Puan : Tingkatkan Kesejahteraan Prajurit

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia/DPR RI, Puan Maharani, berharap adanya peningkatan kesejahteraan prajurit dalam peringatan HUT ke-76 TNI. Ketua DPR Perempuan pertama ini menyebut, kinerja TNI yang memuaskan dalam menjaga pertahanan dan ketahanan negara harus mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

“Saya mengapresiasi kinerja TNI sebagai garda pertahanan negara. Khususnya dalam 2 tahun terakhir, seluruh jajaran TNI turut membantu pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19,” kata Ketua DPR RI, Puan Maharani,  kepada pawartajatim.com di Jakarta, Selasa (5/10).

Dalam berbagai survei, TNI menjadi lembaga negara yang memiliki citra sangat tinggi. Dalam survei terbaru, publik menilai TNI telah melakukan beragam kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat dan mendapat tingkat kepuasan sebesar 78,1 persen untuk penanganan pandemi Covid-19.

Bahkan. pada survei April 2021, kepuasan publik kepada TNI mencapai 95,5 persen. Puan mengatakan, banyak masyarakat yang merasa terbantu dengan upaya-upaya yang dilakukan TNI. Selain membantu pembagian kebutuhan pokok bagi masyarakat, peran TNI pada program vaksinasi Covid-19 sangat besar.

‘’Bukan hanya sekadar menyelenggarakan vaksinasi massal, tapi banyak satuan TNI yang melakukan jemput bola untuk memvaksinasi warga,” jelas putri Mantan Ketua MPR RI, Taufik Kiemas (alm). “Berkat TNI, masyarakat di daerah perbatasan hingga wilayah yang geografisnya cukup berat, sudah bisa mendapat vaksin. Rakyat juga merasa puas dengan kehadiran TNI dalam penegakan disiplin protokol kesehatan,” imbuh Putri Presiden Indonesia ke 5, Megawati Soekarnoputri.

Menurut cucu proklamator RI, Bung Karno ini,  kepuasan masyarakat kepada kinerja TNI harus dibarengi dengan peningkatan kesejahteraan prajurit. Puan pun mengingatkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan prajurit dan fasilitas TNI.

“Saya minta rencana kenaikan tunjangan kinerja sebesar 80 persen bagi prajurit TNI bisa segera direalisasikan. Karena tugas TNI tidak mudah. Selain untuk menjaga pertahanan negara, prajurit TNI juga memiliki tugas operasi militer selain perang,” tambah Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Puan, berharap pemerintah lebih memperhatikan keselamatan prajurit saat melaksanakan tugas-tugasnya. Ini menyusul banyaknya prajurit TNI yang gugur akibat ulah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat menbantu menjaga stabilitas keamanan di Papua.

“Kita juga tahu banyak prestasi yang ditorehkan jajaran TNI, termasuk prajurit yang tergabung dalam Satgas Madago Raya yang bersama-sama Polri melumpuhkan dan menangkap banyak DPO kelompok teroris Poso,” tambah Puan.

Tak hanya itu, perempuan berdarah Nusantara itu pun, memberi apresiasi prajurit yang bertugas menjaga perbatasan negara di berbagai pelosok negeri, hingga prajurit yang tergabung dalam Pasukan Perdamaian atau peacekeeper.

Dan tentu saja, untuk seluruh prajurit yang terus berada di tengah masyarakat dalam setiap kondisi, salah satunya saat terjadi bencana. DPR RI juga terus mendorong agar pemerintah melakukan peningkatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) untuk menunjang tugas TNI dalam menjaga kedaulatan negara.

Disisi lain, Puan menilai TNI memiliki berbagai tantangan di usianya yang ke-76. Ia menyoroti perlunya penguatan di bidang teknologi untuk mengantisipasi terjadinya perang non-konvensional seperti cyber war.

“Tapi kita bersyukur saat ini taruna TNI banyak yang berasal dari gen Z yang memiliki keunggulan di bidang teknologi. Tentu saja perubahan zaman ini harus disesuaikan dalam pola kerja dan pembinaan di tubuh TNI,” imbuh Puan.

