sidoarjo mengirim 70 orang kafilah pada MTQ Jawa Timur/Jatim ke XXIX yang digelar di Kabupaten Pamekasan. Mereka diberangkatkan Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali S.IP di Pendopo Delta Wibawa Senin, (1/11) pagi.

Terdapat 52 peserta yang akan mengikuti 44 cabang dalam MTQ ke 29 Jatim tahun ini. Selebihnya official, pendamping, pembina dan driver. Bupati Sidoarjo H. Ahmad Muhdlor Ali dalam sambutannya berharap Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi juara umum.

Pasalnya Kabupaten Sidoarjo sempat menjadi runner up di beberapa kali penyelengaraan MTQ Jatim. “Ini waktunya Sidoarjo untuk mengambil lagi dominasi pada MTQ kali ini di Pamekasan,” pintanya.

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor, yakin juara umum bisa kembali diraih. Predikat juara umum 4 kali berturut-turut harus kembali diraih Kabupaten Sidoarjo. Menurutnya bukan hal yang tidak mungkin Kabupaten Sidoarjo kembali menjadi juara umum MTQ Jatim tahun ini.

Dirinya melihat bibit-bibit emas pencinta Al-Quran di Kabupaten Sidoarjo sangat banyak. “Sidoarjo harus menjadi juara, siap nopo mboten,” ucapnya kepada para kafilah yang disambut kesiapannya. Gus Muhdlor mengatakan sejarah mencatat Kabupaten Sidoarjo pernah menjadi pusat peradaban Islam.

Masa tersebut terjadi di tahun 1700. Keberadaan Pondok Pesantren Siwalanpanji Kecamatan Buduran menjadi buktinya. Banyak kyai-kyai Jawa Timur berasal dari salah satu pondok pesantren tertua di Jatim tersebut. Seperti Kyai Kholil, Kyai As’ad, Kyai Abdul Karim maupun Kyai Hasyim Asyari.

“Jadi mulai 1700-an culture kita kultur pesantren dan memang kultur agama Islam,” ujarnya. Dalam kesempatan tersebut Gus Muhdlor, berharap para kafilah dapat menunjukan prestasinya dengan sebaik-baiknya.

Semangat yang tinggi dibarengi niatan ibadah harus ada dalam jiwa kafilah MTQ Jatim asal Kabupaten Sidoarjo. Selain itu Gus Muhdlor juga berpesan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Selalu memakai masker hal yang wajib dilakukan.

“Selain ingin meraih prestasi sebagai juara, yang terpenting lagi bagaimana menggerakkan gairah umat Islam dalam membangun yang didasari nilai luhur yang bersumber dari Al-Quran,” sampainya. Gus Muhdlor, menyampaikan tahun 2022 akan dibuat Perda pendidikan baca tulis Al-Quran.

Perda tersebut sebagai acuan syarat masuk SMP Negeri yang mewajibkan bisa baca tulis Al-Quran. Rencana tersebut masuk dalam Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) yang baru. “Ini penting, ini yang akan kita dorong dan kita pastikan, karena saya yakin ketika suatu daerah itu pembangunan manusianya selalu diiringi dengan Al-Quran saya yakin keberkahan akan turun didaerah itu,”yakinnya.

Dalam MTQ ke 29 Jatim tahun ini kafilah Kabupaten Sidoarjo diperkuat Abdad Fatiha Fawwas yang merupakan juara 2 Seleksi Tilawatil Quran Nasional (STQN) 2021 di Sofifi Maluku Utara.

Selain itu terdapat nama Aqila Ninda Putri yang merupakan juara 1 Hafizh Indonesia 2021 di salah satu program televisi swasta. Atas capain prestasi dua penghafal Al-Quran itu, Pemkab Sidoarjo memberikan reward masing-masing Rp 10 juta. (no)

Bupati Gus Muhdlor : Proyek Fly Over Aloha Sudah Terang Benderang

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Proyek fly over Aloha yang sejak 2013 lalu, sudah mendapat kejelasan pada 2021 ini. Ini terjadi akibat usaha lebih antara Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, dan Lantamal V Surabaya dalam berkoordinasi.

“Saya kira sudah terang benderang. Karena memang sudah tidak kompatibel jumlah jalannya, mungkin ini akan agak dipercepat. Kalau tidak agak dipaksa sedikit, ya tidak akan jadi,” kata Bupati Sidoarjo, H. Ahmad Muhdlor, S.IP., Senin (1/11).

