Hebaat…., Turnamen Golf Akhir Tahun di Bukit Darmo

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Turnamen bergengsi menjelang ulang tahun ke-28. Olahraga golf saat ini tidak lagi dipandang sebagai olahraga mahal. Walaupun memang memerlukan biaya yang cukup besar.

Golf sekarang lebih banyak dipandang sebagai investasi jangka panjang untuk peningkatan performa seseorang dalam melakukan diplomasi dan negosiasi dalam berbagai kepentingan, termasuk urusan bisnis.

Perubahan paradigma ini, ditandai dengan banyaknya remaja milenial yang mengikuti kelas golf, baik secara pribadi, komunitas, maupun melalui sekolah, atau kampusnya. Adalah Bukit Darmo Golf (BDG), sebuah fasilitas lapangan golf ternama di Surabaya yang concern terhadap pegolf muda.

Melalui kerja sama dengan Indonesian Junior Golf (IJG), telah melakukan roadshow turnamen di beberapa tempat antara lain Jakarta, Jogjakarta, Magelang, dan Surabaya. Dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28, BDG menggelar turnamen akhir tahun yang diselenggarakan pada 17 Desember 2023.

Dan diikuti 280 peserta yang tidak hanya berasal dari Surabaya. Tetapi juga dari Sidoarjo, Jember, Malang, Blitar, Kediri, Madiun, Bandung, Jakarta, Kalimantan, bahkan dari Makassar.

Suasana registrasi peserta turnamen golf. (foto/nanang)

Di Turnamen yang bertitel The Hidden Gem Of Asia ini, peserta memperebutkan hadiah utama dengan total 50 juta yang terdiri dari uang tunai dan sepeda motor listrik. Serta memperebutkan hadiah luckydraw berjumlah jutaan rupiah.

“Ada juga hadiah hole to hole bernilai 3 miliar rupiah, di hole 3,6,12,13, dan 16,” kata General Manager BDG, Mifto Hadi kepada pawartajatim.com, Minggu (17/12/2023). Hadiah menarik tersebut terdiri dari 1 unit mobil Hyundai, 1 mobil Toyota Zenia, 1 Unit Mobil Wuling, dan 200 gram emas.

Kategori pemenang yang diperebutkan antara lain : Best Gross OverAll, Best Nett OverAll, Member, Guest, Senior, dan Ladies. Sedangkan untuk keterampilan dan kemampuan, ada longest drive in hole 7, nearest to the line in hole 1, nearest to pin in hole 12, dan bull eyes in hole 8.

Turnamen bergengsi ini merupakan persembahan terbaik dari BDG kepada para mitra yang loyal, baik member maupun guest selama tahun 2023. “Mitra loyal kami di 2023 seperti PGA, ITS, Kadin, Es Coklat, Adyaksa Golf Club, Bank Mandiri, dan BRI,” jelas mantan GM di beberapa hotel ini.

Peserta event juga dimanjakan dengan gala dinner atau jamuan makanan mewah dengan masakan dari berbagai negara seperti : Indonesia, Filipina, Jepang, Korea, dan Mandarin. Diiringi hiburan musik dan suasana hutan tropis yang menarik. “Ada juga bonus buah durian manis untuk tamu setia kami,” pungkas pria berpenampilan menarik ini. (nanang)

Cek Proyek Jembatan Wongsorejo, Kapolda Jatim : Akses ke Banyuwangi Lancar

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kapolda Jatim, Irjen Pol Imam Sugianto, mengecek proyek jembatan Wongsorejo, Banyuwangi, Senin (18/12/2023) siang. Bersama jajaran pejabat utama Polda, Jenderal bintang dua ini memastikan akses jalan ke Banyuwangi benar-benar lancar.

Sehingga, wisatawan yang akan menyeberang ke Bali melewati Pelabuhan Ketapang tidak terganggu kemacetan. Pengecekan rombongan Kapolda dilakukan dengan bersepeda motor dari Surabaya.

Tiba di jalur Wongsorejo, Kapolda melihat langsung kondisi terakhir proyek jembatan. Hasilnya, jembatan yang terbagi dalam empat segmen ini seluruhnya lancar. Kendaraan dari dua arah bisa melintas dengan normal.