Secara khusus, legislator dari Komisi I DPR yang membidangi pertahanan tersebut juga berharap TNI lebih bisa menjaga kedaulatan maritim menyangkut adanya konflik kawasan. Puan mengingatkan, banyaknya kapal asing yang masuk di laut Natuna bisa mengancam Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE).

“Dan ini harus menjadi kerja sama seluruh matra TNI, bukan hanya TNI AL semata. Karena sudah menjadi tugas seluruh prajurit TNI dalam menjaga kedaulatan NKRI,” tegasnya. TNI diharapkan untuk terus mencetak prajurit unggul agar senantiasa mampu menjaga pertahanan dan keamanan bangsa.

Di HUT ke-76, TNI juga diminta untuk selalu menjaga soliditas baik internal maupun eksternal, termasuk dengan Polri dan instansi lainnya. “Teruslah mengabdi untuk negeri, dan tak pernah lelah menjaga rakyat serta negara. Dirgahayu TNI! Jaya selalu di darat, laut, dan udara,” tutup Puan. (nn)

Mobile Vaksinasi Polresta Sidoarjo Datangi SMA Antartika Buduran

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) bagi pelajar terus menjadi perhatian Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, Rabu (6/10) pagi. Karena itu, bus gerai vaksinasi mobile Polresta Sidoarjo Kembali dihadirkan untuk melayani vaksinasi 1.000 dosis di SMA Antartika, Buduran, Sidoarjo.

Guna memastikan kelancaran pelaksanaan percepatan vaksin Covid-19 bagi pelajar mulai usia 12-17 tahun, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro turun langsung memantau vaksinasi tahap pertama dan kedua bagi pelajar di SMA Antartika, Buduran, Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, kegiatan vaksinasi Covid-19 keliling ini merupakan upaya percepatan membentuk herd immunity di lingkungan sekolah. Terlebih lagi saat ini, sudah banyak sekolah yang menggelar PTM.

Pihak sekolah, juga kembali dihimbau oleh Kapolresta Sidoarjo terkait peraturan Pembelajaran Tatap Muka di tengah masa pandemi, bahwa semua di lingkungan sekolah telah tervaksin dan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Karenanya selain mempercepat vaksinasi, kehadiran kami ke sini juga untuk mengecek proses Pembelajaran Tatap Muka yang berlangsung berjalan secara tepat sesuai aturan. Alhamdulillah sampai saat ini proses pembelajaran di sekolah wilayah kita aman dan kondusif. Semoga semuanya sehat,” ungkap Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Kepala SMA Antartika Buduran Sidoarjo, M Ahsan Isnaini menyampaikan terima kasih atas layanan vaksinasi Covid-19 bagi pelajar dari Polresta Sidoarjo. Ia juga menyatakan selama tahap PTM sampai sekarang di sekolahnya terbilang lancar dan sehat.

“Setiap perkembangan dari PTM ini akan kami pantau dan kordinasikan dengan pihak terkait. Semoga semua terus berjalan lancar, sehat, serta melalui percepatan vaksinasi bagi pelajar dapat segera memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya. (no)

Kapolresta Sidoarjo Saksikan Pelaksanaan Vaksinasi di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Akselerasi vaksinasi Covid-19 bagi masyarakat terus dimasifkan Polresta Sidoarjo. Karena itu, Polresta kembali menyelenggarakan vaksinasi tahap pertama dan kedua, bertempat di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Sidoarjo, Rabu (6/10) pagi.

Untuk memastikan pelaksanaan vaksinasi yang juga melibatkan beberapa komunitas di Kabupaten Sidoarjo tersebut berjalan lancar, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro turun langsung ke lokasi Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, Sidoarjo.

“Kembali kami layani vaksinasi tahap kedua di Klenteng TITD Tjong Hok Kiong, namun kami juga mempersilahkan warga yang belum divaksin sama sekali untuk mendapatkan vaksinasi tahap pertama,” ujar Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Melihat antusias masyarakat yang masih tinggi, pihak Urkes Polresta Sidoarjo menyediakan 500 dosis vaksin pada vaksinasi di tempat ibadah ini. Selama kegiatan berlangsung pihak pengurus klenteng dan kepolisian juga mengajak warga sekitar untuk tidak melewatkan kesempatan vaksinasi.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, mengatakan capaian vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo terus mengalami kenaikan signifikan. “Update terbaru capaian vaksinasi di wilayah kita, untuk tahap pertama sudah mencapai 65 persen. Karena kami terus menghimbau kepada semua warga, ayo silahkan datangi gerai-gerai vaksin yang ada. Karena dengan vaksinasi akan semakin cepat membentuk herd immunity,” ungkapnya.

