KPU Jatim Sampaikan Roadmap Pemilu 2024 di Depan Wantimpres

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Soekarwo melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Timur (KPU Jatim) pada Selasa (30/1/2024). Dalam kunker ini, Soekarwo menjelaskan bahwa pihaknya bertugas memberikan second opinion kepada Presiden Joko Widodo, yakni mengenai data primer dan sekunder yang penting dalam manajemen Pemilu.

Tiba di Kantor KPU Jatim, Wantimpres Soekarwo diterima langsung Ketua KPU Jatim Choirul Anam, bersama anggota Gogot Cahyo Baskoro, Miftahur Rozaq, Insan Qoriawan, dan Nurul Amalia, serta Sekretaris Nanik Karsini.

Dalam kesempatan ini, Soekarwo menyampaikan beberapa informasi. Antara lain, pandangan KPU terkait anggaran dan logistik, pengaruh cuaca terhadap pendistribusian logistik, pengelolaan cadangan logistik tak terpakai, peningkatan Parmas, serta pandangan terkait kualitas dan efektivitas pengawasan.

“Selain itu, bentuk perlindungan kepada Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), mekanisme pengiriman dan pelaporan plano di Tempat Pemungutan Suara (TPS), penggunaan teknologi informasi, kelemahan sistem Perundang-undangan dan kebijakan pemerintah dalam pemilu, serta bentuk koordinasi dengan pemerintah dan aparat keamanan,” ujar Soekarwo.

Menanggapi hal itu, Choirul Anam menyampaikan roadmap persiapan KPU Jatim dalam menggelar Pemilu 2024. Pertama, mengenai anggaran untuk Pemilu 2024 diakui tidak ada masalah. Bahkan, untuk persiapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, KPU Jatim sudah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) pada November 2023 sebesar Rp 845 miliar.

“Terkait data pemilih, Jawa Timur mempunyai data pemilih terbesar kedua secara nasional, yaitu 31.402.838 jiwa. Sedangkan, proses pemutakhiran data pemilih juga memetakan kategori pemilih disabilitas. Hal ini dimaksudkan agar petugas KPPS lebih siap melakukan fasilitasi,” ungkap Anam.

Selain akses difabel, KPU Jatim juga telah melakukan restrukturisasi TPS, yang hingga saat ini berjumlah 120.666 TPS. Selain itu, juga ada TPS di lokasi khusus sebanyak 416 TPS. Sementara, pengelolaan logistik di Jawa Timur juga sudah cukup baik.

Contoh surat suara sejak 15 Januari kemarin sudah clear, tinggal pemenuhan yang rusak. Tanggal 20 Januari, kami juga sudah menyelesaikan sortir lipat. Dan target tanggal 31 besok semua logistik sudah dipacking, disetting di kotak suara untuk didistribusikan di Kecamatan.

”Mengingat, semua proses setting berada di Kabupaten/Kota,” jelas mantan Anggota KPU Surabaya tersebut. Anam mengakui, hingga saat ini tidak ada laporan gudang rusak di Jawa Timur.

Ditargetkan mulai 8 Februari 2024, semua logistik sudah bergeser ke Kecamatan. Kecuali, yang perlu mendapatkan perhatian khusus Kabupaten Sumenep karena di daerah Kepulauan.

Sedangkan, untuk KPPS, hingga saat ini tercatat sebanyak 844.662 orang. Semuanya sudah dilantik pada 5 Januari 2024 dan telah mengikuti Bimtek oleh Panitia Pemilihan Kecamatan.

“Sebagai mitigasi atas kejadian saat Pemilu 2019, seluruh calon anggota KPPS harus sehat, tidak mempunyai penyakit bawaan, terdaftar di jaminan sosial ketenagakerjaan, serta adanya uang santunan jika terjadi insiden.

Selain itu, KPU juga mengantisipasi dengan memperhatikan usia 55 tahun bagi KPPS,” tegasnya. Saat proses di TPS, untuk mengurangi beban kerja, KPPS juga harus memahami teknologi informasi.

Selain itu, saat ini pengisian formulir juga disederhanakan hanya cukup satu salinan, dan akan discan untuk dicetak menggunakan kertas khusus. Sementara, untuk partisipasi masyarakat sudah mencapai 83 persen.

