Dukung Industri Kopi Jatim, Wagub Emil Dorong Milenial Re-branding Profesi Petani

0

Jember, (pawartajatim.com) – Dalam rangka Hari Kopi Sedunia yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak memberikan dukungan kepada para petani Kopi muda di Jawa Timur, sekaligus mendorong adanya regenerasi petani dari kaum milenial.

“Anak muda sebaiknya tidak kehilangan minat menjadi petani. Petani adalah salah satu pekerjaan yang berpengaruh pada banyak sektor kehidupan lainnya,” ungkapnya ketika bertandang ke Desa Wisata Kopi Sidomulyo, Kecamatan Silo, Jember, Sabtu (2/10).

Wagub yang akrab disapa Emil ini mengatakan, Jatim memiliki jutaan generasi muda di wilayah pedesaan yang ilmunya memadai untuk memajukan daerah tersebut. Ini utamanya dapat dilakukan dengan memberi kesan baru terhadap tradisi lama.

“Salah satu usaha penting dalam memajukan daerah-daerah suburban adalah dengan memberi perbaruan elemen-elemen yang sudah ada, seperti pads profesi petani,” ungkap Emil. Hal ini contohnya dalam membentuk pandangan baru soal petani, bahwa bercocok tanam tidak selalu identik  dengan pekerjaan yang berpenghasilan kecil dan kuno.

“Ini menjadi penting karena profesi sebagai petani dapat di-re-brand menjadi sesuatu yang baru dan milenial,” urainya. Pihaknya juga menegaskan bahwa usaha perbaruan ini harus dimulai dari dalam diri sendiri. Generasi muda sendiri, menurutnya, tidak boleh menjadi petani semata karena keterbatasan. Melainkan karena pilihan dan motivasinya sendiri.

“Kegiatan bertani itu bukan sesuatu yang remeh. Petani juga adalah profesi,” jelasnya. “Alangkah baiknya bila generasi milenial kini memutuskan menjadi petani bukan hanya karena tidak punya pilihan, tetapi karena keinginannya sendiri untuk menciptakan objek yang prospek bagi kemajuan desanya,” tambahnya.

Terkait ini, Emil menegaskan, bersama Pemprov Jatim, pihaknya senantiasa memberikan wadah melalui forum Generasi Milenial Cemerlang (Gemilang) bisa mengembangkan usahanya. Lewat wadah inilah, para anak muda yang ingin mengembangkan potensi desanya bisa memperluas jaringan mereka, membangun bisnis, dan memaksimalkan potensi produk-produk lokal.

“Ini juga agar teman-teman kembali semangat berbudidaya. Agar kita kembali memahami bahwa untuk sukses, kita tidak harus bekerja di kota,” tegasnya. Tak berhenti di situ, sebagai bentuk dukungan langsung terhadap para petani milenial, Wagub Emil pun memberikan 5.000 bibit kopi untuk petani kopi di Desa Sidomulyo, Jember.

Bersama Kepala Bakorwil Jember Imam Hidayat dan kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember Imam Sudarmadji, Emil menyempatkan diri untuk terjun langsung dalam proses penanaman bibit kopi Arabika di ketinggian 1.150m.

Wagub Emil berharap bantuan bibit ini dapat memotivasi generasi muda untuk mengembangkan potensi pertanian dan perkebunan desa mereka. “Dengan ini, anak-anak muda kita harap punya semangat untuk mendorong produktivitas. Jatim bisa mengembangkan kawasan ini menjadi pusat pengembangan komoditas Arabika,” harapnya.

Seusai turun tangan dalam penanaman, Mantan Bupati Trenggalek ini menyempatkan waktu untuk berkeliling di desa yang dikenal atas Kampung Kopinya itu. Emil turut melihat langsung proses penggilingan serta pengemasan kopi yang dikelola oleh sinergi dari Koperasi Ketakasi Kopi dan Gemilang.

Di akhir peninjauan ini, Emil optimis bahwa Petani Kopi Milenial bukan hanya sukses melakukan re-branding, tapi juga mengembangkan bibit arabika yang telah diberikan. Mulai dari perawatan hingga pemasaran secara lokal dan internasional.