“Jalannya sudah mulus. Selama Nataru bisa dilalui dengan normal,” kata Kapolda di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Sebelumnya, proyek jembatan Wongsorejo kerap memicu kemacetan panjang.

Proyek ini melintasi jalur nasional Banyuwangi – Situbondo. Selama pembangunan jembatan, akses lalu lintas dibuat buka tutup bergantian. Sehingga, menyebabkan antrean kendaraan setiap hari.

Selain jembatan Wongsorejo, Kapolda ingin memastikan jalur Surabaya – Banyuwangi benar-benar siap digunakan libur Nataru. Dari data nasional, sekitar 16 juta warga akan bergerak di Jawa Timur selama libur Nataru.

Mereka salah satunya akan melintasi Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. “Kegiatan hari ini  adalah tahap awal sebelum Operasi Lilin Semeru yang akan kita gelar 22 Desember hingga 2 Januari 2024,” tegas Kapolda.

Selain mengamankan perayaan Natal, pihaknya juga memastikan keamanan perjalanan warga selama libur Nataru. “Secara nasional, pergerakan warga selama libur Nataru naik sebanyak 17 persen. Sekitar 16 juta akan bergerak di Jawa Timur. Karena itu, kita harus antisipasi keamanan dan kelancarannya,” tegasnya.

Khusus di Pelabuhan Ketapang, pihaknya bersama ASDP Ketapang menyiapkan sejumlah skenario untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan yang akan menyeberang ke Bali. Salah satunya, adanya penambahan kapal  berkapasitas besar.

“Antisipasi puncak antrean diperkirakan pada 22 dan 26 Desember. Kami juga mendirikan posko terpadu di pelabuhan,” tegasnya. Selama Nataru, pengamanan Pelabuhan Ketapang juga diperketat.

Sejumlah personel Brimob disiagakan membantu pengamanan Polresta Banyuwangi. “Selama Nataru, kita terjunkan 13.000 lebih pasukan di Jatim untuk pengamanan,” tutupnya. (udi)

Ribuan Siswa SD-SMP Adu Kemampuan dalam Olimpiade Nasional 2023

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Sebanyak 7.050 finalis Olimpiade Nasional (OMNAS) 2023 dari siswa SD hingga SMP beradu kemampuan dalam mata pelajaran Matematika, Sains dan Bahasa Inggris di Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Direktur Emerald Education Center (EEC), Andreas, mengatakan olimpiade yang digelar EEC ini diikuti sekolah yang berasal dari 34 kota/kabupaten di Jatim dan beberapa provinsi lainnya di Indonesia.

“Diselenggarakan kompetisi ini, dilatarbelakangi oleh keinginan untuk memberikan sumbangsih kepada bangsa Indonesia, agar bisa menyiapkan generasi bangsa yang tangguh, hebat dan berprestasi,” ujar Andreas di Unesa, Minggu (17/12/2023).

Menurut Andreas, peningkatan sumber daya manusia (SDM) di bidang pendidikan merupakan hal yang penting untuk mengembangkan pengetahuan dan kemampuan serta keterampilan dalam dunia akademik. Selain itu, juga untuk mewujudkan pendidikan yang berkualitas, mendunia, serta menciptakan siswa-siswa Indonesia yang berkarakter.

“Olimpiade ini juga bertujuan untuk mengembangkan daya kreativitas, berpikir kritis dan inovatif. Sehingga, OMNAS 2023 bisa memberikan wadah bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakatnya,” jelasnya.

Olimpiade Nasional ini dilaksanakan dengan tiga tahapan, yakni mulai dari penyisihan kota yang digelar di masing-masing kota dan kabupaten, kemudian final provinsi digelar di masing-masing provinsi dan grand final. Sedangkan, untuk seleksi final provinsi, digelar di 14 Provinsi di Indonesia mulai Jawa, Bali, Kalimantan hingga Sumatera. Sedangkan, untuk Jatim digelar di Unesa.

