Vaksinasi Merdeka Sasar Pesantren, Rumah Ibadah dan Pendidikan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Percepatan terbentuknya herd immunity bagi masyarakat, sebagai langkah memutus penyebaran Covid-19, semakin masif dilakukan pemerintah bersama TNI-Polri melalui Vaksinasi Merdeka menyasar pesantren, rumah ibadah dan tempat pendidikan.

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, turun langsung ke daerah-daerah untuk memantau upaya percepatan vaksinasi bagi masyarakat. Bahkan vaksinasi merdeka yang digelar serentak di pesantren dan rumah ibadah di seluruh wilayah Indonesia, juga menjadi perhatian dua pucuk pimpinan TNI-Polri tersebut.

Kali ini, melalui virtual meeting Vaksinasi Merdeka serentak di pesantren dan rumah ibadah oleh Panglima TNI-Kapolri, Kabupaten Sidoarjo menjadi perwakilan yang interaksi dengan Panglima TNI dan Kapolri terkait perkembangan vaksinasi di Kabupaten Sidoarjo.

Pelaksanaan kegiatan tersebut, digelar Polresta Sidoarjo bersama Kodim 0816 Sidoarjo dan Pemkab Sidoarjo di Gereja GPDI Elohim, Sidoarjo, Sabtu (11/9) yang dihadiri Wakil Bupati Sidoarjo, Kapolresta Sidoarjo, Dandim 0816 Sidoarjo, Kepala Dinas Kesehatan Sidoarjo, pengurus GPDI Elohim Sidoarjo, serta pejabat utama TNI-Polri di Sidoarjo.

Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan, pada vaksinasi serentak di GPDI Elohim menyasar pada pengurus gereja, pendeta, jemaat dan masyarakat sekitar gereja, menyediakan 3.500 dosis vaksin Covid-19.

“Dari yang sudah berjalan, harian vaksinasi kami rata-rata sekitar 12.000 dosis vaksin. Bersama Pemkab Sidoarjo dan TNI, kami terus berupaya melakukan percepatan vaksinasi untuk membentuk herd immunity masyarakat, termasuk menyasar pesantren, rumah ibadah, sekolah, dan tempat umum lainnya,” jelasnya.

Masyarakat di Sidoarjo menurut Kapolresta Sidoarjo juga turut membantu dalam menekan laju Covid-19. Semuanya bahu-membahu memutus mata rantai penyebarannya. Antusias masyarakat untuk disuntik vaksin begitu besar, serta semakin banyak yang disiplin protokol kesehatan.

“Harapannya pola ini terus dipatuhi masyarakat, dan kami dari TNI-Polri akan terus mengedukasi masyarakat agar mematuhi peraturan pemerintah terkait pencegahan penyebaran Covid-19,” tambah Kapolresta Sidoarjo.

Sementara sesuai arahan dari Kapolri terkait target yang dicanangkan Presiden Joko Widodo, kini mencapai 2 juta dosis vaksin Covid-19 perhari seluruh Indonesia. Karenanya Kapolri berharap di wilayah Jawa Timur, perhari mampu mencapai 300.000 dosis vaksin bagi masyarakat.

Wakil Bupati Sidoarjo Subandi, mengapresiasi langkah percepatan vaksinasi di wilayahnya, khususnya yang telah dilakukan TNI-Polri. Penanganan Covid-19 menjadi tugas kita bersama untuk terus menekan laju penyebarannya.

“Saat ini, PPKM Kabupaten Sidoarjo sudah turun menjadi level 2 dan zona kuning, melalui percepatan vaksinasi dan tetap mematuhi protokol kesehatan, semoga kita segera berubah menjadi zona hijau,” ungkapnya. (no)

Sertijab Pejabat Utama dan Kapolsek di Polresta Sidoarjo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Rotasi pejabat utama dan beberapa Kapolsek jajaran di Polresta Sidoarjo kembali bergulir. Prosesi pergantian pejabat ditandai dalam upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) serta pengukuhan pejabat utama dan kapolsek jajaran di Gedung Serbaguna Polresta Sidoarjo, Sabtu (11/9) pagi.