Mengenai adanya layanan vaksinasi Polresta Sidoarjo mendapatkan sambutan baik dari masyarakat. Bahkan ada warga dari Klagen Wilayut, Sukodono, Wiwin Anifah, 40 tahun, jauh mendatangi lokasi vaksinasi di Klenteng Tjong Hok Kiong.

Ia mengaku senang dan tenang setelah disuntik vaksin tahap pertama. “Layanan vaksinasinya cepat dan mudah, terima kasih Polresta Sidoarjo telah melayani vaksinasi tanpa ribet,” ucapnya. (no)

Mau Ngantri ke RS, Cukup Lewat Genggaman Tangan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sistem antrean online pada Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) baik klinik utama maupun Rumah Sakit (RS) yang melayani peserta JKN – KIS mulai dilaksanakan. Hal ini dilakukan setelah sebelumnya penggunaan sistem antrean online dimaksimalkan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama/FKTP dengan tujuan sebagai tindakan preventif terhadap resiko penyebaran penyakit, inveksi maupun virus, termasuk Covid – 19.

Kabid Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Surabaya, Binti Lukluah mengatakan, penggunaan antrean online diharapkan membuat masyarakat yang ingin berobat bisa lebih aman dan nyaman, karena tidak perlu menunggu antrean di FKRTL untuk waktu yang lama.

Menurut dia, di Surabaya terdapat 8 klinik utama dan 42 RS yang melayani peserta JKN – KIS. Sampai saat ini sudah ada 11 RS dan klinik utama yang terkoneksi untuk antrean online dan melakukan bridging dengan Mobile JKN.

‘’Namun, yang benar-benar sudah terkoneksi secara sempurna untuk sistem antrean online real time, adalah Rumah Sakit Islam/RSI Jemursari,” kata Luluk, saat ditemui di RSI Jemursari, Selasa (5/10) kemarin.

Ia menjelaskan, meski menggunakan antrean online, tetapi sistem prosedur berjenjang tetap berlaku dan harus dilakukan. Sistem berjenjang yang dimaksud adalah pasien harus tetap mendaftar di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Setelah diberi rujukan ke RS, pasien bisa mengakses aplikasi Mobile JKN dan memilih menu pendaftaran pelayanan, kemudian masuk ke menu FKRTL. Karena sudah terkoneksi dengan Mobile JKN, nanti bisa langsung muncul pilihan dokter, poli dan waktu pelayanannya.

‘’Untuk pembaharuan versi baru juga terdapat informasi bagi pasien agar datang 30 menit sebelum waktu pelayanan yang ditentukan,” ungkap Luluk.

Sementara itu, terkait dengan antrean online ini, Direktur Utama Rumah Sakit Islam (RSI) Jemursari Surabaya, dr. Bangun Trapsila Purwaka SpOG-K menjelaskan bahwa sebelumnya RSI Jemursari sudah mengembangkan pelayanan antrean online, namun penggunanya belum terlalu banyak.

Ia menyambut baik ketika kemudian BPJS Kesehatan hadir dengan konsep sistem antrean online ini. Sistem antrean online milik BPJS Kesehatan selanjutnya diintegrasikan dengan sistem antrean online RSI Jemursari.

‘’Dengan demikian, nantinya masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan, bisa mengakses aplikasi antrean online baik yang kami miliki maupun milik BPJS Kesehatan yang ada di Mobile JKN,” ujar Bangun.

Dengan adanya antrean online ini, lanjut Bangun, pasien bisa datang saat mau dilayani sehingga tidak perlu mengantri lama sampai bergerombol. Ketika datang, pasien tinggal mendaftar di anjungan pendaftaran mandiri sebagai pernyataan kehadiran.