Namun, KPU Jatim juga terus melakukan upaya dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih secara masif.  “Kami sudah melaksanakan kirab pemilu yang diwarnai dengan berbagai kegiatan sosialisasi, optimalisasi media sosial dan website. Dan, Alhamdulillah, KPU Jatim juga mempunyai hubungan yang baik dengan awak media,” pungkasnya. (red)

Kreasi Gerak Robot Humanoid Karya Mahasiswa Tel-U Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Mahasiswa Telkom University (Tel-U) Surabaya mengembangkan kreasi gerak robot humanoid melalui aplikasi. Dalam pengembangan ini, mahasiswa menggunakan robot humanoid yang didatangkan dari Tiongkok dan ada lebih dari 10 gerakan yang bisa ditampilkan oleh robot humanoid ini.

Mahasiswa perancang aplikasi gerak robot humanoid, Muhammad Ardiansyah Alfais, mengatakan robot humanoid produksi Ubtech bernama Alpha 1E ini bisa diperintah melalui aplikasi pada android Bluetooth.

Gerak robot ini dikreasikan dapat melakukan banyak gerakan koreo. “Mulai dari berjalan biasa, berjalan ala model di catwalk, berjoget, menendang, push up, hingga berdiri dengan satu kaki,” kata Ardian di Surabaya, Selasa (30/1/2024).

Ia menjelaskan, untuk membuat sendiri gerak robot sesuai yang diinginkan, ia menggunakan coding di dalam aplikasi Alpha 1E, yakni coding dengan drag and drop dalam dunia robotic.

“Sehingga, gerakan yang dihasilkan juga sesuai yang diinginkan,” jelas mahasiswa Jurusan Teknik Komputer Fakultas Teknik Elektro Telkom University Surabaya itu. Dosen Pembimbing, Hendi Prihantoro, mengatakan untuk sementara, pengembangan yang dilakukan mahasiswa ini baru dilakukan dalam tahap membuat kreasi gerak pada robot contoh.

“Namun, ke depan mahasiswa akan membuat karya sendiri berupa perangkat lunak maupun perangkat keras menjadi sebuah robot humanoid buatan dalam negeri,” ungkapnya.

Rencananya, tidak hanya membuat kreasi gerak, dari robot contoh yang didatangkan, mahasiswa akan membuat sendiri perangkat keras dan perangkat lunak robot humanoid yang bertujuan dapat dimanfaatkan membantu kerja manusia, seperti membawa barang. (red)

Puluhan Mahasiswa dan Dosen Asing Penasaran dengan Musik Tradisional Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dalam rangka melestarikan kebudayaan Indonesia siswa-siswa SMP Nation Star Academy/NSA melakukan pengenalan beberapa budaya Indonesia dengan menunjukkan alat musik tradisional. Sekolah NSA berkolaborasi dengan ITS melalui program di Direktorat Kemitraan Global (DKG) dalam Program Internasional Jangka.

Yaitu Community and Technological Camp (CommTECH) Insight 2024 melakukan kunjungan dengan melibatkan 34 mahasiswa asing dan dosen dari Thailand, China, Vietnam, Filipina, Kanada, Malaysia, Taiwan, Korea Selatan dan Myanmar dalam rangka pengenalan Kebudayaan Indonesia.

‘’Ini menunjukkan Sekolah NSA tidak meninggalkan unsur seni dan tari tradisional,’’ kata Principal of NSA Junior High School, Inggriette Liany Widyasari, S.T., disela ‘Kunjungan Puluhan Mahasiswa Mancanegara ke Sekolah Nation Star Academy untuk Pengenalan Kebudayaan Indonesia’ di Surabaya Selasa (30/1).

Siswa-siswi NSA sedang bermain musik tradisional angklung. (foto/bw)

Menurut dia, pengenalan kebudayaan Indonesia ini merupakan suatu kegiatan yang epic. Dimana siswa-siswi SMP NSA yang berlokasi di Jalan Dharmahusada Indah Barat IV No. 1, dengan bangga menjelaskan tentang sejarah, dan budaya alat music.

Seperti gamelan, kolintang dan angklung kepada perwakilan tamu dari mancanegara. Kegiatan tahunan internasional ini, kata dia, secara khusus untuk melestarikan budaya Indonesia siswa-siswi Sekolah NSA dan tamu dari mancanegara berkolaborasi bersama.