Upacara sertijab serta pengukuhan pejabat utama dan kapolsek jajaran dipimpin Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro. Ia menyampaikan, rotasi jabatan di tubuh Polri adalah hal yang biasa, sebagai bentuk penyegaran kinerja Polri, khususnya Polresta Sidoarjo dalam meningkatkan pelayanan masyarakat.

Selain itu, saat ini yang juga menjadi prioritas Polresta Sidoarjo selain menjaga kondusifitas kamtibmas, pemaksimalan penanganan Covid-19 harus diperhatikan dengan serius. “Sidoarjo yang sudah menjadi zona kuning penyebaran Covid-19, harus terus kita tingkatkan penanganannya agar segera menjadi zona hijau. Yakni dengan memasifkan vaksinasi dan 3T di wilayah kita,” pesan Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Karenanya, kata dia, setelah upacara sertijab dan pengukuhan, para pejabat utama dan kapolsek jajaran segera tancap gas untuk menyesuaikan dengan tugas dan tanggung jawabnya. Beberapa pejabat utama, kapolsek jajaran yang dilakukan sertijab dan pengukuhan.

Antara lain, kabagops Polresta Sidoarjo dari Kompol Trie Sis Biantoro yang berpindah tugas sebagai Kanit IV Premanisme, pemerasan dan pencurian Subdit III Ditreskrimum Polda Jatim. Kini posisinya digantikan Kompol Kadek Oka Suparta, sebelumnya sebagai Kapolsek Pabean Cantikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

Kemudian, posisi Kasat Lantas Polresta Sidoarjo Kompol Wikha Ardilestanto yang berpindah tugas di Spripim Polri digantikan AKP Yanto Mulyanto, sebelumnya sebagai Kasat Lantas Polres Gresik. Kemudian beberapa Kapolsek juga berganti.

Kapolsek Gedangan dari Kompol Heri Siswoko digantikan mantan Kapolsek Karang Pilang, Kompol Samsul Hadi. Disusul Iptu Samat sebelumnya sebagai Kanit Ident Satreskrim Polresta Sidoarjo kini menjabat sebagai Kapolsek Wonoayu.

Posisi Kapolsek Sukodono juga berganti, dari Iptu Warji’in Krise yang berpindah tugas sebagai Ps. kasat Intelkam Polres Pasuruan digantikan Iptu I Ketut Agus Wardhana, sebelumnya sebagai Kanit Idik I satresnarkoba Polresta Sidoarjo.

Kapolsek Prambon dari AKP Herry Moeriyanto Tampake digantikan AKP Sumono. Kapolsek Tarik dari AKP Zulkipli Ahyat Musa digantikan AKP M. Syaroful Anam, sebelumnya sebagai Kasubag Binops Bagops Polresta Sidoarjo.

Selain sertijab pejabat utama dan kapolsek jajaran, pada kesempatan ini juga dikukuhkan jabatan Kabagsumda AKP Haris Darma Sucipto menjadi Kabag SDM Polresta Sidoarjo. Kasat Sabhara Polresta Sidoarjo Kompol Sumaryadi menjadi Kasat Samapta Polresta. Serta pengukuhan beberapa jabatan lainnya. (no)

Ada Dugaan ‘Jual Beli’ Jabatan di Dunia Pendidikan

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ada dugaan pungutan liar menerpa dunia pendidikan di Sidoarjo. Terutama pada kursi jabatan kepala sekolah. Kabar tak sedap  ini, berkaitan dengan adanya dugaan tarif jual beli jabatan, bagi siapa yang mau menjadi kepala sekolah SD Negeri.

Setidaknya hal itu disampaikan H Rahmat Muhajirin SH., anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, yang mengaku mendapatkan informasi jual beli jabatan untuk kursi kepsek itu. “Keluhan ini yang kami terima dari beberapa guru, dan saya berharap Bupati Sidoarjo bisa merespon keluhan ini dengan cepat ,” kata Rahmat Muhajiri, saat mengawal bantuan Program Indonesia Pintar/PIP sekaligus memberikan bantuan peralatan sekolah kepada siswa SDN Boro dan SDN Kedungkendo Candi, Sabtu (11/9).

Rahmat Muhajirin, mengatakan, dugaan adanya jual beli jabatan kepsek ini, disinyalir karena banyaknya kursi kosong kepala sekolah untuk SD Negeri. Apalagi masih ada satu kepala sekolah SD Negeri, yang merangkap memegang beberapa sekolah SD Negeri juga.

