Janda Muda Jadi Pekerjaan Rumah BKKBN Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perwakilan BKKBN Jawa Timur/Jatim mengharapkan semua pihak untuk bersama-sama menurunkan dan mencegah praktik pernikahan dini. Namun harapan tersebut rupanya masih jauh dari impian, pasalnya jumlah Janda Usia Sekolah (JUS) di Jatim justru menjadi pekerjaan rumah bagi Perwakilan BKKBN Jatim.

“Saat ini justru Janda Usia Sekolah atau JUS yang menjadi Pekerjaan Rumah atau PR bagi kami,” kata Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Maria Ernawati, dalam talkshow live She Radio dengan tema Ibu Sehat Cegah Stunting dengan penyiar Sesha dan Deva di Studio She Radio Jl Wonokitri Besar 40 Surabaya, Selasa (30/1/2024) lalu.

Erna menjelaskan salah satu upaya pencegahan lahirnya bayi stunting adalah calon ibu yang sehat dan terus memperhatikan asupan gizi selama kehamilan. Namun, jumlah pernikahan dini di Jatim yang masih tinggi berbanding lurus dengan tingginya angka perceraian. Salah satunya perceraian usia muda sehingga cukup banyak jumlah janda usia muda bahkan masih usia Sekolah.

“Istilah JUS ini kami ambil berdasarkan jumlah wanita yang menjadi kepala keluarga dan itu tercantum di Kartu Keluarga tanpa ada nama suami. Dari Data Pendataan Keluarga tahun 2023 kemarin, di Jawa Timur JUS di bawah usia 15 tahun kurang lebih ada 800-an sedang JUS usia 15 hingga 19 tahun jumlahnya kurang lebih 1500-an.

Mereka menjadi JUS karena terpaksa menikah dini karena kehamilan yang tidak diinginkan. Setelah melahirkan mereka bercerai,” terang Erna. Salah satu dampak negatif pernikahan dini, kata Erna, adalah potensi perceraian yang tinggi.

Sebab, mempelai yang masih berusia muda atau masih usia sekolah ini, karena tingkat emosi yang masih labil dan belum dewasa. “Kehamilan yang terjadi pada remaja sangat berpotensi terjadinya kelahiran stunting,” imbuhnya.

Erna menambahkan untuk itu, melalui program preventif dari hulu juga menjadi program strategis BKKBN sebagai salah satu upaya percepatan penurunan stunting di Jatim. Di tempat yang sama, Ketua Kelompok Kerja Insan Jurnalistik Keluarga Berencana (Pijar) Jatim, Siska Prestiwati Wibisono, mengatakan melihat tingginya data pernikahan dini dan tingginya angka perceraian maka Pijar Jatim tergerak untuk bisa memberikan edukasi kepada remaja mengenai kesehatan reproduksi sebagai bentuk preventif dari hulu.

“Di Tahun 2023 kemarin, kami telah melakukan kegiatan Pijar Jatim Goes to School, dengan melibatkan 600 pelajar MAN Kota Surabaya dan 1000 pelajar SMKN2 Surabaya. Para pelajar ini mendapatkan edukasi kesehatan reproduksi serta resiko yang akan dihadapi bila menjalani pergaulan bebas,” paparnya.

Tidak hanya memberikan edukasi tentang kesehatan reproduksi saja, kegiatan Pijar Jatim Goes to School ini juga dilakukan deklarasi stop pernikahan dini agar para pelajar berani mengatakan tidak pada praktik pernikahan dini dengan menjalani pergaulan sehat dan merencanakan kehidupan mereka untuk masa depan. (bw)

Pertama di Asteng, Indosat Raih Sertifikasi Efisiensi Manajemen Energi

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mendapat akreditasi sertifikasi ISO 50001:2018 atas penerapan efisiensi Sistem Manajemen Energi (EnMS), dan peningkatan kinerja energi yang berkelanjutan. Pencapaian ini menjadikan Indosat sebagai operator telekomunikasi pertama di Asia Tenggara/Asteng yang menerima sertifikasi tersebut. Dan ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk meminimalisir dampak lingkungan lewat keunggulan operasional yang berkelanjutan.