‘’Dalam semangat pengenalan Kebudayaan Indonesia melalui kerjasama ini, mahasiswa dan dosen dari sembilan negara ini dengan penuh antusiasme. Mereka belajar secara langsung tentang instrumentasi, teknik dan makna kultural dari gamelan, kolintang dan angklung, yang menjadi bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Indonesia,’’ ujar Inggriette Liany Widyasari.

Tari tradisional. (foto/bw)

Para peserta dari sembilan negara tersebut mencoba memainkan ketiga alat musik tradisional yang dipandu dan dibimbing oleh siswa-siswi SMP NSA. ‘’Kami berharap kunjungan ini dapat menciptakan ikatan yang erat antara budaya Indonesia dan mahasiswa serta dosen dari mancanegara,’’ tambahnya.

Melalui Kerjasama kolaborasi ini, institusi sekolah melalui peserta didik NSA ingin mengangkat warisan budaya alat musik tradisional Indonesia dan memperkenalkan kepada generasi muda serta masyarakat internasional.

Sehingga dengan demikian kita akan ikut melestarikan budaya Indonesia dan bangga atas budaya kita sendiri. Selain mengenalkan ketiga alat musik tradional diatas, siswa-siswi NSA juga menampilkan berbagai macam budaya dan keahlian softskill yang dipelajari di sekolah.

Puluhan Mahasiswa dan dosen asing foto bersama. (foto/bw)

Antara lain, wushu, alat kecapi (Gu Zheng) dan tari tradisional. Nation Star Academy sebagai Sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerjasama) tidak hanya mengutamakan bidang Akademik. Tetapi juga mewadahi bakat dan potensi siswa-siswinya melalui bidang non akademik.

Nation Star Academy juga memfasilitasi siswa-siswinya dalam kegiatan ektrakurikuler melalui Program Nurturing Student’s Potential (NSP) untuk jenjang PG-TK dan SD dan Sharpening Student’s Potential (SSP) untuk jenjang SMP dan SMA meliputi, gamelan, kulintang, angklung, karate, wushu, barongsai, violin, flute, cello, design art, ballet, modern dance, taekwondo, chess, drawing, modelling, culinary, choir, band, photography, robotic, citizen journalism, content creator, broadcasting, basketbal, futsal, table tennis, badminton, enterprenuer, ballroom dance, creative writing, guitar, fashion design, cinematography, bahasa Jepang, Korea, dan German. Sesuai dengan motto Nation Star Academy yaitu School for Life, School of Talent, & School of Champions. (bw)

Meriahnya Imlek di Mercure Surabaya Grand Mirama, Hadirkan Barongsai di Tahun Naga Kayu

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Apa yang ada dibenak anda ketika membayangkan perayaan Imlek atau Tahun Baru China? Pasti dalam pikiran kita akan menggambarkan dengan warna merah. Barongsai, dan juga Angpao, tidak jauh berbeda dengan perayaan Tahun Baru Imlek 2024 di Mercure Surabaya Grand Mirama.

Dekorasi khas imlek sudah tertata dengan cantik bahkan sejak pertama kita menginjakan kaki di lobby hotel seakan – akan kita dibawa berkeliling ke Negeri Tirai Bambu.  Tak hanya itu, spesial di malam Tahun Baru Imlek 9 Februari mendatang, Lan Hua Chinese Restaurant tak mau ketinggalan ikut menyemarakan suasana.

Mulai dari atraksi barongsai, Live Chinese Music with Patricia dan akan semakin meriah karena dipandu oleh MC Fatah yang fasih berbahasa mandarin, sampai beberapa hadiah menarik juga sudah dipersiapkan oleh Mercure Surabaya Grand Mirama spesial untuk para tamu dan juga berkesempatan untuk mendapatkan lucky Angpao.

“Hampir di setiap tahunnya, Mercure Surabaya Grand Mirama selalu membuka pintu bagi setiap pengunjung yang ingin merayakan tahun baru Imlek bersama keluarga maupun kolega. Banyak hidangan khas Imlek yang kami sajikan, tentunya akan terasa lebih spesial berkat sentuhan dari Chef Internasional,’’ kata General Manager/GM Mercure Surabaya Grand Mirama, Andreas Riyadi, di Surabaya Selasa (30/1).