“Kami di Pemprov Jatim berharap ini menjadi satu modal yang bisa dinjalankan. Kami ingin bisa mendorong keinginan dan kemandirian kelompok petani dan para milenial dalam mengembangkan usaha mereka,” tegasnya.

Suwarno selaku ketua Tani dan Koperasi Ketakasi Kopi pun turut mengapresiasi bentuk dukungan Emil bersama Pemprov Jatim. “Bentuk dukungan seperti ini membantu masyarakat Desa Sidomulyo untuk lebih semangat berkarya demi peningkatan taraf hidup masyarakat sendiri,” tutupnya. (bw)

Wagub Jatim Harapkan Pusat Industri Halal Bisa Terwujudkan

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mendukung penuh pembangunan menara 17 Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim yang pengerjaannya dimulai pada hari ini dan diestimasi akan selesai sekitar 2 hingga 3 tahun mendatang.

Pelaksanaan Ground Breaking Menara 17 PWNU Jatim sendiri, memiliki Luas 2.001 m2 dan dilaksanakan di Parkir Utama Jatim I Jl. Masjid Agung Timur No 9 Surabaya, Minggu (3/10). Ia mengatakan, pelaksanaan pembangunan Menara 17 PWNU Jatim ini akan mendukung dan mewujudkan cita cita besar dari Pemprov Jatim inisiasi dari Gubernur yang mengharapkan Pusat Industri Halal bisa terwujudkan melalui Jatim.

Industri halal ini, menurutnya merupakan cita cita besar ditengah Indonesia sebagai ummat muslim terbesar dan memiliki potensi industri halal jika bisa dioptimalkan dengan baik. “Semoga pembangunan ini memberikan keberkahan, kelancaran, kemaslahatan bagi ummat serta seluruh warga Nahdliyin dan akan mempercepat sekaligus mendorong terwujudnya industri halal di Jawa Timur,” ungkapnya.

Emil sapaan akrabnya menyebut, Pusat Industri Halal merupakan potensi besar yang harus dijadikan peluang bagi Nahdliyin guna menyejahterakan seluruh ummat muslim di Indonesia, khususnya Jawa Timur.

Menurut dia, industri halal yang ada memiliki potensi besar yang harus dilakukan keberpihakan seperti industri halal tourism, ekspor makanan dan minuman, keuangan syariah, kosmetik halal hingga industri halal pariwisata.

“Mudah mudahan dari keberpihakan bersama dari warga nahdliyin pusat industri halal bisa terwujudkan yang dimulai dari langkah kecil menuju langkah besar berikutnya, sehingga membawa barokah bagi kita semua,” jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ketua PWNU Jawa Timur KH. Marzuki Mustamar mengatakan, pembangunan Menara 17 ini, menjadi sebuah kebutuhan untuk lebih memajukan NU di Jawa Timur/Jatim. Ia menerangkan, banyak kegiatan baik PWNU maupun PCNU beserta para Badan Otonom (Banom) yang memilih tempat atau gedung pelaksanaan kegiatan diluar Kantor PWNU.

Oleh karenanya, lewat terwujudnya Menara 17 ini, diharapkan seluruh Banom maupun PCNU yang akan melaksanakan kegiatan, pelatihan, pengkaderan maupun hari besar keagamaan bisa dipusatkan disini.

“Jika pembangunan ini selesai, seluruh warga NU bisa menggunakan untuk tempat tempat kemasyarakatan, pengkaderan maupun kegiatan milik Banom banom yang selama ini dilakukan di hotel hotel atau gedung gedung milik instansi pemerintah,” ungkapnya.

Pihaknya juga membuka diri kepada seluruh masyarakat dan kaum nahdliyin yang ingin berkontribusi mendukung terselesaikannya menara 17 lantai PWNU Jatim. “Kami membuka diri kontribusi keikutsertaan para masyarakat dan warga Nahdliyin mendukung untuk terselesaikannya pembangunan Menara 17 lantai PWNU Jatim,” tutupnya. (bw)

Mobil Geely Terbaru Gunakan Material Ringan dari LANXESS

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Pabrikan mobil China Geely telah memilih perusahaan bahan kimia khusus LANXESS sebagai pemasok pilihan untuk komponen struktural front-end carrier (FE) inovatif, yang akan digunakan dalam mobil penumpang di masa depan. Konsep desain untuk komponen merupakan solusi desain hybrid canggih yang melampaui struktur FE sebelumnya yang berbentuk persegi atau persegi panjang.

