Cek Pelabuhan Ketapang, Menhub Tambah Lima Kapal di Rute Jawa – Bali 

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, memantau kesiapan angkutan Natal dan tahun baru (Nataru) di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Sabtu (16/12/2023). Di pelabuhan lintas Jawa – Bali ini, Menhub melakukan pengecekan dari udara. Sebanyak 5 kapal tambahan akan dioperasikan di jalur penyeberangan selat Bali ini selama libur Nataru.

“Selama Nataru, akan ada tambahan 5 kapal di jalur penyeberangan Ketapang – Gilimanuk. Ini untuk melancarkan angkutìan penyeberangan,” kata Menhub di Pelabuhan Ketapang. Tambahan lima kapal ini seluruhnya berukuran besar.

Sehingga, daya tampungnya lebih banyak. Harapannya, para penyeberang bisa terakomodasi dengan baik. Tambahan kapal ini bisa menunrunkan rasio volume (VC) lalu lintas dan kapasitas pelabuhan. “Maka yang akan terjadi VC rasio  rendah yang tadinya everage 067 – 068, bisa menjadi 057 atau 58,” tegas Menhub.

Meski demikian, pihaknya meminta ASDP memperhitungkan angka kritis VC rasio. Contohnya, ketika di darat, rasio kritisnya adalah 70. Sehinggq, harus dihitung dengan detail. Jika angka kritis volume kendaraan dan kapaaitas pelabuhan di ambang kritis, penjualan tiket bisa dihentikan sementara.

Selain mengecek kondisi penyeberangan, Menhub melakukan rapat koordinasi bersama sejumlah jajaran terkait persiapan Nataru. Diantaranya,  Korlantas Polri, ASDP, KSOP, BPTD dan sejumlah otoritas kepelabuhanan.

Menjelang Nataru, sejumlah peningkatan layanan disiapkan jajaran ASDP Ketapang – Gilimanuk. Salah satunya, memberlakukan penjualan tiket online minimal radius 2 KM. Kebijakan ini untuk mengurai antrean di pintu masuk pelabuhan.

Jalur Pelabuhan Ketapang – Gilimanuk diperkirakan menjadi rute terpadat selama libur Nataru. Prediksi didasarkan pada sejumlah indikator. Salah satunya, tersambungnya tol Jakarta – Probolinggo yang memudahkan wisatawan melewati jalur darat. (udi)

Kawal Pilpres 2024 Jujur dan Adil, Tim Hukum AMIN Jatim Siap Bergerak

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Tim Hukum Nasional AMIN (Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar) Jawa Timur menggelar deklarasi dukungan serta memastikan akan terjun langsung ke lapangan untuk mengawal seluruh tahapan Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 dilaksanakan sesuai dengan prosedur hukum yang benar, jujur dan adil.

Deklarasi dukungan Tim Hukum Nasional AMIN Jatim ini diikuti puluhan advokat atau pengacara aktif serta beberapa tokoh hukum di berbagai wilayah di Jawa Timur yang digelar di RM Joss Gandos Jemursari Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Selain menggelar deklarasi dukungan, mereka juga menggelar rapat tertutup sekaligus berkomitmen dan ketegasan untuk melawan segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres 2024 mendatang. Ketua Tim Hukum Nasional AMIN Jatim, Andry Ermawan, mengatakan, Tim Hukum Nasional AMIN Jatim telah memiliki ratusan pengurus.

Baik di tingkat Provinsi maupun di tingkat Kota/Kabupaten se-Jawa Timur, dengan beranggotakan advokat atau pengacara yang telah dibentuk di beberapa daerah di Jawa Timur. “Seperti Surabaya, Sidoarjo, Malang Raya, Kediri, Banyuwangi, Madura, Jember, Jombang, Mojokerto, Ngawi, Pasuruan, Gresik, Kertosono, Nganjuk, dan Situbondo,” ujar Andry.

Nantinya, lanjut Andry, Ketua Tim Hukum Nasional AMIN Jatim ini akan turun langsung di lapangan untuk memastikan jalannya Pemilu 2024 berjalan tanpa kecurangan. Tim telah dibekali pendidikan dengan mengikuti pendidikan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemilu 2024.

“Di antaranya, dengan mengikuti Diklat Mahkamah Konstitusi Pusdiklat MK di Cisarua, Bogor. Selain itu, menggelar Pelatihan Saksi untuk Saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS), baik dari internal maupun Saksi yang melibatkan masyarakat secara langsung untuk mengawal Pemilu 2024 yang bersih dari kecurangan,” jelasnya.