“Banyak guru yang berkompeten untuk mengisi jabatan kepsek ini, namun terkendala, karena masih dirangkap oleh kepsek lain. Ini juga harus ada upaya jalan keluar dari Bupati Sidoarjo,” ungkap Rahmat Muhajirin.

Wakil Ketua DPRD Sidoarjo dari Fraksi Gerindra, M Kayan, mengaku, juga mendapatkan informasi banyaknya kursi kepsek kosong di Sidoarjo dan dirangkap oleh kepala sekolah lain. “Hal ini harus ada solusi baik, agar tidak ada celah dugaan jual beli jabatan,” ungkap Kayan.

Sementara itu, Bupati Sidoqarjo Muhdlor Ali, mengingatkan kepada para ASN dan masyarakat, agar tidak percaya bila ada orang yang mengaku bisa melobi bupati dan mempromosikan jabatan di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

Bupati Gus Muhdlor, mempersilahkan masyarakat untuk melapor ke pihak berwajib bila menemui orang yang mengaku bisa membantu mutasi atau menjanjikan promosi. “Silahkan laporkan kepada pihak berwajib kalau ada oknum yang mengaku bisa membantu mutasi atau promosi jabatan,” paparnya. (no)

Wakil Rakyat ini Berharap BPN Tuntaskan Sertifikat Ratusan Korban Lumpur Lapindo

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Kunjungan kerja H.Rahmat Muhajirin SH, Anggota komisi II DPR RI dari Fraksi Gerindra, melakukan kunjungan kerja ke kantor Badan Pertanahan Nasional Kabupaten Sidoarjo, Jum’at (10/9). Dalam kunjungannya kali ini, Rahmat Muhajirin bertemu langsung dengan Humaidi selaku Kakan BPN Sidoarjo, dan melangsungkan dialog terkait berbagai hal yang menyangkut persoalan pertanahan di Sidoarjo.

Banyak hal yang dibahas dalam kunjungan kerjanya kali ini, termasuk penuntasan sertifikat ratusan korban lumpur Sidoarjo asal Desa Renokenongo yang menempati lahan di Desa Kedungsolo, Kecamatan Porong.

“Saya berharap BPN serius dalam persoalan ini. Saya berharap ada kebijakan yang bisa dikeluarkan oleh BPN Sidoarjo, untuk menuntaskan persoalan sertifikat tanah warga Renokengongo ini. Karena bagaimanapun juga, warga korban lumpur ini sudah hampir 12 tahun belum mendapatkan kejelasan soal sertifkat mereka,” kata Rahmat Muhajirin.

Dirinya menyadari BPN memiliki SOP untuk mengeluarkan sebuah sertifikat tanah untuk warga Sidoarjo. Namun begitu, dirinya berharap, ada sebuah kebijakan yang bisa dikeluatkan BPN, dengan berlandas kepada seluruh persyaratan administrasi yang sudah dipegang oleh warga korban lumpur.

“Sebuah kebijakan pro rakyat, harus bisa diberikan demi kepentingan masyarakat kecil,” ujar Rahmat Muhajirin. Mendapatkan masukan ini, Humaidi mengaku siap membantu persoalan warga korban lumpur Sidoarjo ini.

Pertemuan yang dilangsungkan di ruang kerja Humaidi ini, juga diikuti seluruh pejabat teras atau Kasi BPN Sidoarjo. Juga terlihat M Kayan wakil ketua DPRD Sidoarjo, serta beberapa warga Renokenongo yang selalu berharap sertifikat tanah mereka segera terwujud.

Dari data yang ada, terdapat 651 kapling yang dijadikan rumah di lahan yang kini ditempati warga korban lumpur ini. 187 kapling diantaranya merupakan TKD Kedungsolo. Sementara 464 kapling lainnya, ijin jual beli/IJB yang masih atas nama satu orang yang kini ditahan. (no)

 Gerai Vaksin Mobile Polresta Sidoarjo Dihadirkan Khusus di Depan Masjid Agung

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Melayani kebutuhan masyarakat untuk memperoleh suntikan vaksin Covid-19, Bus Gerai Vaksin Mobile Polresta Sidoarjo dihadirkan di depan Masjid Agung Sidoarjo, Jumat (10/9). Sasaran layanan vaksinasi dari Polresta Sidoarjo, adalah masyarakat Sidoarjo, khususnya jamaah Sholat Jumat Masjid Agung Sidoarjo.