Dengan konsep ini, pendingin bawah dipasang dalam lembaran logam, sedangkan bagian atas yang kompleks dikembangkan menggunakan Durethan BKV50H2.0 EF yang padat dan tahan panas, bahan yang sangat cocok untuk komponen struktural yang memerlukan kekakuan dan kekuatan tinggi.

Seluruh desain plastik bagian atas memenuhi berbagai persyaratan perakitan multi komponen. Konsep ini tidak hanya menunjukkan kompetensi LANXESS dalam aplikasi solusi hybrid pada struktur material ringan otomotif dan keuntungan menggunakan bahan termoplastik modulus tinggi seperti Durethan BKV50H2.0 EF, namun juga memberikan solusi hemat biaya untuk mencapai beberapa target penghematan.

Menantang

LANXESS dipilih oleh Geely sebagai pemasok material berdasarkan keahliannya dalam menangani desain suku cadang serta kesesuaian material poliamida Durethan-nya. “Namun merancang komponen struktural plastik dan menyediakan bahan yang tepat tidak cukup.

Mempertimbangkan latar belakang pasar secara keseluruhan dan ekspektasi pelanggan, lalu memahami tugas yang ada serta menyiapkan proposal desain potensial yang berbeda untuk struktur FE juga merupakan kunci dalam mengembangkan proyek ini,” ujar Tsui, manajer proyek di unit bisnis High Performance Materials (HPM).

Bahan Modulus Tinggi

Plastik rekayasa LANXESS dirancang untuk mendukung pelanggan dalam mencapai kinerja komponen yang maksimum dan pemrosesan yang efisien. Untuk memenuhi tujuan ini, perusahaan membentuk lini produk Pocan dan Durethan EF dan XF, berbagai jenis polibutilena tereftalat (PBT) dan poliamida 6 dan 66 yang mudah mengalir. “EF” adalah singkatan dari “EasyFlow,” “XF” untuk “XtremeFlow.”

LANXESS juga telah mengembangkan termoplastik modulus tinggi yang mengandung serat kaca 50 persen serta bahan lainnya. Produk-produk ini menampilkan kekakuan dan kekuatan luar biasa tinggi. Kendati kandungan pengisinya tinggi, produk ini masih dapat diproses semudah dan seefisien bahan standar yang setara.

“Bahan-bahan yang cerdas menawarkan keuntungan menarik untuk desain dan manufaktur, serta memberi desainer pilihan yang benar-benar baru,” kata Wei Lin, manager akun utama LANXESS. (bw)

Puan : Terminal Baru Bandara Mopah Merauke Permudah Akses Transportasi Rakyat

0

Merauke, (pawartajatim.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Terminal Baru Bandar Udara Mopah Merauke, Papua. Ia berharap peningkatan infrastruktur di bidang transportasi tersebut dapat semakin mempermudah akses rakyat.

Peresmian ditandai dengan pemukulan alat musik tradisional Papua, tifa dan penandatangan prasasti oleh Presiden Jokowi, Minggu (3/10). Selain Puan, Jokowi didampingi oleh Menhub Budi Karya Sumadi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Bupati Merauke Romanus Mbaraka.

“Di dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia, kita tidak ingin ada daerah yang terisolasi atau sulit diakses,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani, kepada pawartajatim.com Minggu (3/10). Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI ini pun mendukung peningkatan infrastruktur di bidang transportasi.

Puan berharap dengan perluasan terminal penumpang baru seluas 7.200 meter Bandara Mopah Merauke bisa mendatangkan sebanyak-banyaknya manfaat bagi rakyat, khususnya masyarakat Papua.

“Terminal baru Bandara Mopah Merauke harus semakin mempermudah akses transportasi masyarakat. Dengan peningkatan ini, saya juga berharap orang semakin gampang datang ke Merauke untuk melihat indahnya wilayah ujung timur Indonesia,” tutur Mantan Menko PMK ini.