President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Vikram Sinha,  mengatakan, pihaknya menyampaikan terima kasih atas dukungan dan semua pihak terhadap komitmen Indosat dalam menekan dampak lingkungan.

Akreditasi ini merupakan salah satu tonggak penting perjalanan tanpa akhir kami dalam memberdayakan Indonesia khususnya dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien. ‘’Lewat sertifikasi ini, kami berharap dapat memaksimalkan upaya berkelanjutan kami dalam mendukung agenda transformasi digital di Indonesia,’’ kata Vikram Sinha, di Jakarta Selasa (31/1).

ISO 50001:2018 merupakan standar internasional yang diberikan oleh UAY Audit UK Limited, anggota IRQAO (International Register of Quality Assessed Organizations), yang merupakan lembaga sertifikasi yang memberikan penilaian terhadap sistem manajemen energi. Proses audit yang telah dilaksanakan, menambah kredibilitas Indosat dalam pemanfaatan energi dalam operasional bisnisnya secara efisien dan berkelanjutan.

Berdasarkan data yang dipublikasikan oleh Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (EBTKE) tahun 2022, konsumsi energi di Indonesia mencapai 3.067.653.600 Gjoule atau setara 852.126 GWh.

Upaya penghematan melalui konservasi energi ini mencapai 56.098.914 Gjoule setara 15.583 GWh, atau sekitar 2 persen dari total konsumsi energi dengan penurunan emisi sebesar 8,5 juta tCO2e. Sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan dalam pengelolaan dan pemanfaatan energi secara efisien, Indosat turut meningkatkan kapasitasnya dalam menjaga aspek lingkungan dengan memenuhi standar internasional dalam setiap kegiatan operasional bisnisnya.

Menurut dia, keberhasilan mendapatkan sertifikasi ISO 50001:2018 tersebut mencerminkan dedikasi Manajemen Indosat terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab lingkungan, tidak hanya unggul dalam industri telekomunikasi Tanah Air, tetapi juga menegaskan sikap proaktif Indosat dalam berkontribusi pada upaya konservasi energi global. (bw)

BI Siapkan Strategi Pemenuhan Uang Jelang Pemilu Hingga Idul Fitri

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (BI Jatim) telah menyiapkan strategi pemenuhan kebutuhan uang menjelang periode Pemilu, Imlek, Ramadhan dan Idul Fitri (Rafi) 2024. Deputi BI Jatim, Bandoe Widiarto, mengatakan, periode tersebut akan menjadi puncak peredaran uang, dengan dua momen krusial yaitu menjelang dan pasca Natal dan Tahun Baru, serta menjelang dan pasca Ramadan dan Idul Fitri.

“Bulan Januari hingga April 2024 merupakan puncak periode outflow BI atau aliran uang keluar dari Bank Indonesia ke perbankan dan masyarakat. Mengingat adanya Imlek, Pemilu, Ramadan dan Idul Fitri yang berlangsung berdekatan,” kata Bandoe, Rabu (31/1/2024).

Ia menjelaskan, realisasi outflow akan terus meningkat hingga April 2024. Pada Januari 2024, realisasi outflow mencapai Rp 637 miliar. Kemudian, pada Februari 2024, jumlahnya meningkat menjadi Rp 4,5 triliun.

“Sedangkan, pada Maret 2024 mencapai Rp 13,7 triliun karena untuk memenuhi kebutuhan uang perbankan dan masyarakat menjelang momen Imlek, Ramadan dan Idul Fitri,” ungkapnya. Menurut Bandoe, untuk strategi pemenuhan kebutuhan uang layak edar di masyarakat akan dilakukan dengan membuat proyeksi penarikan uang perbankan.