“Mulai sebelum dilaksanakan Shalat Jumat sampai setelah Shalat Jumat, kami layani vaksinasi Covid-19 sebanyak 500 dosis bagi jamaah Masjid Agung dan warga sekitar, agar segera tercapainya herd immunity masyarakat,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol.Kusumo Wahyu Bintoro.

Percepatan vaksinasi di rumah ibadah ini merupakan upaya yang dilakukan Polri bersama TNI dan Pemerintah, di tengah mulainya ibadah tatap muka. Selain tetap menerapkan peraturan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Takmir Masjid Agung Sidoarjo Mohammad Arifin menyambut baik adanya program vaksinasi di rumah ibadah. “Aturan protokol kesehatan tetap kami terapkan. Ditambah dengan semakin gencarnya vaksinasi bagi jamaah di tempat ibadah, membuat pelaksanaan ibadah jadi tenang,” ungkapnya.

Sebelum ke Masjid Agung, Kapolresta Sidoarjo juga memantau vaksinasi serentak di Pondok Pesantren Baitul Muttaqin, Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo. Ada sekitar 300 dosis vaksin yang disiapkan bagi para santri di ponpes tersebut.

“Vaksinasi di pondok pesantren ini tujuannya sama halnya dengan di sekolah. Sebagai upaya percepatan terbentuknya herd immunity bagi pelajar usia 12-17 tahun, sehingga mereka di saat menjalankan pembelajaran tatap muka menjadi tenang, lancar dan semuanya sehat terhindar dari Covid-19,” jelas Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Kusumo Wahyu Bintoro.

Mengenai vaksinasi Covid-19 yang telah dilaksankan Polresta Sidoarjo, sampai sekarang sudah mencapai 1.070.000 dosis vaksin baik untuk tahap pertama dan kedua bagi masyarakat Sidoarjo. Karena itu pihaknya akan terus memasifkan vaksinasi, termasuk di lingkungan sekolah, pesantren maupun tempat ibadah. Sehingga secepatnya tercapai target 70 persen masyarakat Sidoarjo tervaksin Covid-19. (no)

XLFL Terpilih Ngisi Kuliah Kepemimpinan di UGM

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Dalam rangka implementasi Program Kampus Merdeka, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Gadjah Mada (FISIPOL UGM), memilih XL Axiata Future Leaders (XLFL) sebagai salah satu pengisi mata kuliah Future Leader and Organisation. Mata kuliah tersebut merupakan bagian dari program Kewirausahaan Sosial (KS) dan paket  perkuliahan Future Skills yang disediakan oleh UGM dan telah berlangsung sejak 28 Agustus 2021.

Chief Corporate Affair Officer XL Axiata, Marwan O. Baasir mengatakan, suatu kehormatan bagi XL Axiata atas kepercayaan yang diberikan oleh kampus sebesar UGM kepada Program XLFL untuk mengisi mata kuliah dalam rangka implementasi Program Kampus Merdeka.

‘’Kami akan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan langka ini guna membagikan pengetahuan kami mengenai kepemimpinan dan berbagai softskill yang harus dimiliki oleh generasi muda Indonesia, yang selama 10 tahun terakhir kami sampaikan kepada para mahasiswa peserta program XLFL,” kata Baasir, Senin (6/9).

Menurut Wakil Dekan Bidang Kerjasama Alumni, dan Penelitian FISIPOL UGM, Dr. Poppy Sulistyaning Winanti, M.P.P, M.Sc, pertimbangan UGM memilih XLFL untuk mengajar di program Kampus Merdeka antara lain adalah XLFL dipandang sebagai sebuah program yang fokus pada pengembangan diri para generasi muda di Indonesia yang memiliki kesamaan visi dengan program Kewirausahaan Sosial FISIPOL UGM.