Putri Presiden Indonesia ke-5  ini, mengatakan, setiap bagian dari wilayah Indonesia harus bisa terhubung baik secara darat, laut, maupun udara. Oleh karenanya dibutuhkan penguatan bandara-bandara di wilayah 3TP (Tertinggal, Terdepan, Terluar, dan Perbatasan).

“Termasuk dengan penguatan Bandara Mopah Merauke melalui pembangunan terminal baru,” ujar Putri mantan Ketua MPR Taufik Kiemas yang hadir dengan memakai tas noken khas Papua. “Kita harus bisa membayangkan bahwa nantinya orang dari Sabang tidak akan bingung bagaimana jalur dan transportasinya kalau ingin menjelajahi Merauke,” imbuh Ketua DPP PDI Perjuangan tersebut.

Puan menekankan pentingnya kemudahan akses dari satu daerah ke daerah lain di Indonesia. Hal ini mengingat Indonesia sebagai negara kesatuan dengan banyak pulau. “Itulah NKRI, terhubung dan bersatu dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote,” tambah Puan.

Bandara Mopah Merauke merupakan unit Pelayanan Bandar Udara Kelas I Kementerian Perhubungan. Perluasan terminal dimaksudkan sebagai bandara induk dalam rangka penghubung bandara kawasan guna meretas keterisolasian wilayah.

Keberadaan terminal baru ini pun diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kualitas untuk penumpang. Lebih lanjut, Puan juga menilai terminal baru Bandara Mopah Merauke menunjukkan kemajuan Papua.

“Semakin banyaknya infrastruktur yang dibangun di tanah Papua menunjukkan komitmen pemerintah untuk kemajuan Papua. Dan Papua sendiri juga telah membuktikan mampu menjadi daerah maju, termasuk dengan keberhasilan menyelenggarakan PON XX,” tutup Cucu Proklamator Bung Karno tersebut. (nn)

Puan Tanam dan Jajan Jagung Bareng Presiden Jokowi di Sorong Papua

0

Sorong, (pawartajatim.com) – Ketua DPR RI Puan Maharani mendampingi Presiden Joko Widodo dalam kunjungan kerja di Sorong, Papua Barat. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah menanam jagung bersama para petani.

Kegiatan menanam jagung dilakukan di Kawasan Jalan Rajawali, Kelurahan Klamesen, Distrik Mariat, Kabupaten Sorong, Senin (4/10). Ada 8 hektare lahan yang ditanami jagung hari ini dari target 40 Ha yang akan ditanami bibit jagung secara bertahap.

Selain Puan, Jokowi didampingi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan pada acara tanam jagung bersama petani di Sorong itu. Puan terlihat mengenakan kaus merah dengan jaket sporty hitam dan sepatu kets saat menaman bibit jagung memakai alat tanam khusus.

Puan ikut mendampingi Jokowi saat berbincang dengan para petani jagung. Setelah menebar bibit, Puan bersama Jokowi dan Mentan Syahrul Yasin Limpo membeli jagung rebus di warung pinggir jalan milik warga di dekat lokasi penanaman bibit.

“Enak ini. Dibungkus juga ya, yang mateng aja,” kata Puan kepada penjual sambil menjajal jagung rebus. Sambil jajan jagung, perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI tersebut pun menyempatkan menyapa warga. Puan juga meladeni permintaan foto bareng sejumlah warga.

“Ibu Puan sehat-sehat. Sampai ketemu lagi,” ujar salah satu warga yang dijawab ucapan terima kasih oleh Puan. Mengenai kegiatan menanam jagung bersama petani, Puan berbicara mengenai diversifikasi pangan. Hal ini mengingat beragamnya jenis pangan Indonesia yang seharusya membuat asupan makan masyarakat Indonesia juga beragam.

“Seperti jagung yang saat ini kita tanam bersama-sama. Semoga ini mengingatkan banyak orang bahwa di Indonesia itu nasi bukan satu-satunya. Ada yang lain seperti jagung, kentang, sagu, yang mengandung karbohidrat,” jelas putri Presiden Indonesia ke-5.

Ditambahkannya, jagung menyehatkan karena kaya vitamin B6 dan B9 yang berfungsi meningkatkan metabolisme pada tubuh sehingga asupan energi lebih lancar. Apalagi, kata Puan, jagung bisa dibuat macam-macam jenis olahan.