Salah satu caranya, dengan mengirimkan alat bukti, baik berupa foto maupun video kecurangan jika terjadi di daerah masing-masing selama proses Pemilu 2024 pada aplikasi yang dibuat Tim Hukum Nasional (THN) AMIN maupun Tim Kemenangan Daerah (TKD) AMIN Jatim.

“Sesuai dengan motto atau slogan semangat dari Tim Hukum Nasional AMIN, yaitu Kami Tidak Takut (segala bentuk kecurangan) memberikan ketegasan bahwa Tim Hukum Nasional AMIN akan melawan segala bentuk kecurangan dalam pelaksanaan Pilpres 2024 mendatang,” pungkasnya. (red)

Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat untuk Team URC Gojek Jatim

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Layanan on-demand PT GoTo Gojek Tokopedia, Tbk (Group GoTo), berkomitmen memberikan sisi  positif pada mereka yang tergabung di ekosistemnya. Termasuk para mitra.

Setiap harinya, para mitra menghadapi resiko terjadinya kecelakaan. Karena itu, Gojek memberikan pelatihan Bengkel Belajar Mitra dengan topik Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) kepada puluhan mitra yang tergabung dalam komunitas relawan Unit Reaksi Cepat (URC) serta mengukuhkan kepengurusan baru URC Jatim.

Pelatihan untuk Relawan URC

Relawan URC Jawa Timur/Jatim komunitas yang didirikan atas inisiatif para mitra Gojek yang peduli dengan keselamatan sesama rekan mitra pengemudi online tanpa pamrih. Niat baik yang tercetus pada 2018 lalu, langsung mendapat dukungan dari Gojek, dimana URC diasuh dibawah Gojek.

URC Jatim hingga kini telah beranggotakan ratusan driver dan tersebar di beberapa wilayah di Jatim. Ketua Relawan URC Surabaya, Dadik Prayitno, mengatakan, relawan URC terbentuk sebagai wadah yang didasari hati nurani para anggota untuk memberikan dampak sosial khususnya di jalan raya.

Jadi, misalkan ada insiden kecelakaan atau apapun di jalan tidak memandang korban dari aplikator mana, kepedulian yang menjadi motor utama untuk membantu. Intinya solidaritas antar sesama mitra pengemudi online,” kata Dadik Prayitno, di Surabaya Sabtu (16/12).

Dengan adanya relawan URC, penanganan korban kecelakaan lalu lintas bisa semakin cepat karena mereka menjadi garda terdepan yang setiap hari berada di jalan raya. Untuk mempertajam kemampuan para anggota URC, Gojek memberikan pelatihan komprehensif mengenai Pertolongan Pertama pada Gawat Darurat (PPGD) bekerja sama dengan beberapa Rumah Sakit di Surabaya dan RS di kota kota lain.

Kali ini, dilakukan dengan Rumah Sakit Al Irsyad Surabaya. Sehingga kedepannya penanganan korban para relawan bisa semakin baik. Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, memberikan apresiasi kepada para relawan.

“Apresiasi setingginya kepada para relawan URC, berdasarkan asas kemanusiaan, kolaborasi yang terjalin antara Gojek dengan para relawan ini juga menarik. Dengan pembekalan ilmu dasar PPGD untuk mitra driver, kami harapkan memberikan manfaat bagi mereka karena mitra driver ini lebih banyak berada di jalan,’’ katanya.

Jika mereka memiliki keterampilan menolong sesama pengguna jalan saat terjadi kecelakaan, diharapkan juga dapat bermanfaat bagi masyarakat. Apalagi jika kedepannya mereka bisa juga ditambahkan dengan keahlian Penanganan Bencana, karena mereka ini hampir 24/7 di jalanan dan dekat dengan lokasi atau tempat yang ada potensi bencananya.

Bengkel Belajar Mitra (BBM) yang merupakan wadah pelatihan dan pengembangan diri mitra driver yang telah dilaksanakan rutin oleh Gojek sejak 2018. Sebelumnya, BBM telah memberikan pelatihan yang dapat menunjang operasional para mitra dalam melayani pelanggan seperti pelatihan P3K, perawatan kendaraan, anti kekerasan seksual, keselamatan berkendara, bahasa inggris, hingga wirausaha dan pengelolaan keuangan.