Andreas berharap, melalui ajang olimpiade ini bisa memberikan pengalaman berharga untuk siswa-siswi dan membangkitkan semangat untuk belajar lebih giat lagi. “Sehingga, bisa melahirkan para juara baru di dunia pendidikan agar bisa lebih berprestasi lagi di olimpiade-olimpiade mendatang untuk level nasional maupun internasional,” pungkas Andreas. (red)

Bawa Dokumen Rahasia KPK di Sidang Praperadilan, MAKI Sebut Firli Langgar Tiga Aturan

0

Jakarta, (pawartajatim.com) – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) mengkritik tindakan Firli Bahuri, yang membawa dokumen rahasia penyidikan KPK dalam sidang praperadilan. Firli, diduga melanggar tiga aturan.

Yakni, UU Keterbukaan Informasi Publik, pasal 21 UU KPK terkait penghalangan penyidikan, dan norma etika berdasarkan Peraturan Dewas KPK RI Nomor 2 Tahun 2020. Menurut Koordinator MAKI, Boyamin Saiman, Firli, tampaknya berusaha membuktikan bahwa penetapannya sebagai tersangka merupakan kriminalisasi, tanpa bukti pemerasan yang cukup.

Dokumen rahasia yang dibawanya dianggap sebagai langkah yang tidak etis dan melanggar aturan. Boyamin menjelaskan bahwa tindakan Firli dapat dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan hukum.

Undang-undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik menempatkan rahasia publik dengan ancaman hukuman hingga 3 tahun, sementara penghalangan penyidikan di atas 5 tahun di bawah Pasal 21 UU KPK.

Meskipun Firli telah nonaktif, kehadiran dokumen di praperadilan dianggap tidak relevan dan dinilai sebagai upaya mempengaruhi opini hakim. Kabid Hukum Polda Metro Jaya, Putu Putera Sadana, juga menyatakan, bukti yang dibawa Firli tidak berkaitan dengan kasus korupsi yang sedang dibahas di praperadilan.

Putu mewakili Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto menghadapi Firli Bahuri di praperadilan. Ada beberapa dokumen dijadikan barang bukti dan kami sudah punya 159 barang bukti yang tentunya nanti diuji di sidang pokok perkara, bukan praperadilan.

‘’Tapi, pemohon (Firli Bahuri) menyampaikan barang bukti yang menurut kami tidak ada korelasinya dengan yang sedang dibahas di sidang Praperadilan. Bukti P26 sampai P37,” kata Putu.

“Ini barang rahasia, apalagi ini tersangka kasus korupsi membawa-bawa dokumen, itu udah salah, nggak boleh karena rahasia,” tambah Koordinator MAKI Boyamin Saiman, Minggu (17/12/2023).

“Pak Firli kan sudah nonaktif, kebutuhannya ya untuk perkara yang disidangkan. Ini kan praperadilan tidak ada relevansi,” sambung Bonyamin. Dosen Fakultas Hukum Universitas Indonesia,

Junaedi Saibih, yang dihadirkan sebagai saksi menegaskan bahwa tindakan pengacara Firli, membawa dokumen kasus DJKA tidak sesuai dengan materi praperadilan yang seharusnya terkait dengan proses penetapan tersangka secara formil.

Terhadap dugaan pelanggaran kode etik, MAKI berencana melaporkan Firli ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK. Boyamin Saiman, Koordinator MAKI, akan melaporkan dugaan kebocoran informasi terkait pembawaan dokumen rahasia saat menjadi saksi dalam sidang Dewas KPK pada Jumat (22/12). (bw)

Aktivis 98 Bedah ‘Buku Hitam Prabowo Subianto’

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Gerakan Aktivis 98 (Gerak98) Surabaya mendesak semua pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2024 memiliki langkah konkret dalam menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di Indonesia. Sejumlah aktivis 98 menyebut sudah 25 tahun kasus pelanggaran HAM hingga saat ini belum ada titik terang.

Hal itu terungkap saat diskusi dan bedah buku ‘Buku Hitam Prabowo Subianto’ karya Buya Azwar Furgudyama di Surabaya, yang menghadirkan Aktivis 98 dan Penggerak Sosial Dandik Katjasungkana, pegiat HAM Firmansyah, Pegiat Pemilu dan Demokrasi Hasnu Ibrahim, Presiden BEM ITS Agil Wahyu Ramadhan, serta Pengamat Politik Mohammad Khoirul Umam.