“Pembukaan 500 titik layanan penukaran uang di perbankan di seluruh wilayah kerja KPw Jatim dan layanan kas luar kantor BI Jatim,” jelasnya. Dengan strategi ini, diharapkan BI dapat memenuhi kebutuhan uang masyarakat, baik dari denominasi sesuai pecahannya maupun uang yang bersih dan layak edar. (red)

Alat Pengupas Bawang Otomatis Karya Mahasiswa ITS Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menciptakan alat pengupas dan pemotong bawang otomatis untuk meningkatkan efisiensi produksi pengolahan bawang. Alat ini memanfaatkan motor dalam proses pengupasan kulit bawang.

Motor inilah yang akan membuat bawang di dalam mesin saling bersentuhan dan membuat kulit arinya terkelupas. Ketua Tim, Aldi Nugroho, mengatakan alat ini akan memanfaatkan aliran listrik untuk memisahkan kulit bawang yang terkelupas sebelumnya.

“Untuk meminimalkan penggunaan air, alat ini juga dilengkapi dengan pompa sirkulasi agar air dapat digunakan berulang kali,” kata Aldi di Surabaya, Rabu (31/1/2024). Ia menjelaskan, setelah proses pemisahan kulit bawang selesai, selanjutnya alat ini akan membawa bawang menuju proses terakhir, yaitu pemotongan.

Untuk menyesuaikan kebutuhan pengguna, alat ini dilengkapi fitur penyesuaian ketebalan hasil pemotongan. “Ketebalan dari pemotongan bawang di alat ini dapat diatur antara 1, 2, atau 3 milimeter,” ungkapnya.

Alat ini juga dilengkapi sejumlah teknologi lain, seperti baterai valve regulated lead acid (VRLA) dan sensor proximity. Baterai VRLA berfungsi sebagai tenaga cadangan jika sewaktu-waktu terjadi mati listrik. “Dengan baterai VRLA ini, alat tersebut dapat digunakan selama dua jam,” jelasnya.

Sedangkan, sensor proximity dipakai mendeteksi volume tangki pada alat tersebut. Tujuannya, agar mesin mampu menghentikan proses, jika sensor sudah mendeteksi bahwa tangki pada alat sudah melebihi kapasitasnya.

“Alat ini mampu menampung hingga lima kilogram bawang dan prosesnya memakan waktu empat menit per kilogram,” pungkas Aldi. (red)

Kabar Gembira…., Mulai Februari Bandara Banyuwangi Buka Penerbangan Umroh 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kabar gembira bagi warga Banyuwangi yang akan berangkat umroh. Mulai Februari besok, Bandara Internasional Banyuwangi membuka penerbangan umroh ke Tanah Suci.

Pembukaan penerbangan internasional ini menyusul ditekennya kerjasama penyedia layanan penerbangan PT Jaho Mulya Senjaya dan Perhimpunan Penyelenggara Ibadah Umroh (PPIU) wilayah Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Jember dan Lumajang.

“Alhamdulillah ini momen bersejarah. Kemarin sudah dilaksanakan penadatanganan MoU atau nota kesepahaman. Mulai Februari, berangkat umroh bisa lewat Banyuwangi. Warga Banyuwangi dan sekitarnya tidak perlu ke Surabaya, sehingga lebih memudahkan. Semoga barokah bagi semuanya,” kata Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, Rabu (31/1/2024).

Penerbangan umroh melalui Bandara Internasional Banyuwangi ini sebagai bentuk dukungan memfasilitasi umat muslim di Banyuwangi dan sekitarnya. Data dari para penyelenggara ibadah umroh, jamaah dari Banyuwangi dan sekitarnya cukup besar, mencapai  12.000 orang per tahun.

Bandara Internasional Banyuwangi juga didesain mengakomodasi kearifan lokal masyarakat yang mengantarkan maupun menjemput keluarganya yang akan bepergian. Termasuk menunaikan ibadah. Di lantai 2 bandara, disediakan anjungan luas.