BPJS TK Lewat Program Driver Asuh

Program Driver Asuh merupakan program yang diinisiasi Gojek Jawa Timur, dan bertujuan untuk memberikan manfaat bagi para mitra yang tergabung di ekosistemnya. Lewat program ini, Gojek bekerja sama dengan berbagai pihak dan memfasilitasi beragam kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan bagi para mitra, Gojek telah menggandeng BPJS TK dan KADIN Surabaya untuk memberikan BPJS TK kepada ribuan mitra terpilih yang ada di Surabaya.

Head of Public Policy and Government Relations Gojek East Java, Bali, dan Nusra, Charly Raya menyatakan, keikutsertaan BPJS TK menjadi sangat penting bagi para mitra, karena itu Gojek terus mengedukasi manfaat dari menjadi anggota BPJS TK, melalui forum kopdar dan juga notifikasi dari aplikasi pengemudi.

“Kami terus mendorong dan memfasilitasi mitra kami untuk menjadi peserta BPJS TK, melalui sosialisasi di berbagai forum mitra. Kami juga memberikan kemudahan bagi para mitra untuk mendaftar dan juga membayar iuran jaminan sosial BPJS TK ketenagakerjaan dengan iuran yang terjangkau,’’ ujarnya.

Diharapkan semakin banyak mitra yang merasakan manfaat dan kenyamanan dalam menjalankan layanan Gojek. Khusus kali ini, sebagai bagian dari bentuk kepedulian kami, melalui program driver asuh yang kami jalankan bekerja sama dengan KADIN BPJS TK dan RS Al Irsyad kami memberikan bantuan berupa 500 BPJS TK kepada para mitra kami yang berada di Surabaya.

Selain pemberian keanggotaan BPJS TK secara gratis bagi para mitra terpilih, Gojek juga bekerja sama dengan BPJS TK untuk memberikan kemudahan dalam mendaftar dan membayar iuran jaminan sosial BPJS TK Ketenagakerjaan.

Para mitra dapat mendaftar secara online melalui website khusus yang dikembangkan oleh BPJS TK Ketenagakerjaan dan Gojek, sehingga pendaftaran dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun mereka inginkan.

Setelah sukses mendaftar, para mitra driver dapat menerima manfaat jaminan sosial berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) hanya dengan Rp 16.800 per bulan.

Iuran ini akan dibayarkan melalui pendebetan saldo deposit masing-masing mitra driver Gojek secara otomatis setiap bulannya. Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Gojek, BPJS TK, dan KADIN Surabaya karena dinilai memberikan perhatian besar kepada pekerja informal serta mendukung komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (bw)

DJP Jatim I Edukasi Pajak ke Disabilitas Pelaku UMKM

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Jawa Timur/Jatim I (Kanwil DJP Jawa Timur I) berkomitmen memberikan layanan perpajakan secara adil dan tanpa diskriminasi dengan fasilitas maksimal kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk kepada penyandang disabilitas.

“Melalui sosialisasi perpajakan, Pelaku UMKM Disabilitas diharapkan mengetahui dan memahami manfaat pajak, serta nantinya dapat melaksanakan kewajiban perpajakannya dengan baik pula,” kata  Kepala Bidang Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP Jatim I, Sugeng Pamilu Karyawan, di Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Sugeng menjelaskan, sosialisasi perpajakan bertema ‘Bakti Kawan Disabilitas Membangun Negeri’ tersebut sekaligus dalam memperingati Hari Disabilitas Internasional yang jatuh setiap 3 Desember.

Sosialisasi tersebut dihadiri sebanyak 20 disabilitas pelaku UMKM yang tergabung dalam Forum Organisasi Disabilitas Jatim dan Himpunan Wanita Disabilitas Jatim. “Untuk materinya mengenai pengenalan pajak, manfaat pajak, dan asistensi pembuatan NPWP melalui e-registration untuk membantu kegiatan usaha,” ungkapnya.

Sugeng berharap, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku penyandang disabilitas terdorong untuk paham, mampu, sadar, peduli, serta berkontribusi dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan.

“Program ‘Bakti Kawan Disabilitas Membangun Negeri’ ini bertujuan membuka lebih lebar kesempatan bagi Kawan Disabilitas untuk mendapatkan sebesar-besarnya manfaat dari kegiatan edukasi perpajakan yang berkesinambungan,” jelasnya.