“Kami sendiri mendapatkan manfaat dan kemudahan untuk mengumpulkan data jumlah pasien yang akan datang pada hari tertentu, kemudian bagian mana saja yang dituju oleh pasien tersebut. Dengan mengetahui lebih awal, tentu kami juga bisa menyiapkan data pasien yang dibutuhkan lebih baik lagi, apalagi kami juga sudah menjalankan rekam medis elektronik, sehingga pelayanannya bisa lebih cepat,” tutup Bangun. (bw)

Kerjasama XL – Huawei, Implementasikan Solusi Broadband Bangun Jaringan 4G di Area Terpencil

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Operator telekomunikasi terus berinovasi. Salah satunya, PT XL Axiata terus berupaya untuk membangun jaringan 4G dan menyediakan layanan internet cepat hingga ke area-area terpencil di berbagai provinsi Indonesia.

Untuk itu, sejumlah teknologi jaringan telah diujicobakan. Salah satu yang terbaru, bekerja sama dengan Huawei Indonesia, XL Axiata telah melakukan uji coba solusi broadband nirkabel bernama “Huawei RuralStar Pro” dengan salah satu fitur utamanya yaitu LTE for backhaul.

Uji coba telah dilakukan di Kalimantan dan terbukti dapat menjadi solusi untuk memperluas koneksi broadband ke daerah-daerah terpencil, di mana selama ini sering terkendala dengan persoalan terkait akses backhaul yang terbatas.

Upaya penyediaan layanan internet di area-area terpencil di berbagai penjuru negeri ini merupakan bagian dari implementasi komitmen XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya “Membangun Indonesia Digital”.

Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa, mengatakan, solusi Huawei RuralStar Pro ini sukses kami uji cobakan di salah satu area terpencil di Kalimantan.

Teknologi ini akan menjadi alternatif solusi bagi kami untuk memperluas jaringan 4G ke daerah-daerah terpencil, di mana selama ini kami sering menghadapi persoalan terkait dengan akses backhaul yang terbatas, yang pada akhirnya menjadi salah satu faktor penghambat perluasan jaringan di daerah-daerah terpencil.

Gede menambahkan, setelah proses instalasi RuralStar Pro selesai dilakukan, backhaul LTE dapat terhubung secara otomatis ke situs host. Selama uji coba, jarak antara stasiun relay dengan lokasi host sekitar 31 kilometer. Bandwidth transmisi downlink mendukung hingga 106 Mbit/detik, yang memenuhi persyaratan bandwidth L900.

Huawei RuralStar Pro, lanjut Gede, menghadirkan terobosan pada desain radio base station dengan kemampuan mengintegrasikan baseband, perangkat pemancar radio, dan sekaligus LTE for backhaul nirkabel, pada satu modul.

Dengan konsep LTE for backhaul ini spektrum operator yang biasanya hanya digunakan untuk keperluan akses radio perangkat pengguna atau radio akses dapat digunakan juga untuk menyediakan akses antar radio base station (backhaul).

Fitur ini mampu menekan biaya sewa transmisi yang mahal yang sebelumnya perlu dikeluarkan operator seperti pada penggunaan microwave dan satelit. Account Director of Huawei Indonesia XL Account, Catherine Guan mengatakan, hingga saat ini, Huawei telah lebih dari 21 tahun berkiprah di Indonesia.

XL memiliki komitmen jangka panjang untuk berkolaborasi dengan mitra kami di Indonesia, yaitu XL Axiata, guna mempercepat inklusi digital untuk menghubungkan masyarakat yang selama ini masih sulit terjangkau layanan internet, terutama mereka yang tinggal di daerah terpencil.

Implementasi teknologi Huawei RuralStar Pro ini merupakan dukungan nyata atas upaya tidak kenal lelah dari XL Axiata untuk membantu pemerintah dalam menyediakan jaringan 4G di wilayah Indonesia yang sangat luas.