“Baik XLFL maupun FISIPOL UGM sama-sama melihat pentingnya generasi muda untuk bisa mendapatkan kesempatan pengembangan pengetahuan dan keterampilan kepemimpinan, manajemen, dan organisasional untuk menyiapkan mahasiswa menjadi calon pemimpin masa depan,” lanjut Poppy.

Ada 150 mahasiswa dari 381 pendaftar yang berasal dari berbagai instansi pendidikan, yang terpilih untuk mengikuti kelas khusus Program Kampus Merdeka dengan pengampu dan kurikulum dari XLFL ini. Mereka antara lain berasal dari 65 perguruan tinggi, antara lain UGM, UI, ITB, UNAIR, UNPAD, UNAND, UNILA, Universitas Patimura, IPB, UNS, IAIN Kudus, IAIN Purwokerto, dan IAIN Batusangkar. Serangkaian seleksi peserta kelas ini dilakukan oleh XLFL terhadap para pendaftar yang merupakan mahasiswa yang sedang menempuh semester 5-7. Pendaftaran dibuka pada 15 – 27 Juli 2021 lalu melalui laman www.futureskills.id.

Para mahasiswa yang terpilih akan mengikuti kelas Kampus Merdeka ini selama satu semester, yaitu antara 28 Agustus 2021 – Januari 2022, pada hari Sabtu. Kuliah diselenggarakan secara online dengan total 12 pertemuan, durasi masing-masing pertemuan 120 menit. Mahasiswa diwajibkan untuk memenuhi minimal 75 persen presensi dan menyalakan kamera selama kelas berlangsung.

Mata kuliah dalam rangka Kampus Merdeka ini terbagi atas lima kelas yang masing-masing berisi 30 mahasiswa. Penyampaian materi dilakukan oleh dua orang dosen pengampu dalam satu kelas secara bergantian, yaitu dari fasilitator dan alumni XLFL yang telah memiliki pengalaman mengajar serta meraih pencapaian di tempat kerjanya masing-masing.

Terkait materi kuliah yang disampaikan dalam program Kampus Merdeka ini, materi disesuaikan dengan kurikulum XLFL. Nilai-nilai kompetensi dalam kurikulum tersebut meliputi komunikasi efektif, kewirausahaan dan inovasi, serta manajemen perubahan.

Layaknya perkuliahan pada umumnya, pada mata kuliah Soft Skills and Leadership Development Class dari XLFL ini juga akan ada Ujian Tengah Semester (UTS) dan Ujian Akhir Semester (UAS) untuk menilai kompetensi yang diperoleh mahasiswa. Mahasiswa yang lulus dari mata kuliah ini diharapkan lebih siap dalam memenuhi kebutuhan dunia kerja, di luar IPK maupun pengalaman organisasi selama masa perkuliahan.

Ketika lulus dari mata kuliah tersebut, setiap mahasiswa memperoleh sertifikat dari Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Dikti). Dengan mengikuti perkuliahan Program Kampus Merdeka ini, mahasiswa telah memenuhi 3 SKS yang diakui oleh Dikti.

Selama hampir 10 tahun, melalui program XLFL, XL Axiata mempersiapkan para anak-anak muda Indonesia untuk bisa menghadapi tantangan di masa depan, melalui kemampuan berkomunikasi secara efektif, mengatasi perubahan, dan berpikir kreatif untuk mencari solusi. Memasuki masa satu dasawarsa, XLFL telah diikuti oleh lebih dari 137.000 pendaftar, 1.300 mahasiswa peserta dan telah berhasil mencetak 1.000 alumni yang sebagian besar di antaranya telah memasuki dunia profesional dan tersebar diberbagai bidang. (bw)

Indosat Ooredoo Business Hadirkan Solusi Layanan iSOC Security dan Hybrid Cloud

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Digitalisasi menjadi hal esensial bagi industri agar dapat berinovasi. Sehingga bisa memberikan optimalisasi proses serta meluncurkan produk dan layanan terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan.

Salah satunya dengan mengadopsi berbagai teknologi baru untuk bisa terus maju dan berkembang. Seperti tren adopsi Cloud Computing yang terus meningkat. Menurut survei yang dilakukan Alibaba Cloud, 77 persen perusahaan di Indonesia saat ini sudah mengadopsi solusi berbasis cloud dan 83 persen responden telah menikmati bantuan solusi berbasis cloud dalam menjawab tantangan bisnis disaat pandemi.