Aktivis penggerak sosial asal Surabaya, Dandik Katjasungkana menekankan keadilan harus ditegakkan. Permintaan keluarga korban sederhana. “Mereka ingin keadaan keluarganya yang hilang dijelaskan oleh pemerintah. Jika mereka meninggal, di mana makamnya. Bila masih hidup, di mana kiranya keberadaanya,” kata Dandik di Surabaya, Minggu (17/12/2023).

Dandik menyebut masih ada 13 aktivis yang dinyatakan hilang saat memperjuangan keadilan dan demokrasi pada 1997-1998. “Total ada 23 aktivis yang dinyatakan diculik, 9 dilepaskan, 1 orang ditemukan meninggal dunia, dan 13 lainnya masih dinyatakan hilang sampai saat ini,” ungkapnya.

Ia berharap capres dan cawapres yang nantinya terpilih pada Pemilu 2024 untuk melaksanakan rekomendasi dari DPR RI mengenai penyelesaian kasus pelanggaran HAM, khususnya yang terjadi pada 1998.

Adapun rekomendasi tersebut adalah melaksanakan pengadilan HAM ad hoc, yakni pengadilan yang dibentuk khusus untuk memeriksa dan mengadili perkara pelanggaran HAM berat yang dilakukan sebelum adanya UU 26/2000 tentang Pelanggaran HAM.

“Pemerintah juga harus segera membentuk tim pencarian di mana 13 aktivis yang masih hilang hingga hari ini,” tegasnya. Sementara, Pegiat Pemilu dan Demokrasi, Hasnu Ibrahim, menjelaskan acara bedah buku ini masih dalam rangkaian peringatan Hari Hak Asasi Manusia (HAM) Internasional yang jatuh pada 10 Desember.

“Sekaligus itu sebagai alarm bagi publik bahwa ada tragedi kemanusian yang masih belum diselesaikan oleh negara hingga hari ini. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk kembali mengingatkan sejarah kelam pelanggaran HAM yang terjadi di Indonesia kepada mahasiswa dan aktivis milenial,” pungkas Hasnu. (red)

Trauma Penyintas Bencana Bisa Terjadi Bertahun-tahun

0

Sidoarjo, (pawartajatim.com) – Trauma bisa terjadi bertahun-tahun, terutama bagi penyintas bencana. Salah satunya adalah pasca tsunami Aceh. Banyak penyintas yang mengalami trauma cukup lama. Hal ini biasanya terjadi pada bencana yang mengakibatkan jatuhnya korban cukup banyak.

Masalah ini diungkapkan oleh Ahmad Guntur Alfianto dari Klaster Keperawatan Jiwa, Komunitas, Keluarga, dan Gerontik Sekolah Tnggi Kesehatan (Stikes) Widyagama Husada Malang. Ia membawakan materi Post Traumatic Stress Disorder (PTSD) dalam Arisan Ilmu Nol Rupiah (AINR) Edisi 52 yang diadakan Sekber Relawan Penanggulangan Bencana (SRPB) Jawa Timur/Jatim.

Kegiatan ini digelar di Ruang Siaga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Jalan Letjen. S. Parman No.55, Waru, Kabupaten Sidoarjo, Minggu (17/12). Secara umum PTSD adalah gangguan mental yang terjadi pada seseorang karena mengalami kejadian traumatis.

Seperti bencana alam, kecelakaan, terorisme, perang atau pertempuran, pelecehan seksual, kekerasan dan sejenisnya. “Ada beberapa masalah kejiwaan akibat bencana. Di antaranya cemas, susah tidur, depresi, psikosis, trauma, dan PTSD,” kata Ahmad Guntur Alfianto.

Sekitar 100 peserta dan pengurus SRPB Jatim hadir dalam kegiatan ini. Selain mendapat materi PTSD, para peserta mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis tekanan darah dan gula darah dari Stikes Kerta Cendekia, Sidoarjo.

Ia mengungkapkan beberapa tanda dan gejala PTSD. Untuk anak-anak di antaranya sering ngompol, regresi, sulit bicara, selalu ingin nempel pada orang terdekat, hingga menangis tanpa sebab.

Sedangkan untuk dewasa tanda-tandanya adalah stresor, selalu mengingat peristiwa, menghindar, gejala gangguan pikiran dan perasaan, gejala reaktif seperti mudah tersinggung, dan gangguan sosial.