Sehingga, para kerabat bisa melihat langsung aktivitas jamaah yang  menuju pesawat. Bahkan, hingga pesawat lepas landas. Jadi Bandara Banyuwangi memang didesain sebagai bandara yang ramah, memunculkan kehangatan interaksi antar-penumpang maupun antar-pengantar.

‘’Di anjungan lantai dua, kita bisa menyaksikan jamaah bersiap masuk pesawat, termasuk melihat pesawat lepas landas. Gampangnya, bisa ‘dada-dada’ dululah, alias melambaikan tangan ke jamaah,” jelasnya.

Rencananya, penerbangan perdana jamaah umroh, akan berlangsung  22 Februari mendatang. Penerbangan ini diikuti 170 jamaah dari dua PPIU. Mereka akan melaksanakan umroh selama 15 hari.

“Selanjutnya kami menjadwalkan akan ada empat kali penerbangan umroh dalam satu bulan. PPIU-nya kami atur bergantian,” kata Direktur Utama PT Jaho Mulya Senjaya Arifah Mulyani. (udi)

Temukan Kuliner Rasa Nusantara ‘Kampung Soematra’ di Artotel TS Suites

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Surabaya memberikan kepuasan pecinta kuliner dengan mengajak para tamu menjelajahi nusantara melalui rasa. Memperkenalkan sembilan menu baru yang disebut Rasa Nusantara ‘Kampung Soematra’ Senin (29/1) di One Deck Gastropub Artotel TS Suites.

Menu-menu tersebut terdiri dari menu khas Indonesia terutama menu lokal khas Sumatra yang memberikan sensasi cita rasa pedas hinga rasa yang kaya akan rempah. Seperti salah satu menu Mie Goreng Aceh, terdiri dari mie yang dimasak dengan rempah-rempah khas Sumatera dan berbagai macam seafood, menu ini dibandrol dengan harga IDR 55,000 nett/porsi.

Lalu terdapat juga menu Ayam Bakar Padang, terdiri dari kaki ayam tanpa tulang yang disajikan dengan sayur kapau, menu ini dibandrol dengan harga IDR 65,000 nett/porsi. Adapun ketiga menu lainnya yaitu, Ayam Tangkap dengan harga IDR 88,000 nett/porsi; Ikan Pindang Salmon Soup dengan harga IDR 155,000 nett/porsi; dan Itiak Lado Mudo dengan harga IDR 120,000 nett/porsi.

Menu kuliner rasa nusantara ‘Kampung Soematra’ di Artotel TS Suites. (foto/ist)

Semua menu ini diyakini akan memiliki banyak penggemar, dikarenakan rasa dan aroma khas rempah yang mampu membuat para tamu merasakan suasana di pulau Sumatera. ‘’Awal tahun ini kami ingin memperkenalkan menu-menu terbaru kami kepada masyarakat Surabaya, yang mana nantinya akan resmi tersedia di sepanjang bulan Februari 2024. Berbagai menu tersebut terinspirasi dari banyaknya makanan khas Indonesia yang belum banyak ter-exposed.,” kata Head Chef Artotel TS Suites – Surabaya, Catur Suyanto.

Selain menu makanan, tentunya ada 4 (empat) menu minuman, yaitu Laksamana Mengamuk, minuman ini terbuat dari campuran air kelapa, buah mangga, dan susu segar. Lalu ada Black Talua, minuman dengan kombinasi campuran teh hitam khas Sumatera Barat, susu segar, dan sirup vanila. Adapun 2 (dua) minuman lainnya yaitu, Es Tebak dan Aloe Roco yang masing-masing dibandrol dengan harga IDR 50,000 nett. (bw)

2024, Kontrak Kinerja 38 OPD-KB Kab/Kota – BKKBN Jatim Targetkan Prevalensi Stunting 13 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Perwakilan BKKBN Jawa Timur/Jatim melaksanakan rapat evaluasi serta penandatanganan perjanjian kinerja, optimalisasi program Bangga Kencana dalam percepatan penurunan stunting pada tahun 2024. Di tahun terakhir program percepatan penurunan stunting, Perwakilan BKKBN Jatim menargetkan prevalensi stunting diangka 13 persen.