Meriahnya Imlek di Mercure Surabaya Grand Mirama. (foto/ist)

“Selain menu spesial, para pengunjung juga  akan disuguhkan atraksi dari Barongsai Lima Naga, dan juga iringan Chinese Music yang pastinya akan memberikan nuansa ala Tiongkok yang cukup kental, sehingga diharapkan pengunjung akan betah menikmati sajian menu spesial sambil bercengkrama dengan keluarga,“ tambahnya.

Lan Hua Chinese Restaurant menyajikan menu khas imlek yang cukup beragam, pengunjung akan dimanjakan dengan beberapa menu spesial yang disediakan oleh International Chef dari Hongkong, Roger Tay.

Beragam menu yang disajikan tentu saja akan memanjakan para tamu. Seperti sup hisit dengan daging kepiting, seashell Kanada, salmon dengan saus teriyaki, udang phoenix emas, dan masih banyak lagi. Selain itu Imlek kali ini begitu istimewa karena bertepatan dengan tahun Naga Kayu.

Tahun yang cukup unik  karena muncul hanya setiap 60 tahun sekali. Untuk filosofinya, Kayu (Mù)  merepresentasikan vitalitas dan kreativitas, sedangkan Naga (Lóng) merepresentasikan kesuksesan dan kehormatan dalam kebudayaan Tiongkok, jadi sama seperti harapan Mercure Surabaya Grand Mirama di tahun ini adalah mendapatkan kesuksesan dan kehormatan dengan selalu menggunakan ide – ide baru dan juga kreativitas dalam melayani customer. (arief)

Sinergi Gula Nusantara Komitmen Wujudkan Indonesia Inklusif

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – PT Sinergi Gula Nusantara (SGN), anak perusahaan PTPN III (Persero) Holding Perkebunan, berkomitmen untuk mewujudkan Indonesia inklusif. Para disabilitas juga akan dibantu agar mudah mengakses pelayanan pendidikan, kesehatan, perlindungan, hingga terpenuhi hak-hak lainnya.

Corporate Secretary PT SGN, Wakhyu Priyadi Siswosumarto, mengatakan, pihaknya mendukung penuh kegiatan para disabilitas. Salah satunya, melalui Gebyar Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) yang digelar UPTD Anak Berkebutuhan Khusus Pemerintah Kabupaten Sidoarjo beberapa waktu lalu. Kegiatan tersebut juga sebagai upaya SGN dalam mewujudkan Indonesia inklusif.

“Mewujudkan Indonesia inklusif di mana para disabilitas dapat dengan mudah mengakses pelayanan pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, hingga terpenuhi hak-hak lainnya. Namun, dibutuhkan dukungan stakeholder, dalam hal ini Pentahelix yang masing-masing memiliki peran dan fungsi yang besar,” kata Wakhyu, di Surabaya, Senin (29/1/2024).

Sementara, Kasubdiv Komunikasi dan TJSL SGN, Brilliant Johan Anugerah, mengatakan salah satu peran perusahaan dan dunia industri adalah melalui penyaluran Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendorong inklusivitas, kesetaraan dan pemberdayaan disabilitas.

Selain menjadi lebih mandiri, juga menjadi Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, bahkan bisa berkontribusi untuk pembangunan bangsa dan negara. “SGN memberikan dukungan kepada Unit Pelaksana Teknis Daerah Anak Berkebutuhan Khusus (UPTD ABK) Kabupaten Sidoarjo melalui program CSR sebagai bagian dari komitmen mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan yakni mengurangi kesenjangan serta mendukung Indonesia inklusif,” ungkap Brilliant.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Dr Tirto Adi MPd, menjelaskan Kabupaten Sidoarjo merupakan satu dari empat Kabupaten/Kota di Jawa Timur/Jatim yang memiliki sarana Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) dengan pelayanan anak berkebutuhan khusus terbaik, serta dijadikan rujukan terkait pengelolaan dan manajemen pelayanan.

“Gebyar peringatan Hari Disabilitas Internasional ini begitu penting karena pertama kita ingin melakukan evaluasi sekaligus introspeksi pelayanan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan beserta jajarannya termasuk UPTD ABK terhadap anak-anak berkebutuhan khusus, anak-anak disabilitas atau anak-anak inklusif,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya ingin memberikan apresiasi sejauh mana pembinaan yang dilakukan para guru pembimbing khusus, guru di sekolah inklusi, di sekolah luar biasa termasuk juga kita memberikan apresiasi terhadap potensi potensi hebat.