“Baik itu dibakar, direbus seperti yang saya makan bersama Bapak Presiden dan bapak Mentan. Ada banyak jenis makanan lainnya dari jagung, termasuk makanan khas berbagai daerah,” ungkapnya. Puan memberikan apresiasi kepada para petani jagung yang terus berupaya membantu terciptanya ketahanan pangan.

“Tanpa petani, Indonesia tidak bisa berdaulat pangan. Karena itu DPR RI memberi perhatian besar bagaimana meningkatkan kesejahteraan petani, sebab tangan mereka yang memberi makan kita semua,” tuturnya.

Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan petani merupakan profesi yang menyejahterakan banyak orang. Oleh karenanya, ia berharap seluruh elemen bangsa bergotong royong menghasilkan solusi-solusi lebih secara menyeluruh untuk mengatasi berbagai masalah klasik pertanian.

“Seperti soal harga pupuk yang tinggi, harga jual dan harga beli, antisipasi gagal panen, dan sebagainya,” sebut cucu Bung Karno ini. Mantan Menko PMK itu pun berharap agar program lumbung pangan nasional bisa menjadi jawaban dari berbagai persoalan yang ada termasuk pada sektor tanaman jagung.

Seperti diketahui, minimnya stok jagung menyebabkan stok pakan ternak terbatas sehingga menyebabkan harga tinggi. “Kenaikan harga pakan ternak berdampak  terhadap kenaikan harga ayam potong. Tentunya ini menjadi masalah untuk masyarakat, terutama dalam perekomian yang masih belum stabil akibat pandemi Covid-19,” ucap Peraih suara terbanyak pamilu 2019 ini.

“Maka saya mendukung agar program lumbung pangan semakin digencarkan di berbagai daerah sehingga tak hanya membawa manfaat bagi petani, tapi juga untuk rakyat secara keseluruhan,” sambung Wakil Rakyat dari  Dapil Jawa Tengah/Jateng ini.

Puan mendorong program petani milienal yang menjadi inisiasi pemerintah untuk mendukung sektor penggerak pertanian. Pemerintah saat ini tengah memberikan pelatihan dengan target menciptakan 2.000 petani milenial.

“Petani milenial akan membantu Indonesia mewujudkan ketahanan pangan. DPR RI juga mendukung berbagai teknologi pertanian untuk meningkatkan produktivitas hasil tani,” pungkas Puan. (nn)

Komisi IX DPR RI Gelar Vaksinasi di Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – warga Sidoarjo saat mengikuti program vaksinasi sangat luar biasa. Terbukti kegiatan 1.000 dosis vaksin yang digelar oleh Komisi IX DPR RI bekerja sama Kementerian Kesehatan sudah habis dalam waktu satu jam.

“Kami dari Fraksi Demokrat DPR RI bekerjasama dengan Fraksi Demokrat DPRD Sidoarjo dan Dinas Kesehatan Sidoarjo untuk memberikan penambahan 1.000 dosis vaksin lagi,” kata Anggota Komisi IX DPR RI Lucy Kurniasari, yang akrab dipanggil Ning Lucy, usai meninjau pelaksanaan vaksinasi di Sun City, Minggu (3/10) kemarin.

Menurut dia, program vaksinasi massal ini bisa membantu meningkatkan herd immunity. Kalau hari ini tercatat 64,5 persen, berarti untuk menuju herd immunity hanya kurang 5,5 persen untuk menuju 70 persen.

“Kegiatan seperti ini ada dibeberapa titik, sehingga dalam waktu dekat ini sudah bisa mencapai 70 persen. Melihat kondisi seperti ini sangat sangat mengapresiasai warga Sidoarjo, yang berarti warga Sidoarjo ini sangat cerdas, ingin diimunisasi, ingin memproteksi diri, ingin agar supaya memperkecil terpaparnya virus Covid19, yang hari ini sudah masuk level I,” katanya.

Anggota Komisi D Dewan Sidoarjo, Zahlul Yussar, mengatakan, kalau menyelesaikan Covid 19 ini tidak bisa secara individu, namun harus kerjasama, berkolaborasi pusat dan daerah yang sangat luar biasa ini, harus melibatkan beberapa pihak.