Kepala Perwakilan BKKBN Jatim, Dra Maria Ernawati, M.M., mengatakan, penandatanganan kontrak kinerja BKKBN Jatim dilakukan karena Perwakilan BKKBN Jatim tidak mempunyai satu struktur organisasi di tingkat Kabupaten/Kota. Sehingga dalam melaksanakan untuk pengelolaan program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting (PPS).

“Kami melaksanakan satu kerjasama dengan pemerintah daerah melalui satu kontrak kinerja. Dimana dalam kontrak kinerja tersebut sudah ada target-target program Bangga Kencana dan program percepatan penurunan stunting,” katanya usai kegiatan Rapat Evaluasi serta Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Optimalisasi  Program Bangga Kencana dan Percepatan Penurunan Stunting di Gedung Lestari Kantor Perwakilan BKKBN Jatim, Selasa (30/1/2024).

Maria menjelaskan di dalam kontrak kinerja juga sudah ada sumber anggaran yang bisa digunakan untuk pengelolan program melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) baik fisik maupun non fisik di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur.

Disinggung soal target, Erna mengatakan ada target program Bangga Kencana terdiri dari program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana dengan berbagai kegiatan.

Capaian kinerja dari program Bangga Kencana tahun kemarin sudah bagus. Di tahun ini, tentunya Perwakilan BKKBN Jatim berharap agar lebih baik lagi. Sedang untuk program Percepatan Penurunan Stunting (PPS) yang tahun 2024 ini merupakan tahun terakhir.

“Target Prevalensi Stunting Nasional 14 persen di tahun 2024 ini. Sedang Gubernur Jatim, Khofifah menargetkan 13 persen,” ucapnya. Untuk data prevalensi stunting 2023, ungkap Erna, masih menunggu publish oleh Kementerian Kesehatan.

Namun, Jatim sendiri menargetkan 16 persen di Tahun 2023 sedang di tahun 2024 sebesar 13 persen. Sedangkan realisasi angka prevalensi stunting di Jatim tahun 2022 kemarin sebesar 19.2 persen. (bw)

Jaga Stabilitas, LPS Pertahankan Tingkat Bunga Penjaminan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Rapat Dewan Komisioner (RDK) Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Senin (29/1) lalu, LPS melakukan evaluasi dan menetapkan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) bagi simpanan dalam Rupiah di bank umum dan BPR, serta simpanan dalam bentuk valuta asing (valas) di bank umum.

LPS mempertahankan TBP simpanan Rupiah di bank umum dan BPR masing-masing sebesar 4,25 persen pada Bank Umum dan 6,75 persen pada Bank Perekonomian Rakyat (BPR). Untuk TBP simpanan valuta asing (valas) pada bank umum sebesar 2,25 persen.

Selanjutnya TBP tersebut akan berlaku efektif sejak periode 1 Februari 2024 sampai dengan 31 Mei 2024. Dalam rangka melindungi dana nasabah serta upaya menjaga kepercayaan nasabah deposan, LPS juga menghimbau agar bank selalu memperhatikan ketentuan Tingkat Bunga Penjaminan simpanan dimaksud dalam rangka penghimpunan dana, menyampaikan kepada nasabah dan calon nasabah penyimpan agar memperhatikan besaran Tingkat Bunga Penjaminan yang berlaku.

‘’Hal ini agar simpanan yang ditempatkan di bank dapat masuk dalam program penjaminan simpanan,” kata Ketua Dewan Komisioner LPS, Purbaya Yudhi Sadewa, di Jakarta, Selasa (30/1/2024).