“Terakhir, meningkatkan kesadaran seluruh pemangku kepentingan, tidak hanya pemerintah tapi juga dunia usaha, dunia industri, media, komunitas, semuanya bergerak termasuk juga kegiatan peringatan HDI berjalan sukses karena dukungan dari seluruh pemangku kepentingan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tirto menegaskan kembali kepada seluruh stakeholder untuk mendorong inklusivitas, kesetaraan dan pemberdayaan disabilitas. “Terima kasih saya sampaikan kepada PT Sinergi Gula Nusantara yang juga menjadi supporting atau kontributor untuk kesuksesan acara ini, dan mudah-mudahan acara yang semacam ini tiap tahun bisa kita agendakan,’’ ujarnya.

Peringatan selanjutnya rencananya disertai dengan launching Kartu Biru, Kartu Khusus diberikan kepada anak berkebutuhan khusus, anak disabilitas, dan anak inklusi,” terangnya.

Di sisi lain, SGN juga berencana untuk meluncurkan Kartu Biru. Kartu Biru tersebut memiliki tujuan untuk memudahkan anak berkebutuhan khusus dalam mendapatkan layanan publik.

“Mereka perlu prioritas layanan. Nah, itu menunjukkan bahwa Pemkab Sidoarjo, Pak Bupati, Pak Wakil Bupati dan dari jajaran legislatif menjadi support yang luar biasa terhadap keberadaan anak berkebutuhan khusus,” pungkasnya. (red)

Pasar Surabaya Besar untuk Penetrasi Produk Air Purifier Hood

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Memasuki awal 2024, Modena perkenalkan inovasi terbaru seri Purifier Hood sebagai kelanjutan kesuksesan dari produk unggulannya, yakni Cooker Hood dan Air Purifier, di Surabaya. Dengan menggabungkan kedua teknologi unggulannya, Modena luncurkan Modena Purifier Hood series.

Seri ini terdiri dari tujuh model dengan tiga ukuran berbeda, yaitu 60, 70, dan 90 cm, yang semuanya dilengkapi dengan teknologi inovatif 5 PureProtect untuk pemurnian udara yang tak tertandingi. Pasar Surabaya masih sangat besar untuk penetrasi produk air purifier hood. Apalagi dengan berkembangnya bisnis kuliner di Surabaya.

‘’Saya optimis produk baru ini akan diterima dengan baik oleh masyarakat Surabaya,” kata Manager Surabaya Branch Modena, Thomas Effendi, di Surabaya, Senin (29/1). Ia menambahkan, kualitas udara saat memasak dapat berdampak pada kesehatan, terutama saluran pernapasan dan paru-paru.

Untuk mengatasi ini, Modena Purifier Hood, dengan teknologi canggih yang dimilikinya. Perangkat ini tidak hanya menghilangkan bau dan asap tetapi juga memurnikan udara, menciptakan lingkungan dapur yang sehat dan aman.

Ini langkah proaktif Modena untuk memastikan kesejahteraan pengguna saat memasak. “Peluncuran seri Purifier Hood adalah komitmen MODENA dalam menyediakan peralatan rumah tangga inovatif untuk menjawab kebutuhan pengguna secara solutif. Ini adalah produk hybrid pertama di Indonesia yang menggabungkan teknologi Cooker Hood dan Air Purifier,” tambah Thomas.

Modena Purifier Hood mengintegrasikan teknologi terkini dengan 5 PureProtect, termasuk Grease-free Filter, Carbon Filter, Ionizer Germinator, UV SterilWave, dan filter HEPA ProShield, menciptakan lingkungan dapur yang bersih dan sehat.

Beberapa model, khususnya AX 2725 CASS dan AX 2925 CASS, dilengkapi dengan sistem IoT (Internet of Things) yang dapat dioperasikan melalui aplikasi MODENA Smart, termasuk fitur timer dan Gesture Control untuk kenyamanan penggunaan.

Fitur Heat Sensor memastikan keamanan pengguna dengan mengaktifkan hood secara otomatis ketika mendeteksi panas dari masakan di bawahnya. Seri AX Purifier Hood bukan hanya menghilangkan bau, asap, dan debu, tetapi juga memurnikan udara di dalam dapur, menciptakan ruang yang lebih sehat dan nyaman.