Sedangkan dalam klaster kesehatan jiwa pada bencana  terdapat kelompok yang menangani masalah kesehatan jiwa. Kemudian, adanya relawan terlatih dan tenaga profesional. Selain itu, ada kegiatan dari pengkajian cepat, intervensi, implementasi, dan evaluasi.

Koordinator SRPB Jatim Rahmad Subekti Kimiawan mengatakan, peserta bisa menyerap ilmu dari materi ini. Diharapkan bisa menjadi tambahan saat para relawan terjun ke daerah bencana. (rizki)

Promosikan Gaya Hidup Sehat, Penghujung 2023 Generali Indonesia Dukung Semarang 10K

0

Semarang, (pawartajatim.com) – Meningkatnya minat masyarakat terhadap gaya hidup sehat, termasuk pada olahraga lari yang terlihat di era pasca pandemi, mendorong PT Asuransi Jiwa Generali Indonesia (Generali Indonesia) terus berpartisipasi aktif dalam ikut serta mempromosikan kesehatan dan juga mengedukasi pentingnya proteksi ke masyarakat. Di penghujung 2023 ini, Generali Indonesia kembali memberikan dukungan kepada ajang kompetisi lari Semarang 10K untuk kedua kalinya.

Dukungan ini diwujudkan dengan peran sebagai official insurance partner, dimana Generali Indonesia melindungi 2.000 pelari Semarang 10K atas risiko meninggal dunia dan perawatan rumah sakit yang diakibatkan kecelakaan termasuk berbagai risiko yang berhubungan langsung dengan olahraga lari selama acara berlangsung.

Acara yang diselenggarakan Minggu (17/12) mencakup empat kategori lomba, yakni 10K Overall (internasional), 10K Nasional, 10K Master 40+ (pelari dengan minimal berusia 40 tahun), dan 10K Pelajar.

 Ditemui saat acara berlangsung, Chief Marketing Officer Generali Indonesia, Vivin Arbianti Gautama, mengungkapkan, Semarang 10K menjadi ajang lari ketiga pada tahun ini yang kami berikan dukungan penuh setelah RunHub – acara lari bersama Kementrian Perhubungan, dan Borobudur Marathon 2023.

Sebagai acara lari penutup tahun yang membawa para pelari ke tempat-tempat bersejarah dan bernilai budaya di Semarang, Semarang 10K menjadi lomba lari unik yang mengkolaborasikan unsur kultur budaya dan olahraga, sehingga para pelari bisa mengikuti lomba sekaligus wisata sejarah atau historical tour.

Kedua unsur ini sejalan dengan nilai besar Generali Group dimana kami mendukung kegiatan olahraga, seni & budaya, serta pembangunan komunitas yang memberikan dampak jangka panjang sehingga kami bisa tumbuh bersama masyarakat dimana kami beroperasi.

‘’Sepanjang 2023, kami telah memberikan dukungan dan mengedukasi lebih dari 30.000 masyarakat dari berbagai rangkaian acara lari yang diselenggarakan,” katanya. Dengan mengusung tema ‘Step Up Your Limit’ tahun ini, Semarang 10K memberikan para pelari pengalaman dalam berkompetisi, menemukan, dan menunjukan kemampuan terbaik mereka, dalam mencapai kemenangan.

Vivin menambahkan semangat tema ‘Step Up Your Limit’ jugat sejalan dengan campaign-campaign yang Generali Indonesia lakukan dimana kami mendukung setiap langkah tahapan kehidupan para nasabah dengan memberikan perlindungan serta proteksi finansial yang sesuai dengan tahap yang dilalui.

Dengan proteksi Generali, nasabah tidak perlu khawatir dalam mencapai mimpi dan mengambil langkah menuju tahap kehidupan baru karena menurutnya Generali akan selalu hadir bersama mereka.

 Selain memberikan proteksi kepada seluruh pelari, Generali Indonesia juga turut memeriahkan acara melalui berbagai kegiatan seru diantaranya fisioterapi gratis untuk para pelari sebagai peregangan otot pasca berlari, expression zone dan bagi-bagi ice cream sebagai sajian manis pelepas lelah.