Ke depan, lanjut Sugeng, kegiatan ini akan ditingkatkan lagi melalui program Busines Development Services (BDS) untuk Kawan Disabilitas guna meningkatkan usaha mereka dengan melibatkan Kantor Pelayanan Pajak, di mana Kawan Disabilitas terdaftar.

“BDS adalah program Direktorat Jenderal Pajak terkait pemberian pelatihan dan bimbingan perpajakan dalam program pembinaan UMKM. UMKM akan dapat mempelajari materi perpajakan, pembukuan, pencatatan, financial planning, marketing, atau materi lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta pembinaan UMKM,” terangnya.

Sementara, Ketua Forum Organisasi Disabilitas Jatim, Joko Widodo, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas inisiatif baik dari Kanwil DJP Jatim I yang menggelar sosialisasi perpajakan untuk penyandang disabilitas ini.

“Terima kasih atas undangan dari Kanwil DJP Jawa Timur I ini. Para penyandang disabilitas sama hak dan kewajibannya sebagai warga negara dan telah dijamin juga dalam undang-undang,” pungkasnya. (red)

Waspadai Munculnya Jenis Kejahatan Soceng lewat Manipulasi Digital

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Munculnya jenis kejahatan baru melalui manipulasi digital kini mulai merambah batas etika siber. Bahkan, saat ini, peluang kejahatan social engineering (Soceng) juga terus meningkat.

Selain dari segi teknis, soceng juga melibatkan unsur psikologis yang bertujuan memanipulasi manusia untuk mendapatkan informasi rahasia atau akses yang seharusnya tidak diberikan. Hal itu diungkapkan Pakar Sistem Informasi Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Supangat MKom PhD ITIL COBIT CLA, dalam sebuah diskusi di Untag Surabaya.

Ia menjelaskan, soceng merupakan kecenderungan manipulasi menggunakan tingkat kepercayaan seseorang memperoleh informasi sensitif untuk mendapatkan akses ke dalam suatu sistem. “Singkatnya, soceng adalah teknik untuk memperoleh data atau informasi rahasia dengan mengeksploitasi kelemahan manusia,” kata Supangat di Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Menurut dia, korban kejahatan soceng berasal dari berbagai lapisan masyarakat, termasuk yang berpendidikan tinggi hingga yang tidak berpendidikan, dari berbagai kelompok usia mulai dari tua hingga remaja.

“Ini juga melibatkan kalangan profesional dan individu terkait Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang pada umumnya akrab dengan jenis pola kejahatan siber, namun sayangnya, mereka sering menjadi korban dari modus soceng,” ungkap Ketua Program Studi Sistem dan Teknologi Informasi (Sistekin) Untag Surabaya tersebut.

Supangat menyebut, korban seringkali tidak menyadari bahwa pelaku kejahatan menggunakan modus ini dengan membangun interaksi yang bersifat manipulatif. Seperti perilaku ramah, pujian berlebihan, atau tindakan membujuk untuk mendekati calon korban.

“Modus umum soceng biasanya melalui tawaran menjadi nasabah prioritas, di mana pelaku mengajak korban mengisi data pribadi seperti Nomor Kartu ATM, PIN, OTP, dan password dengan rayuan promosi,” jelasnya.

Modus lain, lanjut Supangat, melibatkan akun layanan konsumen palsu mengatasnamakan bank, di mana pelaku menawarkan bantuan menyelesaikan keluhan dengan mengarahkan ke website palsu atau meminta data pribadi.

“Penting untuk waspada dan tidak memberikan informasi pribadi secara sembarangan,” terangnya. Supangat menegaskan, soceng juga kerap muncul dengan modus hadiah undian, dan pelaku kejahatan acak menelepon nomor kontak seluler. Nomor seluler ini biasanya diperoleh dari akun media sosial yang terdaftar.

Proses ini menunjukkan adanya indikasi kebocoran data pribadi melalui media sosial yang terdaftar. “Lebih dari itu, soceng dapat dipakai dalam kampanye penyebaran disinformasi atau propaganda, yang berpotensi memperburuk masalah sosial dan politik,” katanya.