Catherine menambahkan, RuralStar telah diterapkan di lebih dari 60 negara, dan mampu membantu menyediakan konektivitas bagi lebih dari 50 juta orang di komunitas pedesaan. Seri RuralStar Pro ini telah mendapatkan pengakuan sebagai Best Mobile Innovation for Emerging Markets di ajang bergengsi Mobile World Congress (MWC). (bw)

Layanan 4G XL Meluas Hingga Mentawai, Nias, dan Natuna

0

Jakarta, (pawartajatim) – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) terpilih menjadi salah satu operator mitra kerja sama pemerintah dalam program penyediaan layanan seluler 4G di wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Menurut pengumuman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo) tersebut, program ini merupakan bagian dari realisasi jaringan 4G Universal Service Obligation (USO) yang dikoordinasi oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI).

Bagi XL Axiata, partisipasi dalam program ini merupakan bagian dari komitmen XL Axiata memasuki usia 25 tahun dalam upaya “Membangun Indonesia Digital”. Direktur Teknologi & Chief Teknologi Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, total ada 132 titik desa kategori 3T yang berada di tujuh provinsi yang akan kami kelola melalui program USO ini.

Semua titik tersebut berada di area yang benar-benar terpencil, bahkan hampir semuanya berada di perbatasan wilayah NKRI dengan wilayah negara tetangga atau perairan internasional. Karena itu kami merasa terhormat mendapatkan kepercayaan dari pemerintah untuk mengelola jaringan dan layanan 4G di titik-titik terpencil tersebut, karena ini tidak hanya bicara tentang bisnis, tetapi juga menyangkut bagaimana kami terpanggil untuk turut memperkuat kedaulatan wilayah Republik Indonesia.

Menurut Gede, dalam program ini, XL Axiata bertugas untuk mengintegrasikan infrastruktur jaringan 4G USO yang disediakan oleh BAKTI dengan jaringan core dan billing milik XL Axiata, termasuk memberikan layanan pelanggan secara end to end.

Penetapan setiap titik lokasi ditetapkan oleh pemerintah. BAKTI sebagai penanggung jawab penyedia infrastruktur radio dan backhaul sampai ke titik point of integration dengan operator seluler.

Dari daftar titik-titik lokasi jaringan 4G USO yang akan dikelola oleh XL Axiata tersebut, beberapa di antaranya berada di Samudera Hindia seperti Mentawai (Sumatera Barat), Nias (Sumatera Utara), serta Pulau Banyak dan Pulau Aceh (Aceh).

Lalu ada juga Natuna dan Anambas (Kepulauan Riau) yang jauh di Laut Cina Selatan. Selanjutnya di perairan Selat Malaka ada antara lain Pulau Jemur, Rupat Utama, dan Kepulauan Meranti yang masuk Provinsi Riau.

Titik lainnya berada di desa-desa terpencil yang tersebar di Pelalawan (Riau), Singkil (Aceh), Bintan (Kepulauan Riau), Seluma (Bengkulu), dan Pesisir Barat (Lampung). “Semua jaringan yang dibangun dalam program ini merupakan jaringan 4G dan akan menggunakan koneksi vsat dan terestrial. Semua aspek teknis pembangunan infrastruktur jaringan radio dan transport sampai ke titik interkoneksi dengan operator, akan ditangani oleh BAKTI.

Untuk operasionalnya, tentu kami perlu menunggu pembangunan infrastruktur ini selesai, sehingga dapat kami integrasikan dengan jaringan core, billing serta system layanan pelanggan kami. Informasi yang kami terima, pembangunan di sejumlah titik lokasi sudah akan dilaksanakan sebelum akhir tahun, selebihnya di tahun depan,” lanjut Gede.

Terpilihnya XL Axiata dalam tender pengelolaan jaringan 4G USO di Sumatera ini semakin memperkuat komitmen perseroan untuk turut membangun jaringan 4G ke daerah terpencil. Di luar program USO ini, XL Axiata juga sudah menegaskan komitmen kepada pemerintah untuk membangun jaringan 4G ke 861 desa terpencil. Selain itu, pada tender program USO sebelumnya, XL Axiata juga terpilih untuk mengelola ratusan titik desa terpencil yang tersebar di berbagai provinsi di Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua dan Papua Barat.