Bupati Gus Muhdlor, didampingi Kepala Dinas PUBMSDA, Kepala Bappeda Sidoarjo menerima kunjungan Silaturahmi dan Audiensi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) V Surabaya Laksamana Pertama TNI Yoos Suryono Hadi, M.Tr (Han)., M.Tr Opsla., CHRMP, beserta rombongan perihal paparan awal tentang proyek pembangunan Flyover Aloha, di Pendopo Delta Wibawa Sidoarjo, Senin (1/11).

“Memang kami ketika bertemu dengan Pak Bupati, betul kita akan membahas mengenai fly over. Apalagi kita sama bekerja untuk negara, kita harus bersinergi untuk pembangunan,” tambah Yoos Suryono Hadi.

Kordinasi yang dilakukan sudah sangat baik, diawali dengan Gus Muhdlor, atas nama Masyarakat Sidoarjo, meminta izin kepada Komandan Lantamal V Surabaya, supaya sebagian lahan yang ditempati oleh Lantamal V Surabaya bisa diberikan untuk pembangunan. Dan, disambut dengan baik oleh Yoos Suryono Hadi selaku Komandan Lantamal V Surabaya, juga mengapresiasi cepatnya proses realisasi dan penghibahan dengan Pemerintah Daerah.

“Izinkan kami Pak Jenderal untuk mengajukan permintaan. Kami memohon kebijaksanaannya dari Pak Jenderal untuk masyarakat. Memang karena kebutuhan sidoarjo akan jalan ini, sehingga untuk melakukan pembangunan yang kemudian bisa dirasakan masyarakat,” ujar Gus Muhdlor

Pembangunan ini atas amanat Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

Atas amanat itu, Pemkab Sidoarjo dengan TNI Angkatan Laut selaku induk Lantamal V Surabaya bertransaksi dengan cara hibah. Mengingat aturan perundang-undangan, sesama institusi negara dilarang menjual-belikan tanah. Tentunya prinsip saling bantu terjadi antara kedua institusi.

Dalam kesempatan ini, Letkol Laut (T) Utomo Budi P, S.T., M. Tr. Hanla Aslog lantamal V Surabaya mengatakan bahwa kami dari lantamal mendukung terkait pembangunan fly over tersebut. dan yang kedua mungkin, seperti yang disampaikan komandan tadi, pak bupati, serta dibenarkan oleh pak presiden, pada PUPR dan TNI AL, memang untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah, dan saat ini sudah mulai proses pembangunan di desa sugih waras kecamatan Candi.

“Untuk ahli waris KRI Nanggala yang sedang gugur saat melaksanakan tugas, akan diberikan rumah dengan sertifikat atas nama ahli waris tersebut. Sehingga, ada biaya-biaya yang harus dikeluarkan, terutama BPHTP, untuk 53 ahli waris. Kami mohon izin, mohon dapatnya pembebasan BPHTP tadi Pak Bupati,” Jelas Utomo Aslog Lantamal V .

Dalam amanat Perpres tadi, tentunya yang terlibat tidak hanya Pemkab Sidoarjo dengan Lantamal V Surabaya saja, tapi juga Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) selaku pelaksana teknis pembangunan jalan. Teknisnya meliputi perencanaan, survey, tes tanah, analisis teknis, dan eksekusi pembangunan.

“Jadi ada dua arah enam lajur, tiga ke surabaya, tiga ke sidoarjo. Ini termasuk yang diperhitungkan oleh Kementrian PU dengan perkiraan pembebasan lahan sekitar 1,2 hektar,” terang Sigit, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kabupaten Sidoarjo. (no)

Happy-happy, Temu Kangen Mafia 84 di Tulungagung

0

Tulungagung, (pawartajatim.com) – Ada kegiatan positif yang dilakukan alumni Universitas 17 Agustus/Untag Surabaya yang patut dicontoh dipenghujung 2021. Khususnya Mahasiswa Fakulltas Ilmu Administrasi Negara/Mafia Angkatan 1984 yang akrab disebut Mafia 84. Jalan-jalan sekaligus kangen-kangenan di rumah Yulianti, di Tulungagung Sabtu (30/10) lalu.

Sejenak melupakan segala urusan yang ada pada diri masing-masing. Satu hari itu, diisi happy-happy, mengenang masa-masa mahasiswa. Banyak cerita lama yang diungkap alumni. Baik saat di dalam bus yang berangkat dari Kecamatan Tandes Surabaya, dimana Kepala Kecamatannya alumni Untag 84, Dodot.