Oleh karena itu, diperlukan kebijakan pemerintah, terutama lewat UU ITE, untuk menangani berbagai aspek kejahatan siber di Indonesia, termasuk perlindungan data pribadi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

Kekhawatiran terkait soceng berpotensi untuk melampaui batas etika dalam dunia siber. Untuk mengatasi fenomena soceng, diperlukan pendekatan holistik yang mencakup peningkatan kesadaran, penerapan regulasi, dan penggunaan teknologi keamanan.

“Begitu juga dengan individu yang wajib memiliki tanggung jawab untuk melindungi diri dari soceng yang melanggar etika siber. Setiap individu harus waspada terhadap pesan dan permintaan mencurigakan melalui email, pesan teks, atau media sosial,” tegasnya.

Kemudian, individu juga harus menjaga kerahasiaan data pribadi. “Hanya melalui kerja sama yang kuat, kita dapat menjaga integritas dan keamanan di dunia digital tanpa mengabaikan prinsip-prinsip etika yang menjadi dasar interaksi manusia,” pungkasnya. (red)

SOI Gallerie, Toko Tas Mewah Hadir di PTC Mall Surabaya

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Bagi pencinta atau kolektor tas mewah, seperti merek ikonik Hermes, kini bisa dimanjakan dan dimudahkan dengan hadirnya toko tas mewah, SOI Gallerie yang resmi membuka gerainya di PTC Mall Surabaya.

Para pencinta maupun kolektor tas mewah kini juga tidak perlu khawatir dengan merek tas mewah yang banyak dipalsukan. Sebab, SOI Gallerie tercatat secara resmi membuka toko offline eksklusif pertama di Surabaya dengan merek yang dijamin keasliannya.

Spokesperson SOI Gallerie, Narita, mengatakan sebagai destinasi utama belanja barang mewah yang berfokus pada brand Hermes, SOI Gallerie terus berkomitmen terhadap otentisitas dan kepuasan pelanggan.

“Untuk itu, kami membuka SOI Gallerie dengan koleksi eksotik yang lengkap dan Sales Assistant yang berpengalaman. Karena, SOI bertekad terus meningkatan level pengalaman belanja barang mewah di Surabaya,” kata Narita di Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Ia mengakui dengan hadirnya SOI Gallerie ini menjadi solusi bagi konsumen untuk mendapatkan tas idaman tanpa perlu menunggu lama. Selain itu, SOI juga ingin melindungi pelanggan dari barang palsu.

“Karena, seiring meningkatnya permintaan barang mewah, penyebaran produk palsu juga semakin meningkat. Ini salah satu alasan SOI Gallerie hadir di Surabaya,” jelasnya. Dalam pembukaan SOI Gallerie, lanjut Narita, juga dikenalkan inisiatif revolusioner yaitu layanan Authentication Tas Mewah (fokus pada brand Hermes) pertama di Indonesia.

Menurut Narita, layanan Authentication di SOI merupakan solusi komprehensif yang dirancang untuk melindungi pelanggan dari taktik nakal yang digunakan para pembuat barang palsu.

Berdasarkan hasil riset terbaru, fenomena ‘switching’ telah menjadi ancaman serius bagi konsumen yang tidak menyadari bahwa produk yang mereka beli bukanlah produk asli, jika tidak membeli melalui Official Store brand tersebut.

“Dengan pengalaman lebih dari satu dekade di bidang luxury, SOI memastikan bahwa setiap produk Hermes di raknya dijamin asli. Pelanggan dapat berbelanja dengan percaya diri, mengetahui bahwa mereka berinvestasi dalam produk Hermes yang asli,” terangnya.

SOI Gallerie hadir untuk memudahkan pelanggan merasakan langsung pengalaman berbelanja yang lebih nyaman. Pelanggan juga bisa menggunakan jasa Authentication SOI untuk barang barang yang tidak dibeli di SOI.

Pembukaan SOI Gallerie menandai babak baru dalam ritel mewah di Indonesia, di mana otentisitas menjadi fokus utama. “Layanan Otentikasi menetapkan standar baru untuk industri ini, menekankan komitmen untuk memberikan pelanggan pengalaman berbelanja barang mewah yang berkesan dan terpercaya,” pungkas Narita. (red)

BI Jatim Inisiasi Wartek Inflasi Pangan di Tujuh Kota

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur (KPw BI Jatim) menginisiasi Warung Tekan/Wartek inflasi. Wartek ini merupakan strategi BI Jatim untuk mengendalikan inflasi pangan pada 2024 mendatang. Selain Surabaya, Wartek juga akan dikembangkan di tujuh kota. Yakni, Malang, Kediri, Jember, Probolinggo, Madiun, Sumenep dan Banyuwangi.