Manajemen XL berharap, keikutsertaan pihaknya dalam menyediakan jaringan 4G, baik melalui program USO maupun perluasan jaringan secara mandiri, akan mampu ikut menghapus kesenjangan akses internet di area-area terpencil di berbagai daerah. Dengan tersedianya layanan data pita lebar ini, semoga akan memacu roda perekonomian masyarakat setempat.

Selain itu, keberadaan layanan seluler 4G XL Axiata akan bisa menjembatani masyarakat sekitar dalam mengakses informasi yang setara dengan daerah lain. (bw)

Wisata Malam di Pasar Mama-Mama Papua, Gubernur Khofifah, Borong Noken

0

Jayapura, (pawartajatim.com) – Disela-sela kunjungannya ke Papua guna memberikan semangat kepada para atlet Jawa Timur yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2021, Gubernur Khofifah Indar Parawansa menyempatkan diri memborong noken khas Papua di Pasar Mama-Mama Papua, Kota Jayapura, Minggu (3/10) malam usai semua event selesai.

Belasan noken diborong Khofifah yang rencananya akan dibagikan ke sejumlah kawan yang pesan saat mereka tahu saya ke Papua. Noken sendiri adalah tas tradisional masyarakat Papua yang dibawa dengan menggunakan kepala dan terbuat dari serat kulit kayu.

“Teman-teman saya banyak mengetahui saya ada di Jayapura. Beberapa diantaranya ada yang minta dibawakan oleh-oleh khas Papua,” ungkap Khofifah. Tidak hanya noken, Khofifah juga memborong berbagai buah-buahan khususnya pisang kepok merah  yang dijual para pedagang, termasuk  sarang semut dan balsem pala khas Papua Barat.

Balsem yang termasuk bahan kosmetik itu memiliki manfaat untuk kesehatan kulit. Produk tesebut merupakan hasil kerjasama Badan usaha Milik Kampung (BUMK) di Kab. Fak-Fak, Papua Barat. Menurut Khofifah, aksi borongnya tersebut merupakan bagian dari upaya turut mendorong pemulihan perekonomian masyarakat  serta menyemangati mama- mama penjual di pasar sini yang terdampak  akibat Pandemi Covid-19.

Mengingat, pandemi berdampak besar pada roda perekonomian masyarakat, utamanya pelaku UMKM. Di Pasar Mama-Mama Papua tersebut, Khofifah, tampak begitu menikmati suasana pasar. Khofifah juga bercengkrama dan mengajak para pedagang berbincang dan membagi-bagikan kue Spikoe yang notabene adalah panganan khas Surabaya –  Jawa Timur/Jatim.

Khofifah mengatakan, bahwa kunjungannya ke Pasar Mama-Mama Papua ini bukan yang pertama. Diantara mereka cukup banyak yang mengenal Khofifah, sebagai menteri. Setiap kali berkunjung ke Jayapura, dan wilayah Papua lainnya saya selalu menyempatkan diri untuk datang ke pasar mama- mama. Biasa saya cari pisang kepok merah yang manis gurih.

‘’Dulu kondisi pasar ini  tidak seperti sekarang, jauh berbeda karena sudah diperbaharui sekitar 2 tahun belakangan,” imbuhnya. Sebelum beranjak, Gubernur Khofifah, menulis di atas kertas putih yang diminta salah satu pedagang.

Sebuah kalimat yang mengungkapkan rasa bahagia bisa berbelanja di Pasar Mama Papua serta harapan doa agar Mama Papua bisa terus berkarya. Sementara itu, salah satu pedagang Agustina Mote (51) mengaku senang barangnya dibeli orang nomor satu di Jatim tersebut.

Ia pun sempat tidak menyangka jika bisa bertatap muka langsung dengan Khofifah yang juga Mantan Menteri Sosial tersebut.  “Tadi Gubernur beli tas noken seharga Rp 300.000 dan sarang semut seharga Rp 100.000. Saya sangat senang karena hari ini belum ada pembeli. Setelah Ibu Khofifah datang, baru dapat uang. Lumayan Rp 400.000,” ungkapnya.