Dari Tandes, bus meluncur ke Terminal Bungurasih untuk menjemput alumni lainnya pada titik kumpul dua. Dari sinilah, cerita-cerita lawas ala anak milenial zaman now dimulai. Dari 34 alumni yang ikut kangen-kangenan peserta yang paling jauh dari Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, Nurlaila.

‘’Jawa Timur/Jatim khususnya Surabaya tempat saya sekolah sampai menjadi sarjana. Dari sinilah saya ketemu lelaki idaman yang kini jadi suami saya. Setelah lulus dari Untag, saya menikah dan kembali ke Pangkalan Bun, bersama suami yang memang asli Dayak,’’ kata Ilak, panggilan akrabnya disela-sela karaokean di dalam bus.

Bagi Ilak, reuni ini sangat berarti. Karena memang ingin bertemu dengan teman-teman mahasiswa zaman dulu. Apalagi, banyak dari kawan-kawan yang sudah memiliki cucu, pensiun dari tempat kerjanya ataupun yang masih aktif/berdinas.

Suasana di dalam bus ini sangat langka, karena memang sudah 30 tahun lebih tidak ketemu. ‘’Saya mendengar teman-teman menyanyi sangat senang dan menikmatinya,’’ tambah Nurlaila. Saat bercerita, duet Roni dan Raid, sedang menyanyi lagu yang berjudul ‘Ayah’.

Lagu ayah, menurut Roni, sangat mengilhami karena panutannya adalah kedua orang tuanya, khususnya sang bapak. ‘’Lagu ayah, harus dinyanyikan dengan penuh perasaan mengingat jasa-jasa beliau dalam membimbing anak-anaknya,’’ ujar Roni, yang menjabat Kabid Lalu lintas/Lalin Dishub Gresik ini.

Roni, mengaku bahwa dirinya dua tahun lagi pensiun. Karena itu, acara ‘Temu Kangen 84’ di Tulungagung yang juga disponsorinya ini sangat berkesan. Tak hanya Roni, Raid, yang unjuk kebolehan dalam berolah vocal, Camat Tandes, Dodot, Wiwik dan Mary Susiawati, yang juga jabat Camat di Kediri, serta Suwarno, bergiliran memegang mike untuk nyanyi hingga tak terasa sudah sampai di Tulungagung.

Tuan rumah Yulianingsih, menyambut teman-temannya dengan sumringah. Terlihat ada kegembiraan yang tak terhingga di wajah Yuli, ini. Betapa tidak, Yuli, tidak menyangka akan disambangi kawan-kawan semasa kuliah dulu.

‘’Maturnuwun sanget ngeh, konco-konco tindak ke rumah saya di Tulungagung,’’ kata Yuli, yang asli arek Suroboyo ini. Sesampainya di rumah Yuli, selain dijamu makan siang dan camilan juga diadakan rapat kilat.

‘’Saya ingin, alumni Mafia 84 punya kepedulian terhadap teman yang lagi berduka, sakit dengan menyambangi ke rumahnya. Jangan hanya mengucapkan belasungkawa lewat group WA atau semoga lekas sembuh,’’ kata Cak Warno, memecah keheningan.

Sebetulnya, kepedulian terhadap kawan yang sedang berduka, sedang sakit atau lainnya sudah dilakukan. ‘’Saat teman kita meninggal dunia, Mujianto, kami pengurus Mafia 84 juga sudah ke rumah duka,’’ jawab Ketua Mafia 84, Moko.

Hanya saja, pembuatan rekening bank belum dilakukan. ”Sehingga, sumbangan dari para alumni dilakukan secara manual,’’ kilahnya. Setelah selesai rapat, rombongan sejenak berwisata ke Pantai Gemah Tulungagung sambil berfoto selfi dan foto bersama serta bermain sepeda motor besar roda empat.

Setelah puas di Pantai Gemah, rombongan mengakhiri temu kangen untuk belanja oleh-oleh di Pasar Blimbing Moyoketen. Sekitar 1 jam lamanya di pasar itu, rombongan kembali ke Surabaya. Ada satu pesan khusus yang disampaikan Roni, agar anggota Mafia 84 juga sudi mengunjungi teman-teman satu angkatan yang kurang beruntung.