Dia menyatakan, penetapan TBP simpanan didasarkan pada beberapa hal antara lain, demi menjaga momentum pemulihan ekonomi dan mendukung kinerja intermediasi perbankan, serta guna memberikan ruang lanjutan untuk perbankan dalam pengelolaan likuiditas dan suku bunga simpanan, dan upaya untuk terus menjaga sinergi kebijakan lintas otoritas untuk menciptakan stabilitas sistem keuangan,

Selanjutnya, dari observasi dan evaluasi atas kinerja ekonomi dan perbankan menunjukkan beberapa hal, antara lain proses pemulihan ekonomi global masih diwarnai beberapa risiko ketidakpastian.

Antara lain, pemulihan ekonomi global yang masih lemah dan cenderung divergen, perbedaan ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga kebijakan bank sentral utama, dampak fragmentasi geopolitik kawasan terhadap harga komoditas, perdagangan global, dan aktivitas investasi.

Serta agenda politik di berbagai negara yang mempengaruhi arah kebijakan ekonomi. Kemudian, kinerja ekonomi domestik berada di jalur pemulihan yang tepat diikuti pertumbuhan sisi konsumsi dan produksi.

Hal tersebut tercermin antara lain dari kinerja hingga akhir tahun 2024 (posisi Desember 2023): (1) PMI manufaktur yang tetap berada di zona ekspansi yaitu 52,2; (2) penjualan ritel yang terus tumbuh sebesar 0,1 persen (yoy) diikuti indeks kepercayaan konsumen yang positif (123,8); dan (3) tingkat inflasi yang terkendali di level 2,61 persen (yoy).

Ia menyampaikan beberapa perkembangan positif terkini yaitu  Kinerja intermediasi perbankan yang terus membaik. Dimana pada Desember 2023, kredit perbankan tumbuh sebesar 10,38% secara yoy, sedangkan Dana Pihak Ketiga (DPK) tumbuh sebesar 3,73 persen secara yoy.

Sementara itu,Tingkat permodalan dan likuiditas perbankan terus terjaga. Rasio permodalan (KPMM) industri yang terjaga di level 27,69 persen pada periode Desember 2023.

Sementara itu, likuiditas perbankan juga relatif memadai dengan rasio AL/NCD berada di level 127,08 persen dan AL/DPK sebesar 28,73 persen pada Desember 2023 relatif tinggi di atas threshold yang masing-masing sebesar 50 persen dan 10 persen.

Sebagai informasi, berdasarkan data per Desember 2023, jumlah rekening nasabah bank umum yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan s/d Rp2 miliar) sebesar 99,94 persen dari total rekening atau setara dengan 559,561 juta rekening.

Sedangkan pada BPR/BPRS, jumlah rekening yang dijamin seluruh simpanannya (simpanan hingga Rp 2 miliar) sebesar 99,98 persen dari total rekening atau setara dengan 15,56 juta rekening.

Purbaya menekankan, pasca penetapan TBP periode reguler September 2023 yang lalu. Dan, Berdasarkan data pergerakan suku bunga simpanan terkini, terdapat beberapa perkembangan yaitu, Suku bunga pasar simpanan (SBP) Rupiah naik 21 bps ke level 3,50 persen dibandingkan periode penetapan TBP September 2023.

Kondisi likuiditas yang masih longgar dan perkembangan ekspansi kredit mempengaruhi kenaikan suku bunga simpanan menjadi lebih gradual. Sementara itu, untuk SBP simpanan valas, terpantau kenaikan sebesar 15 bps ke level 2,01 persen dibandingkan periode penetapan TBP September 2023.