Selain itu, berdasarkan survei IBM terkait penggunaan Hybrid Cloud, responden dari Indonesia berencana untuk meningkatkan porsi pengeluaran hybrid dari saat ini 51 persen menjadi 57 persen pada 2023.

Disisi lain, dengan semakin terbuka dan tingginya tingkat pemanfaatan teknologi informasi sebuah perusahaan, maka berbanding lurus dengan peningkatan resiko dan ancaman penyalahgunaan teknologi informasi tersebut. Hal ini seringkali menjadi tantangan yang menghambat perusahaan untuk menjadi go digital.

Memahami kebutuhan akan kondisi tersebut, Indosat Ooredoo melalui Indosat Ooredoo Business, sebagai trusted digital business partner yang berpengalaman, dalam Connex (Creating Innovation with Expert) Webinar ke-6 menghadirkan solusi iSOC Security serta layanan Hybrid Cloud yang didukung Data Center tier 3.

Solusi iSOC Security memungkinkan perusahaan untuk dapat mengantisipasi ancaman serangan cyber pada sistem utama maupun system pendukung dari bisnis Perusahaan. iSOC Security hadir sebagai layanan pengelolaan sistem keamanan IT perusahaan yang diatur dan dilindungi oleh Managed Security Service Provider.

Menggunakan platform LogRythm sebagai perangkat pendukung Security Information and Event Management (SIEM), iSOC Security ini mencakup implementasi berbasis cloud maupun on-premises. Sehingga dapat merespon aktif apabila terdapat ancaman cyber.

Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Bayu Hanantasena, mengatakan integrasi sistem keamanan iSOC Security dan Hybrid Cloud diharapkan dapat menjadi solusi bagi pelaku bisnis dalam meningkatkan sistem keamanan data digital sehingga dapat membantu perusahaan terhindar dari ancaman cyber security.

Pada akhirnya keamanan data akan memberikan dampak langsung kepada kepuasan dan kepercayaan pelanggan. Kami percaya bahwa transformasi digital dapat sukses dilakukan dengan adanya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan penyedia industri serta didukung dengan teknologi dan strategi bisnis yang tepat sehingga dapat terlahir produk dan layanan yang bernilai.

Pada Connex Webinar series ke-6 ini, Indosat Ooredoo Business membahas tuntas seputar cloud dan cyber security yang kini menjadi salah satu isu bagi perusahaan, dengan tema ‘Integrasi Sistem Keamanan Data Digital Perusahaan untuk Mengoptimalkan Kepuasan Pelanggan’. (bw)

Ribuan Warga Desa Pabean ikuti Vaksinasi Tahap Dua

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ribuan warga Desa Pabean menjalani vaksinasi tahap kedua di kantor balai Desa Pabean, Kecamatan Sedati. Rabu, (8/9). Kegiatan vaksinasi ini masuk dalam rangkaian Pekan Serbuan Vaksinasi untuk masyarakat maritim merupakan kolaborasi antara Korp Marinir TNI AL dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.

Dari 1.100 orang yang menjalani vaksin, 900 diantaranya menerima vaksin Sinovac dan 200 sisanya vaksin Astrazeneca. Subandi, Wakil Bupati Sidoarjo menyampaikan untuk mengejar herd immunity warga yang sudah divaksin targetnya 75 persen.

“Setiap hari kita lakukan vaksinasi, sudah banyak stakeholder yang ikut mendukung program percepatan vaksinasi di Sidoarjo. Salah satunya adalah Korps Marinir TNI AL,” terang Subandi. Kepada warga yang menjalani vaksin kedua itu, Wabup berpesan meski sudah divaksin tidak boleh meremehkan Covid. Protokol kesehatan tetap dijalankan.

Sementara, Kolonel Marinir Hadi Santoso, Danmenbanpur mengungkapkan kegiatan tersebut dalam rangka mensukseskan program vaksinasi pemerintah untuk mencegah penyebaran Covid-19. “Pekan Serbuan Vaksinasi ini sudah berjalan mulai awal Maret kemarin,” katanya.