“Melalui produk-produk Modena, kami terus berinovasi dan memberikan harga terjangkau, menjadikan kami merek pilihan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan alat rumah tangga mereka,” tutup Thomas. (ony)

Penyerahan Karya Lomba Jurnalistik Piala Prapanca 2024 Diperpanjang

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Panitia lomba karya jurnalistik Piala Prapanca yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jatim memutuskan untuk memperpanjang batas waktu penyerahan karya lomba, dari sebelumnya 29 Januari 2024 menjadi 29 Februari 2024.

“Dari hasil rapat panitia diputuskan pengiriman karya lomba jurnalistik Piala Prapanca  diperpanjang sampai 29 Februari 2024,” kata Ketua Panitia HPN tingkat Jatim Eko Pamuji, usai rapat panitia HPN  2024 di sekretariat PWI Jatim, Senin (29/1/2024).

Menurut Eko, pengunduran batas akhir pengiriman karya jurnalistik itu seiring mundurnya jadwal resepsi peringatan HPN 2024 tingkat Jatim di Jember, dari semula awal Maret, menjadi pertengahan April 2024.

“Kami berterima kasih kepada rekan-rekan jurnalis yang sudah mengirimkan karya jurnalistik, bagi rekan jurnalis yang belum mengirimkan karyanya masih ada kesempatan hingga akhir Februari,” ujar Eko Pamuji.

Ditambahkan Sekretaris Panitia HPN 2024 PWI Jatim Sokip, sebenarnya sudah banyak karya dari teman-teman jurnalis yang masuk ke meja panitia. “Tapi beberapa pengurus PWI daerah minta ada perpanjangan waktu karena banyaknya animo peserta yang belum sempat menyiapkan karyanya untuk dikirim akibat kesibukan liputan,” tambah Sokip, yang juga Wakil Ketua PWI Jatim Bidang Kerjasama ini.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, jenis karya jurnalistik yang dilombakan meliputi, karya tulis dan foto baik media cetak maupun daring, karya jurnalistik televisi serta karya jurnalistik radio.

“Karya yang dilombakan harus memenuhi persyaratan jurnalistik dan objeknya terjadi di wilayah Jawa Timur atau hasil liputan di daerah lain. Namun ada kaitan dengan Jawa Timur pada rentang waktu penerbitan atau penayangan 1 Januari sampai 31 Desember 2023 di media berbadan hukum,” ujarnya.

Setiap peserta diperkenankan mengirim maksimal tiga karya di masing-masing kategori. Untuk teknis pengiriman karya tulis, dikirim dalam bentuk kliping yang ditempel di atas kertas ukuran folio disertai tiga foto kopi dan cantumkan nama penerbitan, hari/tanggal, halaman serta kode/nama penulis.

“Karya foto hitam putih atau berwarna dengan ukuran sisi terpendek 18 cm, atau 10 R disertai fotokopi bukti pemuatan karya,” ucap Sokip. Sementara itu, untuk kategori media elektronik baik televisi maupun radio ketentuannya, karya jurnalistik berupa feature dengan durasi lima sampai 15 menit dikirim dalam bentuk flash disc atau CD.

“Dikirim tiga buah disertai naskah tertulis. Cantumkan nama program, hari, tanggal, tahun dan jam penayangan,” katanya. Seluruh karya jurnalistik dari semua kategori yang akan dikirim, dimasukkan sampul tertutup disertai surat pengantar yang ditandatangani pemimpin redaksi/kepala biro atau redaktur/produser yang menyatakan karya tersebut benar-benar milik wartawan yang bersangkutan.

“Materi lomba dikirim ke Kantor PWI Jawa Timur Jl Taman Apsari no 15-17 Kota Surabaya – KP 60271 mulai 2 Januari 2024  sampai selambat-lambatnya 29 Februari 2024. Jangan lupa di pojok kiri atas sampul cantumkan jenis atau kategori lomba yang diikuti,” kata Sokip.

Pemenang terbaik karya jurnalistik masing-masing kategori akan menerima piala “Prapanca”, piagam dan uang tunai Rp 7.500.000. “Adapun karya jurnalistik yang masuk nominasi, masing-masing menerima piagam penghargaan dan uang tunai sebesar Rp 2.500.000,” tambahnya.

Pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah, lanjutnya, dilaksanakan pada saat resepsi HPN Jatim 2024 di Jember, yang dijadwalkan pada pertengahan April 2024. (bw)

Pentingnya Suara Perempuan: Nasyiah Jatim X Bijak Memilih dalam Festival Pemilu 2024

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Suara perempuan legislator sangat dinantikan banyak pihak. Karena itulah, Nasyiatul Aisyiyah Jatim, Think Policy dan Universitas Muhammadiyah/UM Surabaya menggelar Festival Pemilu dengan thema ‘Suara Perempuan Muda : Tantangan dan Isu Strategis di Jawa Timur’ dengan mendatangkan pembicara tiga calon legislator wanita untuk DPRD Jatim.

Tampil sebagai narasumber, Agatha Retno Sari (PDIP), Danik Eka Ramaningtiyas (PSI) dan Riri Abdillah (PKS). Ketiganya adalah calon legislator/caleg untuk DPRD Jatim, Peneliti PUSAD UM Surabaya, Radius Setiyawan dan dimoderatori Linta Ulinnuha Bahraine di Kampus UM Surabaya Senin (29/1).

Agatha Retno Sari, anggota Komisi B DPRD Jatim, yang juga kembali menjadi caleg DPRD Jatim, sangat konsern pada UMKM. Karena usaha sektor UMKM ini perekonomian berbasis rakyat dan paling besar menyumbang pendapatan asli daerah/PAD.

‘’Yang juga menarik pelaku UMKM lebih dari 75 persen adalah perempuan. Rata-rata berusia diatas 45 tahun dan jarang ada anak muda di sana,’’ kata Agatha. Hanya saja, sektor ini harus bekerja keras dengan melengkapi segala perizinannya. Mulai NIP, PIR serta sertifikat halal.

‘’Semua kelengkapan izin itu harus selesai Oktober mendatang,’’ ujarnya. Karena itulah, Wanita yang sudah dua periode menjadi legislator ini berjanji akan menambah 10.000 UMKM baru dan naik kelas apabila terpilih Kembali menjadi legislator.

Sementara, Danik Eka Ramaningtiyas (PSI) lebih menyoroti tingkat kekerasan perempuan. Ada dua masalah besar. Ada karakter yang bermasalah dan ada budaya atriarki. Untuk mengurangi kerentanan, ini program besar untuk skala Jatim.

‘’Saya akan wujudkan satu desa punya satu shelter mental. Jumlah psikolog tidak lebih dari 4.000 orang dan psikiater tidak lebih 600 orang,’’ ujarnya. Sedangkan, Riri Abdillah (PKS) pernah minta restu kepada kedua orangtuanya kelak dikemudian hari akan menjadi orang besar.

Sedangkan Peneliti PUSAD UM Surabaya, Radius Setiyawan, menyayangkan dalam debat capres dan cawapres yang sudah digelar empat kali itu tidak menyinggung sama sekali soal Perempuan dan anak. (bw)

Ke Banyuwangi, SBY Kisahkan Kemenangan Pilpres 2004 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) turun gunung  dalam kampanye pilpres di Banyuwangi, Senin (29/1/224). Presiden keenam RI ini mengenang kemenangannya saat pilpres 2004.

Kala itu, SBY menggelar kampanye pertamanya di Bumi Blambangan. “Alhamdulillah…., Tuhan memberikan berkah dari Banyuwangi. Saya terpilih menjadi Presiden dulu. Dan Demokrat juga sukses,” kata SBY, dalam orasinya di hadapan ribuan pendukung di lapangan RTH Maroon.

Kali ini, SBY didampingi Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), para petinggi partai, calon anggota legislatif RI, Jatim, dan kabupaten dapil setempat. Pun jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Banyuwangi.

Dalam orasinya, SBY berharap kemenangan Partai Demokrat bisa kembali terulang. “Mudah-mudahan pemilu yang akan datang, dari Banyuwangi ini, membuat Partai Demokrat menang,” harapnya.

Di hadapan massa, SBY turut menanyakan popularitas putranya, AHY. Selain mempromosikan partai Demokrat, SBY ikut mengkampamyekan capres-cawapres Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka.