Kondisi likuiditas valas domestik, perkembangan nilai tukar dan ekspektasi terhadap arah kebijakan FFR mempengaruhi perkembangan SBP yang juga meningkat. “LPS terus melakukan pemantauan atas perkembangan suku bunga simpanan perbankan nasional, baik yang berdenominasi Rupiah maupun valuta asing secara reguler,” pungkas Purbaya. (bw)

Sepanjang 2023, Bank Indonesia Jatim Catat Pengguna QRIS Meningkat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bank Indonesia Jawa Timur (BI Jatim) mencatat sepanjang 2023 total pengguna QRIS di Jawa Timur meningkat 54,59 persen (year on year) atau sebanyak 6,29 juta pengguna dibandingkan Desember 2022.

Kepala Kantor Perwakilan BI Jatim, Doddy Zulverdi, mengatakan jumlah merchant QRIS di Jawa Timur pada Desember 2023 tercatat 3,45 juta atau meningkat 31.37 persen (year on year) dibandingkan Desember 2022.

“Merchant QRIS tersebut didominasi merchant Usaha Mikro (UMI dengan proporsi 64,39 persen dari total merchant,” ujar Doddy di Surabaya, Selasa (30/1/2024). Menurut Doddy, BI Jatim terus berupaya memperluas pengguna baru QRIS.

“Salah satunya, melalui program kolaborasi BI dan penyedia jasa pembayaran yang menyasar berbagai komunitas masyarakat,” katanya. BI Jatim mencatat, pengguna baru QRIS sepanjang 2023 sebanyak 2,22 juta pengguna baru atau mencapai 105,3 persen dari target pengguna baru di Jatim sebanyak 2,1 juta pengguna baru.

“Nominal dan volume transaksi QRIS di Jatim pada Desember 2023 masing-masing sebesar Rp 2,36 triliun atau meningkat 174,68 persen (year on year) dan 19,56 juta transaksi atau meningkat 91,59 persen (year on year),” jelasnya.

Doddy mengakui, peningkatan transaksi secara tahunan menggambarkan peningkatan akseptansi QRIS di masyarakat. “QRIS mendorong percepatan perbaikan ekonomi nasional, termasuk Jatim melalui transaksi pembayaran ritel yang cepat, mudah, murah, aman, dan andal,” pungkas Doddy. (red)

Selama 2023, Pelaporan Uang Palsu di Jatim Turun 30 Persen

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bank Indonesia/BI Jawa Timur/Jatim mencatat pelaporan uang palsu di Jawa Timur pada Desember 2023 turun 20,2 persen atau berjumlah 1.791 lembar dibandingkan pada November 2023 yang berjumlah 2.153 lembar.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jatim, Bandoe Widiarto, mengatakan sepanjang 2023 pelaporan uang palsu di Jatim berjumlah 19.872 lembar atau menurun 30 persen dibandingkan pada 2022 yang berjumlah 28.389 lembar.

“Proporsi temuan uang palsu pada tahun 2023 (ytd) didominasi pecahan Rp 100.000 (63,1 persen), pecahan Rp 50.000 (27,2 persen), pecahan Rp 20.000 (2,3 persen), pecahan Rp 10.000 (5,4 persen) dan pecahan Rp 5.000 (1,7 persen),” kata Bandoe di Surabaya, Selasa (30/1/2024).

Bandoe menjelaskan, strategi penanggulangan peredaran uang palsu di masyarakat oleh Bank Indonesia Jawa Timur dilakukan secara berkesinambungan dengan senantiasa mengedukasi masyarakat untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah.

“Dan, saat menemukan uang Rupiah yang diduga palsu, untuk melaporkannya kepada Kantor Bank Indonesia atau Kepolisian terdekat,” jelasnya. Menurut Bandoe, Bank Indonesia Jawa Timur secara berkala menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Cinta, Bangga dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat tertentu, dalam rangka mencetak edukator CBP Rupiah yang andal.

“Selain itu, juga meningkatkan jangkauan edukasi CBP Rupiah bekerja sama dengan influencer media sosial,” pungkasnya. (red)