Sedangkan saat sesi pengambilan racepack sebelum acara, Generali Indonesia juga telah menyediakan 3D body posture analyzer, gratis, untuk menganalisa kondisi postur tubuh para pelari.

Tidak hanya itu, di setiap rangkaian acara Semarang 10K ini, Generali Indonesia juga membuka kesempatan bagi masyarakat dan pelari yang ingin mengetahui detail proteksi inovatif, fasilitas, layanan dan added value yang bisa didapatkan saat menjadi nasabah Generali Indonesia.

 Komitmen untuk terus mengedukasi dan memperkenalkan proteksi inovatif Generali Indonesia pada masyarakat terus kami gencarkan mengingat risiko yang masih tinggi yang ditunjukkan dengan klaim yang telah dibayarkan.

Generali Indonesia pada periode Januari hingga November 2023 senilai lebih dari Rp 1 triliun untuk lebih dari 236.000 kasus klaim termasuk klaim asuransi kesehatan, penyakit kritis dan meninggal dunia.

‘’Dari keseluruhan klaim ini, terdapat kenaikan klaim kesehatan sebesar 47,6 persen secara tahunan (yoy) dibandingkan dengan periode yang sama di tahun sebelumnya,” ungkap Vivin. (ony)

Ketua PP KAUJE Lantik Lutfil Hakim Jadi Ketua Alumni Unej Korwil Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Ratusan alumni Universitas Jember (Unej), terlihat gayeng dalam dialog ‘Majukan Jatim 5 tahun ke depan,” di Hall Hayam Wuruk Lantai 8 Kantor Gubernur Jatim, Sabtu (16/12/2023) pagi. Kegiatan ini merupakan rangkaian acara pelantikan dan pengukuhan Ketua Keluarga Alumni Unej (KAUJE) Koordinator Wilayah (Korwil) Jawa Timur, dan Koodinator Daerah (Korda) Surabaya, periode 2023-2027.

Adapun yang diantik sebagai pengurus KAUJE baik Korwil Jatim dan Korda Surabaya, bertabur tokoh dan pejabat mulai dari profesi pengacara, PPAT, Notaris, dosen, guru besar, hingga pejabat publik hingga wartawan.

Di KAUJE Korwil Jatim, Ketua dijabat Lutfil Hakim yang juga Ketua PWI Jatim. Kemudian Korda Surabaya dijabat oleh Eris SH, MH, lawyer di Surabaya. Untuk Dewan Pengawas Jatim, masuk tokoh Sahri Sahidin, Bawon-mantan ASN Pemprov, Nurwiyanto, Aris Agung Paewai (Pj Bupati Batu), Charles Meikiyansyah (DPR RI), Fatah Yasin (Wabup Pamekasan), Sonni T Dana Pramita (DPR RI), Adi Wibowo (Wawali Kota Pasuruan) dan sederet nama lain.

Lutfil Hakim Ketua KAUJE Korwil Jatim, dalam sambutannya usai pelantikan dan pengukuhan mengatakan bahwa pihaknya berterima kasih atas kepercayaan PP KAUJE yang memercayainya mengomando Jawa Timur.

Ada banyak fungsi alumni kepada almamaternya, termasuk bisa menyumbangkan anggaran, pemikiran, dan gagasan dalam pembangunan pendidikan dan SDM bangsa ini. “Kami sebenarnya ditunjuk itu karena tidak ada yang mau jadi ketua, ya karena organisasi  harus ada ketuanya, maka kami mau. Kita berupaya KAUJE ini bisa berkiprah memberi sumbangsih kepada daerah, pemerintah dan almamater. Termasuk menjadi ajang silaturahim alumni untuk saling mengisi dan mendukung,” ujarnya.

Adapun rumusan  pemikiran KAUJE yang digagas hasil diskusi ini nantinya akan diserahkan kepada pemimpin daerah Jawa Timur, sebagai sumbangsih alumni Unej kepada negara. Sementara itu, HM Sarmuji SE, MM, anggota Komisi VI DPR RI yang juga Ketua Pengurus Pusat (PP) KAUJE, mengambil sumpah dan janji pengurus Korwil Jatim dan Korda Surabaya tersebut dengan penuh hikmat.