Senada, pedagang lainnya, Mama Susana (45) pun merasa bangga dan gembira karena barang dagangannya  dibeli oleh Gubernur Khofifah. Ia berharap, Khofifah bisa kembali berkunjung ke Pasar Mama-Mama Papua di lain waktu untuk membeli barang dagangannya. “Terima kasih ibu. Sudah beli disini. Semoga kesini lagi Ibu Khofifah,” harapnya. (bw)

Gubernur Khofifah, Janji Undang Pelaku UKM Papua di Pameran Dagang Jatim

0

Jayapura, (pawartajatim.com) – Gubernur Jawa Timur/Jatim, Khofifah Indar Parawansa, berjanji akan mengundang pelaku UKM di Jayapura, Papua dalam pameran dagang di Jatim. Janji tersebut sebagai respon atas usulan Kordinator Pasar Imbi yang khusus menjual Noken, Nelly Yeimo.

Saat bertemu khofifah, Nelly, langsung menyampaikan usulan agar pelaku UKM Papua diundang jika ada pameran dagang di Jawa Timur beliau diundang. Khofifah, langsung meng-iyakan permintaan tersebut dan mengatakan bahwa langkah tersebut sebagai bentuk dukungan Jawa Timur terhadap pengembangan pasar produk-produk asal Papua.

Dengan begitu, pemasaran produk asal Papua bisa lebih luas lagi. Menurut Khofifah, UKM di Papua memiliki produk yang sangat beragam seperti berbagai aksesoris dan hiasan berbahan baku lokal, bahan makanan dan minuman, peralatan rumah tangga serta produk pertanian.

“Salah satu yang paling banyak dicari adalah noken. Kemarin, saya juga membeli noken untuk oleh-oleh, minuman sarang semut, dan balsem pala. Produk-produk ini cukup banyak diminati,” ujar Khofifah di Jayapura, Papua, Senin (4/10).

Khofifah, mengatakan, potensi UKM Papua sangat besar. Hanya saja, memang butuh pendampingan dan bimbingan untuk pemasarannya. Karena itu, Ia akan turut mendorong pemasaran produk UKM Papua melalui pameran dagang.

“InsyaAllah, Jatim akan ikut bantu promosikan produk UKM Papua,” imbuhnya. Sementara itu, dalam kesempatan tersebut Khofifah juga mengajak atlet dan official Jawa Timur untuk memborong produk lokal Papua. Hal tersebut juga sebagai bentuk dukungan untuk meningkatkan perekonomian Papua dan kesuksesan PON XX Tahun 2021.

“Setelah PON usai, sebelum kembali ke Jawa Timur jangan lupa beli oleh-oleh dari Papua. Banyak produk kreatif lokal Papua yang bagus dan berkualitas,” pungkasnya. (bw)

Kapolresta Sidoarjo Bawa Tumpeng ke Jajaran TNI Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) di wilayah Kabupaten Sidoarjo, Senin (4/10) siang mendadak didatangi Kapolresta Sidoarjo beserta rombongan. Sambil membawakan tumpeng, korp Tribrata bersama-sama mengucapkan Selamat Dirgahayu TNI ke-76.

Bahkan, kebanyakan dari jajaran TNI, merasa terkejut dengan kehadiran Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, didampingi pejabat utama Polresta Sidoarjo. Jajaran TNI di Sidoarjo, yang didatangi antara lain, Denjasa Ang, Lemasmil III Surabaya di Wonoayu, Kompi Kavaleri, Danpuspal TNI AD, Gudmatzi Zeni TNI AD, MINVETCAD V/29, SUBDENPOM V/4-1, Kompi B Yonif, serta dilanjutkan ke jajaran TNI lainnya.

Seperti diutarakan Komandan Denjasa Ang, Wonoayu, Sidoarjo Kolonel M. Widiyanto, pihaknya terkejut atas kunjungan Kapolresta Sidoarjo. “Sebelumnya tidak ada info, kalau ada kunjungan Kapolresta Sidoarjo beserta rombongan. Ternyata tahunya datang membawa tumpeng dalam rangka Dirgahayu TNI ke-76,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Danton Ranpur Kompi B, Sidoarjo, Lettu Nirwan, ia mengaku tidak tahu jika akan ada kunjungan dari Kapolresta Sidoarjo. Ternyata sedang ada kejutan peringatan Dirgahayu TNI Ke-76 dari kepolisian. “Terima kasih atas kejutannya, TNI-Polri semakin solid bersinergi,” katanya.