Kepala KPw BI Jatim, Doddy Zulverdi, mengatakan ,Wartek ini konsepnya berjualan beras dengan harga murah. Di Wartek, juga memotong rantai distribusi. “Ini strategi kita menjaga ketersediaan di pasokan pasar. Kemudian, juga menjaga stabilitas harga.

Masyarakat juga bisa beli beras Bulog dengan harga gudang,” ujar Doddy di Surabaya, Jumat (15/12/2023). Sementara, Deputi KPw BI Jatim, Rizki Wimanda, menjelaskan saat ini, Wartek yang sudah berjalan ada di Pasar Wonokromo, Tambahrejo, Genteng, Pucang Anom Surabaya.

Nantinya, beras yang bisa dibeli pedagang atau masyarakat seharga Rp 10.600/kg. Menurut Rizki, dibandingkan dengan operasi pasar murah, Wartek Inflasi lebih paten keberadaannya.

Sebab, keberadaannya setiap hari dan setiap saat bisa diakses masyarakat serta pedagang. “Di Wonokromo, misalnya. Supply berasnya 2 ton per hari. Yang bisa mengakses di sana itu ada 20 pedagang. Mereka boleh membeli.

Di pasar Genteng hanya 1 ton per hari ada 8 pedagang yang bisa membeli,” jelasnya. Rizki menegaskan, Wartek perlu melibatkan pedagang. Sebab, masyarakat tidak selalu harus membeli di warung TPID. “Jadi BPS mencatat, mencacah di pedagang-pedagang. Sehingga, akan memengaruhi. Menurut kami itu akan lebih efektif apabila ada di pasar itu,” pungkasnya. (red)

Vokasi Unair Bangun Laboratorium Teaching Factory Pertama di Indonesia

0

Surabaya, (pawartajatim.com) – Fakultas Vokasi Universitas Airlangga (Unair) membangun laboratorium klinik berbasis teaching factory. Laboratorium ini dibangun dari dana hibah Kemendikbudristek senilai Rp 1,4 miliar.

Pembangunan laboratorium dalam rangka Competitive Fund Fakultas Vokasi ini, rencananya akan dibangun di Jalan Dharmawangsa Surabaya. Dekan Fakultas Vokasi Unair, Prof Anwar Ma’aruf, mengatakan laboratorium klinik teaching factory ini menjadi model pembelajaran mahasiswa berbasis produksi atau jasa.

Sebab, Fakultas Vokasi menerapkan 40 persen akademik dan 60 persen praktik, sebaliknya dengan akademik. Karena praktiknya 60 persen kuliah vokasi, saat ini satu-satunya pembelajaran vokasi untuk jadi SDM unggul dan siap bekerja dengan adanya teaching factory.

‘’Untuk itu, Kemendikbud memberikan hibah competitive dan didukung oleh tiga prodi. Yakni, Teknologi Radiologi Pencitraan, Fisioterapi, Teknologi Laboratorium Medis. Ketiganya kesehatan,” kata Anwar di Surabaya, Jumat (15/12/2023).

Laboratorium klinik berbasis teaching factory ini dibangun untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan alat yang lebih canggih namun harga lebih terjangkau. “Nantinya, tidak hanya mahasiswa dan dosen, namun bisa juga berkolaborasi dengan Fakultas Kedokteran Unair, RS Unair hingga RSUD dr Soetomo Surabaya,” tambahnya.

Koordinator Program Studi/Prodi Teknologi Radiologi Pencitraan, Muhaimim, menjelaskan program Competitive Fund ini untuk meningkatkan pembelajaran untuk menghasilkan produk unggulan dari prodi.

Tahun ini, prodi yang berhasil mendapat dana hibah competitive fund ada dua, yakni Teknologi Radiologi Pencitraan dan Fisioterapi. Inovasi yang dikembangkan berupa teaching factory atau pembelajaran berbasis industri.

‘’Dimana Fakultas Vokasi akan mengembangkan satu layanan kesehatan berupa laboratorium klinik yang memberikan layanan radiologi, fisiologi hingga laboratorium darah yang dikemb angkan tahun ini untuk pelayanan bagi masyarakat,” ungkapnya.