“Kalau kita kolaborasi dan koordinasi hasilnya luar biasa, vaksinasi yang awal 1.000 dosis bisa bertambah lebih banyak lagi,” katanya. Jadi, yang perlu kita apresiasi juga adalah antusias kehadiran masyarakat yang luar biasa.

Inilah bentuk mendukung program pemerintah dan semoga lekas menjadi zona hijau, yang nantinya juga bisa mengangkat kondisi perekonomian yang sudah terpuruk beberapa bulan. “Semoga dengan adanya vaksinasi ini masih terus ada ketersinambungan,” pungkas Zalul dari politisi Demokrat ini.

Sementara itu, Kepala Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinas Kesehatan Sidoarjo dr Atok Ilah menjelaskan kalau pihaknya telah menyediakan sekitar 50 orang tenaga nakes. “Dengan 50 orang tenaga nakes saya kira sudah cukup melayani alur vaksinasi secara keseluruhan. Karena kondisinya sekarang dengan kemanjuan teknologi hasil memang lebih mudah,” ucapnya. (no)

Motor Trail di Tangan Pengacara Muda

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Setiap anak muda biasanya menyukai tantangan. Demikian juga dengan Dio Akbar Rachmadan Purba, SH (27), atau yang biasa dipanggil Dio Purba, ini punya hobi berpetualang dengan mengendarai motor trail.

Selain setiap hari harus berurusan dengan pekerjaannya menangani kasus hukum, baik pidana maupun perdata, Dio, pengacara muda ini sesekali menyempatkan waktunya bergabung dengan teman-teman sesama penyuka motor trail.

Advokat Dio Akbar Rachmadan Purba, SH. (foto/nanang)

Tantangan ketika berkendara motor trail, baginya merupakan sisi lain dari pekerjaannya yang juga penuh risiko. “Saya kan suka tantangan. Jadi kalau tantangan itu ditaklukan seperti ada rasa kepuasan tersendiri bagi saya” kata pengacara muda, Dio Akbar Rahmadan Purba, SH kepada pawartajatim.com Minggu (3/10).

Namun, justru dari hobinya itu, Dio, bisa memaknai, bahwa hidup tak ubahnya medan terjal yang harus dilalui dengan semangat. Meski kadang sulit, dia menempatkan tantangan dan kesulitan sebagai bagian dari hidup.

Selain berprofesi sebagai seorang pengacara, lawyer berdarah Batak Jawa ini juga sebagai Founder www.akseshukumjadimudah.com sebuah Platform Edukasi Hukum. Sebuah upaya untuk melahirkan masyarakat melek hukum.

Banyak masyarakat yang memanfaatkan akses ini untuk konsultasi hukum terkait masalah hukum yang sedang menimpanya. Mulai dari kasus perdata,  sengketa hubungan industrial, pertanahan, waris, hukum kontrak perusahaan, hingga kasus pidana.

“Kami melayani setiap klien yang konsultasi dengan kesungguhan dan ketulusan hati,” jelas alumni Ubhara ini. Pria jangkung 27 tahun ini juga menjabat sebagai Managing Partners di B&DP Lawyers and Couselors At Law dan tercatat sebagai Advokat/Konsultan Hukum di LBH Rumah Keadilan Masyarakat (LBH RKM).

“LBH ini sebagai wadah perjuangan hukum atau Access to Justice bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Surabaya,” tambah pria murah senyum ini. Di LBH RKM, Dio, berpartner dengan advokat senior, Tomuan Sugiarto Hutagaol,SH, Bagus Andri Dwi Putra,S H, Candra, SH, Yoga, SH, dan Nanang Sutrisno, SH.

Sudah banyak kasus yang ditangani di lembaga ini. Mulai dari kasus perdata hingga pidana. Para advokat muda ini menangani perkara hukum dengan profesional dan semangat yang tinggi. (nn)

Pengacara Muda Bertalenta ini, Gagas Platform Edukasi Hukum

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Edukasi hukum online. Dalam kehidupan bermasyarakat, setiap orang pasti akan melakukan interaksi sosial dengan orang lain. Untuk menjamin kelancaran komunikasi dan hubungan antara satu orang dengan lainnya, maka negara membuat suatu aturan yang mengikat, disamping norma yang ada di masyarakat.