Dirgahayu TNI ke-76, Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol. Kusumo Wahyu Bintoro menjelaskan, upaya yang dilakukannya sebagai wujud soliditas sinergitas TNI-Polri selama ini. Khususnya dalam menjaga kondusifitas kamtibmas Kabupaten Sidoarjo. Termasuk upaya penanganan Covid-19.

“Dari kami keluarga besar Polresta Sidoarjo pada dirgahayu TNI ke-76 ini, semoga TNI semakin profesional, jaya dan semakin dicintai rakyat,” ucapnya. (no)

Istri Bupati Sidoarjo, Salurkan Bansos ke Lima Desa

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor atau Ning Sasha melanjutkan  roadshow penyaluran paket bantuan sosial/bansos ke lima desa yakni Desa Candi, Desa Karang Tanjung, Desa Banjarasri, Desa Kalidawir dan Desa Kedensari Kecamatan Tanggulangin.

Total bansos yang sudah tersalurkan lebih dari 3. 000 paket sembako kepada hamprir 18 kecamatan di Sidoarjo. Senin, (4/10). “Semoga dengan pembagian bansos ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19 dan kami berharap bantuan ini dapat dirasakan oleh masyarakat Sidoarjo secara merata,” kata Ning Sasha.

Ning Sasha, menghimbau pada pemerintahan Desa untuk selalu bersinergi dengan pemerintah dalam upaya pembangunan Desa. Selain itu ada upaya pemerintah Desa untuk terus menggali potensi desanya masing-masing dengan mengaktifkan BUMDes.

Ia berpesan kepada masyarakat untuk tetap disiplin protokol kesehatan. Sejauh ini ingkat kesadaran masyarakat Sidoarjo cukup baik dalam menjalan prokes. Istri Bupati Sidoarjo ini, melihat selama perjalanan ke Desa Banjarasri ini sudah ada perbaikan jalan yang berupa pengecoran jalan serta  akan diadakan pengerukan sungai.

Insyaallah tahun depan PKK Sidoarjo akan mengintruksikan kepada PKK Desa Tentang satgas peduli Sungai serta akan menggandeng dinas terkait untuk melombakan sungai-sungai yang ada di Desa. ‘’Jadi setelah di keruk nanti monggo kita jaga bersama-sama kebersihannya, selain itu kami pengurus TP PKK juga akan bersinergi dalam hal pemberdayaan keluarga, pemberdayaan perempuan serta mengangkat potensi ekonomi lokal,” katanya.

Pada kesempatan ini, Ning Sasha juga mengapresiasi Bumdes Desa Kedensari yang bisa membangun Taman Budaya dan Perpustakaan untuk warga. Pemerintah desa Kedensari juga mendapat apresiasi dari Ning Sasha karena mampu menggerakkan Usaha Mikro Kecil Menengah dan melibatkan pemuda Karang Taruna.

 Sementara itu, kepala Desa Kalidawir Kecamatan Tanggulangin, Maksub, menyampaikan  terimakasih atas bantuan yang diberikan TP-PKK Kabupaten. Bantun itu menurut Maksub membantu meringankan beban ekonomi warganya.

Saat ini kata Maksub, desanya sudah zona hijau.  Warga yang sudah divaksin sebanyak 1.490 orang atau 75-78 persen warganya sudah mendaptkan vaksin. Alhamdulillah TP PKK Kabupaten bersinergi dengan Desa Kalidawir dalam rangka membantu program pemberdayaan masyarakat. Harapan kami ke depan pemberdayaan masyarakat ini bisa bersanding dengan Bumdes.

Menggali potensi desa wisata dan program ketahanan pangan dengan harapan bisa menambah pendapatan asli desa. ‘’Selama ini pendapatan desa diperoleh dari sektor pertanian dan semoga dengan kedatangan Ketua PKK dan Timnya membawa semangat bagi warga Desa Kalidawir,” harap Maksub. (no)