Tak lupa Sarmuji mengucap terima kasih kepada Khofifah Indar Parawansa, yang memfasilitasi acara di ruang yang megah di kantor Pemprov Jatim ini. “Terima kasih, atas nama seluruh keluarga besar alumni Unej, karena bisa berkesempatan memasuki gedung semegah ini, di kantor Gubernur Jatim,” ujar Sarmuji.

Sarmuji, mencatat bahwa kiprah KAUJE kepada almamater sudah begitu besar termasuk ketika ada alumni Unej yang ingin berkiprah di Jakarta. Pihaknya selalu mendukung. Hal itu diamini Profesor Drs Slamin MComp.Sc, PhD, Pembantu Rektor (Purek) I bidang akademik, yang hadir di acara itu bersama Profesor Dr drg Sri Hernawati, Purek II bidang keuangan.

Pihaknya mengaku selalu mendukung dan berterimakasih terhadap upaya yang telah dilakukan HM Sarmuji, Ketua PP KAUJE yang mendukung semua alumni untuk berkesempatan berkarya dan mengabdi kepada bangsa.

“Termasuk kegiatan dan kiprah alumni ini dapat mengharumkan serta membanggakan almamater Unej. Sehingga kita tidak berharap sekadar dana melimpah. Namun sumbangsih pemikiran, gagasan dan ide membangun bangsa dan menempatkan semua lulusan Unej bekerja secara baik dan layak,” ujarnya

Dengan demikian maka masyarakat akan menilai bahwa lulusan dan alumni Unej lebih banyak yang diterima bekerja di pemerintahan, perusahaan dan dunia kerja. Otomatis almamater akan besar. Untuk gagasan rumusan hasil dialog KAUJE ini, ke depan bisa dibukukan untuk dijadikan pijakan Gubernur Jatim periode selanjutnya, mengingat periode ini jabatan Gubernur Jatim akan berakhir Desember 2023, dan akan Pilkada pada September 2024.

Di kesempatan terakhir, Agus Raharjo, staf ahli gubernur bidang sosial, politik dan hukum, berterima kasih atas masukan dan saran dari KAUJE. Dia berharap KAUJE terus sukses dalam mengembangkan diri dan memberi kontribusi kepada bangsa, termasuk daerah Jatim.

 “Terima kasih, dan pesan dari Gubernur bahwa kita akan menghadapi bonus demografi. Di mana angkatan kerja kita sekarang 50 persen diisi generasi Z, milenial dan angkatan kerja produktif. Yang kedua soal IKN. Bagaimana jadi pusat perdagangan dan Jatim menjadi unggul di Indonesia,” ujarnya.

Terakhir dari sisi ekonomi, Gubernur Jatim kata Agus berharap bisa ada kerjasama dengan Kagama secara berkelanjutan untuk mengembangkan green ekonomi, food estate, food farming dan collective farming. (sokip)

Kepentingan Kekuasaan untuk Siapa?

0

Oleh : HS Makin Rahmat, (Santri Pinggiran dan Ketua SMSI Jatim)

SETELAH lama tidak menulis, beberapa jamaah menghubungi untuk rutin membikin tulisan sebagai muhasabah, pencerahan. Dalam batin saya, request (pesanan) tersebut sebagai motivasi dan pengingat Al Faqir sendiri.

Akhirnya di sela-sela mengikuti giat Jum’at Kliwon, Al Faqir masih menyempatkan diri untuk membuka tabir dan catatan diri. Setidaknya, ikut menebar sebiji zarrah (atom) dengan memohon ridlo dan rahmatnya.

Jujur, Al Faqir yakin saudara yang saat ini terlihat dalam pergulatan politik demokrasi lima tahunan, mencium aroma telah terjadi pembusukan konstitusi. Artinya, produk-produk hukum, merupakan rangkaian sistematik untuk mendapatkan hasil yang dikehendaki.

Lantas muncul pertanyaan, untuk siapakah kekuasaan dijalankan? Sebetulnya, jawaban normatif sudah dipaparkan. Kalau mengutamakan kepentingan rakyat, maka semua rakyat akan menikmati dan merasakan.