 Walaupun sudah ada aturan hukum mengikat, namun, dalam melakukan interaksi masih saja terdapat pelanggaran yang pada akhirnya ada pihak yang dirugikan hak-haknya. Hal itu tentu saja bisa menjadi sebuah perkara hukum bagi pihak yang berseteru.

Advokat Dio Akbar Rachmadan Purba, SH. (foto/nanang)

Begitu juga dalam dunia hukum, Setiap langkah bisnis adalah langkah hukum. Kedudukan hukum dalam kegiatan bisnis telah menjadi semakin menentukan. Kita tidak dapat lagi memandang hukum hanya sebagai faktor pelengkap, melainkan lebih dari itu, hukum telah menjadi faktor yang tidak mungkin lagi dihindari disemua bidang bisnis.

Dengan kata lain hukum telah menjadi aspek utama dalam manajemen perusahaan modern yang tentunya diperlukan dalam menjalankan perusahaan. Dan sejak teknologi hadir menjadi bagian hidup manusia dewasa ini. Manusia seolah tak berfungsi tanpa adanya ponsel cerdas yang merupakan alat-alat produk teknologi modern.

“Berbagai aspek keseharian mulai dari bekerja, berbisnis hingga mencari informasi Hukum tak luput semuanya dilakukan dengan bantuan teknologi,” kata Advokat Muda, Bagus Andri Dwi Putra, SH, kepada pawartajatim.com Minggu (3/10).

Bagus Andri Dwi Putra, SH (27) dan Dio Akbar Ramadhan Purba, SH (27) adalah yang akrab disapa Bagus dan Dio ini berteman sejak dibangku kuliah hingga menjadi pengacara/konsultan hukum. Mencoba menjawab tantangan jaman, terkait perkembangan teknologi, dengan mulai memperkenalkan  sebuah “Platform Edukasi Hukum” – upaya melahirkan masyarakat melek hukum yang bernama www.akseshukumjadimudah.com.

“Dengan adanya Platform Edukasi Hukum mereka berdua berharap memberikan akses seluas-luasnya kepada Masyarakat Indonesia dalam menjawab dan menangani persoalan Hukum yang sedang mereka hadapi baik Persoalan Pidana, Perdata, Perizinan dan hingga Service Legal Corporate, jelas pengacara yang pernah menjadi kuasa hukum Erji pada pilkada Surabaya 2020

Dua Pengacara muda alumni Universitas Bhayangkara ini juga sebagai Managing Partners di B&DP Lawyers and Couselors At Law yang berkantor di Surabaya. “Kami juga mengabdi sebagai Advokat/Konsultan Hukum di LBH Rumah Keadilan Masyarakat (LBH RKM) sebagai wadah perjuangan hukum atau Access to Justice bagi masyarakat berpenghasilan rendah/MBR di Surabaya,’’ pungkas pria yang dikenal riang gembira ini. (nn)

Warga Demo, Bupati Turun Tangan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Puluhan warga Desa Keboan Anom Kecamatan Gedangan menolak rencana Kepala Desanya, Sutiyono, yang akan membangun pertokoan di lapangan sepak bola. Warga mempertanyakan, kenapa pihak desa tidak memanfaatkan tanah aset desa yang lain.

Karena menurut warga, lapangan yang dimiliki desa itu hanya itu satu-satunya. Oleh sebab itu, warga tidak setuju bila pihak desa membangun pertokoan dengan dalih akan disewakan dan bisa menambah pendapatan desa.

Selain itu, warga khawatir dengan adanya bangunan toko akan berimbas pada menyempitnya ukuran lapangan sepak bola. Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor), akhirnya datang menemui warga dan Kepala Desa Keboan Anom, Sutiyono.

Kedatangan Gus Muhdlor, di Kantor Balai Desa Keboan Anom itu atas permintaan kedua belah pihak. Karena sebelumnya sudah dilakukan musyawarah, diantara kedua belah pihak. Namun, belum menemukan titik temu.