Misalnya, ada salah satu teman yang bekerja sebagai sopir taksi. ‘’Saya secara pribadi ingin menemui rekan kita ini untuk sambung talisilahturahmi,’’ ujar Roni. (bambang wiliarto)

Dorong Peningkatan Kapasitas Kepemimpinan Perempuan di Dunia Bisnis, G20 EMPOWER Luncurkan “Best Practices Playbook 2021”

0

Jakarta,(pawartajatim.com) – Aliansi untuk pemberdayaan dan kemajuan pepresentasi ekonomi perempuan, G20 EMPOWER, bekerja sama dengan Boston Consulting Group (BCG), meluncurkan buku “Best Practices Playbook 2021”.

Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi peningkatan kapasitas kepempimpinan perempuan di dunia bisnis. Penyusunan buku ini  berdasarkan studi dengan melibatkan lebih dari 150 praktik terbaik dari 23 negara dalam implementasi beragam kebijakan dan inisiatif sektor swasta untuk memperkuat komitmen dan kinerja perusahaan terhadap kepemimpinan perempuan.

Direktur & Chief Strategic Transformation Information Officer XL Axiata, Yessie D.Yosetya berharap Buku Pedoman Praktik Terbaik G20 EMPOWER ini dapat memberikan motivasi bagi teman-teman pelaku bisnis di Indonesia mengimplementasikan visi kesetaraan gender di perusahaan masing-masing, termasuk memberikan ruang yang luas bagi kepemimpinan perempuan.

Yessie yang juga merupakan Chair dari Indonesia dalam G20 EMPOWER melihat bahwa buku ini akan menjadi panduan yang sangat bagus dan bermanfaat bagi kaum perempuan untuk mempersiapkan dirinya untuk bisa bersaing di tengah-tengah persaingan industri yang sangat ketat, dimana masih banyak terjadi diskriminasi gender yang terjadi.

Melalui buku ini kita bisa belajar banyak dari pengalaman di 23 negara dengan 150 praktik terbaik dalam berkomitmen, berkolaborasi, dan mengimplementasikan tindakan nyata untuk mencapai kesetaraan gender.

Sementara itu, Ketua G20 EMPOWER Presidensi Italia, Paola Mascaro, mengatakan, “Best Practices Playbook 2021” ini merupakan karya berharga yang menunjukkan bahwa sinergi lintas negara dan lintas sektor adalah hal yang penting dalam upaya pemberdayaan perempuan, dan hal ini perlu disebarluaskan.

Praktik terbaik yang tertuang dalam Buku Pedoman Best Practices Playbook 2021 ini memperlihatkan pendekatan pragmatis yang khas dari dunia bisnis dan dapat diadopsi oleh semua pihak untuk mendorong perubahan.

Managing Director and Partner BCG, Laura Villani, menyebut Best Practices Playbook 2021 merupakan buku pedoman yang memberikan cara-cara dan praktik  terbaik yang berfokus pada tiga hal utama yang dilakukan untuk menutup ketimpangan gender, yaitu, skema pengukuran untuk melihat representasi perempuan, membangun jalur bakat perempuan, dan memampukan perempuan untuk memimpin masa depan.

Buku ini antara lain memaparkan skema pengukuran paling populer menyangkut jalur bakat, yaitu adanya kebijakan perusahaan untuk memberikan peluang yang sama dalam perekrutan dan promosi (kuota dalam daftar kandidat atau dalam perencanaan suksesi).

Sebagian besar perusahaan yang diwawancarai mengidentifikasi bias dan budaya yang tidak disadari sebagai tantangan utama untuk memajukan perempuan dalam karier mereka. Juga ada paparan mengenai program pengembangan dan pendampingan khusus untuk perempuan, dan pembentukan komunitas dimana perempuan memiliki peluang berjejaring, serta mengambil inspirasi dari pemimpin perempuan lainnya.

Selain itu, juga diungkap mengenai tantangan yang dihadapi perempuan, antara lain berupa gelembung rasa tidak aman perempuan, ketakutan perempuan untuk berbicara atau mengambil peran yang menantang.

Hal tersebut menunjukkan bahwa perempuan perlu saling mendukung, serta bimbingan dari pemimpin senior yang percaya pada mereka. Awal Oktober 2021 lalu, dalam sesi khusus G20 EMPOWER yang disenggarakan di Roma, Italia, CEO XL Axiata, Dian Siswarini, berkesempatan untuk membagikan pengalaman dalam menerapkan praktik baik yang diimplementasikan di XL Axiata terkait dukungan pada karyawan perempuan untuk mendapatkan posisi di level pimpinan perusahaan.

Selain Dian, juga pembicara lainnya adalah Christine McLoughlin (Suncorp Group, Australia) dan Marta Blanco (CEOE, Spanyol). (bw)