“Ingin negaranya makin maju, makin sejahtera. Kalau ingin maju dan sejahtera Indonesia, pilih saja pasangan Prabowo-Gibran,” tegasnya. Di akhir orasinya, SBY menyanyikan lagu “Banyu Langit” karya  maestro Didi Kempot. (udi)

PPNI Kota Surabaya Permudah STR Seumur Hidup bagi Perawat

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Surabaya mempermudah perpanjangan Surat Tanda Registrasi (STR) seumur hidup bagi Perawat. Dari total perawat di Surabaya sebanyak 17.475 orang, baru 90 persen yang sudah terintegrasi ke STR seumur hidup. Sedangkan, sisanya 10 persen masih dalam tahap perpanjangan dari sebelumnya masa berlaku lima tahunan karena terkendala sinkronisasi data.

Penegasan itu, dikemukakan Ketua DPD PPNI Kota Surabaya, Dr Nuh Huda SKep Ns MKep SpKepMB, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PPNI Kota Surabaya yang membahas mengenai Implementasi Undang-undang/ UU Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan terhadap STR Perawat dan Cara Melakukan Perpanjangan STR yang digelar di Hotel Luminor Surabaya, Minggu (28/1/2024).

Menurut Nuh Huda, saat ini yang menjadi kendala utama dalam penerbitan STR Seumur Hidup bagi Perawat di Surabaya adalah soal sinkronisasi data yang ada di Konsil Tenaga Kesehatan Indonesia (KTKI) dan platform Satu Sehat SDMK (Sumber Daya Manusia Kesehatan) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI).

“Rakerda sekaligus Seminar ini menjawab keresahan teman-teman Perawat mengenai pengurusan STR Seumur Hidup Perawat. Karena selama ini, rata-rata yang menjadi kendala itu adalah sinkronisasi data yang ada di KTKI dan Satu Sehat SDMK. Kadang-kadang ada nama yang tidak sesuai, ada ukuran data yang tidak sesuai. Itu yang menjadi lama,” ujar Nuh Huda.

Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD PPNI Kota Surabaya yang membahas mengenai Implementasi Undang-undang/ UU Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan terhadap STR Perawat dan Cara Melakukan Perpanjangan STR yang digelar di Hotel Luminor Surabaya, Minggu (28/1/2024). (foto/red)

Ia menjelaskan, KTKI merupakan suatu lembaga nonstruktural yang dibentuk oleh Presiden untuk kebutuhan registrasi hukum dalam bidang kesehatan di Indonesia. Sedangkan, Satu Sehat SDMK dirancang untuk mengintegrasikan dan mengelola data profil tenaga medis, tenaga kesehatan, dan tenaga pendukung kesehatan lainnya di seluruh Indonesia.

“Selain itu, platform ini juga untuk memfasilitasi pencarian dan integrasi profil, pembaruan data pribadi dan keprofesian, serta layanan registrasi dan perizinan. Pada tahap awal, dapat digunakan untuk perpanjangan STR Seumur Hidup,” jelasnya.

Nuh Huda meminta khususnya bagi para perawat yang belum memperbarui STR Seumur Hidup agar segera mengurusnya. Namun, diutamakan bagi perawat yang masa berlakunya STR sudah mendekati habis.

Bagi perawat yang masa berlakunya masih lama (STR lima tahunan) untuk bersabar karena sistem sinkronisasi data yang masuk secara bersamaan akhirnya menjadi terkendala.

”Kami minta enam bulan sebelum masa berlaku habis agar segera mengurus STR Seumur Hidup,” tegasnya. Menurut dia, STR menjadi bukti konkrit bagi perawat yang telah melewati serangkaian uji kompetensi yang ketat dan memenuhi standar yang ditetapkan otoritas kesehatan.

Tanpa STR, praktik medis menjadi tidak sah secara hukum, sehingga adanya STR menjadi jaminan bagi pasien terhadap kualitas pelayanan yang mereka terima. “Syarat utama untuk mendapat STR, kalau Perawat masih baru harus punya ijazah dan sertifikat kompetensi. Hanya sinkronisasi data saja yang selama ini menjadi kendala,” katanya.

Untuk diketahui, pemerintah melalui Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) telah mengesahkan Undang-Undang (UU) Kesehatan pada 11 Juli 2023. Salah satu poin yang diatur dalam UU Kesehatan adalah STR seumur hidup bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan dari yang semula harus diperbarui setiap lima tahun sekali.

Terbaru, Kemenkes mempermudah penerbitan STR Seumur Hidup bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan. Kemudahan penerbitan STR Seumur Hidup berlaku mulai 16 Oktober 2023. (red)