“Keinginan warga sudah betul, karena ingin menjaga jangan sampai satu-satunya lapangan yang menjadi aset desa itu dialih fungsikan,” tkataGus Muhdlor, di Kantor Balai Desa Keboan Anom. Minggu, (3/10).

Sedangkan yang diinginkan Kepala Desa didukung BPD punya rencana membuat BUMDes dengan memanfaatkan tanah lapangan. Dihadapan Bupati sempat adu argumen antara warga dengan pihak desa.

“Ini hanya perlu jalan tengah saja, apa yang diinginkan warga kita akomodir dan yang diharapkan Kadesnya juga kita akomodir. Tadi sudah ada titik temu antara warga dan Kades disaksikan BPD sudah sepakat, desa boleh membangun pertokoan asalkan luas lapangan sesuai dengan permintaan warga. Jadi sudah clear,” jelasnya.

Untuk merevitalisasi lapangan sepak bola Gus Muhdlor akan mengalokasikan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) untuk Desa Keboan Anom. Syaratnya warga dan Kadesnya harus kompak memajukan desanya.

“Kita akan alokasikan dana BKK untuk perbaikan lapangan ini. Mulai sekarang harus kompak bangun desa bersama-sama. BUMDes nya jalan lahan publik lapangan sepak bolanya juga bagus,” tutur Gus Muhdlor, disambut warga dengan antusias.

Sebelum meninggalkan Balai Desa Keboan Anom, Bupati Gus Muhdlor, sempat meninjau kondisi lapangan yang berada persis di sebelah timur Balai Desa. (no)

Bupati Gus Muhdlor, Minta Pembangunan Frontage Road Selesai Tepat Waktu

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Proyek pembangunan frontage road yang berada sebelah sisi Timur Jalan Raya Aloha – Gedangan disidak Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor (Gus Muhdlor), Minggu (3/10) pagi. Gus Muhdlor minta proyek jalan sepanjang 1,6 km itu selesai tepat waktu, akhir tahun ini.

Proyek frontage road termasuk salah satu proyek strategis Pemkab Sidoarjo yang menjadi prioritas Bupati Gus Muhdlor. Karena itu, Gus Muhdlor, menegaskan, percepatan penyelesaian frontage road tidak bisa ditawar lagi.

“Kita sudah warning pengerjaan frontage road ini jangan sampai molor, harus selesai tepat waktu. Karena ini urgent untuk mengurai kemacetan di sepanjang jalan mulai Waru-Gedangan-Buduran,” kata Gus Muhdlor, saat sidak didampingi Kepala Dinas PU BM SDA Sigit Setyawan dan sejumlah kepala OPD.

Sejauh ini, proses pengerjaannya dilakukan selama 24 jam non stop. Pantauan di lokasi pembangunan jembatan kali Aloha sudah rampung tinggal proses pengurukannya. Meski ada sedikit kendala, karena keberadaan tiang listrik yang berjejer di sepanjang jalan frontage, Bupati sudah mengintruksikan agar Dinas PU BM SDA terus berkoordinasi dengan pihak PLN untuk pemindahan tiang.

“Proyek ini harus jalan terus tidak boleh berhenti, proses appraisal atau ganti rugi lahan juga sama-sama jalan. Mana yang bisa dikerjakan dulu kita kerjakan. Prinsipnya ,pembangunan jalan frontage mulai dari Waru sampai Buduran ini kita kebut biar cepat selesai,” tegas Gus Muhdlor.

“Kasihan masyarakat pengguna jalan kalau masuk Sidoarjo pasti kena macet,” tambahnya. Usai sidak proyek frontage, Bupati Sidoarjo, kemudian bergeser ke Desa Bangah Kecamatan Taman untuk mengecek progres proyek pembangunan drainase di sepanjang jalan Bangah – Wage.

Setiap musim hujan jalan yang padat kendaraan itu selalu tergenang air. Jalan di Desa Bangah sampai Wage ini kalau musim hujan jalannya tergenang air. Karena memang jalan raya ini tidak ada drainasenya.

‘’Sekarang kita bangun drainase. Kita minta ini juga selesai tepat waktu. Saya tidak ingin proyek infrastruktur untuk kepentingan publik seperti ini pengerjaanya molor,” pungkasnya. (no)