Muhaimin mengklaim, laboratorium klinik berbasis teaching factory ini pertama di vokasi Indonesia. Sehingga, diharapkan bisa menjadi percontohan untuk vokasi lainnya. Teaching factory pertama di Indonesia. Laboratorium klinik yang menjadi teaching factory di vokasi Indonesia.

‘’Satu sarana pembelajaran berbasis teaching factory. Keunggulannya di situ. Segalanya akan dikerjakan sivitas akademika, baik dosen maupun mahasiswa, kolaborasi menjadi pelayan masyarakat,” jelasnya.

Laboratorium klinik teaching factory ini ditargetkan mendapatkan izin akhir tahun ini. Sehingga, bisa segera memberikan layanan kepada masyarakat dengan menggunakan metode terupdate dan memenuhi kebutuhan belajar mahasiswa.

Pada tahap pertama, ada layanan radiologi, fisioterapi, hematologi. Tahap pertama nantinya akan dikembangkan ke layanan lain di pengembangan berikutnya. Terutama melibatkan tiga prodi Teknologi Radiologi Pencitraan, Fisioterapi dan Teknologi Laboratorium Medis.

“Tahun ini (dana hibah) Rp 1,4 miliar untuk competitive fund. Ada dana pendamping dari perguruan tinggi. Tidak serta-merta dana competitive, tapi ada supporting dari Unair. Karena layanan kesehatan yang akan dikembangkan tidak hanya vokasi, tapi Unair menyeluruh dan melibatkan berbagai fakultas dan prodi,” pungkasnya. (red)

Awaas…., Serangan TBC, Kenali Ciri-ciri Penderitanya

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kasus tuberculosis (TBC) di Banyuwangi memprihantinkan. Meski berbahaya, penyakit menular ini ternyata bisa diobati. Namun, dibutuhkan penanganan panjang untuk menyembuhkannya. Salah satu ciri penderita TBC adalah batuk menahun. Lalu, nafsu makannya menurun. Sehingga, kekuatan tubuhnya berkurang.

“Ciri dasar penderita TBC adalah batuk berturut-turut selama 2 minggu. Ada juga gejala sesak nafas. Jika ada gejala seperti ini, harus diwaspadai,” kata dr Dedy Sasongko,Sp.P, pengurus Koalisi Organisasi Profesi Indonesia (KOPI) TBC disela ‘Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan TBC’ di Banyuwangi, Jumat (15/12/2023).

Dokter Spesialis Paru RSUD Blambangan, Banyuwangi ini menjelaskan serangan TBC tak mengenal batasan umur. Penderita TBC pada anak-anak biasanya batuknya tak dominan. Namun, berat badannya tidak tumbuh normal.

Kasus TBC kerap kali muncul bersamaan kasus stunting pada bayi. Penyakit TBC ini rata-rata menyebar akibat penularan. Bahkan, satu penderita TBC bisa menular hingga 15 orang dalam setahun.  “Penularannya memang butuh waktu lama. Biasanya, lewat batuk atau bersin,” jelasnya.

Jika ditemukan gejala TBC, langkah yang diambil adalah pemeriksaan klinis. Mulai pemeriksaan dahak hingga rontgen. Jika dipastikan positif TBC, harus dilakukan pengobatan maraton.

“Pengobatan TBC tidak bisa instan. Bagi penderita juga wajib mengubah pola hidup sehat,” tambahnya. Pihaknya mengajak masyarakat bisa melakukan pola hidup sehat. Salah satunya, membuat ventilasi udara di rumah.

Sehingga, virus TBC bisa mati dengan sinar matahari. Pihaknya sepakat penanganan TBC di Banyuwangi dilakukan secara komprehensif. Artinya, melibatkan berbagai pihak. Canggihnya ilmu kedokteran membuat penanganan TBC bisa lebih baik.

Bahkan, pemerintah menyiapkan layanan kesehatan gratis bagi penderita TBC. Mulai dari Puskesmas hingga Rumah Sakit. “Jadi, layanan TBC semuanya gratis, termasuk obat-obatannya,” kata Sub Koordinator Fungsional Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Yunus Setiawan disela ‘Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan TBC’ di Banyuwangi, Jumat (15/12/2023).

Kasus tuberculosis (TBC) di Banyuwangi yang ditemukan tahun 2018 mencapai 23.490 orang. Jumlah ini bertambah di tahun 2023 yang mencapai 18.565 orang. Terkait kondisi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi bersama sejumlah pihak dan aktivis mengusulkan pembentukan Satgas Penanganan TBC.