“Kita melibatkan 76 tenaga kesehatan gabungan dari Korps Marinir TNI AL dan Dinkes Sidoarjo,” pungkasnya. (no)

Atlet PON XX Papua 2021 dari Sidoarjo dapat Taliasih

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Sebanyak 105 atlet beserta official dari Kabupaten Sidoarjo akan mewakili Jawa Timur/Jatim berlaga pada PON XX Papua 2021. Para atlet beserta official diberangkatkan Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Usman M.Kes bersama Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini serta Ketua KONI Sidoarjo M Franky Effendi dan Ketua Harian KONI Jawa Timur M. Nabil di pendopo Delta Wibawa, Rabu (8/9).

Sebelum pelepasan dilakukan, Pemkab Sidoarjo memberikan tali asih kepada peserta PON XX Papua 2021 masing-masing sebesar Rp 1 juta. Ketua DPRD Sidoarjo H. Usman berharap para atlet dari Sidoarjo akan membawa medali emas bagi kontingen Jawa Timur. Menurutnya laga PON kali ini sebagai ajang pemanasan pada Porprov Jatim 2022 mendatang.

“Ini ukuran, kalau dalam PON nanti atlet-atlet Jatim yang didominasi Sidoarjo ini mendapat emas semua, berarti Porprov mendatang Sidoarjo bisa menjadi juara umum,” ucapnya. Sekda Sidoarjo Ahmad Zaini juga berharap atlet-atlet Sidoarjo dapat menunjukkan prestasinya nanti. Prestasi tersebut akan membawa nama baik Jawa Timur dan Kabupaten Sidoarjo.

“Mudah-mudahan 105 atlet dari Sidoarjo itu meraih emas semua,” ujar Zaini. Dalam kesempatan tersebut dirinya juga berpesan agar selama berlaga di Papua bisa menjaga sikap dan perilaku. Untuk  menjaga kesehatan. Para atlet akan mendapatkan asupan makanan yang bergizi serta menjaga pola makan.

Ketua KONI Kabupaten Sidoarjo M Frangki Effendi mengucapkan terimakasih kepada pemerintah Kabupaten Sidoarjo atas dukungannya terhadap KONI Sidoarjo selama ini. “Tanpa dukungan pemerintah, KONI Sidoarjo tidak akan bisa memberikan apresiasi kepada atlet-atlet kebanggaan Kabupaten Sidoarjo,” ucapnya.

Frangki berharap atlet Sidoarjo mampu mempersembahkan yang terbaik bagi kontingen Jatim. (no)

Ketua PKK Sidoarjo Kunjungi Warga Prambon

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Ketua TP PKK Hj Sa’adah Ahmad Muhdlor (Ning Sasha) didampingi Wakil Ketua dr. Hj Sriatun mengunjungi warga Kecamatan Prambon. Kedatangan keduanya selain menyalurkan bantuan sembako juga menyerap aspirasi kaum perempuan.

Ada 4 desa yang dikunjungi. Yakni Desa Prambon, Desa Gedangrowo, Bulang dan Desa Mojoruntut. Kamis, (9/9). Disela kunjungan Ibu – Ibu menyampaikan keinginannya agar mereka diberikan pelatihan usaha tidak hanya diberikan bantuan sembako saja. Permintaan itu langsung ditanggapi Ning Sasha. Ia akan menyiapkan program pelatihan.

“Bukan hanya bantuan yang dibawa TP-PKK melainkan akan membawa program-program khusus pemberdayaan perempuan,” jelasnya. “Semoga dengan program-program dari TP-PKK yang langsung berupaya menyentuh masyarakat dapat membantu kaum perempuan Sidoarjo dalam berkarya dan berdaya guna. Selain itu akan membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga,” tambahnya.

Desa Gedangrowo merupakan desa ke 30 yang dikunjungi Ning Sasha selama road show bersama TP-PKK Kabupaten Sidoarjo. Kepala Desa Gedangrowo, Slamet mewakili warganya menyambut baik rencana program pelatihan keterampilan yang akan diberikan TP-PKK.

“Kami menyambut baik program ini, harapan kami memang kunjungan Ibu tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan saja, namun warga sini menginginkan kegiatan yang berkesinambungan. Kegiatan pemberdayaan perempuan khususnya bagi masyarakat Desa Gedangrowo,” pinta Slamet. (no)