Sebaliknya, jika roda kekuasaan dipergunakan untuk kepentingan segelintir oknum, kelompok akan terjadi goncangan hebat. Siapa pun yang memegang tampuk kekuasaan. Sebagai orang beriman tentu patuh dan taat menjalani kehidupan di dunia merupakan bekal hidup kekal di akhirat. Sesuai firman Allah SWT:

يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ ٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ وَلْتَنظُرْ نَفْسٌ مَّا قَدَّمَتْ لِغَدٍ ۖ وَٱتَّقُوا۟ ٱللَّهَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ خَبِيرٌۢ بِمَا تَعْمَلُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS.Al-Hasyr : 18)

Dari uraian di atas, maka celakalah orang-orang yang terlalu cinta dunia (kekuasaan). Bila kursi kepemimpinan dipertahankan untuk menumpuk harta, maka rasa hidup di dunia seakan-akan abadi. Cepat atau lambat, akan menemui penyesalan, khususnya saat menghadapi kematian.

Saudaraku, marilah khusnudlon (berprasangka baik) dalam menjalani kehidupan, terutama hiruk-pikuk Pilpres, Pileg, Pilkada, dan rangkaian demokrasi di negeri ini. Jadikan, masa lalu merupakan kenangan untuk diambil hikmah.

Dan, hari ini adalah kenyataan yang dihadapi, serta hari esok adalah harapan yang harus diperjuangkan dengan selalu berserah diri kepada Allah Yang Maha Benar. Sekali lagi, kita hanya bisa berikhtiar dan terus berusaha. Dengan memohon;

“Jadikanlah kami hamba-Mu yang bisa mengambil hikmah dari masa, dan berbuat di masa sekarang dengan realita yang sebenarnya, pemikiran matang serta hati yang bijaksana tidak grusa-grusu agar tidak salah langkah untuk meraih masa depan yang gemilang bagi diri dan bangsa ini  tanpa penyesalan dan mengorbankan rakyat karena didasari oleh iman dan takwa. Wallahu a’lam bish-showab. (*)

Kado Nataru, Pemprov Jatim Lengkapi 22 Titik Lintasan Sebidang KA di Jalur Provinsi 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com)- Mendekati libur Natal dan tahun baru, keselamatan lintasan sebidang kereta api (KA) di Jawa Timur (Jatim) makin diperketat. Salah satunya, melengkapi seluruh lintasan sebidang dengan palang pintu berpenjaga. Totalnya, sebanyak 22 lintasan sebidang yang tersebar di sejumlah titik di Jatim.

Penambahan lintasan sebidang di jalur Pemprov ini diakhiri di lintasan sebidang JPL 79 di Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. Jalur ini melintasi jalan poros yang menghubungkan Banyuwangi dan Jember. Sehingga, cukup rawan memicu kecelakaan lalu lintas.

“Dipasangnya pintu lintasan KA sebidang harapannya bisa menjaga keamanan lalu lintas di Jatim,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, disela peresmian pintu lintasan JPL 79, Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, Sabtu (16/12/2023) sore.

Pemasangan palang pintu inj juga bagian pemenuhan keselamatan pengguna jalan. Meski begitu, masih ada pekerjaan rumah yang tersisa. Yaitu, masih banyak lintasan sebidang yang belum berpalang pintu dan berpenjaga.

“Jadi, ayo masyarakat dan pengguna jalan waspada,” tegas Khofifah. Wilayah Jatim memiliki sedikitnya 1.135 lintasan sebidang KA. Dari jumlah ini, 22 diantaranya melintasi jalur provinsi. Sehingga, menjadi wewenang Pemprov melakukan pembangunan palang pintu dan penjaganya.

Tahun 2023, Pemprov memberikan bantuan proyek palang pintu KA ke 37 kabupaten dan kota di Jatim. Dari jumlah ini, tiga diantaranya dibangun di Banyuwangi. Pembangunan palang pintu di lintasan sebidang KA ini menjadi kado terindah bagi Banyuwangi jelang Nataru.

Wilayah Banyuwangi memiliki 111 lintasan sebidang. Dari jumlah ini, sebanyak 26 lintasan berstatua ilegal. Sehingga, tak berpenjaga. Rawan kecelakaan. “Tahun 2023 ini, Pemkab Banyuwangi membangun 10 pintu lintasan KA dan penempatan penjaga. Harapannya, menekan angka kecelakaan di lintasan sebidang,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani. (udi)