Dari sekian kasus yang muncul, sebanyak 2.829 orang dinyatakan positif TBC. Meski terbilang besar, kasus TBC di Banyuwangi belum masuk kategori darurat. Meski begitu, kewaspadaan wajib dilakukan. Sebab, kasus TBC ibarat fenomena gunung es.

Kasus yang ditemukan jauh dari kenyataan riil di lapangan. Kasus TBC di Banyuwangi juga menular pada anak-anak. Jumlahnya mencapai 357 anak. Dari jumlah ini, sebanyak 331 anak berhasil disembuhkan. Penderita TBC juga didominasi penderita gula.

Totalnya, 317 orang. Lalu, 91 penderita TBC adalah pasien HIV/AIDS. Sementara, angka penyembuhan TBC di Banyuwangi mencapai 87.94 persen. Jadi, TBC ini bisa disembuhkan. Inilah pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk penanganan TBC.

”Kami juga menggandeng kalangan aktivis, salah satunya dari Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) Banyuwangi,” jelasnya. (udi)

Kasusnya Mengkhawatirkan, Banyuwangi Usulkan Satgas Penanganan TBC

0

Banyuwangi, (pawartajatim.com) – Kasus tuberculosis (TBC) di Banyuwangi cukup mengkhawatirkan. Warga yang terduga terjangkit penyakit menular ini tembus 23.490 orang. Jumlah ini bertambah di tahun 2023 yang mencapai 18.565 orang.

Terkait kondisi ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi bersama sejumlah pihak dan aktivis mengusulkan pembentukan Satgas Penanganan TBC. Sehingga, kasus TBC bisa tertangani dengan cepat.

Tingginya kasus TBC ini pertama kali ditemukan tahun 2018. Dari sekian kasus yang muncul, sebanyak 2.829 orang dinyatakan positif TBC. Meski terbilang besar, kasus TBC di Banyuwangi belum masuk kategori darurat.

Meski begitu, kewaspadaan wajib dilakukan. Sebab, kasus TBC ibarat fenomena gunung es. Kasus yang ditemukan jauh dari kenyataan riil di lapangan. Ini pentingnya melakukan tracing atau skrining kasus.

”Tujuannya memutus mata rantai penularan TBC,” kata Sub Koordinator Fungsional Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi, Ahmad Yunus Setiawan disela “Pernyataan Bersama Upaya Kolaborasi Penanggulangan TBC di Banyuwangi, Jumat (15/12/2023).

Mirisnya, kasus TBC di Banyuwangi juga menular pada anak-anak. Jumlahnya mencapai 357 anak. Dari jumlah ini, sebanyak 331 anak berhasil disembuhkan. Penderita TBC juga didominasi penderita gula.

Totalnya, 317 orang. Lalu, 91 penderita TBC adalah pasien HIV/AIDS. Sementara, angka penyembuhan TBC di Banyuwangi mencapai 87.94 persen. Jadi, TBC ini bisa disembuhkan. ”Inilah pentingnya kolaborasi berbagai pihak untuk penanganan TBC. Kami juga menggandeng kalangan aktivis, salah satunya dari Yayasan Bhanu Yasa Sejahtera (YABHYSA) Banyuwangi,” jelasnya.

Kondisi penyebaran TBC yang mengkhawatirkan ini membutuhkan penanganan serius. Karena itu, Satgas Percepatan Penanganan TBC ini diharapkan segera terbentuk. Sehingga, kasus TBC di Banyuwangi bisa ditekan.

“Kami mengusulkan dan mendorong dibentuknya Satgas Percepatan Penanganan TBC. Ini penting untuk penanganan TBC yang komperhensif di Banyuwangi,” kata Yulia Putri Rahmida, Pengelola Program TBC Komunitas YABHYSA Banyuwangi.

Saat ini, Satgas Percepatan Penanganan TBC ini masih menunggu persetujuan dari Bupati. Jika Satgas terbentuk, diharapkan penanganan TBC bisa cepat. Sebab, melibatkan berbagai elemen.

Mulai Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kemenag, aktivis hingga kalangan jurnalis. “ Kami memiliki puluhan relawan yang tersebar di seluruh wilayah di Banyuwangi untuk penanganan dan tracing penderita TBC,” tutupnya. (udi)